Anda di halaman 1dari 34

Pertemuan 4-5

CASH AND RECEIVABLES

Aset keuangan = Instrumen keuangan

Instrumen keuangan yaitu kontrak apa pun yang menimbulkan asset keuangan dari
satu entitas dan kewajiban keuangan atau kepentingan ekuitas entitas lain.

Apa itu cash?

 Aset paling lancar


 Standar pertukaran
 Dasar untuk mengukur dan menghitung semua item lainnya.
 Aktiva lancar

Contoh : koin, mata uang, dana yang tersedia di deposito di bank, wesel, cek
bersertifikat, cek kasir, cek pribadi, draft bank dan rekening tabungan.

Cash Equivalents: investasi yang sangat liquid dan mudah diubah ke cash (contoh :
treasury bill,commercial paper, and money market funds)

Restricted Cash: kas yang sudah dibatasi tujuan penggunaannya (bisa current asset
bisa non current asset tergantung kapan waktu dia mau digunakan)

Bank Overdrafts : Perusahaan menulis cek yang lebih besar daripada cash di
akunnya, ini biasanya dilaporkan sebagai current liability.
Piutang / Receivables

Piutang / Receivables adalah klaim terhadap pelanggan dan orang lain atas uang,
barang, atau layanan.

1. Account receivable adalah janji lisan pembeli untuk membayar barang dan
jasa yang terjual.
2. Notes receivable adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu
pada tanggal yang ditentukan di masa depan

Mengakui Account Receivable

Trade discount, digunakan untuk :

 Menghindari perubahan katalog yang sering terjadi.


 Mengubah harga untuk jumlah yang berbeda yang dibeli
 Menyembunyikan harga faktur yang sebenarnya dari pesaing

Cash diskon diberikan untuk mendorong pembayaran segera, bentuknya


2/10,n/30,2/10, E.O.M., or net 30, E.O.M dengan menggunakan gross method atau
net method.

Contoh :

Pada tanggal 19 Januari, Perusahaan Aisha menjual barang dagangan Perusahaan


Bumi Pelangi dengan harga jual Rp 10.000.000 dengan ketentuan 2/10,n/60. Pada
tanggal 26 Januari, perusahaan tersebut menerima cek atas piutang Perusahaan Bumi
Pelangi. Buat jurnal di buku Perusahaan Aisha untuk mencatat penjualan dengan
asumsi catatan penjualan Aisha menggunakan gross method.

Januari 19 Account Receivable 10.000.000

Sales revenue 10.000.000

Januari 26 Cash 9.800.000

Discount 200.000

Account Receivable 10.000.000

Apabila menggunakan net method,

Januari 19 Account Receivable 9.800.000

Sales revenue 9.800.000

Januari 26 Cash 9.800.000

Account Receivable 9.800.000


Apabila menggunakan net method tetapi baru dilunasi setelah 30 Januari,

Januari 19 Account Receivable 9.800.000

Sales revenue 9.800.000

Januari 30 Cash 10.000.000

Account Receivable 9.800.000

Discount forefeited 200.000

Non-recognition dari interest element

Perusahaan sebaiknya mengukur piutang dengan present valuenya, namun


kenyataanya banyak perusahaan yang mengabaikan pengakuan pendapatan bunga
dari piutang karena untuk asset tidak lancar jumlahnya tidak material terhadap net
income di suatu periode

Pelaporan piutang, dilakukan dengan:

- Klasifikasi (jangka waktu) dan


- Penilaian atas laporan keuangan (menilai dan melaporkan piutang pada cash
realizable value/nilai yang dapat terealisasikan)

Uncollectible Account Receivable

- Mencatat kerugian di debit sebagai Bad Debt Expense


- Dua metode untuk mencatat uncollectible account:
1. Allowance method
2. Direct write-off method
1. Allowance Method
1) Precentage of Sales

Menggunakan presentasi dari hasil penjualan. Berdasarkan pengalaman


masa lalu
Contoh :
Perusahaan Cahaya memperkirakan bahwa sekitar 4% dari penjualan
kredit bersih akan menjadi tidak tertagih. Jika penjualan kredit bersih
Rp500.000.000 untuk tahun ini, catatan tersebut mencatat bad debt
expenses sebagai berikut:
Bad Debt Expense Rp20.000.000
Allowance of Doubtful Accounts Rp20.000.000

2) Precentage of Receivable
*INGAT! Kalau menggunakan metode presentasi piutang harus memperhatikan saldo
AFDA

Jurnal dengan asumsi allowance account memiliki saldo allowance account


memiliki saldo akhir 0

Bad Debt Expense 37.650

AFDA 37.650

Jurnal dengan asumsi allowance account memiliki saldo 800 di kredit


Bad Debt Expense 36.850

AFDA 36.850

Write off of uncollectible accounts for €5.000 (Menghapus yang tidak dapat
ditagih)

Wakil Presiden Keuangan Brown Furniture memberi otorisasi penghapusan dari


saldo €5.000 yang terutang oleh Randali Co pada tanggal 1 Maret. Catatan untuk
mencatat penghapusannya adalah.

