Anda di halaman 1dari 42

Dr. Darma a .

ma am a a D r a ra a a
ma am a a D
r a ra a a
Dr. Darma a . ma am a a D r a ra a a Lembaga Penerbit

Lembaga Penerbit

UI nan a i aga g a arta

U ema ami ebi a an i i en e ri an Pra ti n a i In ne ia

arma an r

eta an I i

Pen i

r arma an

it r

Li i en iana

Pra eta

I UI a re

ata Leta

I UI a re

er

a abi a a a ra

iterbit an e

a ta n mi an i ni I am

Uni er ita I am egeri nan a i aga g a arta

ar a i i t g a arta

I

a i ta i in ngi Un ang n ang

KATA PENGENTAR

Syukur

alhamdulillah,

penulis

ucapkan

atas

selesainya

buku yang berjudul anajemen euangan emahami ebijakan

i iden, e ri dan rakteknya di nd nesia uku ini ditujukan

untuk mengisi kek s ngan literatur dibidang kebijakan i iden

sebagai

dari

bidang

utama

yang

dipelajari

dalam

lmu

anajemen

euangan,

yaitu

eputusan

n estasi,

eputusan

endanaan

dan

ebijakan

i iden

uku

ini

sengaja

penulis

selesaikan

dari

pada

dua

buku

yang

lain,

karena

dirasakan

kebutuhan

yang

lebih

mendesak

Seperti

yang

sudah

banyak

diketahui, uku keputusan keuangan

yang lain sudah banyak

ditulis leh penulis lain erbeda dengan kebijakan di iden, hal ini

juga

dipengaruhi

dengan

perkembangan te rinya

perdebatan

panjang

didalam

uku ini ditulis dalam bagian agian pertama terdiri dari

e ri te ri yang berkembang dalam upaya para ahli memahami

bagaimana

sebetulnya

kebijakan

di iden

itu

agian

kedua

membahas

bagaimana

kebijakan

di iden

dilaksanakan

di

nd nesia, baik itu regulasi maupun kebijakan yang dijalankan

para manajer keuangan di perusahaan perusahaan agian terakhir

adalah

bab

tambahan

yang

menjelaskan

bagaimana

secara

matematis analisa pada dua bagian buku ini dibangun Sehingga

para pembelajar bisa menggali lebih dalam, menc ba lebih banyak

data dan pengamatan yang sekt ral

khir kata, penulis sadar akan begitu banyak kekurangan

yang

terdapat

pada

buku

kecil

ini

etapi

dengan

segala

kekurangan

itu

penulis

ucapkan

terima

kasih

yang

sebesar

besarnya pada Sunan alijaga dan akultas k n mi dan

isnis

slam

Sunan

alijaga

khususnya

yang

telah

memberikan

kesempatan

pada

penulis

untuk

mengajar

dan

sekaligus menulis pada bidang ilmu manajemen keuangan

gyakarta, aret

r arma an,

DAFTAR ISI

i S iii rp rate inance he ry e ri euangan dern uang ingkup i iden enis enis i iden ebijakan i iden akt r yang empengaruhi ebijakan i iden erdasar ergerakan anggal enting dalam ebijakan i iden e ri i iden idak ele an e ri he ird n he ands e ri erbedaan ajak e ri Signaling hyp thesis e ri lientele ect lternati ebijakan akt r yang empengaruhi ebijakan S S , S S S

St ck epurchase St ck i idend dan St ck Split S ampak agi anajemen agi ilai Saham S sedur Standar embayaran i iden unai di nd nesia ebijakan ajak tas i iden i nd nesia spek ukum ain ebijakan i iden i nd nesia S S S eturn bn rmal eturn eaksi asar enelitian i iden pada eaksi asar S S engertian arakteristik erusahaan enelitian ebijakan i iden pada karakteristik perusahaan entingnya arakteristik erusahaan dalam emahami ebijakan i iden S S engumuman i iden enis engumuman

