Anda di halaman 1dari 51

AUDIT INTERNAL

UPTD PUSKESMAS BATUMARTA II


TAHUN 2018

Jalan Jendral H.M Soeharto Desa Baturaden Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU
Telp. 0735 7328166-7328161 email : uptdpuskesmasbatumarta2@gmail.com 32152
Kata Pengantar

Dengan memanjatkan puji syukur ke Hadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan
hidayahNya jualah kami dapat menyelesaikan Audit Internal yang dilaksanakan di UPTD
Puskesmas Batumarta II Kecamatan Lubuk Raja tahun 2018.

Audit internal ini merupakan bagian dari Tim Mutu Puskesmas yang bertujuan untuk
meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Batumarta II.
Banyak hal yang kami temukan dalam proses audit internal ini yang kesemuanya demi perbaikan
dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas fungsi Puskesmas Batumarta II

Kami harapkan dikemudian hari Kinerja petugas pemberi pelayanan kesehatan yang ada
di UPTD Puskesmas Batumarta II semakin baik dan profesional sesuai dengan kompetensi dan
keahlian yang dimiliki.

Dan pada akhirnya kami banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
telah memabntu dan turut serta dalam penyusunan Laporan Audit Internal ini, dan semoga
laporan ini bisa menjadi acuan dan bermanfaat bagi semua pihak yang ingin memajukan UPTD
Puskesmas Batumarta II

Tim Penyusun Laporan Audit Internal


UPTD Puskesmas Batumarta II
BAB I
PENDAHULUAN

I. Latar Belakang:
Untuk menilai kinerja pelayanan di Puskesmas perlu dilakukan audit internal. Dengan adanya
audit internal akan dapat diidentifikasi kesenjangan kinerja yang menjadi masukan untuk
melakukan perbaikan dan penyempurnaan baik pada sistem pelayanan maupun sistem
manajemen.
Audit internal dilakukan oleh tim audit internal yang dibentuk oleh Kepala Puskesmas dengan
berdasarkan pada standar kinerja dan standar akreditasi yang digunakan
II. Tujuan audit:
Pada dasarnya audit merupakan instrumen bagi manajemen untuk membantu mencapai visi,
misi dan tujuan organisasi dengan cara mendapatkan data dan informasi faktual dan signifikan
berupa data, hasil analisa, penilaian, rekomendasi auditor sebagai dasar pengambilan
keputusan, pengendalian manajemen, perbaikan dan atau perubahan.
III. Lingkup audit:
Lingkup audit internal kali ini adalah unit-unit pelayanan maupun program kesehatan yang
ada di UPTD Puskesmas Batumarta II, yang meliputi :
1. Ruang Tata Usaha Puskesmas
2. Program Gizi
3. Program Promosi Kesehatan
4. Ruang Pelayanan Kesehatan Gigi/ Poli Gigi
5. Unit Gawat Darurat
6. Ruang Pelayanan Kesehatan Umum / Balai Pengobatan Umum
7. Ruang Pelayanan Kesehatan MTBS
8. Program Kusta
IV. Objek audit:
Dalam audit internal kali ini, objek yang diaudit adalah sebagai berikut :
1. Sumber Daya Manusia :
Sumber daya manusia yang diaudit adalah apakah sudah memiliki standar kompetesni
yang dibutuhkan seperti : Ijazah, Surat tanda registrasi petugas, surat izin praktek dan
sertifikat sesuai kompetensi.
2. Pendanaan
Dalam hal pendanaan apakah tersedia penganggaran dana untuk peningkatan mutu
pelayanan tempat yang diaudit, mencukupi atau tidak dana tersebut, dan apakah sudah
dilakukan belanja sesuai kebutuhan yang ada.
3. Peralatan
Peralatan yang ada apakah sudah sesuai dengan aturan yang ada, dan apakah ada usulan
pengadaan peralatan jika di tempat tersebut belum ada peralatan yang memadai.
Bagaimana pengadaan peralatan yang dibutuhkan, apakah segera ada pengadaan ataukah
menunggu pengadaan dari dinas kesehatan.
4. Tata laksana / Methode
Apakah ditempat yang diaudit memiliki standar prosedur yang baku, apakah petugas
sudah melaksanakan SOP yang ada tersebut dan apakah dilakukan monitoring dan
evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan berdasarkan SOP yang ada
V. Jadual dan alokasi waktu
JADWAL AUDIT INTERNAL
TAHUN : 2018

No UNIT KERJA JAN PEB MAR APR MEI JUNI JULI AGT SEP OKT NOP DES
YANG
DIAUDIT
1. Ruang Tata X
Usaha
Puskesmas
2. Program Gizi X
3. Program Promosi X
Kesehatan
4. Ruang Pelayanan X
Kesehatan Gigi/
Poli Gigi
5. Unit Gawat X
Darurat
6. Ruang Pelayanan X
Kesehatan
Umum / Balai
Pengobatan
Umum
7. Ruang Pelayanan X
Kesehatan
MTBS
8. Program Kusta X
Tim Audit

VI. Metoda audit:


Metode audit yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Metode wawancara : yaitu Meminta penjelasan dari auditee (yang di-audit)
2. Observasi dan inspeksi yaitu :
a. Melakukan Telaah terhadap dokumen yang ada.
b. Membandingkan kenyataan yang ada dengan standar/criteria yang tealh ditentukan
c. Meminta bukti atas suatu kegiatan yang dikerjakan oleh petugas
d. Pemeriksaan secara fisik terhadap fasilitas yang ada seperti bahan dan peralatan yang
dipakai dalam melakukan kegiatan.
e. Mengakses catatan yang disimpan auditee
f. Melakukan Pemeriksaan silang (cross-check) terhadap dokumen yang ada