Allowance for doubtful accounts 5.000

Accounts Receivable 5.000

Asumsikan bahwa pada tanggal 1 Juli, Randali Co. membayar jumlah €5.000 yang
telah dihapus oleh Brown pada tanggal 1 Maret. Ini adalah entrinya

Accounts Receivable 5.000

Allowance for doubtful accounts 5.000

Cash 5.000

Account Receivable 5.000

IMPAIRMENT
Perusahaan menilai penurunan terhadap piutang di setiap periode pelaporan.

Peristiwa yang memungkinkan terjadinya penurunan antara lain:

1. Masalah keuangan yang signifikan dari pelanggan.


2. Kegagalan pembayaran
3. Negosiasi ulang persyaratan piutang karena kesulitan keuangan pelanggan
4. Penurunan estimasi arus kas di masa depan dari kelompok piutang sejak
pengakuan awal.

Misalnya:
Hector Company has the following receivables classifie into individually
significant and all other receivables

Hector determines that Yaan’s receivable is impaired by €15.000 and


Blanchard’s receivable is totally impaired. Both Randon’s and Fernando’s
receivable are not considered impaired. Hector also determines that a
composite rate of 2% is appropriate to measure impairment on all the other
receivable.
Total impairmentnya:
Notes Receivable

Umumnya berasal dari :

1. Pelanggan yang perlu memperpanjang masa pembayaran utang


2. Pelanggan berisiko tinggi atau baru
3. Pinjaman kepada karyawan dan anak perusahaan
4. Penjualan aktiva tetap
5. Transaksi pinjaman

Pengakuan Notes Receivable

Note issued at Face value (ketika bunga pasar sama dengan bunga perusahaan)
PT.Indonesia meminjami Cahaya sebesar €10.000 dengan kembali €10.000, catatan
tiga tahun dengan suku bunga 10 persen per tahun. Tingkat bunga pasar juga 10%.
Bagaimana pencatatan PT.Indonesia?

Jan, yr 1 Notes Receivable 10.000


Cash 10.000
Dec, yr 1 Cash 1.000
Interest Revenue 1.000

Zero-interest-Bearing Notes (bunganya sudah termasuk di jumlah nominal)


Jadi, pada wesel tanpa bunga ini, tidak dicantumkan persen bunga, sehingga harga
saat diperjualbelikan tidak memperhitungkan bunganya, sehingga menjadi lebih
rendah. Walaupun debitor tidak akan membayar bunganya, kreditor harus mencatat
penyusutannya (pada jurnal untuk mencatat bunga)

Perusahaan Jeremiah menerima catatan tiga tahun senilai €10.000 tanpa bunga.
Tingkat bunga pasar adalah 9 persen. Bagaimana pencatatan Jeremiah?
Notes Receivable 7.721,80
Cash 7.721,80

Jurnal untuk mencatat bunga,


Notes Receivable 694.,96
Interest Revenue 694,96

*interest revenuenya cuma buat menyusutkan Notes Receivable bukan


didapatkan(tidak ada cash)

Interest-Bearing Notes
Jaya Mulya memberikan pinjaman kepada Mulia dan menerima pengembalian selama
tiga tahun, €10.000 dengan tingkat bunga 10% per tahun. Tingkat bunga pasar adalah
12%. Bagaiamana pencatatan Jaya Mulya?

Notes Receivable 9.520


Cash 9.520

Jurnal untuk mencatat bunga,


Cash 1000
Notes receivable 142
Interest Revenue 1142

Notes Received for Property, Goods, or Services


PT Jaya Makmur, menjual tanah kepada PT Abadi, Jaya Makmur menerima dengan
imbalan surat berharga (notes) lima tahun yang memiliki nilai jatuh tempo sebesar
€35.247 dan tidak ada suku bunga yang disebutkan. Tanah bercost €14.000. Pada
tanggal penjualan tanah tersebut memiliki nilai pasar wajar sebesar €20.000. PT Jaya
Makmur menggunakan nilai pasar wajar dari tanah tersebut €20.000 sebagai nilai
sekarangg dari catatan tersebut.
Notes Receivable 20.000
Land 14.000
Gain on Sale of Land 6.000

Valuation of Notes Receivable


 Pelaporan jangka pendek sama dengan piutang usaha
 Jangka panjang
o Nilai dapat berubah dari waktu ke waktu karena diskonto atau premium
diamortisasi.
o Penurunan nilai
 Pengujian sering dilakukan berdasarkan penilaian individu
 Kerugian yang diukur sebagai selisih antara nilai tercatat dari piutang dan nilai kini
dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan dengan suku bunga efektif
awal.

