Anda di halaman 1dari 8

BAB IV

METODE PENELITIAN

4.1 Rancangan Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan

menggunakan pendekatan cross sectional untuk mengetahui faktor yang

mempengaruhi kejadian kecenderungan depresi pada caregiver lansia demensia.

Penelitian analitik merupakan penelitian yang menekankan adanya hubungan antar

satu variabel dengan variabel yang lain. Cross sectional adalah penelitian dengan

pengumpulan data tentang faktor yang mempengaruhi kecenderungan depresi dan

kecenderungan depresi pada caregiver lansia demensia yang dilakukan pada satu

waktu.

4.2 Populasi Penelitian

Populasi pada penelitian ini adalah seluruh caregiver pada lansia demensia

di Panti Sosial Wredha Jakarta. Rata-rata per harinya, caregiver menangani sekitar

5-10 pasien demensia.

4.3 Sampel, Besar Sampel, Cara Penentuan Sampel, dan Cara Pengambilan

Sampel

4.3.1 Sampel

Sampel pada penelitian ini adalah seluruh caregiver pada lansia demensia di

Panti Sosial Wredha Jakarta.

36
4.3.2 Besar Sampel

Penentuan besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling

dengan semua caregiver yang memberikan perawatan pada lansia dengan

demensia sejumlah 25 caregiver.

4.4 Lokasi dan Waktu Penalitian

4.4.1 Lokasi Penelitian

Penelitian dilaksanakan di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Mulia Jakarta.

4.4.2 Waktu Penelitian

Penyusunan dimulai pada bulan Juli, meliputi pengajuan judul, penyusunan

proposal, pengambilan data awal, pelaksanaan penelitian sampai dengan

penyusunan skripsi. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Januari – Februari

tahun 2019 di Panti Sosial Wredha Jakarta

4.5 Variabel, Definisi Operasional, dan Cara Pengukuran

4.5.1 Variabel Independen

Variabel independen merupakan variable bebas atau variabel pengaruh. Variabel

independen dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan.

Stress, kualitas tidur, beban kerja, dan dukungan sosial.

37
4.5.2 Variabel Dependen

Variabel dependen disini adalah variabel outcome atau terpengaruh (Murti, 2003).

Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kecenderungan depresi.

4.5.3 Definisi Operasional

Variabel Definisi Alat Ukur Hasil Ukur Skala


Operasional Ukur

Variabel Dependen

Kecenderung Persepsi responden Kuesioner Skor total berentang Nominal


an depresi terhadap gejala- depresi yang 0-9 : tidak depresi
gejala yang dialami terdiri dari 21
sepanjang hari pertanyaan. 10-18 : depresi
selama 2 minggu, Masing-masing ringan
meliputi: perasaan item memiliki 3
19-29 : depresi
sedih, tidak pilihan jawaban
sedang
bertenaga, masalah yang
tidur, merasa hidup menggambarka 30-63 : depresi berat
tidak berharga, n gejala depresi
pesimis terhadap
masa depan, tidak
nafsu makan, tidak
ada minat terhadap
aktivitas, berbicara
lebih sedikit, dan
tidak dapat
berkonsentrasi.

38
Variabel Independen
Usia Usia yang dilalui Kuesioner Umur dalam tahun Interval
caregiver sejak lahir karateristik
sampai dengan ulang demografi
tahun terakhir saat responden
mengisi data
Jenis Kelamin Karateristik seks Kuesioner 0= Pria Nominal
antara pria dan karateristik
wanita berdasarkan responden 1= Wanita
ciri-ciri fisik biologi
Tingkat Jenis pendidikan Kuesioner 1. Tamat SD Nominal
Pendidikan formal yang terakhir karateristik 2. Tamat SMP
diselesaikan oleh responden 3. Tamat SMA
responden 4. Perguruan
Tinggi
Stres Respon psikologis Kuesioner OSI- 1. Ringan Nominal
individu terhadap R tm 2. Sedang
tuntutan di tempat 3. Berat
kerja
Kualitas Suatu kumpulan Kuesioner 1. Baik Nominal
Tidur kondisi lamanya Pittsburgh 2. Buruk
waktu yang Sleep Quality
dibutuhkan untuk Index (PSQI)
tertidur, frekuensi
bangun dalam tidur
malam, kedalaman
tidur, dan
restfulness.
Beban Kerja Kombinasi dari Kuesioner Care 0-20 : sedikit atau Nominal
beban kerja Burden Scale tidak ada beban
kuantitatif dan (CBS)
kualitatif 21-40 : ringan
sampai beban
sedang
41-60: sedang
sampai beban berat,
61-88: beban berat.