VII. Kriteria audit:


Kriteria audit yang dilakukan adalah dengan menggunakan standar kinerja puskesmas dan
standar akreditasi puskesmas

VIII. Instrumen audit:


RENCANA AUDIT

. UNIT AUDITOR KEGIATAN/ STANDAR/ TGL& TGL&


PROSES YANG KRITERIA WAKTU WAKTU
DIAUDIT YANG AUDIT I AUDIT II
MENJADI
ACUAN
Tata Ubet Darwati 1. Kegiatan 12-12-2018
Usaha Kepegawaian
2. Proses Surat
menyurat
3. SK Kepala
Puskesmas
4. Dokumen SOP
5. Notulen kegiatan
6. Data Kepegawaian
7. Struktur Organisasi
puskesmas
8. Petugas
kepegawaian
9. Uraian tugas
pegawai Tata usaha
10. Perencanaan
tingkat puskesmas
11. Inventarisasi
barang Puskesmas
Program Saiful bahri 1. Bagaimana cakupan
Gizi D/S.
2. Indikator kinerja
yang mana yang
tidak tercapai dan
mengapa hal
tersebut bisa terjadi.
3. Adakah upaya yang
dilakukan untuk
mencapai indikator
kinerja tersebut.

4. Apakah selalu
diberikan sweeping
bila ada balita yang
tidak datang.
5. Apakah ada media
informasi yang
digunakan untu
promosi kegiatan
posyandu
Program Ubet darwati
Promosi
kesehatan
Poli Gigi 1. Apakah di ruang
Poli Gigi
terpampang SOP
dengan lengkap dan
dapat di baca
dengan mudah oleh
petugas
2. Apakah petugas
menuliskan dengan
lengkap pada kartu
pasien :
- Keluhan pasien.
- Hasil
pemeriksaan.
- Diagnosa.
- Terapi.
- Tanda tangan.
3. Apakah petugas
menuliskan setiap
pasien yang dating
pada register rawat
jalan dengan
lengkap.
- Tanggal
- Nama pasien.
- Nama KK.
- Umur.
- Jenis Kelamin.
4. Apakah petugas
menuliskan resep
dengan benar dan
lengkap:
- Nama pasien.
- Umur.
- Alamat.
- Tanggal resep.
- Aturan pakai.
- Nama petugas
dan tanda
tangan
5. Apakah petugas
menuliskan pasien
rujukan pada surat
rujukan dengan
lengkap.
6. Apakah petugas
mencatat pasien
yang di rujuk pada
register rujukan
dengan lengkap.
7. Apakah di ruang
poli gigi
terpampang :
- Daftar
inventaris
barang.
- Struktur
organisasi poli
gigi
8. Apakah petugas di
Poli Gigi melakukan
tindakan sesuai
dengan SOP .
9. Apakah peralatan yg
di gunakan untuk
tindakan telah di
steriliasi
10. Apakah Sterilisasi
di lakukan setiap
kali setelah tindakan
11. Di manakah
instruments2
tersebut di sterilkan
.

MENGETAHUI, Lubuk Raja, 22 Desember 2018


KETUA TIM AUDIT Anggota Tim Audit;

1. Ubet darwati ..........................

2. Saiful Bahri ..........................

3. Fazar Nugroho ..........................

4. Zubaidah ..........................

5. Suryani ..........................
TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit
Detail Ketidaksesuaian
Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit
Standar Operasional Prosedur Pada Buku register baru tercatat Wawancara, inspeksi
belum tercatat dengan baik di 1 SOP.
Buku register SOP

Rencana tindak lanjut dari analisi akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Belum adanya tenaga yang berkompeten/ administrasi di ruang tata usaha
2. Belum ada kesadaran dari petugas yang ada untuk mengisi buku register SOP
3. Buku register SOP belum dianggap penting dan tidak akan berpengaruh pada kinerja
puskesmas.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Untuk disusulkan tenaga administrasi yang berkompeten di Ruang Tata usaha.
2. Agar selalu dimonitoring Buku Register SOP, apakah sudah dilakukan pencatatan atau
belum ?
3. Memberikan motivasi kepada petugas yang ada bahwa pencatatan adalah sesuatu yang
penting dalam sebuah organisasi/instansi, sebuah instansi yang baik adalah semua kegiatan
yang dilakukan tercatat/terdokumen dengan baik sehingga apabila ada yang memerlukan
catatan tersebut sudah siap dan bisa segera dimanfaatkan. Dan memberikan sangsi apabila
masih terdapat pencatatan yang tidak dilakukan.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. Perlu dimonitoring, ditanyakan pada petugas, apakah sudah dilakukan
pencatatan/register terhadap SOP yang ada.