Contoh :

Tesco Inc. memiliki wesel tagih dengan jumlah tercatat €200.000. Debitur,
Morganese Company, telah mengindikasikan bahwa mereka mengalami kesulitan
keuangan. Tesco memutuskan bahwa Morganese’s note receivable terganggu. Tesco
menghitung nilai sekarang dari arus kas masa depan yang didiskontokan pada tingkat
bunga efektif awal menjadi €175.000. Perhitungan rugi penurunan nilai adalah
sebagai berikut.

Carrying amount of note receivable €200.000


Present value of note receivable (€175.000)
Impairment loss €25.000
Bad Debt Expenses 25.000

Allowance for Doubtful Account 25.000

Fair Value Option

Perusahaan memiliki opsi untuk mencatat nilai wajar dalam akun mereka atas
sebagian besar asset dan kewajiban keuangan, termasuk piutang. Jika perusahaan
memilih opsi nilai wajar, piutang dicatat sebesar nilai wajarmya. Keuntungan atau
kerugian yang belum direalisasi dilaporkan sebagai bagian dari laba bersih.
Perusahaan melaporkan piutang tersebut pada nilai wajar setiap tanggal pelaporan.

Contoh:

Perusahaan Escobar memiliki wesel tagih dengan nilai wajar $810.000 dan nilai
tercatat $620.000. Escobar memutuskan pada tanggal 31 Desember tahun berjalan
untuk menggunakan opsi nilai wajaruntuk piutang tersebut. Ini adalah penilaian
pertama dari piutang yang baru diperoleh tersebut. Pada tanggal 31 Desember,
Escobar membuat catatan penyesuaian untuk mencatat kenaikan nilai piutang dan
untuk mencatat holding gain yang belum direalisasi, sebagai berikut.

Notes receivable 190.000

Unrealized Holding Gain or Loss-income 190.000

Derecognition of Receivables/ Penjualan piutang

Mentransfer atau memindahtangankan piutang kepada perusahaan lain dengan


imbalan uang.

Transfer terdiri dari :

1. Secured borrowing, yaitu menjaminkan piutangnya


2. Sale of Receivables, yaitu benar-benar menjual piutangnya

Secured Borrowing (Menjaminkan)

Pada tanggal 1 Maret 2015, Meng Mills, Inc. Menyediakan $700.000 dari piutangnya
kepada Sino Bank sebagai jaminan atas catatan utang sebesar $500.000. Meng Mills
terus mengumpulkan piutang usaha; debitur tidak diberitahu tentang peraturannya.
Sino Bank menilai finance charge sebesar 1% dari piutang usaha dan bunga sebesar
12%. Meng Mills membuat pembayaran bulanan ke bank untuk semua uang yang
dikumpulkannya atas piutang tersebut

Sales of Receivables

1. Sale tanpa jaminan(penjual tidak bertanggungjawab atas resiko)


Crest Textiles, Inc. menjual €500.000 dari piutang kepada Commercial Factors, Inc,
secara nonguaranteed. Commercial Factors menilai biaya keuangan sebesar 3% dari
jumlah piutang dan memiliki jumlah yang ditahan factor sebesar 5% dari piutang
usaha(untuk kemungkinan penyesuaian). Crest Textiles and commercial Factors
membuat entri jurnal berikut untuk piutang yang ditransfer tanpa jaminan

2. Sale dengan jaminan (penjual bertanggungjawab atas resiko)


Crest Textiles, kita asumsikan menjual piutang dengan jaminan, maka jurnalnya

REKONSILIASI BANK
Terdapat perbedaan antara pencatatan perusahaan dengan bank, untuk itu perlu adanya
rekonsiliasi. Item yang direkonsiliasi:
1. Deposits in transit
2. Outstanding checks
3. Bank charges
4. Bank credits
5. Bank or Deposits errors
Pertemuan 6-7

CURRENT LIABILITIES
Kewajiban lancar dilaporkan jika satu dari dua kondisi ada:
- Kewajiban diperkirakan akan diselesaikan dalam siklus operasi normalnya, atau
- Kewajiban diperkirakan akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah tanggal
pelaporan

Yang termasuk utang lancar:

1. Account payable
2. Notes Payable
3. Current maturities of long-term debt
4. Short-term obligations expected to be refinanced
5. Dividends payable
6. Customer advances and deposits
7. Unearned revenues
8. Sales and value-added taxes payable
9. Income taxes payable
10. Employee-related liabilities

1. Account payable
- Saldo terutang kepada orang lain untuk barang, persediaan, atau layanan yang dibeli di
rekening terbuka.
- Persyaratan penjualan (mis.,2/10,n/30 atau 1/10, E.O.M.) biasanya merupakan periode
pemberian kredit jangka panjang, biasanya 30 sampai 60 hari

2. Notes payable

Janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal yang ditentukan di masa
depan. Notes diklasifikasikan sebagai jangka pendek atau jangka panjang.

