Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP
Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 1 SAMBENG
Mata Pelajaran : Ekonomi Bisnis
Kelas/Semester : X/ 1
Materi Pokok : Masalah Pokok Ekonomi
Alokasi Waktu : 2 pertemuan (4 x 45 menit)

A. Kompetensi Inti (KI)


3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Akuntansi dan
Keuangan Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri
sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional.
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan
standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan,
meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung
B. Kompetensi Dasar
3.1 Mengevaluasi masalah-masalah ekonomi
4.1 Menyajikan solusi terhadap masalah ekonomi di lingkungannya
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1 Menjelaskan inti masalah ekonomi klasik
3.1.2 Menjelaskan inti masalah ekonomi modern
3.1.3 Menjelaskan system ekonomi
4.1.1 Menganalisis masalah ekonomi dan pemecahannya
4.1.2 Menerapkan solusi pemecahan masalah ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
D. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik, model
Pembelajaran Ekspositori peserta didik mampu:
1. Menjelaskan inti masalah ekonomi klasik
2. Menjelaskan inti masalah ekonomi modern
3. Menjelaskan alternative pemecahan masalah ekonomi melalui system ekonomi

D. Materi Pembelajaran
1. Pokok Masalah Ekonomi Klasik
Teori ini berdasarkan pemikiran Adam Smith, David Ricardo, dan John Stuart Mill yang
mendominasi pemikiran ekonomi sampai tahun 1870-an. Teori ekonomi klasik melihat pentingnya
masalah ekonomisebagai satu kesatuan dari proses produksi, distribusi, dan konsumsi untuk
kesejahteraan (kemakmuran). Dalam kesatuan proses itu, para pendukung ekonomi klasik amat
menekankan kekuatan pasar sehingga menolak campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi.
Apabila dirinci, permasalahan ekonomi klasik ini dapat digolongkan menjadi tiga macam, yaitu
dari segi produksi, distribusi, dan konsumsi.
 Masalah Produksi
Masalah produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa)
yang dibutuhkan oleh orang banyak. Dasar pemikirannya adalah melakukan produksi untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum. Perbedaan kebutuhan dan selera individual atau
kelompok dalam masyarakat tidak terlalu dipikirkan disini.
 Masalah Distribusi
Setelah benda pemuas kebutuhan diproduksi, masalah yang harus diperhatikan adalah bagaimana
supaya benda-benda tersebut bisa sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan. Sistem
distribusi klasik adalah melalui transaksi langsung antara produsen dengan konsumen, atau
melalui transaksi yang dilakukan di pasar. Pada tingkatan perekonomian modern, permasalahan
sistem distribusi ini lebih kompleks lagi sehingga terbentuk berbagai macam sistem distribusi.
 Masalah Konsumsi
Masalah konsumsi menyangkut permasalahan apakah benda pemuas kebutuhan yang diproduksi
memang benda yang dapat dimiliki konsumen. Barang yang diproduksi haruslah merupakan
barang yang tepat, yaitu memang barang yang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh
konsumen. Dengan kata lain, masalah konsumsi adalah persoalan kebutuhan, selera, serta daya
beli konsumen.
2. Pokok Permasalahan Ekonomi Modern
Pokok masalah ekonomi modern terangkum dalam dua kata kunci, kelangkaan dan pilihan.
Yang pertama menjadi penyebab yang kedua sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang
what, how, who, dan for whom. Walaupun setiap masyarakat menghadapi pertanyaan yang sama,
namun cara mengatasinya berbeda. Perbedaan cara mengatasi inilah yang melahirkan sejumlah
sistem ekonomi.
Permasalahan yang dihadapi tidak hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan manusia saja
tetapi juga tentang bagaimana mengatur dan melayani jutaan orang yang memiliki kebutuhan dan
gaya hidup yang selalu meningkat dan berubah-ubah. Kita dapat mendefinisikan empat masalah
fundamental perekonomian yang dihadapi setiap masyarakat di era modern.
 Apa (What). Barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah berapa, harus
ditentukan. Diantara sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk
diproduksi. Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun
juga menghasilkan keuntungan maksimum.
 Bagaimana (How). Dengan cara bagaimana (how) proses produksi akan dilakukan? Maksudnya
adalahsiapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya apa saja, dengan teknologi apa
barang-barang tersebut dihasilkan, seberapa besar skala produksinya? Sebelum kegiatan produksi
itu dilakukan, tindakan yang terbaik adalah melakukan riset terlebih dahulu kemudian membuat
perencanaan (planning).
Ini merupakan permasalahan yang penting dalam perekonomian modern, karena pada zaman
modern terdapat banyak sekali kemungkinan cara dan proses produksi barang. Berbagai faktor
yang terlibat dalam pengambilan keputusan mengenai hal ini antara lain sebagai berikut:
1. Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan (SDM, SDA, SD Modal).
2. Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntungan maksimum dengan biaya
minimum.
3. Penentuan teknologi yang digunakan (padat karya ataukah padat modal).
4. Pertimbangan faktor-faktor eksternal seperti harga, perekonomian nasional dan
internasional, tingkat suku bunga, biaya produksi, inflasi, dan sebagainya.
 Siapa Pelaku Produksi (Who)
Di zaman modern banyak pihak yang bisa melakukan produksi. Pihak itu bisa pemerintah, swasta,
atau koperasi. Inilah salah satu ciri modernisasi yaitu spesialisasi, yaitu setiap pihak memiliki
keterampilan atau keahlian khusus yang tidak dimiliki pihak lain. Pertimbangan mengenai siapa
pelaku produksi merupakan hal yang penting karena setiap pihak memiliki kelebihan tertentu yang
mungkin mampu melakukan produksi lebih baik.
 Untuk Siapa (For Whom)
Untuk siapakah barang dan jasa yang dihasilkan itu? Siapa yang harus menikmati dan
memperoleh manfaat dari barang dan jasa tersebut? Atau dengan perkataan lain bagaimanakah
seluruh produk didistribusikan (dibagikan) kepada anggota masyarakat? Apakah suatu produk
ditujukan untuk masyarakat secara umum atau untuk segmen pasar tertentu
3. Alternatif Pemecahan Permasalahan Ekonomi Melalui Sistem Ekonomi
1. Sistem Ekonomi Tradisional (Traditional Economy)
Sistem ekonomi tradisional terdapat pada masyarakat yang mempunyai cara hidup yang juga
tradisional. Masyarakat yang seperti ini adalah masyarakat yang terpencil atau terisolasi yang
tidak mempunyai peradaban atau taraf hidup yang tinggi, dan belum mengenal teknologi.
Masyarakat memproduksi sendiri barang-barang yang mereka butuhkan dengan cara sederhana.
Mereka tidak mengenal perdagangan dan semua aktivitas dilakukan menurut adat istiadat dan
kebiasaan, serta turun temurun. Pada sistem ekonomi ini rumah tangga konsumsi maupun
produksi tidak dapat dibedakan, karena peran sebagai produsen dan konsumen dilakukan oleh
rumah tangga yang sama.
Sisi Positif Sisi Negatif
a. Tidak terjadi persaingan karena a. Masyarakat berbuat hanya sekedar untuk
semua dilakukan berdasarkan memenuhi kebutuhan hidup, tidak untuk
kebiasaan. meningkatkan kesejah-teraan.
b. Anggota masyarakat tidak terbebani b. Tidak bertujuan mencari keuntungan
target tertentu karena kegiatan sehingga tidaka da motivasi untuk
dilakukan hanya untuk memenuhi menciptakan sebuah kemajuan.
kebutuhan sendiri. c. Menganggap tabu terjadinya perubahan,
sehingga sulit untuk berkembang
d. Tidak memperhitungkan efisiensi dan
penggunaan sumber daya
2. Sistem Ekonomi Terpusat (Government Planned Economy)
Sistem ekonomi terpusat adalah suatu sistem dimana pemerintah memiliki kendali yang
ketat dalam menentukan kepemilikan bisnis, laba, dan alokasi sumber daya untuk mencapai tujuan
yang telah ditentukan pemerintah. Semua faktor produksi adalah milik pemerintah sehingga hak
individu tidak diakui. Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam
kegiatan perekonomian.
Komunisme dan sosialisme adalah bentuk dari ekonomi terencana. Komunisme adalah
sistem ekonomi dimana tidak ada kepemilikan pribadi, barang-barang dimiliki dan dikendalikan
oleh negara. Komunisme dicetuskan oleh Karl Marx yang percaya bahwa dihapuskannya
kepemilikan pribadi akan memunculkan masyarakat tanpa kelas. Sosialisme adalah sistem
ekonomi terencana dengan ciri kepemilikan dan pengoperasian seluruh industri utama oleh
pemerintah.
Sisi Positif Sisi Negatif
a. Pemerintah mudah mengendalikan a. Mematikan inisiatif individu untuk
permasalahan ekonomi. maju.
b. Pasar barang dalam negeri lancar. b. Masyarakat tidak memiliki ke-bebasan
c. Pemerintah ikut campur dalam untuk memiliki kekayaan dan sumber
penentuan harga. daya ekonomi.
d. Mudah melakukan distibusi yang rata.
e. Jarang terjadi krisis ekonomi.