Unit kerja : Tata Usaha Auditor Audite

Ubet darwati Amalia, SKM


Tanggal: 12 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit

Struktur Organisasi Puskesmas Tidak ada struktur organisasi Wawancara, inspeksi


Tidak ditampilkan di Ruang puskesmas
Tata Usaha

Rencana tindak lanjut dari analisi akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan waktu
penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Struktur Organisasi dipasang diruang tunggu, sedangkan di Ruang Tata Usaha tidak dipasang
Struktur organisasi tersebut.
2. Kurangnya pemahaman petugas tentang pentingnya pemasangan struktur organisasi diruang Tata
Usaha

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Untuk dilakukan pemasangan struktur organisasi puskesmas di Ruang Tata Usaha untuk
mempermudah menentukan kebijakan dan keperluan puskesmas lainnya.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Perlu dimonitoring, ditanyakan pada petugas, apakah sudah pemasangan struktur organisasi di ruan
TU dan dilakukan inspeksi.

Unit kerja : Tata Usaha Auditor Audite

Ubet darwati Amalia, SKM


Tanggal: 12 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidak ada buku penjagaan Buku penjagaan pangkat dan Wawancara, inspeksi
pangkat dan berkala yang berkala Tidak ada
ditulis lengkap.

Rencana tindak lanjut dari analisi akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan waktu
penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Perlu dibuat Buku penjagaan pangkat dan berkala dalam waktu 3 hari.
2. Ditunjuk petugas yang bertanggungjawab mengisi Buku penjagaan pangkat dan berkala
3. Dilakukan monitoring terhadap Buku penjagaan pangkat dan berkala

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Dibuat Buku penjagaan pangkat dan berkala dalam waktu 3 hari.
2. Ditunjuk Petugas penanggungjawab Buku penjagaan pangkat dan berkala

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Perlu dimonitoring, ditanyakan pada petugas, apakah sudah dilakukan pembuatan Buku penjagaan
pangkat dan berkala dan apakah sudah ditunjuk petugas yang bertanggungjawab terhadap pengisian
Buku penjagaan pangkat dan berkala.
Unit kerja : Tata Usaha Auditor Audite

Ubet darwati Amalia, SKM


Tanggal: 12 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit

Tidak dilakukan pemberitahuan Tidak ada surat dan kurangya Wawancara, inspeksi
kepada pegawai tentang pembicaraan kepada pegawai
waktunya naik pangkat, yang perlu naik pangkat,
kenaikan gaji berkala, STR dan kenaikan gaji berkala, STR dan
SIP SIP

Rencana tindak lanjut dari analisi akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan waktu
penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Belum ada uraian tugas bagi petugas pengelola kepegawaian, sehingga petugas kurang
memahami tugas pokok dan fungsinya.
2. Perlu dibuatkan uraian tugas bagi pengelola kepegawaian puskesmas
3. Edukasi bagi petugas pengelola kepegawaian agar mengingatkan kepada seluruh pegawai yang
saatnya naik pangkat, kenaikan berkala, Surat Tanda register dan surat izin Praktek

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Buat uraian Tugas bagi pengelola kepegawaian dalam jangka waktu 1 minggu.
2. Pengelola kepegawaian diberi pengarahan untuk melaksanakan Tugas pokok dan fungsinya

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. Buat jadwal tentang kenaikan pangkat dan berkala
2. Buat buku penjagaan kenaikan pangkat dan berkala

Unit kerja : Tata Usaha Auditor Audite

Ubet darwati Amalia, SKM


Tanggal: 12 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit
Detail Ketidaksesuaian
Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit
Uraian tugas baru dibuat Ada uraian tugas pengelola Wawancara, inspeksi
sebagian program di ruang tatausaha
namun baru sebagian
Rencana tindak lanjut dari analisi akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan waktu
penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Kurangnya pemahaman pengelola program untuk membuat uraian tugas masing-masing.
2. Kurangnya umpan balik dari kepala tata usaha dan pimpinan tentang pentingnya adanya uraian
tugas.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Dibuat uraian tugas untuk pengelola kepegawaian dan pengelola rumah tangga dalam jangka waktu
1 minggu

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap uraian tugas bagi pengelola yang ada di ruang tata usaha.

Unit kerja : Tata Usaha Auditor Audite

Ubet darwati Amalia, SKM


Tanggal: 12 Desember 2018
Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit

Target D/S tidak tercapai dan Data D/S Bulan Nopember 2018 Wawancara, inspeksi
adanya data yang tidak valid adalah :
Untuk usia bayi 0-11 Bulan : 89%
(D : 605 bayi. S : 677 bayi)

Usia 24-36 bulan : 77 %


(D : 733 balita. S : 956 balita)

Usia 36-59 bulan : 92%


(D : 938 balita. S : 1.007 balita)

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Perlu adanya inovasi agar ibu bayi dan balita mau datang ke posyandu untuk melakukan
penimbangan diposyandu guna memantau tumbuh kembang anaknya.
2. Pelaporan sebaiknya sesuai dengan kenyataan yang ada dilapangan, tidak perlu dilakukan
penambahan data oleh petugas, karena akan membuat data yang ada menjadi bias dan
permasalahan yang sesungguhnya terjadi tidak bisa dipecahkan.
3. Kurangnya koordinasi pengelola program gizi dan bidan yang ada didesa, perlu adanya
pertemuan khusus membahas laporan dan data gizi.
4. Setelah dilakukan telusur ke posyandu wardah dusun wanarata Desa Baturaden terdapat
kesenjangan antara balita yang ditimbang dan seluruh balita yang ada, bahkan data seluruh
balita pun belum valid. Masih ada keluarga yang belum memiliki KK sehingga data belum
bisa diverifikasi.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Inovasi yang dilakukan bisa berupa arisan ibu balita, pemberian makanan tambahan balita,
Lomba balita sehat, penghargaan bagi bayi/balita yang sehat.
2. Perlu dilakukan pengarahan kepada pengelola program gizi agar tidak melakukan
markup/penambahan data
3. Perlu dilakukan penjadwalan pertemuan khusus antara pengelola program dengan bidan
desa.
4. Perlu dilakukan kegiatan refresing kader guna meningkatkan kinerja kader yang ada.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. Monitoring terhadap inovasi yang perlu dilakukan dan berikan kesempatan kepada pengelola
program, bidan desa, ataupun masyarakat untuk menggali inovasi yang perlukan.
2. Monitoring terhadap pertemuan antara pengelola program gizi dan bidan desa
3. Monitoring kegiatan refresing kader posyandu.