39
Dukungan Bantuan yang Kuesioner 1. Rendah Nominal
Sosial diberikan oleh orang 2. Sedang
Personal
lain berupa 3. Tinggi
informasi, tingkah Resource
laku tertentu, dan Questionnaire
materi

4.6 Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data

4.6.1 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan data primer yang berupa

pengisian kuesioner oleh responden. Responden diminta untuk menjawab

pertanyaan yang diajukan peneliti melalui lembar kuesioner agar dapat dilakukan

penganalisaan data. Bagi calon responden yang bersedia menjadi responden

diminta untuk menandatangani informed consent. Sedangkan untuk mendapatkan

data mengenai koresponden yaitu berupa data sekunder yang didapatkan dari pihak

panti sosial.

4.6.2 Instrumen Pengumpulan Data

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen yang

mengukur kualitas hidup dan gejala depresi, alat tulis untuk digunakan ketika

sedang mengisi kuesioner, dan laptop digunakan untuk mengelola data.

Kuesioner dibagi menjadi tiga bagian yaitu kuesioner A mengenai data

demografi caregiver, kuesioner B mengenai pengukuran tingkat stress. Kuesioner

yang Digunakan adalah OSI-R tm (Occupational Stress Inentory – Revised

40
Edition) oleh (Osipow & Spokane, 1998) yang telah dimodifikasi dan uji validitas

dan reabilitas oleh Novianita (2008). Pertanyaan yang diajukan untuk mengukur

tingkat stress sebanyak 25 pertanyaan denga pilihan skor 1-5. Berdasarkan hal

tersebut nilai terendah adalah 25 dan tertinggi 125. Selanjutnya oleh peneliti

ditetapkan pengukuran tingka stress rendah (25-58), sedang (59-92), dan tinggi (93

– 125). Dan kuesioner C mengenai pengukuran beban kerja dengan menggunakan

Care Burden Scale (CBS) American Family Physician 2002 yang diadaptasi dari

Zarit SH. Berisi 22 pertanyaan dengan nilai hasil menjadi 0 sampai 20 sama dengan

sedikit atau tidak ada beban, 21 sampai 40 sama dengan ringan sampai beban

sedang, 41 sampai 60 sama dengan sedang sampai beban berat, 61 sampai 88 sama

dengan beban berat.

4.7 Teknik Pengolahan Data

Data yang telah dikumpulkan oleh peneliti kemudian akan diolah dengan

menggunakan program komputer dengan alat bantu uji statistik. Menurut

(Notoatmojo, 2012) tahap pengolahan data yang akan dilakukan sebagai berikut :

1. Editing

Editing merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyunting data

sebelum data dimasukan, agar data yang salah atau meragukan dapat

diklarifikasi lagi kembali kepada responden.

41
2. Coding

Coding merupakan kegiatan mengklasifikasikan data dan memberikan

kode untuk masing-masing pertanyaan, kode yang diberikan akan menjadi

panduan untuk menentukan skor yang didapat responden.

3. Entry Data

Entry merupakan kegiatan memasukan data dari kuesioner ke dalam

program komputer dengan menggunakan program SPSS. 4. Cleaning data

Cleaning merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang telah di-

entery untuk mengetahui ada kesalahan atau tidak.

4. Analisis Data

Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Uji korelasi

Spearman digunakan untuk menganalisis hubungan antara gejala depresi

dengan kualitas hidup.

4.8 Teknik Analisis Data

1. Analisis Univariat

Analisis univariat terkait dengan pengukuran satu variabel pada waktu

tertentu. Data tersebut akan diolah dan dianalisis secara deskriptif yang

akan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.

42
2. Analisis Bivariat

Analisis ini menggunakan analisis dari variabel bebas yang diduga

mempunyai hubungan dengan variabel terikat. Tujuan analisis bivariat

adalah melihat hubungan antara variabel terikat dan variabel bebas.

3. Analisis Multivariabel

Analisis multivariabel bertujuan untuk melihat hubungan beberapa variabel

independen dengan satu atau beberapa variabel dependen. Dalam penelitian

ini, analisis yang digunakan adalah uji regresi logistik yaitu melakukan

seleksi bivariat pada masing-masing variabel independen dan dependen.

Jika nilai p value < 0,25, maka variabel tersebut diikutkan pada tahap

analisis selanjutnya. Langkah kedua menganalisis semua variabel yang

memenuhi syarat secara bersama-sama dan seleksi multivariabel.

43