Anda di halaman 1dari 10

DRAFT PANDUAN OPERASI DAN PERAWATAN

CNC 3 Axis 1212 Wood working

Program Penelitian INOVASI 2018


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
2018
Buku Panduan Operasi dan Pemeliharaan ini adalah untuk
person yang sudah/belum bisa pernah mengoperasikan mesin
CNC. Berisi informasi singkat untuk rujukan dalam
mengoperasikan atau memelihara peralatan mesin di tempat
kerja. Informasi yang diuraikan dalam buku ini mungkin dapat berubah karena
modifikasi teknis. Produsen berhak untuk mengubah isi buku petunjuk ini tanpa
pemberitahuan sebelumnya.
Buku ini mengasumsikan bahwa pembaca sudah memahami dengan baik tentang
keselamatan kerja dalam pengoperasian dan perawatan mesin pemotong.
Produsen tidak bertanggung jawab atas cedera atau kerusakan fisik apa pun yang
disebabkan atau diderita oleh CNC jika digunakan dengan cara selain yang
dijelaskan dalam dokumentasi terkait.
Untuk informasi lebih lanjut berkaitan dengan mesin yang tidak tercakup dalam
buku ini bisa ditanyakan melalui email ke x5modeller@gmail.com
DAFTAR ISI
1 Tentang produk
1.1 Bagian-bagian Mesin
1.2 Spesifikasi Teknis
1.3 Keamanan dan Keselamatan Kerja
2 Rangka dan Sistem gerak
2.1 Struktur Rangka
2.2 Sistem Gerak Rel
2.3 Motor Penggerak Stepper
2.4 Matras
3 Controller CNC
3.1 Breakout Board
3.2 Driver Motor Stepper
3.3 Emergency dan Limit Switch
3.4 Diagram listrik
4 Motor Spindle
4.1 Motor Spindle
4.2 Speed Control
4.3 Mata Router dan Material
5 Instalasi Perangkat Lunak
5.1 Konfigurasi Driver
5.2 Pengaturan dan Kalibrasi
5.3 Antar Muka
5.4 Pengoperasian Mesin
6 Perawatan dan Perbaikan
6.1 Sistem gerak, belt dan Motor Spindle
1 MESIN CNC

Mesin CNC Router 3 Axis adalah mesin penggerak router yang dikendalikan oleh
komputer berdasarkan program yang telah dibuat oleh software CAM. Mesin ini
Didesain untuk proses pengerjaan pada material yang setara dengan kayu
(woodworking). Mesin bisa menggerakkan mata router pada 3 sumbu gerak yaitu
XYZ secara presisi sehingga sangat berguna untuk menyelesaikan pekerjaan
pemotongan (2D) dan pembuatan kontur (3D) sesuai dengan desain yang dibuat
pada software CAD.

Kelebihan lainnya adalah bisa mengulang proses dengan hasil yang sama. Ini
sangat berguna dalam proses produksi masal karena mesin bisa beroperasi selama
24 jam sehari tanpa henti dan secara otomatis akan berhenti jika proses sudah
selesai.

1.1 Bagian-bagian Mesin


Secara umum susunan mesin CNC 1212 terdiri dari 4 bagian yaitu Rangka,
Spindle, Controller Box dan PC Controller Software (Mach3).

Rangka
Rangka CNC merupakan struktur utama dari sistem gerak mekanik, rangka harus
cukup kokoh agar semua sistem gerak mesin bisa berfungsi dengan sempurna
sehingga hasil pemotongan bisa presisi.
Spindle
Motor spindle jenis router adalah alat potong yang digunakan pada mesin ini. Pada
ujungnya dipasang mata pisau pemotong yang berputar pada kecepatan tinggi.
Adapun jenis dan ukuran mata router bisa disesuaikan dengan material yang akan
dipotong.
Controller Box
Berisi piranti elektronik yang menterjemahkan data dari komputer menjadi fungsi
gerak spindle pada 3 axis. Sinyal dari komputer diolah dan diperkuat untuk
menggerakkan sistem mekanik melalui motor stepper.
PC Controller Software
Seperangkat PC dengan software Mach3 sebagai controller CNC. Berfungsi
menjalankan program CNC dari file G-Code untuk menggerakkan mesin melalui
Controller Box.