S

ambaran mum nalisa Studi eristi a engumuman ebijakan i iden enguji e ri Signaling pada ebijakan i iden enyimpulkan entuk asar Sesuai eaksinya erhadap engumuman i iden arakteristik erusahaan yang empengaruhi i iden S S S e ri ecking rder

ubungan antara eputusan n estasi, endanaan dan i iden

S S ji sumsi lasik eknik nalisis Studi eristi a a tar ustaka

BAGIAN I

TE RI TE RI DI IDEN

BAB

TE RI TE RI KE ANGAN

A. Corporat F a or

anyak

para

ahli

yang

mengemukakan

tentang

nilai

perusahaan dan kaitannya dengan ungsi manajemen keuangan

enurut erk dalam hal pengambilan keputusan

keuangan untuk keperluan bisnis bagi st ckh lders, anajemen

keuangan

memiliki

tiga

tugas

utama

embuat

keputusan

in estasi, membuat keputusan pendanaan dan mengel la keperluan

uang cash dalam jangka pendek ugas yang paling penting dari

manajemen

keuangan

adalah

membuat

keputusan

keuangan

perusahaan

anajemen

keuangan

harus

mengukur

biaya

dan

keuntungan dari setiap in estasi atau pr yek dan memutuskan

mana dari kualitas in estasi yang baik untuk mempergunakan uang

yang telah di in estasikan leh para pemegang saham ke dalam

perusahaan

erk juga memandang bah a, manajemen

keuangan harus memastikan bah a perusahaan memiliki cukup

uang cash untuk memenuhi ke ajiban dari hari ke hari ugas ini

biasanya

disebut

sebagai

managing

workin

capital

workin

capital mengacu pada beberapa hal, seperti cash, in ent ri, bahan

baku, pinjaman ke pemas k dan pembayaran dari k nsumen al

hal yang membuat pr duksi terus berjalan Secara keseluruhan

keputusan keputusan yang diambil leh manajemen keuangan

adalah to ma imi th w alth o th own rs, the st ckh lders

ara

pemilik

saham

telah

berin estasi

pada

perusahaan,

menyimpan uang mereka dengan resik untuk menjadi pemilik

perusahaan

leh

karenanya,

manajemen

keuangan

adalah

karetaker rang yang menerima amanah berupa uang dari para

pemilik saham, membuat keputusan untuk kepentingan mereka

anyak perusahaan memiliki ribuan pemilik ara pemilik ini

ber ariasi dari institusi besar sampai dengan in est r per rangan

langsung Setiap pemilik memiliki kepentingan dan pri ritas yang

berbeda etapi tentu para pemilik saham ini sepakat pada satu hal

bah a,

nilai

in estasi

mereka

di

dalam

perusahaan

menjadi

maksimal

 

