Anda di halaman 1dari 8

Menimbang

Mengifllgtit

PERATURAN

MENTER. NEGARA LlNGKUNGAN HIDUP NOMOI 03 fAHUN 200B TENTANG

TATA CArtA PEMB.ERIAN SIMBOl DAN lABEL BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

MENTl:FU NEGARA LlNGKUNGAN HIDUp;.

bahwa untuk melaksanakan ketenn..l.iOlIIl Pasal 1 Sayat (2) Peraturan Pernerlnrah Nomor 74 Tahun 2001 tentanq Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, perlu rnenetapkan Pe.raturafi Menteri N@gara Ungkun~ gan Hidup tentang Tata Cara P@mberr<m STmbol dan Label Bahan Berbahaya dan Bef<lClIn;

1. Undang~Undang Nornor 23 Tahun 1997 tentang Penqelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara R@publik Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tarnbahan L.embaran Negara RepubJik Indonesia Nomor 3699);

2.. Peraturan PemertnMh Nomer 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Ben .. cun (l.ernbaran N~gara Republik Indonesial Tahun 2{){)1

Jnronnas! Iengkap rnengenai

pemasok

5. Informasi Penanganan:

Prosedur pe:l"langan.an kecelakaan dan darurat

6. Keterangan tambahan

Tanggal kadaluarsa .. Tujlu.m penggunaan.

J umlah dan 'is:i kernasan atau kontainer ..

7. Idenntas pemasok

G Pemasangan label B3,

Label B-3 dipasang pada kernasan ell sebelah bawah simbol da~ hams ter lihat dengau jelas, label ini juga: harus dipasang pada wadah yang akan dimasukkan ke dalam kemasan yang lebih besar Contohpemasan,gan simbol dan labd radii. kelnasnn/wadah, sebagaimana gambar ll.

Gambar 12. Comoh pemasangsn simbol danlabel.

Menteri Negara Lingkungan Hidup,

ttd

lr; .Rachn..J.at WitbeJu

Salinan. sesllai dengan asliny.a Deputi V MENLH Jlidnlllg Peuaatan Ungkuogan!

ttd

Uyas Asaad,

16

NO:fiflor~ 1 J8, Tambahaln Lel'rdJaran N~ga ra RiZtpU b lutK h'l;dbr)~$ia NQI1!)Qrr'41 53).

Pimll.2:-

(1) Setti~p kem\]~~n 6~ waj ~b d~!b:e'\liilhlrn sf!mlbol sssual dEl!nga1il. klas:iifikasiny.El dan label se'~uai d"eogan }eni:!;i dan k;!g:$ifilk~$inya .

. 3. P<eratll!lr'.l11! 1P',re,siden NomorSl lali'llm ,21005 tentang lKedrudukal1li,.l,lJgas., FliJl1igsi, SUiSUliiiGln OrganisasJ dan Tata l<ie~ja Kerrilflenterianl Mlegara R~pij bli~k India:nesi:fi, 5ebaga.irn']f1,1'1 tela n diubalh ~er:~khilr de r'l9lan I~ raluJalf'1 Pi!',E!siden N.omor 94 Talllm'l 2:006;

(2} Kmasifi.k:eiSl IE.G selbagal!1lnantli a:ilmglksud pooa 8r/at (1) ooil'sij1fat: a. rn IlIdiallil m ell eool( ~exp,"o~iv-e);

ib. pe:ngQk,5il:d~s,i {1O)(lIdii,zfng);

c. ~<lngait m,udan ~ekiln merny,amal (extil:effiElly t!a:rtm'1lable).; d" s~ng1a,t m:udilin m;enyala (ht,gi~~iyft~mrnabi'e);

e. Oi'lIUdalh m~nya~a fflamm<lJbi!~);

f. ~<!!m<'!l~ s,angat bi1!'~a~!.Iln (extremely~oiXk).

g. ,saJl1'gat liber,aclUn ( t1ighly lo<xic):

h. beractll1JJ (toxic);

l, Ibelrbahaya (Mnrrnlfull); 1. irit~$i (irffltQii':llt);

k, k,oros~f (QO mJ!i!iive);

11, b~~bghaya bagi Hngl<ungian (dlang,~t'Qus to eilf1l'rifm;nm.e:n~);

N!iI. karsinogenik (ca~ic;inogelll.h:;:);

n, teraoogen~ k (teRltogenkh

o. ml.l!lt·aJgenic (r1fIutillgElrl1ii,;).; da n

p. ba hayala;~n berru pa gas :bie~tek]lna n (pres:sure 'g~1:5;l ..

