Anda di halaman 1dari 7

ADVANCE ACCOUNTING I

PERTANYAAN, LATIHAN, DAN SOAL PADA BAB 9


(Akuntansi Untuk Valuta Asing : Transaksi Dalam Mata Uang Asing)

DOSEN PEMBIMBING
Madjidainun Rahma, SE.Mak

DISUSUN OLEH

1. Imeh Siti Fatimah 1610631030134

2. Ismi Hartanti 1610631030145

3. Mahani Fitri Rusdiani 1610631030168

KELAS 5 AK 4

S1 AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

2018
Pertanyaan

Halaman 349
1. Apakah yang dimaksud dengan nilai tukar spot dan nilai tukar forward?

Jawab :

 Kurs Spot, yakni nilai tukar untuk realisasi segera, umumnya untuk realisasi dalam
dua hari kerja setelah perdagangan.

 Kurs Forward, yakni nilai tukar untuk penyelesaian transaksi di masa depan yang
telah ditentukan.

2. Hal-hal apa saja yang harus dipertimbangkan suatu entitas dalam menentukan mata uang
fungsional yang mereka gunakan?

Jawab :

Menurut PSAK 10 (Revisi 2010), dalam menentukan mata uang fungsional bagi suatu
entitas, beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan antara lain bahwa mata uang
fungsional merupakan mata uang yang :

 paling memengaruhi harga jual;

 dari suatu negara yang kekuatan persaingan dan perundang-undangan sebagian besar
menentukan harga jual dari barang dan jasa suatu entitas;

 memengaruhi biaya tenaga kerja, bahan baku, dan biaya lain dari pengadaan barang
atau jasa;

 menjadi sumber dana dari aktivitas pendanaan (financing);

 penerimaan dari aktivitas operasi pada umumnya ditahan.

3. Jelaskan risiko-risko apa yang suatu entitas hadapi pada saat memiliki eksposur terhadap
valuta asing?

Jawab :

Menurut PSAK 10 (Revisi 2010), setidaknya terdapat tiga kelompok transaksi yang
memerlukan penyelesaian dalam uatu mata uang asing, yaitu:

1) Transaksi pembelian atau penjualan barang dan/atau jasa yang harganya


didenominasikan dalam suatu mata uang asing.

2) Transaksi pinjam-meminjam dana ketika jumlah yang merupakan utang atau piutang
didenominasikandalam mata uang asing.

3) Transaksi pelepasan atau perolehan asset, pengadaan atau penyelesaian suatu


kewajiban yang didenominasikan dalam mata uang asing.
4. Bagaimana suatu entitas memperlakukan dampak perubahan kurs pada periode laporan
untuk akun-akun yang dimilikinya?

Jawab :

Pada pengakuan awal suatu transaksi menggunakan mata uang asing, PSAK 10 (Revisi
2010) mensyaratkan suatu entitas untuk mencatat dan mengukur transaksi valuta asing
tersebut menggunakan nilai tukar spot pada tanggal terjadinya transaksi. Sedangkan
untuk periode-periode pelaporan selanjutnya, PSAK 10 (Revisi 2010) mengindikasikan
perlakuan sebagai berikut :

1) Pos-pos moneter perlu disajikan menggunakan kurs penutup pada tanggal pelaporan.

2) Pos-pos nonmoneter yang diukur dalam biaya historis, perlu disajikan menggunakan
kurs pada tanggal transaksi.

3) Pos-pos nonmoneter yang diukur pada nilai ajar, maka perlu disajikan menggunakan
kurs pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan.

Jika terdapat selisih kurs yang timbul dari penyelesaian, maka

1) Selisih kurs (keuntungan atau kerugian transaksi mata uang asing) tersebut diakui
pada laporan laba rugi pada saat terjadinya untuk penyelesaian pos-pos moneter,

2) Selisih kurs diakui pada laporan laba rugi atau penghasilan komprehensif lainnya
untuk pos-pos nonmoneter tergantung pelaporan untuk keuntungan atau kerugian
lainnya dilaporkan.

5. Informasi apa sajakah yang perlu diungkapkan oleh suatu entitas terkait eksposur entitas
tersebut dengan perubahan nilai tukar valuta asing?