3. Sistem Ekonomi Pasar (Market System/Price System)


Pada sistem ekonomi ini segala sesuatunya ditentukan oleh kondisi pasar. Pengaturan
mengenai produksi, distribusi, dan konsumsi dapat dilakukan oleh semua orang dengan sebebas-
bebasnya karena semuanya berdasarkan mekanisme pasar yaitu hubungan antara permintaan
(demand) dan penawaran (supply). Harga ditentukan oleh kekuatan pasar.
Aktivitas ekonomi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba memberikan
motivasi tersendiri bagi setiap individu untuk maju. Pemerintah cenderung lepas tangan terhadap
pengalokasian sumber daya.
Sisi Positif Sisi Negatif
a. Inisiatif dan kreatifitas masyarakat a. Sulit melakukan pemerataan
dalam mengatur kegiatan ekonomi pendapatan.
dapat ditumbuhkembangkan. b. Pemilik sumber daya produksi atau
b. Setiap individu bebas memiliki pemilik modal mengeksploitasi
kekayaan dan sumber daya produksi. golongan pekerja, sehingga orang kaya
c. Muncul barang-barang bermutu akan semakin kaya dan orang miskin
tinggi, karena barang yang kurang semakin misksin.
bermutu tidak laku di pasaran. c. Monopoli yang dilakukan perusahaan
d. Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena merugikan rakyat.
setiap tindakan didasarkan atas motif d. Sering terjadi gejolak ekonomi.
ekonomi.

4. Sistem Ekonomi Campuran (Mixed Economy System)


Merupakan perpaduan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar.
Pemerintah dan swasta mempunyai peranan imbang dalam kegiatan ekonomi. Pemerintah
membuat intervensi dengan membuat peraturan, membuat kebijakan, mengawasi, dan sebagainya.
Secara keseluruhan tabel berikut meringkas perbedaan diantara masing-masing sistem ekonomi.
Tradisional Terpusat Pasar Campuran

Kepemilikan Pemerintah
Individu Pemerintah Swasta dan swasta
Sumber Daya
Harga Belum ada Pemerintah
Pemerintah Pasar bisa intervensi
perdagangan
Persaingan Terbuka bagi
Tidak ada Tertutup Terbuka/bebas swasta
Kepemilikan Tidak ada Ada
Ada Ada
Individu (sangat kecil)