PERAJIUMN ME~rJi5RI NiEGARA LII ~G'KUNGA~ HIOijlP r.ENTAiNGI lA1A (AM PEMe~R!IAN S!IMiBOiL. D'AM LABiEL ,8A,HANIBIERiSAHA¥A. D.Alfil:I BEftA(UN.

OQiIa;m P'e~~iur,~n:J1 M~n~~~i ~Iid yang dimaJbyd] denglan .~

~I, IBahan Berbali"iaya Q1a~1i! B!eira~un ya.n;g selanjl!!~!1!y\a, dri.silngk~t deng';;m B$ ad~llal'l bahan yang k..arenalsifal da n,i:ala,u kGoserltlras,inyal da n/atau Juml!a,hmyal, ba~ik $.ecalral laJl'IlgsY!iI,gl ma.u pun~'i:dak langSlY!Ii'Ig, daJ:hi'l,t menceImil:a~kal'l danlatau. mew!.lJak ~ifl9kuf1igaf1l hidup, da.nlaJtelu diapalt me!mba-' haiyalaJn ~l'ngkUl'lgan hid~p, lk~$ehatan, kl~lan9$ungan hidUiP malllUS:ra s,~rta,makhh.d~. hlld:up la,il1nya.

2. Sim:bol 813 adJa~~h '9tam!bar y.aiflg m(;lounjuki<an kla$J~kas:~ 83"

3:, label iadaJ~Qh u ra [lillf! sjnglk~t yang m~lil!jnJlulkki,;!n i'l!~ta:ral ~iain k,l,!'!siifika:~i

dan jEflflis B3. ..

4. KemasZln adallah 'wadah artau tsm pllt ya,ngbag ~im dalairm':l!y:a teroapat 63 dalFll dill~t1g kapi PMlJ!tUP.,

5:. T~mpCit pen,yimip,anafill kl@:ma~~a'rl 113:;3 fl.dalah bangtlrnt'ln ata;u d~I'~m b~IflWk.l~I~~ ytln,g dilg~makall!'l un1'!uk men.yimpiiln Ikemasalli1. 83,

(3) J1e-nr:s B3.sebagOiirllll<ln<l' diimal\:;slI.!d p,td~ ayat (nse~'lJ1;!li dengan nama

dagal1f9 daJlli1'allilu babl~:n kum ila dafiTB3 ~eiFseibut. -

S'etit:a:p'~m<pa~ pelllyimpanairl kemasan daJna~ilIt .pe'I1I'golng kutaJl1!, B3 waJib cliberlsil'lilib:oll~B.

(1) latfJl cara p~mb€rfan svmbol den rabe~, 8.3 s!'!!bagaj~mQjlil'~ t,eJ'~alfaum dalam LampiraWlP.~r:atlUlrill1ii Menweriiirll~',

2:

(2) l.amplran sebagaim<ll'll'l dimaksud pada ayat (1) merupakan baglan yang tldak terplsahkan darl Peraturan Menteri lnl.

Pasal5

Lampiran

Peraturan Menteri Ne gara Lingkungan Hidup Nomor '; 03

Tanggal: 5 Maret 1008

Peraturan Menteri lrrl mulai berlaku pads tanggal dltetapken.

Diretapkan di Jakarta

pada tanggal : 5 Maret 2008

JA'IA CARA PEM..BE;.RIAN SJMBOr. DAN .LABEl ..

BAHAN .BERJJAHAYA DAN 8]j:RA.CUN

Menteri Negara Linqkunqan Hidup,

1. PENDAHULUAN

11'. Rachmat Witoelar.