righam

mengatakan

hal

yang

sama,

har hol rs adalah pemilik perusahaan dan mereka membeli

saham

karena

mereka

menginginkan

pengembalian

yang baik

tanpa

mendapatkan

resik

berlebihan

yang

tidak

semestinya

arena

anajer

diharapkan

bekerja

untuk

kepentingan

shar hol rs,

mereka

harus

membuat

kebijakan

yang

meningkatkan nilai shar hol rs ensen, Sebagai

k nsekuensinya,

asumsi

dasar

dari

tujuan

manajemen

stockhol r w alth ma imi ation

adalah

ebijakan di iden berhubungan dengan keputusan untuk

membagikan keuntungan atau menahannya laba ditahan untuk

diin estasikan kembali di dalam perusahaan keputusan in estasi

ebijakan di iden yang ptimal dalam sebuah perusahaan adalah

kebijakan seimbang antara di iden yield saat ini dan pertumbuhan

perusahaan c nt hnya berupa naiknya harga saham di masa yang

akan datang sehingga memaksimumkan nilai perusahaan ungsi

utama

manajemen

keuangan

adalah

mangatur

keputusan

pendanaan

untuk

menutupi

keputusan

in estasi

yang

diambil

perusahaan

Salah

satu

sumber

pendanaan

adalah

pendanaan

internal berupa penetapkan al kasi dari keuntungan net sesudah

pajak atau laba setelah pajak untuk kebijakan di iden di satu sisi

dan untuk keputusan untuk menentukan besaran laba ditahan di

sisi lain eputusan tersebut mempunyai pengaruh terhadap nilai

dari perusahaan dimasa depan li, ika keputusan in estasi

dan keputusan pengendalian diabaikan, asumsinya adalah jika

pihak

manajemen

telah

memutuskan

berapa

persentase

laba

perusahaan untuk menutupi keputusan in estasi dan bagaimana

keputusan pendanaan untuk in estasi itu, maka kebijakan untuk

membayarkan sebagian laba perusahaan sebagai di iden hanya

menjadi eksesdari keputusan untuk menahan sebagian laba laba

ditahan

untuk

keperluan

in estasi

perusahaan

dimasa

depan

emikian pula berlaku kebalikannya, kebijakan untuk membayar

sebagian laba perusahaan dalam bentuk di iden akan bersamaan

dengan keputusan menentukan besaran angka laba ditahan, dengan

demikian akan menurunkan akan menurunkan sumber pendanaan

eksternal

etika akan menentukan kebijakan di iden tersebut maka

perusahaan

perlu

mempertimbangkan

berbagai

akt r

yang

mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan

engan dilakukannya analisa akt r akt r yang mempengaruhi

kebijakan di iden tersebut, maka kebijakan di iden yang dibuat

perusahaan akan menjadi ptimal sehingga akan mengakibatkan

meningkatnya

nilai

perusahaan,

selanjutnya

tentu

akan

meningkatkan

kemakmuran

para

pemilik

perusahaan

yang

dicerminkan leh harga pasar saham perusahaan

Sart n mengatakan bah a kemakmuran para

pemegang

saham

akan

meningkat

ketika

harga

saham

yang

dimilikinya meningkat rtinya semakin tinggi harga pasar saham

berbanding

lurus

pemegang saham

dengan

semakin

meningkatnya

kemakmuran

arga pasar

dari

saham,

menunjukan nilai

perusahaan leh karena itu ketika harga pasar saham meningkat,

hal itu berarti meningkatnya nilai perusahaan

erdasarkan pemaparan tersebut maka bisa disimpulkan

bah a, ada dua keuntungan yang diharapkan leh in est r dengan

membeli

atau

memiliki

saham

rd n,

,

i i n

i l ,

i i n

i l

merupakan

pembagian

keuntungan yang diberikan perusahaan yang berasal dari

keuntungan perusahaan yang disisihkan i iden diberikan

pada akhir tahun buku setelah mendapat persetujuan dari

pemegang saham dalam S, di iden ini disebut di iden

inal

Sedangkan jika diberikan di tengah tahun buku,

cukup

dengan

mendapatkan

persetujuan

direksi,

dan

disebut sebagai di iden interim ika se rang in est r ingin

mendapatkan

di iden,

maka

in est r

tersebut

harus

memegang saham tersebut dalam kurun aktu tertentu

yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam

peri de

dimana

diakui

sebagai

pemegang

saham

yang

berhak mendapatkan di iden, atau i iden

apital ain, apital ain adalah selisih p siti antara

harga beli dan harga jual saham, sedangkan jika terjadi

selisih negati disebut capital l st apital gain terbentuk

dari return dari terjadinya akti itas perdagangan saham di

pasar sekunder

tau menurut hip tesis

rd n in est r juga

mungkin mengharapkan kedua duanya baik di iden yield maupun

capital gain

B T K

raktisi keuangan, para

pelaku bisnis

dan analis dibidang

bisnis dan keuangan,

menggunakan

te ri te ri keuangan untuk

menganalisa, kemudian mendesain pemecahan masalahnya al ini

juga baik untuk sebagian besar m del te ritis erkembangan te ri

te ri

inilah

kemudian

yang

akan

mendasari

m del

dan

pemecahan masalah dibidang keuangan eggins n,

ici nt apital ark t h or , te ri isiensi pasar m dal ini

bukan

e isien

seperti

yang

dipahami

dalam

arti

administrasi

keuangan, tetapi e isien secara in rmasi rtinya, bah a harga

harga

sekuritas

yang

diperjualbelikan

di

pasar

m dal

telah

mengandung

in rmasi

yang

lengkap

dan

rele an

yang

mempengaruhi

harga

