Anda di halaman 1dari 2

12/21/2018 Apa yang Anda Tidak Tahu :: Reader View

www.duniabebasnarkoba.org

Apa yang Anda Tidak Tahu


3-3 minutes

Oleh karena potensi mereka untuk disalahgunakan dan kecanduan,


banyak obat resep oleh US Drug Enforcement Administration (Badan
Pencegahan Narkoba, AS), digolongkan sama seperti candu atau
kokain. Dalam golongan ini termasuk Ritalin dan Dexedrine (stimulan)
dan peredam sakit OxyContin, Demerol dan Roxanol.

Banyak narkoba jalanan pada suatu saat digunakan atau diberikan


sebagai resep oleh para dokter atau para psikiater, tetapi kemudian
dilarang ketika efek merusaknya tidak dapat disangkal lagi. Beberapa
contoh adalah heroin, kokain, LSD, metampetamin dan Ekstasi.

Penyalahgunaan obat resep malahan dapat lebih berisiko daripada


penyalahgunaan narkoba yang diproduksi secara ilegal. Potensi yang
tinggi daripada beberapa narkoba sintetis (buatan manusia) yang
tersedia sebagai obat resep, menciptakan suatu risiko overdosis yang
tinggi. Ini khususnya benar untuk OxyContin dan obat penghilang rasa
sakit yang serupa sehingga kematian karena penggunaan overdosis
telah meningkat dua kali lipat dalam masa 5 tahun.

Banyak orang tidak menyadari bahwa mendistribusi atau menjual obat


resep [yang bukan dengan resep dokter] merupakan suatu bentuk
kegiatan narkoba ilegal, seperti penjualan heroin atau kokain yang
dikenakan denda besar dan hukuman penjara. Ketika penjualan obat
chrome-extension://ecabifbgmdmgdllomnfinbmaellmclnh/data/reader/index.html?id=323 1/2
12/21/2018 Apa yang Anda Tidak Tahu :: Reader View

menyebabkan kematian atau luka-luka tubuh yang serius, para penjual


bisa menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

Jenis obat resep yang disalahgunakan

Obat resep yang dipakai untuk tujuan rekreasi termasuk kategori


utama berikut:

1. Zat-zat depresan: Sering juga disebut depresan sistem saraf


sentral (otak dan tulang belakang), zat ini memperlambat fungsi otak.
Termasuk di sini adalah sedatif [untuk membuat seseorang tenang dan
mengantuk] dan obat penenang [untuk mengurangi ketegangan dan
kegelisahan].

2. Opioid dan derivatif1 morfin: Umumnya disebut sebagai obat


penghilang rasa sakit, narkoba ini mengandung opium atau zat seperti
opium dan digunakan untuk mengurangi rasa sakit.

3. Zat-zat stimulan: Golongan obat untuk meningkatkan energi dan


kewaspadaan, tetapi juga meningkatkan tekanan darah, detak jantung
dan pernapasan.

4. Zat-zat antidepresan: Obat-obatan psikiatri yang semestinya


mengatasi depresi.

chrome-extension://ecabifbgmdmgdllomnfinbmaellmclnh/data/reader/index.html?id=323 2/2