E. Media, Alat dan Sumber Belajar


1. Media
 Powerpoint
 Peta Konsep
2. Alat
 Papan Tulis
 Alat tulis misalkan spidol
2. Sumber Belajar
a. Buku Ekonomi Bisnis
Rahardja, Pratama; 2015; eksplorasi nalar siswa ekonomi; Bandung; Rama Widya
Wukwiaty; 2007; Ekonomi; Bandung; Yudhistira
b. Lembar Kerja Siswa (LKS) Ekonomi Bisnis
c. Media massa cetak dan elektronik

F. Metode Pembelajaran
a. Pendekatan pembelajaran ilmiah/scientific
b. Model pembelajaran Ekspositori
c. Metode Diskusi

G. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: (2 x 45 menit)
No Kegiatan
1 Pembukaan (15 Menit)
a. Guru melakukan apersepsi tentang materi masalah ekonomi
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar, tujuan dan manfaat mempelajaran
materi masalah ekonomi
c. Guru menyampaikan garis besar materi masalah ekonomi dan menjelaskan
kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan
permasalahan atau tugas tentang masalah ekonomi
2 KegiatanInti (60 Menit)
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 2 orang
No Kegiatan
(teman 1 meja).
Mengamati
a) Guru menyampaikan materi dengan ceramah dan tanya jawab, kemudian
dilanjutkan dengan demonstrasi atau cara lain untuk memperjelas materi
yang disajikan
b) Siswa mendengarkan penjelasan materi yang disampaikan oleh guru

Menanya
a) Siswa mencatat penjelasan dari guru dan menanyakan materi yang masih
belum jelas dan sulit dipahami
b) Guru memberikan bahan latihan seputar materi pembelajaran kepada siswa
untuk mengukur tingkat pemahaman sementara terhadap materi
pembelajaran

Mengeksplorasi/Mengumpulkan Informasi
a) Siswa mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber belajar
(buku, lks, tau referensi lainnya) untuk menjawab pertanyaan yang
diberikan oleh guru.
b) Guru bersama - sama dengan siswa berdiskusi memecahkan masalah terkait
dengan materi pembelajaran

Mencoba/Menalar
a) Guru memberikan tugas kepada siswa dengan memberikan beberapa
masalah berupa pertanyaan kepada siswa terkait dengan materi
pembelajaran
b) Siswa secara mandiri berusaha memecahkan masalah untuk menjawab
pertanyaan dari guru

Mengomunikasikan/Menyimpulkan
a) Siswa baik secara individu atau berkelompok mempresentasikan hasil kerja
nnya di depan kelas
b) Siswa lain yang tidak melakukan presentasi memberikan tanggapan terkait
dengan materi penyaji
c) Guru memberikan penguatan terkait materi yang telah dipelajari oleh siswa
d) Guru merangkum materi pembelajaran dan membuat kesimpulan
3. Penutup (15 Menit)
1) Kesimpulan
Guru bersama peserta didik mencoba untuk membuat kesimpulan dari
materi yang telah dipelajari
2) Refleksi
Guru menanyakan pendapat peserta didik tentang proses belajar yang
dilakukan (merefleksi kegiatan)
3) Guru memberikan pemberitahuan kepada siswa bahwa akan dilakukan tes /
penilaian terkait materi pembelajaran untuk mengukur sejauh mana siswa
telah menguasai materi yang diajarkan
4) Menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa.

2. Pertemuan Kedua: (2 x 45 menit)


No Kegiatan
1 Pembukaan (15 Menit)
1. Guru membuka pertemuan pembelajaran dengan mengucapkan salam
No Kegiatan
2. Guru memerintahkan siswa untuk mengondisikan ruang kelas untuk
persiapan tes penilaian
3. Guru meminta siswa untuk duduk pada tempat duduk di ruang kelas secara
urut berdasarkan absen
4. Guru meminta siswa untuk mempersiapkan alat tulis dan alat hitung
5. Guru melakukan persensi kepada siswa
2 Kegiatan Inti (60 Menit)
1. Peserta didik dikondisikan menempati tempat duduk masing-masing
2. Guru meminta siswa untuk menyimpan segala jenis buku atau referensi
pembelajaran
3. Guru membagikan soal tes
4. Guru meminta siswa untuk memulai mengerjakan soal tes
5. Guru mengawasi jalannya tes penilaian
3. Penutup (15 Menit)
1. Guru memberikan informasi kepada semua sswa bahwa waktu
mengerjakan tes sudah habis
2. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan hasil tes
3. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi masalah
kelangkaan (materi pertemuan berikutnya)
4. Guru menutup pertemuan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan
berdoa