Pengelolaan B3 yangmencakup kcgiatan menghasilkan, mengangkut, rnengedarkan, menyimpan, menggunakan dan/atau membuang B3 hams dilakukan secara balk dan benar, sehingga penggunaan dan penanganan ]33 tersebut aksn aman bagi pengguna dan tldak mencemari Iingkungan dan membahayakan makhluk hidup lainya.

ttd

Salinan sesuai dengan asHnya Deputi V MENilH Bidang Peoaatan Lingkungall,

ttd

Salah 8at11 hal penting dalam pengelolaan B3 adalahpembcrian simbol dan label, Pemberian simbol dan label sangat penting untuk mengidentifikasi sekaligus mengklasifikasikan B.3, yangnentinya akan sangatberguna sebagai informasi penting dalam pengelolaartnya, Identifikasi yang digunakan untuk penandaan In terdiri dan 2 (dua) jenis yaitu sirnbol dan labeL

IIY,itS Asaad.

II.. SII\ffiOL

A. Bentuk dasar, ukuran dan bahan

Simhol berbeutuk bujur sangkar dipmar 45 derajat sehingga membentuk hplahketllpal herwama dasar putih dan gads tepi belah ketupat tebalberwerna merah {lihat gambar A).

Slmbol yang dipasang pada kemasan disesueikan dengan ukuran kemasan. Sedangkan simbol pada kendaraan pengangkut clan tempat

4

penyimpanan kemasan B3 minimal berukuran 25 cmx 25 em,

2. Simbol untuk B3 klasifikasi bersifat pengoksidasi (oxidizing), sebagaimaua gambar 2.

Gambar A: bentukdasar simbol

Gambar 2 : Simbol untuk B3 klasifikasi bersifat pengoksidasi (oxidizing),

Simhol hams dibuar dati bahan yang tahan terhadap air, goresan dan bahan kimia yang akan rncngenainya, W~rna simbol untuk dipasang di kendaraan pengangkut bahan berbahaya dan beracun hauls dengan cat yang dapat berpendar (jlut!verlscence).

Wama dasar pntih dengan gads tepi tebal berwarna merah, Gambar sirnbol berupabola api berwarna hitam yang menyala, Sim bol tnt menunjukkan suatu bahan yang dapat melepaskan banyak panas arau rnenimbulkan api ketika bereaksi dengan bahan kimia Iainnya, temtama bahan-bahan yang sifatnya mudah terbakar meskipun dalam keadaan hampa udara,

B. Jenis simbol 83

Simbo~:83 merupakan gambar yang menunjukan klesifikasi B3 yang terdiri dari I. 0 (sepuluh) jenis simbo I ::ta:ng dipergunakan yaitll:

L Simbol untuk BJ klasifikasi bersifat mudah meledak (explosive). sebagaimana gambar 1.

3. Simbol untuk B3lclasifiblsi bersifat mudah menyala (flqmmable), sebagaimena gambar 3.

Gambar 1 : Simbol untuk B3 klasifikasi bersifat mudah meledak (ex:plosivs).

Gambar j : Simbol untuk B3 klasifihsi bersifat rnndah menyala fjlammable)

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna rnerah, Simbol berupa gambar born meledak (explosive/exploded bomb) berwama hitam, Simbol ini menunjukkan suatu bahanyang pada suhu dan tekanan standar (25 oC, 760 mmHg) dapat meledak dan menimbulkan.kebakaran atau melalui reaksi kimia dan/arau fisika dapat rnenghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi yang dengan cepat dapat merusak Iingknngan di sekitarnya.

Wama dasar putih dengan garis tepitebal berwarna merah, Gambill' simbol berupa gambar nyala epi berwarna putih danhitam. Simbol ini ' menunjukkan suatu bahan yang memiliki karakteristik sebagai berikut;

a, rlarat men j adi pana8 atau meningkat suhunya dan terbakar karena kQntak dengan udara pada temperatnr amhien;

b, Padaran yang mudah terbakar karena kontak dengan sumber nyala api;