(1) Interest-Bearing Note Issued


Castle National Bank setuju untuk memberi pinjaman sebesar $100,000 pada tanggal 1
Maret 2011, kepada Landscape Co. jika Landscape menandatangani wesel senilai
$100,000, dengan tingkat bunga 6 persen dan berjangka empat bulan. Landscape
mencatat penerimaan kas 1 Maret sebagai berikut.:
Cash 100,000
Notes payable 100,000
Jika Landscape menyusun statemen keuangan tengah tahunan, perusahaan membuat jurnal
pengesusaian untuk mengakui biaya bunga dan utang bunga pada tanggal 30 at Juni:
Interest expense 2000
Interest payable 2000 ($100,000 x 6% x 4/12) = $2,000
Pada tanggal 1 Juli, Landscape mencatat pembayaran wesel dan utang bunga sebagai
berikut.
Notes payable 100,000
Interest payable 2,000
Cash 102,000
(2) Zero-Bearing Note Issued
pada tanggal 1 Maret, Landscape mengeluarkan wesel senilai $102,000, berjangka
empat bulan, dengan bunga nol kepada Castle National Bank. Nilai tunai wesel adalah
$100,000. Landscape mencatat transaksi tersebut sebagai berikut.
Cash 100,000
Notes payable 100,000
Jika Landscape menyusun statemen keuangan setengah tahunan, pada tanggal 30 Juni
perusahaan membuat jurnal penyesuaian berikut ini untuk mengakui biaya bunga dan
kenaikan utang wesel sebesar $2,000.
Interest expense 2,000
Notes payable 2,000
Pada tanggal j.t. (1 Juli), Landscape membayar utang wesel
Notes payable 102,000
Cash 102,000

(3) Current Maturities of Long-Term Debt


Bagian obligasi, wesel bayar hipotek, dan hutang jangka panjang lainnya yang jatuh
tempo dalam tahun fiscal berikutnya.
Kecuali hutang jangka panjang yang jatuh tempo saat ini jika harus:
- Dilunasi dengan akumulasi asset yang belum ditunjukkan sebagai asset lancar
- Direfinanced (diubah jangka waktunya/diperpanjang), atau dilunasi dari penerimaan
utang baru
- Dikonversi menjadi saham biasa

(4) Short-Term Obligations yang diharapkan direfinance

Dikecualikan dari kewajiban lancar jika kedua persyaratan berikut terpenuhi:

- Harus berniat untuk membiayai kembali kewajiban tersebut dalam jangka panjangg
- Harus memiliki hak tanpa syarat untuk menunda penyelesaian kewajiban paling
sedikit 12 bulan setelah tanggal pelaporan
(5) Dividends Payable

Jumlah yang terutang oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya sebagai hasil
otorisasi dewan direksi

- Umumnya dibayar dalam waktu tiga bulan


- Dividen yan tidak diumumkan pada saham preferen tidak diakui sebagai kewajiban
- Utang dividen dalam bentuk tambahan saham tidak diakui sebagai kewajiban.
Dilaporkan sebagai ekuitas.

(6) Deposit dan Pembayaran Pelanggan di Muka

Deposit kas yang diterima dari para pelanggan dan karyawan yang bersifat returnable
dapat diklasifikasikan sebagai kewajiban Lancar atau tidak lancar.

(7) Pendapatan Diterima di Muka

Pembayaran yang diterima sebelum perusahaan mengirimkan barang atau menyerahkan


jasa

(8) Sales taxes payable


Penjual harus menagih sales taxes atau value-added taxes (VAT) dari pelanggan.
Dillons Corporations menjual barang kredit senilai Rp30.000.000 yang merupakan subyek
PPN 10%. Perusahaan juga menjual barang ssecara tunai senilai Rp11.000.000 termasuk
PPN 10%.
Accounts receivable 33.000.000
Sales revenue 30.000.000
Value-added taxes payable 30.000.000
Cash 11.000.000
Sales revenue 10.000.000
Value-added taxes payable 1.000.000
(kalau pajak penjualan berarti sales taxes payable)
(9) Income taxes payable
Pemotongan pajak pendapatan