H. Penilaian (Instrument terlampir)


1. Pengetahuan
a. TeknikPenilaian : Tes tertulis
b. Bentuk instrument : Soal tes tertulis
c. Kisi-kisi
No. Indikator Butir Instrumen
1. Menjelaskan masalah ekonomi klasik 1
2. Menjelaskan masalah ekonomi modern 2
3. Mengidentifikasi alternatif pemecahan
masalah ekonomi melalui sistem ekonomi 3
tradisional
4 Mengidentifikasi alternatif pemecahan
masalah ekonomi melalui sistem ekonomi 4
terpusat
5 Mengidentifikasi alternatif pemecahan
masalah ekonomi melalui sistem ekonomi 5
pasar
Instrumen: lihat Lampiran1
2. Ketrampilan
a. Teknik Penilaian : Penilaian Unjuk kerja dengan melakukan Praktikum
b. Bentuk instrument : Soal Praktek
c. Kisi-kisi
No. Indikator Butir Instrumen
1. Membuat laporan diskusi terkait dengan inti
masalah ekonomi yang terjadi pada lingkungan 1
masyarakat
2 Membuat laporan diskusi terkait alternatif 2
pemecahan masalh ekonomi melalui sitem
ekonomi
Instrumen: lihat Lampiran2

Sambeng, 26 Juli 2017.


Mengetahui: Guru Mata Pelajaran
Kepala SMK Negeri 1 Sambeng

SUWITO, S.Pd., M.Pd MEGO WAHYU PUTRI,S.Pd


NIP.19651206199512 1 002 NIP. –
LAMPIRAN : Instrumen Penilaian
SOAL EVALUASI (60 MENIT)

Lampiran 1
Soal Pengetahuan
1. Jelaskan inti masalah ekonomi klasik!
2. Jelaskan inti masalah ekonomi modern!
3. Jelaskan kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi tradisional!
4. Jelaskan kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi terpusat!
5. Jelaskan kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi pasar!