sekuritas

tersebut

sumsi

ini

disebut

ici nt ark t poth sis arakteristik e isiensi pasar m dal

diantaranya

idak

adanya

biaya

yang

dibutuhkan

untuk

melakukan transaksi, baik transaksi pembelian maupun penjualan

idak ada pajak yang dibebankan dalam transaksi yang terjadi

dipasar

asar

bersi at

persaingan

sempurna,

artinya

terdapat

banyak pembeli dan penjual embeli maupun penjual bertindak

sebagai

penentu

harga

Setiap

indi idu

maupun

institusi nal

memiliki akses yang sama terhadap pasar m dal n rmasi yang

berhubungan dengan pasar m dal tersedia bagi semua pelaku pasar

tanpa biaya

ntuk mencapai keadaan pasar yang e isien secara in rmasi

diperlukan terpenuhinya syarat berikut ini setiap in rmasi bisa

diper leh tanpa biaya dan tersedia bagi semua pelaku pasar m dal

pada saat yang sama Secara indi idual pelaku pasar m dal tidak

dapat dan tidak mampu mempengaruhi harga saham Setiap pelaku

di pasar m dal bertindak secara rasi nal idak adanya biaya untuk

melakukan transaksi, pajak serta

lainnya

hambatan hambatan transaksi

nsep isiensi pasar m dal menurut ama

dibagi menjadi tip l gi e esisensinya w ak orm ici nc ,

e esisensi pasar bentuk lemah, terjadi ketika pasar menunjukkan

harga saham dimasa yang akan datang tidak dapat di prediksi

hanya semata mata menggunakan data harga saham dimasa lalu

s mi stron orm ici nc , e esiensi pasar bentuk setengah kuat,

terjadi

ketika

pasar

menunjukkan

harga

saham

yang

terjadi

menggambarkan in rmasi yang dipublikasikan leh perusahaan

stron orm ici nc , e esiensi pasar bentuk kuat, terjadi ketika

pasar

menunjukkan

harga

saham

yang

terjadi

mere leksikan

in rmasi, baik in rmasi yang dipublikasikan maupun in rmasi

yang tidak dipublikasikan

apital tr ct r h or , artikel e ri Struktur m dal yang

dikemukakan

leh

digliani

dan

iler

menjelaskan struktur m dal yang merupakan perimbangan antara

hutang

jangka

panjang

dengan

m dal

sendiri

e ri

ini

mengemukakan

bah a

kemampuan

perusahaan

dalam

menghasilkan laba dimasa yang akan datang tidak dipengaruhi

leh besarnya struktur m dal dengan asumsi tidak ada pajak

ada tahun , digliani iller mempublikasikan

makalahnya

tentang

Struktur

m dal

dengan

memperhitungkan

pengaruh

pajak

engan

adanya

pajak,

digliani iller

mengatakan bah a nilai perusahaan seperti yang tercermin dengan

harga saham dipengaruhi leh struktur m dal

has low isco nt h or e ri ini menjelaskan k nsep

nilai aktu dari uang liran kas yang diterima pada masa depan

dapat diprediksi sekarang dengan menggunakan act r disk nt

ort olio h or , dicetuskan leh arry ark it

e ri p t li menyatakan bah a resik yang ditanggung dapat

dikurangi

dengan

cara

mengk mbinasi

beberapa

asset

dalam

sebuah p rt li n est r dapat mengurangi resik atas in estasi

yang dilakukannya melalui strategi mengin estasikan dana yang

dimiliknya

kedalam

berbagai

saham

saham berbagai saham di suatu pasar saham

dibeberapa

pasar

e ri rt li ini

belum menjelaskankan secara jelas hubungan antara hasil yang

akan didapatkan dengan resik dari in estasi yang dilakukan

e ri p rt li kemudian disempurnakan leh illiam Sharpe

dengan memasukkan dua bagian kritis kedalam

e esiensi p t p li nya ark it untuk mengembangkan apital

ss ts ricin o l eberapa m del keuangan juga

dikembangkan pada saat bersamaan leh itner dan

ssin Sharpe menjelaskan bah a return yang

didapat dari saham adalah ungsi dari tingkat keuntungan bebas

resik , tingkat keuntungan yang disyaratkan atas p rt li pasar

dan ko isi n ta

BAB II

KA IAN TER ADAP KEBI AKAN DI IDEN

A R D

ada dasarnya, menurut rie al laba bersih

perusahaan

bisa

dibagikan

kepada

pemilik

saham

sebagai

di iden atau ditahan untuk membiayai in estasi perusahaan

ebijakan di iden merupakan keputusan tentang bagaimana

penggunaan

laba

yang

menjadi

hak

dari

pemilik

saham

ebijakan

di iden

berimbas

pada

pengel laan

laba,

yaitu

antara membayar di iden kepada para pemilik saham atau

mengin estasikan kembali dalam perusahaan aba ditahan

merupakan salah satu alternati dari sumber dana yang paling

cepat dan murah untuk membiayai pertumbuhan perusahaan,

dilain pihak di iden merupakan arus kas yang disisihkan untuk

para pemilik saham rne,

i iden adalah pembagian laba kepada para pemilik saham

sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya embagian ini

akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi

perusahaan, tapi distribusi keuntungan kepada para pemilik

memang

adalah

tujuan

utama

suatu

bisnis

eberapa

perusahaan

mungkin

memiliki

encana

n estasi

lang

i iden i i n r in stm nt al ini memungkinkan para

pemegang

saham

untuk

menggunakan

di idennya

secara

sistematis untuk membeli sedikit saham yang biasanya tanpa

k misi alam beberapa kasus, mereka tidak perlu membayar

pajak untuk in estasi ulang di iden ini, namun biasanya perlu

membayar k misi rne,

B

D

 