(10) Employee-Related Liabilities


Jumlah yang diberikan kepada pegawai untuk gaji dan upah yang dilaporkan sebagai
utang lancar.
Utang lancar termasuk:
a) Payroll deductions(
b) Compensated absences(uang cuti)
c) Bonus

a) Payroll Deductions
Pemotongan gaji, seperti untuk pajak asuransi dan pajak penghasilan yang dipotong.
Misalkan pembayaran gajin mingguan Rp100.000 yang termasuk pajak asuransi 8%,
pajak penghasilan 13200 dan iuran kepada perkumpulan Rp8800. Perusahaan mencatat
wages and salaries yang dibayarkan dan pemotongan gaji pegawai sebagai berikut.
Wages and salaries expense 100.000
Witholding taxes payable 13.200
Social security taxes payable 8000
Union dues payable 8800
Cash 70.000
b) Compensated Absences
Pembayaran untuk absen untuk liburan, sakit,dsb (uang cuti)
Amutron Inc.memulai operasi pada 1 Januari 2015. Perusahaan mempekerjakan 10
orang dan membayar setiap orang Rp480.000 per minggu. Pegawai-pegawai
mendapatkan 20 liburan yang tidak digunakan di 2015. Pada 2016, pegawai pegawai
menggunakan minggu liburan, tapi sekarang mereka mendapatkan 540.000 tiap orang
per minggu. Amutron mengakui akumulasi pembayaran liburan pada 31 Desember
2015 sebagai berikut.
Salaries and wages expense 9.600.000
Salaries and wages payable 9.600.000
Pada 2016, dincatat sebagai berikut.
Salaries and wages payable 9.600.000
Salaries and wages Expense. 1.200.000
Cash 10.800.000

c) Bonus
Bonus merupakan pembayaran kepada karyawan diluar gaji regular yang mereka
terima.

Bonus yang dibayarkan merupakan biaya operasi.

Bonus yang belum dibayarkan harus dilaporkan sebagai utang lancar.

PROVISI

Provisi adalah kewajiban yang belum pasti nilai dan waktunya.

Dapat dilaporkan sebagai kewajiban lancar atau tidak lancar liability.

Contoh:

► Kewajiban yang terkait dengan litigasi.

► Garansi penjualan produk.

► Restrukturisasi perusahaan.

► Kerusakan lingkungan.

Perusahaan mengakui biaya dan kewajiban provisi ketika 3 kriteria ini terpenuhi:

1. Sebuah perusahaan memiliki kewajiban sekarang sebagai hasil peristiwa masa lalu
2. Kemungkinan besar diperlukan arus keluar sumberdaya untuk melunasi
kewajiban tersebut
3. Estimasi dapat dibuat untuk mengetahui nilai kewajiban tersebut

Bagaimana perusahaan menentukan jumlah yang akan dilaporkan untuk suatu provisi?

IFRS:

Jumlah yang diakui harus menjadi perkiraan terbaik dari pengeluaran yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan kewajiban saat ini

Contoh pengukuran:

Manajemen harus menggunakan penilaian, berdasarkan transaksi masa lalu atau sejenis,
diskusi dengan para ahli, dan informasi terkait lainnya.

Tipe umum provisi :

1. Lawsuits
2. Waranties
3. Consideration payable
4. Environmental
5. Onerous contracts
6. Restructuring

1.Litigation Provisions

Perusahaan harus mempertimbangkan hal berikut dalam menentukan apakah akan mencatat
kewajiban sehubungan dengan proses pengadilan yang tertunda atau terancam atau klaim
dan penilaian yang actual atau mungkin terjadi.

- Periode waktu di mana penyebab utama tindakan terjadi


- Probabilitas hasil yang tidak menguntungkan
- Kemampuan untuk membuat perkiraan jumlahh kerugian yang masuk akal
Sehubungan Sehubungan dengan tuntutan dan penilaian yang tidak wajar, sebuah perusahaan
harus menentukan

- tingkat kemungkinan bahwa gugatan diajukan atau klaim atau penilaian dapat
ditegaskan, dan
- probabilitas hasil yang tidak menguntungkan.

