Anda di halaman 1dari 8

PELAKSANAAN PROMKES PADA MAHASISWA

DI LINGKUNGAN KAMPUS POLTEKKES KEMENKES


TASIKMALAYA TENTANG PERILAKU TIDAK SEHAT
MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN

1. Tujuan
a. Umum :
Merubah perilaku mahasiswa untuk buang sampah pada tempatnya dan
cara pengolahan buang sampah yang tepat.
b. Khusus :
1) Mahasiswa dapat mengetahui tentang pengertian, penyebab,
dampak dan solusi membuang sampah sembarangan
2) Mahasiswa dapat menumbuhkan kesadaran untuk tidak membuang
sampah sembarangan.
3) Mahasiswa dapat menerapkan tidak membuang sampah
sembarangan.
2. Sasaran
Mahasiswa di lingkungan kampus Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
khususnya di setiap kelas jurusan keperawatan.
3. Target
100% perilaku buang sampah sembarangan tidak dilakukan
4. Isi pesan
a. Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan
b. Memberikan contoh perilaku buang sampah sembarangan pada
mahasiswa di kelas jurusan keperawatan
c. Masalah dan dampak yang mungkin muncul karena membuang
sampah
5. Bahasa pesan
a. Jangan cuma mantan yang dibuang, sampah juga
b. Bila anda tidak mampu membuang sampah pada tempatnya maka
telan makanan/minuman anda beserta bungkusnya
6. Metode
Ceramah
7. Media
Poster
8. Definisi operasional
Pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya merupakan tempat yang
cocok bagi beberapa kuman dan bakteri dan menarik bagi berbagai binatang
seperti lalat dan nyamuk yang dapat menjangkitkan penyakit, banyak
penyakit yang diakibatkan karena lingkungan tidak sehat akibat
pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya dan cara menangani
pengolahan sampah agar tidak terjadi masalah di lingkungan sekitar..
9. Strategi promkes
a. Advokasi
Sebelum melakukan kegiatan berupa promosi kesehatan kepada
mahasiswa saya meminta izin kepada Ketua Jurusan Keperawatan
Poltekkes Kemenkes Tasiknmalaya
b. Sosial support
Saya meminta izin kepada Ketua Jurusan dan turut mengundang
mahasiswa perwakilan tiap kelas jurusan keperawatan agar tidak
membuang sampah sembarangan.
c. Empowerment
Saya memberi tahu semua mahasiswa atau perwakilan tiap kelas untuk
mengikuti promosi kesehatan dengan menyebarkan undangan.
10. Rencana kegiatan dan RAB
a. Rencana Kegiatan

Waktu Kegiatan Kegiatan Peserta

Pembukaan 1. Salam Pembuka - Menjawab salam

(4 menit) 2. Memperkenalkan diri - Mendengarkan

3. Menjelaskan pokok bahasan dan tujuan


penyuluhan

4. Menjelaskan jalannya penyuluhan

Isi 5. Menjelaskan pengertian sampah dan perilaku - Melihat


buang sampah sembarangan mahasiswa
(10 menit) - Mendengarkan
jurusan Keperawatan Poltekkes Tasikmalaya
- Memperhatikan
6. Menjelaskan dampak bahaya buang sampah
sembarangan

7. Menjelaskan budaya buang sampah

8. Menjelaskan masalah yang mugkin muncul


karena buang sampah

Penutup - Tanya jawab - Mengajukan


pertanyaan
(6 menit) - Mengakhiri penyuluhan
- Menjawab
- Salam penutup.
- Menjawab salam
b. Rencana Anggaran Biaya

Uang Sukarela : Rp. 38.000

No Nama Item Jumlah Item Harga Item Jumlah

1 Print Surat
Pemberitahuan tiap 6 lbr Rp. 500 Rp. 3.000
kelas
2 Amplop 6 lbr Rp. 500 Rp. 3.000
3 Print Poster 3 lbr Rp. 4.000 Rp. 12.000
4 Permen 1 bks Rp. 4.000 Rp. 4.000
5 Air mineral 1 dus Rp. 16.000 Rp. 16.000
Jumlah Rp. 38.000

11. Evaluasi
a. Pengetahuan
Evaluasi dilaksanakan secara lisan dalam Tanya jawab Prosedur.
b. Sikap
Dalam mengevaluasi sikap, menggunakan instrument obsevasi prilaku
selama 3 bulan kedepan.
c. Tindakan
Dalam mengevaluasi tindakan, menggunakan instrument obsevasi
prilaku selama 3 bulan kedepan.
LAMPIRAN
PROMOSI KESEHATAN