da dua jenis di iden yang sering digunakan yaitu

 

i iden

tunai,

et de

pembayaran

di iden

ini

paling

sering dipergunakan sebagaicara pembagian keuntungan

ibayarkan secara tunai dan dikenai pajak sesuai dengan

tahun pengeluarannya

gak berbeda dengan di merika

Serikat yang menyatakan bah a keputusan untuk membagi

di iden berada di tangan oar o ir ctors, di nd nesia

keputusan untuk di iden

pada dasarnya berada ditangan

apat mum emegang Saham atau S sesuai dengan

tahun , pasal ayat dan usnan,

i iden saham, et de pembayaran di iden dalam bentuk

saham

kepada

para

pemilik

saham

i iden

saham

sejatinya

merupakan

penyusunan

kembali

m dal

perusahaan

atau

rekapitalisasi

perusahaan,

sedangkan

perbandingan

kepemilikan

perusahaan

tidak

mengalami

perubahan Sart n , et de ini cukup sering

dilakukan dan dibayarkan dalam bentuk saham tambahan,

biasanya

dengan

memperhatikan

perbandingan

jumlah

saham yang dimiliki et de pembayaran di iden ini tidak

dikenai

pajak

i iden

saham

juga

menimbulkan

peningkatan jumlah saham tetapi harga yang lebih rendah

untuk setiap lembar sahamnya nt hnya, untuk setiap

saham yang dimiliki in est r, in est r menerima

saham tambahan usnan berpendapat bah a

tujuan perusahaan memberikan di iden saham adalah untuk

menghemat

kas

karena

adanya

alternati

kesempatan

berin estasi yang lebih menguntungkan ebijakan di iden

saham

tidak

diperb lehkankan

jika

di iden

saham

ditujukankan

untuk

mengatasi

kesulitan

inansial

perusahaan, karena perusahaan tidak dapat memanipulasi

in est r yang akan mengakibatkan harga saham turun

Selain kedua jenis di iden tersebut ada juga cript i i n

rop rt i i n dan i i atin i i n

cript i i n adalah surat pernyataan kesediaan untuk

membayar sejumlah uang tertentu

yang diberikan leh

perusahaan kepada para pemilik saham sebagai di iden

Surat

ini

hakikatnya

merupakan

surat

hutang

yang

berbunga

sampai

dengan

dibayarnya

di iden

tersebut

kepada yang berhak Script di iden seperti biasanya dibuat

ketika para pemilik saham menentukan keputusan tentang

pembagian

laba,

tetapi

perusahaan

belum

memiliki

sejumlah dana tunai yang cukup untuk membayar di iden

tunai rie Suaidi,

 