7

c. Gas yang mudah terbakar pada suhu dan tekanaa normal;

d. Mengeluarkan gas yang sangat mudah terbakar dalamjumlah yang berbahaya, jika bercampur atau kontak dengan air atau udara lembab;

e. Padatan atau cairan yang memiliki titik nyala dibawah OoC dan titik didih lebih rendah atau sarna dengau 350C~

f.. Padatan atau cairan yang rnemiliki titik nyala ()oC-lloC;

g. Cairan yang mengandung alkohol kurang dati 24% volume dan/atau pada titik nyala (flash point) tidak lebih darn 600C (140oF) akan menyala apabila terjadi koruak dengan a:pi; percikan api atau sumber nyala Jain pada rekanan udara 760 mmflg. Pengujiannya dapat dilakukan dengan merode "Closed-Up Test";

h Padstan yang pada temperamr dan tekanan standar (250C dan 760 mmHg) dengan. mudah menyebabkan terjadinya kebakaran melalui gesekan, penyerapan uap air atau perubahankimia secara spontan dan. apabila terbakar dapa! menyebabkan kebakaran yang terus menerus dalarn 10 detik, Padatan yang hasil pengujian "Seta Closed Cup Flash Point Test" -nya menunjukkantnik nyala knrang

dari 40oC; ,.

1. Aerosol yang mudah menyala;

j. Padatan atau cairan.plroferik; dan/stau

k. Peroksida organik,

berupa gamhar tengkorak dan. mlang bersilang, Simbol ini menunjukkan guam bahan yang memiliki karaktcristik sebagai berikut:

<I, Sifat racun bagi manusia, yang dapat menyebabkan keracunan atau sakit yang cutup serius epabila masuk ke dalam tubuh melaluipernafasan, kulit atau mulut, Penentusn tingkat sifat racun ini didasarkan etas uji LD50 (amat sangat beracuu, sangatberaeun dan beracun); dan/atau

b. Sifat bahaya toksisitas akut,

), Simool 1.Intuk BJ klasifikasi bersifat berbahaya (harmfol), sebagaimana gambar 5.

Gambar:5 : Simbo! B3 klasifikasl bersifat berbahaya (harmful)

4. Simbol untuk B3 klasiflkasi bersifat beracun (tm:ic). sebagaimana gambar d,

Warm! dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah. Simbol berupa gamoar silangberwarna hitam, Simbol ini uomkmenenjukkan suatu bahan baik berupa pad-atan; cairan ataupun gas yang jika terjadi kontak atau melalui inhalasi ataupun oral <Iaplll menyebebkan bahaya te.Fhadap kesehatan sampai tingki'll, tertentu,

6. Simbol unmk B3 klasifikasi bersitat iritasi (irritant), sebagaimaaa gam bar 6.

. Gambar 4 ; Simbol B3 klasifikasi bersifar beraeun (toxic)

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwama merah, Simbol

Gambar 6; Simbol B3 klasifikasi bersifat iritasi (.r:rito:nt)

B

9

Wat'Ila. dasar purih dengan garis tepi tebal berwarna tnerah, Simbol berupa gambar tanda seru berwarna hitam, S imbol ini menunjukkan suarubahan yang memiliki karakteristik sebsgai berikut:

a. Padatan maupun cairan yang jib terjadi kontak secant langsung danlata.u terns menerus dengan kullt arau selaput lendir dapat rnenyebabkan iritasi arau peradangan;

b.. Toksisiras sisternik pada organ target spesifik karena paparan tunggal dapat menyebabkan iritasi pernafasan, menganrnk atau pusing;

c. Sensitasi pada kulit yang dapat menyebabkan rcaksi alergi pads kulit; dan/atau

d. Iritasi/kesusakan parah pada matayang dapat menyebabkan iritasi serius padamata,

8. Simboll,mtuk 33 klasifikasi bersifst berbahaya bagi lingkungan (dangerous .for·envil'onmem), sebagaimanagambar 8.

Gaosbar 8: ; Simbol B3klasifikasiberbahaya bag! Iingkungan (dangerousfor the emlironmem)

7_ Simbol untuk

B3 ldasiflkasi be:rsifat korosif

(C01"M,s ive) ,

Warm.. dasar pntih dcngan garis tepi te hal berwarna merah, S imbol berupa gamhar pohon <Ian media lingkangan berwaruahitam sere ibn berwarna putih, Simbol iui untukmenunjukkan suatu bahan yang dapal. menimbulkan ba:haya terhsdap lingkungan, Bahan kimia ini dflpat merusak atau meuyebabkan kematian pada ikii:1l arsu oi'ganisro~ aquatic lainnya atau baha:ya. 111Jn yang dapat ditimbulkan, seperti merusek lapisan ozon (misalnya CFe = Chl()ivjlzmro-Ctiroon), persistent di lin,gkuugull (misalnya PCBs; Po(ychfor;nu/edBipJumyls).

sehagaimana gambar 7,

9, Simbol untuk ]33 Masiftkasi bers:ifat karsinogenik, teratogenik dan mutagenik (can:;·.itiogenic, tetrag(mic, mutagenic), sebagaimana gambar9.