Unit kerja : Program Gizi Auditor Audite

Saiful bahri, A.Md.Kep Sulasri, AMG


Tanggal: 13 Desember 2018
Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Pencapaian Asi eksklusif Pencapaian Asi eksklusif baru 35% Wawancara, inspeksi
belum sesuai dengan target dari target 50% ibu menyusui.
yang ditetapkan

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemberian ASI secara Eksklusif,
sehingga perlu adanya edukasi terhadap ibu menyusui tentang ASI eksklusif.
2. Pengelola program gizi diberi ruang/kesempatan pada saat penimbangan bayi dipuskesmas
sehingga bisa memberikan konseling tentang ASI eksklusif kepada ibu yang menyusui.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Perlu adanya koordinasi dengan Program KIA untuk dilakukan Konseling ASI eksklusif.
2. Koordinasi kepada bidan desa yang memberikan penyuluhan diposyandu agar memberikan
edukasi kepada ibu menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. Perlu dilakukan peninjauan kembali tata letak dan ruangan di puskesmas.
2. Monitoring penyuluhan yang dilakukan diposyandu, dan berikan umpan balik tentang apa
yang dikerjakan oleh petugas.

Unit kerja : Program Gizi Auditor Audite

Saiful bahri, A.Md.Kep Sulasri, AMG


Tanggal: 13 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidak dilakukan sweeping Laporan Balita dengan BGM Wawancara, inspeksi
terhadap balita yang tidak terdapat 21 orang
melakukan penimbangan
diposyandu, sweeping hanya
dilakukan pada balita yang
mengalami kekurangan Gizi
(BGM)

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Perlu tindaklanjut apakah harus dilakukan sweeping terhadap balita yang tidak menimbang
diposyandu.
2. Diperlukan pendanaan yang besar untuk melakukan kegiatan sweeping balita yang tidak
menimbang diposyandu.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Dilakukan motivasi kepada ibu balita yang mau datang ke posyandu secara rutin
mendapatkan reward (bingkisan bisa berisi handuk, makanan dan lain-lain)
2. Didata kembali balita yang tidak datang ke posyandu.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. .

Unit kerja : Program Gizi Auditor Audite

Saiful bahri, A.Md.Kep Sulasri, AMG


Tanggal: 13 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Pada catatan rekam medik Tertulis dibuku rekam medik hanya Wawancara, inspeksi
nama pasien belum dilengkapi nama
nasab (bin/binti)

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Perlu dilakukan penambahan catatan pada nama pasien, dengan penambahan bin/binti
dibelakang nama pasien utnuk membedakan pasien yang satu dengan yang lainnya.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Diberikan pengarahan kepada petugas di tempat pendaftaran pasien utnuk menuliskan nasab
(bin/binti) dibelakang nama pasien tersebut.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. Dilakukan monitoring berkala terhadap penulisan data pada rekam medik minimal 1 bulan
sekali.

Unit kerja : Tempat Auditor Audite


Pendaftaran Pasien

Fazar Nugroho, Am.Kep Riana SW, Amd.Ft


Tanggal: 14 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


SOP ada tapi tidak terpampang SOP tersimpan di map bercampur Wawancara, inspeksi
sehingga mudah dilihat oleh dengan dokumen lain
petugas.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
SOP ditempatkan ditempat yang mudah dilihat oleh petugas seperti diatas meja atau dinding
yang sejajar pandangan mata .

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Diberikan pengarahan kepada petugas untuk menempatkan SOP ditempat yang mudah terlihat.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap penempatan SOP pada tempat yang mudah terlihat.

Unit kerja : Tempat Auditor Audite


Pendaftaran Pasien

Fazar Nugroho, Am.Kep Riana SW, Amd.Ft


Tanggal: 14 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Jadwal pelayanan sudah Jadwal pelayanan tidak terlihat jelas Wawancara, inspeksi
terpampang tapi belum terlihat
jelas

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Jadwal pelayanan terpampang dengan jelas dan mudah terlihat oleh pengunjung puskesmas .

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Dibuat jadwal pelayanan yang mudah dilihat dalam waktu 3 hari.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap Jadwal pelayanan apakah sudah ditempatkan pada tempat yang
mudah dilihat dan mudah dibaca.