Jawab :

PSAK 10 (Revisi 2010) menyatakan bahwa suatu entitas perlu mengungkapkan :

1) Jumlah dari selisih nilai tukar yang diakui dalam laba rugi kecuali untuk selisih nilai
tukar yang timbul pada instrument keuangan yang diukur pada nilai wajarnya melalui
laba atau rugi sesuai PSAK 55 (Revisi 2014).

2) Selisih nilai tukar neto diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas terpisah, dan juga harus mengungkapkan
rekonsiliasi dari selisih nilai tukar tersebut pada awal dan akhir periode.

Selain itu, ketika mata uang funsional dan mata uang pelaporan adalah berbeda, maka
entitas tersebut harus mengungkapkan alas an perbedaan tersebut.
LATIHAN 9.2
HALAMAN 351

Pada 20 Oktober 2015, PT. Hassanudin menjual barang dagang kepada sebuah perusahaan di
Thailand seniali THB 500.000. Diketahui kurs bath Thailand pada saat terjadinya transaksi
adalah Rp. 380. Diminta:

Buatlah jurnal untuk PT. Hassanudin per 20 Oktober 2015!

Jawab :

Jurnal yang dicatat PT. Hassanudin pada tanggal 20 Oktober 2015 :

Piutang Usaha 190.000.000


Penjualan 190.000.000
(THB 500.000 x Rp. 380)

SOAL 9.2
HALAMAN 352

Pada tanggal 16 Desember 2015, PT. Hang Nadim membeli persediaan dari agen di Australia
senilai $30.000 Australia, secara kredit selama 45 hari. Berikut adalah datab nilai tukar yang
diperlukan (per $ 1 Australia terhadap IDR) :

Tanggal Kurs Spot

16 Desember 2015 10.500

31 Desember 2015 10.350

1 Februari 2016 10.150

Diminta :

1. Buatlah jurnal transaksi impor yang diperlukan selama periode kontrak oleh PT. Hang
Nadim berdasarkan PSAK!
2. Jika PT. Hang Nadim tidak melakukan kontrak impor di atas, namun ingin melakukan
spekulasi dengan cara masuk ke contract forward, maka perjanjian seperti apa
(serahkan $ Australia atau serahkan Rupiah) yang akan dilakukan dengan broker valas
jika PT. Hang Nadim memiliki ekspektasi IDR melemah secara signifikan dalam 45
hari kedepan. Jelaskan alasannya!
Jawab

1. Jurnal transaksi impor yang diperlukan selama periode kontrak oleh PT. Hang Nadim
 16 Desember 2015
Persediaan IDR 315.000.000
Utang Usaha (AUS$) IDR 315.000.000
Mencatat transaksi Pembalian Persediaan Kredit (AUS$ 30.000 x IDR10.500)

 31 Desember 2015
Utang Usaha (AUS$) IDR 4.500.000
Keuntungan Perubahan IDR 4.500.000
Kurs Valuta Asing
Mencatat keuntungan atas perubahan kurs valuta asing. (AUS$ 30.000 (IDR 10.500 –
IDR 10.350)

 1 Februari 2016
Utang Usaha (AUS$) IDR 6.000.000
Keuntungan Perubahan IDR 6.000.000
Kurs Valuta Asing
Mencatat keuntungan atas perubahan kurs valuta asing. (AUS$ 30.000 (IDR 10.350 –
IDR 10.150)
Valuta Asing (AUS$) IDR 304.500.000
Kas IDR 304.500.000
Membeli Valuta Asing dari Broker (AUS$ 30.000 x IDR 10.150)

Utang Usaha (AUS$) IDR 304.500.000


Valuta Asing (AUS$) IDR 304.500.000
Melunasi pembayaran Utang Usaha (AUS$ 30.000 x IDR 10.150)

2. Serahkan AUSD = MENJUAL AUSD (Menerima Cash dalam Rupiah)


Serahkan Rupiah = MEMBELI AUSD (Menerima Cash dalam AUSD)

MISAL:
Pada tanggal 01 Desember 2017, PT. Hang Nadim menyetujui kontrak berjangka 45 hari
untuk membeli US $ 10.000 pada saat kurs forwad 45 hari untuk AUSD adalah Rp.6.150.
Berikut ini adalah data kurs spot dan kurs forward yang dibutuhkan.

