Anda di halaman 1dari 1

BAB V

PENUTUP

Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang,


pasien An. MI (1 tahun 7 bulan) didiagnosa menderita meningitis tuberkulosa
dengan sepsis tanpa kultur dan gizi kurang. Penyebab meningitis tuberkulosa pada
pasien disebabkan karena infeksi primer tuberkulosis (TB) paru yang tidak
diobati. Faktor risiko yang paling utama adalah adanya paparan atau kontak
pasien dengan penderita TB dewasa. Tatalaksana yang diberikan kepada pasien
adalah pemberian obat anti tuberkulosis (OAT) yaitu rifampisin, isoniazid,
pirazinamid dan etambutol. Serta diberikan antibiotik meropenem untuk
penanganan septikemia. Kesadaran pasien meningkat selama dirawat di rumah
sakit. Pasien dirawat selama 42 hari di ruang flamboyan dan diperbolehkan
melakukan pengobatan rawat jalan.

37