Unit kerja : Tempat Auditor Audite


Pendaftaran Pasien

Fazar Nugroho, Am.Kep Riana SW, Amd.Ft


Tanggal: 14 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Belum ada pengarsipan Dokumen perencanaan hanya ada di Wawancara, inspeksi
perencanaan program promkes Bendahara BOK, petugas hanya
memiliki softcopy perencanaan.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Belum adanya arsip tentang perencanaan program oleh petugas promkes
2. Kurangnya pemahaman petugas akan pentingnya dokumen perencanaan.
3. Belum disiplinnya petugas dalam pendokumentasian perencanaan program

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Akan dilakukan pencetakab dokumen perencanaan program pormkes dalam waktu 3 hari.
2. Dilakukan pengarahan kepada pengelola program promkes agar melakukan dokumentasi
perencanaan.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap petugas, apakah dokumen perencanaan sudah diarsipkan dan
disusun secara rapi.

Unit kerja : Tempat Auditor Audite


Pendaftaran Pasien

Ubet darwati Zubaidah


Tanggal: 15 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


KAK belum sesuai dengan tata Masih ada kekurangan didalam Wawancara, inspeksi
aturan yang berlaku pembuatan kerangka acuan kegiatan
program promkes

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Belum adanya standar baku pembuatan kerangka acuan kegiatan program
2.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Akan dilakukan pencetakab dokumen perencanaan program pormkes dalam waktu 3 hari.
2. Dilakukan pengarahan kepada pengelola program promkes agar melakukan dokumentasi
perencanaan.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap petugas, apakah dokumen perencanaan sudah diarsipkan dan
disusun secara rapi.

Unit kerja : Tempat Auditor Audite


Pendaftaran Pasien

Ubet darwati Zubaidah


Tanggal: 15 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Program promosi kesehatan Masih banyak masyarakat yang Wawancara, inspeksi
belum sepenuhnya berhasil ( merokok di tempat umum.
bebas asap rokok )
Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Kebiasaan masyarakat yang menghisap rokok.
2. Kurang nya pengetahuan masyarakat akan merokok.
Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :
1. Memberikan terus menerus penyeluhuan tentang bahaya merokok.
2. Advokasi kepemerintahan setempat untuk membuat peraturan tentang rokok.
3. sosialisasi ke institusi pendidikan untuk mengadakan kawasan tanpa asap rokok.
Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :
Dilakukan monitoring terhadap petugas
Unit kerja : Tempat konseling Auditor Audite
Pasien

Ubet darwati Zubaidah


Tanggal: 15 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidak adanya rencana Tidak ada dokemen untuk Wawancara, inspeksi
pencegahan risiko. perencanaan pencegahan risiko
Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Kurangnya pemahan petugas perlu adanya perncanaan pencegahan resiko.
2. Kurangnya pengetahuan tentang perencanaan pencegahan resiko.
Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :
1. Perlu diadankan perencanaan pencegahan resiko.
Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :
Agar kejadian yang tidak di harapkan tidak terulang kembali.
Unit kerja : Program Promosi Auditor Audite
Kesehatan

Ubet darwati Zubaidah


Tanggal: 15 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Musyawarah masyarakat desa Dokumen musyawarah desa tidak Wawancara, inspeksi
tidak dilaksanakan. ada.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Kurang nya pendekatan kepada staekhoder pemerintahan.
2. Kurang nya pengetahuan staekhoder pemerintahan tentang perlunya mengadakan
musyawarah masyarakat desa membahas tentang keadaan lingkungan dan status
kesehatan dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Dilakukan pendekatan dan edukasi kepada staekholder yang ada, agar bisa
melaksanakan MMD bidang kesehatan.
2. Dilakukan Penjadwalan pelaksanaan musyawarah masyarakat desa mengenai
pembangunan kesehatan diwilayahnya pada tahun ini, paling lambat akhir bulan
desember 2018.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap pelaksanaan musyawarah masyarakat desa ditiap-tiap desa
dalam wilayah kecamatan lubuk raja.

Unit kerja : Program Promosi Auditor Audite


Kesehatan

Ubet darwati Zubaidah


Tanggal: 15 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


SOP tidak tertata dengan rapi SOP tersimpan dilemari dokumen Wawancara, inspeksi
dan tidak dipajang ditempat
yang mudah terlihat oleh
petugas

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
SOP diletakkan ditempat yang bisa terlihat oleh petugas

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Dibuat kesepakatan SOP ditaruh diatas meja petugas dalam waktu 3 hari

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap tataletak SOP

Unit kerja : Poli Gigi Auditor Audite

Ubet darwati Susilawati


Tanggal: 17 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidaka ada Buku register Buku register rujukan BPJS dan Wawancara, inspeksi
rujukan BPJS dan buku register buku register rujukan antar ruangan
rujukan antar ruangan tidak ada

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Pengadaan Buku register rujukan BPJS dan buku register rujukan antar ruangan

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Ada kesepakatan dibuat/diadakan sebuah Buku register rujukan BPJS dan buku register rujukan
antar ruangan dalam waktu 1 minggu

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring adanya Buku register rujukan BPJS dan buku register rujukan antar
ruangan

Unit kerja : Poli Gigi Auditor Audite

Ubet darwati Susilawati


Tanggal: 17 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Pelaksanaan sterilisasi hanya Alat-alat medis diletakkan di Wawancara, inspeksi
menggunakan autoclave. Dan autoclave
buku registersterilisasi tidak
ada

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Perlu dibuat steril center/pusat sterilisasi di puskesmas
2. Pengadaan buku register sterilisasi diruang

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Rapat tentang pembuatan pusat sterilisasi puskesmas dan penunjukkan penanggung jawab
pusat sterilisasi puskesmas
2. Ada kesepakatan pembuatan buku register sterilisasi