Jika keduanya mungkin terjadi, jika kerugian tersebut cukup dapat diperkirakan, dan jika
penyebab tindakannya tertanggal pada atau sebelum tanggal laporan keuangan, perusahaan
harus memperoleh pertanggungjawabannya

Contoh

Scorcese Inc. terlibat dalam tuntutan hukum pada tanggal 31 Desember 2015. (a) Siapkan
entri 31 Desember dengan asumsi kemungkinan Scorcese bertanggung jawab atas ₺900.000
sebagai akibat dari tuntutan ini. (b) Siapkan entri 31 Desember, jika ada, dengan asumsi
tidak mungkin Scorcese bertanggung jawab atas pembayaran apapun sebagai akibat dari
tuntutan ini

(a) Lawsuit Loss 900,000

Lawsuit Liability 900,000

(b) No entry is necessary. Kerugian tidak diakui darena tidak ada kemungkinan hutang terjadi
pada 12/31/15

2. Warranty Provisions

Janji yang dibuat oleh penjual kepada pembeli untuk kekurangan kuantitas, kualitas, atau
kinerja dalam suatu produk.

Jika kemungkinan pelanggan akan membuat klaim garansi dan perusahaan dapat
memperkirakan biaya yang diperlukan, perusahaan harus mencatat biaya.

Perusahaan biasanya menyediakan satu dari 2 tipe warranties kepada customer :

Assurance-Type Warranty
Jaminan kualitas bahwa barang atau jasa bebas dari cacat pada titik penjualan.

- Kewajiban harus dibebankan pada periode barang disediakan atau layanan dilakukan
(dengan kata lain, pada titik penjualan).
- Perusahaan harus mencatat kewajiban garansi.

Contoh

Fakta: Perusahaan Mesin Denson memulai produksi mesin baru pada bulan Juli 2015 dan
menjual 100 mesin ini seharga $ 5.000 per akhir tahun. Setiap mesin dalam garansi selama
satu tahun. Denson memperkirakan, berdasarkan pengalaman masa lalu dengan mesin
serupa, biaya garansi akan rata-rata $ 200 per unit. Selanjutnya, sebagai akibat penggantian
suku cadang dan layanan yang dilakukan sesuai dengan jaminan mesin, biaya jaminan
sebesar $ 4.000 pada tahun 2015 dan $ 16.000 pada tahun 2016.

Pertanyaan: Apa entri jurnal untuk penjualan dan biaya garansi terkait untuk tahun 2015 dan
2016?

Solusi: Untuk penjualan mesin dan biaya garansi terkait pada tahun 2015 adalah sebagai
berikut.

1. Mengenal penjualan mesin dan akrual kewajiban garansi:

Juli-Desember 2015

Cash 500,000

Warranty Expense 20,000

Warranty Liability 20,000

Sales Revenue 500,000

2. Mencatat pembayaran dari garansi yang terjadi

Juli-Desember 2015

Warranty Liability 4,000


Cash, Inventory, Accrued Payroll 4,000

Pada desember 31, 2015. SOFP melaporkan Warranty liability sebagai current liability
sebesar 16.000. income statement 2915 melaporkan Warranty expense 20.000

3. Mencatat pembayaran biaya garansi yang terjadi di 2016 terkait dengan penjualan mesin
2015 :

Januari-Desember 2016

Warranty Liability 16,000

Cash, Inventory, Accrued Payroll 16,000

Di akhir 2016 tidak ada warranty liability yang dilaporkan untuk mesin yg terjual di 2015.

Service-Type Warranty

Perpanjangan garansi pada produk dengan biaya tambahan.

- Biasanya dicatat dalam akun Unearned Warranty Revenue.


- Kenali pendapatan dengan basis garis lurus selama periode garansi jenis layanan
berlaku

Contoh

Fakta: Anda membeli mobil dari Hamlin Auto seharga € 30.000 pada tanggal 2 Januari 2014.
Hamlin memperkirakan biaya jaminan pada mobil € 700 (Hamlin akan membayar untuk
perbaikan selama 36.000 mil atau tiga tahun pertama, mana saja yang datang pertama). Anda
juga membeli € 900 untuk garansi tipe layanan selama tiga tahun tambahan atau 36.000 mil.
Hamlin menanggung biaya garansi terkait dengan garansi tipe garansi sebesar € 500 pada
tahun 2014 dan € 200 pada tahun 2015. Hamlin mencatat pendapatan atas garansi tipe
layanan secara garis lurus.

Pertanyaan: Masukan apa yang harus Hamlin buat di tahun 2014 dan 2017?

Solusi :
1. Mencatat penjualan automobile dan terkait garansi

January 2, 2014

Cash (€30,000 + €900) 30,900

Warranty Expense 700

Warranty Liability 700

Unearned Warranty Revenue 900

Sales Revenue 30,000

2. Mencatat biaya guaransi yang terjadi di 2014

Januari 2 – desember 31, 2014

Warranty Liability 500

Cash, Inventory, Accrued Payroll 500

3. Mencatat pendapatan di 2017 pada service-type warranty :

Januari 1 – Desember 31 2017

Unearned Warranty Revenue (€900 ÷ 3) 300

Warranty Revenue 300

3. Consideration Payable

- Perusahaan sering melakukan pembayaran (memberikan pertimbangan) kepada pelanggan


mereka sebagai bagian dari pengaturan pendapatan.

