Anda di halaman 1dari 3

Hinayana

Bagian dari serial


Agama Buddha

Sejarah
Garis waktu
Dewan-dewan Buddhis

Konsep ajaran agama Buddha


Empat Kesunyataan Mulia
Delapan Jalan Utama
Pancasila · Tuhan
Nirvana · Tri Ratna

Ajaran inti
Tiga Corak Umum
Samsara · Kelahiran kembali · Sunyata
Paticcasamuppada · Karma

Tokoh penting
Siddharta Gautama
Siswa utama · Keluarga

Tingkat-tingkat Pencerahan
Buddha · Bodhisattva
Empat Tingkat Pencerahan
Meditasi

Wilayah agama Buddha


Asia Tenggara · Asia Timur
Tibet · India dan Asia Tengah
Indonesia · Barat
Istilah Hinayana (Sanskerta: हीनयान) adalah istilah dalam
agama Buddha yang muncul setelah Mahayana berkembang.
Sekte-sekte agama Buddha
Istilah ini sebenarnya kurang tepat dipakai. Penggunaan
Theravada · Mahayana
pasangan yang lebih baik adalah Theravada - Mahayana, dan
Vajrayana · Sekte Awal
bukannya Hinayana - Mahayana. Hinayana berarti kendaraan
kecil, yang menunjukkan jumlah pengikut agama Buddha yang
lebih sedikit dibandingkan aliran Mahayana(kendaraan besar).
Aliran Hinayana disebut juga aliran Theravada. Hinayana Kitab Suci
merupakan aliran agama Buddha yang menekankan kemurnian Sutta · Vinaya · Abdhidahamma
dan keotentikkan ajaran agama Buddha sesuai dengan yang
diajarkan Buddha Siddharta Gautama. Tidak seperti Mahayana
yang menggunakan bahasa Sanskerta, Hinayana
menggunakan bahasa Pali dalam peribadatan dan
teks Tripitaka. Saat ini basis utama pengikut aliran Hinayana
tersebar mulai

dari Srilanka, Bhutan, Myanmar, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Laos.

Latar belakang Mahayana dan Hinayana


Antara abad 1 SM hingga 1 M, kedua istilah Mahayana dan Hinayana muncul di Sutra Saddharma Pundarika atau
"Sutra Teratai Ajaran Kebajikan". Kira-kira abad ke-2 M, Mahayana didefinisikan secara jelas. Nagarjuna
mengembangkan filosofi "kekosongan" Mahayana dan membuktikan bahwa segala sesuatunya adalah "Kosong"
dalam buku kecil "Madhyamika-karika". Kira-kira pada abad ke-4, Asanga dan Vasubandhu banyak menulis buku-
buku Mahayana. Setelah abad ke-1 M, kaum Mahayana meneguhkan pendiriannya dan setelahnya istilah Mahayana
dan Hinayana mulai dikenal.

Hinayana dan Theravada bukanlah suatu istilah yang sama. Theravada mengacu pada Buddhisme yang masuk
ke Sri Lanka menjelang abad ke-3 SM di saat belum ada Mahayana di masa itu. Aliran Hinayana dikembangkan di
India dan terlepas eksistensi dari aliran Buddhisme yang ada di Sri Lanka. Saat sekarang tidak ada lagi aliran
Hinayana di belahan dunia manapun. Oleh karena itu, pada tahun 1950 World Fellowship of Buddhists yang
dibentuk di Kolombo secara mutlak memutuskan bahwa istilah Hinaya harus dikeluarkan bila mengacu pada
Buddhisme yang ada sekarang di Sri Lanka, Thailand, Myanmar, Kamboja, Laos, dan lainnya.