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring pelaksanaan sterilisasi alat medis gigi

Unit kerja : Poli Gigi Auditor Audite

Ubet darwati Susilawati


Tanggal: 17 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Struktur organisasi Tidak Struktur organisasi tidak terlihat Wawancara, inspeksi
terpajang diruangan

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Diusulkan pembelian bingkai untuk memajang struktur organisasi poli gigi

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Diusulkan pembelian bingkai untuk struktur otganisasi poli gigi pada saat pelaporan audit
internal.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring pemasangan struktur organisasi poli gigi

Unit kerja : Poli Gigi Auditor Audite

Ubet darwati Susilawati


Tanggal: 17 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidak ada pemisahan sampah Tempat sampah hanya ada satu buah Wawancara, inspeksi
medis dan sampah non medis dan tidak ada labelnya

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Usulan pengadaan/penambahan kotak sampah

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Memberikan rekomendasi untuk penambahan kotak sampah di poli gigi.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring , apakah kotak sampah sudah tersedia
Apakah sampah medis dan non medis dipisahkan.

Unit kerja : Poli Gigi Auditor Audite

Ubet darwati Susilawati


Tanggal: 17 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Petugas paramedis diruangan Petugas yang ada adalah sarajana Wawancara, inspeksi
poli gigi tidak sesui kompetensi kesehatan masyarakat, perawat, dan
petugas pembantu paramedis

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Usulan pengadaan perawat gigi

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Diusulkan kepada kepala puskesmas untuk pengadaan perawat gigi

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dimonitor tenaga paramedis yang ada dipoli gigi.

Unit kerja : Poli Gigi Auditor Audite

Ubet darwati Susilawati


Tanggal: 17 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


SOP belum tersusun dengan SOP belum dijilid, masih berupa Wawancara, inspeksi
rapi lembaran-lembaran

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Belum ada sarana clear book untuk menyusun dokumen SOP

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Segera dilakukan pengarsipan dokumen SOP

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap penyusunan arsip SOP

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Buku laporan Jaga perawat Buku laporan sudah dibuat tapi Wawancara, inspeksi
tidak diberi tanda tangan oleh tidak ada penutupan buku
perawat jaga.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Tidak menganggap penting tanda tangan pada buku laporan jaga.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Diberikan pengarahan kepada perawat yang jaga untuk membuat laporan jaga dan
membubuhkan tanda tangan pada penutupan buku jaga pada hari tersebut.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring terhadap buku jaga perawat setiap hari

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Susunan uraian dibuku catatan Laporan obat masuk dan obat keluar Wawancara, inspeksi
obat tidak sesuai. posisinya tertukar.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Kurangnya pemahaman bagaimana tata aturan buku asuk dan keluar yang baik.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Akan dilakukan perbaikan dalam waktu 3 hari.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penulisan pada buku obat

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Alat pelindung Diri belum APD yang ada di UGD adalah : Wawancara, inspeksi
lengkap (Apron, tutup kepala sarung tangan, masker dan sepatu,
dan kacamata tindakan belum ( sepatu yanga hanya 1 buah)
ada)

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Tidak mendapatkan APD dari dinas kesehatan
2. Tidak memungkinkan untuk pengadaan sendiri utnuk melengkapi seluruh kebutuhan APD
yang seharusnya.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Dilakukan usulan pengadaan alat APD ke dinas kesehatan

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Tetap dilakukan monitoring pengadaan Alat Pelindung Diri.

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


.Alat pelindung Diri belum APD yang ada di UGD adalah : Wawancara, inspeksi
lengkap (Apron, tutup kepala sarung tangan, masker dan sepatu,
dan kacamata tindakan belum ( sepatu yanga hanya 1 buah)
ada)

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Tidak mendapatkan APD dari dinas kesehatan
2. Tidak memungkinkan untuk pengadaan sendiri utnuk melengkapi seluruh kebutuhan APD
yang seharusnya.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Dilakukan usulan pengadaan alat APD ke dinas kesehatan

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Tetap dilakukan monitoring pengadaan Alat Pelindung Diri.

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Triage belum dilaksanakan Tindakan dilakukan diruang depan Wawancara, inspeksi
UGD
Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Dilakukan tindakan diruang depan karena lebih terang/cukup penerangan
2. Kurangya kesadaran petugas tentang pentingnya Pelaksanaan triage

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Agar diadakan penerangan yang cukup diruangan UGD
2. Perludilakukan sosialisasi kembali tentang pentingnya pelaksanaan triage

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Monitoring pelaksanaan triage

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Ada 50% perawat yang belum Terdata hanya 13 orang yang Wawancara, inspeksi
mengikuti pelatihan Gawat memilki sertifikat gawat darurat
Darurat

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Tidak ada anggaran untuk mengikuti pelatihan Gawat darurat

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Diusulkan perawat yang ada di UGD mengikuti pelatihan gawat darurat.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Monitoring pelatihan gawat darurat bagi perawat UGD

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidak semua tindakan yang Masih ada tindakan yang tidak Wawancara, inspeksi
dilakukan oleh petugas sesaui dikerjakan berdasarkan SOP.
dengan SOP yang ada

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Kurangnya pemahaman petugas terhadap pentingnya pelaksanaan tindakan berdasarkan
SOP.
2. SOP tidak dibaca oleh petugas

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Sosialisasi SOP yang ada kepada petugas yang ada di UGD
2. Diwajibkan kepada petugas untuk membaca Standar Operasional Prosedur yang ada.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Monitoring tindakan petugas apakah sudah sesuai dengan SOP

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Masih ada petugas yang belum Absensi tidak diisi dengan benar. Wawancara, inspeksi
disiplin, datang tepat waktu
berdasarkan jam kerja.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Kurangnya kesadaran petugas akan pentingnya displin waktu
2. Tidak efektifnya sangsi kepada petugas yang melanggar aturan yang ada

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Diberikan pengarahan kepada petugas yang tidak disiplin
2. Efektifkan sangsi bagi petugas yang melanggar aturan

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Monitoring bagi petugas yang melanggar apakah sudah ada perbaikan.