Kunci Jawaban
1. Inti masalah ekonomi klasik
 Masalah Produksi
Masalah produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa) yang
dibutuhkan oleh orang banyak. Dasar pemikirannya adalah melakukan produksi untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat secara umum. Perbedaan kebutuhan dan selera individual atau kelompok dalam
masyarakat tidak terlalu dipikirkan disini.
 Masalah Distribusi
Setelah benda pemuas kebutuhan diproduksi, masalah yang harus diperhatikan adalah bagaimana
supaya benda-benda tersebut bisa sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan. Sistem distribusi
klasik adalah melalui transaksi langsung antara produsen dengan konsumen, atau melalui transaksi
yang dilakukan di pasar. Pada tingkatan perekonomian modern, permasalahan sistem distribusi ini
lebih kompleks lagi sehingga terbentuk berbagai macam sistem distribusi.
 Masalah Konsumsi
Masalah konsumsi menyangkut permasalahan apakah benda pemuas kebutuhan yang diproduksi
memang benda yang dapat dimiliki konsumen. Barang yang diproduksi haruslah merupakan barang
yang tepat, yaitu memang barang yang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen.
Dengan kata lain, masalah konsumsi adalah persoalan kebutuhan, selera, serta daya beli konsumen.
2. Inti masalah ekonomi modern
 Apa (What). Barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah berapa, harus
ditentukan. Diantara sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk diproduksi.
Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun juga
menghasilkan keuntungan maksimum.
 Bagaimana (How). Dengan cara bagaimana (how) proses produksi akan dilakukan? Maksudnya
adalahsiapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya apa saja, dengan teknologi apa
barang-barang tersebut dihasilkan, seberapa besar skala produksinya? Sebelum kegiatan produksi itu
dilakukan, tindakan yang terbaik adalah melakukan riset terlebih dahulu kemudian membuat
perencanaan (planning).
 Siapa Pelaku Produksi (Who)
Di zaman modern banyak pihak yang bisa melakukan produksi. Pihak itu bisa pemerintah, swasta,
atau koperasi. Inilah salah satu ciri modernisasi yaitu spesialisasi, yaitu setiap pihak memiliki
keterampilan atau keahlian khusus yang tidak dimiliki pihak lain. Pertimbangan mengenai siapa
pelaku produksi merupakan hal yang penting karena setiap pihak memiliki kelebihan tertentu yang
mungkin mampu melakukan produksi lebih baik.
 Untuk Siapa (For Whom) Untuk siapakah barang dan jasa yang dihasilkan itu? Siapa yang harus
menikmati dan memperoleh manfaat dari barang dan jasa tersebut? Atau dengan perkataan lain
bagaimanakah seluruh produk didistribusikan (dibagikan) kepada anggota masyarakat? Apakah suatu
produk ditujukan untuk masyarakat secara umum atau untuk segmen pasar tertentu.
3. Sistem ekonomi tradisional
Sisi Positif Sisi Negatif
 Tidak terjadi persaingan karena semua  Masyarakat berbuat hanya sekedar untuk
dilakukan berdasarkan kebiasaan. memenuhi kebutuhan hidup, tidak untuk
 Anggota masyarakat tidak terbebani target meningkatkan kesejah-teraan.
tertentu karena kegiatan dilakukan hanya  Tidak bertujuan mencari keuntungan sehingga
untuk memenuhi kebutuhan sendiri. tidaka da motivasi untuk menciptakan sebuah
kemajuan.
 Menganggap tabu terjadinya perubahan, sehingga
sulit untuk berkembang
 Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan
sumber daya
4. Sistem ekonomi terpusat
Sisi Positif Sisi Negatif
 Pemerintah mudah mengendalikan  Mematikan inisiatif individu untuk maju.
permasalahan ekonomi.  Masyarakat tidak memiliki ke-bebasan untuk
 Pasar barang dalam negeri lancar. memiliki kekayaan dan sumber daya ekonomi.
 Pemerintah ikut campur dalam penentuan
harga.
 Mudah melakukan distibusi yang rata.
 Jarang terjadi krisis ekonomi.
5. Sistem ekonomi pasar
Sisi Positif Sisi Negatif

 Inisiatif dan kreatifitas masyarakat dalam  Sulit melakukan pemerataan pendapatan.


mengatur kegiatan ekonomi dapat  Pemilik sumber daya produksi atau pemilik
ditumbuhkembangkan. modal mengeksploitasi golongan pekerja,
 Setiap individu bebas memiliki kekayaan sehingga orang kaya akan semakin kaya dan
dan sumber daya produksi. orang miskin semakin misksin.
 Muncul barang-barang bermutu tinggi,  Monopoli yang dilakukan perusahaan
karena barang yang kurang bermutu tidak merugikan rakyat.
laku di pasaran.  Sering terjadi gejolak ekonomi.
 Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena
setiap tindakan didasarkan atas motif
ekonomi.

Penskoran
No 1 jika benar 10
No 2 Jika benar 10
No 3 Jika benar 10
No 4 Jika benar 10
No 5 Jika benar 10

Lampiran 2
Soal Praktek ( Keterampilan)
1. Diskusikan dalam berkelompok materi terkait masalah pokok ekonomi dan buatlah resum hasil diskusi
dalam bentuk laporan!
2. Diskusikan dalam berkelompok materi terkait macam-macam sistem ekonomi dan buatlah resum hasil
diskusi dalam bentuk laporan!

Skor
No 1 jika benar 10
No 2 Jika benar 10