Gambar 7 : Simbol B3 klasifikasi bersifat korosif (corrosive)

Warua dasar putih dengan garis tepi tebal berwarna merah, Simbol terdiri dan 2 gambar yang tertetesi cairan korosif Simbolini menunjukkan suatu bahan yang memiliki karakreristik sebagai berikur:

a, Menyebabkan iritasi (terbakar) pada kulit;

b. Menyebabkan proses pengkararan pada lempeng baja SAE 1020 deagan l~ju korosi > 6t35 rmn/tahun dengan temperatur penguiian 550C; dan/atau

c. Mempunyai pH sama ainu kurang dari 2 untnk 83 bersifat asam dan sama atau lebih besar dad [2,.5 untuk B3 yang bersifat basa

Gartlbar 9: Simbol B3 klasifikasi bersifat karsinogenik, teratogenik dan mutagenik (carcinogenic, tetragenic, m~tag(mic).

.. .

Wama dasarputih dengan garis tepi tebal berwarna merah, Simbol bernpa gambar kepala dan dada. manusia berwama hitam dengan gambar menyerupai bintang segi enam berwarna putih peda dada.

10

11

Simbol ini memmjukkan paparan jangka pendek, jangkapanjang atau berulang dengan bah an ini dapat menyebabkan efek kesehatan scbagai beriknt:

a, karsinogenik yaitu penyebab se I kanker;

b. teratogenik yaitu sifat bahan yang dapat mempengaruhl pembentukan dan pertumbuhan ernbrio;

c. rnutagenicyaitu sifat bahan yang menyebabkan perubahan kromo-

som yang berarti dapat merubah genetica;

d. toksisitas sistemik terhadap organ sasaran spesifik;

e. toksisitas terhadap sistem reproduksi; dan/atau

f. gangguan saluran pernafasan,

b. Jenis simbol yang dipasang harus sesuai dengankarakteristik bahan yang dikemasnya atau diwadahinya;

Co. Simbol dipasang pada sisi -sisi kernasan yang tidak terhalang oleh kernasan lain dan mudah dilihat;

d. Simbol tidak boleh terlepasarau dilepas dan diganti dengan simbol lain sebelum kemasan dikosongkan dan dibersihkan dati sisa-sisa bahan berbahaya dan beracun; dan

e. Kemasan yang telah dibersihkan dari B3 dan. akan dipergunakan kernbali untuk mengemas El3 harus diberi label "KOSONG" .

2. Simbol pada kendaraan pengangkut B3.

Sirnbol yang dipasang pada kendaraan pengangkur B3 hams memenuhi ketentuan sebagai herikut:

a. Sirnbol B3 berupa sticker: at au lainnya yang dapat menernpel dengan baik pada alat angkut/kendaraan, mudah penggunaannya, dan tahanlama;

b. Simbol yang dipasang hams satu macam simibol yang sesuai dengan klaatflkesi B3 yang diangkutnya;

c. Ukuran minimum yang dipasang adalah 25 cm x 25 em atan lebih besar.eebauding dengan ukuran alat angkut yang digunakan;

d. Terbuat dari bahan yang tahan terhadap goresau, air, bujan, dan/atau bahan kimia yang mungkin mengenainya (misalnye bahan plastik, kenas, atau p]at: logam) serta menggnnakan bahan W1Ul:lfI simbol yang dapat berpendar (flourehscence);

·e. Dipasang disetiap sisi dan di bagial1 mnka alat aagkut serta harus dapa.t terlihat dengan jelas dari jarsk lebih kurang 30 meter; dan

f. Simbo] tidak boleh dilepas dan digami dengen simbol lain sebelum muatan B3 dikeluarkan dan alat aught yang digu. nakan dibersihkan dari sisa B3 yang tertinggal,

in.

