Anda di halaman 1dari 4

Definisi Pada Teori Himpunan dan Prinsip Inklusi - Ekslusi

© Definisi Pada Teori Himpunan dan Prinsip Inklusi - Ekslusi - Modul Makalah
Daftar Pustaka: http://modulmakalah.blogspot.co.id/2016/04/definisi-pada-teori-himpunan-dan.html

Definisi Pada Teori Himpunan dan Prinsip Inklusi - Ekslusi - Dalam matematika prinsip Inklusi dan Eksklusi merupakan perluasan ide
dalam Diagram Venn beserta operasi irisan dan gabungan. Melalui artikel ini diharapkan mampu memahami prinsip inklusi – ekslusi dan definisi
pada teori himpunan.

INKLUSI EKSLUSI HIMPUNAN

baca juga: Pengertian Himpunan dan Macam-Macam Operasi Himpunan

1. Prinsip Inklusi – Ekslusi.


Operasi penggabungan dua buah himpunan akan menghasilkan himpunan baru yang anggotanya berasal dari kedua himpunan tersebut. Pada
operasi tersebut mungkin saja ada anggota himpunan yang sama pada kedua himpunan pembentuk himpunan baru tersebut. Misal jika A adalah
himpunan bilangan prima yang lebih kecil dari 10 dan B himpunan bilangan ganjil kurang dari sepuluh. Maka ada bilangan {3,5,7} yang menjadi
anggota di A dan di B. Pada operasi gabungan dua himpunan, banyaknya anggota himpunan baru yang terbentuk akan ada dua elemen himpunan
{3,5,7} yang berasal dari A dan B. Elemen ini merupakan elemen bersama antara A dan B yang dalam himpunan dapat ditentukan sebagai
operasi irisan A ∩ B. Sehingga untuk kasus dimana ada elemen bersama antara A dan B, maka banyaknya anggota himpunan baru tersebut
seharusnya jumlah elemen penggabungan dikurang jumlah elemen bersama. Secara himpunan dapat dituliskan sebagai berikut.

| A U B | = |A | + |B| - |A ∩ B |

Prinsip ini dikenal dengan nama prinsip inklusi – ekslusi.

Teorema. Misalkan A dan B himpunan berhingga yang saling lepas maka,

| A U B | = |A | + |B| - | A ∩ B |
Teorema. Misalkan A dan B himpunan maka A U B berhingga dan

| A U B | = |A | + |B| - | A ∩ B |

atau dengan menggunakan operasi beda setangkup jumlah elemen himpunan baru tersebut dapat ditentukan dengan operasi berikut.

| A  B | = |A | + |B| - | A ∩ B |

Berapa banyaknya bilangan bulat antara 1 dan 100 yang habis dibagi 3 atau 5?
Penyelesaian:
A = himpunan bilangan bulat yang habis dibagi 3,
B = himpunan bilangan bulat yang habis dibagi 5,
AB = himpunan bilangan bulat yang habis dibagi 3 dan 5 (yaitu himpunan bilangan bulat yang habis dibagi oleh KPK – Kelipatan
Persekutuan Terkecil – dari 3 dan 5, yaitu 15),

Yang ditanyakan adalah AB.

A = 100/3 = 33,


B = 100/5 = 20,
AB = 100/15 = 6
AB = A + B – AB = 33 + 20 – 6 = 47

Jadi, ada 47 buah bilangan yang habis dibagi 3 atau 5.

prinsip inklusi-ekslusi pada dua himpunan dapat dikembangkan untuk lebih dari dua himpunan.
Contoh : Di antara bilangan bulat antara 101 – 600 (termasuk 101 dan 600 itu sendiri), berapa banyak bilangan yang habis dibagi oleh 4 atau 5
namun tidak keduanya?

Penyelesaian:
Diketahui:
U = 500
A = 600/4 – 100/4 = 150 – 25 = 125
B = 600/5 – 100/5 = 120 – 20 = 100
A B = 600/20 – 100/20 = 30 – 5 = 25
yang ditanyakan   = ?

Hitung terlebih dahulu

AB = A + B – 2A B = 125 + 100 – 50 = 175

untuk mendapatkan
  = U –AB = 500 – 175 = 325

© Definisi Pada Teori Himpunan dan Prinsip Inklusi - Ekslusi - Modul Makalah
Daftar Pustaka: http://modulmakalah.blogspot.co.id/2016/04/definisi-pada-teori-himpunan-dan.html
Siapa yang tidak mengenal Bilangan Prima?
Sejak kita di bangku SD, kita sudah dikenalkan tentang bilangan prima. Bilangan Prima adalah bilangan asli lebih dari 1 yang
mempunyai faktor positif 1 dan bilangan itu sendiri.
2 adalah bilangan prima, karena faktor positif dari 2 adalah 1 dan 2

3 adalah bilangan prima, karena faktor positif dari 3 adalah 1 dan 3

4 adalah bukan bilangan prima, karena faktor positif dari 4 adalah 1, 2, dan 4 (ada sebanyak 3 faktor positif)

5 adalah bilangan prima, karena faktor positif dari 5 adalah 1 dan 5


6 adalah bukan bilangan prima, karena faktor positif dari 6 adalah 1, 2, 3, dan 6 (ada sebanyak 4 faktor positif)

Di bawah ini adalah semua bilangan prima dari 1 sampai 100.

2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47, 53, 59, 61, 67, 71, 73, 79, 83, 89, 97

Ada sebanyak 25 bilangan prima yang kurang dari 100.

Baca juga Bilangan prima ke-1 sampai bilangan prima ke-500. Lengkap dengan nomor urutnya, jadi pembaca bisa tahu, bilangan
prima ke-1 adalah 2, dan bilangan prima ke-5 adalah 11, berapakah bilangan prima ke-100. Berapa bilangan prima ke 500?

Bilangan prima tersebut hanya satu yang merupakan bilangan genap, yaitu . Karena bilangan genap selanjutnya merupakan
bilangan kelipatan , sehingga bilangan genap selain adalah bilangan komposit.

Bilangan prima kurang dari 100 yang berakhiran 1 yaitu : 11, 31, 41, 61, dan 71

Bilangan prima kurang dari 100 yang berakhiran 3 yaitu : 3, 13, 23, 53, 73, dan 83

Bilangan prima kurang dari 100 yang berakhiran 7 yaitu : 7, 17, 37, 47, 67, dan 97

Bilangan prima kurang dari 100 yang berakhiran 9 yaitu : 19, 29, 59, 79, dan 89

Untuk pembaca yang ingin mempunyai aplikasi pencari bilangan prima, bisa langsung download saja di link berikut :

Download Aplikasi Bilangan Prima Versi Asimtot