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Zubaidah Wawan Gunawan,


AMK
Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Peresepan masih belum sesuai Pada resep tidak ada tanda tangan Wawancara, inspeksi
dengan standar. yang menulis resep.
Nama pasien belum menggunakan
format standar.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Kurangnya pemahaman petugas medis terhadap SOP penulisan resep.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Pengadaan SOP penulisan resep
2. Sosialisasi SOP penulisan resep kepada seluruh petugas medis dan paramedis.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap ketaatan petugas dalam melakukan penulisan resep berdasarkan
SOP yang ada.

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Ubet darwati dr. M. Shendy FS


Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Petugas medis tidak selalu ada Pada hari selasa dan kamis petugas Wawancara, inspeksi
ditempat pelayanan tidak ditempat pelayanan kesehatan

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
Petugas medis berdinas ditempat lain pada hari selasa dan kamis.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Dilakukan pelimpahan tugas pelayanan kesehatan kepada petugas medis lain yang ada di
puskesmas.
2. Pembuatan SK kepala puskesmas tentang pendelegasian wewenang kepada tenaga medis
lain.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap pemberi layanan medis pada hari selasa dan kamis apakah ada
yang menggantikan tenaga medis yang berdinas diluar puskesmas.

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Ubet darwati dr. M. Shendy FS


Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Peralatan medis tidak dilakukan Peralatan medis diletakkan pada Wawancara, inspeksi
sterilisasi setelah digunakan tempat yang tidak steril

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Tidak ada alat sterilisasi diruangan balai pengobatan umum.
2. Tidak dilakukan sterilisasi alat dikarenakan belum ada pusat sterilisasi (sterilisasi center)
3. Kurangnya inovasi/kreatifitas petugas untuk menyeterilkan alat medis yang akan digunakan
untuk tindakan.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Di usulkan pengadaan alat sterilisasi di ruangan balai pengobatan umum
2. Diusulkan pengadaan sterilisasi center (satu tempat sterilisasi yang bisa digunakan bersama).
3. Diusulkan penunjukkan petugas penanggung jawab sterilisasi alat

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap pelaksanaan sterilisasi alat dan jadwal sterilisasinya.

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Ubet darwati dr. M. Shendy FS


Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Sertifikat GADAR dan SIP Tidak ada sertifikat yang dipajang Wawancara, inspeksi
tidak dipajang di ruangan diruangan

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Belum ada kebijakan kepala puskesmas tentang perlunya memajang sertifikat GADAR dan
SIP diruangan balai pengobatan umum.
2. Belum ada tempat khusus yang bisa digunakan untuk memajang sertifikat GADAR dan SIP
diruangan balai pengobatan umum.
3. Belum semua petugas pemberi pelayanan kesehatan di ruang BP memiliki sertifikat GADAR

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Di usulkan Kepada kepala puskesmas untuk membuat kebijakan tentang perlunya memajang
sertifikat GADAR dan SIP di Ruang pelayanan kesehatan pada minggu ketiga bulan januari
2019
2. Diusulkan pengadaan pengadaan tempat untuk memajang sertifikat
3. Diusulkan untuk diadakan pelatihan GADAR yang bersertifikasi bagi seluruh pemberi
pelayanan kesehatan.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. Dilakukan Monitoring terhadap kebijakan tentang perlunya memajang sertifikat GADAR
dan SIP
2. Dilakukan monitoring apakah sertifikat GADAR dan SIP sudah terpajang di ruangan balai
pengobatan umum.

Unit kerja : Unit Gawat Auditor Audite


Darurat

Ubet darwati dr. M. Shendy FS


Tanggal: 18 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


STR belum dipajang diruangan STR ada, tetapi belum dipajang Wawancara, inspeksi
MTBS
Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Kurangnya pemahan petugas akan perlunya memajang STR di ruangan.
2. Tidak adanya sarana (pigura) untuk memajang STR

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Perlu dilakukan sosialisasi terhadap perlunya memajang STR petugas di ruangan MTBS
2. Diusulkan pengadaan pogura untuk memajang STR Petugas

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


1. Dilakukan Monitoring terhadap pemajangan STR petugas di ruangan MTBS

Unit kerja : Ruang MTBS Auditor Audite

Suryani dr. Anifa


Tanggal: 20 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Ketepatan waktu petugas Masih ada petugas yang belum Wawancara, inspeksi
terhadap kesesuaian jam kerja mematuhi aturan jam kerja

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Kurangnya pemahaman petugas terhadap pentingnya mengikuti aturan jam kerja
2. Tidak adanya sangsi/punishmen bagi petugas yang tidak tepat waktu.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Diusulkan pengadaan absensi elektronik/finger print
2. Diberikan sangsi kepada petugas yang tidak datang pada jam yang sudah ditetapkan.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap displin petugas.