rop rt

i i n

adalah

jenis

di iden

yang

diberikan

kepada para pemilik saham dalam bentuk sejumlah barang

barang

nt hnya

berupa

persediaan

yang

merupakan

in

estasi

perusahaan

pada

perusahaan

lain

embagian

di

iden

dalam

barang

tentu

lebih

sulit

dihitung

dan

dilaksanakan

dibandingkan

dengan

pembagian

di iden

tunai

erusahaan

melakukan

prop rt

i i n

karena

uang

tunai

perusahaan

diin estasikan

dalam

saham

perusahaan lain atau persediaan enjualan in estasi atau

persediaan

jika

menyebabkan

harga

jumlahnya

cukup

banyak

akan

jual

in estasi

ataupun

persediaan

menjadi turun, sehingga merugikan perusahaan dan pemilik

saham itu sendiri rie Suaidi,

i i atin i i n adalah jenis di iden yang dibayarkan

kepada para pemilik saham, sebagian dari jumlah tersebut

dimaksudkan sebagai pembayaran di iden tunai, sedangkan

sebagian lagi dimaksudkan sebagai pengembalian m dal

yang diin estasikan leh para pemegang saham ke dalam

perusahaan tersebut unandar,

K D

ebijakan

de iden

adalah

kebijakan

yang

diambil

leh

manajeman keuangan untuk menentukan besarnya perbandingan

laba yang dibagikan kepada para pemilik saham dalam bentuk

di iden tunai, i n smoothin yang dibagikan, de iden saham,

pemecahan saham, dan penarikan kembali saham yang beredar

Semua

alternati

kebijakan

ini

kemakmuran para pemilik saham

diambil

untuk

meningkatkan

Salah satu kebijakan manajemen adalah untuk memutuskan

apakah keuntungan yang diper leh perusahaan selama tahun buku

akan diberikan semuanya ataukah akan dibagi dalam perbandingan

tertentu untuk di iden dan sisanya akan disimpan sebagai laba

yang ditahan untuk kepentingan in estasi dimasa depan pabila

perusahaan mengambil kebijakan akan membagi laba perusahaan

sebagai di iden, hal ini akan mengakibatkan berkurangnya m dal

intern perusahaan

D F K D

enurut

rne

dan

ach ic

,

ada

beberapa hal yang mempengaruhi kebijakan di iden al ini telah

diteliti

leh

Sujata

,

yang

dalam

beberapa

hal

pendapat mereka bisa saling mengisi satu sama lain Secara umum

hal hal yang mempengaruhi kebijakan di iden bisa dirinci sebagi

berikut adalah

ndang undang alaupun beberapa undang undang

dan

keputusan pengadilan yang mengatur kebijakan di iden

sangat

rumit

ndang undang

si atnya,

tetapi

isinya

dapat

diringkas

perser an

terbatas

menyatakan

bah a

di iden harus dibayar dari laba, baik laba saat ini ataupun

berasal dari laba tahun lalu pada p s laba ditahan di neraca

eraturan pemerintah menitikberatkan peraturan tentang

di iden ini pada tiga hal peraturan laba bersih, larangan

pengurangan

m dal

capital

impairm nt

r l ,

dan

peratuaran tentang kepailitan insol nc r l eraturan

laba bersih mengatur bah a, di iden bisa bersumber dari

laba saat ini atau laba tahun lalu arangan pengurangan

m dal ini bertujuan untuk melindungi para pemberi kredit

arangan untuk membayar di iden dengan mengurangi

m dal berarti membagi m dal suatu perusahaan dan bukan

membagikan laba Sedangkan peraturan tentang kepailitan

mengaturkan perusahaan untuk tidak membayar di iden

pada saat perusahaan sedang pailit ailit adalah k ndisi

kinerja

keuangan

perusahaan

lebih

perusahaan

besar

dari

dimana

karena

ke ajiban

akti anya

embayarkan

di iden dalam keadaan pailit seperti ini berarti memberikan

kepada pemegang saham sejumlah dana yang sebenarnya

merupakan

milik

pemberi

kredit

ndang undang

kepailitan

sangat

penting

karena

merupakan

kerangka

dalam merumuskan kebijakan di iden sebuah perusahaan

etapi, dalam batasan batasan tersebut, kinerja keuangan

perusahaan dan perek n mian tetap mempunyai pengaruh

yang besar pada kebijakan di iden

sisi ikuiditas, ikuiditas adalah rasi keuangan antara

akti a lancar dengan hutang lancar asi ini menggunakan

tingkat besarnya dana yang tersedia untuk menghadapi

transaksi kebutuhan sehari hari perusahaan usnan,

aba ditahan ditujukan untuk diin estasikan kedalam

akti a

yang

dibutuhkan

untuk

menjalankan

usaha

perusahaan

aba

ditahan

dari

tahun tahun

buku

sebelumnya

sudah

diin estasikan

pada

pabrik

dan

