Anda di halaman 1dari 7

SOP TERAPI RELAKSASI BENSON UNTUK MENGURANGI NYERI

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

SOP TERAPI RELAKSASI BENSON UNTUK


MENGURANGI NYERI
PENGERTIAN

TUJUAN

PROSEDUR

A. Pengertian
Relaksasi benson merupakan pengembangan metode respon relaksasi dengan melibatkan
faktor keyakinan pasien, yang dapat menciptakan suatu lingkungan internal sehingga
dapat membantu pasien mencapai kondisi kesehatan dan kesejahteraan lebih tinggi
(Purwanto, 2006)
Pelatihan relaksasi benson daoat menimbulkan keadaan tenang dan rileks dimana
gelombang otak mulai melambat sehingga akhirnya membuat seseorang menjadi tenang
dan nyaman (Benson, 2000 dalam Guyton, 2007)

B. Prosedur Hand and Foot Massage

1. Berbaring dengan posisi yang nyaman


2. Anjurkan klien menutup mata
3. Anjurkan klien untuk relaksasi semua otot secara dalam, mulai dari kaki dan relaksasikan
sampai wajah
4. Nafas melalui hidung, hembuskan nafas, sambil mengucap satu, tenangkan pikiran. Nafas
dalam…hembuskan, satu, Nafas dalam….. hembuskan satu. Bernafaslah dengan mudah
dan alami…hembuskan sampai tercipta ketenangan dan rileks pada diri anda (sambal
meneybut nama Allah, kalimat istighfar)
5. Lakukan selama 15 menit. Kegiatan ini minimal dilakukan 1 kali sehari.
6. Ciptakan lingkungan yang sunyi dan bebas gangguan.

Lakukan terapi 1 kali sehari


196

a. Lotion (Baby Oil) untuk massage

b. Handuk

2. Persiapan

a. Jaga privasi pasien dengan menutup tirai

b. Jelaskan kepada pasien mengenai tujuan dari tindakan hand and foot

massage

3. Prosedur kerja

a. Bawa alat ke dekat pasien

b. Cuci tangan

c. Posisikan pasien sesuai dengan kebutuhan dan senyaman mungkin,

sehingga tidak menimbulkan sesak nafas bagi pasien

d. Abdominal massage dengan teknik effleurauge

1) Gerak Putar Effleurage (Dengan Dua Tangan)

Posisi perawat harus di sebelah kanan klien ketika memulai memijat.

Kedua tangan diletakkan secara bertumpuk pada pusar klien, Ialu lakukan

gerak memutar sesuai arah jarum jam. Secara bertahap perluas ukuran

Iingkaran gerak, sampai seluruh perut terpijat. Gunakan tekanan ringan

pada awalnya, lalu secara bertahap tingkatkan tekanan ketika klien mulai

rileks.

2) Gerak Putar Effleurage (Dengan Satu Tangan)


Gerakan melingkar dilakukan disekitar perut dengan satu tangan dan

tangan lain mengikutinya, sesuai arah jarum jam.

3) Pijat Usus

Pijat usus dilakukan dengan cara memulai dari sisi bawah perut sebelah

kanan dengan menggunakan bagian yang datar dan tiga buah jari bagian
197

tengah satu tangan, kemudian memijat usus dengan gerak memutar searah

jarum jam menggunakan gerak friction dengan putaran kecil.

Pijat usus dimulai pada organ caecum (titik pertemuan antara usus bsar

dan keciI tempat lekatnya usus buntu), bergerak naik menuju hepatic

flexure, melewati the transverse colon menuju splenic flexure lalu

menurun the descending colon menuju sigmoid colon.

Tangan diluncurkan menuju posisi awal tanpa penekanan. Ringkasnya,

pijat dimulai dan perut bagian bawah kanan, pijat dengan arah memutar

sesuai jarum jam, mengitari pusar menuju perut kiri bagian bawah, laIu

kembali ke posisi awal.

4) Gerak Putar Effleurage (Dua Tangan)

Gerakan putar effleurage dilakukan dengan gerakan memutar searah jarum

jam, menggunakan satu tangan dengan tangan lainnya mengikuti arah di

belakangnya.

5) Mengeringkan Perut (Satu Sisi)

Mengeringkan perut dilakukan dengan menggunakan dua tangan satu di

atas yang lain, meraih bagian bawah perut di sisi yang jauh, lalu tangan

ditarik ke atas dan diturunkan lagi ke arah kandung kemih, mengulangi

gerakan pada sisi lain.

6) Gerak Memutar Effleurage


Gerakan effleurage dilakukan pada seluruh perut menggunakan satu

tangan yang diikuti oleh tangan lain.

7) Penyelesaian
Penyelesaian dilakukan dengan gerak putar effleurage searah
jarum jam

menggunakan satu tangan diikuti tangan lainnya.


Secara bertahap

tingkatkan penekanan dan berhentilah di pusar.

e. Keringkan baby oil dengan handuk

f. Rapikan pasien

g. Catat tindakan dan respon pasien setelah tindakan dilakukan

h. Melihat apakah ada tanda-tanda perubahan BAB pada pasien

setelah intervensi

i. Mengumpulkan hasil pengumpulan data untuk selanjutnya

diolah dan dianalisis