Pokok Bahasan : Prilaku Hidup Bersih dan Sehat


Sub pokok bahasan : Perilaku buang sampah sembarangan dan pengolahan
sampah yang tepat
Waktu : Rabu/17-10-2018
Tempat : Ruang kelas keperawatan
Sasaran : Mahasiswa poltekkes kemenkes tasikmalaya
Tujuan :
1. Sasaran dapat mengetahui pentingnya menjga kesehatan lingkungan
2. Sasaran dapat menumbuhan kesadaran membuang sampah pada
tempatnya
3. Sasaran dapat menerapkan perilaku membuang sampah pada tempatnya
dan mengetahui cara pengolahan sampah yang tepat sesuai jenisnya.

Uraian Materi :

A. Pengertian Sampah

Sampah merupakan sesuatu bahan atau benda padat ataupun cair yang sudah

tidak terpakai lagi oleh manusia atau benda yang sudah digunakan lagi dalam

suatu kegiatan manusia dan dibuang.

B. Jenis-jenis Sampah

Berdasarkan sifatnya (zat kimia yang terkandung di dalamnya), sampah dibagi

menjadi :
1. Sampah Organik – dapat diurai (degradable),yaitu sampah yang mudah

membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan

sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos.

2. Sampah Anorganik – tidak terurai (undegradable),yaitu sampah yang tidak

mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkusmakanan, kertas,

plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dansebagainya.

Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang lakudijual

untuk dijadikan produk lainnya. Beberapa sampah anorganik yang

dapatdijual adalah plastik wadah pembungkus makanan, botol dan gelas

bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran, HVS, maupun

karton.

C. Bahaya Sampah bagi Kesehatan

Menurut Soekidjo Nototmodjo (2003 : 168) sampah erat kaitannya dengan

kesehatan masyarakat, karena dari sampah-sampah tersebut akan hidup berbagai

mikroorganisme penyebab penyakit dan juga binatang serangga sebagai

pemindahatau penyebar penyakit. Oleh karena itu, sampah harus dikelola

dengan baik sampai sekecil mungkin sehingga tidak mengganggu kesehatan

masyarakat

Sampah yang berserakan selain merusak estetika (keindahan) juga

menjadi tempat yang cocok untuk tumbuhnya organisme penyebab timbulnya

penyakit. Selain itu, tempat tersebut juga menarik hewan perantara penyakit

seperti lalat dan nyamuk. Sampah yang membusuk juga menghasilkan gas-gas

beraroma tidak sedap yang juga mempengaruhi kesehatan


Beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan karena sampah yang dibuang

sembarangan yaitu : diare, kolera, tifus, malaria, demam berdarah, infeksi kulit.

D. Perilaku Membuang Sampah yang Benar

1. Buanglah selalu sampah pada tempat sampah, sekecil apapun sampah

tersebut, jangan dibuang di sembarang tempat.

2. Pisahkan antara sampah organik dengan sampah anorganik.

3. Sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman.

4. Sampah anorganik juga bisa dimanfaatkan kembali, misalnya kaleng bekas

dimanfaatkan sebagai pot bunga.

5. Sampah yang tidak bisa dimanfaatkan sendiri, jangan dibiarkan menumpuk

terlalu lama. Secara periodik buanglah ke TPS (Tempat Pembuangan

Sampah Sementara) agar diangkut oleh truk sampah ke tempat pengelolaan

sampah.

6. Jangan membakar sampah sembarangan, karena selain menimbulkan asap

yang menyesakkan nafas, sampah-sampah tertentu dapat menghasilkan

yang menyebabkan penyakit bila di bakar (seperti bahan plastik dan karet

bila dibakar menghasilkan gas yang dapat menyebabkan kanker). Selain itu

ada juga sampah yang dapat meledak bila terkena panas/dibakar (botol

aerosol).
E. Manfaat Perilaku Membuang Sampah yang Benar

1. Mencegah terjadinya penyakit seperti diare, kolera, tifus, malaria, DBD,

dll.

2. Menjaga nilai estetika lingkungan (keindahan).

3. Sampah-sampah yang dimanfaatkan kembali dapat menghemat

pengeluaran,seperti kaleng bekas yang dimanfaatkan sebagai pot bunga

sehingga tidak diperlukan lagi uang untuk membeli pot bunga.