1.2 Spesifikasi Mesin CNC 1212


Dimensi Bidang Kerja 1220x1220x100mm
Dimensi Mesin 1850x1950x630mm
Ukuran Meja Kerja 1220x1220x10mm
Sliding Unit XYZ Single Rolled Ball Bearing
Sistem Gerak HTD3m PU Belt Pulley 10mm
Stepping Motor NEMA23
Material Rangka Riveted Aluminum Hollow
Akurasi Posisi 0,05 mm
Kendali Manual PC Keyboard
Pengaman Mesin Limit Switch, Emergency Stop, Motor Stall Stop
Pengaman Listrik Spindle and Power Supply Overload Fuse
Motor Spindle AC Brushed Motor 400w Air Cooling Fan
Motor Spindle RPM 0-15.000 RPM Variable
Collet Diameter 1/4 dan 1/8 in diameter
Operating System PC Windows XP sp2
Controller Software Mach3
Max Pulse Signal 24kHz
Kecepatan Potong Aman 0-2000mm/min (tergantung material)
Berat Mesin 40kg
Material Potong Segala jenis kayu, MDF, WPC, Acrylic,
Multipleks, ACP

1.3 Keamanan dan Keselamatan Kerja


Agar mesin beroperasi dengan aman dan menghindari resiko yang tidak diinginkan
ada hal yang perlu diperhatikan:
- Penempatan mesin pada ruang yang memperhatikan sirkulasi manusia dan
material demi kenyamanan bekerja. Terutama berkaitan dengan jalur
evakuasi dalam kondisi darurat.
- Memberi ruang gerak yang cukup terutama pada bagian mesin yang
bergerak.
- Pencahayaan yang cukup disesuaikan dengan kebutuhan.
- Memperhatikan sirkulasi udara agar mudah menjaga kebersihan dari debris
atau partikel kecil akibat pemotongan.
- Memastikan jalur dan koneksi kabel yang baik dan tidak mudah lepas
terutama pada hubungan tegangan tinggi, karena mesin cukup rawan
terhadap gangguan listrik statik.
- Memasang kabel Ground yang baik pada jaringan listrik.
- Menempatkan mesin dimana Emergency Stop mudah dijangkau.
- Secara berkala memeriksa sistem mekanik dan listrik dan mengganti
komponen yang mudah aus terutama Motor Spindle.
- Memasang material yang akan diproses dengan baik dan kuat agar tidak
mudah bergeser atau lepas.
- Memastikan file G-Code yang akan dijalankan sudah sesuai dan tidak
overload.
- Sebelum mengoperasikan mesin selalu mengikuti prosedur 5K yang berlaku
untuk pekerjaan kayu.
Selama mengoperasikan mesin disarankan untuk menggunakan peralatan
keamanan pribadi:
- Kaca Mata pelindung.
- Masker Mulut dan Hidung.
- Penutup Kepala dan Pengikat Rambut.
- Sepatu Karet yang tidak licin.
- Sarung Tangan Kain.
- Baju yang ringkas.
2 Rangka dan Sistem gerak
Desain gerak dari sistem 3 axis ini menggunakan prinsip Cartesian Coordinate
System dimana posisi dari mata potong dihitung dari posisi terhadap 3 sumbu yaitu
XYZ. Sesuai dengan prinsip gerak pada mesin Cartesian CNC 3 axis, secara
hierarki akan ada 3 tingkatan konstruksi dengan beban dan struktur yang berbeda.
Asumsi yang dipertimbangkan dalam menentukan jenis sumbu pada mesin adalah:
1. Frekwensi penggunaan gerakan pada sumbu X yang lebih tinggi.
2. Beban motor pada sumbu Z bertambah akibat pengaruh gravitasi.
3. Jarak translasi sumbu Z yang pendek.
4. Kelincahan gerak Motor spindle.
Konfigurasi yang paling sesuai dengan susunan dan beban konstruksi adalah YXZ.
2.1 Struktur Rangka
Rangka CNC dirancang dengan bahan yang mudah didapat berupa potongan
aluminum profil yang dirangkai sedemikian rupa agar cukup kuat menahan beban
mesin dan beban saat proses pemotongan. Teknik sambungan menggunakan rivet
dan sekrup agar mudah diproduksi, selain cukup murah dan ringan juga tahan
terhadap air. Ada 3 bagian dengan struktur dan konstruksi yang berbeda.
1. Konstruksi 1 dimana rangka utama sekaligus matras untuk benda kerja
dimanfaatkan sebagai sumbu Y. Dalam hal ini gerakan pada sumbu Y akan
dilayani oleh 2 rel yang
2. Konstruksi 2 berupa gantry yang cukup ringan dan rigid, berfungsi sebagai
carrier sekaligus rel sumbu X.
3. Konstruksi 3 sebuah struktur yang paling kecil berfungsi sebagai carrier dan
rel sumbu Z sekaligus dudukan motor spindle.
2.1 Sistem Gerak Rel
(dalam perumusan)

2.2 Motor Penggerak Stepper


(dalam perumusan)

2.3 Matras
(dalam perumusan)