Tanggal Kurs Spot Kurs Forward


01 Desember 2017 Rp. 6.190 Rp. 6.150 (45 hari)
31 Desember 2017 Rp. 6.250 Rp. 6.200 (30 hari)
15 Januari 2018 Rp. 6.280
Kontrak Forward Membeli AUSD
 01 Desember 2017
Piutang Aset Keuangan (AUS$) IDR 61.500.000
Liabilitas Keuangan (IDR) IDR 61.500.000
Mencatat transaksi spekulatif melalui perjanjian forward, 45 hari (AUS$10.000 x
Rp6.150)

 31 Desember 2017
Piutang Aset Keuangan (AUS$) IDR 500.000
Keuntungan Perubahan IDR 500.000
Kurs Valuta Asing
Menyesuaikan Piutang Aset Keuangan dan mengakui Keuntungan dari perubahan
Kurs Forward. (AUS$ 10.000 (Rp 6.200 – Rp 6.150)

 15 Januari 2018
Valuta Asing (AUS$) IDR 62.800.000
Keuntungan Perubahan IDR 800.000
Kurs Valuta Asing
Piutang Aset Keuangan IDR 62.000.000
(AUS$)
Mencatat penerimaan AUS$10.000 dengan kurs spot Rp. 6.280. (AUS$10.000 x
Rp6.280)

Liabilitas Keuangan (IDR) IDR 61.500.000


Kas (IDR) IDR 61.500.000
Mencatat Pembayaran Liabilitas Keuangan kepada pialang valuta asing.

PT. Hang Nadim


Laporan Posisi Keuangan
30 Januari 2018
(Dalam Rupiah)
Assets Liabilities
Kas (IDR) (61.500.000) Liabilitas Keuangan (IDR) -
Valuta Asing (AUS$) 62.800.000
Piutang Aset Keuangan (AUS$) Equity
Modal (tidak diketahui)
Laba 1.300.000
Total Assets 1.300.000 Total 1.300.000

Kontrak Forward Menjual AUSD


 01 Desember 2017
Piutang Aset Keuangan (IDR) IDR 61.500.000
Liabilitas Keuangan (AUS$) IDR 61.500.000
Mencatat transaksi spekulatif melalui perjanjian forward, 45 hari (AUS$ 10.000 x
Rp6.150)

 31 Desember 2017
Keuntungan Perubahan Kurs Valuta IDR 500.000
Asing
Liabilitas Keuangan (AUS$) IDR 500.000
Menyesuaikan Liabilitas Keuangan dan mengakui Kerugian dari perubahan Kurs
Forward. (AUS$ 10.000 (Rp 6.200 – Rp 6.150)

 15 Januari 2018
Liabilitas Keuangan (AUS$) IDR 62.000.000
Keuntungan Perubahan Kurs IDR 800.000
Valuta Asing
Valuta Asing (AUS$) IDR 62.800.000
Mencatat penerimaan AUS$10.000 dengan kurs spot Rp. 6.280. (AUS$10.000 x
Rp6.280)

Kas (IDR) IDR 61.500.000


Piutang Aset Keuangan (IDR) IDR 61.500.000
Mencatat Pembayaran Liabilitas Keuangan kepada pialang valuta asing.

PT. Hang Nadim


Laporan Posisi Keuangan
30 Januari 2018
(Dalam Rupiah)
Assets Liabilities
Kas (IDR) 61.500.000 Liabilitas Keuangan (IDR) -
Valuta Asing (AUS$) (62.800.000)
Piutang Aset Keuangan (AUS$) Equity
Modal (tidak diketahui)
Laba (1.300.000)
Total Assets (1.300.000) Total (1.300.000)

Jadi, Berdasarkan Asumsi diatas dapat disimpulkan bahwa PT. Hang Nadim akan
mendapatkan Keuntungan atas spekulasi Valuta Asing ---dengan ekspektasi IDR
Melemah--- apabila menggunakan Kontrak Forward membeli AUSD (Serahkan Rupiah).

Anda mungkin juga menyukai