peralatan, persediaan dan akti a lainnya, jadi laba tersebut

tidak disimpan dalam bentuk kas leh karena itu meskipun

sebuah perusahaan membukukan sejumlah laba, perusahaan

mungkin

tidak

dapat

membayar

di iden

tunai

karena

keadaan

likuiditas

ada

perusahaan

yang

sedang

berkembang, alaupun membukukan sejumlah keuntungan

yang

relati

besar,

perusahaan berkembang

mempunyai

kebutuhan dana

yang

usaha

sehari harinya

sangat mendesak

untuk

akti itas

eadaan

perusahaan

seperti

ini,

membuat perusahaan memutuskan untuk tidak membayar

di iden

ebutuhan

untuk

melunasi

hutang,

ketika

perusahaan

mengambil

keputusan

pendanaan

untuk

membiayai

keputusan in estasinya, perusahaan tersebut dihadapkan

pada dua alternati lternati pertama, perusahaan dapat

membayar hutang sebagai akibat keputusan pendanaannya

pada saat jatuh temp nya atau menggantikannya dengan

jenis surat berharga yang lain ika keputusannya adalah

membayar hutang yang telah jatuh temp tersebut, maka

manajer memerlukan cadangan laba etika dana dari laba

yang tersedia jumlahnya lebih kecil dari dana yang akan

dikeluarkan

untuk

mebayar

hutang,

maka

manajer

keuangan

perlu

mempertimbangkan

antisipasi

lain

idyant r ,

arangan

dalam

erjanjian

utang,

dalam

perjanjian

hutang, khususnya pada hutang yang merupakan hutang

jangka

panjang,

seringkali

dibuat

perjanjian

yang

membatasi

kemampuan

di iden

tunai

erjanjian

melindungi

kedudukan

perusahaan

untuk

membayar

ini

hakikatnya

kreditur

unyi

dibuat

untuk

perjanjiannya

biasanya mengatakan bah a, di iden pada masa yang akan

datang

dibayar

dari

laba

yang

diper leh

sesudah

penandatanganan perjanjian hutang dan di iden tidak dapat

dibayarkan apabila m dal kerja bersih berada di ba ah

jumlah yang telah ditentukan dalam perjanjian tersebut

al ini juga terdapat pada perjanjian saham pre eren yang

biasanya menyatakan bah a di iden tunai dari saham biasa

tidak dapat dibayarkan terkecuali semua di iden saham

pre eren sudah dibayar terlebih dahulu

ingkat

kspansi

kti a,

berkembangnya

sebuah

perusahaan akan makin membutuhkan biaya yang besar

pula ika pendanaan di masa depan meningkat perusahaan

akan

memutuskan

untuk

menahan

laba

dari

pada

membayarkan di iden perusahannya etika perusahaan

memutuskan untuk mencari pendanaan eksternal, maka

sumber sumber

yang paling mudah adalah berasal dari

pemegang saham saat itu yang tentu saja lebih mengetahui

keadaan perusahaan

dari pada

pihak

eksternal lainnya

kan tetapi jika laba dibayarkan sebagai di iden yang pasti

kemudian dikenai pajak penghasilan pribadi yang tinggi

al ini akan membuat hanya tersisa sebagian sisanya untuk

berin estasi lagi erluasan usaha perusahaan bisa diartikan

sebagai upaya perluasan usaha intern dan maupun

ekstern

idyant r , erluasan usaha intern adalah suatu

strategi perusahaan yang ditempuh untuk meningkatkan

penjualan atau pangsa pasar dari lini pr duk yang ada

dengan cepat terdapat empat upaya yang terg l ng sebagai

perluasan intern yaitu penetrasi pasar leh pr duk yang

ada, penambahan pr duk yang baru, penambahan pasar

baru dan penambahan pr duk dan pasar baru bersama

sama

erikutnya,

perluasan

ekstern

adalah

upaya

perusahaan yang ditempuh untuk meningkatkan kerjasama

dengan pemerintah dan dunia bisnis lainnya sehingga dapat

memba a dampak p siti bagi perusahaan idyant r ,

ingkat aba, merupakan tingkat pengembalian atas akti a

yang

telah

diin estasikan,

sehingga

diharapkan

akan

menentukan pilihan relati untuk membagikan laba tersebut

dalam

bentuk

di iden

pada

pemilik

saham

atau

menggunakannya kembali di perusahaan tersebut ingkat

keuntungan yang diper leh perusahaan atas in estasinya

bisa menjadi pertimbangan p siti maupun negati untuk

membagikan di iden atau menentukan laba

ditahan untuk

keperluan perusahaan dalam jangka panjang ika terjadi

tingkat keuntungan yang tinggi, tentu akan lebih mudah

menyisihkan sebagian keuntungan untuk dibagikan berupa

di iden pada para pemilik saham Sedangkan jika terjadi

tingkat

keuntungan

perusahaan

yang

rendah

akan

memperkecil

kemungkinan

untuk

dapat