Simbol untuk B3 klasifikasi bersifat bahaya lain berupa gas bertekanan (pressure gas), sebagaimana gambar 10_

Gamber 10: Simhol B3 klasifikasi bersifat gas bertekanan

Warna dasar putih dengan garis tepi tebal berwama merah, Simbol berupa gambar tabung gas silinder berwama hitam. Sim bot ini untuk menunjukkan bahaya gas bertekanan yaitu bahan ini bertekanan tinggi dan dapat meledak bila tabung dipanaskervterkena panasatau pecah dan isinya depat menyebabkan kebakaran,

C. Ketentuan pemasangan ·siInbol

1. Simbcl p,lIila kemasan B3 harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

a. Simbol B3 berupa sticker atau lainnya yang dapat menempel dengan bail 'pad", kemasan, mudab penggunaannya, tahan lama, tahan terhadap air dan tahan terhadap tumpahan isi kemasan B3;

12

13

3. Simbol padatempat penyimpanan kemasan B3.

Tempat perryimpanan kemassn B3 hams ditandai dengan gimbal dengan mengikuri ketentuan sebagai berikut:

a. Simhol B3 berupa sticker atanlainnya yang dapat menempel dengan baik pada tempat penyimpanan kernasan B3" mndah penggunaennya dan tahan lama. Simbol juga terbuat dad bahan yarlg tahan terhadap air, goresan dan bahan kimia yang mungkiu rnengenainya Cmisalnya bahan plastik, kertas, atau platlogam);

b. Simbol dipasang pada bagian luar teropaf penyimpanan kemasan B1 yang tidak terhalallg;

c. Jenis simbel yang dipasang hams ses,uaildasiftkasi B3 yang disimpsmrya; dan

d. Ukuran minimum sirnbol yang dipasang adalah 25 em x 25 cm atau lebih besar, sehingga tulisan pada simbol dapat terlihat jelas dati jarak 20 meter.

o

IrrrOrnl.<l!si tlndak~n .pen~n~i\''''''''

II Ke.terangillri tambahan

Gamba]"] I, label B3

B,. Pengisian label B3.

Mama 83 (i«;mposi81, N'.o.C.%S/NQ U.N}.

·,~lnl"k8.si 63

- fl~ii:.. .k;;)s!ItJ~Jand!ln II~kJJng: .. "

Label diisi dengan hl!l!ruf eetak yang jelas terbaca, tidak mu:dah terhaPlllS dan clipusarng pada setiap kemasan B3. Pads label wajib dicannunkaa infcnnasi minima] sebagai berikut :

III. LABEL

No. I Jenis Informasi Penjelasan Pengisian

Label 83 merupakan umian singkat yaJ:lg menunjukkan antara lain klasiflkasi dan jenis B3 .. Penggunaan Label B31,ersel}u;t dHakuk;a:o dalarn kegiatan pengemasan B3. Label berfungsi unruk rnemberikan informasi tentang produsen B3, identitas B3 serta kuantitas B3' .. Label hams mudah terbaca, [elas terhhat, tidak mudah rusak, dan tidak mudah terlepas dari kemasannya,

Nfl.lmaB3;

Kompcsisi, No,CASINo UN;

Produsen

Nama d~gang lB3iN ama bahan kimia,

Komposisi atau fermnlssi bahsn kirnia.

L

Informasi lengkap mengeaai penghasil,

A Beruuk, warna danukuran.

Label B3 berbenmk persegi' parr] aug dengan ukuran disesuaikan dengan kemasan yang d:igullakan,uilmt:anperbaaThdingamiyaadalab pa.:njang ; lebar = 3: 1, dengan warna dasar putih dan mlisan serta gads tepi berwarna hitam, sebagaimana gambar 1 L

Disesuaikan dengan klasifikasiB3.

Pilih salah. satu "bahaya" atau "awas" sesuai dengan tingkat resil.o

4 .r l'emYllJillactl'bahaY3i: - klasifikasi 133.

- fisik, kesehatan,

lingkungan.

MenjelaskaIls.ilmbol secara Jebilideti] sesual dengan klasifikasi B3. Misal: sangat 1111Kbh menyala, sanga! beracun, karsino,g~llm:. dan Iain-laia

1:4

15