Anda di halaman 1dari 2

MENTERIDALAM NEGERI

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, l? ol<Jo t'"n U')


Yth. Sdr/i Gubernur KDH Provinsi.
di-
Seluruh lndonesia

SUMT EDARAN
NoMoR jul, I
aqaz ls!
TENTANG

PENGGUNAAN TRANSPORT LOKAL BAGI PETUGAS KESEHATAN


YANGBERSUMBERDANAALoKASIKHUSUSNoNFISIKBIDANGKESEHATAN
BANTUAN OPEMSIONAL KESEHATAN
PADA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

Menindaklanjuti Alokasi DAK Nonfisik Bidang Kesehatan Bantuan Operasional


Kesehatan (BOK) yang dianggarkan setiap tahunnya dalam Undang-Undang Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk meningkatkan pembangunan kesehatan
sehingga tercipta pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau dan berkualitas bagi
Pemerintah Daerah, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Berdasarkan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah dan Pasal 292 ayal
(1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
sebagaimana sebagaimarra telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang- Undang
Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menjelaskan bahwa "Dana
Alokasi Khusus (DAK) dialokasikan dari APBN kepada daerah untuk mendanai
kegiatan khusus yang merupakan bagian dari program prioritas nasional dan
merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah".
2. Berdasarkan Peraturarr Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana
Perimbangan:
a. Pasal 59 ayat (1) "berdasarkan penetapan alokasi, menteri teknis menyusun
Petunju!< Teknis Penggunaan DAK";
b. Pasal 60 ayat (1) "daerah penerima DAK wajib mencantumkan alokasi dan
penggunaan DAK di dalam APBD"; dan
c. Pasal 60 ayat (2) "Penggunaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan
sesuai cJengan Petunj'.rk Teknis Penggunaan DAK"
3. Salah satu komponen penggunaan DAK Nonfisik Bidang Kesehatan Bantuan
operasionai Kesehatan (BOK) yang diatur dalam Petunjuk Teknis DAK sebagaimana
dimaksud pada angka 2 huruf a yang pemanfaarannya dipergunakan untuk transport
lokal pelayanan kesehatan promotif dan preventif diluar gedung dan untuk
menjangkau masyarakat cii urilayah kerja bagi petugas kesehatan, lintas sektoral
termasuk kader.
1

4. Berkenaan hal tersebut diatas untuk mengoptimalkan implementasi program dan


realisasi anggaran yang bersumber DAK Nonfisik Bidang Kesehatan Bantuan
Operasional Kesehatan (BOK), agar Saudara/i mempedomani beberapa hal yaitu:
a. DAK Nonfisik Bidang Kesehatan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)
merupakan kegiatan khusus yang menjadi program prioritas nasional di bidang
kesehatan dan wajib digunakan berdasarkan Petunjuk Teknis yang ditetapkan
oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan kesehatan sebagai dasar
hukum penggunaan dana BOK dalam APBD;
b. komponen pembiayaan transport lokal dalam penggunaan BOK pada APBD
sebagaimana dimaksud pada huruf a, agar diprioritaskan untuk dukungan
meningkatkan kinerja petugas kesehatan, lintas sektor termasuk kader
kesehatan; dan
c. Pemerintah Daerah agar menganggarkan transport lokal dimaksud dalam APBD
pada program dan kegiatan, jenis belanja barang dan jasa, obyek dan rincian
obyek sesuai kode rekening berkenaan.
Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggungiawab.

MENTERI DALAM NEGERI,

ru
TJAHJO KUMOLO

Tembusan, Yth:
1. Bapak Presiden Republik lndonesia;
2. Ketua Badan Pemeriksaan Keuangan Republik lndonesia;
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan;
4. Menteri Kesehatan;
5. Menteri Keuangan; dan
6. Ketua DPRD Provinsi Seluruh lndonesia.