Unit kerja : Ruang MTBS Auditor Audite

Suryani dr. Anifa


Tanggal: 20 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Alat medis yang digunakan Alat diletakkan pada tempat yang Wawancara, inspeksi
untuk tindakan tidak tidak steril
disterilisasi.
Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Tidak ada alat sterilisasi.
2. Belum ada tempat sterilisasi center.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Diusulkan untuk tindakan medis kerjakan diruangan tindakan.
2. Pengadaan autoclave di ruangan tindakan.
3. Pengadaan ruangan sterilisasi center / sterilisasi terpusat.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap pengerjaan tindakan medis di ruangan MTBS.

Unit kerja : Ruang MTBS Auditor Audite

Suryani dr. Anifa


Tanggal: 20 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Alat pelindung Diri belum APD yang ada di MTBS adalah : Wawancara, inspeksi
lengkap (Apron, tutup kepala sarung tangan, masker
dan kacamata tindakan belum
ada)

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
1. Tidak mendapatkan APD dari dinas kesehatan
2. Tidak memungkinkan untuk pengadaan sendiri utnuk melengkapi seluruh kebutuhan APD
yang seharusnya.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


Dilakukan usulan pengadaan alat APD ke dinas kesehatan

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Tetap dilakukan monitoring pengadaan Alat Pelindung Diri.

Unit kerja : Ruang MTBS Auditor Audite

Suryani dr. Anifa


Tanggal: 20 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


STR belum dipajang diruangan STR ada, tetapi belum dipajang Wawancara, inspeksi
Pengelola Program Kusta
Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Kurangnya pemahan petugas akan perlunya memajang STR di ruangan.
2. Tidak adanya sarana (pigura) untuk memajang STR

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Perlu dilakukan sosialisasi terhadap perlunya memajang STR petugas di ruangan Program
Kusta
2. Diusulkan pengadaan pogura untuk memajang STR Petugas

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap pemajangan STR petugas di ruangan Program Kusta

Unit kerja : Ruang Pengelola Auditor Audite


Program Kusta

Saiful Bahri, A.Md.Kep Susanti, Am.Keb


Tanggal: 21 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Belum ada buku register pasien, Tidak ada buku register. Catatan Wawancara, inspeksi
catatan pasien hanya pada kartu pasien terdokumentasi pada kartu
POD POD

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Kurangnya pemahaman petugas akan perlunya Buku register pasien diruangan Program
kusta.
2. Tidak ada pendanaan untuk membeli buku register pasien

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Sosialisasi tentang perlunya buku register pasien, agar tercatat semua tindakan/pemberian
obat kepada pasien.
2. Diusulkan untuk pembelian buku register pasien kusta.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap buku register pasien kusta

Unit kerja : Ruang Pengelola Auditor Audite


Program Kusta

Saiful Bahri, A.Md.Kep Susanti, Am.Keb


Tanggal: 21 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidak ada jadwal pengambilan Tanggal penhambilan obat hanya Wawancara, inspeksi
obat penderita Kusta tertera pada kartu POD

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Kurangnya pemahan petugas akan perlunya jadwal pengambilan obat penderita Kusta.
2. Untuk pengambilan obat kusta hanya kesepakatan dengan pasien kapan akan dilakukan
pengambilan obat tersebut, tanpa ada catatan dokumentasi.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Sosialisasi kepada petugas tentang perlunya penjadwalan pengambilan obat kusta.
2. Perlu adanya pencatatan jadwal pengambilan obat dan dokumentasi kapan pasien akan
mengambil obat setiap bulannnya

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap jadwal pengambilan obat kusta

Unit kerja : Ruang Pengelola Auditor Audite


Program Kusta

Saiful Bahri, A.Md.Kep Susanti, Am.Keb


Tanggal: 21 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM


TEMUAN AUDIT DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Proses UNIT : UPTD Puskesmas Batumarta II


Kriteria Audit

Detail Ketidaksesuaian

Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit


Tidak ada pendanaan untuk Petugas mengatakan tidak ada uang Wawancara, inspeksi
pelaporan program dan transport untuk mengantarkan
pengambilan obat kusta ke laporan ke dinas kesehatan maupun
dinas kesehatan OKU. untuk pengambilan obat di Baturaja.

Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan perbaikan dengan
waktu penyelesaian (Dapat menggunakan formulir tindakan perbaikan atau pencegahan)

Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)


1. Tidak ada perencanaan untuk pemberian uang transport petugas pengelola program kusta
dalam hal menyampaikan laporan dan mengambil obat kusta di Dinas Kesehatan Kabupaten
OKU.
2. Kurangnya pemahaman tentang perlunya pendanaan bagi pengelola program kusta.

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


1. Perlu diusulkan kepada kepala puskesmas dan pengelola keuangan puskesmas untuk
pengadaan uang transport bagi petugas pengelola program kusta dalam hal mengantarkan
laporan dan mengambil obat kusta di dinas kesehatan Baturaja.

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :


Dilakukan Monitoring terhadap penyediaan dana bagi pengelola program kusta.

Unit kerja : Ruang Pengelola Auditor Audite


Program Kusta

Saiful Bahri, A.Md.Kep Susanti, Am.Keb


Tanggal: 21 Desember 2018

Penanggung Jawab Manajemen Mutu Kepala Puskesmas

dr. Hj. Habibah Irawati H.M. Ghufron, SKM