- Perusahaan menawarkan premi, penawaran kupon, dan potongan harga untuk merangsang
penjualan.

- Perusahaan harus mengenakan biaya premi dan kupon untuk biaya pada periode penjualan
yang mendapat keuntungan dari rencana tersebut
Contoh :

Fakta: Fluffy Cake Mix Company menjual kotak campuran kue seharga £ 3 per kotak. Selain
itu, Fluffy Cake Mix menawarkan kepada pelanggannya mixing bowls tahan lama dengan
imbalan £ 1 per 10 kotak. Biaya mangkuk pencampuran Fluffy Cake Mix £ 2, dan
perusahaan memperkirakan bahwa pelanggan akan menebus 60 persen dari bagian atas
kotak. Penawaran premium dimulai pada bulan Juni 2015. Selama tahun 2015, Fluffy Cake
Mix membeli 20.000 mangkuk pencampuran seharga £ 2, menjual 300.000 kotak campuran
kue seharga £ 3 per kotak, dan menebus 60.000 kotak.

Pertanyaan: Entri apa yang harus diunduh Fluffy Cake Mix di tahun 2015?

Solusi :

1. Mencatat pembelian 20.000 mixing bowls pada harga 2 per mangkuk

Premium Inventory (20,000 bowls x £2) 40,000

Cash 40,000

2. Sebelum Fluffy Cake Mix membuat entri untuk mencatat penjualan kotak campuran kue,
ini menentukan biaya premi dan kewajiban premi terkait. Perhitungan ini adalah sebagai
berikut.

Mencatat penjualan kotak campuran kue dan biaya premium dan kewajiban premi adalah
sebagai berikut

Cash (300,000 boxes x £3) 900,000

Premium Expense 18,000

Sales Revenue 900,000

Premium Liability 18,000

3. Untuk mencatat penebusan sebenarnya dari 60.000 box top, diterimanya £ 1 per 10 box
tops, dan penyampaian mangkuk pencampuran:
Cash [(60,000 ÷ 10) x £1] 6,000

Premium Liability 6,000

Premium Inventory [(60,000 ÷ 10) x £2] 12,000

4. Environmental Provisions

Perusahaan harus mengakui tanggung jawab lingkungan saat memiliki kewajiban hukum
yang ada terkait dengan aset jangka panjang dan bila dapat memperkirakan jumlah
kewajiban secara wajar. Pengukuran. Sebuah perusahaan pada awalnya mengukur tanggung
jawab lingkungan dengan perkiraan biaya masa depan yang terbaik Pengakuan dan Alokasi.
Mencatat kewajiban lingkungan yang dimiliki perusahaan, biaya yang terkait dengan
kewajiban lingkungan atas nilai tercatat aset jangka panjang yang terkait, dan mencatat
kewajiban untuk jumlah yang sama.

Ilustrasi: Pada tanggal 1 Januari 2015, Perusahaan Minyak Wildcat mendirikan sebuah
platform minyak di Teluk Meksiko. Wildcat secara hukum diharuskan untuk membongkar
dan memindahkan platform pada akhir masa pakainya, diperkirakan lima tahun. Wildcat
memperkirakan bahwa pembongkaran dan pemindahan akan menelan biaya $ 1.000.000.
Berdasarkan tingkat diskonto 10 persen, nilai wajar tanggung jawab lingkungan diperkirakan
$ 620.920 ($ 1.000.000 x .62092). Wildcat mencatat pertanggungjawaban ini pada 1 Januari
2015 sebagai berikut:

Drilling Platform 620,920

Environmental Liability 620,920

Ilustrasi: Selama masa pakai aset, Wildcat mengalokasikan biaya penyusutan aset untuk
biaya. Dengan menggunakan metode garis lurus, Wildcat membuat entri berikut untuk
mencatat biaya ini.

December 31, 2015, 2016, 2017, 2018

Depreciation Expense ($620,920 ÷ 5) 124,184


Accumulated Depreciation—Plant Assets 124,184

Ilustrasi: Sebagai tambahan, Wildcat harus mengakumulasi biaya bunga setiap periode.
Wildcat mencatat beban bunga dan kenaikan terkait kewajiban lingkungan pada tanggal 31
Desember 2015, sebagai berikut

December 31, 2015

Interest Expense ($620,920 x 10%) 62,092

Environmental Liability 62,092

Ilustrasi: Pada tanggal 10 Januari 2020, kontrak Wildcat dengan Rig Reclaimers, Inc.
untuk membongkar platform dengan harga kontrak $ 995.000. Wildcat membuat entri jurnal
berikut ini catatan penyelesaian kewajiban

January 10, 2020

Environmental Liability 1,000,000

Gain on Settlement of Environmental Liability 5,000

Cash 995,000

5. Onerous Contract Provisions

"Biaya yang tidak dapat dihindari untuk memenuhi kewajiban melebihi manfaat ekonomi
yang diharapkan dapat diterima."

Biaya yang diharapkan harus mencerminkan biaya paling rendah keluar dari kontrak,
yang mana yang lebih rendah

Biaya untuk memenuhi kontrak, atau kompensasi atau denda yang timbul dari
kegagalan memenuhi kontrak.

Ilustrasi: Sumart Sports beroperasi secara menguntungkan di pabrik yang telah


disewa dan membayar sewa bulanan. Sumart memutuskan untuk memindahkan operasinya
ke fasilitas lain. Namun, sewa di fasilitas lama berlanjut untuk tiga tahun ke depan.
Sayangnya, Sumart tidak bisa membatalkan sewa dan tidak akan bisa menyalurkan pabrik ke
pihak lain. Biaya yang diharapkan untuk memenuhi kontrak berat ini adalah € 200.000.
Dalam hal ini, Sumart membuat entri berikut

Loss on Lease Contract 200,000

Lease Contract Liability 200,000

Asumsikan fakta yang sama seperti di atas untuk contoh Sumart dan biaya yang
diharapkan untuk memenuhi kontrak adalah € 200.000. Namun, Sumart bisa membatalkan
sewa dengan membayar denda sebesar € 175.000. Dalam hal ini, Sumart harus mencatat
kewajibannya sebagai berikut.

Loss on Lease Contract 175,000

Lease Contract Liability 175,000

6. Restructuring Provisions

Restrukturisasi didefinisikan sebagai "program yang direncanakan dan dikendalikan


oleh manajemen dan perubahan material baik lingkup usaha yang dilakukan oleh
perusahaan; atau cara bisnis itu dilakukan

IFRS memberikan panduan khusus mengenai biaya dan kerugian tertentu yang harus
dikecualikan dari penyisihan restrukturisasi.

7. Self-Insurance
Self-insurance bukan asuransi, tapi asumsi risiko. Ada sedikit justifikasi teoritis untuk
pembentukan kewajiban berdasarkan biaya hipotetis terhadap biaya asuransi. Kondisi akrual
yang tercantum dalam IFRS tidak terpenuhi sebelum terjadinya kejadian.

Disclosure Related to Provisions

Perusahaan harus memberikan rekonsiliasi awal sampai akhir keseimbangan untuk setiap
kelas utama provisi, mengidentifikasi apa yang menyebabkan perubahan tersebut selama
periode tersebut. Selain itu,

- Provisi harus dijelaskan dan perkiraan waktu dari arus keluar yang diungkapkan.
- Pengungkapan tentang ketidakpastian yang terkait dengan arus keluar yang
diharapkan serta penggantian yang diharapkan harus disediakan.

CONTINGENCIES

Contingent Liabilities

Contingent liabilities tidak diakui dalam laporan keuangan karena

- Kewajiban yang mungkin (belum dikonfirmasi)


- Kewajiban sekarang yang kemungkinan tidak akan dilakukan pembayaran, atau
- Kewajiban sekarang yang estimasi kewajibannya dapat diandalkan tidak dapat
dilakukan.

Ilustrasi 13-16 menyajikan pedoman umum untuk akuntansi dan pelaporan kewajiban
kontinjensi.
Contingent Assets

Contingent Asset adalah aset yang mungkin timbul dari kejadian masa lalu dan yang
keberadaannya akan dikonfirmasi oleh kejadian atau kejadian kemunculan di masa depan
yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali perusahaan. Tipe Aset kontinjensi adalah:

- Kemungkinan menerima uang dari hadiah, donasi, bonus.


- Kemungkinan pengembalian dana dari pemerintah dalam sengketa pajak.
- Kasus pengadilan tertunda dengan kemungkinan hasil yang menguntungkan

Contingent asset tidak muncul dalam SOFP

Contingents Asset diungkapkan saat arus masuk manfaat ekonomi dianggap lebih mungkin
terjadi daripada tidak terjadi (lebih besar dari 50 persen).

Analysis of Current Liabilities

Likuiditas terhadap kewajiban adalah waktu yang diharapkan untuk berlalu sebelum
pembayarannya. Dua rasio untuk membantu menilai likuiditas beserta contph
perhitungannya yaitu: