Anda di halaman 1dari 226

PENERBIT MIZAN: KHAZANAH ILMU ILMU ISLAM adalah salah satu lini

produksi (product line) Penerbit Mizan yang menyajikan informasi mutakhir


dan puncak-puncak pemikiran dari pelbagai aliran pemikiran Islam.
TEARS OF THE HEART
Tangisan Hati Rumi)

Osman Nuri Topbas


Tears of The Heart: Tangisan Hati Rumi
Diterjemahkan dari Tears of the Heart: Rumi Selections, karya Osman Nuri Topbas
Terbitan Erkam Publications, Turki
© Erkam Publications, 2005
Penerjemah: Andi Nurbaethy
Editor: Ahmad Baiquni
Proofreader: Nenden Suryani
Hak cipta dilindungi undang-undang
All rights reserved
Hak penerjemahan ke bahasa Indonesia dipegang oleh Penerbit Pustaka
Cetakan I, Januari 2015/.... 1435 H
Diterbitkan oleh PT Mizan Pustaka
Anggota IKAPI
Jl. Cinambo No. 137 Bandung 40294
T. (022) 7834310 — F. (022) 7834311
e-mail: almizan@mizan.com
http://www.mizan.com
Desainer sampul: AM. Wantoro
Tata Letak: .............
ISBN: ..................................

Didistribusikan oleh:
Mizan Media Utama (MMU)
Jln. Cinambo No. 146 (Cisaranten Wetan)
Ujungberung, Bandung 40294
Telp. (022) 7815500 – Faks. (022) 7802288
e-mail: mizanmu@bdg.centrin.net.id
facebook: Mizan Media Utama; twitter: @mizanmediautama
Perwakilan:
Jakarta: Telp. 021-7874455, Faks. 021-7864272
Surabaya: Telp. 031-8281857, Faks. 031-8289318
Pekanbaru: Telp. 0761-20716, Faks. 0761-29811
Medan Telp./Faks. 061-8229583 Makassar: Telp./Faks. 0411-440158
Yogyakarta: Telp. 0274-889249, Faks. 0274-889250
Banjarmasin: Telp./Faks. 0511-3252178

Layanan SMS
Jakarta: 021-92016229, Bandung: 08888280556/ 085294132778
ISI BUKU
Pengantar Penerjemah

Pendahuluan 1

1. Rumi, Syams dan Syab-i Arus

2. Sekendi Air

3. Cermin Hati

4. Jangan Sakiti Laila!

5. Penjaga Rumah Laila

6. Kebohongan dalam Cermin

7. Cinta dan Kebencian

8. Berkah Kasih Sayang

9. Jadilah Manusia!

10. Derma Penindas

11. Menuju Kebebasan…

12. Hikmah di Balik Keberadaan Ego

13. Kesamaan dan Ketertarikan


Pengantar Penerjemah

Dengan nama Allah


Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

S egala puji bagi Allah yang Mahatinggi dan Mahakaya, yang sesung-
guhnya tidak memerlukan pujian, sehingga segala puja dan puji
pada hakikatnya hanyalah ratapan kerinduan dan ketidakberdayaan
pemuji di hadapan bentangan kemurahan yang tak mungkin terbaha-
sakan. Salawat dan salam kerinduan untuk junjungan alam semesta,
Muhammad Saw.,yang keagungan cahayanya menarik matahari untuk
bertawaf mengelilinginya, yang kebesaran cintanya menjawab salam
Tuhan dengan menyertakan umatnya, yang menjelang kepulangan-
nya masih menyebut “umatku!”, “umatku!”….
Karya agung penyair dan sufi besar Maulana Jalaluddin Rumi,
Matsnawi, dikenal sebagai lautan makna yang sarat dengan mutiara-
mutiara hikmah bagi yang rindu pencarian dan haus pemahaman.
Upaya-upaya penerjemahan master piece ini ke dalam berbagai ba-
hasa, baik dalam bentuk utuh maupun dalam bentuk parsial disertai
ulasan, atau bahkan dalam bentuk serpihan-serpihan puisinya seperti
yang dilakukan oleh banyak sekali orang dari berbagai kalangan, se-
lalu menjadi karya indah yang senantiasa dinantikan terutama oleh
mereka yang pernah tersentuh keindahan dan kedalaman makna yang
tertanam dalam sekecil apa pun penggalan karya Rumi yang sudah
berusia delapan abad ini.
Membaca Rumi dengan hati selalu mengantarkan kepada pe-
nyingkapan-penyingkapan pemahaman akan rahasia-rahasia yang
pada dasarnya sangat nyata di depan mata namun sering terlalaikan
8 Tears of The Heart

oleh pandangan karena banyaknya pengecoh yang begitu lihai men-


curi perhatian dengan cara yang kadang sangat halus terselubung.
Membaca beragam ulasan yang menyertai terjemahan karyanya
membuka bentangan kekayaan nuansa pemahaman sesuai keluasan
penyingkapan dan kecenderungan masing-masing pengulas.
Tears of the Heart adalah salah satu upaya memetik bulir-bulir
pencerahan yang bertebaran pada beberapa serpihan kecil Matsnawi.
Kedekatan spiritual, geografis, kultural, atau bahkan mungkin ada
kedekatan lain penulis dengan Maulana Rumi dan karyanya menya-
jikan nuansa tersendiri dalam pendalaman pemahaman lautan makna
yang tak bertepi ini.
Dengan memadukan hasil internalisasi personal dan motivasi
dalam merespons kekinian, Osman Nuri Tobpas menyajikan butir-butir
halus dari taman Matsnawi sebagai olahan yang mudah dicerna bagi
semua kalangan. Kesan pribadi penerjemah adalah bahwa butir-butir
padat makna yang normalnya bisa terasa begitu berat untuk dipahami,
dalam buku ini tersaji sebagai sebuah sajian easy reading yang dapat
menjadi panduan keseharian setiap orang. Tears of the HeartI dapat
menjadi lentera bagi mereka yang mencari panduan hati.
Sejak menerima buku ini sebagai hadiah perpisahan dari Prof.
Mehmet Toprak (Ilahiet Faculty of Marmara University) bagi peserta
ARFI Turkey KEMENAG, penerjemah senantiasa berbagi pembacaan
penggalan-penggalannya dengan orang-orang dekat. Mereka inilah
yang mengusulkan agar buku ini diterjemahkan, supaya dapat berbagi
makna dengan lebih banyak orang lagi.
Terjemahan ini tentunya tidak dapat mewakili keseluruhan
pemikiran, intuisi, rasa, dan semangat buku ini persis seperti yang di-
tanamkan oleh penulisnya. Yang hadir di hadapan pembaca ini hanya
sebuah upaya berdasarkan niat tulus untuk berbagi keindahan sesuai
Daftar Isi 9

kemampuan pencernaan awam penerjemah. Oleh sebab itu, segala


keterbatasan maupun kekeliruan interpretasi (sekiranya ada) sepenuh-
nya menjadi beban dan tanggung jawab penerjemah, dan masukan-
masukan dari pihak mana pun akan sangat dihargai. Semoga upaya
kecil ini dapat memberikan manfaat bagi setiap pembaca, sekecil apa
pun bersitannya, dan semoga di hadapan Allah dapat diberi nilai iba-
dah dan nilai cinta kasih terhadap sesama.
Amin.

Makassar, Agustus 2014

Andi Nurbaethy
Pendahuluan
Daftar Isi 11

Segala puji bagi Allah Yang Maha Tinggi, yang memberi rahmat
kepada hamba-hamba-Nya yang tak berdaya, dengan kenikmatan dan
kedamaian iman sejati; salawat serta salam atas kebanggaan abadi
alam semesta, Nabi Muhammad Saw. yang telah menuntun kemanu-
siaan dari kegelapan menuju cahaya gemilang.
Matsnawi yang agung, yang ditulis oleh Maulana Rumi quddisa
sirruh lebih dari tujuh ratus tahun yang lalu dengan muatan kesaksian
cinta dan ekstasi yang ekstensif, telah menempati posisi yang sangat
khusus di hati mereka yang berjalan dalam pencarian Ilahi.
Sebagaimana hati seorang sahabat Allah tidak akan hancur sete-
lah kematiannya, demikian pula halnya karya-karya seni yang merupa-
kan pelimpahan dari hati yang utuh tersebut senantiasa abadi. Setelah
berpulang ke hadirat Ilahi, orang-orang yang berhati seindah itu akan
terus hidup di antara kita pada saat mereka menjalani kehidupan di
alam spiritual. Kekekalan eksistensi mereka melampaui orang-orang
yang hanya hidup secara fisik. Bahkan ketika jasad mereka terurai di
dalam pusara dan hancur menjadi debu, karya-karya hati mereka yang
berisikan aroma keabadian akan terus hidup hingga Hari Pengadilan.
Mendekati hadirat Ilahi melalui keberuntungan spiritual semacam
itu hanya mungkin bagi mereka yang menjaga keduniaan agar tetap
berada di luar hati mereka; tidak diperbudak oleh ketenaran; dan
secara total berserah diri pada kehendak Ilahi. Guru besar Rumi qs.,
beserta karya-karyanya yang merupakan pelimpahan (emanasi) dari
hatinya, harus dipandang dalam perspektif demikian.
Dalam sejarah kita, gelar syarif (yang dimuliakan) hanya disan-
dangkan oleh masyarakat kita pada tiga buku, yang mencerminkan
hati para penulisnya yang mendapatkan pelimpahan; pertama, yang
mulia Bukhari (Bukhari-i Syarif yang merupakan kumpulan hadis);
12 Tears of The Heart

kedua, yang mulia Syifa (Syifa-i Syarif oleh Qadi al-‘Iyad yang merupa-
kan biografi Nabi Muhammad); dan ketiga, yang mulia Matsnawi (Mats
nawi-i Syarif oleh Rumi qs. yang merupakan karya puisi sufi). Selama
periode Ottoman, ketiga naskah agung ini dipelajari di mesjid-mesjid
di bawah panduan ulama-ulama yang mempunyai otoritas, dan diajar-
kan oleh mentor-mentor yang pada gilirannya sudah dipilih berdasar-
kan peran keulamaannya oleh ulama lain yang berkualifikasi sama, se-
hingga rantai silsilah pengajaran ini tidak putus namun bersambung
kepada pengarang aslinya sendiri.
Di antara peristiwa-peristiwa yang menunjukkan pentingnya
karya-karya tersebut adalah mimpi spiritual yang dialami Syaikh al-
Islam Ibn Kemal Pasha tentang Matsnawi. Dia menceritakan sebagai
berikut:
“Di dalam tidur aku melihat Rasulullah Saw. Dia memegang Mat-
snawi di tangannya dan berkata:
‘Begitu banyak buku spiritual yang ditulis. Namun, di antara
buku-buku tersebut, tidak ada yang sebanding dengan Matsnawi.’”
Dalam komentarnya terhadap Rumi qs., guru besar Abd al-
Rahman Jami berkata:
“Apa yang dapat kukatakan tentang kebesaran dan sifat-sifat
sahabat Allah? The Matsnawi adalah lautan kearifan yang tak tertan-
dingi.”
Sesungguhnya, Matsnawi adalah sebuah lautan dengan kedala-
man tak berujung, makna tak terbatas, dan kandungan rahasia tak
terhitung. Sedikit sekali karya-karya yang menjelaskan doktrin Sufi
sedemikian rinci. Melalui berbagai kisah, persoalan-persoalan spiritual
yang sulit dipahami akal dapat mengisi kedalaman hati orang yang
membacanya.
Daftar Isi 13

Para komentator Matsnawi menulis:


“Al-Qur’an diawali dengan seruan “Baca!,” Matsnawi diawali
dengan seruan “Dengarkan!” Seruan yang kedua ini merupakan pen-
jelasan dari seruan yang pertama. Kita diseru: “Dengarkan kata-kata
Ilahi! Dengar rahasia-rahasianya! Dengar kebenaran yang tersimpan
di dalam dirimu!” Dengan kata lain, semilir yang diembuskan oleh
Matsnawi berasal dari kebenaran dan rahasia-rahasia al-Qur’an yang
agung, menyalakan api cinta spiritual di dalam hati para pencari Tuhan
di jalan spiritual.
Matsnawi adalah personifikasi puitis dari alam batin Rumi yang
terefleksikan dalam sajak-sajak dan merupakan kitab yang penuh
berkah dan anugrah peruntungan. Meskipun kisah misterius per-
jalanan spiritual Rumi qs. dimulai di bawah tuntunan Syams al-Tabriz,
kisah tersebut ditulis berdasarkan kebutuhan dan tingkat pemahaman
orang awam. Buku ini merekam tangis abadi dan air mata yang berasal
dari penderitaan batin yang nyata atas kehilangan gurunya Syams dan
disusul dengan ketidakmampuannya untuk menemukan seseorang
yang cocok untuk berbagi pergulatan spiritualnya.
Maulana Rumi sendiri menggambarkan Matsnawi sebagai
berikut:
“Matsnawi adalah jalan cahaya bagi mereka yang ingin menca-
pai kebenaran, memahami rahasia-rahasia Ilahi, dan menjadi terbiasa
dengan rahasia-rahasia tersebut.”
Kota Konya mendapatkan warna dan harmoninya dari Rumi qs.
Kota ini telah menikmati berkahnya selama tujuh abad. Tampaknya
Rumi qs., Matsnawi, dan Konya adalah identik. Jika salah satunya dis-
ebut, yang lainya seketika akan masuk dalam ingatan.
Rumi qs. mewariskan sumbangan besar bagi kemanusiaan den-
gan merekam perjalanan spiritual hatinya yang bergelimang cahaya
14 Tears of The Heart

dan cinta kasih dalam bentuk buku. Kandungan Matsnawi secara kes-
eluruhan dapat dirangkum dalam sajak berikut:

“Jika engkau memiliki hati, bertawaflah mengelilinginya!


Secara spiritual, Ka’bah sejati adalah hati,
bukan bangunan fisik dari batu dan tanah.
Allah mewajibkan tawaf mengelilingi fisik Ka’bah
untuk mendapatkan Ka’bah hati yang bersih dan murni.”

Dengan rahmat Allah, Rumi qs. menyelam ke dalam lubuk jiwa


yang terdalam sehingga mampu menyaksikan kejadian-kejadian ba-
tin yang tak terhijab. Melalui kemurnian cahaya penyaksian ini, wujud
lahir teks menembus rahasia-rahasia penciptaan yang tersingkap di
depan mata hatinya:

“Aku menjadi hamba, menjadi hamba, dan menjadi hamba….


Aku, hamba yang tak berdaya,
menjadi malu karena gagal menunaikan kehambaanku.
Oleh karena itu, aku menundukkan kepala…
Setiap hamba akan berbahagia jika dibebaskan.
Wahai Tuhanku, aku bahagia karena menjadi hamba-Mu.”

Ungkapan-ungkapan di atas memberi kita pengecapan akan


kedalaman antusiasme dan kesenangan yang melimpah dari keham-
baannya terhadap Allah. Sebagai kelanjutan dari ini, kita jangan sam-
pai lupa mengingat bahwa Allah yang Mahabesar telah mewahyukan
tujuan-Nya dalam penciptaan manusia sebagai berikut:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mere-
ka beribadah kepada-Ku.” (QS al-Dzariyat: 56).
***
Daftar Isi 15

Matsnawi menyajikan dialog antara Rumi qs. dan muridnya


Husamuddin. Berawal dari pertemuannya dengan Husamuddin dan
selanjutnya berjalan berdasarkan kerjasama mereka. Jika salah satu-
nya pergi, alur yang mengalir di antara keduanya akan terhenti. Ketika
mereka bersatu kembali, hati mereka akan kembali tenggelam dalam
arus kesenangan spiritual dan sajak-sajak akan kembali mengalir.
Rumi sang guru agung berkata: “Aku menyusun the Mathanawi
ini sedemikian rupa agar cocok dengan Husamuddin.” Pernyataan ini
sebenarnya merupakan ratapan atas ketidaksanggupannya menying-
kap rahasia sesuai kehendak hatinya karena kehilangan lautan cinta
bernama Syams. Seandainya Rumi qs. menulis Matsnawi sebagai dia-
log dengan Syams, siapa yang tahu rahasia-rahasia besar seperti apa
yang akan terwujudkan dalam sajak-sajaknya melalui nyanyian-nay-
nyian membakar yang kemudian menjelma menjadi ledakan?
Fariduddin Attar, semoga Allah meridhainya, serupa dengan Rumi
qs. dalam pandangan kehidupannya. Dia juga resah karena tidak dapat
menemukan seseorang yang dapat memahami dirinya. Ungkapannya
di bawah ini menunjukkan kesamaan situasi mereka:
Aku seekor burung. Aku terbang dari dunia rahasia. Tujuanku
adalah mencari mangsa untuk kuterbangkan bersamaku (mencari
teman yang dapat memahami dirirku). Sayangnya, aku tidak dapat
menemukan seseorang yang kenal dengan rahasia-rahasia ini. Aku
kembali melalui pintu yang dulu kulalui masuk.

****

Guru agung, Rumi qs., telah menyampaikan ratusan cerita yang


terjalin satu sama lain. Tujuannya adalah mengantarkan kita untuk
mengambil pelajaran dari cerita-certia tersebut melalui aplikasi spon-
tanitas pemikiran dan konstruksi analogi kita. Dengan kata lain, dia te-
16 Tears of The Heart

lah berhasil mengubah hal-hal yang jauh di luar jangkauan pemikiran


rasional kita menjadi dapat dipahami melalui ungkapan-ungkapan
yang berbentuk pengalaman. Konsekuensinya, tujuannya jauh mela-
mpaui penuturan legenda. Dia menjelaskan hal ini:
“Tujuannya adalah untuk mengambil pelajaran dari berbagai
kisah, bukan untuk berdongeng…”
Rumi qs. mengungkapkan kekhawatiran, nasihat, dan peringa-
tan-peringatannya dalam bentuk kisah-kisah. Keinginannya adalah
agar pembaca memahami secara mendalam kebenaran dan semangat
yang melandasi kisah-kisah tersebut.

Wahai saudaraku! Kisah-kisah itu ibarat sekam


sementara maknanya ibarat inti gandum di dalamnya.
Orang berakal mengkonsumsi serta mencerna gandumnya
dan tidak terkecoh oleh kulitnya!
Dengarkan sisi luar kisah-kisah tersebut tetapi pastikan engkau
mengetahui bagaimana memisahkan biji gandum dari sekamnya.
Kata-kataku tidak pernah tanpa makna.
Renungkan; pengungkapan itu mencerminkan situasi kekinian kita.

Dari pernyataan di atas orang dapat memahami dengan jelas


bahwa ada banyak pelajaran yang mendalam serta pesan-pesan yang
harus dikumpulkan dari kisah-kisah yang disampaikan Rumi qs. Oleh
karena itu kita harus senantiasa berupaya keras memahami makna
sebenarnya, tanpa terkecoh oleh instrumen yang digunakan untuk
menyampaikannya.
Rumi qs. juga menyampaikan bahwa penyucian hati seseorang
hanya dimungkinkan melalui persahabatan dengan seorang guru
yang benar-benar mempunyai kualifikasi yang, sebagai ahli waris Nabi
Muhammad Saw., mampu memberikan transmisi spiritual serupa itu.
Daftar Isi 17

Dia menekankan bahwa tanpa penanganan atas rintangan ego, penge-


tahuan ekternal tidak dapat terserap sebagai sebuah kearifan internal.
Sama halnya, tanpa melalui tahapan ini seseorang tidak akan dapat
memahami baik tujuan penciptaan maupun kemuliaan keberadaan
kita, dan tanpa melalui tahapan ini pula seseorang tidak akan mampu
menyingkap esensi batinnya. Perlindungan dari kejahatan ego meng-
haruskan seseorang untuk mampu mengenali dirinya sendiri melalui
kesadaran akan ketiadaannya di hadapan keagungan Ilahi, dan mela-
lui penyingkapan bahwa perjalanan menuju Allah hanya dapat dilak-
sanakan dengan menjalani kehidupan batin yang berlandaskan cinta
Ilahiah.
Guru agung Rumi qs. menggambarkan pengetahuan ekternal
yang tidak diterapkan dengan ungkapan: “Pastinya, kata-kata baik
yang tidak diterapkan adalah ibarat rancangan pakaian indah yang
tidak jadi dan hanya dimiliki sewaktu-waktu.”
****

Sekarang ini, kita sangat memerlukan panduan kasih sayang yang


turun melalui Rumi qs. tujuh abad yang lalu. Mari kita meresapi keindahan
doa di bawah ini. Di dalamnya, Rumi mengekspresikan kedalaman rasa
kasih yang memancar dari perilaku mencintai makhluk Tuhan dengan tu-
juan semata-mata untuk menyenangkan penciptanya:
Wahai Tuhanku, jika belas kasihmu hanya diperuntukkan
bagi mereka yang berhati suci,
kemanakah para pendosa akan mencari perlindungan?
Ya Allah Yang Maha Agung!
Jika engkau hanya menerima orang-orang saleh,
kepada siapakah orang-orang bersalah memanjatkan doa?
Sungguh, Engkaulah Sang Maha Pengasih
18 Tears of The Heart

*****
Allah telah memberkati kita dengan sekendi air dan seikat tulip
yang hidup dengan api cinta dari taman hati yang melimpah yang di-
anugerahkannya kepada Rumi qs. Semoga Allah juga memberkati jiwa
guru saya almarhum Abdulqadir Effendi (Yaman Dede), yang mena-
namkan rasa haus akan air ini ke dalam jiwa saya selama masa bela-
jar dengan menyingkap Matsnawi lebih banyak melalui kesaksian air
mata daripada melalui kata-kata yang diucapkannya.
Saya memohon kepada Allah agar mengizinkan saya untuk mem-
peroleh manfaat melalui perantaraan sahabat Allah, Mahmud Sami
Ramazanoglu, yang telah mengizinkan jiwa saya untuk merasakan
bagian dari cinta para sahabat Allah. Dia mendatangkan kesenangan
tak terbatas bagi hati yang mengingatnya.
Saya juga memohon kepada Allah agar menganugrahi guru saya
yang terhormat, ayah spiritual dan biologis saya, Musa Effendi, de-
ngan usia yang panjang, kesehatan, dan kebahagiaan, penuh dengan
ibadah dan pengajaran.*
Pembaca yang terhormat,
Muatan buku ini, yang saya persembahkan dengan judul From the
Garden of Matsnawi, adalah serangkaian tulip yang hidup dengan bara
cinta di dalam sekendi air yang diambil dari eliksir mata air dalam hati
yang terdapat di taman sahabat-sahabat Allah.
Saya berdoa kepada Allah agar rangkaian tulip dan sekendi air
ini dapat pula menyulut nyala api dan kerinduan di hati kita, dan pada
akhirnya menuju pada siraman mata air Zamzam di taman-taman hati
kita. Melalui kesempatan ini, saya ingin mengajukan permohonan ke-
pada Anda.

* Sejak penerbitan awal buku ini dalam bahasa Turki, Musa Effendi telah tiba pada akhir perjalanan
hidupnya di dunia fana ini dan beliau telah melewati gerbang menuju kehidupan akhirat.
Daftar Isi 19

Bacakanlah al-Fatihah bagi jiwa Rasulullah Saw., sabat-sahabatn-


ya, sahabat-sahabat Allah, kkhususnya Rumi qs., raja semua hati, dan
juga kepada jiwa mata air rahmat, Azis Mahmud Hudai, dan juga ke-
pada Musa Efendi yang melalui ajaran spiritualnya kita memperoleh
keuntungan.
Semoga Allah menjadikan detik-detik terakhir kehidupan kita
seperti Shab’i Arus (malam pengantin). Keberhasilan hanya datang
dari Allah semata.

Osman Nuri Topbas


Istanbul, Turki
Rumi,
Syams
dan
Syab-i Arus
Aku tadinya mati, tetapi menjadi hidup,
Aku tadinya air mata tetapi menjadi senyum,
Aku mengarungi lautan cinta,
Dan aku meraih kebahagiaan abadi!
Rumi
Rumi, Shams dan Shab-i Arus 21

M aulana Jalaluddin Rumi


quddisa sirruh dan keluar-
ganya pertama-tama menetap
di Konya seusai pembelajaran,
dia tiba-tiba bertemu dengan
sosok yang mengejutkannya
di Konya. Setelah itu, ketika dengan mencium tangannya di
berusia tiga belas tahun, Rumi Damaskus beberapa tahun lalu.
qs. melakukan perjalanan ke Sosok tersebut bernama Syams
Aleppo dan Damaskus untuk al-Tabrizi, Matahari Tabriz. Dia
melanjutkan pendidikan. Suatu bergabung dengan kelompok
hari, ketika sedang berjalan di yang mengitari Rumi qs., dan
lorong-lorong pasar, seseorang dengan sangat antusias menga-
menghampirinya dan berkata: jukan pertanyaan berikut:
"Izinkan aku mencium Siapa yang lebih mulia, nabi
tanganmu, wahai orang yang Muhammad Saw atau Bayazaid
mempunyai pengetahuan ten- al-Bustami?
tang dua dunia!" Rmi qs. merasa ngeri
Orang itu meraih tangan mendengar pertanyaan tersebut.
Rumi qs. dan menciumnya Dengan lantang dan geram dia
dengan penuh rasa hormat serta menjawab:
cinta. Kemudian dia menghilang Pertanyaan macam apa
begitu saja di tengah keramaian ini? Bagaimana mungkin se-
orang. Rumi qs. terkejut dengan orang Rasul, yang diutus se-
kejadian tak terduga itu. Dia bi- bagai rahmat bagi seluruh alam,
ngung dan sangat heran dengan dibandingkan dengan seorang
dengan kejadian tersebut. Sosok wali yang hanya mencapai kedu-
misterius tadi telah membi- dukannya dengan jalan mengi-
ngungkannya. kuti Rasulullah?
Beberapa tahun kemu- Syams al-Tabriz dengan
dian, ketika Rumi qs. sedang tenang menjelaskan pertanyaan-
berbincang-bincang dengan nya:
muridnya di depan madrasah
22 Tears of The Heart

Lalu mengapa Bayazid dian membawa lawan bicaranya,


berdoa kepada Allah agar yang semula tidak menyadari
menjadikan tubuhnya sebesar tingkatan spiritualnya sendiri, ke
mungkin untuk dapat memenuhi dalam sebuah perjalanan menuju
seluruh neraka sehingga tidak horizon dunia spiritual.
ada lagi ruang yang tersisa buat Dengan bantuan lompatan
para pendosa? Bayazid juga spiritual yang mendadak itu,
mengatakan: “Mahasuci Aku, Rumi qs. melontarkan jawaban
Mahasuci Diriku!” setelah me- di bawah ini, seolah persoalan
nyaksikan beberapa manifestasi tersebut adalah bagian dari
saja, sementara di sisi lain, pengetahuan eksternal atau
Nabi Muhammad Saw. dengan rasional yang sudah dihafalkan
kerendahan hati terus menerus sebelumnya:
meminta lebih meskipun dia Kata-kata Bayazid yang
sudah menyaksikan manifestasi memuji dirinya sendiri adalah
yang tak terbatas? ekspresi pancaran dahaga spi-
Penjelasan ini membawa ritualnya yang telah terpuaskan
Rumi qs. ke titik akhir batas dengan manifestasi ilahi yang
kemampuan pemikiran rasional terbatas. Konsekuensinya adalah
untuk memberikan pencerahan jiwanya tidak lagi mengharapkan
dan mustahil baginya untuk lebih. Jiwanya telah memasuki
menjawab pertanyaan tersebut kondisi ekstasi. Hamparan lautan
dari level kesadaran yang saat memang tak bertepi tetapi
ini dimilikinya. Kemudian Syams hanya sejauh itulah yang sang-
mendorongnya untuk keluar gup diembannya. Di sisi lain,
lebih jauh melampaui level terse- Nabi Muhammad Saw. diberkati
but dengan bantuan pengalaman dengan rahasia “Bukankah Kami
ilahiah. Yang ada di luar sana telah melapangkan dadamu
adalah alam kehadiran Allah (Muhammad)?” (Al-Insyirah: 1)
yang tanpa batas. Syams kemu- Dia dikelilingi oleh manifestasi-
Rumi, Shams dan Shab-i Arus 23

manifestasi Ilahi. Akan tetapi, level yang tak terjangkau oleh


hatinya yang sudah terbuka lebar sains rasional positif. Sebab itu,
tidak pernah terpuaskan. Daha- dia menjerit kegirangan karena
ganya terus bertambah. Semakin telah mengalami kenikmatan
dia minum, semakin dahaga dalam perluasan yang muncul
jadinya. Dia terus meningkat dari ketika seseorang telah menye-
satu level spiritual ke level spir- berangi batasan menuju sebuah
itual berikutnya dan bertaubat tujuan transenden. Dia pingsan.
karena telah menempati dera- Seperti inilah aliran cahaya, yang
jat spiritual yang lebih rendah akan abadi selamanya, berwu-
sebelumnya. Dalam sabdanya: jud di antara kedua bintang dari
“Setiap hari aku memohon pen- dunia spiritual.
gampunan dari Allah sebanyak Setelah itu, lautan tersem-
tujuh puluh atau seratus kali.” bunyi di dalam hati Rumi qs. ter-
Dia memohon pada Yang Maha us menerus bergelora. Sejak saat
Agung untuk memberikan keinti- itu hati Rumi qs. mulai membara
man yang lebih mendalam pada bagaikan lautan minyak yang
setiap pergeseran waktu. Gairah- terkena percikan api. Beginilah
nya tiada akhir. Konsekuensinya, cara Syams membakar hati Rumi
dia sering memohon perlind- qs., tetapi kemudian dia menda-
ungan dari Allah dengan doa: pati dirinya menyaksikan sebuah
“Wahai Tuhanku, aku tak dapat ledakan yang membuatnya ikut
mengenal-Mu sebagaimana terbakar. Sejak itulah, pemaha-
layaknya Engkau dikenal… man dan pengetahuan mereka
Aku tak dapat menyembahMu tentang ilmu Allah menyatu.
sebagaimana layaknya Engkau Setelah kejadian terse-
disembah…” but, kita melihat bahwa Rumi
Misi Syams adalah meng- qs. tiba-tiba mulai mengalami
angkat pemahaman dan peng- ekstasi. Dia terlepas dari ke-
lihatan batin Rumi Rumi qs. ke hidupan lamanya yang seder-
24 Tears of The Heart

hana sebagai seorang guru di Manusia adalah sebuah dunia


madrasah. Misi Syams Tabriz di dalam dirinya sendiri yang
adalah membakar lautan makna mewujudkan berbagai mani-
ini. festasi. Manusia adalah al-Qur’an
Rumi qs. menggambarkan yang hidup. Namun, dibanding-
kehidupannya yang meliputi kan dengan kebenarannya secara
tiga fase dalam tiga ungkapan: keseluruhan, apa yang dipahami-
“Aku mentah, Aku ditempa, nya hampir tidak ada.
dan aku lebur terbakar.” Dalam Karena manifestasi ke-
tasawwuf, ungkapan terakhir ini murahan hati Tuhan yang tak
biasa disebut “fana fillah” (lebur terbataslah sehingga beberapa
dalam Allah) dan ”baqa billah” individu diberikan kemampuan
(abadi bersama Allah). untuk mendekati zona keagung-
Seorang hamba yang an eksistensi kemanusiaannya.
berada pada level “fana fillah” Individu-individu semacam itu
sepenuhnya meninggalkan adalah pemandu-pemandu
egonya dan melewati semua yang ditugaskan. Kejadian-
hasrat kesehariannya. Pada level kejadian biasa yang mengisi
“baqa billah” cinta terhadap Allah ratusan tahun sejarah manusia
menguasai hati. Cahaya Ilahi tidak akan sanggup mengubur
menyinari hati setiap hamba warisan mereka yang bernilai
yang mencapai tingkatan ini. sangat tinggi. Syams adalah
salah seorang dari pemandu-
Apa itu manusia? Manusia
pemandu tersebut, dan dia
adalah sebuah manifestasi ilahi-
membawa Rumi qs. ke dalam
ah yang berasal dari keagungan
sebuah perjalanan spiritual. Rumi
Allah, yang hanya dapat dipa-
qs. tidak akan pernah melupakan
hami oleh akal manusia melalui
pengalaman pertamanya mera-
explorasi terhadap alasan-alasan
sakan alam kehadiran Ilahi. Alam
dan sebab-sebab di dunia ini
ini telah tersembunyi di dalam
untuk berbagai level manifestasi.
Rumi, Shams dan Shab-i Arus 25

hatinya dan kenangan akan hal (universitas) dengan jumlah


tersebut merupakan hadiah murid yang besar. Dia sangat
yang dianugerahkan kepadanya. berkecukupan secara materi.
Dia akan senantiasa mengingat Setelah bertemu dengan Syams,
Syams dengan kesetiaan hingga dia tidak menjadi ahli hukum
akhir hayatnya. Pada kenyataan- yang lebih baik. Tingkat keil-
nya, dia telah melampaui Syams. muannya dalam bidang sains
Mungkin, setelah memercikkan rasional positif tidak berubah.
api, Syams mendapati dirinya Dia hanya melaju melampaui
menjadi murid Rumi qs. semua itu.
Rumi qs. bertemu dengan Yang muncul setelah
Syams di Konya pada usia empat pertemuannya dengan Syams
puluhan. Sebelum pertemuan ini adalah Rumi qs. yang sesung-
dia dapat digambarkan sebagai guhnya. Dia adalah seorang
Imam al-Ghazali kedua. ilmuan sebelum bertemu Syams,
Yunus menyebut Rumi qs. tetapi setelah bertemu dangan
sebagai: Syams dia menjadi seorang sufi
dan pencinta Allah.
Rumi Hudawandighar
(sang raja)! Rumi qs. berkata; “Tak ada
guru yang menyamai (lebih baik
Memandang kita dengan
dari) cinta!”
mata hatinya,
“Aku tadinya mentah,”
Sejak itu pandangannya
katanya mengenang masa ketika
yang agung
masih menjadi ilmuwan. Akan
Menjadi cermin hatiku!
tetapi, dia menjelaskan tingka-
tan lanjutan yang dialaminya
Pada fase awal kehidupan- sebagai seorang pencinta Allah
nya, Rumi qs. adalah seorang sekaligus sebagai seorang il-
ahli fiqih. Dia adalah seorang muwan dengan kematangan dan
guru besar di sebuah madrasah penyempurnaan.
26 Tears of The Heart

Situasi ini melahirkan dua qs. menceritakan petualangan-


pertanyaan. Apa yang telah nya dengan Syams dalam Divan
diajarkan Syams kepada Rumi al-Kabir sebagai berikut:
qs? Apa yang telah diberikan Syams berkata kepada
kepadanya? Jawabannya adalah Rumi qs.:
bahwa Syams mengajarinya Engkau adalah seorang
untuk membebaskan diri dari ilmuwan, pemimpin, pemandu,
kungkungan akal. Hal ini karena dan seorang yang mempunyai
akal mempunyai keterbatasan otoritas.
yang ketika dilampauinya akan Rumi qs.menjawab:
merupakan ketidakwarasan.
Aku bukan lagi seorang
Akan tetapi, keterbatasan sem-
ilmuwan, pemimpin, dan peman-
cam itu tidak berlaku pada hati
du alam lahiriah … Aku salah satu
yang titik kepuasannya adalah dari orang miskin dalam sebuah
fana fillah. perjalanan yang melampaui akal,
Syams memperkenalkan yang diterangi dengan cahaya
Rumi qs. dengan dirinya sendiri yang engkau percikkan.
dan dengan nilai-nilai yang su- Syams kembali berkata:
dah terpendam di dalam dirinya. Engkau masih memper-
Dia melakukan ini untuk memu- tahankan pemikiran rasional!
tuskan rantai yang membeleng- Karena engkau belum dapat me-
gu kaki Rumi. Rumi qs. adalah langkah melampaui akal, engkau
seekor elang yang siap terbang. bukan penduduk asli wilayah ini!
Syams melepaskan belenggu
Rumi qs. menjawab:
kakinya dan membantu menun-
Mulai saat ini, aku akan
jukkan horizon hatinya.
menyelimuti akalku dengan hati…
Setelah itu, Rumi qs. kemu- Aku menjadi hilang akal…dengan
dian hanyut terbakar bagaikan panduan spiritualmu, aku menjadi
laron yang mengitari api. Rumi penduduk asli di wilayah ini.
Rumi, Shams dan Shab-i Arus 27

Syams berkata: hidupan eksternal. Engkau tidak


Engkau masih membuat dapat melewati pintu ini untuk
perhitungan! Engkau tidak menyeberang ke dunia seberang
teracuni dengan cinta! Engkau dengan cara seperti itu. Engkau
berasal dari luar dunia ini. Dunia harus sepenuhnya meninggalkan
ini bukan diterangi dengan akal eksistensi keseharianmu.
tetapi dengan cinta. Engkau Rumi qs. menjawab:
bahkan tidak dapat melihat apa
Itu masa lalu. Setelah ber-
yang berada di depanmu!
temu denganmu, aku tidak lagi
Rumi qs. berkata kepada hidup dalam pengertian literal.
Syams: Aku telah mati karena menemu-
Sejak saat itu, dengan pan- kan jenis eksistensi baru.
duan spiritualmu, aku menjelma
Syams berkata kepadanya:
jadi api, dari ujung rambut sam-
Dalam beberapa hal engkau
pai ujung kaki berselimut cinta
masih bersandar pada ego.
dan ekstasi.
Engkau masih mempertahankan
Kali ini Syams berkata:
posisi dan gelarmu. Bebaskan
Engkau pelita bagi masya-
dirimu dari semua itu.
rakat ini! Kedudukanmu tinggi.
Rumi qs. menimpali:
Rumi qs. berkata:
Mulai saat ini, aku akan
Mulai saat ini, lenteraku
mencari posisi dalam kehadiran
telah padam. Di mataku, itu tak
ilahiah tempat di mana engkau
ada bedanya dengan kumbang
membawaku. Aku sudah me-
bulan Mei. Aku sekarang berjalan
ninggalkan eksistensiku yang
di bawah sinar lentera-lentera
terdahulu beserta seluruh embel-
yang lain.
embelnya. Aku sudah melampaui
Syams berkata:
semua itu.
Engkau belum mati. Engkau
masih mempertahankan ke-
28 Tears of The Heart

Syams berkata: terkenal sebagai sorang figur


Engkau masih mempunyai legendaris setelah bertemu den-
lengan dan sayap. Oleh karena gan Rumi q.s. Hubungan kedua
itu, aku tak dapat memberimu guru agung ini pada dasarnya
sayap! merefleksikan hubungan antara
murid dan pemandu.
Rumi qs. menjawab:
Hadiah yang diberikan
Mulai saat ini, aku akan
Syams kepada Rumi q.s. meliputi
mematahkan lengan dan
zuhud, kerinduan, dan cinta,
sayapku agar aku dapat menjadi
yang contoh terbaiknya dapat di-
lengan dan sayapmu!
lihat dalam kehidupan Abu Bakar
Saat itu, Syams menjadi
dan Fatimah r.a.
yakin bahwa misinya telah sele-
Ekstasi (kemabukan) Abu
sai karena dia telah memberinya
Bakar terus bertambah pada
sayap untuk mengarungi zona
setiap pertemuan dengan
yang penuh dengan manifestasi
Rasulullah Saw. Dia merasa-
ilahiah… Dan dia meninggalkan-
kan cinta dan kerinduan yang
nya seorang diri di alam keba-
semakin mendalam terhadap
hagiaan setelah terpisah dari
Rasulullah Saw. bahkan ketika
dunia penyatuan.
sedang bersamanya. Ratu dari
***
para pencinta dan ibu dari orang-
orang yang beriman, Fatimah,

K aum Muslim memperoleh


kekuatan dengan masuknya
Umar r.a. ke dalam Islam. Sama
berucap sepeninggal Rasulullah
Saw: “Ketika Rasulullah Saw. be-
rangkat ke alam baqa, rasa duka
halnya, misi terhadap Rumi q.s. yang begitu mendalam menye-
mengakibatkan kematangan limuti diriku. Begitu pedihnya
Syams. Syams, yang tidak sehingga sekiranya kepedihan
dikenal orang meskipun dia tersebut menimpa kegelapan ia
adalah pemandu dunia, menjadi
Rumi, Shams dan Shab-i Arus 29

akan mengubah warna kegela- kannya sepanjang hidupnya. Dia


pan menjadi lebih kelam.” menjadi seperti Majnun (dalam
Sama halnya, ketika Syams legenda pencinta yang mabuk
meninggal, perpisahan darinya kepayang) yang garis hidupnya
membakar diri Rumi q.s. Matsna- ditakdirkan untuk terbakar den-
wi yang agung, dengan 26.000 gan cinta terhadap Laila.
sajaknya, merupakan sebuah Ketika seseorang berkata,
konsekuensi dari perpisahan dan “Syams masih hidup,” Rumi q.s.
kerinduan ini. memberikan semua yang dimi-
Rumi q.s. dengan indah me- likinya kepada orang tersebut.
lukiskan rahasia perpisahannya Teman-tEmannya mengingatkan
sebagai berikut: bahwa berita tersebut tidak
benar. Rumi q.s. berkata kepada
Aku mendengar seruling
mereka:
yang melambangkan seorang
yang penuh kearifan, "Ini adalah hadiah yang aku
berikan untuk sebuah kebohong-
Meneguk candu senandung
an tentang hidupnya Syams.
pilunya tentang perpisahan.
Seandainya aku mendengar be-
rita benar tentang dia, aku akan
Matsnawi dapat disebut se-
menyerahkan hidupku."
bagai puisi perpisahan. Sejak Nur
Muhammad (cahaya Nabi Mu- Rumi q.s. mengekspresikan
hammad Saw.) menyentuh Rumi api perpisahan dalam hatinya
q.s. melalui Syams, kepergiannya sebagai berikut:
ke alam baqa merupakan perp- Mengapa batinku menangis
isahan yang sangat berat bagi dan meratap?
Rumi q.s. Siapa yang dapat mema-
Karena dia dipandu oleh hami kepedihannku?
Syams menuju lautan makna Setiap orang mendengar-
yang tak bertepi, dia merindu- ku sesuai dengan potensi dan
30 Tears of The Heart

kecenderungannya. Yang tidak sungai, dadanya terbakar api,


benar memahami aku dengan dan lubang-lubang dibuat di
cara memadukan apa yang dalamnya. Cincin-cincin metal
didengarnya dengan perasaan- dipasang melingkarinya seolah
perasaannya sendiri. Pengelana ia adalah tawanan. Oleh karena
di jalan Allah meningkat dalam itulah warnanya menjadi pucat
spiritualitas dan kecanduan dan kuning.
perasaannya. Seruling menjadi Karena itu, seruling, yang
penawar baginya. berbicara dengan bahasa tubuh,
Rumi q.s. mengisahkan mengatakan;
di dalam Matsnawi bahwa dia “Aku berasal dari tepi
menginginkan agar mereka yang sungai. Akar dan jantungku ter-
mendengar seruling menda- hubung dengan air dan tanah. Di
patkan rasa yang lebih tinggi sana, aku melambai bahagia ber-
melalui bunyi seruling tersebut. sama angin. Namun, tiba suatu
Dia Berkata: masa ketika mereka memisa-
Dengar seruling yang me- hkanku dari rumpun di tepi sun-
nyampaikan pesan. Ia menying- gai. Mereka mengeringkan ragaku
kap rahasia Allah yang tersem- dengan api cinta dan membuat
bunyi. Wajahnya memucat, lubang-lubang ke dalamnya.
raganya melompong, kepalanya Mereka menorehkan luka-luka
terpotong, yang tersisa hanya di ragaku. Kemudian, mereka
nafas Nayzan (orang yang menyerahkanku kepada seorang
meniup seruling), dan meneriak- yang nafasnya diberkati. Nafas
kan “Allah, Allah” tanpa lidah hangatnya mengalir menyapu
atau bahasa. diriku dan pada akhirnya ter-

Seruling menyimbolkan bakarlah segalanya kecuali cinta.

orang-orang yang penuh cinta Dia meluruhkan aku di dalam

dan gairah karena ia berasal dirinya. Aku mulai menangis dan

dari rumpun bambu di tepi menyingkap seluruh rahasia.


Rumi, Shams dan Shab-i Arus 31

Singkatnya, rahasia- Oleh karena ini, Rumi q.s


rahasiaku menjelma menjadi meratapi mereka yang gagal
nada-nada. Namun, bagi mereka menjadi manusia sempurna se-
yang mata, telinga, dan hatinya hingga tidak berhasil memahami
tertutup akan menjauh dan tidak rahasia ilahiah. Rumi q.s. seolah-
dapat menangkap rahasia ini.” olah terbakar api. Yunus, yang
diberkati dengan pengalaman
yang sama, mengatakan:
Demikian pula keadaan
manusia. Mereka diturunkan ke Aku menjadi orang asing,

dunia ini dari dunia ilahiah dan Tak seorang pun memahami
ditempatkan di dalam belenggu keadaanku,
kemanusiaan. Hati mereka juga Aku bernyanyi dan hanya
terbakar dan terluka dengan aku yang mendengar diriku
perpisahan tersebut. sendiri,
Akan tetapi, kebenaran Tak seorang pun memahami
yang bersemayam dalam diri bahasaku.
setiap manusia bermanifestasi Bahasaku adalah bahasa
ketika seseorang menjadi manu- para burung,
sia sempurna, insan kamil. Pada
Negeriku adalah negeri
tahap ini kebenaran tersebut
kekasih,
menjadi jelas bagi akal pikiran.
Aku adalah burung bulbul;
Manusia sempurna adalah
kekasihku adalah mawarku,
orang yang melihat kearifan ila-
Warna mawarku tak pernah
hiah dan limpahan rahasia ilahiah
pudar.
kemana pun dia memandang.
Apakah mungkin orang tidak Dalam hal serupa, Rumi
terbakar dalam api cinta setelah q.s. mengekspresikan perasaan
menyaksikan rahasia-rahasia dan dan pencariannya akan sebuah
karya seni Ilahi? sandaran (kenyamanan) dalam
bait di bawah ini;
32 Tears of The Heart

Tujuh Penghuni Gua (Ashab Aku akan menjadi tanah di


al-Kahf) ditidurkan karena me- jalan Muhammad yang terpilih.
reka berada di tengah umat yang Barangsiapa menyampaikan
tidak mempunyai pemikiran kata-kataku secara tidak benar,
sehingga tidak mampu mema-
Mengetahui bahwa aku jauh
hami mereka. Ketika segolongan
dari orang tersebut dan jauh dari
orang-orang spiritual murni
apa yang dikatakannya.
muncul, mereka dibangunkan.
Rumi q.s. sangat merisau- *******
kan persoalan pemahaman yang
sebenarnya sehingga dia meng- Sahabat Allah yang agung
ingatkan pembacanya dalam ini menyatakan bahwa malam
pengantar Matsnawi: kepulangannya ke hadirat Ilahi
Hanya mereka yang berhati adalah malam pengantin, sebab
bersih dan mengenal kebenaran pada malam itu dia akan dibe-
yang diizinkan menyentuh Mat- baskan dari dunia perpisahan ini
snawi. dan penyatuannya dengan Allah
akan terlaksana.
Rumi q.s., sebagaimana
halnya para pengembara di jalan Ketika engkau melihat peti

Allah, terganggu dengan mereka matiku diusung setelah keper-

yang keliru memahami kata- gianku,

katanya dan salah mengungkap- Jangan mengira aku kha-


kannya. Dia memberi peringatan watir sedikit pun.
dengan bait berilut di bawah: Jangan menangisiku;
Selama aku mengemban jiwa jangan ucapkan ‘perpisahan!’-
ini di dalam ragaku, ‘perpisahan!’ ketika aku ditu-

Aku akan tetap menjadi runkan ke liang lahad.

pelayan al-Qur’an yang patuh,


Rumi, Shams dan Shab-i Arus 33

Liang lahad adalah sebuah Ketika wujud raga terkubur,


tirai, namun di baliknya ada wujud jiwa menetap sendiri,
surga yang damai, Wujud raga sifatnya
Pernahkah engkau melihat sementara, tetapi wujud jiwa
senja? Perhatikan pula bagaima- permanen,
na matahari terbit. Sungguh, kematian adalah
Dapatkah senja menyakiti rasa sakit dari kelahiran jiwa di
matahari atau bulan? dunia lain. Di dunia sementara ini
ia bernama kematian, tetapi ia
Benih mana yang tak tum-
adalah kelahiran dalam kaitan-
buh setelah disemaikan dalam
nya dengan dunia abadi.
tanah?
Bukankan Allah yang meng-
Jangan mengira bahwa be-
ambil jiwa? Yakinlah, kematian
nih manusia tidak tumbuh.
itu semanis gula bagi hamba-
Jangan mengira aku
hamba Allah yang dekat.
terkubur di dalam tanah. Ada
Oleh karena itu, kematian
tujuh langit di bawah kakiku.
merupakan taman mawar dan
penawara segala penyakit bagi
Jiwa penulis bait-bait ini
sahabat-sahabat Allah meskipun
tidak diragukan lagi telah sampai
kelihatannya seperti api.
kepada Tuhannya, melintasi
Yang menyebabkan kema-
tujuh langit.
tian tampak menakutkan adalah
Rumi q.s. mengungkapkan
kungkungan jasmani. Jika engkau
dalam puisi yang lain:
menghancurkannya seperti meng-
O sahabat sejati! Engkau
hancurkan cangkang mutiara,
mengemban harta terpendam
engkau akan melihat kematian
dengan berhijab tanah. Ada ratu-
seindah mutiara.
san wajah rupawan serupa Yusuf
****
di dunia tak kasat mata itu.
34 Tears of The Heart

Salah satu ciri sahabat kondisi spiritual mereka yang


Allah yang sangat khas adalah mencapai cinta seperti itu:
bahwa mereka terbakar dengan Dalam kobaran api seperti
cinta kepada Allah. Dalam bait itu, mungkinkah membasuh mar-
yang lain, Rumi q.s. menjelaskan tir cinta?
bahwa api perpisahan dari Allah
Raganya api, kafannya api,
di dalam jiwanya tidak akan ter-
bahkan air yang manis pun api…
hapus bahkan dengan kematian
Di pembaringan menjelang
sekalipun.
ajal, seorang pencinta ditanya:
Setelah aku meninggal,
Bagaimana engkau bisa
buka makamku dan saksikan
tertawa di saat detik-detik kema-
asap keluar dari kafanku akibat
tian?
api yang ada di dalamnya.
Sang pencinta menjawab:
Rumi q.s., yang menjalani
hidup dengan derajat cinta Aku terbang riang se-
yang demikian, mencari sesama olah ragaku menjadi bibir yang
pencinta sepanjang hidupnya: tersenyum! Saat ini, senyuman
bibir berbeda dari hari-hari sebe-
Aku membutuhkan cinta
lumnya.
di mana dunia harus dileburkan
dengan api, dan api hatimu harus Rumi berkata:
mengubah api menjadi debu! Jangan membandingkan
Semua langit harus menatap mereka yang tidak tersenyum
cahayanya yang lebih terang dari pada saat kematian dengan
matahari, dan berucap ‘Masya- sebuah lilin! Hanya mereka yang
Allah,’ ‘Masya Allah!” luruh bagaikan lilin di jalan cinta

Dalam hal yang sama, Sufi yang akan sanggup menyebarkan

besar Es’ad Erbili menggambar- aroma seperti bunga amber.

kan dalam sajak berikut tentang Rumi mangkat dari dunia


fana ini menuju dunia ilahi sambil
Rumi, Shams dan Shab-i Arus 35

tersenyum dengan bibir jiwanya Pada hari itu, tak seorang


karena telah tiba pada malam pun bertahan untuk tidak me-
pengantin (Syab-i Arus) yang nangis. Setiap orang dengan
sudah dia rindukan sepanjang duka yang mendalam berkata:
hidupnya. Dia adalah harta yang
Orang-orang menangis agung! Dia menyembunyikan
sepeninggalnya, tetapi di dalam dirinya di bawah tanah.
peti jenazah sang pengembara Eflaki, seorang ahli seja-
yang akan bersatu dengan Kecin- rah yang semasa dengannya,
taannya tersenyum. melaporkan bahwa peti jenazah
Sultan Walad, putra Rumi, yang membawa jazad Rumi
menceritakan tentang pemaka- rusak karena kerumunan massa
man ayahandanya dalam buku- dan harus diganti sebanyak
nya Ibtida-name seperti di bawah enam kali. Meskipun prosesi
ini: pemakamannya dimulai pada
Sultan yang agung mening- siang hari, jenazah baru bisa tiba
galkan dunia ini pada tahun 672 di area pemakaman pada saat
berdasarkan kalender Hijriah senja.
(1273 M). Semua hati meratap. Dr. Emeluddin berusaha
Warga non-Muslim pun pada memperingatkan orang-orang:
menangis. Semua pribadi yang Perbaiki sikap kalian!
murni setia kepadanya; pengikut Belajarlah bersikap baik selama
semua agama mencintainya. pemakaman. Ini adalah raja dari
Orang-orang berkata: para guru yang sebenarnya; dia
Dia cahaya Nabi telah berangkat ke alam se-
Muhammad dan dia yang berang…
mengemban rahasia-rahasianya. Sebagaimana permintaan
Dia adalah lautan makna yang Rumi yang telah diwasiatkannya,
tak bertepi. Syaikh Sadruddin Qunawi maju
36 Tears of The Heart

ke depan peti jenazah untuk Penyair sufi Yunus Emre


memimpin shalat jenazah. Akan juga mengespresikan hal serupa
tetapi, dia tidak bisa berhenti dalam bait-bait di bawah ini:
menangis. Dia roboh dan ham- Raga bersifat sementara,
pir pingsan. Mereka menahan tetapi jiwa abadi,
lengannya dan memapahnya
Mereka yang pergi sebelum
ke samping. Hakim Sirajuddin
kita tidak akan pernah kembali,
menggantikan tempatnya dan
Yang mati adalah raga,
memimpin shalat jenazah.
Jiwa tak pernah mengenal
******* kematian.

Rumi menyimpulkan O Tuhanku! Jadikanlah


hidupnya dalam ungkapan: “Aku kematian kami jembatan menuju
mentah, aku dimasak, dan aku kebahagiaan abadi. Semoga ke-
terbakar.” Pada kesempatan lain, matian kami juga mejadi malam
dia menggambarkannya sebagai penyatuan dengan yang Dicinta,
berikut: sebuah Syab-i Arus.
Aku tadinya mati, tetapi
Amin!
menjadi hidup,
Aku tadinya air mata, tetapi
menjadi senyum,
Aku mengarungi lautan
cinta,
Dan aku meraih keba-
hagiaan abadi!
Rumi, Shams dan Shab-i Arus 37
Sekendi Air
Ketika si rupawan memandangi cermin,
Si dermawan memandangi yang lemah dan miskin!
Cermin memantulkan keindahan wajah rupawan.
Kemiskinan memancarkan indahnya bermurah hati
dan memberi.
—Rumi
Sekendi Air 39

S uatu malam, karena derita


kemiskinan sudah tidak ter-
perikan lagi, istri seorang Badui
gelapnya keresahan akibat porsi
makan sehari-hari kita yang san-
gat tidak mencukupi. Keluarga
mengucapkan kalimat-kalimat di maupun orang asing lari mening-
luar batas kepada suaminya: galkan kita bagaikan rusa yang
Sementara kita terus lari menjauhi manusia.
menanggung semua derita Si Badui mengingatkan agar
kemiskinan dan kesusahan yang istrinya bersabar, dan dengan
berkepanjangan ini, di luar sana sangat bijaksana menjelaskan
seluruh dunia hidup dengan keutamaan sabar dan kemis-
penuh kebahagiaan. Hanya kinan:
kita yang tidak bahagia. Kita Berapa lama engkau akan
tidak punya roti; bumbu masak mencari perolehan dan harta
kita hanyalah penderitaan dan benda duniawi? Berapa lama lagi
kecemburuan. Kita tidak punya masa hidup kita yang tersisa?
sepoci air pun dan air yang kita Sebagian besarnya sudah terle-
miliki diperoleh dari tetesan watkan. Orang berakal tidak me-
air mata. Pakaian kita di siang lihat kelebihan dan kekurangan
hari adalah sinar matahari yang material, karena semuanya akan
membakar, dan di malam hari berlalu bagai arus deras. Baik
tempat tidur kita adalah cahaya hidup itu murni, mulus dan tanpa
bulan. Kita mengkhayalkan ling- hambatan ataukah bagaikan
karan bulan sebagai lingkaran banjir berlumpur, tidak perlu kita
sepotong roti lalu kita mengu- bicarakan karena semua itu tidak
lurkan tangan ke langit untuk abadi. Di dunia ini, beribu-ribu
meraihnya. Orang yang paling binatang hidup dengan bahagia
miskin di antara orang-orang tanpa adanya keresahan akan
miskin pun kasihan dan malu perolehan atau kehilangan. Pen-
dengan kemiskinan kita; ketika cabutan keluh kesah ini bagaikan
hari berganti malam dengan sayatan bagi kita; menilai seperti
40 Tears of The Heart

ini atau seperti itu adalah godaan palsu seperti itu? Lihatlah peri-
setan. Ketahuilah bahwa setiap laku dan perasaan-perasaanmu
penderitaan dilahirkan oleh has- sendiri dan malulah dengan
rat; tepiskan hasrat dari dirimu semua itu! Aku katakan cukup
jika ada peluang melakukan- sudah omong kosong, kebohon-
nya. Engkau pernah muda, dan gan, dan ceramah ini, hai orang
ketika itu engkau cukup merasa yang rumahnya serapuh sarang
puas; sekarang engkau menjadi laba-laba! Kapan pernah jiwamu
pemburu emas, padahal tadinya tersinari kepuasan? Tentang
dirimu sendiri merupakan emas kepuasan, engkau hanya tahu
yang sempurna dan sangat ber- namanya saja. Jangan sebut aku
harga. Engkau dahulu bagaikan pasanganmu; tidak usah ban-
anggur yang berbuah lebat. yak buka mulut. Aku berteman
Bagaimana engkau bisa berubah dengan keadilan, bukan dengan
menjadi rusak ketika buahmu kebohongan.
sedang meranum? Buah seha- Sang suami menjawab de-
rusnya menjadi semakin manis ngan tenang:
dengan bertambahnya usia!”
O wanita, apakah engkau
Sang istri berteriak: seorang wanita atau ayah dari
O, engkau, yang telah penderitaan? Kemiskinan adalah
membuat reputasi moral. Aku kebanggaanku. Jangan meng-
tidak akan pernah lagi termakan hantam kepalaku dengan kri-
mantra dan kata-katamu yang tikan-kritikanmu. Kekayaan dan
menyesatkan. Jangan berbic- emas bagaikan sebuah topi di
ara omong kosong dengan atas kepala. Hanya orang gundul
prasangka dan kepura-puraan. yang berlindung di balik topinya.
Pergilah, jangan bicara som- Mereka yang berambut ikal dan
bong dan angkuh. Berapa lama indah akan lebih bahagia jika
engkau akan terus mengucapkan topinya dilepaskan. Orang-orang
kalimat-kalimat sombong dan kaya yang tertimbun dengan
Sekendi Air 41

kesalahan menutupinya dengan dengan gelagat menyalahkan


uang. Kemiskinan adalah ses- diri dan merendah:
uatu yang tidak engkau pahami! Aku hanyalah debu bagi-
Jangan membenci kemiskinan. mu, tidak layak menjadi istri
Di mata para nabi dan para wali terhormat. Seluruh jiwa ragaku
kemiskinan adalah rahmat. milikmu: segala keputusan dan
Kemiskinan ini mendekatkanku keinginan tergantung padamu.
pada Allah. Semoga Allah Jika oleh kemiskinan hati aku
melindungiku dari dari hasrat telah kehilangan kesabaran, itu
terhadap dunia materi ini! Di bukan untuk aku sendiri, tapi
dalam hatiku ada dunia yang untukmu juga. Engkau selama
tersusun dari kepuasan. Hai ini adalah pelipur segala duka;
wanita, hentikan pertengkaran aku tak rela melihatmu melarat.
ini dan berhentilah menghancur- Dalam jiwa dan pertimbanganku,
kan hubungan kita. Jika tidak, ini bukan untuk kepentinganku
tinggalkan aku sendiri. Jiwaku sendiri. Tangis dan ratapan ini
bahkan enggan untuk berdamai, adalah semata-mata untukmu.
tinggalkan pertengkaran ini. Se- Kasihanilah dan janganlah ma-
baiknya engkau diam. Jika tidak, rah, suamiku. Engkau bertabiat
aku akan meninggalkan rumah manis, lebih manis dari seratus
sekarang juga… gentong madu.
Mendengar suaminya Dengan cara ini, sambil
menyebutkah kata berpisah, berbicara halus dan meyakinkan,
sang istri menyadari bahwa isak tangis menyertai ucapan-
suaminya sangat marah dan ucapannya, dan ketika air mata
tidak terkendali. Dia mulai dan isakan telah melampui
menangis, akan tetapi sesung- segala batas, dari hujan itu tam-
guhnya air mata adalah jebakan pak sebuah kilat yang menghu-
wanita. Dia mendekati suaminya jamkan api ke dalam hati leleki
yang kesepian itu. Dia, yang
42 Tears of The Heart

karena wajah cantiknya lelaki semanis gula mengalir bagaikan


rela menjadi budak, menjadikan- lautan, penuh dengan perahu
nya berpikir bagaimana jadi- dan jaring ikan, sampai ke pusat
nya jika istrinya mulai bersikap kota. Dia menjahit kantong air
sebagai budak yang rendah hati. hujan itu dan menutupnya ka-
Lelaki itu menyerah terhadap rena dia yakin bahwa itu pantas
permintaan istrinya bahwa dia untuk dijadikan hadiah yang
harus mencari penghasilan untuk sangat berharga bagi Khalifah.
kehidupan mereka dan meng- Sang suami berkata:
anggap perlawanan istrinya tadi Ya, tutuplah mulut kendi
sebagai tanda dari Tuhan. itu. Lakukan dengan hati-hati
Melihat perubahan pada karena ini adalah hadiah yang
suaminya, istri berkata: akan mendatangkan keuntungan
Kita mempunyai air hujan di besar bagi kita. Jahit kantongnya
dalam kendi; itulah harta, modal, dengan penuh perasaan, sehing-
dan peralatanmu. Bawa sekendi ga Khalifah akan berbuka puasa
air ini dan pergilah. Jadikan itu dengan hadiah dari kita, karena
sebagai hadiah dan pergilah tidak ada air yang seperti ini di
seluruh dunia. Tidak ada air lain
menghadap Raja dari segala raja.
yang semurni ini.
Katakan: “Kami tidak memiliki
Ketika si Badui tiba di
apa pun selain ini: di padang pa-
gerbang istana khalifah setelah
sir tidak ada yang lebih baik dari
menempuh perjalanan panjang
air. Meskipun perbendaharaan dari padang pasir, para petugas
baginda penuh dengan emas istana datang menghampirinya
permata, namun baginda tidak dan dengan ramah tamah me-
pernah melihat air seperti ini. Ini mercikkan air mawar ke dadanya
sangat langka.” untuk penyambutan. Tanpa
mengucapkan sepatah kata pun,
Sang istri tidak tahu bahwa
mereka dapat memahami apa
di Bagdad, di dekat jalan poros,
yang diinginkannya. Mereka
sebuah sungai besar dengan air
Sekendi Air 43

sudah terbiasa memberi sebe- Sampaikan padanya sekan-


lum diminta. Badui itu kemudian tong emas ini. Pada perjalanan
berkata kepada mereka: pulang, bawa dia melewati sungai
“Wahai-orang-orang yang Tigris. Dia datang ke sini melalui
terhormat! Aku adalah Badui jalan darat lewat padang pasir.
yang malang. Aku datang jauh- Akan lebih mudah baginya jika
jauh ke istana ini untuk mencari
kembali melalui jalur perairan.
dinar. Ketika tiba di sini, aku
terpana dengan pemandangan- Ketika Badui itu naik ke pe-
nya. Sampaikanlah pemberian rahu dan melihat sungai Tigris,
ini kepada Sultan, dan mintakan dia terkulai malu dan menun-
bayaran dari tuntutan kemiski- dukkan kepala. Katanya: “Oh
nan. Ini adalah air manis dalam alangkah indahnya kebaikan Raja
kendi hijau yang baru – ini adalah yang kayaraya itu. Bahkan lebih
air hujan yang kami kumpulkan
mengesankan lagi karena dia ber-
dari parit.”
sedia menerima pemberian air.
Petugas-petugas istana Bagaimana bisa lautan kekayaan
tersenyum dan menerima
sebesar itu begitu bermurah hati
kendi air itu dengan sikap yang
menerima secuil pemberian yang
sangat hati-hati seolah-olah
lancang dariku?”
hadiah tersebut seharga dengan
***
nyawa. Jelas terlihat, keramahan
Khalifah yang baik dan bijak- Dari Mathnawi:
sana tecermin pada sikap mulia Ketahuilah anakku, bahwa
para penghuni istana. Khalifah segala sesuatu di dunia nyata ini
menerima pemberian itu dan adalah ibarat kendi yang terisi
memberikan balasan yang me- penuh dengan kebijaksanaan
limpah, meskipun sama sekali dan kecantikan. Ketahuilah juga
tidak memerlukan pemberian bahwa segala sesuatunya di
seperti itu. Dia memerintahkan: alam ini tidak lain adalah setetes
air dari Tigris kecantikan-Nya.
44 Tears of The Heart

Kecantikan ini adalah harta kendi maupun airnya tidak ber-


tersembunyi yang karena kepe- manifestasi. Pikirkanlah dengan
nuhannya kemudian meluap dan baik, dan Allah Maha Mengeta-
menjadikan alam ini lebih terang hui mana yang benar.
daripada surga. Ketika mengalir, Dalam cerita di atas si Badui
ia menjadikan tanah bagaikan melambangkan akal spiritual dan
seorang sultan berjubah sutra. istrinya melambangkan hasrat
Akan tetapi, sekiranya si Badui (nafsu). Akal dan nafsu senan-
pernah melihat setetes Tigris tiasa terikat dengan pertarung-
Ilahi, dia akan segera meng- an satu sama lain. Keduanya
hancurkan kendinya. Mereka bertempat tinggal dalam kera-
yang sudah melihatnya selalu jaan jasad. Mereka akan terus
kehilangan diri mereka: seperti berperang siang malam. Wani-
orang-orang selain Badui itu, ta yang menyimbolkan nafsu
mereka melemparkan batu pada mengutarakan keinginan-keingin
kendi keberadaan diri mereka jasad; dia menginginkan kehor-
sendiri. Bagi kalian yang melem- matan, status, penghargaan, pa-
par kendi karena rasa iri, ketahui- kaian dan makanan. Sesekali dia
lah bahwa kendi itu diangkat ke menunjukkan kerendahan untuk
tingkatan penyempurnaan yang mencapai tujuannya. Kadang-
lebih tinggi hanya dengan cara kadang dia merapatkan wajah di
dihancurkan. Kendinya pecah, atas tanah untuk mendapatkan
tapi airnya tidak tumpah; dari belas kasihan; adakalanya dia
kehancuran ini kekokohannya bertindak angkuh ketika menca-
meningkat seratus kali lipat. pai puncak.
Setiap serpihan kendi menari
Akan tetapi akal spiritual
karena ekstasi, meskipun bagi
tidak menyadari pikiran-pikiran
penalaran akal parsial, hal ini
jasad. Ia dipenuhi dengan cinta
mungkin tampak aneh. Dalam
terhadap Allah. Ia terpenuhi
keadaan ekstasi seperti ini, baik
dengan kengerian dan ketakutan
Sekendi Air 45

akan kemungkinan kehilangan olehan percikannya dari lautan


cinta Allah. hikmah ilahi.
Khalifah dalam cerita di “Pintu gerbang khalifah,” di
atas adalah Tigris ilmu ilahiah. sisi lain, melambangkan “ger-
Badui yang membawa sekendi bang Ilahi.”
air kepada Tirgis dapat dimak- Seorang yang beriman
lumi karena dia tidak tahu. Dia seharusnya tidak mengandalkan
tinggal di padang pasir pedalam- ilmu, kepemilikan, kekayaan,
an yang sangat jauh dari Tigris. atau amalan-amalan baik semata
Sekiranya dia mengetahui Tigris, seberapa pun besarnya semua
dia tidak akan susah-susah itu. Dia harus memandang
menggotong kendi tersebut semua itu sebagai sesuatu yang
melintasi padang pasir. Dia pasti tidak lain dari pemberian Allah
akan menghempaskannya di dan senantiasa menyadari bahwa
atas batu dan memecahkannya terlepas dari berapa banyaknya
hingga berkeping-keping ketika amal kebaikan yang dilakukan
dia berjuang untuk membersi- seseorang, semua itu hanyalah
hkan dan menyucikan hatinya merupakan sekendi air diband-
dengan jalan mengikuti petunjuk ingkan dengan Tigris.
Rasulullah Saw. agar “mati sebe-
Air yang didapatkan di
lum mati” melalui keterserapan
padang pasir dan disimpan
dalam tujuan untuk menemukan
dengan penuh kehati-hatian oleh
Tigris Ilahi.
si Badui itu kemudian dipersem-
Perempuan yang mewakili bahkan kepada khalifah adalah
nafsu dan Badui yang mewakili penawar segala masalah kehidu-
akal spiritual tidak menyadari pannya. Akan tetapi, ketika air
bahwa nilai dan kesenangan tersebut dituang ke dalam Tigris,
yang sesungguhnya adalah pada ia larut di dalamnya.
air ilmu Ilahi dan bahwa penge-
capannya tergantung pada per-
46 Tears of The Heart

Batas kemampuan manusia Rasulullah Saw. bersabda:


untuk memahami pengaturan “O Tuhanku, Maha Suci Engkau
Tuhan tidak lebih dari setetes dari segala ketidaksempurnaan.
Tigris jika dibandingkan dengan Kami tidak mampu memahami-
keluasan cakupan yang sebe- Mu sebagaimana layaknya Eng-
narnya. Kisah sekendi air ini kau dipahami!”
melambangkan keterbatasan Ulama-ulama klasik dari
pengetahuan manusia. Akan agama transenden ini juga
tetapi, karena kita tidak menya- bersaksi bahwa pengetahuan
dari akan ilmu Allah yang tak mereka sangat terbatas. Imam
terbatas, kita mengira pengeta- Abu Yusuf pernah dimintai per-
huan kita luas dan komprehensif. timbangan oleh Khalifah Harun
Hal ini sama dengan keadaan al-Rasyid tentang suatu persoa-
seekor semut yang menyamakan lan. Imam Abu Yusuf menjawab;
gundukan sarangnya dengan “Aku tidak tahu.” Asisten Khali-
seluruh dunia, atau seekor ikan fah berkata kepadanya: “Engkau
yang menyamakan akuariumnya digaji dan berkata tidak tahu.”
dengan lautan luas. Manusia Ulama besar Abu Yusuf menim-
akan sangat mengelabui dirinya pali: “Bayaranku adalah sesuai
sendiri jika, karena ketidakpaha- dengan pengetahuanku. Jika
man atas kapasitasnya, manusia disesuaikan dengan ketidakta-
berpikir seperti semut atau ikan huanku, perbendaharaan Negara
tadi. tidak akan cukup untuk mem-
Ketika kendi eksistensi bayarnya.”
dipecahkan, air di dalamnya ter- Ulama besar al-Ghazali
saring dan menjadi bersih serta juga tidak takut untuk mengakui
transparan. Manifestasi-mani- kekurangannya dengan ren-
festasi luar biasa terlahir dari dah hati: “Jika aku meletakkan
penghancuran wadah seperti ini. hal-hal yang tidak kuketahui
di bawah kakiku, sebagai per-
Sekendi Air 47

bandingan atas hal-hal yang aku mungkin tidak mengenal Tigris,


ketahui, kepalaku akan menyen- dia mungkin menyangka sekendi
tuh langit.” air sebagai lautan lalu tengge-
Tokoh-tokoh besar ini lam di dalammya. Sama seperti
mengakui bahwa mereka tidak orang-orang yang hanyut dalam
mengetahui lebih dari yang ilusi mereka sendiri.
mereka ketahui.
*******
Rasulullah Saw. menje-
laskan tentang derajat-derajat
Junaid al-Bagdadi pernah
pengetahuan: “ilmu itu seluas
berjumpa seorang penjual es.
tiga jengkal. Mereka yang men-
Bantulah orang yang mo-
capai jengkal pertama merasa
dalnya sedang meleleh!
bangga. Mereka yang berlanjut
ke jengkal kedua merasa terpe- Ketika Junaid al-Bagdadi
sona. Mereka yang berhasil men- mendengar hal ini, dia pingsan
capai jengkal ketiga menyadari dan jatuh ke tanah.
bahwa mereka tidak memiliki Jika kita tidak dapat men-
cukup ilmu.” transformasikan simpanan
Bukankah amalan-amalan dunia menjadi simpanan akhirat,
baik yang cenderung diandal- upaya-upaya keseharian kita
kan orang adalah ibarat sekendi hanya akan menjadi saham di
air jika dibandingkan dengan tangan setan. Hasilnya akan
sungai Tigris? Bagaikan langit berupa ilusi yang menyakitkan.
yang diselimuti awan gelap yang Kesia-siaan yang menggila dan
menutupi cahaya matahari, jika ketiadaan kasih sayang merupa-
hati dijadikan kerajaan iblis, kan bagian dari permasalahan
bagaimana mungkin cahaya utama di dunia ini, dan semua
Sang Pencipta Yang Maha Pe- itu berfungsi sebagai simpanan
nyayang dapat menyentuhnya? untuk pembalasan di Hari Kemu-
Karena seorang anak manusia dian. Data masa lalu kita sudah
48 Tears of The Heart

tertutup, tidak ada kemungkin- cinta landak terhadap bayinya


an untuk merevisinya. Hakikat dan pengabulan doa orang-
eksistensi kita di masa yang orang yang tertindas meskipun
akan datang menjadi tidak pasti. mereka non-Muslim. Rasion-
Momen yang sebenarnya adalah alitas, kearifan, dan karya seni
saat ini. Jika kita menggunakan Ilahi akan memenuhi hati siapa
tetesan keringat hati kita untuk pun, yang belum terkontaminasi,
menyirami amalan-amalan baik dengan kekaguman akan kea-
yang kita tanam di ladang ke- gungan Ilahi, dengan cinta akan
hidupan kita hari ini, insyaAllah kesendirian bersama Allah, dan
tempat-tempat istimewa akan juga dengan kesucian dan kelem-
menjadi milik kita di akhirat. butan hati.
Inilah yang dimaksud oleh pen- Akan tetapi, rahmat Allah
yair sufi terkenal Sadi dalam bait yang paling halus disimpan
berikut: untuk Hari Kemudian. Ini adalah
“Wajah bumi adalah meja manifestasi dari nama Allah al-
terbuka bagi Tuhan.” Rahim, yang Maha Penyayang,
Di dunia ini, semua makhluk dan akan disimpan secara khusus
diberi rezeki yang berlimpah bagi orang-orang yang beriman.
sebagai manifestasi dari nama Pada meja rahmat yang
Tuhan al-Rahman, yang Maha khusus ini, surga dan penyaksian
Pengasih. Mereka semua diberi kemahaindahan Allah (ru’yati
makanan, minuman, dan paka- jamalullah) akan ditawarkan. Ini-
ian. Tidak ada perbedaan antara lah rahmat terbesar yang diberi-
sahabat dan musuh, antara yang kan kepada manusia. Karena
setia dan yang berkhianat. Kasih seorang manusia merupakan
sayang Allah yang tak terbatas manifestasi yang lengkap dan
meliputi seluruh makhluk. sempurna dari nama-nama Ilahi,
Di antara manifestasi kasih dia adalah manifestasi kecil dari
sayang yang maha luas ini adalah seluruh makhluk. Struktur fisik-
Sekendi Air 49

nya berasal dari tanah. Ini adalah ini. Dia menjadi mabuk kepayang
dimensi luar dari keberadaannya, dan berseru:
dan ini hanya struktur sementara. - O sahabatku, bunuhlah
Eksistensinya yang sesungguh- aku! Hidupku yang abadi adalah
nya adalah perbendaharaan raha-
kematianku.
sia tersembunyi yang berasal dari
Satu-satunya hal yang
cahaya dan kebenaran ilahi. Bagi-
melukainya adalah bunga melati
an ini merupakan dimensi yang
yang dilemparkan oleh seorang
diberkati pada diri manusia. Bag-
inya, untuk mendapatkan bagian sahabat ketika dia dirajam.
dari lautan ilmu, yang merupakan Bahkan apresiasi duniawi yang
tujuan dari penciptaan, tergan- sekecil itu serta senyuman sudah
tung pada hubungannya dengan terlalu berat baginya.
dimensi ini. Hallaj al-Mansur Dengan kata lain, kondisi
melenyapkan eksistensi tempo- spiritualnya merupakan sebuah
ralnya di dalam lautan rahasia. ekspresi pencapaian keabadian
Perilakunya mengingatkan kita dan kesempurnaan yang mere-
pada seekor laron yang jatuh lakan eksistensi temporalnya
cinta pada sumber cahaya hingga pada keabadian tersebut.
rela terbakar. Mansur terserap
Serupa dengan eksistensi
ke dalam api manifestasi Ilahi.
dari setetes air yang terlepas dari
Jiwanya bangkit dan terserap
lautan, seorang yang meninggal
ke dalam ilmu ilahiah, jiwanya
di lautan keabadian tidak melihat
kehilangan daya sehingga
apa-apa selain keabadian.
benar-benar sirna. Dia menjadi
asing dengan dirinya sendiri Mereka yang mencapai
dan berupaya membebaskan derajat ini melihat segala se-
diri dari dirinya sendiri. Namun, suatunya, termasuk diri mereka
dia tidak sanggup mengemban sendiri, sebagai refleksi kebe-
manifestasi-manifestasi berat naran ilahi. Akan tetapi, ini hanya
sebuah kondisi spiritual pada
50 Tears of The Heart

saat tertentu. Ketika saat itu


berlalu, mereka akan mengenali *******
perbedaan antara yang ilahiah Rumi qs. sang guru agung
dan yang sementara. berkata:
Hadis berikut menjelaskan “Karena kemiskinan adalah
kondisi spiritual seperti ini de- cermin kemurahan hati, waspada
ngan sebuah contoh; “Mereka dan ketahuilah bahwa akan ber-
ingin melihat orang mati yang bahaya bila meniup cermin. “
hidup di dunia ini harus melihat
Ini berarti bahwa kata-kata
Abu Bakar.”
yang merendahkan seorang mis-
Khalifah Umar r.a., yang kin akan merusak hati pelakunya.
merupakan ikon kasih sayang Hati orang yang merendahkan
dan keadilan, memerintahkan akan menjadi kabur bagaikan
pelayannya untuk menung- cermin yang ditiup. Hatinya
gangi unta mereka satu-satunya
akan kehilangan kejernihan dan
ketika memasuki kora Damaskus
kedalamannya. Konsekuensinya,
karena tiba gilirannya. Dia masuk
hati itu tidak akan bisa me-
kota berjalan kaki. Orang-orang
mancarkan keindahan dan
mengira pelayan tersebut Khali-
kemurahan hati. Biasanya amal
fah Umar.
baik, pengorbanan, dan sum-
Setelah Khalifah Umar bangan kita tampak substansial
meninggal dunia, sahabat-sa- bagi kita. Kesan yang keliru
habatnya melihat khalifah Umar ini mengelabui dan mengikat
dalam mimpi. Mereka bertanya: pikiran kita. Ia memenuhi kita
- Bagaimana Tuhan mem- dengan rasa puas. Karena kita
perlakukanmu? tidak mengetahui tentang Tigris
Dia berkata: dan Pemiliknya, air yang hanya
- Puji syukur kepada Allah; sekendi tampak seperti lautan
Tuhanku adalah yang Maha Pen- bagi kita.
gasih dan Maha Penyayang.
Sekendi Air 51

Hasrat duniawi kita tidak terpantul di dalam cermin, demi-


pernah berakhir. Kita mengira kian pula indahnya kemurahan
apa yang kita miliki adalah hak hatinya menolong orang-orang
alami dari kelahiran kita. Ketika yang-memerlukan tecermin
diminta untuk melakukan pe- pada orang-orang miskin dan
ngorbanan, sikap kita berubah sengsara.
seakan-akan kita telah dimintai Cermin mungkin memper-
sesuatu yang merupakan milik budak mereka yang rupawan
pribadi. Konsekuensinya, cermin karena mereka terus menen-
ketulusan yang terang bende- gok ke dalam narsisme mereka
rang, sangat bening, dan halus untuk meyakinkan kerupawanan
menjadi ternoda. mereka. Mereka bahkan akan
Akan tetapi, Allah Yang menengok pada jendela yang
Mahabesar mewahyukan dalam ternoda untuk bercermin sambil
al-Qur’an: “Maka terhadap anak berlalu. Kemurahan hati, yang
yatim janganlah engkau berlaku merupakan kecantikan origi-
sewenang-wenang. Dan terha- nal kita yang berakar spiritual,
dap orang yang meminta-minta, melihat dirinya pada cermin hati
janganlah engkau menolak(nya). orang-orang miskin dan orang-
(QS al-Dhuha: 9-10). orang yang malang.
Rumi qs. berkata:
Rumi qs. berkata: “Dengan demikian, orang-
Sebagaimana halnya orang orang miskin adalah cermin cinta
yang fisiknya rupawan mencari kasih dan kemurahan hati Ilahi.
cermin-cermin yang jernih, untuk Mereka yang bersama Allah atau
melihat kedermawanan diperlu- hilang di dalam eksistensi Allah
kan adanya orang-orang miskin berada dalam kondisi kederma-
dan tidak berdaya. Sebagaimana wanan yang terus menerus.”
halnya wajah rupawan dapat
*******
52 Tears of The Heart

mereka menemukan bahwa


Tafsir-i Hazin, sebuah kitab Rasulullah tidak lagi punya baju
tafsir al-Qur’an, melaporkan untuk dipakai.
seperti di bawah ini dari Jabir
sahabat Nabi: *******

Seorang anak kecil datang


Kekayaan adalah amanah
kepada Rasulullah Saw. dia men-
ceritakan bahwa ibunya meminta yang diberikan Allah untuk
sebuah baju. Pada waktu itu Nabi dijaga. Satu-satunya cara untuk
Muhammad Saw. hanya memei- menikmati dan merasakan
liki baju yang dipakainya. Dia kebahagaiaan dengan kekayaan
menyuruh anak itu untuk kem- adalah dengan bersimpati pada
bali lain kali. Anak itu kembali ke yang menderita dan memerlukan
rumahnya. Namun tidak lama dengan cara membuka jendela
kemudian dia datang lagi dan kasih sayang dari hati kita untuk
memberitahu Rasulullah Saw. mereka.
bahwa ibunya menginginkan
Rumi yang agung berkata:
baju yang sedang dikenakannya.
Rasulullah Saw. masuk ke kamar, Dalam kasih dan sayang,
melepas baju dan memberikan- bersifatlah seperti matahari!
nya kepada anak itu. Dalam menutupi kekeliruan
Pada saat itu Bilal, muazzin orang lain, bersifatlah seperti
Rasulullah Saw. mulai meng- malam!
umandangkan azan. Rasu-
Dalam kemurahan hati dan
lullah Saw. tidak bisa keluar dari
pengorbanan, bersifatlah seperti
kamarnya untuk memimpin
sungai!
shalat berjamaah karena tidak
mempunyai baju. Beberapa Dalam kemarahan dan
sahabat mendatangi kamar kemurkaan, bersikaplah seperti
Rasulullah karena khawatir dan orang mati!
Sekendi Air 53

Dalam kerendahan hati dan sedikit pun kepada orang lain.


ketidakegoisan bersifatlah seperti Di sisi lain, banyak orang yang
tanah! menyembunyikan dirinya dalam
Bersikaplah sesuai dengan kehinaan dan secara eksternal
penampilanmu! tampak seperti bejana kosong
namun mereka sebenarnya
Atau tampillah sesuai de-
adalah pelayan-pelayan Allah
ngan sifat dan perilakumu!
dan memiliki lautan tak bertepi
di dalam hati mereka. Mereka
Kita harus mengingat tanpa ragu menawarkan air
bahwa bagaimanapun cara seperti al-Kautsar, sebuah sungai
seseorang menampilkan diri- di surga, kepada pencinta yang
nya, yang akan keluar darinya terbakar.
adalah apa yang ada di dalam
Semoga Allah membang-
bejana hatinya. Benar bahwa
kitkan kita semua untuk menjadi
banyak bejana yang mengaku
hamba-hamba-Nya yang tulus
penuh dengan cinta namun pada
dan berhati murni, agar kita
akhirnya hanya menghasilkan
juga dapat menawarkan kepada
air kecerobohan dan kelala-
seluruh umat manusia tetesan-
ian. Samahalnya, banyak orang
tetesan dari air al-Kautsar dan
berbicara tentang eliksir atau air
Tasnim* selagi berada di dunia
kehidupan, namun tidak dapat
ini.
meminum air itu setetes pun dan
Amin!
tidak juga dapat menawarkan

* Al-Kautsar adalah telaga di surga sedangkan


Tasnim adalah mata air di surga
Cermin Hati

Mereka yang berhati murni


terbebas dari warna dan aroma.
Mereka mudah melihat keindahan
dalam setiap tarikan nafas.
Mereka telah meninggalkan hiasan
di dalam cangkang pengetahuan.
Sebagai gantinya,
mereka membawa bendera kepastian dari sebuah kesaksian.
⎯Rumi
Cermin Hati 55

S uatu hari, beberapa pelukis


Cina mengklaim, “Kami lebih
maju dan dan lebih berbakat dari
tidak berwarna. Mereka menya-
dari bahwa terlalu banyak warna
akan mengacaukan penglihatan.
pelukis-pelukis Turki.” Bakat dan kepiawaian bukan
Pelukis-pelukis Turki dilihat pada ragam warna yang
merespons,”Tidak, kami lebih banyak, tetapi pada ketiadaan
unggul. Keterampilan kami jauh warna; awan di langit dan air di
lebih maju.” laut pada dasarnya tidak berwar-
na, mataharilah yang memberi
Mendengar perdebatan
mereka warna.
ini, Sultan memutuskan untuk
menguji mereka; dia berkata Pada saat mereka selesai
kepada kedua pihak: “Tidah usah melukis, Sultan memberi sela-
bertengkar, buatlah lukisan.” mat dan memuji pelukis-pelukis
Cina; dia menyukai lukisan
Keduanya menerima usulan
mereka. Perpaduan warna dan
tersebut. Tetapi, untuk menjaga
keindahan formasinya benar-
agar lukisan mereka tidak ditiru,
benar menyentuh hati Sultan.
pelukis-pelukis Cina memasang
gorden besar di tengah ruan- Ketika tiba giliran pelukis-
gan. Mereka meminta berbagai pelukis Turki untuk menyajikan
macam cat serta peralatan me- karya mereka, mereka meminta
lukis lainnya dari Sultan. agar gorden pembatas dibuka.
Setelah gorden terangkat, din-
Di sisi lain, pelukis-pelukis
ding yang sudah dibersihkan dan
Turki tidak meminta banyak
dipoles oleh seniman Turki tam-
perlengkapan. Mereka hanya
pak seperti sebuah karya lukisan
meminta beberapa alat untuk
yang sangat indah dan memikat
membersihkan dan mengkilap-
hati. Sebenarnya yang terpantul
kan dinding. Mereka tidak meng-
pada dinding tersebut adalah
inginkan banyak warna; mereka
lukisan para seniman Cina, tetapi
lebih suka lukisan yang netral
tampak lebih indah dan berkilau.
56 Tears of The Heart

Sultan, yang terpana karena cahaya putih yang bersinar den-


kagum, memberi selamat ke- gan lingkaran cahaya Ilahi.
pada pelukis-pelukis Turki. Tanpa Ketiadaan wujud yang
melukis, hanya dengan member- terpancar di dalam hati Nabi
sihkan dan mengkilapkan din- Musa as. tidak dapat dipadu-
ding, bayangan lukisan seniman kan dengan alam langit, alam
Cina menunjukkan kepiawaian gugusan bintang, ataupun alam
para seniman Turki. bumi, karena semua ini tidak lain
Allah swt. memerintahkan adalah ikatan entitas-entitas ber-
Nabi Musa as: bilang yang mempunyai batasan-
“ O Musa! letakkan tangan- batasan. Mustahil bagi yang tak
mu dia atas dadamu. Biarkan ia terbatas untuk berpadu dengan
terlihat putih bersih dan sem- yang terbatas. Inilah sebabnya
purna.” mengapa esensi dan atribut-
Nabi Musa as. mematuhi atribut yang tak terbatas hanya
perintah tersebut dan tangannya dapat dipancarkan di dalam hati
terlihat seputih “matahari dunia” yang sudah dijernihkan dan dibe-
dan memancarkan cahaya. baskan dari seluruh jenis keti-
Penjelasan di balik ini adalah dakmurnian duniawi. Ketahuilah
bahwa di dalam dada Musa as. bahwa penjaga cermin hati
dia menyimpan ketiadaan wujud mengemban atribut ketidakter-
yang abadi dari Yang Gaib dan itu batasan sebagaimana keindahan
terpancar dalam cermin hatinya. misteri Ilahi yang dapat tepancar
Ketika Nabi Musa as. mengulur- di dalamnya. Cermin hati yang
kan tangan ke dalam dadanya, terisi dengan manifestasi Tuhan-
dengan mengangkatnya hingga nya adalah tempat di mana
terlepas dari segala sesuatu keabadian terpancar.
selain pantulan keindahan Ila- Cerminan setiap bayangan
hiah, tangannya menjadi seperti bersinar pada keabadian hanya
Cermin Hati 57

melalui hati, baik dengan atau-


pun tanpa keragaman.
3 Manjadi lalai setelah
mendapatkan pengetahuan.
Pada keabadian, setiap
bayangan baru yang menimpa Pengetahuan (‘ilm) terletak
hati terlihat di sana tanpa keku- pada buku, tetapi kearifan atau
rangan. pengetahuan ilahiah (‘irfan)
adalah internalisasi dan penyem-
Mereka yang sudah men-
purnaannya. Karena itu, mereka
jernihkan hati telah mening-
yang tidak meningkatkan
galkan alam aroma dan warna:
pengetahuan menjadi ma’rifah
mereka menyaksikan Keindahan
(pengetahuan ilahiah) akan ber-
setiap saat tanpa henti.
hadapan dengan bahaya-bahaya
Mereka telah melepaskan kedangkalan dan kegersangan.
wujud dan cangkang pengeta- Alam semesta ini, ketika diamati
huan; mereka telah mengangkat dengan mata hati, penuh den-
tabir mata kepastian (ainul ya- gan tujuan-tujuan yang halus
qin). dan kearifan yang lembut. Dunia
ini, dalam semua keadaannya,
*******
merupakan sebuah ruang kelas
tempat belajar keimanan yang
Rasulullah Saw bersabda:
penuh dengan ujian untuk men-
“Sepeninggalku nanti, aku
capai kemampuan dalam tujuan
mengkhawatirkan keadaan
tersebut. Pada akhirnya, hanya
umatku dalam kaitannya dengan
dengan pencapaian tujuan terse-
tiga perkara: but, disertai dengan pembukaan

1 Keterikatan pada jebakan


hasrat dan obsesi.
mata hati, tujuan terselubung
penciptaan kita dapat tersingkap

2 Menjadi pelayan bagi hasrat


perut dan hasrat terhadap
dengan cahaya gemilang.
Mereka yang gagal menca-
perempuan. pai tujuan ilahiah dan kehilangan
58 Tears of The Heart

keluhuran di tengah guncangan Jika seseorang secara tulus


serta kesia-siaan di dunia ini mau berhenti sejenak dan meli-
tidak akan memperoleh keha- hat sekelilingnya dengan cermat,
diran tuntunan ilahiah dan justru dia akan segera memahami
menjadi pecundang yang ses- bahwa keberadaannya merupa-
ungguhnya. Mereka kehilangan kan sebuah konfrontasi sebuah
warisan ilahiah, kehilangan sifat kekuatan besar yang nyata
esensial bawaan sejak lahir, dan tidak ternafikan. Di setiap
dan menjadi yatim piatu dalam tarikan nafas di bawah hegemoni
kehidupan dan kebahagiaaan tersebut, akan sangat tidak ra-
yang sesungguhnya. Mereka sional dan sia-sia bila menjalani
kehilangan figur, mengalami hidup dengan mengingkari Hari
depresi, dan akhirnya mendapati Kemudian.
diri mereka tenggelam dalam Semua orang berakal
lingkaran hasrat duniawi. yang meluangkan waktu untuk
Allah swt. memberitakan berkontemplasi tentang akhir
tentang Hari Kemudian yang tak kehidupan ini akan menyadari
terelakkan dalam ayat: “Tidak! dengan jelas bahwa sangat pent-
Kelak mereka akan mengeta- ing bagi kita dalam hakikat pen-
hui! Sekali lagi tidak! Kelak ciptaan untuk membatasi hasrat
mereka akan mrngrtahui!” (QS tak terbatas dan obsesi semen-
al-Naba’: 4-5). tara kita, dan pada saat yang
Bahwa Allah mengutus sama mengarahkan cinta kepada
rasul-rasul untuk mengajarkan tujuan ilahiah yang tersembunyi
kemanusiaan dan membantu di dalam keberadaan kita.
manusia dengan contoh-contoh Ekpresi-ekpresi yang di-
melalui perkataan, pengetahuan, gambarkan dalam kaligrafi yang
tuntunan, dan moralitas mereka, dipajang pada dinding-dinding
adalah sebuah manifestasi ke- masjid dan pondok-pondok
murahan hati dan rahmat Ilahi. sufi (tekke) berfungsi sebagai
Cermin Hati 59

tanda-tanda kebenaran dan juga Dari perspektif lain, pesan


sebagai peringatan. Beberapa ini bermakna “tinggalkan dunia
ungkapan tersebut adalah: “Tun- sebab-akibat dan merasa ridha-
jukkan toleransi demi Allah”, lah dengan kehendak Ilahi.”
“Ini pun akan berlalu”, “Berhati- Akan tetapi, perlu diingat
hatilah dengan sikapmu”, dan bahwa toleransi yang disebutkan
akhirnya “Tidak ada.” Setiap di sini adalah terhadap kesalah-
ungkapan berakhir dengan an-keslahan yang dapat diam-
pernyataan “Ya Hu” yang berarti puni oleh Tuhan. Di luar itu, dosa
"Wahai, Dia!’ Makna rinci dari dan perilaku kerusakan yang
ungkapan-ungkapan ini akan dengan sengaja dan terang-
dibahas di bawah ini. terangan dilakukan di tengah
masyarakat tidak dapat ditoler-
*******
ansi! Perilaku tak terpuji bersum-
ber dari sikap tidak menghargai
Perintah “Tunjukkan toler-
pemberian Allah, dan hal terse-
ansi demi Allah” bermakna agar
but mengundang kemurkaan
tidak menyakiti makhluk mana-
Tuhan.
pun dan menjaga diri agar tidak
disakiti oleh makhluk mana pun. *******
Ini adalah konsekuensi natural
dari kebersihan hati. Seorang Ungkapan “Ini pun akan
penyair menggambarkan hal ini berlalu,” bermakna: “O manu-
dengan baik: sia! Suka dan duka yang me-
Inilah tujuan manusia nimpamu adalah ibarat tamu.
dan jin di taman dunia, Jangan mengira mereka akan
Untuk tidak melukai siapa tinggal selamanya!” Jangan
pun, dan tidak dilukai merasa terganggu dengan duka
oleh siapa pun. lara kehidupan, karena semua
itu akan berlalu. Jangan terlalu
60 Tears of The Heart

berbahagia dengan kesenangan “Duka lara adalah harta.


hidup, karena itu juga tidak akan Penyakit yang engkau derita dan
kekal selamanya. Engkau adalah segala kesulitan yang engkau
tuan rumah dan tamu-tamu yang hadapi semuanya adalah harta.”
akan berdatangan untuk bebera- “Demikian pula halnya,
pa hari adalah silih berganti dari duka adalah angin rahmat yang
suka dan duka. berembus pada cermin hati
Orang-orang yang menda- untuk membersihkan debu yang
tangi rumah persinggahan itu, menempel; jangan pernah mem-
yang menyusahkanmu, bukanlah bandingkannya dengan angin
bebanmu sendiri. Mereka juga yang merusak.”
akan menjadi beban bagi orang- “Di jalan cinta ini, hanya
orang yang datang sesudahmu. kesedihan yang mengingatku,
Mereka ibarat properti yang beribu terima kasih untuk hal
berpindah-pindah. Oleh karena tersebut.”
itu, mereka tidak layak men-
Penyair lain yang mema-
jadi perhatian utama yang akan
hami rahasia ini berusaha men-
menggiringmu untuk tenggelam
jelaskannya dalam syair di bawah
ke dalam lautan kesedihan.
ini. Syair tersebut menjelaskan
Rumi qs. mengatakan: bahwa segala sesuatu yang
“O, pencari kebenaran! Ber- datang dari Yang Dicinta adalah
bahagialah jika engkau menda- berkah; bahkan dukacita pun ada
patkan duka! Semua itu adalah karena beribu-ribu alasan yang
kiat penyatuan yang sudah di- baik. Mereka disiapkan oleh
atur oleh Yang Dicinta untukmu, Yang Dicinta untuk membedakan
karena orang akan mengingat antara pencinta palsu, yang
Allah dan mencari perlindungan bermodalkan kepura-puraan dan
dari-Nya ketika dirundung duka.” bicara, dan pencinta sejati yang
hilang di dalam-Nya.
Cermin Hati 61

Ketidakramahan Kekasih terus menangisi kekejaman? Jika


adalah ekspresi kesetiaan, bukan hatimu benar-benar terpaut pada
kekejaman; Yang Dicinta, buka mata dan
bersyukurlah; ucapkan kesetiaan.
Orang yang menyalahkan
Bicaralah tentang mawar, bukan
Kekasih dengan ketidakramahan
tentang pohonnya. Lupakan akar
bukan pencinta sejati!
dan tangkai mawarnya, pusatkan
konsentrasi pada sifatnya. Mengapa
Ini karena dukacita dan
engkau begitu tersita dengan dunia
rasa sakit yang bagi orang
sementara ini? Bukankah tujuan
awam dilihat sebagai hukuman,
akhirmu adalah yang sesudahnya
sesungguhnya adalah hadiah
dan sesudahnya?”
Ilahi di mata orang-orang yang
mencintai Allah. Hati yang sedih *******
lebih mengingat Allah dan men-
dapatkan siraman dari mata air Ungkapan “Adab Ya Hu”
kepasrahan. Dan Allah member- bermakna “Bersikap baiklah
kati hati mereka dalam keba- untuk menyenangkan Allah!” dan
hagiaan abadi dengan memberi- mengajak orang untuk mengikuti
kan hadiah yang sangat khusus adab spiritual dalam berperilaku.
karena keterikatan spiritual dan Akhlak spiritual adalah
keintiman ini. puncak moralitas. Ini adalah
Berangkat dari kebenaran salah satu dari tujuan tasawuf.
hakiki ini, Rumi mengingatkan Adab pertama yang perlu dipela-
para pencari kearifan seperti di jari adalah terhadap Allah. Ini
bawah ini: berkaitan dengan transformasi
“Wahai burung bulbul! seseorang yang belum matang
Berapa lama engkau akan terus menjadi manusia sempurna, den-
menangisi musim dingin ini? gan mengajarinya bagaimana
O bulbul! Apakah pantas untuk bersikap baik terhadap pen-
62 Tears of The Heart

ciptanya. Adab kedua berkaitan


dengan Nabi Muhammad Saw.
1 Mempunyai akhlak mulia.

Allah mengajak orang-orang


beriman untuk secara khusus
2 Bersama orang-
orang yang berakhlak mulia.
bersikap baik terhadap utusan-
Nya dalam surah al-Hujurat dan
3 Tidak menyakiti orang lain.

dalam surah-surah lainnya. Seorang penyair meng-


gambarkan akhlak mulia sebagai
Prisip-prinsip akhlak spiritu-
berikut:
al, ketika pemahaman seseorang
berkembang menuju kesempur- Akhlak adalah mahkota dari
naan, meluas dan meliputi sikap cahaya Allah
kita terhadap guru-guru, orang Kenakan mahkota itu, dan
tua, sesama orang beriman, dan engkau akan terlindungi dari
lebih meluas lagi seluruh ma- segala kesulitan!
khluk. Yunus Emre mengeks-
Sufyan Tsauri berkata: presikan kebenaran ini dalam
"adab yang bagus mengha- sebuah syair:
puskan kemarahan Allah.” Aku menggali ilmu dari
Ibn Abbas, semoga Allah orang-orang yang berhati baik,
meridai dia dan ayahnya, ber- dan menemukan bahwa,
kata: “Prinsip adab yang pertama Dalam kondisi hadirnya
adalah mematuhi perintah-perin- akhlak ini, akhlak yang bersum-
tah Allah dan menjauhi laranga- ber dari cahaya Allah, semua
larangan-Nya baik di waktu pekerjaan dapat diterima.
senang maupun susah.”
Dikatakan pula bahwa: “Ada Berangkat dari prinsip
tiga sifat yang jika dikembangkan dasar ini, sebagian wali Allah
akan melindungi seseorang agar mendefinisikan tasawuf sebagai
tidak terlepas dari rahmat Allah: "akhlak" saja.
Cermin Hati 63

Khalam al-Asamm menggu- yang mengenalnya memberinya


nakan contoh instruktif di bawah julukan ‘assam’, yang berarti tuli.
ini: Ini adalah contoh akhlak Islam
Dia sedang bercakap-cakap dan kebaikan spiritual tingkat
dengan seorang perempuan. tinggi. Setelah kejadian ini,
Perempuan tersebut secara fisik ulama besar Khatam terus ber-
sangat lemah, tampak sangat sikap seolah-olah benar-benar
murung dan seakan ditakdirkan tuli agar perempuan tersebut
bernasib buruk. Ketika sedang tidak mengetahui kenyataan dari
berusaha menjelaskan masalah- apa yang sebenarnya terjadi lalu
nya dengan penuh ketegangan, kembali merasa malu. Dia terus
dia mengeluarkan suara yang berpura-pura tuli hingga perem-
sangat buruk. Perempuan itu puan tersebut meninggal dunia.
sangat malu dan merasa dirinya Ketika perempuan tersebut me-
bagaikan lilin yang meleleh dan ninggal, Khatam berkata kepada
hampir habis. Seketika suasana orang-orang di sekelilingnya:
menjadi hening. Syaikh itu ber- - Sekarang telingaku dapat
balik ke arah perempuan terse- mendengar dengan baik. Kalian
but, melihatnya, dan berkata dapat berbicara dengan suara
dengan tenang: normal.
- Aku mempunyai masalah Contoh-contoh akhlak
pendengaran. Aku tidak bisa tinggi amat melimpah dalam
mendengar dengan baik apa kehidupan para wali Allah. Sepa-
yang engkau katakan. Bicaralah njang hidup mereka mencontoh
keras-keras. Berteriaklah! Nabi Muhammada Saw. Sebagai
Karena rasa malunya contoh, Ibn Ata, dalam kaitan-
tertutupi, perempuan tersebut nya dengan kepatuhan terhadap
kembali tenang. Kejadian ini, aturan-aturan akhlak, berkata:
yang tidak pernah terjadi di tem- “Barangsiapa mencontoh
pat lain, membuat orang-orang akhlak orang-orang yang ber-
64 Tears of The Heart

hati murni, tikarnya adalah tikar rahasia ilahiah dimulai dengan


rahmat. Barangsiapa mencontoh meninggalkan sifat-sifat egois-
akhlak wali Allah, tikarnya adalah tic serta hasrat-hasrat kebina-
tikar yang memancarkan kondisi- tangan. Oleh karena itu, tahap
kondisi spiritual persahabatan pendahuluan dalam proses
dengan Allah. Barangsiapa pertumbuhan spiritual adalah ke-
mencontoh akhlak Rasulullah, tika seseorang mencapai derajat
tikarnya adalah tikar keintiman menjadi “tiada.”
dengan Allah. Dan, barangsiapa Salah satu tujuan tasawwuf
yang mandul dengan akhlak baik, adalah menyiapkan seorang mu-
dia tersingkirkan dari semua hal rid untuk menyaksikan ‘ketiada-
baik.” annya’ di hadapan keagungan,
Rumi yang agung menga- kerajaan, dan kemahakuasaan
takan: Ilahi. Allah sesekali mengi-
“Barangsiapa tidak memiliki ngatkan hamba-hamba-Nya
akhlak, dia bukan manusia. Ini mengenai kebenaran ini melalui
karena perbedaan antara manu- berbagai cobaan. Misalnya, Dia
sia dan binatang terletak pada membiarkan salah satu nabi be-
akhlak. Buka matamu dan baca sarnya, Sulaiman as, meninggal
al-Qur’an, Kitab Allah, dengan di atas takhta selama beberapa
lebih hati-hati lagi. Engkau akan waktu untuk memberi peringat-
menyadari bahwa pada dasarnya an akan ketidakberdayaannya.
ayat-ayatnya berkaitan dengan Allah swt. berfirman ten-
akhlak yang baik. tang manusia dalam ayat:
“… engkau telah Aku
*******
ciptakan sebelum itu, (padahal
Ungkapan “ketiadaan”
waktu itu) engkau belum berwu-
menandakan kebebasan dari
jud sama sekali.” (QS Maryam:
ego. Ini karena langkah awal
9)
dalam menyadari pemahaman
Cermin Hati 65

“Dan segala nikmat yang kan bagiku dalam kesaksianku di


datang kepadamu (datangnya) jalan-Mu.”
dari Allah, kemudian apabila Muhammad Utada yang
kamu ditimpa kesengsaraaan agung mengawali pelatihan Azis
maka hanya kepada-Nyalah Mahmud, yang telah berbaiat
engkau meminta pertolongan” untuk berguru padanya, dengan
(QS An-Nahl: l53). memberinya tugas membersih-
“Fana” berkaitan dengan kan toilet dan menjual daging
perenungan akan makna ayat- hati di pasar. Tugas-tugas ini
ayat tersebut. Jika tidak, orang dimaksudkan untuk menengge-
tidak akan mampu melindungi lamkannya ke dalam rasa
dirinya sendiri dari kelalaian seh- ‘ketiadaan’ karena sebelumnya
ingga mengakui dirinya sebagai dia sudah menempati tempat
Tuhan sebagaimana yang terlihat yang sangat terhormat sebagai
pada perjalanan kehidupan raja- seorang hakim. Akhirnya, Azis
raja Fir’aun dan Namruz. Mahmud mencapai tingkat kes-
Sufi besar Bayazid Bastami empurnaan yang tinggi sehingga
qs. menggambarkan situasi ‘keti- mampu memberi nasihat kepada
adaan’ dalam doa di bawah ini: sultan-sultan Ottoman. Oleh
karena itu, gurunya memberi
“O Tuhanku! Singkirkanlah
gelar “Hudayi” (orang suci).
diriku yang ada di antara kita
agar aku hilang di dalam Eng- Abdulkadir al-Jilani, salah
kau dan aku menjadi tiada! Ini seorang waliyullah yang besar,
karena, jika aku bersama-Mu, pergi berkhalwat di tengah ke-
aku bersama semuanya. Namun hancuran Bagdad dengan tujuan
jika aku bersikap salah dan hilang untuk mencapai ‘ketiadaan’.
dalam semuanya, aku tidak bisa Sultan para wali Allah, Syah
bersama-Mu. Ini akan menjadi Naqsyabandi qs., dalam proses
perbuatan yang paling memalu- perjalanannya kepada tingkat
‘fana’, mengurus binatang yang
66 Tears of The Heart

sakit selama tujuh tahun. Dia di jalan yang ditunjukkannya


juga merawat orang sakit selama untuk waktu yang lama.
tujuh tahun. Setelah itu, dia Kemudian, waliyullah ini
menghabiskan tujuh tahun mem- menyuruhku merawat hewan
bersihkan jalanan. sakit untuk menyembuhkan pe-
Sahabat Allah yang agung, nyakit mereka. Dia menyuruhku
Syah Naqsyabandi, mence- membalut luka dan member-
ritakan perjalanan spiritual serta sihkan hewan-hewan tersebut
perjuangannya dalam menyu- tanpa bantuan dan dengan
cikan jiwa di bawah bimbingan penuh ketulusan.

guru Amir Kulal sebagai berikut: Aku juga menjalani tugas


ini sampai selesai. Aku mematuhi
“Pada hari-hari pertama
perintahnya huruf demi huruf.
pencarianku, aku bertemu guru
Pada waktu itu, egoku mencapai
besar Amir Qulal yang merupa-
tingkatan di mana ketika aku
kan salah seorang waliyullah.
berpapasan dengan anjing, aku
Pada waktu itu kemabukanku
akan berhenti dan membiarka
tinggi dan dia berkata kepadaku:
anjing itu lewat lebih dahulu. Aku
- Cobalah membetul- tidak pernah melangkah di de-
kan hati. Layani yang lemah! pannya. Situasi ini berlangsung
Lindungi orang-orang miskin terus selama tujuh tahun.
dan orang-orang yang hatinya Kemudian dia meminta
hancur. Mereka hidup tanpa agar aku mengurus anjing-an-
pemberian dari orang lain. Na- jingnya dengan setia dan penuh
mun mereka hidup dengan rasa hormat tanpa meminta ban-
sangat tenang, kerendahan hati, tuan dari orang lain. Dia berkata:
dan tidak egois. Pergi dan carilah Engkau akan mencapai
mereka. kebahagiaan yang sangat besar
Aku mengikuti perintah ketika mengurus salah satu dari
guru besar tersebut. Aku bekerja anjing-anjing ini.
Cermin Hati 67

Aku menerima perintah ini warnanya berubah mengikuti


sebagai sebuah hadiah besar. warna cahaya matahari. Bunglon
Aku tidak menyia-nyiakan segala itu sedang mengalami ekstasi
upaya. Aku memahami makna spiritual. Sebuah ekstasi dahsyat
perkataannya dan aku menan- juga menimpaku dan aku ber-
tikan hasil baiknya. Suatu hari, kata kepada diri sendiri:
aku berangkat untuk mengurus Aku berdiri di hadapannya
salah satu anjing. Aku merasakan dengan akhlak sempurna dan pe-
sesuatu di dalam jiwaku. Aku nuh hormat. Aku mengkat kedua
berdiri di hadapan anjing terse- tangan. Kemudian hewan yang
but. Aku tidak dapat menahan diberkati itu memasuki kondisi
tangis. Anjing itu menatapku spiritual. Hewan itu lalu berbar-
dalam-dalam, seolah itu adalah ing terlentang dengan wajah
Kitmir Tujuh Penghuni Gua (the menghadap ke langit. Sementara
Seven Sleepers). ia dalam posisi tersebut, aku
Sementara aku menangis, berucap: Amin!
anjing tersebut berbaring terlen- Kemudian, tuanku menyu-
tang di tanah dan mengangkat ruhku membersihkan jalanan
kaki-kakinya menghadap langit. dan menyingkirkan benda-benda
Kemudian anjing itu mulai me- yang mengganggu pejalan kaki.
nangis dengan suara pilu. Aku Aku menjalankan tugas ini se-
ikut mengangkat dan menadah- lama tujuh tahun sampai-sampai
kan tangan dengan segala ke- pakaianku selalu kotor dengan
rendahan dan berucap; “Amin!” debu yang berasal batu dan dari
kemudian anjing itu diam dan jalanan yang harus kubersihkan.
kembali berdiri tegak.
Singkatnya, aku melaksana-
Suatu hari, aku mening- kan apa pun yang diperintahkan
galkan rumah dan pergi ke oleh guru agung ini, Amir Qulal,
tempat lain. Dalam perjalanan dengan penuh keikhlasan dan ke-
aku menemukan bunglon yang setiaan. Jiwaku kemudian penuh
68 Tears of The Heart

dengan kesenangan spiritual, rencana Ilahi yang ditetapkan


dan perubahan besar terjadi dalam takdir seseorang. Untuk
pada kondisi-kondisi spiritualku.* itu dikatakan: “Tidak ada se-
Contoh lain adalah Imam orang pun yang mampu me-
al-Ghazali, yang memilih hidup ngontrol dan menguasai kecuali
dalam ‘ketiadaan’ selama be- Allah yang Maha Agung,” “La
berapa waktu karena berupaya hawla wa la quwwata illa billah
mendekati Yang Kuasa, meski- al-Aliyy al-Azhim.”
pun perjalanan belajarnya telah Segala keberadaan menjadi
mencapai puncak kesempurnaan hidup semata-mata karena ke-
ilmu agama. murahan hati dan rahmat Allah.
Setelah menganugerahkan Demikian pula halnya, segala
kemenangan kepada Nabi Mu- kepemilikan makhluk ciptaan be-
hammad Saw. dan para sahabat rasal dari Penciptanya. Kehendak
dalam Perang Badar, Allah universal Ilahi mengatur segala
mengingatkan akan ‘ketiadaan’ kejadian dan seluruh makhluk.
mereka dalam ayat berikut ini: Bahkan, sumber kehendak ma-
khluk pun adalah milik Sang Pen-
“Maka sebenarnya bu-
cipta. Sejak umat manusia diki-
kan kamu yang membunuh
rim ke dunia ini, mereka sudah
mereka, melainkan Allah yang
diberikan kehendak yang terba-
membunuh mereka. Pada hari
tas dan telah dilengkapi dengan
itu, engkau tidak membunuh
pemahaman dan kemampuan
mereka, dan bukan engkau
untuk melakukan kebaikan dan
yang melempar ketika engkau
keburukan. Kemampuan men-
melempar, tetapi Allah yang
gatur kehendak yang terbatas
melempar… (al-Anfal 17).
ini juga sudah diberikan kepada
Kekuasaan yang dimiliki mereka oleh Sang Pencipta.
seseorang muncul berdasarkan

* Al-Hadiqah al-Wardiyyah, h. 545-547.


Cermin Hati 69

Rumi berkata: akan mengetahui berbagai hal


“Apa artinya klaim superi- melalui pengetahuan yang benar;
oritas seseorang terhadap yang jika engkau benar-benar menge-
lain? Ujung-ujungnya, bukankah nal Allah, gunung-gunung akan
kita semua berada di gerbang bergerak dengan doamu.”
yang sama dari istana yang Imam al-Ghazali, yang
sama? Tidakkah Allah berfirman: melambangkan puncak ilmu
“O manusia! Kalian semua mis- agama pada masanya, mengi-
kin; Akulah satu-satunya yang sahkan pengalamannya sebagai
kaya!” berikut:
Yunus Emre menjelaskan “Aku tadinya sibuk de-
akar-akar kebenaran yang sama ngan ilmu agama dan ilmu-ilmu
dalam ungkapan yang sangat rasional. Aku mempunyai banyak
dalam: pengikut. Lalu aku merenungi
Pengetahuan adalah menge- kondisiku. Aku melihat bahwa
tahui pengetahuan itu sendiri, aku dikelilingi banyak masalah.
Pengetahuan adalah me- Kemudian aku menguji niatku
ngetahui diri sendiri, dalam menuntut ilmu dan kusa-
dari bahwa niatku tidak murni,
Jika engaku tidak mengenal
melainkan bercampur dengan
dirimu sendiri,
hasrat mendapatkan status
Apa gunanya belajar?
sosial dan kepopuleran. Aku lalu
******* menyimpulkan dengan pasti
bahwa aku sebentar lagi akan
Rasulullah Saw. bersabda: hancur pada sisi spiritual. Aku
sedang berada di tepi jurang.
“Jika engkau tumbuh den-
Aku berkata kepada diriku:
gan menunjukkan rasa hormat
terhadap Allah sebagaimana - Segeralah bertindak,
layaknya Dia dihormati, engkau karena tidak banyak waktu yang
tersisa sebelum engkau mati.
70 Tears of The Heart

Ilmu yang sudah engkau kumpul- da-Nya, dan menghilangkan


kan semuanya salah jika tidak kesusahan…” (QS al-Naml: 62).
dilaksanakan. Jika engkau tidak Segala hasrat dalam hatiku
mengakhiri keterikatan-keteri- yang berkaitan dengan status
katanmu yang tidak penting dan dan kekayaan sudah diangkat.
membersihkan rintangan-rintan- Aku memalingkan wajah dari
gan jalanmu, bagaimana jadinya semua itu.
akhir hidupmu nanti?
Aku menyibukkan diri
Kedudukan spiritualku dengan mengingat Allah, kesen-
berubah. Aku memasuki kondisi dirian, kesunyian, pergulatan
keterpanaan, penuh rasa duka, melawan ego, zuhud, mensu-
dan aku menangis selama enam cikan jiwa, dan menyempur-
bulan dalam keterpanaan di lem- nakan moralitas. Aku jadi tahu
bah perbatasan alam dunia ini dengan kepastian absolut bahwa
dan alam akhirat. Hatiku sangat mencapai kesatuan dengan Allah
sedih. Aku menyadari kelemah- dengan mengikuti jalan yang
anku. Aku menyaksikan kerun- benar adalah tujuan para sufi.
tuhan total kehendakku. Aku Moralitas dan perilaku terbaik
mencari perlindungan pada Allah menjadi milik mereka. Mereka
dan berdoa sepenuh hati sebagai mendapatkan karakteristik in-
orang yang menderita penyakit ternal dan eksternal dari cahaya
yang tidak ada obatnya. Akhirn- Rasulullah Saw. tidak ada cahaya
ya, Allah mengabulkan doaku di atas cahaya Kenabian.”**
dan membangunkan hatiku
Rasulullah Saw. bersabda:
sebagaimana yang disebutkan
“Barangsiapa bertambah ilmunya
dalam ayat al-Qur’an:
tanpa bertambah hidayah,
“Bukankah Dia (Allah) maka tidak ada yang bertambah
yang memperkenankan (doa) baginya kecuali hanya semakin
orang yang berada dalam kesu- menjauh dari Allah swt.”
litan apabila dia berdoa kepa-
** Al-Ghazali, al-Munqidh min al-Dhalal
Cermin Hati 71

Untuk alasan ini, Rumi me- surga yang dengan senang


ngatakan bahwa kata-kata yang gembira saling mengunjungi,
baik tanpa disertai perbuatan serta orang-orang di neraka yang
adalah ibarat pakaian pinjaman. saling membenci.”

******* *******

Nabi Muhammad Saw. Sejumlah poin pemikiran


bersabda: kontemplatif dari Imam al-
“Ketika cahaya memasuki Ghazali dapat dilihat di bawah
sebuah hati, hati tersebut akan ini:
meluas.” “Menggunakan pemberian
Mereka bertanya: Allah karena sebab-sebab yang
disenangi-Nya berarti mensyu-
“Apa tandanya?”
kuri-Nya, sedangkan menggu-
Beliau menjawab:
nakan pemberian Allah karena
“Berpaling dari dunia yang sebab-sebab yang tidak disukai-
sementara ini; merindukan dunia Nya berarti menghina-Nya.”
akhirat yang abadi; bersiap-siap
“Persoalan sesungguhnya
untuk mati sebelum kematian
adalah dosa dan ketiadaan iman.
datang.”
Kesulitan-kesulitan lain tidak
Sahabat Rasulullah Saw. begitu berarti, bahkan semua
Zaid bin Haritsa berkata: “Ke- itu mengandung rahmat yang
tika aku meninggalkan hasrat- mungkin tidak terlihat.”
hasrat duniawi, hari-hariku berisi
“Jika engkau hendak men-
kehausan dan malam-malamku
gatakan sesuatu, berhentilah
tanpa tidur. Aku merasa seolah
sejenak dan pikirkan. Jika engkau
sedang menyaksikan Singgasana
akan mendapatkan tuntutan
Tuhanku. Seolah aku sedang
pertanggungjawaban dari Allah
menyaksikan orang-orang di
72 Tears of The Heart

jika tidak mengatakannya, maka bekerja untuk kehidupan akhirat,


katakanlah; jika tidak, diamlah.” dia bermasalah besar. Keinginan-
“Orang cerdas harus ber- nya menjadi kemalangan hidup.
kata kepada egonya: Dia ibarat orang yang menukar-
kan gelas emas dengan mangkuk
- Modalku satu-satunya
tanah.
adalah hidupku. Nafas yang
meninggalkan badan tidak *******
pernah kembali. Jumlah nafas
terbatas dan terus berkurang. Di bawah ini Imam al-Ghaz-
Karena itu, adakah kehilangan ali menjelaskan kemustahilan
yang lebih besar daripada tidak untuk mengawasi ‘diri’ sendiri se-
mengikuti jalan yang benar?” cara memadai dari sisi spiritual:
“Lindungi seluruh organ “Kata khalq (penciptaan)
tubuhmu dari perbuatan haram dan khulq (moralitas) berasal dari
seakan-akan engkau akan mati akar kata yang sama. Yang satu
besok.” berkaitan dengan dunia ekster-
“Sadarlah! Jika engkau nal dan satunya lagi berkaitan
mengatakan, “Aku akan bertau- dengan dunia internal.
bat nanti dan akan melakukan Khalq adalah bentuk yang
perbuatan-perbuatan baik,” dapat diketahui melalui panca
pikirkan bahwa kematian mung- indra.
kin akan datang lebih awal. Pada
Khulq tersembunyi dan
akhirnya engkau mungkin akan
tidak dapat diketahui dengan
menyesali pilihanmu. Jika eng-
melihat keberadaan eksternal
kau percaya bahwa lebih mudah
kita. Hakikat identitas seseorang
untuk bertaubat besok daripada
terletak pada karakter, gaya
hari ini, engkau salah.”
hidup, dan sifatnya. Terlepas
“Jika pekerjaan seseorang dari seberapa besarnya orang
di dunia ini menghalanginya menyembunyikan diri dengan
Cermin Hati 73

penampilan luar, suatu hari iden- Sang Pencipta Yang Agung


titas internalnya akan terung- berfirman: “Sungguh beruntung
kap.” orang yang menyucikannya
Sebagaimana halnya kita (jiwa itu) ” (QS al-Syams: 9).
memerlukan cermin untuk me- Dalam hal yang sama,
lihat penampilan luar kita, kita Muhammad Rasulullah Saw.
juga memerlukan sebuah cermin juga bersabda: “Orang beriman
untuk hati kita: bantuan seorang adalah cermin orang beriman.”
sahabat Allah akan mendiagnosis Menurut hadis ini, manusia
dan memandu dunia batin, kara- sempurna berfungsi sebagai
kter, dan kecenderungan kita. cermin, yang tak bernoda, bagi
Jika seseorang ingin meng- jiwa kita. Dengan kata lain, para
etahui apakah dia dicintai Allah pencari dapat melihat realitas
atau tidak, dia harus secara ketat kondisi dan hakikat diri mereka
menguji dunia batinnya: sampai dalam wajah orang-orang ini.
pada tahap dia merasakan Allah Ini bukan penglihatan material.
di dalam hatinya dan menyak- Cermin hati jauh melampaui
sikan kekuasaan serta kerajaan- dimensi material. Di dalamnya
Nya dengan penuh kekaguman orang dapat mengarungi misteri
karena berada dekat dengan- dunia internal yang tersembunyi.
Nya. Ini bukan cermin dunia luar
tetapi cermin dunia internal, dan
Karena alasan ini, orang
di sana tidak ada wujud yang
harus senantiasa mengupayakan
menyimpan pancaran-pancaran
penyucian jiwa agar manifestasi-
cahaya Allah. Oleh karena itu,
manifestasi cahaya Ilahi, yang
mereka yang secara spiritual
akan menghancurkan gairah dan
mencari dan kemudin menuai
hasrat, dapat muncul di dalam
imbalan dari cermin ini akan
hati.
memperoleh keindahan dan
kesenangan yang berbeda-beda
74 Tears of The Heart

di dalam hati mereka. Mereka dan untuk mencapai ilmu Ilahiah


meningkat dan mengorbankan serta keterlibatan total dalam
diri. Mereka mengucapkan Kebenaran. Dia mengilustrasikan
selamat tinggal kepada ego dan hal ini dalam sebuah contoh:
dengan demikian menggapai “Bagaimana mungkin
rahmat Allah dengan tujuan un- pisau membentuk dan mengukir
tuk seutuhnya terserap di dalam- pegangannya tanpa bantuan
Nya. Untuk alasan ini, diperlukan pisau lain? Tunjukkan lukamu
adanya bimbingan sorang guru kepada ahli-bedah hati yang
yang sempurna dan diperlukan sebenarnya. Engkau tidak dapat
adanya internalisasi moralitas. menyembuhkannya sendiri.
Yunus Emre berkata:
Konsultasikan dengan
“Syariah dan tarekat adalah dokter medis menyangkut kes-
jalan para pencari sejati, ehatan fisik dan perasaan serta
Namun, kebenaran dan ilmu pikiran-pikiran duniawimu, tetapi
Ilahi melampaui semua itu.” mintalah petunjuk pada guru
Orang hanya dapat men- sempurna menyangkut keseha-
capai rahasia seperti yang tan jiwa dan perasaan-perasaan
disebutkan Yunus Emre dalam yang akan meningkatkanmu
bait di atas di bawah bimbingan menuju keabadian.”
seorang guru yang sempurna. “Letakkan dua jarimu di
mata. Dapatkah engkau melihat
*******
sesuatu di dunia ini? Jika tidak,
itu tidak berarti bahwa dunia
Guru agung, Rumi qs., juga
ini tidak ada. Ketidakmampuan
melihat perlunya untuk berada
melihat adalah kehinaan yang
di bawah bimbingan seorang sa-
menjadi milik kedua jari egomu.
habat Allah (wali), yang merupa-
Pertama, lepaskan kedua
kan pewaris Rasulullah Saw.,
jarimu dari mata. Kemudian
untuk mengatasi rintangan ego
Cermin Hati 75

engkau akan bisa melihat apa yang menyembunyikan keraguan


yang engkau inginkan. Seorang sedikit pun diselamatkan dari
manusia adalah sebuah mata. tangan laut? Jika engkau mem-
Selebihnya adalah keberanian. bersihkan dirimu dari hasrat-
Yang disebut mata adalah yang hasrat egoistik dengan cara
melihat Yang Dicintai.” mengikuti aturan “mati sebelum
Sebelum membaca al- kematian,” laut rahasia akan
Qur’an dan hadis Nabi Saw., lu- mengusungmu di pundaknya.”
ruskan dirimu. Jika aroma indah Tujuan manusia berada di
tidak menyentuhmu di taman dunia ini adalah untuk mengenal
mawar, jangan salahkan taman- dan menyembah Penciptanya.
nya. Tetapi, salahkan hatimu dan Rahasia untuk mencapai keda-
penciumanmu. laman kedua hal ini dimulai
“Hanya mereka yang telah dengan pengalaman merasakan
membakar hangus ego dan has- aroma taman ilmu Ilahiah mes-
rat duniawi serta mengorbankan kipun singkat.
diri mereka di hadapan al-Qur’an Agar dapat berlanjut
yang dapat memahami makna menuju penyembahan murni,
al-Qur’an.” orang harus menjauh dari pesona
dan godaan dunia yang bersifat
*******
sementara ini. Misalnya, seperti
peringatan yang mengantarkan
Rumi menjelaskan bahwa
Ibrahim Adam untuk menyusuri
rahasia untuk mencapai derajat
jalan kesalehan.
“peleburan diri” (fana) adalah
Di tengah malam, Ibrahim
penyerahan diri sepenuhnya:
Adam sedang tertidur di atas
“Air laut memikul jenazah,
takhtanya. Tiba-tiba terdengar
yang sepenuhnya berserah diri
sebuah suara yang berasal dari
padanya di atas pundaknya.
atap istana. Sang Sultan ter-
Bagaimana mungkin orang hidup
bangun karena suara tersebut
76 Tears of The Heart

semakin gaduh. Dia berdiri dan ketidakpastian dan keterpanaan.


berteriak: Namun, Sultan tidak dapat sepe-
- Siapa di sana? Apa yang nuhnya meninggalkan kehidupan
engkau lakukan di atas atap pada terdahulunya.
tengah malam begini? Akan tetapi, peringatan
Sebuah suara menjawab; kedua datang dalam sebuah
pesta berburu dan menjadikan-
- Kami sedang mencari unta
nya seorang pencari sejati di
kami yang hilang!
jalan Kebenaran. Kejadian diung-
Ibrahim Adam berteiak
kapkan di bawah ini:
marah:
Ibrahim Adam sedang
- Bodoh kalian! Bagaimana
mengejar seekor kijang. Dia
bisa kalian mencari unta di atas
mengejar begitu jauh sehingga
atap?
benar-benar terpisah dari
Kali ini jawaban yang da- pasukannya. Akan tetapi, dia
tang sangat penting dan mem- begitu bertekad untuk mem-
berikan panduan: buru kijang tersebut sehingga
- O Ibrahim Adam! Engkau dia tidak menyerah dan bahkan
tahu tidak mungkin mencari unta terus mengejarnya. Ketika kijang
di atas atap, tapi tahukah engkau tersebut berhasil tersudutkan,
bahwa itu sama mustahilnya hewan cantik dan rapuh itu
dengan mencari Allah sambil berbicara padanya dalam bahasa
duduk di atas takhta dengan spiritual:
pakaian sutra dan mahkota, - Wahai Ibrahim! Engkau
dan dengan sebuah cambuk di tidak diciptakan untuk ini! Apa-
tanganmu? kah Allah menciptakanmu dari
Kejadian ini menyebab- ketiadaan agar engkau dapat
kan gelombang jiwa Ibrahim memburuku? Bahkan jika engkau
Adam berayun lebih kencang. menaklukkanku, apa yang akan
Ini membawanya pada kondisi engkau dapatkan? Apa yang
Cermin Hati 77

akan engkau peroleh selain sebaliknya, dia baru saja men-


mengakhiri satu nyawa? dapatkan kembali pikiran dan
Ketika Ibrahim mendengar kesadarannya. Dia pergi berburu
suara ini, dia merasa seolah- rusa, tetapi pada kenyataan-
olah bongkahan api sedang nya Allah telah memburunya
ditumpahkan ke dalam hatinya. bagaikan seekor kijang.
Dia tidak dapat berbuat apa-apa
*******
selain jatuh dari kudanya. Dia
mulai berlari menuju padang
Semoga Allah menolong
pasir. Setelah beberapa waktu,
kita semua untuk memasuk-
dia melihat sekeliling dan tidak
kan nasihat Rumi ke dalam
menemukan siapa pun kecuali
kehidupan kita; mengambil
seorang penggembala. Dia ber-
pelajaran dari contoh-contoh
kata kepada gembala itu:
yang diberikannya ketika kita
-Tolong ambil semua per- berupaya menginternalisasikan
hiasan ini, pakaian kebesaranku, kondisi hatinya. Amin!
senjataku, dan kudaku, dan beri-
Rumi, sahabat Allah yang
kan jubah wol sederhana yang
besar, juga berkata: “Orang-
engkau kenakan itu. Dan jangan
orang yang memiliki ilmu ilahiah
menceritakan hal ini kepada
adalah ibarat pemandu; mereka
siapa pun.
membantu orang-orang yang
Sementara penggembala memasuki jalan Kebenaran.
tersebut terpana keheranan, Namun, mereka yang belum
Ibrahim Adam menghilang untuk memasuki jalan tersebut tidak
melepaskan baju kebesarannya akan menghargai nilai sebuah
dan berganti pakaian. Gembala tuntunan dan tidak akan bisa
tersebut berkata kepada diri mendapatkan manfaat dari tun-
sendiri: “Sultan kita pasti su- tunan tersebut.”
dah gila.” Namun sebenarnya
Ibrahim Adam tidak gila. Justru
78 Tears of The Heart

Dengan cara yang sama, Apakah pikiran kita menangkap


seorang dokter bekerja mengo- pentingnya makna situasi yang
bati penyakit. Orang-orang yang menakutkan ini?
menyuarakan penderitaannya Kematian menghadang
dengan tangisan menghargai di hadapan kita sementara kita
dokter. Namun, bagaimana bisa sibuk mondar mandir tanpa
orang mati memahami nilai tujuan.
seorang dokter?
Kematian begitu dekat
Masa kehidupan berlalu dengan kita. Bahkan lebih dekat
sementara kita menghabiskan dari yang dapat kita pahami.
waktu memikirkan harapan- Namun aku tidak paham de-
harapan kita yang berkaitan ngan pikiran orang-orang yang
dengan hari-hari mendatang ke- mengabaikan.”
tika kita menyibukkan diri dalam
tempo yang singkat ini dengan *******
upaya-upaya duniawi, perteng-
karan, dan percobaan. Dalam bait-bait di bawah
ini, Syaikh Ghalib menggambar-
Kembalikan ingatanmu dan
kan bahwa umat manusia adalah
sadari bahwa hidupmu hanya
manifestasi dari nama-nama
berisi hari yang engkau jalani.
Ilahi. Masing-masing merupakan
Pikirkan cambuk-cambuk apa
sebuah jagad raya kecil dan pada
yang akan mejajalimu hari ini.
saat yang sama juga sebagai
Hidup yang singkat namun
hakikat dari jagad raya yang ada.
berharga ini cepat berakhir
Lebih dari itu, manusia memiliki
sementara engkau sibuk mengisi
kemampuan untuk membersi-
dompet dengan uang dan mengi-
hkan cermin hati mereka yang
si perutmu dengan makanan.
bagaikan magnet menarik dan
Detik demi detik kematian menyerap rahasia-rahasia alam
merenggut kita dari dunia ini. semesta ini.
Sekendi Air 79

Lihatlah dirimu dengan hantu, engkau keliru besar. O


gembira sebab engkaulah hakikat mawar di taman mawar. Jika
alam semesta, engkau berbuat seperti semak
Engkau adalah Adam, mata pohon, engkau akan sangat me-
jagad raya! lukai dirimu sendiri.”
O Tuhanku! Beri kami
Terlepas dari kejadiannya cahaya di mata dan di hati kami
sebagai hakikat alam semesta, untuk dapat menyaksikan sinar
jika manusia mengikuti hasrat- kebenaran pada cermin hati
hasratnya, dia dapat jatuh ke agar kami berkembang menjadi
level yang terendah di level seperti mereka yang mendapat-
bawah. Rumi menjelaskan hal ini kan kehormatan dengan men-
sebagai berikut: yaksikan keindahan-Mu di Hari
kemudian.
“O bulbul taman hati! jika
engkau berbuat seperti burung Amin!
Jangan Sakiti
Laila!
Tiada wujud tersisa di dalam diriku selain Engkau,
O, kekasih!
Karenanya aku hilang di dalam diri-Mu,
Sebagaimana setetes cuka lenyap di lautan madu.
—Rumi
Jangan Sakiti Layla 81

S sedi akibat perpisahan


panjang dengan Laila,
suatu penyakit menimpa Maj-
“Aku tidak takut pada
pisau bedah. Semua orang tahu
bahwa kesabaran dan ketang-
nun. Dokter pun datang untuk guhanku melebihi kekokohan
memberikan pengobatan, tetapi gunung batu. Aku orang yang
dokter kemudian berkata kepada tidak takut terhadap apa pun dan
orang-orang yang hadir: bahkan tidak mempunyai gubuk
- Tidak ada pilihan selain jerami di dunia ini. Aku adalah
mengeluarkan darahnya. pengembara dan tubuhku tidak
tenang tanpa hempasan; aku
Oleh karena itu, seorang
seorang pencinta dan luka-luka
dokter ahli didatangkan untuk
adalah ibarat obat bagi cintaku.
mengobatinya, membalut len-
Ini sebabnya mengapa aku tidak
gannya, dan mengeluarkan pi-
takut terluka. Namun seluruh
sau bedahnya untuk melakukan
keberadaanku terisi dengan
pembedahan; namun Majnun
Laila: badanku adalah cangkang
yang mabuk cinta menjerit:
berisikan kualitas Mutiara itu.
- Ambil bayaranmu dan
Yang aku takutkan O dokter, jika
lupakan urusan mengeluarkan
engkau mengeluarkan darah
darah! Jika aku mati, biarkan
adalah engkau akan melukai
jasadku yang usang ini masuk ke
Laila dengan pisau bedahmu.
liang lahad!
Sesungguhnya hambah Allah
Dengan heran dokter ber- yang suci, yang hatinya terce-
tanya: rahkan, tahu bahwa tidak ada
- Mengapa? Mengapa perbedaan antara aku dan Laila.”
engkau begitu takut dengan op- Dalam Mathnawi:
erasi ini, sementara engkau tidak
Jika tidak pernah ada cinta,
pernah takut terhadap singa di
akan berasal dari mana dunia ini?
hutan?
Bagaimana bisa roti membiar-
Majnun menjawab: kanmu memakannya, melepaskan
82 Tears of The Heart

dirinya di dalam tubuhmu, dan cinta Majnun yang membakar,


menjadi engkau? Ketahuilah mengatakan:
bahwa karena cinta, roti menye- Aku Majnunnya Laila,
rahkan dirinya padamu dan men-
Aku pencinta al-Rahman
jadi engkau dengan menghilang di
yang gila,
dalam dirimu.
Melihat wajah Laila,
Cinta memberi hidup bahkan
Aku menjadi Majnun!
kepada roti yang tak bernyawa;
cinta menambahkan kehidupan
makhluk-makhluk fana ke dalam Seorang penyair sufi yang
hidupmu dan menjadikanmu lain, Fuzuli, mengungkapkan
abadi. hasratnya untuk menggapai
cinta yang bahkan lebih tinggi
Ketahuilah bagaimana
dari derajat cinta Majnun:
malangnya orang yang hatinya
hampa akan cinta dan kasih Ilahi; Aku berpotensi untuk cinta

mungkin dia lebih rendah dari yang melebihi Majnun,

binatang. Bahkan anjing Tujuh Akulah pencinta sesungguh-


Penghuni Gua pun mencari orang- nya; Majnun hanya mengemban
orang yang mencintai; anjing itu nama.
menemukan mereka dan ia pun
mendapatkan kebahagiaan spirit- Mereka yang bisa melihat
ual; pada akhirnya anjing tersebut dengan mata hati memandang
mendapatkan surga dengan jalan semua makhluk sebagai se-
meleburkan diri bersama hamba- buah manifestasi cinta. Mereka
hamba Allah yang istimewa itu. melihat bahwa semua makhluk
adalah hasil dari cinta. Sekiranya
*******
tidak ada cinta abadi, alam se-
mesta ini tidak akan pernah ada.
Penyair besar Yunus Emre,
Orang-orang arif tahu bahwa
yang mendambakan serpihan
dunia ini adalah hasil dari cinta
Jangan Sakiti Layla 83

abadi tersebut dan karena itu Ini karena tubuh para


jagad raya ini dipersembahkan pencinta Allah penuh dengan
kepada Nabi Muhammad Saw. cinta akan Allah. Contohnya,
Dalam Hadis Qudsi, kita darah Hallaj Mansur menuliskan
menemukan ungkapan ini: “Aku ‘Allah, Allah’ di tanah ketika dia
adalah harta tersembunyi. Aku syahid. Seperti halnya Hallaj
rindu untuk dikenal. Karena itu, Mansur, Fuzuli juga mencapai
Aku menciptakan alam semesta derajat peleburan diri (fana). Ini
agar Aku diketahui.” terlihat jelas dari cara yang dipi-
lihnya untuk mengekspresikan
Dari pernyataan di atas
diri dalam suara Majnun seperti
kita memahami bahwa seluruh
di bawah ini:
jagad raya, termasuk semua
makhluknya, diadakan melalui Engkau satu-satunya yang
cinta Ilahi. Allah menciptakan termanifestasi dalam diriku,
semua itu sebagai bukti kesenian Aku tak lagi ada, yang ada
dan kekuasaan-Nya. Dilihat adalah Engkau.
dari sudut pandang ini, seorang Jika aku adalah aku, lalu
manusia, yang merupakan karya siapa Engkau, O Kekasih?
istimewa Ilahi, adalah manifesta-
Jika aku adalah Engkau, lalu
si sempurna dari cinta Ilahi.
siapa diri yang menangis ini?
Bait berikut dari Yunus
Emre mengungkapkan makna
Yunus Emre mengungka-
yang dalam:
pkan teka-teki serupa dalam
Bagi kita, cinta adalah pe- baitnya:
mimpin dan hati adalah komuni-
Aku didandani dengan da-
tasnya,
ging dan tulang,
Wajah Yang Dicinta adalah
Dan hadir dengan nama
Kiblat, shalat tiada akhir.
Yunus!
84 Tears of The Heart

Sesungguhnya, para gangnggap itu sebagai ketidak-


pencinta Allah mengetahui warasan.
bahwa tak ada jarak yang Baju Yusuf as. dititipkan
memisahkan para pencinta sejati pada saudaranya yang diberi
dari Yang mereka Cintai. Secara tanggung jawab untuk men-
mistik, tubuh para pencinta gantarkan kepada ayahnya.
Allah hanya tumpangan semen- Meskipun baju itu ada di tan-
tara karena eksistesi simbolik gan saudaranya, nilai baju jauh
mereka lenyap di dalam api yang melampaui ukuran yang pantas
yang membakar hati mereka. untuknya. Hal ini dapat disa-
Hubungan antara Nabi Yaqub makan dengan orang yang sa-
as. dan putranya Yusuf as. dapat ngat istimewa yang tertangkap
dijadikan contoh untuk situ- oleh pedagang budak. Meskipun
asi ini. Nabi Yaqub as. memiliki orang tersebut telah jatuh ke
kecenderungan besar terhadap tangan pedagang, nilainya jauh
Yusuf as. karena melihat banyak melampaui kelayakan bagi
kualitas dirinya di dalam diri orang-orang seperti pedagang
Yusuf as. Sebagai konsekuensi itu, dan karenanya harus berpin-
dari ikatan cinta ini, mereka dah tangan untuk mengimbangi
menjadi begitu erat terkait seh- tingkatan si budak tangkapan.
ingga ketika baju Nabi Yusuf as.
akan diberangkatkan dari Mesir, *******
Nabi Yaqub as. dapat mencium
aromanya di tanah Kanaan di Allah Yang Mahabesar
Palestina. Akan tetapi, orang menyimpan keesaan untuk diri-
lain tidak mempunyai kesadaran Nya sendiri dan menciptakan
yang sama. Ketika Nabi Yaqub segala sesuatu selain diri-Nya
mengatakan; “Aku merasakan berpasang-pasangan. Aspek
aroma Yusuf,” orang-orang men- penciptaan ini, yang belakangan
ini ditemukan oleh sains modern,
Jangan Sakiti Layla 85

telah diwahyukan dalam al- jaran tersembunyi yang perlu


Qur’an dalam berbagai ayat em- digali:
pat belas abad yang lalu. Dunia “Dan di antara tanda-tan-
kita, yang didandani dengan da (kebesaran)-Nya ialah Dia
nilai estetika yang sangat tinggi, menciptakan pasangan-pas-
bahkan lebih indah dari sebuah angan untukmu dari jenismu
kamar pengantin, mengikuti sendiri agar kamu cenderung
sebuah hukum perkawinan yang dan merasa tentram kepadan-
istimewa dan mengagumkan, ya, dan Dia menjadikan di anta-
yang meliputi segala sesuatu ramu rasa kasih dan sayang.
termasuk atom-atom, sel-sel Sungguh, pada yang demikian
biologis, tumbuhan, hewan, itu terdapat tanda-tanda (ke-
manusia, dan bahkan elektron besaran Allah) bagi kaum yang
serta neutron yang ada di dalam berpikir.” (QS al-Rum: 21)
atom.
Penyatuan dua orang asing
Dalam surah Yasin dise- dalam sebuah pernikahan sesuai
butkan: dengan rencana Ilahi dan juga
“Mahasuci Allah yang sesuai dengan pertumbuhan
telah menciptakan semuanya cinta dan kasih sayang di antara
berpasang-pasangan, baik dari mereka, merupakan manifestasi
apa yang ditumbuhkan oleh kekuasaan Ilahi yang perlu
bumi dan dari diri mereka send- direnungkan. Dalam seluruh
iri, maupun dari apa yang tidak penciptaan, saling ketertarikan
mereka ketahui.” (QS Yasin: 36) antara makhluk hidup dan benda
Namun, hukun perkawinan mati terhadap satu sama lain
menemukan ekspresi tertinggi dalam jenisnya masing-masing
dalam kehidupan manusia. Allah merupakan manifestasi kesatu-
Yang Mahatinggi menjelaskan an. Dengan kata lain, kesatuan
bahwa dalam institusi pernika- adalah hasil dari ketertarikan dan
han manusia, ada banyak pela- kesamaan. Dalam sifat hakiki
86 Tears of The Heart

alam terdapat kecenderungan berfungsi sebagai jendela dari


untuk kembali pada kesatuan. cinta Ilahi yan tiada akhir. Ketika
Penciptaan mencapai pun- Majnun menyadari dirinya di
caknya dalam makhluk manusia. dunia cinta ilahiah yang merupa-
Api cinta yang ada sesuai dengan kan rahasia yang selama ini
proporsi untuk penyempurnaan dicarinya, peran Laila akhirnya
obyeknya. Pasangan-pasangan terpenuhi.
mendapatkan cinta kasih Di dalam cerita Matsnawi
Ilahi pada tingkat fisik maupun Rumi qs., Laila adalah simbol
spiritual. Hal ini menempatkan cinta yang menjelma jadi cinta
mereka pada sebuah perjalanan ilahiah yang menyatukan pencin-
menuju Allah melalui per- ta dan Allah.
antaraan ketertarikan ilahiah dan Dengan kata lain, Laila
cinta. Dengan cara ini, hikmah adalah horizon cinta Ilahi yang
di balik penciptaan sepenuhnya membuka hati terhadap besar-
menguasai pemikiran mereka. nya peniadaan diri dan peleburan
Laila mendatangi Majnun hasrat fisik.
setelah bertahun-tahun. Majnun Dari perspektif ini, petu-
tidak menunjukkan ketertarikan alangan cinta yang bermula dari
padanya. Laila berkata: Laila akhirnya mencapai pun-
- Bukankah engkau yang caknya pada Maula, Allah.
hidup di teriknya padang pasir Dalam akhirnya, Laila
untukku? adalah seorang manusia biasa.
Majnun menjawab: Dia telah menyebabkan pencin-
- Laila, yang tidak lain dari tanya menjadi sebuah legen-da
sebuah bayangan, telah pudar sehingga nama aslinya pun
dan menghilang sebagai Qais berubah menjadi
Majnun, yang berarti gila.
Laila, yang menjadi satu-
satunya tujuan hidup Majnun,
Jangan Sakiti Layla 87

Namun, apa yang terjadi - Lakukan sesuai per-


pada pencinta jika yang dicintai mintaannya, dengan cara yang
bukan Laila tetapi seseorang engkau senangi.
yang disebut Allah sebagai Pelukis tersebut mulai
‘kekasih-Ku’ (yaitu Rasululullah melukis. Namun, ketika selesai
Saw)? melukis, dia menyadari bahwa
Mari kita jelaskan persoalan sosok di depannya berubah men-
ini lebih jauh dengan melihat jadi sangat berbeda dan tidak
beberapa contoh. Yang pertama mirip dengan lukisannya. Jadi,
adalah yang diambil dari ke- dia melukis ulang, dan ini terus
hidupan Rumi sendiri: berulang hingga dua puluh kali.
Ghruju Katun adalah se- Pada akhirnya, pelukis menya-
orang murid perempuan Rumi. dari ketidakmampuannya dan
Suaminya seorang jenderal. menyerah. Dia mencium tangan
Suatu hari dia ditugaskan untuk Rumi. Seninya hilang tersesat
bekerja di Kayseri, sebuah kota dalam lukisannya.*
di Anatolia. Ghruju Khatun ingin Kejadian ini membang-
membawa serta sebuah gambar kitkan sebuah kesadaran pada
gurunya, Rumi, ketika me- diri sang pelukis, melemparkan-
reka bersiap-siap meninggalkan nya kepada sebuah pemikiran
Konya. Dia meminta seorang yang mendalam, kekaguman,
pelukis kenamaan yang juga ketakutan, dan kengerian. Per-
dekorator istana Saljuki untuk kataan di bawah ini terucap dari
secara diam-diam melukis Rumi lidah pelukis yang terpesona:
dan memberikan lukisan terse- - Dalam agama ini, jika se-
but kepadanya. Pelukis tersebut orang wali saja dapat melakukan
mendatangi Rumi dan meminta seperti ini, bagaimana dengan
izin. Rumi tersenyum kepadanya Rasulullah Saw?
dan mengabulkan permintaan-
nya; * Gambar-gambar ini tersimpan di Museum
Maulana di Konya, Turki.
88 Tears of The Heart

******* *******
Imam Malik ra. Hidup Dalam hal yang sama,
dalam ekstasi dengan penyatuan Imam Malik memaa an guber-
dengan Rasulullah Saw. Dia nur Madina yang bersikap keliru
tidak menunggangi kendaraan di dengan mengatakan: “Pada Hari
Kota Madinah. Dia tidak buang Pengadilan, akau akan merasa
air. Dia senantiasa berbicara malu untuk berada dalam satu
dengan suara pelan di mesjid persidangan dengan cucu Rasu-
Rasulullah Saw. Ketika khalifah lullah Saw.”
yang berkuasa pada waktu itu Guru agung As’ad Arbili juga
berbicara dengan suara lantang menyatakan cintanya terhadap
di mesjid Nabi Saw. dia mengin- Nabi Muhammad Saw. dengan
gatkan: untaian kata indah:
- O Khalifah! Pelankan
Dengan semua api ini, mus-
suaramu di tempat ini. Peringa-
tahil untuk mencuci jazad syahid
tan ini datang dari Allah kepada
cinta,
orang-orang yang bahkan lebih
Jasadnya adalah api;
terhormat darimu.
mantelnya api; bahkan air yang
Kemudian dia membaca
manis pun api!
ayat al-Qur’an:
Penyair Azari, Fuzuli, men-
“Wahai orang-orang yang
jelaskan tentang cinta dalam
beriman! Janganlah kamu
syairnya “elegi air” yang terke-
meninggikan suaramu melebihi
nal:
suara Nabi, dan janganlah
Jangan menyimbahkan air
kamu berkata kepadanya den-
mata, wahai mataku, di atas api
gan suara keras sebagaimana
kerasnya (suara) sebagian hatiku,

kamu terhadap yang lain, nanti Karena, air takkan sanggup


(pahala) segala amalmu bisa memadamkan api yang seterang
terhapus sedangkan kamu tid- itu.
ak menyadari. (QS al-Hujurat: 2)
Jangan Sakiti Layla 89

Sultan Ottoman Ahmad Dalam hal serupa, Rumi


Khan 1 bermaksud mendapatkan berkata: “Cinta mengubah air
berkah spiritual dengan mem- keruh menjadi jernih. Cinta sejati
buat miniatur sandal Rasulullah memberikan kehidupan bagi hati
Saw dan meletakkannya di topi yang mati; cinta bahkan mem-
turbannya. Dia menulis: buat para sultan jadi hamba.”
Aku berharap dapat terus Sayyid Ahmad Yasawi, yang
membawa di atas kepalaku se- menggali liang kubur untuk
bagai mahkota, dirinya sendiri ketika mencapai
Kaki suci raja para nabi. usia enam puluh tiga dan mulai
hidup di dalam liang tersebut,
berkata: “Di atas usia ini, tidak
Kaisar dunia pada masa-
layak bagiku untuk bertempat
nya, Yavuz Sultan Selim Khan,
tinggal di atas tanah.” Karena
meyakini bahwa nilai seorang
Nabi Muhammad Saw. mening-
waliyullah, yang dapat menun-
gal dunia pada usia enam puluh
tun seseorang menuju Rasulullah
tiga, pahlawan cinta, yang secara
Saw. berada di atas semua yang
total telah menyatu dengan
lain dan mengungkapkan pera-
yang dicintainya, memilih untuk
saan ini dalam sajak:
meninggalkan dunia ini pada usia
Menjadi raja dunia ini
yang sama dengan jalan terus
hanya perjuangan yang sia-sia,
menjalani hidupnya di dalam
Menjadi hamba seorang wali liang kubur. Karena cintanya te-
adalah di atas segalanya. hadap Rasulullah Saw. yang me-
legenda, tanah yang ditinggali
Ini adalah ungkapan me- Ahmad Yasawi disebut Blessed
ngenai pentingnya pertumbuhan Turkistan (Turki yang diberkati).
spiritual untuk mendekat kepada Dalam hal yang sama, ke-
Rasulullah Muhammad Saw. dan tika Uwais al-Qarani mengetahui
kepada para pencintanya. bahwa gigi Rasulullah Saw. patah
90 Tears of The Heart

dalam perang Uhud, semua syahid dalam perang Qadisiye,


giginya terasa asing baginya. dia bereaksi dengan ucapan:
Karena dia tidak tahu gigi mana - Biarkan keempat anakku
Rasulullah Saw. yang jatuh, dia dikorbankan untuk kemenangan
mencabut semua giginya untuk Islam.
mempertahankan kesatuannya
Dia bersyukur kepada Allah
dengan yang dicintai.
karena mendapatkan kehormat-
Suami, ayah, dan saudara an sebagai ibu dari empat orang
laki-laki seorang permpuan dari syahid.
suku yang dinamai Putra-putra
Sama juga, Bezm-i Alem
Dinar mati syahid dalam Perang
Sultan menulis:
Uhud. Ketika perempuan terse-
Muhammad berasal dari
but mendapat berita bahwa
cinta,
ketiganya sudah meninggal, dia
mengajukan permintaan: Tanpa Muhammad, apa
yang dapat lahir dari cinta?
- Bawa aku ke Nabi Muham-
mad. Aku ingin melihatnya.
Melalui cinta terhadap
Ketika dia dapat melihat
Rasulullah Saw., jiwa kita men-
Rasulullah Saw., dia mendapat-
dapatkan pemenuhannya.
kan kepuasan dan berkata:
Ketika guruku almarhum
- Wahai Utusan Allah! Se-
Yaman Dede mengajarkan Mat-
lama engkau masih hidup, segala
snawi di kelas, matanya bersim-
penderitaan tidak ada artinya
bah air mata bagaikan kolam
bagiku.
mutiara. Dia mengekpresikan
Ketika Hansa Khatun, yang
perasaannya saat itu dengan
memeluk Islam setelah meng-
ungkapan:
alami kehidupan yang sulit,
Batinku penuh dengan da-
diberitahu bahwa keempat anak-
rah, wahai Utusan Allah, karena
nya telah terbunuh dan menjadi
cinta akan engkau;
Jangan Sakiti Layla 91

O Utusan Allah, bagaimana menerima ijazah yang ditulis


aku bisa menjalani perpisahan oleh pena keabadian.
ini? Melalui pengembangan
Perpisahan menangis; per- kehidupan berdasarkan pencer-
temuan menangis karena bahagia minan pada kehidupan dan
kembali ke asal; perbuatan-perbuatan Rasulullah
Dengan keindahanmu, Saw. seseorang dapat mem-
tenangkan aku, O Utusan Allah, bangun persahabatan dengan
karena aku terbakar. Rasulullah Saw. Ini dilakukan
dengan cara mengikuti secara
detil contoh kehidupan yang
Ketika membaca puisi ini,
dijalani oleh seorang wali yang
wajahnya bersinar bagaikan bu-
berfungsi sebagai jembatan
lan penuh di malam gelap.
untuk memasuki dunia spiritual
******* yang mengantarkan seseorang
menuju tempat Rasulullah Saw.
Sepanjang sejarah, para Murid di jalan ini bersatu dengan
nabi dan para wali berperan gurunya masing-masing dan
sebagai lentera pemandu dalam menerima suatu bagian dari hati
penyempurnaan kehidupan serta dunia spiritual mereka.
spiritual kita. Peran ini senan- Abu Bakar adalah seorang
tiasa berfungsi untuk membawa yang bangkit meraih derajat
pertumbuhan iman menuju yang tinggi dalam penyatuan
puncaknya. Individu-individu dengan Nabi Muhammad Saw.
dapat mencapai penyempur- Karena alasan ini, dia dirahmati
naan ini melalui identifikasi dan dengan pengetahuan tentang
persahabatan spiritual dengan Rasulullah Saw. yang melebihi
wali-wali Allah, dan pada akhirn- pengetahuan siapa pun. Dia
ya dapat berkembang hingga hidup dalam api cinta ini den-
gan aroma terbakar yang keluar
92 Tears of The Heart

dari dadanya. Imam Bukhari yang terjatuh ke parit air dingin


menjelaskan: “Abu Bakar al- sesaat sebelum dia tiba, masuk
Shiddiq menyatakan bahwa di ke ruangan dan gemetar kedin-
dunia spiritual Rasulullah Saw. ginan. Mereka membawanya ke
terus berada di depan matanya pojok, mengeringkan pakaian
bahkan ketika dia berada di dan menghangatkannya. Ketika
kamar mandi. Dengan kata lain, murid tersebut sudah merasa
bahkan pada saat-saat member- hangat, Ubaidillah Ahrar tidak
sihkan diri pun, Abu Bakar men- lagi merasa dingin.
jaga kondisi kesatuan dengan Bayazid Bustami men-
Rasulullah.” jadi sangat sensitif dan halus
Apa yang dikatakan Nabi karena cinta ilahiah sehingga dia
Muhammad Saw. di pembarin- mencintai semua makhluk demi
gan menjelang ajal menjemput- Sang Pencipta dan bersimpati
nya sesuai dengan riwayat di dengan penderitaan mereka se-
atas. Hadis di bawah ini secara hingga dia selalu merasa resah.
indah menjelaskan keseiringan Ketika seekor bulbul ber-
cinta di antara dua hati tersebut: nyanyi, engkau tidak mampir
- Biarkan semua pintu tertu- untuk mendengarkan suara-
tup. Hanya pintu Abu Bakar yang suara yang datang dari gunung di
akan tetap terbuka. hadapanmu. Semakin besar cinta
kita, semakin dekat kita dibawa
*******
ke objeknya.
Mereka menyampaikan
Suatu hari Khaja Ubaid-
kepada Khalifah Ali bahwa
ullah Ahrar tiba-tiba merasa
seseorang sangat mencintainya.
dingin. Dia mulai gemetar.
Khalifah Ali menjawab:
Mereka mengangkat api untuk
menghangatkannya. Pada saat - Ya, dia mencintai saya
itu, salah seorang muridnya, sebesar saya mencintai dia.
Jangan Sakiti Layla 93

Dengan kata lain, kondisi Doa tahiyyat merupakan


penyatuan spiritual ini dapat ekpresi cinta yang luar biasa.
dibandingkan dengan kesamaan Orang beriman yang sedang
level benda cair di dalam dua melaksanakan shalat secara spir-
wadah yang terpisah namun itual dapat menuai pahala besar
terhubungkan dalam sebuah dari doa ini. Kalimat pertama
penampungan. Aliran cairan di dalam doa ini berbunyi:
antara kedua wadah tersebut “Segala kehormatan, keber-
adalah hasil dari ikatan cinta katan, kebahagiaan dan kebaikan
spiritual. adalah milik Allah.” Beginilah
Ikatan spiritual di dalam cara Nabi Muhammad Saw. men-
tasawuf lahir dari penerapan gungkapkan situasinya kepada
cinta spiritual dalam cara yang Allah pada malam mi’rajnya ke
formalnya segar dan hidup. Cinta langit. Semua ini adalah kata-
ini dapat dengan layak ditujukan kata yang diwahyukan Allah ke
kepada Allah, Rasul-Nya, dan dalam hatinya setelah memer-
hamba-hamba-Nya yang benar intahkannya untuk: “Bicaralah
secara spiritual. Imam Ghazali kepada-Ku, wahai Utusan-Ku!”
mencontohkan ikatan ini melalui Kalimat kedua berbunyi:
bacaan tahiyat (tasyahud) dalam
“Wahai Nabi! Semoga
shalat lima waktu. Setelah men-
keselamatan, rahmat dan berkah
jelaskan pentingnya ketenangan
Allah dilimpahkan atasmu!”
hati selama pelaksanaan shalat
lima waktu, dia berkata: “Selama
tasyahud pertama dan kedua, Pernyataan ini adalah
sambil membaca ‘salam bagimu, sebuah hadiah spiritual yang
wahai Nabi’ (Assalamu alaika sangat penting dan merupakan
ayyuha al-nabiyyu), orang harus rahmat tersendiri dari Sang Pen-
membayangkan Rasulullah di cipta kepada Rasul-Nya.
antara kedua mata hatinya.” Kalimat ketiga berbunyi:
94 Tears of The Heart

“Semoga keselamatan dilim- berkatan Rasulullah Saw. shalla-


pahkan kepada kami dan kepada llahu alaihi wa sallam.
seluruh hamba Allah yang saleh.” Singkatnya, sebuah doa
yang melafalkan kata-kata
yang diucapkan oleh Allah, Nabi
Beginilah Rasulullah men-
Muhammad Saw., dan Malaikat
jawab sapaan yang disampaikan
Jibril merupakan sebuah rahmat
Tuhannya. Di sini kita melihat,
yang sangat besar yang merupa-
sebagai bukti kebesaran cinta
kan hadiah Ilahi untuk umat Nabi
dan kasih sayangnya, bagaimana
Muhammad Saw. Ketika mem-
Rasulullah dengan murah hati
baca doa ini kita mendapatkan
dan tidak mementingkan diri
pahala yang mengangkat derajat
sendiri menyebutkan dalam
spiritual kita. Setiap mengu-
doanya semua orang beriman
capkan doa tersebut, seorang
yang saleh dari umatnya.
hamba harus lepas dari kelalaian
Malaikat Jibril as. yang
dan dengan penuh kesadaran
menyaksikan dialog antara Allah
melafalkannya seolah sedang
dan Rasulullah Saw. pada malam
berada di hadapan Sang Pen-
Isra’ Mi’raj ini menawarkan testi-
cipta. Dengan cara ini, dia secara
moni dengan ucapan:
spiritual akan berjuang untuk
“Aku bersaksi bahwa tiada melaksanakan shalat sepenuhn-
Tuhan selain Allah dan aku ber- ya seperti yang dijelaskan dalam
saksi bahwa Muhammad adalah hadis: “Shalat adalah mi’raj-nya
hamba dan utusan-Nya.” orang beriman ke hadirat Allah.”
Perilaku Malaikat Jibril Perlu dicatat bahwa kema-
yang memberikan kesaksian puan menjaga kesadaran bahwa
menekankan pentingnya kesak- kita berada dalam kehadiran
sian syahadat tentang keesaan Allah dari awal hingga akhir
Allah sekaligus menegaskan shalat adalah sebuah pencapa-
pentingnya mengikutkan pem- ian yang sangat tinggi dan sulit
Jangan Sakiti Layla 95

bahkan bagi para wali besar ka tetap setia melaksanakan


sekalipun. Akan tetapi, kita perlu shalatnya” (QS al-Ma’arij: 23)
mengingat bahwa semakin besar bahwa “Itu berarti bahwa kondisi
kesadaran dan konsentrasi hati hati sesudah shalat harus sama
kita selama shalat, semakin dengan kondisinya ketika berada
besar kemungkinan shalat kita di dalam shalat.”
diterima oleh Allah dan paha- Derajat ini hanya dapat
lanya pun akan bertambah besar. dicapai melalui hubungan yang
Konsekuensinya, mereka yang ikhlas dan mendalam antara hati
melaksanakan shalat harus ber- seseorang dengan Rasulullah
juang menjaga konsentrasi dan Saw. Ketika ikatan (rabithah) ini
kesadaran. Jika tidak, peringatan diperluas, jalan menuju penyatu-
dari Allah sangat menakutkan: an dengan Rasulullah Saw. akan
“Maka celakalah orang-orang terbuka. Seseorang akan berada
yang shalat, (yaitu) orang- di jalan menuju penyatuan den-
orang yang lalai terhadap sha- gan Rasulullah Saw. sehingga dia
latnya. (QS al-Ma’un: 4-5). terus menerus merasakan keha-
Shalat yang benar adalah diran Rasulullah dan menyucikan
yang dilaksanakan dengan hatinya dari persoalan duniawi.
konsentrasi hati. Ayat berikut Inilah jalan integritas, kekoko-
menjelaskan hal ini: “Sungguh han, dan kematangan spiritual.
beruntung orang-orang yang Tidak seorang pun dari
beriman, (yaitu) orang-orang para sahabat yang sepenuhnya
yang khusyuk dalam shalat- memahami keutamaan Rasulull-
nya.” (QS al-Mu’minun: 1-2). ah Saw. Tidak seorang pun yang
Level konsentrasi dan kesa- dapat sepenuhnya memahami
daran meliputi seluruh aspek cakupan penciptaannya. Bahkan
kehidupan orang beriman. Untuk Malikat Jibril pun, ketika berada
alasan ini, Rumi menafsirkan di Sidra al-Muntaha (batas akhir)
makna spiritual dari ayat “mere-
96 Tears of The Heart

dalam perjalanan Isra’ Mi’raj memasukkan benang ke lubang


berkata: jarum.”
- Lanjutkan perjalananmu. Rumi berkata: “Kedua
Aku tidak boleh melewati batas alam diciptakan untuk satu hati
ini. (yaitu hati Rasulullah Saw). Jika
Masing-masing sahabat bukan karena engkau (O Muham-
mengalami Rasulullah Saw. mad!), jika bukan karena engkau
menurut kadar jangkauan evolusi (O Muhammad!), Aku tidak akan
spiritualnya. Setiap momen ber- menciptakan alam semesta ini!
makna bagi mereka merupakan adalah Hadis Qudsi yang harus
fungsi dari tingkat pemahaman- engkau renungkan.”
nya. O Tuhan! Ikutkanlah kami
Aisyah ra. Berkata: “Wajah ke dalam tingkatan para pencin-
Rasulullah bersinar dan meman- ta sejati-Mu yang hatinya penuh
carkan begitu banyak cahaya dengan kearifan ilahiah dan
sehingga lebih terang daripada satukanlah kami dengan hamba-
cahaya bulan purnama. Dengan hamba-Mu yang taat di dua alam
bantuan cahaya ini, aku biasa ini.
Amin!
Jangan Sakiti Layla 97
Penjaga
Rumah
Laila
Diamlah jika kau bukan Majnun,
Sebab, bagi yang belum mencapai cinta itu
Laila tidak lebih dari sebuah wujud biasa.
—Rumi
Penjaga Rumah Layla 99

M ajnun, yang lebur terpeso-


na di hadapan sekor anjing
yang meneteskan liur, memeluk
lih untuk bertempat tinggal di
dusun Laila. Anjing ini penjaga
rumah Laila. Lihat aspirasinya
hewan tersebut sambil men- yang tinggi dan perhatikan hat-
cium matanya. Seseorang yang inya, jiwa dan pengetahuannya
sedang melintas melihat peman- diperoleh langsung dari Allah.
dangan ini, lalu berteriak: Ini anjing dengan wajah yang
- O Majnun yang setengah diberkati, Kitmir guaku; bukan
terbakar, kegilaan apa yang kau- hanya itu, dialah tempat berbagi
tunjukkan? Mulut anjing selalu kebahagiaan dan kesedihanku.
makan kotoran. Pernahkah kau Anjing yang menjaga rumahnya,
memikirkan itu sebelum menci- oh, mustahil menipu pikiranku
umnya? bahwa aku akan menukarkan
sehelai bulunya bahkan dengan
Majnun menjawab:
seekor singa pun. Bagiku, tanah
- Apa yang engkau pahami
yang dipijaknya suci. Tidak ada
tentang apa yang aku lakukan
kemungkinan lagi untuk mem-
karena secara keseluruhan
bicarakan ini lebih jauh. Diamlah
engkau tidak lebih dari sebuah
dan selamat jalan!
wujud, figur, dan jasad! Masuklah
Dari Mathnawi:
ke dunia ruh dan lihatlah anjing
itu melalui mataku. Apakah Jika kau melampaui bentuk,
kau sedikit pun tak mengenali O kawan, itu adalah surga dan
nilai anjing ini? Di dalam anjing taman mawar di tengah taman
ini, ada misteri Ilahi yang tidak mawar. Jika kau telah meng-
mampu engkau pahami. Allah hancurkan dan membakar wu-
menyembunyikan di dalam judmu sendiri, yang penuh dengan
hatinya kekayaan cinta dan ketakutan, keresahan, dan kes-
kesetiaan yang dirasakannya ombongan tak berdasar, atau jika
terhadap tuannya. Di antara kau telah menghancurkan dirimu
sekian banyak dusun, dia memi- dari menyembah nafsumu sendiri
100 Tears of The Heart

yang merupakan induk dari semua puan lain. Alasan Qais menjadi
berhala, engkau sudah belajar Majnun (gila) dengan cintanya
menghancurkan berhala-berhala adalah karena dia melihat kecan-
di dalam dirimu. Setelah itu, kau tikan batinnya. Itulah sebabnya
akan menemukan kekuatan untuk mengapa khalifah tidak mampu
menghancurkan semua bentuk: memahami misteri cinta Majnun,
seperti Haidar* (Ali), kau akan karena dia tidak melihat Laila
merobohkan Benteng Khaibar; melalui mata Majnun. Untuk
atau seperti Nabi Ibrahim as., dapat menyaksikan cinta ini, kita
kau dapat mengubah kobaran api harus menafikan wujud lahi-
menjadi taman mawar. riah Laila dan kita harus masuk
Ada kisah lain tentang Laila ke dalam kobaran api cinta di
dari Mathnawi. Kisah tentang dalamnya. Bagi orang yang tidur
khalifah yang melihat Laila. terhadap batinnya, jiwanya
Khalifah berkata kepada tidak mendapatkan kesenangan,
Laila: pesona, keagungan, atau per-
- Kaukah orangnya yang jalanan menuju surga.
mengalihkan perhatian Majnun Sebagian orang yang tidak
dan membuatnya gila? Kau tidak mengenal kebenaran ini, karena
lebih dari yang lain. rasa kasihan terhadap Majnun,
Dia menjawab; berkata:
- Diamlah, karena engkau - O Majnun, tinggalkan
bukan Majnun. Laila, karena banyak perempuan
Bagi mereka yang meng- lain yang lebih cantik.
andalkan wujud fisik, Laila tidak Majnun menjawab:
banyak berbeda dengan perem- - Wujud, jasad dan tampil-
an kita ibarat kendi. Kecantikan
* Khaydar, yang berarti singa atau pahlawan, adalah minuman ilahiah yang
adalah nama. julukan Khalifah besar ke IV
Ali ra. Julukan ini diberikan karena aksi-aksi terdapat di dalam kendi. Keta-
heroiknya.
Penjaga Rumah Layla 101

huilah bahwa Allah, Yang Maha bakal mendatangkan ketidakba-


Tinggi, menawarkanku minuman hagiaan di dunia ini dan di Hari
dari kendi Laila. Engkau hanya Kemudian. Untuk itu, Rumi qs.
melihat wujud lahir Laila, tetapi Berkata:
tidak menyadari apa yang ada Jangan menyebut kecerdas-
di dalamnya. Karena minuman an cinta sebagai kegilaan! Jangan
ilahiah yang tersimpan di dalam menyebut mereka yang terserap
tidak akan tampak bagi mereka dalam jiwanya sebagai pendusta.
yang tidak memiliki pengeta- Jangan menyebut laut tak bertepi
huan spiritual. Hadirnya kese- sebagai cangkir. Dia lebih meng-
tiaan seorang perempuan yang etahui hakikat nama itu.
tidak tampak bagi orang-orang
asing dan bagi orang-orang yang
Bait-bait di bawah ini ditulis
tidak mempunyai mata adalah
oleh Yunus Emre. Puisinya secara
kecantikan batin.
indah menggambarkan kegilaan
Dalam hal ini Syaikh Sadi
cinta ilahiah karena diungkapkan
Syirazi qs. berkata: “orang harus
pada puncak kobarannya.
menyaksikan kecantikan Laila
Aku berkeliling dalam api,
melalui mata Majnun.”
Cinta melumuriku dengan
Majnun berarti gila, namun
darah,
pada kenyataannya dia orang
cerdas yang telah meluluhkan Aku bukan sadar dan bukan

kecerdasannya di dalam cinta pula tak sadar,

Ilahi. Banyak orang membatasi Datang dan saksikan bagai-


kecerdasan dengan rasionalitas, mana cinta memperlakukanku.
tetapi menggunakan rasionalitas Kadang aku berembus bagai
saja dapat mengantarkan pada angin,
kegagalan dalam membedakan Kadang aku mengangkat
antara yang benar dan salah. debu bagaikan jalanan,
Pengandalan rasionalitas semata
102 Tears of The Heart

Kadang-kadang aku menga- manusia, binatang, tumbuhan


lir bagai banjir ataupun benda mati. Tetapi, tidak
Datang dan saksikan bagai- semua orang dapat melihatnya.
mana cinta memperlakukanku. Kendinya ada dan dapat di-
lihat. Akan tetapi, air kehidupan
*******
yang terkandung di dalamnya
hanya diketahui oleh mereka
Orang harus mengingat yang merasakannya.
bahwa kisah-kisah yang terda-
Penampakan Yusuf juga
pat di dalam Matsnawi bersifat
ibarat cangkir. Ayahnya menda-
metaforis. Laila merupakan sim-
patkan kesenangan ketika minum
bol dan sekaligus horizon cinta
dari cangkir itu. Tetapi, saudara-
ilahiah.
saudaranya meminum racun dari
Jika engkau ingin melihat cangkir yang sama, dan itu me-
Laila, engkau harus menjadi se- nambah kemarahan dan keben-
orang pencinta setia. Jika tidak, cian mereka.
yang akan tampak hanyalah wu-
Zulaikha juga minum air
judnya. Bagi mereka yang bukan
kehidupan yang berbeda dari
pencinta sejati, Laila tidak lebih
cangkir Yusuf dan menjadi mabuk
dari sekadar wujud biasa.
kepayang, melampaui cinta biasa.
Rumi menjelaskan hal ini:
Anggur cinta di dalam kendi
Kehadiran setiap rahmat wujud berasal dari dunia gaib.
dan derita berbeda-beda di Tetapi, kendinya berasal dari
antara umat manusia; sebagian dunia ini. Meskipun kendinya
orang melihatnya sebagai surga adalah makhluk, yang ada di
dan sebagian lagi melihatnya dalamnya tersembunyi dan hanya
sebagai neraka. terjangkau oleh mereka yang
Pada setiap benda terdapat layak mendapatkannya.
makanan dan racun; baik itu
*******
Penjaga Rumah Layla 103

Ibrahim as menjawab:
Ketika Allah mengangkat - Aku tidak memerlukanmu.
Nabi Ibrahim as. menjadi sa- Dia sendiri sudah cukup bagiku.
habat dekat-Nya, para malaikat Dialah sebaik-baik penjaga.
berkata: Akhirnya, karena keper-
- O Tuhan! Bagaimana cayaan penuh Ibrahim terhadap
mungkin Ibrahim as menjadi sa- Penciptanya, dia diselamatkan
habat-Mu? Dia mempunyai ego, dengan perintah langsung Allah
perbendaharaan material, dan kepada api: “Wahai api, jadilah
anak. Hatinya condong terhadap dingin dan penyelamat bagi
semua itu… Ibrahim” (QS al-Anbiya’: 69).
Akibatnya, Ibrahim diberi- Ini hanya salah satu contoh
kan ujian-ujian berat. Ketika dia mengapa Ibrahim as juga disebut
akan dilemparkan ke dalam api, Khalilullah atau sahabat karib
para malikat menjadi tegang. Allah.
Beberapa di antara mereka Dengan perintah tersebut,
memohon izin kepada Allah tungku pembakaran Ibrahim as
untuk memberikan pertolongan. menjelma menjadi kebun mawar
Allah mengizinkan. Namun ke- dan mata air sejuk yang manis.
tika mereka mendekati Ibrahim
Pada kejadian lain ketika
dan bertanya apakah dia me-
Nabi Ibrahim as. sedang mem-
merlukan bantuan, Ibrahim as bawa putranya Ismail as. untuk
menjawab: mengorbankannya, para ma-
- Jangan mencampuri laikat sekali lagi mengalami
antara dua sahabat! ketegangan dan berkata kepada
Kemudian, Malaikat Jibril as Tuhan:
datang dan berkata: - Seorang rasul sedang
- Bolehkah aku membantu membawa Rasul yang lain untuk
apa saja? mengorbankannya. Akan tetapi,
104 Tears of The Heart

Ismail as berkata kepada ayah- engkau menyebut namanya tiga


nya: kali, engkau dapat mengambil
- Ayah! Laksanakan apa semuanya.
yang diperintahkan Allah. Insya Malaikat Jibril berkata:
Allah, engkau akan melihat - Mahasuci Tuhan kami
bahwa aku tetap bersabar. yang jauh dari segala kekurang-
Ketika mereka sedang an, Tuhan seluruh malaikat dan
berenang di samudra kepasra- semua jiwa.
han kepada Ilahi, Malaikat Jibril Ibrahim as menjawab:
as. terlibat pada detik-detik
- Ambil semua domba itu
terakhir dan mencegah pisau
dan pergilah.
untuk memotong Ismail as. Dia
membawa seekor domba untuk - Malaikat Jibril as. mem-
menggantikan tempatnya se- balas:
bagai korban. - Aku bukan manusia; aku
Dalam ujian lain, Allah seorang malaikat. Jadi aku tidak
memberi Ibrahim as. domba bisa mengambil domba-domba
yang banyak. Malaikat Jibril da- ini.
tang kepadanya dan bertanya: Ibrahim as. berkata:
- Siapa pemilik semua - Jika engkau seorang ma-
domba ini? Dapatkah engkau laikat, aku khalilullah (sahabat
menjualnya seekor kepadaku? karib Allah). Aku tidak boleh
Ibrahim menjawab: mengambil kembali apa yang su-
dah kuberikan atas nama Allah.
- Domba-domba ini milik
Tuhanku. Mereka diserahkan Ibrahim as. menjual semua
kepadaku sebagai sebuah tang- ternak tersebut dan meng-
gung jawab. Jika engkau menye- habiskan hartanya di jalan Allah
but nama-Nya, engkau dapat sebagai sedekah.
mengambil sepertiganya. Jika
Penjaga Rumah Layla 105

Ibrahim as. diberikan ujian- Ayah anak-anak tersebut


ujian berat melalui perjalanan sangat bahagia sehingga me-
hidupnya, hartanya, dan anak- letakkan sekantong emas di
anaknya. Dalam setiap ujian, hadapan sufi besar Nuri. Melihat
dia mempertahankan kesetiaan kejadian ini, sang sufi gusar dan
dan kepasrahan kepada Tuhan. berkata:
Kemudian, kedudukannya terus - Jika aku melakukan-
naik dan mencapai puncak peng- nya demi uang, aku tidak akan
abdiannya kepada Allah. Dia pernah sanggup mengeluarkan
meninggalkan wujud dan men- putra-putramu dari api.
capai derajat khalilullah, sahabat
Memasuki kobaran api
karib Allah.
hanya dimungkinkan dengan
******* menyatu secara spiritual dengan
kesadaran Ibrahim as dan memi-
lih untuk mengikutinya. Alasan
Pernah terjadi kebakaran
mengapa api tidak membakar
besar di Bagdad dan dua anak
Ibrahim as. tetapi justru menjadi
dari seorang ulama terperangkap
rahmat baginya adalah karena
api. Orang-orang tidak dapat
hal itu merupakan hadiah atas
berbuat apa-apa selain menang-
cintanya terhadap Allah yang
is. Sufi besar Nuri menyaksikan
tak terbatas dan atas kepasra-
kejadian tersebut ketika sedang
han penyerahan dirinya kepada
melewati tempat itu. Dia lalu
Tuhan Penciptanya.
masuk ke dalam api bagaikan
memasuki sebuah taman mawar. Terinspirasi dengan pembe-
Dengan izin Allah, dia membawa rian yang dianugerahkan kepada
keluar kedua anak tersebut den- Nabi Ibrahim as., Junaid al-
gan disaksikan oleh orang-orang Bagdadi menyatakan: “Sekiranya
yang menonton. ada lautan api yang mengantarai
aku dan Tuhanku, karena cinta
dan kerinduanku terhadap-Nya,
106 Tears of The Heart

aku akan melemparkan diriku Rumi qs., selanjutnya men-


ke dalam api itu untuk menca- gatakan:
painya.” Al-Qur’an mencakup ting-
Pada waktu yang sama, kita katan derajat dan kualitas para
harus mengupayakan kesadaran nabi. Jika engkau membaca
besar. Berupaya mengikuti dan al-Qur’an dengan konsentrasi,
mencontoh Ibrahim as tanpa engkau dapat menganggap dirimu
adanya pengetahuan dan kesa- sedang meluangkan waktu ber-
daran akan tingkatan spiritual sama para nabi; kurungan badan
serta batasan-batasan kita akan menjadi kecil bagi burung jiwa.
merupakan kebodohan luar biasa Kita membebaskan diri
dan kehilangan yang besar. kita dari kurungan badan hanya
Rumi menjelaskan situasi melalui satu jalan. Tidak ada
ini dalam tuntunannya: “Dalam jalan untuk mendapatkan kebe-
jalan Allah memang mungkin basan dari kurungan tersebut
bagimu untuk masuk ke dalam kecuali melalui jalan Tauhid, atau
api. Namun sebelum melaku- keimanan terhadap Allah.
kan itu engkau harus mencari di Tujuan dalam melampaui
dalam jiwamu kualitas-kualitas wujud diterangkan dalam hadis:
Ibrahim as. dan masuklah ber- “Matilah sebelum engkau mati.”
sama seluruh kualitas itu, karena
Mereka yang mengamalkan
api tidak mengenal engkau
hadis ini dan mati (fana) sebelum
tetapi hanya mengenal kualitas-
kematian fisiknya mendapatkan
kualitas Ibrahim as. dan hanya
kehidupan baru dalam lingkaran
menyelamatkan kualitas-kualitas
realitas mutlak dan meninggal-
tersebut dari keterbakaran.”
kan bentuk-bentuk fisik mereka.
******* Mereka mendapatkan kehidupan
baru di dalam kebenaran Nabi
Muhammad Saw. Sebagaimana
Penjaga Rumah Layla 107

disebutkan dalam al-Qur’an: dengan ketat mengikuti seluruh


“dan Kami tidak mengutus eng- aturan berkaitan dengan sikap
kau (Muhammad) melainkan sopan santun ketika sedang
untuk (menjadi) rahmat bagi meriwayatkan hadis Rasulullah
seluruh alam...“ (QS al-Anbiya’: Saw.
107). Selama masa Ottoman,
Nabi Muhammad Saw. setiap tahun sebuah karavan
adalah alasan metafisik dari dikirim dari Istanbul ke Mekkah
penciptaan dunia ini. Kita harus dan Madinah dengan hadiah-
mengambil manfaat dari mani- hadiah berharga dan uang untuk
festasi cinta kasih Ilahiah ini memenuhi kebutuhan para
seraya berupaya meleburkan diri penduduk kedua tanah suci
di dalamnya. tersebut. Karavan ini bernama
Untuk alasan ini, Imam Ma- “Surre Alayi.” Ketika mendekati
lik tidak berkendara di Madinah, Kota Madinah, Surre Alayi bias-
tempat Nabi Muhammad berja- anya berhenti di luar kota guna
lan kaki. Dia bahkan tidak men- memberi kesempatan kepada
genakan sepatunya di kota ini. orang-orang untuk melakukan
Ketika seseorang datang menan- persiapan spiritual sebelum
yakan sebuah hadis, dia biasanya memasuki kota dan memohon
berwudu terlebih dahulu, men- izin dari Rasulullah Saw. untuk
genakan topi turban, memakai berkunjung. Karavan ini bergerak
wewangian, dan duduk di tempat melanjutkan perjalanan setelah
yang tinggi. Setelah tata tertib menerima pertanda spiritual
tersebut terlaksana, barulah dia bahwa permohonan izin mereka
menjawab pertanyaan tentang dikabulkan, dan hanya dengan
hadis. Dengan melakukan itu, cara tersebut mereka dapat
dia secara spiritual menyiapkan lanjut melaksanakan kunjungan.
diri untuk kehadiran Rasulullah Ketika kembali ke negerinya,
Muhammad Saw. Dia juga biasa mereka akan membawa tanah
108 Tears of The Heart

dari Madina sebagai berkah dan dan juga terhadap kota madina
untuk penyembuhan. beserta penduduknya.
Samahalnya, pada saat Ibunda sultan Abdul Ma-
jenderal-jenderal Ottoman yang jid, Bazm-i Alem Valide Sultan,
ditugaskan untuk melindungi mensponsori pengangkutan
Madina hendak berziarah kepada air segar manis dari Damaskus
Rasulullah Saw., mereka selalu ke Mekkah dan Madina untuk
meninggalkan kereta di tempat dibagikan secara cuma-cuma
yang jauh untuk berziarah de- kepada para peziarah. Layanan
ngan berjalan kaki disertai adab yang diberikannya kepada para
sopan santun yang tinggi. peziarah Haramayn atau kedua
Ketika sultan Ottoman Ab- mesjid suci ini dilakukan dengan
dul Azis sedang dalam pembarin- harapan untuk mendpatkan
gan menghadapi sakratul maut, berkah spiritual.
dia diberitahu bahwa ada surat Penyair Nabi berangkat
berisi petisi dari para penduduk untuk melaksanakan ibadah haji
kota Madina. Dia meminta ke- dengan pejabat-pejabat publik
pada asisten-asintennya: Ottoman pada tahun 1678. Nabi
- Bantu aku berdiri! Aku menjadi kurang tidur ketika cara-
harus mendengarkan petisi itu van mendekati Kota Madinah.
sambil berdiri. Aku tidak boleh Suatu hari dia melihat seorang
mendengarkan surat dari para jenderal sedang meluruskan kaki
tetangga Rasulullah Muhammad ke arah Madinah. Jenderal terse-
Saw. sambil berbaring. but tidak sadar akan apa yang
dilakukannya. Jiwa sang pen-
Kejadian bersejarah ini
yair terluka dengan perlakuan
menunjukkan dan membuktikan
itu, dan dia terinspirasi untuk
cinta serta penghormatan yang
menulis puisinya yang masyhur
diberikan para sultan Ottoman
tentang Rasulullah Saw. Puisi-
terhadap Nabi Muhammad Saw.
puisi tentang Rasulullah dalam
Penjaga Rumah Layla 109

literatur Ottoman membentuk dari menara-menara Mesjid Suci,


sebuah genre tersendiri yang Nabi terburu-buru mendatangi
disebut “na’t,” yang merupakan muazzin dan bertanya:
lanjutan dari tradisi puisi Arab - Bagaimana engkau me-
yang lebih awal. Ketika kara- ngetahui puisi ini?
van mendekati Madinah pada
Muazzin menjawab:
saat shalat subuh, Nabi sang
- Aku melihat Nabi Muham-
penyair mendengarkan na’tnya
mad Saw. di dalam mimpiku. Dia
disenandungkan dari menara-
bercerita tentang engkau dan
menara mesjid Rasulullah Saw.:
puisimu serta memintaku untuk
Menjauhlah dari melalaikan
membacakannya dari menara.
sopan santun, karena ini adalah
Dia berkata, “seorang penyair
kota kekasih Allah;
bernama Nabi dari umatku akan
Ia senantiasa dalam pan- datang.” Aku hanya mengikuti
dangan Allah; ia rumah para nabi perintahnya.
pilihan yang terpuji.
Nabi mulai menangis tak
Hanya dengan mengikuti terkendalikan. Sambil menangis
sopan santun yang tinggi, O dia berkata:
Nabi, masuklah ke dalam Rumah
- Utusan Allah Saw. berkata
Suci ini;
aku adalah bagian dari umatnya.
Makhluk-makhluk istimewa Mentari dari dua dunia telah
berputar mengelilinginya; ia menerimaku sebagai salah se-
adalah daratan yang dikunjungi orang pengikutnya.
dan dicium oleh para nabi.
*******

Mendengar puisinya yang


Ada sebuah genre dalam
memuji Rasulullah Saw., yang
puisi Islam yang dikenal dengan
baru saja diciptakannya secara
nama maulid, yang berisikan
diam-diam, disenandungkan
110 Tears of The Heart

puisi tentang kelahiran dan ke- nyai rasa cinta terhadap Rasu-
hidupan Rasulullah Saw. Dalam lullah Saw.
sebuah Maulid yang ditulis oleh Orang-orang beriman yang
Suleyman Celibi kita menemu- memiliki jiwa halus dan murni
kan bait-bait berikut: menganggap sebagai rahmat
Allahlah yang menciptakan yang paling besar untuk mem-
Adam; perjuangkan penyatuan dengan
Dia menghiasi dunia dengan Nabi Muhammad Saw. Dalam
Adam. proses spiritual pengorbanan
diri ini, mereka berjuang untuk
meleburkan diri ke dalam cahay-
Sajak di atas menekankan
anya. Didorong oleh kenikmatan
hubungan antara umat manusia
spiritual dari kedekatan terha-
dan dunia ini serta menerangkan
dap Rasulullah Saw., perjalanan
tujuan penciptaan. Penyair yang
mereka disamakan dengan jalan
sama menjelaskan Nabi Muham-
laron yang berputar mengelilingi
mad Saw. sebagai:
sebuah cahaya di malam hari.
“Sebuah cahaya yang ter-
hadapnya matahari ibarat seekor *******
laron.”
Ini menggambarkan bahwa Sebuah contoh yang
matahari, yang menyinari se- menggambarkan cinta serupa
luruh alam, jatuh cinta dengan terhadap Nabi Muhammad Saw.
Rasulullah Saw. dan berputar dapat dilihat dalam sebuah cerita
mengelilinginya bagaikan seekor tentang salah seorang paman-
laron yang berputar mengelilingi nya, Ja’far Tayyar.
sebuah cahaya di malam hari. Ja’far adalah seorang sa-
Contoh sempurna ini menggam- habat yang kembali ke Madinah
barkan bagaimana wujud-wujud dari Abesinia seletelah berhijrah
fisik yang tak hidup pun mempu- ke sana akibat semakin besarnya
Penjaga Rumah Layla 111

tekanan dari kaum musyrik Arab Saw., Ja’far berperan sebagai


di Mekkah pada masa awal pem- komando kedua setelah Zaid.
bentukan umat Islam. Begitu tiba Sewaktu Zaid jatuh sebgai syahid
di Madinah, mereka menge-tahui dalam perang, Ja’far mengambil
bahwa Nabi Muhammad Saw. bendera laskar dari tangannya.
telah berangkat ke Khaibar dan Di tengah peperangan dia kehi-
karena tidak ingin menunggu, langan kedua tangannya karena
mereka memutuskan melan- sabetan pedang yang menyam-
jutkan perjalanan agar dapat ber- bar. Dia kemudian berupaya ter-
gabung dengan Rasulullah Saw. us menegakkan bendera dengan
di sana. Melihat Ja’far, Rasulullah memeluk bendera di dadanya
Saw. berkata kepadanya: menggunakan kedua lengannya
- Engkau sangat mirip yang tinggal sepotong. Nabi Mu-
denganku, baik fisik maupun hammad Saw. memperhatikan
spiritual. kejadian ini dari Madinah dengan
mata hati. Dengan berurai air
Pujian ini membuat Ja’far
mata, Rasulullah Saw. meng-
senang sekali. Dia memasuki
gambarkan kepada para sahabat
kondisi ekstasi dan mulai menari
tentang apa yang terjadi di
bagaikan seorang anak kecil
medan perang. Akhirnya, Rasu-
tak berdosa, seperti kehilangan
lullah Saw. menyebutkan bahwa
kesadarannya.
Ja’far telah mati syahid. Beliau
Rasulullah Saw. berdiri dan
menyebutkan:
berkata:
- Allah memberikan dua
- Haruskah aku berba-
sayap di surga sebagai balasan
hagia karena kedatangan Ja’far
bagi Ja’far karena telah mengor-
atau karena telah menaklukkan
bankan kedua tangannya di jalan
Khaibar?
Allah.
Di dalam Perang Mu'tah,
Sejak saat itu, Rasulullah
seperti dijelaskan oleh Rasulullah
Saw. menyapa putra-putra
112 Tears of The Heart

Ja’far yang masih kecil dengan mata mereka, semua itu hanya
sebutan “putra-putra orang yang ibarat sebuah mata air dibanding
mempunyai dua sayap” sambil sebuah lautan.
mengelus kepala mereka. Mata mereka, setelah
Ja’far mabuk cinta terha- sepenuhnya melepaskan dunia
dap Rasulullah Saw. Dia kemu- indra ini, melihat dunia gaib dan
dian mendapatkan pujian dari dengan kemampuan ini mereka
Rasulullah Saw. dan juga hadiah diberkati dengan perasaan dan
besar dari Allah di surga. Dia dukungan Ilahi.
berhasil mencapai kedalaman Jika air mata keluar dari
spiritual yang tinggi sebelum mata mereka, malaikat jibril akan
mencapai tingkatan mati syahid berusaha menadah tetesannya.
di jalan yang mengantarkannya
Dengan izin para nabi dan
kepada rahmat Allah.
wali itu, Malaikat Jibril akan
******* meletakkan air mata tersebut di
atas sayapnya.

Dalam membaca baris-baris Syaikh Attar juga mengisa-


tulisan Rumi di bawah ini, orang hkan dalam bukunya, Maqalat-i
dapat merasakan bahwa dia Arwah: “Suatu hari Junaid Bag-
sedang menggambarkan cinta dadi qs. menyaksikan malaikat-
Ja’far ra. malaikat turun dari langit sambil
berusaha menangkap sesuatu
Mata para nabi dan wali
di bumi. Dia bertanya kepada
luas bagaikan lautan. Karena
mereka:
luasnya keterbukaan mata me-
reka, dunia ini serta dunia yang - Apa yang berusaha kalian
akan datang hanya ibarat sehelai tangkap?
rambut bagi mereka. Malaikat-malaikat itu men-
Bahkan jika beribu-ribu jawab:
langit dimasukkan ke dalam
Penjaga Rumah Layla 113

- Seorang sahabat Allah me- apa yang akan mereka infakkan


rintih dengan kepedihan di sini (untuk ikut berperang)“ (QS al-
dan dia menangis. Air matanya Taubah: 92).
berjatuhan ke tanah dan kami Setelah turunnya ayat ini,
berupaya mendapatkan sebagian sahabat-sahabat besar seperti
dari tetesan air mata tersebut Umar, Usman, dan Abbas meny-
agar kami juga ikut menuai rah- umbangkan unta serta makanan
mat Allah.” kepada sahabat-sahabat terse-
Selama Perang Tabuk, tujuh but dan mengikutsertakan
sahabat miskin datang kepada mereka dalam perjalanan.
Nabi Muhammad Saw. dan minta Jangan pernah kita lupakan
disediakan hewan tunggangan bahwa air mata para sahabat itu,
agar dapat ikut berperang. Be- yang karena cintanya terha-
gitu mengetahui tidak ada lagi dap Rasulullah Saw. menangis
unta yang tersisa untuk ditung- memikiran perpisahan dengan
gangi, mereka pulang ke rumah kepergian Rasulullah Saw., disak-
dengan bersimbah air mata. sikan dengan penuh kekaguman
Air mata ini diterima dan diberi oleh malaikat-malaikat yang
balasan oleh Allah, sebagaimana berlomba untuk mendapatkan
yang disebutkan dalam ayat bagian dari berkahnya. Bayang-
al-Qur’an: “…mereka datang kan besarnya kehilangan yang
kepadamu (Muhammad) agar dialami dalam tingkat kesadaran
engkau memberi kendaraan ke- yang berlawanan dengan tingka-
pada mereka, lalu engkau ber- tan kesadaran ini!
kata, “Aku tidak memperoleh
Dalam ayat al-Qur’an telah
kendaraan untuk membawamu,
diwahyukan bahwa orang yang
lalu mereka kembali, sedang-
hanyut dan tertipu oleh dunia ini
kan mata mereka bercucuran
adalah ibarat orang yang tertipu
air mata karena sedih disebab-
oleh fatamorgana di padang pa-
kan mereka tidak memperoleh
sir: “Ketahuilah, sesungguhnya
114 Tears of The Heart

kehidupan dunia ini hanyalah dapatkan kenyamanan di dua


permainan dan senda gurau, alam. Jika engkau sabar men-
perhiasan dan saling berbangga jalani cobaan di dunia ini, engkau
di antara kamu serta berlomba akan merasakan kebahagiaan di
dalam kekayaan dan anak ketu- alam yang akan datang.
runan...” (QS al-Hadid: 20). Menurut riwayat lain, Fati-
Sebuah hadis juga men- mah datang kepada Rasulullah
egaskan makna yang sama: Saw. dan menunjukkan tangan-
“Bagi orang-orang yang meny- nya yang memar karena meng-
ibukkan diri dengan kehidupan giling tepung dan karena menim-
yang akan datang, dunia ini ba air dari sumur. Dia meminta
penuh dengan kutukan. Namun diberikan seorang pembantu.
bagi mereka yang mencintai Rasulullah Saw. menjawab:
dunia ini, alam yang akan datang - Bagaimana engkau bisa
itu mengerikan.” mengajukan permintaan seperti
******* itu sedangkan orang-orang suf-
Fatimah ra., putri Nabi Mu- fah (yang tinggal di pelataran
hammad Saw., meminta seorang masjid) hidup dalam kemiskinan
pelayan dari Rasulullah Saw. dan anak-anak yatim dari para
dengan berkata: syahid di Perang Badar juga
- Hasan dan Husain sangat masih menderita kemiskinan?
aktif bergerak dan badanku san- Kni, silakan mengintro-
gat lemah. speksi tentang pemahaman
Rasulullah Saw. berkata: kita ihwal persaudaraan, ber-
bagi, mengalah, dan memberi
- Putriku! Jika engkau
sedekah ketika begitu banyak
menginginkan, aku bisa mem-
saudara-saudara kita mengalami
berimu lebih dari satu pelayan.
penderitaan karena penindasan,
Namun, ketahuilah dengan pasti
kelaparan, kehausan, kedingi-
bahwa engkau tidak akan men-
Penjaga Rumah Layla 115

nan, dan telantar tanpa tempat me-renungkan misteri kejadian


tinggal. kita atau misteri perjalanan yang
Sudah berapa banyak hari akan dijalani setelah kematian?
dan kepada berapa banyak Bagaimana nasib yang akan
orang miskin, kita sudah berbagi menimpa kita nanti? Berapa jam,
makanan? Berapa banyak orang dari 24 jam sehari yang diberikan
sakit yang sudah kita bantu kepada kita, yang digunakan
mencari kesembuhan? Berapa untuk mengingat hal-hal yang
banyak permasalahan orang sakral? Apakah kita melakukan
lain yang terselesaikan dengan pencarian spiritual atau tidak?
bantuan kita? Berapa banyak O Tuhan! Beri kami seporsi
orang tersesat yang mendap- cinta sejati-Mu dan angkatlah
atkan tuntunan dari kita karena kami untuk bergabung dengan
kita membuka hati untuk mereka hamba-hamba sejati-Mu yang
dan berjuang untuk membantu? hatinya penuh dengan cinta-Mu.
Pernahkah kita meluangkan wak- Berkati kami dengan cicipan
tu untuk bertanya mengapa kita kasih sayang dan kemurahan hati
berada di dunia ini? Pernahkah Nabi Muhammad Saw.
kita meluangkan waktu untuk Amin.
Kebohongan
dalam
Cermin
Lihatlah, O murid, kecantikan di dalam cermin!
Tapi jangan tertipu oleh kebohongan di dalamnya,
Karena kecantikan masa muda kan memudar
Dan kekokohan bangunan kan meruntuh.
—Rumi
Kebohongan Dalam Cermin 117

D unia ini penuh ujian dan


obsesi. Pada awalnya, kita
mungkin menangkap aroma
menderita dengan kebangkrutan
abadi. Rumi qs. menjelaskan
persoalan ini dalam kalimat:
yang menyenangkan dan manis. “Pemimpin adalah orang yang
Kita merasakannya sebagai sum- mengontrol hasrat keinginannya;
ber kebahagiaan dan kesenan- sedangkan budak adalah orang
gan yang selalu baru. Namun, yang diperbudak oleh hasrat
hal itu merupakan jebakan bagi keinginannya.”
mereka yang belum mengatasi Orang tidak dapat men-
hasrat-hasrat dasarnya. Dunia ini jalankan kehidupan yang terhor-
bagaikan fatamorgana di gurun mat tanpa didahului persiapan
pasir yang tampak seperti air serius dan keimanan yang penuh
manis, atau seperti manisan apel dengan kesadaran. Sudah pasti
bagi anak-anak; luarnya manis kita akan menyaksikan pada
serta kaya warna yang indah layar Hari Kemudian, dosa-dosa
cerah tetapi di dalamnya berasa yang kita perbuat di atas bumi
kecut dan tidak enak. sambil berlalu lalang dengan
Seorang manusia adalah lalai. Bagi kita, di antara masa
model kecil dari alam semesta depan yang menanti adalah
yang jauh lebih besar. Ke- malam kematian, yang keesokan
beradaannya yang rapuh dan paginya adalah Hari Kebangki-
sederhana diberkati dengan tan. Sebagai perangkat belajar,
kehormatan sebagai “khalifah kita dapat mengingat bahwa
Allah.” Jika seorang manusia semua yang menjadi bagian dari
diisi dengan moral dan santa- tubuh pasti akan hancur dan
pan spiritual, dia akan menjadi semua capaian kita di dunia ini
makhluk yang paling terhormat akan didepositokan ke dalam
di alam semesta. Namun, jika dia rekening kita di alam yang akan
diperbudak oleh hasrat-hasrat datang.
dasarnya, dia akan sengsara dan
118 Tears of The Heart

Orang tidak dapat melaku- Tertinggi. Inilah yang dirindukan


kan perjalanan spiritual dari dan diperintahkan oleh pikiran
dunia bayangan menuju alam yang sudah mencapai kebe-
realitas abadi kecuali jika pikiran- naran.
nya, yang tertekan oleh misteri Rasulullah Saw. bersabda:
kelahiran dan kematian, dengan “Mereka yang menunda pelak-
jelas menyadari secara spiritual sanaan kewajiban akan menga-
tentang makna kehidupan ini lami kehancuran.”
dan seiring dengan kesadaran
Memang ironis bahwa umat
tersebut dia menjalani seluruh
manusia, yang hanya datang
kehidupannya sesuai dengan
ke dunia ini untuk masa sing-
aturan.
kat, menipu diri sendiri di dunia
Waktu dan tempat untuk ini. Meskipun mungkin setiap
melakukan amalan baik yang hari melihat pemakaman dan
akan menuai keuntungan di alam kematian, dia merasa bahwa
akhirat adalah sekarang. Jelas pertemuannya dengan kematian
terbukti bahwa waktu kita yang masih jauh ke depan. Dalam
terbatas harus dipergunakan un- kebingungan ini, dia merasa
tuk melakukan perbuatan yang sebagai pemilik asli amanah
bermanfaat. Waktu bagaikan yang bisa diambil darinya kapan
sabun cair. Sulit untuk menahan- saja oleh Sang Pencipta. Seorang
nya di tangan karena selalu luput manusia pada hakikatnya⎯
dari genggaman. Waktu juga setelah dilengkapi dengan tubuh
bagaikan pedang. Orang memer- beserta akal dan dikirim ke dunia
lukan keterampilan khusus untuk ini⎯adalah seorang pengembara
dapat mengontrolnya. Me- menuju kematian. Dia sela-
manfaatkannya untuk hal yang manya berada dalam perjalanan
berguna memerlukan itikad dan menuju kematian meskipun
ikhtiar serius sambil berupaya dia tidak pernah mengingatkan
menyerahkan diri kepada Yang dirinya tentang kepastian yang
Kebohongan Dalam Cermin 119

tak terelakkan ini. Pada detik Sebaliknya, bagi mereka


yang sudah ditentukan, jiwanya yang sudah mengatasi rintangan
akan berpisah dari jasad. Seluruh dari hasrat-hasrat mendasar,
kerabat akan mengucapkan sela- waktu merupakan karunia yang
mat berpisah di makamnya, yang paling berharga yang tidak dapat
akan menjadi pintu menuju Hari dibandingkan dengan pembe-
Kemudian. Allah swt. berfirman rian Ilahi yang mana pun. Allah
dalam al-Qur’an: “Dan barang- mengawali Surah al-Ashr dengan
siapa Kami panjangkan umur- sumpah "Demi Masa". Hampir
nya, niscaya Kami kembalikan semua hal dapat dibeli atau
dia kepada usia awal (kejadian- digantikan. Namun, tidak demi-
nya). Maka mengapa mereka kian halnya dengan waktu.
tidak mengerti?”(QS Yasin: 68). Salah satu keadaan atau
Ayat ini mengandung nasi- persoalan yang dibenci oleh
hat yang mendalam bagi setiap manusia adalah menyia-nyiakan
manusia. Sifat dunia yang paling waktu. Orang yang menyadari
menonjol adalah ketidak setiaan. makna kematian tidak akan
Dunia ini cepat sekali mengambil terkecoh dengan kesenangan se-
kembali apa yang sudah diberi- mentara. Orang yang menyadari
kannya. Jika engkau mengejarn- fungsi hotel tidak akan terkecoh
ya, ia akan terus menjauh dari oleh objek apa pun yang ada di
jangkauanmu. Ketika engkau dalam hotel tersebut. Sebab,
berupaya lari dari urusan dun- semua yang ada di hotel adalah
iawi ini, ia akan terus menerus kepunyaan pemilik hotel, bukan
mengejar dan menangkapmu. kepunyaannya. Bahkan, jika
Pada intinya, sifat dunia sangat seluruh kesenangan dunia ini
tidak setia, karena mengkhi- diberikan seluruhnya kepada
anati siapa pun yang bersandar satu orang saja dan orang terse-
padanya. but diizinkan untuk hidup selama
seribu tahun, apa artinya semua
120 Tears of The Heart

itu jika akhir dari segalanya Rumi qs., menjelaskan sifat


adalah kematian? Pada akhir- masa muda dan petualangan di
nya, tidakkah kita semua akan baliknya di bawah ini:
tiba pada akhir perjalanan kita
di dalam liang lahad masing- Engkau yang mengagumi
masing? keindahan musim semi! Lihatlah
Kehidupan abadi hanya bagaimana musim semi memudar
akan dapat diraih dengan imba- selama musim gugur.
lan pengendalian hasrat-hasrat Ketika engkau melihat ma-
nafsu dengan jalan membe- tahari terbit, ingatlah senja yang
baskan diri dari perbudakan merupakan kematiannya.
kesenangan-sementara dunawi
Ketika engkau memandang
yang palsu dan pada saat yang
bulan purnama di malam indah,
sama mematuhi seluruh perintah
ingatlah keredupan dan menyu-
Allah.
sutnya menjelang pengujung
Seorang sufi mengatakan bulan serta kerinduannya akan
bahwa dunia ini, bagi mereka masa purnama.
yang diberi ketajaman akal,
Manusia juga melalui petu-
adalah sebuah pagelaran yang
alangan yang sama. Kesempur-
penuh dengan pelajaran. Akan
naan dan kecantikannya hanya
tetapi, bagi mereka tumpul akal,
sementara.
dunia ini laksana perjamuan
Anak cantik disukai semua
kesenangan besar-besaran yang
orang. Dengan bertambahnya
seakan tiada akhir. Kehidupan
usia, dia menjadi orang tua pikun
yang mengarah kepada pemua-
yang menyedihkan di mata orang.
san hasrat-hasrat nafsu adalah
jebakan yang mengantar kepada Jika engkau tertarik dengan

tempat akhir seseorang. kecantikan gadis yang berkulit


perak, perhatikan bagaimana
******* mereka di usia tua. Lihatlah
Kebohongan Dalam Cermin 121

bagaimana tubuh mereka berubah singa akan terkulai melemah


layu bagai hamparan kapas. bagaikan seekor tikus.
Wahai kalian yang menga- Perhatikan pula bagaimana
gumi kelezatan makanan dengan seorang seniman mahirpun pada
madu dan mentega! Pergilah ke akhirnya tiada daya dan guna.
toilet dan lihat akhirnya. Rambut harum semerbak
Tanyakan, mana kecan- yang membuat orang tergila-gila
tikanmu, keindahan rupa, serta di masa mudanya, akhirnya akan
keharuman aromamu? berubah kusut dan apek bagai
Jawabnya: hal-hal yang kau ekor keledai.
perhitungkan adalah semak ma- Lihatlah kondisi awal
war. Dan dunia adalah jebakan. yang indah dari semua itu. Lalu
Ketika kau terperangkap dalam ingat bagaimana mereka pasti
jebakan, semak mawar menjadi memudar dan lapuk.
layu, mongering dan menjadi Dunia menyiapkan jebakan-
sampah. nya untukmu sehingga menye-
Berapa banyak tangan yang satkan serta menghancurkan
menuai kekaguman dan sanjun- jiwa-jiwa muda.
gan karena menghasilkan karya Berjalanlah menyusuri selu-
seni tinggi yang akhirnya menjadi ruh belahan dunia ini dan amati
gemetaran. kondisi awal serta akhir dari
Ingatlah pula bagaimana setiap makhluk.
mata yang semula sebening Sesiapa terselamatkan dari
kaca dengan wajah kemuning perbudakan kulit luar dan dari
bagai bunga marigold akhirnya tipuan bayang-bayang wujud
memudar dengan cucuran air tumbuh mendekati Allah.
mata.
Perhatikan wajah-wajah
Demikian pula di Hari Pe- rupawan serupa bulan dan mem-
nentuan, seorang tentara segagah buat mereka bangga akan kecan-
122 Tears of The Heart

tikannya. Lalu perhatikan akhir Sebab, ketika kita mencin-


mereka semua agar kau tidak tai sesuatu, kita terbutakan dari
menjadi seperti setan yang hanya kesalahannya.
bermata satu. Lihat, o murid, pada ke-
Setan melihat sisi dun- cantikan cermin! Tapi jangan
iawi Adam, tetapi tidak melihat terkecoh oleh kebohongan di
kualitas batinnya yang tinggi. dalamnya, karena kecantikan
Dia hanya melihat sisi tanah dari masa muda akan pudar, dan se-
dunia ini. Dia buta akan spiritu- mua bangunan yang kokoh akan
alitasnya yang merupakan bagian runtuh.
dari dunia gaib. Yang gagal Berbahagialah orang yang
dipahami setan adalah bahwa mendengar kesaksian para
manusia adalah khalifatullah. prajurit Kebenaran yang datang
Wahai manusia! Dari dunia sebelumnya.
ini, terdengar dua suara yang
membawa pesan kontradiktif Kedua seruan kontradiktif
bagi telinga kita. Mana di antara yang diilustrasikan Rumi di atas
keduanya yang akan kaudengar? adalah ketertarikan dan keben-
Yang satu memancarkan cian terhadap dunia ini. Bila
kesadaran orang-orang yang telingamu tenggelam dalam
dekat dengan Allah, sementara salah satu dari suara tersebut,
suara yang lain menggemakan engkau akan menjadi lawan bagi
pemikiran orang-orang yang yang satunya lagi. Dalam sebuah
tertipu dunia. hadis, Rasulullah Saw. bersabda:
Ketika kau telah menerima “Kehidupan dunia dan kehidupan
salah satu dari suara ini, kau akhirat bagaikan dua orang istri
tidak akan pernah mendengar dari seorang pria. Ketika kau
yang lainnya. menyenangkan salah satunya,
kau memancing kemarahan yang
lainnya. “
Kebohongan Dalam Cermin 123

Dengan kata lain, jika pang- tetapi perkataan Allah. Untuk itu,
gilan dunia ini berakar di dalam mereka disebut ahli waris para
hatimu, seruan Hari Kemudian rasul. Hati orang-orang yang
tidak akan berdampak. Begitu- tersentuh oleh perkataan mereka
pun jika seruan Hari Kemudian menjadi terisi oleh inspirasi
berakar di dalam hati seseorang, Ilahi. Mereka terpulihkan dengan
seruan dunia akan terasa asing pengisisan cahaya, dan rahasia-
baginya. rahasia spiritual terbuka bagi
Jika sebuah hati ternoda mereka. Dalam proses trans-
dengan ketertarikan atas dunia formasi ini, mereka terlindung
ini, membersihkannya menjadi dari bisikan setan sebagaimana
tantangan besar. Sebagaimana mereka terbebas dari perbudakan
pemurnian logam dengan api, hasrat duniawi.
hati yang demikian juga perlu Para wali mencerminkan
dibakar agar dapat dibersihkan kualitas para nabi; sebagian
dari sifat-sifat buruknya. Tem- mencerminkan kualitas Nabi
pat melakukan pembersihan ini Adam, sebagian Nabi Ibrahim, se-
adalah neraka. bagian Nabi Musa atau Nabi Isa,
Nasihat guru agung sementara sebagian lagi mencer-
Fariduddin tentang cara menca- minkan kualitas Nabi Muhammad
pai dunia spiritual diungkapkan Saw. Sebagian mereka menonjol
dengan indah: dengan ilmu, sebagian dengan

“Setelah al-Qur’an dan sab- cinta, sebagian dengan interaksi

da-sabda Rasulullah Muhammad sosial, sementara sebagian lagi

Saw., tak ada ungkapan yang tenggelam dalam penyatuan

lebih indah daripada perkataan dengan Allah; sebagian tidak

sahabat-sahabat Allah. Ini karena mencerminkan kualitas apa pun;

perkataan mereka merupakan mereka inilah yang tersembunyi

reflesi pengetahuan ilahiah, dalam ketiadaan.

bukan sekedar kata-kata ilmuan,


124 Tears of The Heart

******* Yang tersenyum kepada


orang-orang lalai?
Azis Mahmud Hudayi, yang Tak peduli sultan atau
menjadi pembimbing para sultan hamba,
dunia ini, yang menuntun mere-
Kau mengusir setiap orang.
ka untuk menyaksikan alam lain
Bukankah kau dunia peng-
melalui cermin hati, menjelaskan
hancuran
dunia ini dalam puisi:
Di mana tak seorang pun
Siapa yang mengharapkan
akan tinggal selamanya?
kesetiaan darimu?
Kau buat sebagian orang
Bukankah kau dunia yang
bahagia,
palsu?
Kau buat sebagian me-
Bukankah kau dunia yang
nangis,
membawa pergi Muhammad
Mustafa? Namun bukankah kau dunia
yang memaksa kami melepaskan
Pergilah, O pengkhianat,
kemurnian?
pergilah!
Kau penuh kebohongan,
Kau ibarat perempuan
jompo yang ditinggalkan. Kau hanya sisa peninggalan,

Bukankah kau dunia yang Bukankah kau dunia, tempat


hidup lebih lama dari manusia segalanya terus datang dan
yang tak terhitung? pergi?

Kau menyerang hati manu-


sia Dengan pemikiran
yang sama, Yunus Emre men-
Kau mengisi mata mereka
gungkapkan:
dengan tanah
Bukankah kau dunia
Tunjukkan padaku sebuah
bangunan,
Kebohongan Dalam Cermin 125

Yang tidak berakhir dengan Kehidupan yang lalai terisi


kerusakan! penuh dengan permainan di
Tunjukkan padaku benda masa kecil, petualangan nafsu di
yang kauperoleh dengan susah masa muda, aktivitas melalaikan
payah,yang mampu bertahan dari di masa dewasa, dan kebencian
kehancuran! karena kehilangan kesempatan
di usia tua. Kehidupan seperti ini
penuh dengan kekosongan dan
Necip Fazil menyusun syair
kebencian. Kematian menunggu
indah bahwa seharusnya tujuan
dalam persembunyian. Namun,
utama hidup ini adalah menyiap-
mereka yang tidak sadar terus
kan kehidupan di Hari Kemudian:
mencoba melarikan diri dari
Banker yang kikir! Cari
jangkauannya seraya menyi-
dompet lain untuk dirimu,
bukkan diri dengan kesombon-
Dan menabunglah dengan gan dan tidak mau mendengar
mata uang yang diterima di alam keluhan orang yang kesulitan.
kubur! Hatinya tak memiliki kasih
sayang dan tak pernah mengin-
Mengapa orang tidak bisa gat Allah. Sungguh tragis men-
memahami pelajaran bahwa yaksikan kehidupan orang-orang
kesegaran dan dinamisme setiap yang berusaha meraih keba-
makhluk temporer ini akan ter- hagiaan di dunia ini tanpa meng-
giling dalam penggilingan waktu. ingat Hari Kemudian dan orang-
Lihat bagaimana besarnya orang yang bergelut menikmati
ilusi jika hidup di dunia ini tanpa kesenangan sementara di dunia
memikirkan kehidupan yang ini hingga detik akhir kematian.
akan datang, dan justru hanya Orang biasanya diperbudak
menghabiskan waktu dengan oleh kebohongan dalam cermin
kesibukan yang penuh dengan yang merupakan pangkal penge-
permainan serta pujian! labuan. Karena penuh berisi
126 Tears of The Heart

kebohongan, bukankah dunia Lidah yang manis tak lagi


hanya pagelaran ketidaksetiaan bisa bicara,
dan tipuan? Jangan lupa mengikutkan
Puisi Yunus Emre secara mereka dalam doa-doamu
mengesankan mengungkapkan Mereka tak pernah bicara
petualangan mereka yang per- atau berkirim kabar.
nah tinggal sementara di dunia
Sebagian berusia empat,
ini dan telah berangkat ke negeri
sebagian berusia lima,
akhirat:
Sebagian tak punya mahkota
Mereka yang pernah tinggal
di kepala,
di dunia palsu ini dan telah pergi,
Sebagian berusia enam ta-
Tidak pernah bicara atau
hun, sebagian tujuh,
berkirim kabar,
Mereka tak pernah bicara
Mereka yang di atas
atau berkirim kabar.
kuburnya ditumbuhi tanaman,
Sebagian pedagang, sebagi-
Tak pernah bicara atau
an ilmuwan,
berkirim kabar.
Sulit menelan minuman
Sebuah pohon tumbuh di
kematian,
atas kepala sebagian mereka,
Sebagian berjanggut putih
Bunga-bunga berlayuan di
dan sebagian sangat tua,
atas sebagian yang lain,
Mereka tak pernah bicara
Orang-orang berani, murni,
atau berkirim kabar.
dan cantik,
Yunus berkata, anggaplah
Tak pernah bicara atau
itu takdir,
berkirim kabar.
Alis dan bulu mata mereka
Jasad yang rapuh tertimbun
telah rontok,
debu,
Ada batu nisan dengan tu-
lisan di atas kepala mereka
Kebohongan Dalam Cermin 127

Mereka tak pernah bicara


atau berkirim kabar.
O Tuhanku! Selamatkan
kami dari nasib mereka yang
jatuh terjerembab ke dunia
ini dan menghancurkan hidup
mereka dalam secangkir air
karena melupakan lautan Ilahi.
Engkaulah Maha Penyayang!
Amin!
Cinta
dan
Kebencian
Jangan terkecoh, wahai manusia
Dengan kebanggaan dan kesombongan akan dunia ini!
Jangan takut,
Bahkan jika jasadmu terpenggal berkeping-keping dalam mimpi,
Karena dunia ini hanya mimpi!
—Rumi
Cinta dan Kebencian 129

T idak ada yang lebih efek-


tif dari cinta dan keben-
cian dalam mengangkat atau
dan tongkat ke tanah di depan
Fir’aun dan rakyat Mesir. Tali
dan tongkat tersebut bergerak
menurunkan derajat kehidupan. seperti ular. Selanjutnya, Nabi
Mencintai yang patut dicintai Musa as melemparkan tongkat-
dan membenci yang seharusnya nya ke tanah atas perintah Allah.
dibenci mengangkat derajat Tongkat Musa berubah menjadi
kehidupan, sementara sikap ular besar yang menelan benda
sebaliknya membawa penurunan benda yang mereka gunakan
derajat ke level terendah. untuk sihir. Para penyihir Fir’aun
Fir’aun terkejut dan tergun- pun segera mengenali bahwa
cang oleh upaya Nabi Musa as. apa yang dipertunjukkan Nabi
menyebarkan keimanan pada Musa as. bukan sihir, melain-
keesaan Allah. Oleh sebab itu kan mukjizat ilahi. Sekiranya
dia meminta bantuan kepada yang dipertunjukkan Musa juga
para ahli sihirnya dan menyuruh sihir, tongkat serta tali-tali yang
mereka menyatukan kekuatan mereka gunakan tidak akan
untuk melawan Nabi Musa as. lenyap setelah pertunjukan se-
Langkah awal para ahli sihir lesai. Dalam kejadian ini, semua
adalah meminta baik-baik: peralatan sihir mereka lenyap.
Para penyihir yang menyaksikan
- O Musa, apakah engkau
mukjizat ini mengakui:
yeng akan melempar duluan atau
kami? - “Kami beriman kepada
Tuhan seluruh alam, (yaitu) Tu-
Nabi Musa berkata kepada
han Musa dan Harun” (QS A’raf:
mereka:
121-122).
- Lemparkanlah (lebih
Setelah pernyataan kei-
dahulu)! (al-A’raf 116)
manan ini, Fir’aun sangat murka
Penyihir-penyihir Fir’aun
dan mengancam:
melemparkan beberapa tali
130 Tears of The Heart

-“Engkau beriman kepada- Rumi qs. secara puitis


Nya sebelum aku mengizinkan- mengungkapkan kalimat-kalimat
mu! Lihat! Ini adalah rencana para penyihir Fir’aun seperti di
yang sudah kalian siapkan untuk bawah ini:
mempengaruhi penduduk. Para penyihir bertkata, “Hu-
Namun kalian akan tahu. Aku kuman yang dijatuhkan Fir’aun
pasti akan memerintahkan untuk tidak mencelakai kami karena
memotong tangan dan kaki ka- keagungan Allah jauh di atas
lian secara bersilangan. Kemu- segala kekejaman yang didatang-
dian aku akan menyalib kalian kan oleh siapa pun.
semua.”
Jika engkau (akhirnya)
Para penyihir, yang secara mengetahui rahasia kami, hai
spiritual terangkat dan melam- orang yang tersesat, engkau
paui pertimbangan duniawi, akan melihat bahwa sebenarnya
menjawab Fir’aun: engkau telah melepaskan kami
“Sesungguhnya kami akan dari rasa sakit, O manusia yang
kembali kepada Tuhan kami, hatinya buta.
dan engkau tidak melakukan Dengarkan, datanglah dan
balas dendam kepada kami, dari tempat ini lihatlah organ ini
melainkan karena kami ber- terbungkus pesan ‘oh, apakah
iman kepada ayat-ayat Tuhan umatku akan tahu?’
kami ketika ayat-ayat itu
Kebesaran karunia Allah
datang kepada kami.” (Mereka
telah memberi kami kekuasaan,
berkata) “Ya Tuhan kami, lim-
tetapi bukan kekuasaan serta
pahkanlah kesabaran kepada
kerajaan yang akan punah seperti
kami dan matikanlah kami
milikmu.
dalam keadaan Muslim (berse-
Angkatlah kepalamu dan
rah diri kepada-Mu)” (QS A’raf:
perhatikanlah kehidupan serta
126.)
kerajaan besar itu, wahai engkau
Cinta dan Kebencian 131

yang telah terpedaya oleh Mesir dialog antara Fir’aun dan para
dan Sungai Nil. penyihir yang telah menyaksikan
Jika engkau bersedia Kebenaran ini sebagai berikut:
meninggalkan pakaian yang Bukan karena pada nya-
compang camping berlumpur ini tanya Fir’aun yang terkutuk men-
engkau akan tenggelam dari su- gancam para penyihir dengan
ngai Nil fisik menuju Nil spiritual. hukuman di dunia,
Dengarlah, O Fir’aun, tahan- Dengan berkata: “Aku akan
lah tanganmu dan serahkanlah memotong tangan dan kakimu
Mesir; ada seratus Mesir di dalam secara bersilangan, kemudian
Mesir spiritual. aku akan menggantungmu: aku
Engkau berkata dengan tidak akan melepaskanmu dari
pongah, ‘Akulah Tuhanmu,’ tanpa hukuman.”
menyadari sifat esensial dari Dia mengira mereka
kedua subyek tersebut. masih berada pada tingka-
Karena rasa syukur atas tan pemikiran, ketakutan,
pembebasan kami dari tempat kekacauan dan keraguan yang
tinggal yang akan hancur ini, sama,
kami sekarang memerintahkanmu Lalu mereka akan gemetar
tentang tiang gantungan ini. ketakutan menghadapi haya-
Tiang gantungan tempat lan kosong dan ancaman jiwa
kami dihukum mati adalah serupa jasmaniah.
Buraq yang kami kendarai menuju Dia tidak tahu bahwa mere-
surga. Tempat tinggal yang eng- ka telah diantar dan didudukkan
kau miliki hanyalah tipu daya dan pada jendela lentera hati,
kelalaian. Dan bahwa mereka telah
mengenali serta dapat mem-
Rumi menganalisis dimensi bedakan bayangan fisik dari
spiritual yang lebih dalam dari hakikat diri mereka, dan mereka
132 Tears of The Heart

sekarang hidup riang, sadar, Mereka yang mengorbankan


bahagia serta terangkat. diri demi Engkau
Meninggalkan mimpi dan
Ini artinya, mereka telah imajinasi!
memahami bahwa tubuh fisik
manusia ternyata tidak lain dari ***
sebuah bayangan; mereka telah
mengorbankan bayangan ini
dan meraih tingkatan fana fillah.
Rumi melanjutkan:
K ita menyaksikan dalam cerita
ini bagaimana secercah ke-
baikan dan penghormatan yang
O umat manusia! Dunia ini
diberikan para ahli sihir terhadap
hanya tempat tidur dan mimpi.
Nabi Musa as. mendatangkan
Jangan terrpedaya kemegahan
hadiah keimanan yang men-
dan kesenangan palsu di dalam-
jadikan mereka seketika men-
nya! Jangan takut bahkan ketika
inggalkan kesenangan duniawi,
di dalam mimpi tanganmu ter-
yang mereka lihat sebagai mimpi
potong atau tubuhmu dicincang
belaka, demi menda-patkan
berkeping-keping. Rasulullah Saw
kebahagiaan tiada akhir di ke-
bersabda tentang dunia ini: “dun-
hidupan akhirat yang abadi. Di
ia adalah mimpi orang-orang
sisi lain, kehidupan Fir’aun tetap
yang tidur.
tertutup dan berakhir sebagai
perjalanan menuju api neraka
Penyair besar Yunus setelah dibenamkan ke pusaran
Emre mengungkapkan dengan Laut Merah. Kemasyhuran yang
indah: ditinggalkannya tidak lebih dari
Bagi yang memiliki pengeta- personifikasi sebuah penindasan.
huan spiritual, Rumi berkata, “Orang-
Dunia ini adalah mimpi dan orang berakal menangis dahulu
rekayasa imajinasi. tetapi akhirnya tersenyum. Akan
Cinta dan Kebencian 133

tetapi orang-orang yang tidak yang diperintahkan dari awal dan


berakal tertawa dahulu tetapi dengan cara itu mereka mempe-
pada akhirnya menangis dan roleh kepuasan.
menghantam kepala mereka Di masa prakeabadian
dengan batu. Orang harus ber- (azali), dunia keanekaragaman
juang untuk melihat akhir dari dan kemajemukan ini diciptakan
sebuah objek pada aspek luarn- karena cinta. Di antara segala
ya, agar di kemudian hari tidak bentuk yang diciptakan, manusia
membenci akhirnya.” dan jin dirancang sedemikian
Oleh sebab itu, landasan rupa sehingga hasrat mereka
kehidupan duniawi berisikan akan cinta hanya dapat terpe-
pelbagai gambaran imajinasi, nuhi dan terpuaskan melalui
perasaan, dan pikiran yang men- cinta akan Allah. Umat manu-
gantar kepada perbuatan. Secara sia sebenarnya sedang dalam
alamiah umat manusia pada pembuangan, dalam kaitannya
dasarnya terombang-ambing di dengan asal usul kedatangan
antara cinta dan kebencian. Na- mereka. Rasa sakit dan tertekan
mun , para nabi serta para wali yang mereka rasakan hanya
adalah matahari yang mengatur dapat terobati dengan kedala-
kehidupan agar tetap dalam man cinta terhadap Allah yang
orbitnya yang benar. Mereka memberi kehidupan.
memberi kehidupan kepada hati Rumi qs. berkata: “Para
yang mati sebagaimana mata nabi dan pewaris mereka, yaitu
air memberi kehidupan pada mereka yang telah mencapai
tanah. Mereka mengarahkan hati tingkat kesempurnaan, adalah
manusia menghadap Allah sete- matahari yang berselubung
lah mengisinya dengan penge- kemanusiaan. Orang harus minta
tahuan ilahi. Dalam cahaya nafas perlindungan dari mereka agar
mereka, umat manusia kemu- terselamatkan dari keterika-
dian diarahkan kepada tujuan tan terhadap kulit luar dan dari
134 Tears of The Heart

keterikatan pada materi-materi Dia menunjukkan rasa


duniawi yang sementara. hormat terhadap surat Sulaiman.
Seorang murid sufi datang Beberapa ulama berpendapat
kepada Bayazid Bustami dan bahwa karena menunjukkan rasa
meminta nasihat: hormat terhadap surat Sulaiman,
dia diberkati dengan pemberian
- Ajarkan sebuah perbuatan
keimanan yang benar.
yang akan mendekatkan aku
pada Tuhan!
Bayazid memberi nasihat: ****

- Cintai sahabat-sahabat
Allah! Dan berusahalah men-
dapatkan cinta mereka, karena
pandangan mata Allah terarah
S uatu hari dalam perjalanan-
nya menuju rumah sambil
berputar-putar dalam keadaan
kepada hati mereka sebanyak mabuk, Bisyr al-Khafi melihat
tiga ratus enam puluh kali setiap secarik kertas bertuliskan lafaz
hari! Dengan cara ini, Allah akan Allah tercecer di tanah. Meski
melihatmu di dalam hati mereka. dalam kondisi mabuk, hatinya
Sulaiman as. menyurati tidak dapat menerima kata-kata
Ratu Saba dan memintanya un- suci tersebut dibiarkan dalam
tuk menerima keimanan yang kondisi seperti itu. Sepenuh
benar. Ketika membaca surat hormat dia memungut kertas
itu, sang ratu, yang pada saat itu itu, membersihkan dan mem-
penyembah berhala, berkata: bubuhinya dengan parfum. Lalu
digantungnya kertas tersebut di
- Bapak-bapak, para tamu
tempat terbaik di dalam rumah-
yang terhormat! Sebuah surat
nya. Karena alasan ini, akhirnya
berharga tiba padaku. Surat itu
Allah menganugerahi Bisyr al-
dari Sulaiman. Suratnya dimulai
Khafi tuntunan spiritual sehingga
"Dengan Nama Allah yang Maha
mencapai tingkatan wali.
Pengasih dan Maha Penyayang."
Cinta dan Kebencian 135

Dalam situasi yang sama, tahun, sebuah durasi yang tak


ada seorang sahabat bernama tertandingi oleh negara mana
Hakim ibn Hizam. Dia masih pun dalam sejarah, disebabkan
karabat Khadijah, istri Rasulullah penekanannya pada spiritualitas.
Saw., dan tersohor dengan kasih Menurut hikayat popular, Osman
sayang serta kedermawanannya. Gazi, pendiri Kekaisaran Otto-
Sebelum kebangkitan Islam, dia man (Usmani), menghabiskan
biasa membeli anak perempuan malam-malam dengan berdiri
dari keluarga-keluarga yang terjaga di dalam kamar di rumah
ingin mengubur putri mereka tempat dia diundang untuk
hidup-hidup dan dengan kasih tinggal sebagai tamu, karena
sayang mengambil alih tanggung ada sebuah al-Qur’an di dalam
jawab untuk mengasuh dan men- kamar tersebut. Dengan sikap
jaga mereka. Hakim ibn Hizam serupa, Yavuz Sultan Selim Khan
menanyakan kepada Rasulullah membawa al-Qur’an dari Hijaz
tentang amalan-amalan baik ke Istanbul dengan sikap hor-
yang dilakukannya ini sebe- mat. Dia menugaskan empat
lum pernyataan keimanannya puluh hafiz (penghafal al-Qur’an)
terhadap Islam. Rasulullah Saw. untuk terus menerus membaca
menjawab: al-Qur’an siang dan malam di
- Perbuatan-perbuatan baik kamar tempat al-Qur'an tadi
itulah yang menyebabkanmu disimpan. Kebiasaan ini berlanjut
mendapatkan kehormatan untuk terus dalam waktu yang sangat
diberkati dengan Islam. lama dan menunjukkan kepada
kita salah satu penyebab utama
Tidak boleh dilupakan
bertahannya Ottoman Empire
bahwa rahasia keberadaan
dalam kurun waktu yang demi-
kita hanya bertempat tinggal
kian panjang.
di hati yang suci secara spir-
itual. Kemakmuran Kekaisaran Allah yang Mahabesar men-
Ottoman selama enam ratus ganugerahkan kemakmuran dan
136 Tears of The Heart

kesejahtraan bagi mereka yang gan kepada Nabi Muhammad


menunjukkan rasa hormat terha- Saw.
dap-Nya dan terhadap utusan- Kejadian-kejadian seperti
utusan serta sahabat-sahabat- ini, yang mengisyaratkan per-
Nya, serta senantiasa melimpahi ingatan murni, berfungsi sebagai
mereka dengan berkah Ilahi. alat petunjuk bagi mereka yang
Contohnya, Dia tidak menghu- mampu melihat. Namun, bagi
kum para penyembah berhala di mereka yang tidak mampu me-
Mekkah selama Nabi Muham- lihat, kejadian-kejadian tersebut
mad Saw. tinggal di sana. Ayat meningkatkan pende-ritann
al-Qur’an di bawah ini memapar- mereka di dunia maupun di
kan kenyataan tersebut: akhirat kelak. Kisah berikut me-
Allah tidak akan meng- ngandung pelajaran bagi kita:
hukum mereka selama engkau Jabala, Gubernur Ghas-
(Muhammad) berada di antara sani di Syria, datang ke Madinah
mereka.” (QS al-Anfal: 33). dan memeluk Islam pada masa
Namun ketika Rasulullah pemerintahan Khalifah Umar.
Saw. hijrah ke Madinah, pen- Dia ingin berhaji, lalu berpakai-
duduk Mekkah mengalami masa an ihram. Ketika bertawaf
paceklik. Mereka menjadi sangat mengelilingi ka’bah, seorang
lemah sehingga bahkan tidak Arab Badui menginjak pakaian
sanggup mengangkat kepala un- ihram sutranya. Jabala sangat
tuk memandang langit. Mereka marah dan menampar wajah
seakan-akan sudah buta dan me- orang itu. Badui tersebut kemu-
lihat langit sebagai awan putih. dian menghadap Khalifah Umar
Karena tidak dapat menemukan dan mengeluhkan perlakuan
jalan keluar dari masa paceklik, yang diterimanya. Umar berkata
mereka akhirnya menyusul ke kepada Jabala:
Madinah dan meminta pertolon- - Engkau harus membayar
kompensasi yang cukup kepada
Cinta dan Kebencian 137

orang Badui ini untuk menye- Kesombongannya menyebab-


nangkan kembali hatinya atau kannya tersesat dari jalan terang
dia menampar wajahmu setim- Islam. Dia tertipu oleh hasrat
pal dengan yang sudah kaulaku- nafsu sehingga pantas menerima
kan terhadapnya. hukuman di neraka.
Jabala berkata: Contoh lain yang menyi-
- Aku seorang gubernur, dia ratkan pelajaran moral yang
cuma seorang Badui. sama terbaca pada cerita ini:

Umar ra. Berkata: Raja Iran (Kisra) menyobek


surat yang diterimanya dari Nabi
- Tidak ada hal demikian
Muhammad Saw. dan melontar-
dalam Islam. Dalam pandangan
kan kata-kata penghinaan pada
hukum keadilan Tuhan, kalian
surat tersebut. Konsekuensinya,
sama.
Allah kemudian memorak-
Kemudian Jabala berkata:
porandakan kerajaannya hingga
- Izinkan aku memikirkan hancur berkeping-keping. Ke-
persoal01an itu malam ini. hancuran yang menimpa kekai-
Karena kesombongannya, sarannya tercatat pada lembaran
Jabala tidak rela membayar sejarah bagi mereka yang men-
denda kepada orang Badui cari pelajaran.
tersebut, lalu memutuskan untuk
meninggalkan persoalannya tak
***
terselesaikan. Dia memilih lari
meninggalkan Madina bersama
rombongannya pada malam Rumi memperuntukkan
hari. Jabala kemudian meminta bait-bait di bawah ini bagi mere-
suaka di Bizantium dan mening- ka yang meninggalkan ajaran
galkan agama Islam yang baru Rasulullah serta para ulama seh-
saja dianutnya. Setelah beberapa ingga kehilangan peluang untuk
waktu berselang, Jabala mati.
138 Tears of The Heart

medapatkan bagian pengeta- Aku datang untuk memper-


huan terkait rahasia ilahi: indah hati.
Engkau berencana untuk
menyediakan sebuah hati yang Rumi qs. berulang-ulang
pudar dan membusuk di atas menjelaskan bahwa penyucian
meja yang digunakan untuk jiwa merupakan hal esensial
memandikan jenazah dan engkau untuk pembentukan hati yang
bermaksud mempersembahkannya indah. Bait di bawah ini hanya
ke hadapan Tuhanmu. salah satu contoh:
Allah akan berkata kepada- Jika seekor bayi burung,
mu: “Engkau, idndividu yang tid- yang kedua sayapnya belum tum-
ak sopan dan tidak menghargai! buh sempurna, terbang, ia ditak-
Bagaimana bisa engkau datang dirkan untuk jatuh dan menjadi
ke hadapanku dengan hati yang mangsa bagi kucing liar. Namun,
mati; apakah ini pekuburan? ketika sayapnya sudah sempurna,
Kembali dan berikan aku ia terbang tinggi ke langit tanpa
hati yang hidup dengan rahasia- kesulitan.
rahasia ilahiah dan dipenuhi den-
gan keindahan dunia spiritual.”
Dalam syair lain, dia men-
jelaskan bahwa ketinggian mate-
Memperjelas tema ini, Yu- rial tidak dapat dibandingkan
nus Emre menulis: dengan kematangan spiritual:
Langit tinggi dalam bentuk.
Aku datang ke dunia ini Namun, ketinggian spiritual dan
bukan untuk bertengkar, keagungan murni adalah bagian

Kewajibanku satu-satunya dari hati yang suci.

adalah cinta, Ketinggian yang tampak

Rumah yang dicintai adalah adalah bagian dari raga. Namun

hati, raga hanya ibarat nama di ha-


Cinta dan Kebencian 139

dapan realitas yang ditunjuknya


secara spiritual.

O Tuhan, jangan biarkan


hati kami teralihkan dari ca-
haya al-Qur’an, dari cinta Nabi
Muhammad yang Engkau cintai,
atau dari cinta sahabat-sahabat-
Mu….
Amin!
8.
Berkah
Kasih Sayang
Jika engkau ingin menyenangkanku,
berusahalah menyenangkan orang-orang.
—Rumi
Berkah Kasih Sayang 141

B uah pertama dari iman


sejati adalah kasih sayang.
Sebuah hati tanpa kasih sayang
Ulama besar Bayazid-i
Bistami sedang dalam perjalanan
untuk menunaikan ibadah haji.
tidak akan hidup. Ucapan bas- Pada setiap kota yang dila-
malah*, yang diucapkan sebelum luinya dia bertanya kepada setiap
melakukan sesuatu, dan al-Fati- orang yang ditemuinya: “Adakah
hah, menyebutkan sifat ilahiah orang yang berpengetahuan men-
Rahman (Yang Maha Pengasih) dalam di kota ini?” Ini dilakukan
dan Rahim (Yang Maha Pen- atas dasar keyakinan bahwa
yayang). Sejarah hidup para rasul kemanapun dia melangkah, wajib
dan wali penuh dengan kisah baginya untuk mencari sahabat-
yang berkaitan dengan kasih sahabat Allah.
sayang.
Allah Yang Mahabesar berfir-
Cara terbaik untuk mena- man dalam al-Qur’an:
namkan kedua sifat ilahiah ini
“Maka tanyakanlah kepada
dan mengintegrasikannya ke
orang yang brilmu jika kamu tidak
dalam karakter kita adalah den-
mengetahui’ (an-Nahl, 43; al-
gan memelihara cinta universal
Anbiya, 7).
di hati masing-masing. Rumi qs.,
Bahkan Nabi Musa pun
mencontohkan dalam bait-bait
diperintahkan untuk mencari Nabi
di bawah bagaimana kebenaran
Khidir, yang memiliki ilmu laduni,
mutlak seluruh perbuatan iba-
yaitu ilmu yang diperoleh lang-
dah, khususnya haji, hanya bisa
sung dari Allah. Bayazid melihat
tersingkap dengan kasih sayang
seorang ulama seperti itu, tinggi
spiritual:
dan putih bagaikan bulan; dia
* Basmalah adalah ucapan “Bismillahirra - memiliki spiritualitas seorang
manirrahim” yang berarti “Dengan nama
Allah, Yang Mahapengasih, Mahapenya- sahabat.
yang.” Mengucapkan lafal ini dengan tujuan
mengingat nama Allah sebelum melakukan Dia buta terhadap dunia ini,
suatu pekerjaan adalah kebiasaan Nabi
Muhammad Saw. kaum Muslim mengikuti tetapi hatinya bagaikan matahari.
tradisi ini hingga sekarang.
142 Tears of The Heart

Bayazid duduk di hadapan ulama lilingi Ka’bah jiwamu. Kotak


tersebut. persegi di bumi tidak lain dari
Sang ulama bertanya symbol hati; bertawaf mengelil-
kepadanya: “O Bayazid, kemana ingi Ka’bah dalam wujudnya yang
engkau akan pergi? Kemana dikenal merupakan sebuah kewa-
engaku akan membawa serta jiban jika engkau ingin menda-
hartamu?” parkan hati yang dibersihkan dan
disucikan dari segala polusi.
Bayazid menjawab: “Aku
bermaksud pergi berhaji dan Namun engkau harus tahu
aku membawa uang dua ratus bahwa jika engkau menyinggung
dirham.” atau menyakiti sebuah hati yang
dipandangi oleh Allah, meskipun
Ulama berkata: “O Bayazid!
engkau mengunjungi Ka’bah
Tinggalkan kekayaan duniamu
dengan bejalan kaki, pahala yang
untuk orang-orang miskin dan
engkau dapatkan tidak akan ber-
yang membutuhkan! Sentuh hati
imbang dengan dosa melukai hati
mereka agar cakupan jiwamu me-
yang dipandangi Allah.
luas! Pertama-tama buat hatimu
melaksanakan ibadah haji! Kemu- Serahkan kekayaan serta
dian berangkatlah berhaji dengan seluruh milikmu dan sentuhlah
hati yang senang dan lapang! hati mereka! Sentuh hati itu agar
dia memberimu cahaya dalam
Jika Ka’bah adalah rumah
kegelapan di alam kubur!
Allah, kita wajib mengunjungi
rumah itu! Hati manusia adalah Jika engkau ingin men-
lautan misteri. gantarkan beribu-ribu pundi pe-
nuh berisi emas ke hadapan Allah
Ka’bah adalah bangunan
Yang Mahabesar, Dia akan ber-
Ibrahim dan jiwa adalah tempat
kata: Jika engkau ingin membawa
Allah memandang.
sesuatu, bawalah jiwa yang telah
Jika engkau memiliki pema-
engkau menangkan! Emas dan
haman maka bertawaflah menge-
perak tidak berarti bagi Kami; jika
Berkah Kasih Sayang 143

engkau mencari Kami dan berkah dihasilkan; dalam hal ini carilah
Kami maka jangan lupa bahwa itu seorang manusia sempurna atau
memerlukan perebutan sebuah seorang pemandu spiritual dan
hati!” Untuk melihat manifestasi jadilah muridnya!”
cahaya Allah di dalam diri manu- “Bila tiba waktu haji be-
sia lihatlah dari dalam jiwamu!” rangkatlah dengan niat untuk
Bayazid memahami kata- bertawaf menglilingi Ka’bah! Jika
kata ulama tersebut. Dengan ber- engkau berangkat dengan niat
bicara kepada orang tersebut, hati seperti ini engkau akan melihat
Bayazid telah memperoleh bagian realitas kota suci Mekkah.”
dari misteri yang dirindukannya.
Dia melanjutkan perjalanan untuk
***
melaksanakan ibadah haji dengan
tentram dan senang.
Alasan mengapa Rumi
menggunakan contoh haji di
Rumi melanjutkan cerita
dalam kisah tersebut adalah
dengan wejangan:
karena haji merukana ibadah
“Jika engkau melakukan yang sangat bermakna. Sebagai
perjalanan, berangkatlah dengan contoh, banyak perbuatan yang
harapan menjadi kekayaan Ilahi, dalam situasi sehari-hari diha-
manusia sempurna, sehingga lalkan namun tidak dibolehkan
lapangan hatimu meluas!” selama pelaksanaan ibadah haji.
“Barangsiapa menanam be- Lebih jauh lagi, ibadah haji mere-
nih gandum, harapannya adalah fleksikan pemandangan Hari Ke-
mendapatkan gandum. Akan bangkitan. Bicara sia-sia (rafas)
tetapi, jerami akan dihasilkan juga sangat dilarang selama iba-
bersama gandum!” dah haji. Untuk itu, orang harus
“Jika engkau menanam bersiap secara spiritual sebelum
jerami, bukan gandum yang akan melakukan perjalanan haji.
144 Tears of The Heart

Sebagaimana halnya Semakini transformasi spiritual


bentuk ibadah tambahan (na- ini diperdalam, penglihatan dan
filah) dalam shalat dan puasa, pendengaran seseorang tumbuh
terdapat pula ibadah haji sun- dan jatuh sepenuhnya di bawah
nah disamping ibadah haji yang kontrol Allah. Dengan kata lain,
wajib. Bersikap kritis terhadap orang melihat dan mendengar
mereka yang melaksanakan kehadiran Ilahi yang tercermin
bentuk-bentuk ibadah tambahan dalam segala hal yang dialami.
ini akan sangat berbahaya dan Stasiun spiritual tinggi
bahkan dapat menyebabkan seperti itu hanya bisa dicapai
orang mengeluarkan komentar- dengan cara terus menerus
komentar keliru yang pada melakukan bentuk-bentuk
akhirnya dapat mengantar- ibadah non-wajib seiring dengan
kan pada titik tidak beriman. upaya berkesinambungan untuk
Komentar-komentar seperti itu melayani semua makhluk. Se-
bersumber dari ketidakpahaman bagai contoh, perlu disebutkan
seputar kesenangan murni dalam bahwa Abu Hanifah melaksana-
beribadah. kan ibadah haji sebanyak lima
Doa-doa non-wajib serta puluh lima kali.
bentuk-bentuk ibadah lainnya
telah dipraktekkan sebagai
***
ungkapan sukacita keimanan
sejak zaman Nabi. Doa-doa
sunnah, dilakukan dengan Berikut ini adalah cerita
semangat dan gairah, men- dari Tazkirat’ul-Awliya tentang
gantarkan orang beriman untuk tempat manusia di sisi Allah:
lebih dekat dengan Penciptanya. Abdullah bin al-Mubarak
Mereka menyucikan jiwa dan adalah seorang ulama dari
menumbuhkan kualitas kasih generasi al-tabi’un (penerus),
sayang serta kemurahan hati. yaitu generasi Muslim yang
Berkah Kasih Sayang 145

datang setelah generasi para sampai bertemu dengan tukang


sahabat. Secara historis, dia sepatu dan bertanya:
dikenal sebagai seorang sufi dan - Apa jenis perbuatan baik
Muhaddith. Dalam satu cerita yang engkau lakukan, meskipun
yang berkaitan dengan hidup- Konsekuensinya kemudian eng-
nya, dia pergi ke Mekkah untuk kau tidak dapat pergi berhaji?
menunaikan ibadah haji. Sete-
Ketika Ali ibn Muwaffaq
lah menyelesaikan ibadah haji,
mengetahui bahwa seorang
sementara masih berdiri di dekat
ulama besar seperti Abdullah ibn
Ka’bah, dia mendapatkan peny-
Mubarak datang untuk menan-
ingkapan tentang dua malaikat
yakan pertanyaan seperti itu, dia
yang sedang berbincang. Salah
pingsan. Waktu sadar kembali,
satu malaikat berkata kepada
dia menjawab seperrti berikut:
yang lain:
- Aku sudah berusaha untuk
- Tahun ini enam ratus ribu
pergi haji selama tiga puluh
orang melaksanakan ibadah haji.
tahun. Aku berhasil mengumpul-
Ibadah mereka telah diterima
kan sebanyak tiga ratus dirham
karena seorang tukang sepatu di
dengan bekerja membetulkan
Damaskus bernama Ali bin Mu-
sepatu dalam waktu tiga puluh
waffaq. Dia berniat pergi haji tapi
tahun, dan setelah merasa uang
akhirnya tidak bisa terlaksana.
itu sudah cukup aku berniat
Karena perbuatan baik yang di-
untuk berangkat haji tahun ini.
lakukan, ibadah haji dari semua
Suatu hari istriku yang sedang
jamaah telah diterima.
hamil ingin makan daging dan
Setelah penyingkapan ini, meminta agar aku mencarikan-
Abdullah bin Mubarak menjadi nya. Dia berkata:
sangat terkejut dengan pengala-
- Aroma daging datang dari
man ini. Dia pergi ke Damaskus
rumah tetangga. Bawakan aku
bersama kafilah yang kembali
sedikit saja.
ke kota itu. Dia terus mencari
146 Tears of The Heart

Aku pergi ke tetangga dan terimalah niatku untuk melak-


menjelaskan keadaan kami. sanakan ibadah haji.”
Tetanggaku menangis dan mer- Abdullah ibn Mubarak ber-
atap: kata kepadanya:
- Selama tujuh hari, anak- - Dalam sebuah penglihatan
anakku kelaparan. Aku menemu- batin yang diberikan Allah ketika
kan binatang mati di jalan dan berhaji, Tuhan menunjukkan
mengambil sedikit dagingnya. kepadaku kebenaran dari apa
Sekarang, aku merebusnya agar engkau ceritakan.
anak-anakku melupakan rasa
Kejadian luar biasa ini
lapar. Jika aku tidak bisa men-
merupakan simbol pentingnya
dapatkan makanan halal, aku
belas kasih dalam kehidupan
terpaksa akan memberi mereka
spiritual kita. Semoga kita ber-
makan dengan daging itu. Jika
hasil mengambil pelajaran yang
engkau mau, aku bisa memberi-
diperlukan dari kisah tersebut
kannya untukmu juga, tetapi itu
agar hidup kita juga dapat
tidak halal untukmu meskipun
tersentuh dengan berkah belas
halal bagi anak-anak karena me-
kasih Tuhan yang tiada batas.
reka sudah mendekati kematian
Dari sudut pandang yang
akibat kelaparan.
lain, ibadah haji secara metafora
Ali ibn Muwaffaq melan-
melambangkan sebuah per-
jutkan:
jalanan meninggalkan wujud fisik
- Setelah mendengarkan dipadukan dengan upaya keras
penjelasannya, hatiku hancur untuk menjauhkan diri hembu-
berkeping-keping. Aku menyum- san-hembusan hasrat sensual.
bangkan uang tiga ratus dirham Yunus Emre, yang berhati sangat
yang sudah kukumpulkan selama sensitive, mengekspresikan se-
tiga puluh tahun dan kemudian perti di bawah ini:
berdoa kepada Allah, “ Ya Allah,
Berkah Kasih Sayang 147

Seorang ulama tua dengan aku membawanya selalu untuk


janggut putih mendapatkan berkah?
Namun dia tak tahu tingka- Bayazid menjawab:
tan spiritualnya, - O anakku, jika engkau
Seharusnya tidak membuang tidak mengembangkan diri
waktu dan tenaga, hingga menjadi seorang manu-
jika dia akan melukai se- sia sempurna, engkau tidak
buah hati. akan terbantu meskipun engkau
membungkus seluruh dirimu
Hati adalah singgasan Allah,
dengan kulitku.
Karena, Yang Maha Besar
Suatu ketika Bayazid Bis-
melihat hati.
tami ra. malakukan perjalanan.
Pecundang dalam dua dunia
Karena lelah dia beristirahat
adalah yang melukai hati.
sejenak di bawah sebuah pohon.
Setelah melanjutkan per-
*** jalanan, dia melihat beberapa
ekor semut terikut di tasnya. Dia
Kisah mengenai Bayazid merasa kasihan Karena sudah
Bistami di bawah ini dikenal luas memisahkan semut-semut itu
karena menggambarkan bahwa dari rumah dan keluarganya.
seseorang tidak dapat mem- Bayazid begitu tergugah de-
peroleh capaian spiritual tinggi ngan pemikiran akan perpisa-
hanya dengan jalan memperbaiki han semut-semut itu sehingga
diri pada aspek ekternal semata. membuatnya kembali ke pohon
tempat dia beristirahat tadi dan
Suatu hari, salah seorang
mengembalikan mereka tepat
murid Bayazid bertanya:
di tempat tas itu tadinya dil-
- Maukah engkau mem-
etakkan.
berikan selembar bajumu agar
148 Tears of The Heart

Junaid Bagdadi qs., tertidur tak terukur, milik orang beriman


di atas jubahnya pada suatu sub- yang dekat dengan Allah.
uh sebelum berangkat ke mesjid Nabi Muhammad Saw.
untuk shalat subuh. Beberapa bersabda: “Seorang perempuan
saat kemudian, seekor kucing coroboh yang menyebabkan ke-
datang berbaring di sampingnya matian kucingnya dengan tidak
dan ikut tertidur. Melihat itu, dia memberi makan akan dihukum
memutuskan untuk tidak meng- dalam api neraka. Sebaliknya,
ganggu tidur kucing tersebut. seorang perempuan pendosa
Dia berpikir untuk melaksanakan yang memberi air kepada seekor
shalat tanpa mengenakan jubah, anjing yang kehausan akan diam-
namun akhirnya memutuskan puni oleh Allah.”
bahwa itu tidak pantas. Akhirn-
Dalam hadis lain, Rasulullah
ya, dia memilh untuk perlahan-
Saw bersabda: “Perlakukan yang
lahan menggunting bagian yang
ada di atas bumi dengan kasih
ditiduri kucing agar tidak mem-
sayang, agar Dia yang di surga
bangunkannya, mengenakan ju-
memperlakukanmu dengan kasih
bah tersebut, kemudian berang-
sayang.”
kat ke mesjid. Sementara dia
Bayazid Bistami qs. meng-
berjalan menuju mesjid, kucing
isahkan:
itu melanjutkan tidurnya dengan
nyaman. “Ada ribuan wali di zaman
kita ini. Penghulu mereka adalah
Kejadian-kejadian di
seorang tukang besi. Aku pergi
atas, yang terjadi karena cinta
ke kedainya untuk mempelajari
yang tak terbatas tehadap Sang
rahasianya. Aku melihat bahwa
Pencipta, menunjukkan cinta tak
dia sedang dalam kesedihan
bersyarat terhadap makhluk-ma-
yang mendalam dan kutanyakan
khluk bumi. Ini bertujuan meng-
alasannya. Dia menjawab:
gambarkan kedalaman hati yang
Berkah Kasih Sayang 149

- Adakah kerisauan yang bnya sendiri. Justru dia berwa-


lebih besar dari apa yang kuha- tak menangiskan “O umatku! O
dapi? Adakah orang lain yang umatku!” seperti halnya Nabi Mu-
penderitaannya lebih besar dari hammad yang diketahui bersifat
penderitaanku? Kesedihanku be- serupa. Aku tinggal bersamanya
rangkat dari kerisauan memikir- untuk beberapa waktu. Aku men-
kan apa yang akan menimpa gajarinya membaca beberapa su-
hamba-hamba Allah pada Hari rah dalam al-Qur’an, tetapi pada
Pengadilan. realitasnya dia mencontohkan
Kemudian dia mulai me- kepadaku bagaimana mengap-
nangis, yang menyebabkan aku likasikan surah-surah tersebut
ikut menangis juga. Rasa ingin dalam praktek kehidupan. Dia
tahuku mendorong untuk me- membuka tabir dari berbagai hal
nanyakan: yang tidak dapat kupahami sepa-
njang perjalanan hidupku mela-
- Mengapa engkau begitu
lui pelajaran ilmu-ilmu rasional.
terbebani dengan hukuman un-
Melalui persahabatan dengan-
tuk orang lain?
nya, hatiku terisi penuh dengan
Abu Hafs menjawab:
ilmu inspirasi ilahiah. Aku jadi
- Bahan dasar sifat alamiahku paham bahwa seseorang tidak
hanya terbuat dari belas kasih dan dapat menjadi pemimpin para
kepedulian. Jika seluruh hukuman wali (qutb) berdasarkan ilmu dan
yang disiapkan bagi orang-orang ibadah semata, tetapi posisi itu
yang ditakdirkan masuk neraka diperoleh melalui pengaplikasian
diberikan kepadaku agar mereka ilmu tersebut ke dalam praktek
dapat diselamatkan dari kema- kehidupan hingga akhirnya mem-
langan, aku akan bahagia. peroleh berkah dengan mendap-
Aku menyadari bahwa Abu atkan pengetahuan spiritual yang
Hafs bukan orang yang berada hanya dapat dicapai dengan ban-
pada tingkatan meratapi nasi- tuan langsung dari Allah. Alasan
150 Tears of The Heart

mengapa Abu hafs diberikan ilmu langkah kaki Bilal di surga dia
ini adalah karena belas kasih dan mengucapkan kalimat berkah:
kepedulian menjadi watak nya “Semoga Allah memberkatimu!
yang kedua. Semoga Allah memberkatimu!”
Setelah Rasulullah Saw., Mendengar ucapan yang sa-
kasih sayang dan kepedulian ngat bahagia ini pada Bilal, yang
disimbolkan secara sempurna tidak menyimpan kepalsuan
oleh Abu Bakar ra. Dia selalu dalam perkataannya, al-Shiddiq
berdoa dengan tulus dan sung- (Abu Bakar) membasuh tangan
guh-sungguh untuk keselamatan dan segera bertaubat.
seluruh umat manusia pada Hari Setelah itu, dia menyam-
Pengadilan. paikan kepada Mustafa perihal
Banyak sekali manifestasi penyiksaan yang dialami Bilal, de-
kasih sayang Abu Bakar. Salah ngan mengatakan, “Pengunjung
satunya dapat dilihat dalam tin- surga yang leluasa (ruh) pemilik
dakannya membeli Bilal, budak sayap yang diberkati itu saat ini
Umayya ibn Khalaf, dan membe- sedang jatuh cinta padamu dan
baskannya. Aksi kepedulian ini berada dalam jaringmu.
memberinya penghargaan dari Burung-burung hantu se-
Rasulullah Saw. dang menyiksa elang Sultan,
Di dalam Mathnawi, Rumi harta terpendam itu terkubur di
mengungkapkan kisah ini dalam dalam sampah.
sebuah puisi. Di bawah ini adalah Burung-burung hantu se-
ringkasannya. dang berbuat kekerasan terha-
*** dap elang: mereka mencabut dan
menyobek-nyobek bulunya me-
skipun dia tidak bersalah.
Ketika Mustafa (Muham-
mad) kembali ke bumi setelah Mereka menyalibnya
Isra’ Mi’raj, karena mendengar (Bilal), wajahnya ke timur, dan
Berkah Kasih Sayang 151

memukuli badannya yang tak Dia menjawab, “Aku akan


berpakaian dengan kayu berduri. melakukan yang terbaik untuk
Darah mengucur dari melayanimu.” Kemudian dia
tubuhnya melalui ratusan luka, pergi ke rumah pemilik yang
(sementara) dia menangis tidak berbelas kasih.
“Satu!”dan menundukkan kepal- al-Shiddiq berkata kepada
anya (dengan pasrah). dirinya sendiri, “Dari tangan
Mustafa (Rasulullah) ber- seorang anak kecil orang dapat
kata kepadanya, “Sekarang apa membeli mutiara dengan harga
jalan keluarnya?“ Dia (al-Shiddiq) yang sangat murah, O ayah.”
menjawab, Hamba Allah ini akan Dari anak-anak yang lugu ini
membelinya. Aku akan membe- hantu Iblis membeli akal dan iman
linya dengan berapapun harga mereka dengan bayaran kerajaan
yang disebutkan oleh pemiliknya: dunia ini.
aku tidak akan peduli dengan jer- Dia mengetuk pintu, dan
ih payah serta jumlah uang yang ketika pemilik membuka pintu
dikeluarkan. al-Shiddiq masuk ke dalam ru-
Karena dia dalam kurungan mah, berdampingan dan dengan
Alah di bumi, dan dia men- kebencian.
jadi sasaran kemarahan musuh Dia duduk, berdampingan
Allah.” dan dengan kemarahan berapi-
Mustafa berkata ke- api; dari mulutnya terlontar
padanya, O pencari kemenang- kata-kata pahit-
an spiritual, aku akan menjadi “Mengapa engkau
rekananmu dalam urusan ini. memukuli sahabat Allah ini? Ke-
Jadilah dutaku, belikan bencian macam apa ini, O musuh
separuh harganya atas pen- Cahaya?
biayaanku, dan terima bayaran- Jika engkau teguh dalam
nya dariku.” agamamu, bagaimana hatimu
152 Tears of The Heart

bisa tega menyakiti dia yang Sebagai jawaban, dia tertawa


teguh (dalam agamanya)? lebih keras lagi
O, engkau yang bersifat Dan berkata, “Seandainya
banci dalam agamamu dan ber- bukan karena keseriusan serta
laku banci pada serang pangeran kesungguhan yang engkau
spiritual! tunjukkan untuk membeli budak
Jangan melihat segala hitam ini,
sesuatu dari cermin kedirianmu Aku akan bertengkar de-
yang bengkok, hai engkau yang ngan semangat; sebenarnya aku
terkutuk dengan kutukan abadi! mau menjualnya dengan harga
Dia (pemilik budak) berka- sepuluh persen dari jumlah ini.
ta, “Jika engkau merasa kasihan Karena menurutku har-
terhadapnya, berikan aku emas ganya tidak sampai setengah
dan ambil dia, o lelaki yang bersi- dang; (tetapi) engkau membuat
fat pemurah. harganya jadi tinggi karena teri-
Karena hatimu terbakar akanmu.”
dengan rasa simpati, beli dia da- Al-Shiddiq menjawab,
riku: kesulitanmu takkan tersele- “Hai orang bodoh, engkau telah
saikan tanpa biaya. melepaskan sebuah mutiara de-
Al-Shiddiq menawarkan ngan harga sebiji kacang, seperti
tambahan senisab (dua ratus seorang anak kecil lugu; karena
dirham) perak, agar keserakahan menurutku harganya senilai
si pemilik terpuaskan. dengan kedua dunia: aku menilai
ruhnya, engkau warnanya.
Pemilik berhati batu itu
tertawa mengejek dengan kejam Dia emas merah yang di-
dan penuh kebencian. poles dengan besi hitam karena
kecemburuan orang-orang yang
Al-Shiddiq berkata ke-
tertipu.
padanya, “mengapa tertawa?”
Berkah Kasih Sayang 153

Engkau menyerahkannya secara menyeluruh. Kejadian di


dengan mudah karena telah bawah ini cukup menggambar-
memperolehnya dengan murah; kan situasi spiritualnya:
engkau tidak melihat muti- Suatu hari, seorang murid di
aranya, engkau tidak merobek kelas bertanya kepadanya:
petinya.
- Guru, mana yang lebih
Rumi, qs., melalui contoh engkau pilih, melakukan dosa
tindakan-tindakan yang dirang- atau menderita penyakit lepra?
kumnya dalam kisah ini, men-
Yaman Dede Menjawab:
unjukkan kepada kita arti dan
- Aku lebih memilih ter-
rasa belas kasih serta kepedulian
bakar jadi abu daripada menjauh
murni yang sesungguhnya. Lebih
dari Rasulullah Saw. dan dunia
jauh lagi, dia secara khusus men-
spiritual sahabat-sahabat Allah
jelaskan bagaimana nilai seorang
karena kecerobohan, meskipun
anak manusia melampaui segala
hanya sesaat.
batas ukuran. Tiada sesuatu di
dunia ini yang menyamai nilai Mungkinkah ada ekpresi
satu ruh yang sudah terangkat cinta dan kasih sayang tak terba-
ke dalam horizon ketidakter- tas yang lebih jelas dari contoh
batasan. yang ditunjukkan oleh Nabi
Muhammad Saw.?
Guruku Yaman Dede du-
lunya adalah seorang penganut Ya Allah, semoga belas
agama Kristen Ortodoks. Dia kasih-Mu menjadi harta tak teba-
memperoleh tuntunan hidayah tas bagi hati kami.
melalui buah dari Matsnawi Amin.
Rumi. Hatinya begitu sensitif dan
penuh dengan api cinta terhadap
Nabi Muhammad Saw. sehingga
sifat-sifat dan perilaku Nabi Saw.
serta para sahabat diserapnya
9.
Jadilah
Manusia!
Pergilah ke area pemakaman.
Duduk sejenak dalam keheningan.
Dengarkan suara-suara mereka yang terdiam!
Rumi
Jadilah Manusia 155

S eorang lelaki pergi ke sebuah


kota besar. Ketika mengun-
jungi kompleks pasar, dia pergi
Pada sore hari, seorang penya-
mak kulit lewat. Dia mengenali
leleki itu. Dia mendekati kerumu-
ke los penjualan parfum yang nan orang dan berkata: - jangan
semerbak dengan ekstrak bunga sekali-kali menyiraminya dengan
mawar dan aroma-aroma lain- air mawar! Aku tahu penyakit-
nya. Lelaki itu berjalan beberapa nya! Jangan menyentuhnya! Aku
langkah. Aroma harum yang akan kembali dan menyelesaikan
membahana membuatnya pus- masalah ini.
ing. Dia jatuh pingsan. Kemudian penyamak kulit
Orang-orang berkumpul pergi dan segera kembali dengan
mengelilinginya. Mereka kotoran binatang di tangannya.
berusaha menolong; sebagian Dia mendekatkan kotoran itu ke
memeriksa jantungnya; se- hidung leleki tersebut. Secara
bagain mengurut pergelangan- mengejutkan, leleki pingsan itu
nya, sementara sebagian lagi terbangun dan sadar. Setelah be-
membasuh wajahnya dengan air berapa saat, dia berdiri dan pergi
mawar. Tak seorangpun berhasil bersama tukang simak kulit.
menolong untuk menyadarkan- Sebab dibalik ketidaksa-
nya. Segala upaya kelihatannya daran tadi adalah bahwa lelaki
tidak berguna; parfum pengoba- yang pingsan itu juga seorang
tan khusus dan air mawar semua tukang samak kulit binatang.
terpakai sia-sia. Justru seba- Selama bertahun-tahun dia
liknya, kondisinya menjadi lebih terbiasa dengan bau tak se-
buruk. Akhirnya, karena menya- dap kulit yang belum diproses.
dari tidak sanggup menolong, Ketika memasuki area penjualan
mereka memutuskan memanggil parfum, dia tidak tahan den-
keluarganya. Namun mereka gan aroma harum dan akhirnya
tidak berhasil menemukan se- pingsan.
orangpun sanak kerabatnya.
156 Tears of The Heart

Dalam Mathanawi: dalam kotoran seperti kumbang


Tukang samak kulit, karena kototran! Jadilah seorang manu-
terbiasa dengan kotoran bina- sia, seorang manusia!
tang, jadi menyerupai kumbang
kotoran: Kumbang kotoran jatuh Semilir pagi semerbak
mabuk bila kena air mawar dengan aroma harum ketika
Penawar baginya terletak bertiup lembut melalui bunga-
pada kotoran yang sudah terbiasa bungaan dan taman mawar.
dengannya. Manusia berhati murni yang
Para mentor yang dikenali mengalir dengan pengetahuan
dengan kebijaksanaan dan ketu- hakiki dari Allah samahalnya juga
lusannya menyiapkan obat bagi bertebaran dengan cinta dan
manusia yang terlontar ke dunia ekstasi yang dapat dialami jika
ini berupa alam hikmah yang kita menjalin hubungan dengan
indah dan biang parfum atau mereka. Rahasia hati mereka da-
air mawar untuk membuka pintu pat terlihat sesuai kemampuan
gerbang belas kasih ilahiah; pengamat dalam merasakan apa
Namun untaian kata indah yang melimpah dari dalam hati
dan pengobatan-pengobatan se- mereka. Kita harus ingat bahwa
perti itu tidak akan cukup bagi anjing Tujuh Penghuni Gua
mereka yang sudah tertelan oleh (ashab al-kahf) akan masuk surga
dunia ini: semua itu tidak pas karena kesetiaan yang mendor-
dan tidak pantas, hai orang- ongnya untuk menunggu di pintu
orang yang amanah! gua tuan-tuannya.

Berjuanglah dalam hidup Rumi qs. mengisahkan ce-


yang singkat ini untuk menerima rita tersebut sebagai berikut:
cahaya spiritual, peringatan spir- Anjing para Penghuni Gua
itual, kebaikan dan keindahan! (Seven Sleepers) terbebaskan dari
Jangan mengubur hidungmu di ketidakmurnian karena citnta. Ia
didudukkan semeja dengan raja.
Jadilah Manusia 157

Anjing itu diberkati dengan keheningan. Dengarkan suara-


minuman kasih sayang ilahiah suara mereka yang terdiam!”
karena memilih untuk menunggu Sebagaimana halnya mus-
di pintu gua tanpa makanan. tahil menyimpan tikus di taman
mawar, demikian pula mustahil
Situasi yang sama namun menyimpan lebah di luar ling-
dalam kasus berbeda, angin yang kungan yang sudah terbiasa
berhembus melalui kumpulan dengannya. Makanan lebah
orang yang sudah rusak akan didapatkan dari bunga-bungaan.
terimbas oleh tingkat kerusakan Lebah tidak dapat hidup jauh
mereka. Kekuatan aroma angin dari semua itu. Allah tiada lelah
ini dapat meluas dan dapat pula menyiapkan perbendaharaan
memudar, namun pada akhirnya bagi setiap makhluk melalui
angin itu akan menyentuh orang lingkungan yang seusai dengan
lain dan menyebarkan ketidakn- kebiasaannya.
yamanan dia antara mereka. Umat manusia tidak
Yang terpancar keluar dari terkecualikan dari aturan main
lingkaran orang-orang munafik, ini.
yang telah mencuri kesenan- Jiwa-jiwa mulia yang kaya
gan-kesenangan spiritual dari akan warisan spiritual dibekali
pengabdian dan ibadah, adalah dengan kekayaan pengetahuan
kegelapan hati. Mereka berbagi ilahiah yang terpancar melalui
kegelapan hati dan mendapat- Nabi Muhammad Saw. Akan
kan kesenangan dalam per- tetapi jiwa-jiwa yang rendah din-
kumpulan ini. odai dengan ketidakmurnian.
Guru agung Rumi berkata: Abu Bakar ra., ketika
“Pergi ke area pemakaman. memandang wajah Nabi Mu-
Duduk di sana sejenak dalam hammad Saw., dengan penuh
kekaguman berkata, “sangat
158 Tears of The Heart

indah!” Abu Jahal, di sisi lain, terdalam yang mungkin ada.


ketika memandangnya merasa Barangsiapa melihat ke dalam-
benci. Rahasia dibalik perbedaan nya benar-benar melihat pe-
ini adalah bahwa mereka ber- mandangan yang tidak lain dari
dua melihat hakikat diri mereka realitas keberadaannya sendiri.
sendiri yang terpantul pada Syaikh Niyazi Misri qs. juga
cermin Rasulullah Saw. menyatakan bahwa hatinya ber-
Para wali, yang perannya fungsi sebagai sebuah cermin:
di dunia ini berfungsi sebagai Aku sebuah cer-
pewaris para nabi, telah menye- min di tengah umat manusia;
butkan: “Kami bagaikan cermin barangsiapa melihat ke dalamnya
yang terpoles bersih tempat melihat sebuah momen.
setiap orang melihat cerminan
Apapun yang dilihatnya ti-
dirinya sendiri.”
dak lain dari refleksi diri sendiri,
Tidak ada cermin sunggu- baik yang dilihatnya itu positif
han yang bisa berbohong atau maupun negatif.
mengubah sebuah pantulan. Cer-
Rumi berkata:
min secara alamiah tidak mampu
Bagaimana mungkin sebuah
menggambarkan sesuatu yang
cermin dan timbangan menghen-
buruk menjadi seolah-olah indah
tikan nafas mereka (menyembun-
atau sebaliknya. Sudah menjadi
yikan kebenaran) karena takut
aksioma bahwa sebuah pantulan
menyakiti atau mempermalukan
bayangan dalam cermin identik
seseorang?
dengan figure yang dipantulkan.
Dalam kapasitas inilah sahabat- Cermin dan timbangan

sahabat Allah berfungsi. Apapun adalah standar yang mulia; jika

yang kita lihat dalam cermin me- engkau melayaninya selama sera-

reka adalah seperti yang tampak tus tahun,

di mata Allah. Pantulan itu objek- Hanya untuk mengatakan,


tif dan benar dalam pengertian sembunyikan kebenaran demi
Jadilah Manusia 159

aku, tampakkan kelebihan dan seorang dokter yang tahu cara


jangan tampakkan kekurangan,’ memurnikan hati.
Mereka akan menolak, Sebagian orang menyangka
‘jangan menertawai janggut dan bahwa mereka telah mencapai
kumismu: cermin dan timbangan, kesempurnaan spiritual dan
dan kemudian tipuan dan penge- berusaha memamerkan kerenda-
labuan!’ (pikiran bahwa cermin han hati. Mereka membicarakan
dan timbangan menipu itu aneh) kekurangan dan kelemahan-
Karena Allah telah men- kelemahan mereka. Namun
gangkat kita agar supaya melalui pengungkapan ini tidak murni.
kita kebenaran dapat diketahui, Melainkan, semua itu hanya
untuk membuat orang lain terke-
Jika ini tidak terjadi (jika
san. Jika keadaan mereka diek-
kita gagal menampakkan kebe-
splorasi secara lebih mendalam,
naran), apa artinya kita wahai
orang akan berhadapan dengan
anak muda? Bagaimana kita bisa
sebuah hati yang penuh dengan
menjadi standar bagi wajah yang
cinta terhadap diri sendiri dan
bersih?
kesombongan.
Rumi berkata, “Untuk
Seorang yang sakit atau
mengeringkan dan membersih-
terluka secara fisik tidak dapat
kan rawa ini, dukungan dan
menyembuhkan dirinya sendi-
proses pelatihan dari seorang
ri dan karena itu memerlukan
guru sempurna menjadi sangat
seorang dokter. Demikian pula
penting.”
halnya orang yang sakit atau
Akan tetapi sebagian orang
terluka secara spiritual; dia perlu
juga berpikir bahwa mereka
mendapatkan pertolongan dan
dapat bangkit dari mencintai diri
perawatan dari seorang manusia
sendiri dan kesombongan hanya
sempurna (insan-i kamil) atau
dengan membaca buku. Ini sama
halnya dengan seorang yang
160 Tears of The Heart

menderita kanker dan berusaha pemburu berpadangan pendek


menyembuhkan dirinya send- membidik bayangan-bayangan
iri hanya dengan mempelajari dan akhirnya energy serta anak
buku-buku. Namun, kita harus panah mereka terbuang tanpa
mencermati bahwa bahkan hasil.
dokterpun menjalani perawatan Banyak orang telah
oleh dokter lain ketika mereka menyia-nyiakan anak panah
menderita suatu penyakit. Sama mereka. Nilai anak panah dalam
halnya, seorang hakim tidak da- drama kehidupan mereka setara
pat mengadili dirinya sendiri; dia dengan beratnya dalam emas.
harus tampil di hadapan sebuah Situasi ini dapat dianalogikan
pengadilan lain dan berdiri di dengan anak-anak yang ber-
hadapan hakim yang lain. main dengan mainan plastik.
Mereka yang berusaha Orang yang menghabiskan
mendapatkan kebenaran se- seluruh hidupnya mengejar
mata-mata melalui pemikiran perolehan-perolehan duniawi
mereka sendiri adalah ibarat tidak menyadari bahwa dunia
anak kecil yang berusaha me- ini hanya bayangan dari dunia
nangkap bayangan seekor yang sebenarnya. Oleh karena
burung yang terbang tinggi di itu, keadaan ini tak ada bedanya
angkasa. Dalam kesedihan, anak- dengan melupakan atau menga-
anak seperti itu akhirnya akan baikan yang asli sambil mengejar
terkuras lelah dengan sia-sia dan ilusi lalu tetap berada dalam
bahkan tanpa sempat menya- kegelapan dengan tangan dan
dari bahwa burung itu berada hati kosong setelah kehidupan
jauh di langit. Tanpa mengetahui yang sia-sia
kebenaran, mereka telah men- Hanya para pemandu sejati,
guras diri berlari dengan penuh yaitu hamba-hamba Allah yang
semangat mengejar bayangan mempunyai otiritas, yang dapat
kosong. Dengan cara yang sama, menyelamatkan seseorang dari
Jadilah Manusia 161

ilusi-ilusi seperti ini. para peman- kemudian menawarkannya se-


du ini adalah perwakilan cahaya bagai hadiah kepada Rasulullah
Ilahi. Orang berakal mengikuti Saw. Setelah menerimanya,
nasihat serta jalan mereka Rasulullah memberinya ke-
untuk menyelamatkan diri dari merdekaan. Namun Zaid tidak
kehidupan yang berakar pada memutuskan hubungan dengan
kekosongan. Keberadaan seperti Rasulullah Saw. Karena kea-
itu tidak lain dari kekosongan gungan sifat dan karakter tiada
besar yang abadi dari kehidupan tandingan yang disaksikannya
yang dihabiskan dengan menge- dalam diri Rasulullah Saw; dia
jar ilusi-ilusi kosong. justru bersaksi bahwa melayani
Rasa sombong, cinta diri, Rasulullah Saw. akan merupakan
dan memuji diri berakar dalam suatu kehormatan dan keberka-
diri setiap individu. Kesombon- han yang lebih besar. Bahkan
gan ini bersumber dari superiori- ketika ayahnya menemukan di
tas yang kita lihat pada diri kita. mana dia berada dan datang un-
Terlepas dari kecenderungan- tuk menjemputnya, dia menolak
kecenderungan mendalam ini, untuk berpisah dari Rasulullah
ketika memasuki sebuah jalan Saw. dan berkata:
spiritual kita tumbuh dan menya- - O utusan Allah! Engkau
dari bahwa segala kesempurnaan segalanya bagiku! Bagiku, tidak
hanya milik Allah dan bahwa ada seorangpun di dunia ini yang
segala sesuatu yang menjadi lebih kusukai dari engkau.
milik kita hanya titipan atau Dia kemudian menyata-
amanah dari Sang Pencipta. kan bahwa lebih memilih jadi
Zaid ibn Haritha ra. Adalah pelayan Rasulullah Saw. daripada
seorang budak yang dimer- menjalani kehidupan merdeka
dekakan oleh Rasulullah Saw. dengan keluarganya.
Dia awalnya dibeli oleh Khadijah, Karena alasan ini, Rasu-
ibunda kita yang diberkati, yang lullah Saw. mencintainya,
162 Tears of The Heart

menyayanginya, dan dalam festasi Yang Esa dan Tunggal.


persahabatan dengannya dia Siang dan malam tidak berlaku di
berbagi kata-kata bijaksana yang sana. Yang ada hanya keabadian
agung. Zaid ra., biasa menden- tanpa awal dan akhir. Itu sebuah
gar ceramah-ceramah Rasulullah dunia, yang melampaui horizon
Saw. dengan penuh semangat. pemikiran terbatas manusia,
Nabi Muhammad Saw. ber- dimana tak ada ruang dan waktu.
tanya kepadanya: Ketika momen ini pertama bang-
kit, aku merasa seakan-akan
- Apa tanda mekarnya bun-
melihat singgasana Tuhanku,
ga-bungaan di taman imanmu?
dan seolah-olah aku melihat para
Dapatkah engkau menjelaskan
penghuni surga yang saling men-
kepadaku tandanya?
gunjungi dan penghuni neraka
Dia menjawab:
yang saling membenci.
Sejak aku kehilangan gairah
Zaid juga berkata:
akan dunia ini, hari-hariku di-
- Ketika aku menarik diri
habiskan tanpa air dan malamku
dari kesenangan dunia ini, Allah
tanpa tidur. Aku telah melewati
membersitkan cahaya dalam
hari-hari dan malam-malam ini
hatiku dan dengan demikian apa
bagaikan sebuah tombak yang
yang tadinya tersembunyi seka-
telah menembus perisai. Aku
rang menjadi nyata.
telah mencapai rahasia kepas-
tian dalam pengetahuan melalui Rumi menjelaskan ekstasi
pengalaman langsung. Dalam Zaid ibn Haritha dalam Math-
momen kehidupan pada ting- nawi:
kat kesadaran itu, aku menga- Zaid bertanya kepada Nabi
mati bahwa di sana waktu tidak Muhammad Saw: “O Utusan
memiliki keberadaan. Satu jam Allah, haruskah kuceritakan
sama dengan satu abad. Semua misteri Hari Berkumpul (Hari
yang tampak merupakan mani- Pengadilan), haruskah kubuat
Jadilah Manusia 163

manifestasi Kebangkitan pada kettle-drum para Rasul terde-


dunia hari ini? ngar.
Biarkan aku, hingga aku Neraka dan taman surga
akan mencabik-cabik tirai, hing- serta perantaraannya akan
ga substansi spiritualku bersinar kutampakkan di depan mata
jauh bagaikan matahari; orang-orang kafir.
Hingga matahari akan Aku akan membuka saluran
mengalami gerhana karena aku, air al-Kautsar yang melimbah
hingga aku dapat menunjukkan dengan gelombang menyembur-
perbedaan antara kurma yang kan air ke wajah orang-orang
subur dan pohon willow yang yang dirahmati, sementara
mandul. suaranya gemericik di telinga
Aku akan mengantarkan mereka;
misteri Kebangkitan, koin asli Dan mereka yang berlari
dan koin yang bercampur dengan kehausan mengitari al-Kautsar,
logam rendahan, akan kusebut satu persatu dan
Orang-orang golongan kiri kuceritakan siapa mereka;
(yang dilaknat) dengan tangan Bahu mereka menggesek
terpotong; aku akan menghadir- bahuku. Jeritan mereka menusuk
kan warna keingkaran dan warna telingaku.
para pengikut (Nabi). Di depan mataku para peng-
Aku akan menunjukkan huni surga, yang bebas merdeka,
ketujuh jurang (dosa) kemu- saling berpelukan,
nafikan dalam cahaya bulan yang Saling mengunjungi di tem-
tergantung: tidak gerhana dan pat-tempat kehormatan mereka
tidak meredup. dan mendapatkan ciuman dari
Aku akan menyingkap gaun bibir bidadari.
wool orang-orang yang terlaknat, Telingaku ini dibuat tuli oleh
dan membiarkan genderang serta teriakan Aduh, Aduh!’ yang dite-
164 Tears of The Heart

riakkan oleh orang-orang malang melampaui batas tertentu, beliau


yang menyeramkan di neraka dan biasa berkata kepada istrinya,
oleh jeritan ‘kesedihan!’ Aisyah ra.:
Semua ini hanya peringatan, - O Aisyah! Kondisi spir-
aku akan membuka kedalaman itual ini telah melampaui batas
ilmuku, namun aku takut meny- kemampuanku. Kemarilah dan
inggung Utusan Allah.” bicaralah padaku.
Dia berbicara dengan gaya Dengan bercakap bersama
mabuk dan sangat kebingungan: istrinya, Rasulullah berharap bisa
Rasulullah menarik kerah ba- terlepas dari momen tersebut
junya, dan dapat kembali ke alam
Dan berkata, “Hati-hati! manusia.
Tarik pedalmu, karena kudamu Di sisi lain, ketika masalah
sudah terlalu panas. Ketika duniawi sudah terlalu merajai,
bayangan Allah yang tidak malu beliau akan meminta kepada
berbicara kebenaran melanda Bilal:
hati, rasa malu menghilang. - O Bilal! Kumandangkan
azan!
**** Melalui arus dan pengh-
entian di antara dua kutub ini,
keseimbangan spiritual yang
Kadang-kadang, ekstasi
diperlukan untuk menopang
yang melanda hari Rasulullah
kelangsungan hidup umat manu-
Saw. sampai pada proporsi yang
sia kemudian perlahan-lahan
sulit dihadapinya. Secara khu-
terbentuk.
sus, ketika sedang menerima
wahyu beliau merasakan beban Jika tidak, Rasulullah tidak
yang sangat berat dan cucuran akan mungkin bisa memperta-
keringat akan keluar dari dahi- hankan bentuk komunikasi yang
nya. Ketika momen ekstasi itu
Jadilah Manusia 165

seimbang dengan seluruh ang- -Ya. Kadang-kadang, ketika


gota kafilah yang mengikutinya. kami hanya berdua, pembicaraan
Orang yang sangat terh- kami seperti ini.
anyut dengan dunia spiritual Rasulullah Saw berkata,
selama mengikuti khutbah- “Kami, komunitas para nabi,
khutbah Rasulullah Saw. adalah diperintahkan untuk turun ke
Abu Bakar ra. Mereka berdua level manusia biasa dan berbic-
juga biasa melakukan percaka- ara dengan cara yang mereka
pan-percakapan pribadi. Umar pahami.”
ra. Mengungkapkan sebuah Dalam hadis lain, beliau
pengalaman tentang pertukaran diriwayatkan besabda, “Bic-
spiritual mereka seperti di bawah aralah kepada umat manusia,
ini: bukan dengan cara yang engkau
“Aku datang menghadap pahami, tetapi dengan cara yang
Rasulullah Saw. Beliau dan Abu mereka pahami.”
Bakar ra. Sedang terlibat dalam Perkataan-perkataan
percakapan tentang ilmu tawhid Rasulullah Saw. menjelaskan
(keesaan Allah). Aku duduk di dunia ini sebagai “rumah tipuan”
antara mereka. Aku tidak dapat (dar al-ghuhur). Selain menjadi
memahami pembicaraan mereka dunia yang mengelabui orang,
sedikitpun. Seakan-akan aku ungkapan-ungkapan Nabi Saw.
tidak bisa berbahasa Arab. Lalu juga menjelaskan dunia ini se-
aku bertanya kepada Abu Bakar bagai “dunia yang mempesona”
ra.: (sakhkhara) dan “dunia yang tak
- Pembicaraan apa ini? berbelas kasih” (ghaddara).
Apakah engkau selalu berbicara Biasanya kita tidak mampu
seperti ini dengan Rasulullah melindungi diri dari tipuan dunia
Saw.? persinggahan sementara yang
palsu ini telrepas dari fakta
166 Tears of The Heart

bahwa kita biasa menyaksikan Rumi menjelaskan tentang


kebenaran hakiaktnya, sebagai mantra dunia dalam bait-bait di
bayangan semata, dimana fakta bawah ini:
yang paling pasti adalah kema-
tian. Kekuatan tipuan sedemi-
Tukang sihirlah yang meng-
kian besatnya sehingga dilemma
gulung seratus meter kain dalam
ini tetap tidak berubah bahkan
cahaya bulan.
setelah menyaksikan kematian
Ketika dia merenggutmu
keluarga dan kerabat kita sendiri.
dari kehidupanmu, yang bagaikan
Inilah Konsekuensi dari ken-
uang perak, hidupmu hilang, kain
yataan bahwa dunia ini menyihir
menghilang, dan bekalmu habis.
(sakhkhara) kita. Ketertipuan kita
Hai engkau yang tersihir
adalah hasil kerja mantranya.
dengan dunia ini! Engkau ha-
rus membaca “qul a’udzu” dan
berdoa:
Jadilah Manusia 167
10.
Derma
Penindas
“Pernahkah batu mekar meskipun di musim semi?
Jadilah seperti tanah agar mawar
serta bunga-bunga lainnya
Tumbuh darimu dalam berbagai warna.”
Rumi
Derma Penindas 169

S eorang Sultan sedang dalam


perjalanan untuk melaksana-
kan shalat Jum’at. Prajurit-pra-
han-kesedihan yang disebabkan
oleh para penindas. Sejarah juga
menyuguhi kita dengan gam-
jurutnya memukuli orang-orang baran-gambaran mengagumkan
sepanjang jalan untuk memberi tentang kasih sayang dan keih-
jalan. Mereka meneriaki, menen- lasan dari kehidupan penguasa-
dang dan memukuli orang- penguasa yang adil dan berhati
orang. Seorang miskin lewat dan murni. Dengan demikian sejarah
juga kena pukul dan terluka. Dia berfungsi membantu kita meng-
tidak dapat menahan diri dan ingat dan menghargai penguasa-
berteriak di belakang Sultan: penguasa baik dan mengarahkan
- Lihat penindasanmu! kita agar berbuat serupa.
Semoga Allah melindungi kami Masa bahagia selama
dari apa yang engkau lakukan di Rasulullah Saw. hidup bersama
balik pintu yang tertutup, bila ini sahabat-sahabatnya dan periode
yang engkau lakukan di depan kekuasaan khalifah-khalifah
mata kami. Engkau berangkat yang mendapatkan tuntunan
ke mesjid untuk melaksanakan yang benar setelah periode Rasu-
shalat dan menghayal sedang lullah telah berkontribusi dalam
melakukan amalan baik! Jika sejarah kemanusiaan dengan
ini amalan baikmu, hanya Allah contoh umum harmoni kemanu-
yang tahu bagaimana perbuatan siaan yang tiada tandingannya
burukmu! serta kebahagiaan yang penuh
Rumi qs. berkata, “Seperti berisikan contoh-contoh per-
ini derma kebaikan para penin- buatan baik yang tak terhitung
das. Bayangkan bagaimana jumlahnya.
pelanggarannya…” Ketika Khalifah Umar ra.
Sejarah memberi kita figur- Memimpin umat, dia berkata:
figur mendidik yang merekam
luka, penderitaan, dan kesedi-
170 Tears of The Heart

- Hai Umat! Apa yang akan menyampaikan pesan ini kepada


kalian lakukan jika aku mening- ayahnya, Umar berkata:
galkan kebenarn dan keadilan? - O putriku! Engkau dulu is-
Seorang lelaki berdiri dan teri Rasulullah. Ceritakan padaku
berkata: tentang makan dan minum Rasu-
- O Umar! Jika engkau me- lullah Saw.
langgar, kami akan mengorek- Hafsa mejawab:
simu dengan pedang kami. - Hanya secukupnya.
Umar ra. senang dengan Umar ra. melanjutkan:
jawaban mereka, dan berkata:
Kedua sahabatku (Nabi
- Segala puji bagi Allah, aku Muhammad dan Abu Bakar) dan
mempunyai sahabat yang akan aku bagaikan tiga pengembara di
mengoreksiku jika aku melang- jalan yang sama. Salah satu dari
gar. kami (Rasulullah) telah mencapai
Umar ra. harus menjalani tujuannya. Yang kedua mengikuti
kesulitan-kesulitan keuangan jejaknya dan sudah bergabung
ketika mengabdi sebagai Khali- dengannya. Aku yang ketiga. Aku
fah. Dia mempertahankan gaya ingin bergabung dengan mereka.
hidup yang sangat sederhana Jika aku membawa beban berat,
meskipun kekayaan negara me- aku tidak akan mampu mencapai
limpah dengan harta. mereka.
Beberapa orang sahabat Dia tidak tergoda baik oleh
Rasulullah Saw. menyarankan perkembangan kekayaan negara
kepada putri Umar, Hafsa, agar maupun oleh daratan luas yang
ayahnya mau menerima gaji ditaklukkan pasukannya. Dia
dari kekayaan negara untuk tidak menghabiskan lebih dari
memenuhi keperluan-keperluan jumlah minimum untuk bertahan
materialnya. Ketika Hafsa ra. hidup. Dia tidak pernah membi-
arkan dirinya direndahkan oleh
Derma Penindas 171

pengejaran perolehan duniawi Sadi dalam bukunya Ghu-


dan ketika tiba saat ajal menjem- listan menceritakan:
put, dia mempunyai utang yang Suatu hari seorang pen-
belum dibayar. guasa tirani bertanya kepada
*** seorang sahabat Allah:
- Amal ibadah apa yang pal-
Era pemerintahan khalifah- ing utama untuk aku lakukan?
khalifah yang mendapat tuntu- Sahabat Allah menjawab:
nan ini penuh dengan ilustrasi - Tidurmu. Karena ketika ti-
seperti tersebut di atas. Periode dur, engkau tidak bisa menyakiti
awal ini pertama-tama disusul orang.
dengan periode historis Bani
Kerendahan hati diperlukan
Umayyah lalu periode Bani Ab-
dan Konsekuensinya kualitas
basiah. Dalam sejarah, kedua
inilah yang ingin dilihat Allah
periode ini diwarnai dengan
dalam diri hamba-hambanya.
peristiwa-peristiwa yang patut
Namun perlu dicatat bahwa ini
dicontoh maupun yang sangat
bukan karena kerendahan hati
disayangkan. Diantaranya adalah
menjadikan seseorang lebih
masa kekuasaan Umar ibn Abd
ramah dan atau karena sifat ini
Azis, yang termasyhur dengan
membantu orang mendapatkan
keadilan dan kasih sayangnya.
status sosial yang tinggi, tetapi
Namun sayang kedua periode ini
karena kualitas ini mendatang-
juga dikenal dengan penguasa-
kan rahmat Allah.
penguasa yang mengakibatkan
Rumi berkata, “apakah batu
kematian Husain ra., cucu Rasu-
berbunga meskipun di musim
lullah Saw. dan juga Abu Hanifa,
semi? Jadilah seperti tanah agar
yang dipukul sampai mati Karena
mawar serta bunga-bunga lain
tidak mau diperalat untuk mem-
lahir darimu dalam berbagai
berikan pembenaran bagi aturan
warna.”
yang tidak adil.
172 Tears of The Heart

Dengan kata lain, yang pemimpin-pemimpin seperti


mendapatkan manfaat musim itu mendapatkan tempat besar
semi hanya tanah. Akibatnya, dalam sejarah dunia.
berbagai macam bunga ber- Contohnya, Ertugrul
munculan dan bermekaran. Se- Ghazi yang agung memilih Syikh
baliknya, sebuah batu, yang juga Edibali sebagai pemandunya. Dia
menyaksikan musim semi, tidak juga mengirim putranya, Osman,
pernah mengeluarkan buah. untuk medapatkan pelatihan dari
Mereka yang hatinya ulama yang sama. Ertugrul Ghazi
bagaikan batu sangat mirip menasihati putranya antara lain
dengan batu di alam natural. dengan peringatan umum yang
Bahkan hujan bulan April pun sangat berguna:
tidak memberi keuntungan “Wahai putraku, dengarkan
sama sekali bagi mereka. Karena baik-baik!
mereka yang kehilangan kemam-
Engkau boleh salah ber-
puan mengontrol ego (nafsu),
sikap terhadapku, namun jangan
ibadahnya gagal berbunga dan
pernah salah bersikap terhadap
justru memantulkan hasrat
gurumu Syaikh Edebali.
dasar yang buruk. Hasrat-hasrat
Dialah matahari spiritual
duniawi ini kemudian menjadi
umat kita. Dia adalah timbangan
Ka’bah mereka.
yang tak pernah salah.
Pemimpin-pemimpin besar
Bahkan jika engkau mem-
selalu dididik oleh ulama-ulama
berontak melawanku, jangan
besar yang menanamkan rasa
melawan dia!
hormat yang tinggi terhadap
spiritualitas yang berakar dalam. Jika engkau memberontak
Sikap ini melahirkan perilakup terhadapku, hatiku akan hancur
tanggung jawab dan rasa kasih dan akan sangat kecewa. Namun
sayang yang abadi terhadap jika engkau memberontak ter-
rakyat. Karakter ini memastikan hadapnya mataku tidak akan
Derma Penindas 173

sanggup memandangmu; bahkan seperti Syaikh Edebali, me-


jika pandanganku tertuju pada reka tidak dapat berkembang.
sosokmu, itu akan menyakitkan Namun, bangsa Ottoman cepat
mataku. berkembang menjadi sebuah
Kata-kataku ini bukan untuk negara dan kemudian menjadi
menguntungkan Syaikh Edebali, sebuah kekaisaran kelas dunia
tapi demi kebaikanmu sendiri. yang menguasai mayoritas dara-
tan yang dikenal pada masa itu.
Anggap kata-kataku ini
Mereka merepresentasikan Islam
sebagai wasiatku untukmu.”
secara internasional selama
***
enam abad dan selama kurun
Syeikh Edebali menerima waktu ini mereka aktif menye-
Osman, pemuda kecil yang sa- barkan keadilan.
ngat dinamis, sebagai murid dan
Syaikh Edebali memberi
membantunya mendapatkan
nasihat kepada Osman Ghazi,
pengecapan pengenalan Allah
pendiri negara Ottoman, dan
(ma’rifatillah). Melalui hubungan
secara logis ini tertuju pula pada
mereka, Osman muda mengem-
seluruh pemimpin masa depan
bangkan kualitas-kualitas moral
seperti berikut:
yang demikian tinggi seperti
“O anakku!
keihlasan, dan kesederhanaan,
yang kemudian membantu Engkau penguasa! Kami
menyiapkannya untuk menjadi semua adalah warga! Kemarahan
pendiri sebuah negara kelas milik kami; kesabaran milikmu..
dunia. hati kami akan hancur, dan
engkau akan memperbaikinya
Dari perspektif ini, dapat
tapi bukan sebaliknya…
dikatakan bahwa pendiri ne-
Menuduh merupakan bagian
gara Ottoman yang sebenarnya
kami; ketahanan menjadi
adalah Syaikh Edebali. Karena
bagianmu… ketidakberdayaan
suku lain tidak mempunyai tokoh
dan kesalahan adalah sifat
174 Tears of The Heart

kami; toleransi adalah memberimu kekuatan agar


sifatmu… Ketidakharmonisan, mudah memikul beban; semoga
konflik, percekcokan, dan Dia memberimu akal dan hati
kesalahpahaman semua ada pada untuk melindungimu agar tidak
kami; keadilan ada padamu… menyimpang dari jalan yang
Pendekatan yang negative, kata- benar.
kata buruk, dan interpretasi tak Kita harus bekerja untuk
adil adalah milik kami; memberi mewujudkan apa yang telah
maaf adalah milikmu… dijanjikan Allah pada kita. Engkau
O anakku! dan sahabat-sahabatmu harus
Mulai saat ini, perpecahan membersihkan jalan dengan
adalah bagian kami, penyatuan pedang; sementara para darwis
adalah bagianmu… Kemalasan seperti kami membersihkannya
adalah sifat kami, motivasi, dengan ide, nasihat, dan doa. Kita
peringatan, dan pembentukan harus menyingkirkan penghalang
kembali semua bagianmu… di jalan untuk membantu orang-
orang melihat kebenaran.
O anakku!
Kesabaran sangat penting.
Bebanmu berat, kerjamu
Seorang penguasa harus tahu
sulit; dan kekuasaanmu
bagaimana caranya bersabar.
diikatkan padamu hanya dengan
Sekuntum bunga tidak akan
sehelai rambut… Semoga
mekar sebelum waktunya. Buah
Allah menjadi penolongmu dan
yang tidak ranum tidak bisa
merestui negaramu. Semoga Dia
dimakan; bahkan ketika dimakan,
menjadikanmu berguna di jalan
ia tidak bisa ditelan. Sebuah
Allah. Semoga dia menjadikan
pedang tanpa ilmu ibarat buah
cahayamu terang benderang.
tak ranum.
Semoga Dia menjadikan
cahayamu menjangkau daratan- Biarkan rakyatmu hidup
daratan jauh. Semoga Dia dengan pengetahuan mereka.
Jangan berpaling dari ilmu.
Derma Penindas 175

Rasakan selalu pentingnya Sahabat menjadi musuh; dan


kehadiran ilmu. Yang melindungi musuh jadi naga.
penguasa dan rakyat adalah ilmu. Darah tidak boleh
Kemenangan terbesar ditumpahkan secara sia-sia. Itu
aadalah mengenali ego (nafsu). memerlukan jalan dan arah…
Musuh seseorang adalah orang karena darah tidak digunakan
itu sendiri. Teman adalah orang untuk menyirami tanah.
yang paling mengenal egonya. Kekuasaan seseorang
Negara bukan milik umum suatu hari akan hilang tetapi
penguasa bersama anak-anak ilmunya akan bertahan. Cahaya
dan saudara-saudaranya. ilmu dapat menembus bahkan
Negara hanya menjadi milik mata yang tertutup dan dapat
penguasa. Setelah penguasa memberikan penglihatan yang
meninggal, aturan menjadi milik jelas.
orang yang menggantikannya. Ketika seekor kuda mati,
Nenek moyang kita telah pelananya tetap ada; ketika
berbuat kesalahan dengan seorang manusia meninggal, hasil
membagi wilayah kepada anak pekerjaannya tetap ada. Jangan
serta saudara-saudara mereka. menangisi mereka yang pergi
Konsekuensinya, mereka mereka meninggalkan dunia ini, tetapi
tidak mampu bertahan; mereka tangisilah mereka yang pergi
juga tidak bisa membuat yang lain tanpa meninggalkan apapun di
bertahan. belakang mereka. Ketika seorang
Ketika seseorang duduk, manusia meninggal dunia,
dia tidak mudah bergerak. Tanpa warisannya harus dipelihara dari
gerakan, dia menjadi lamban. tempoat dia berangkat.
Ketika dia lamban, dia mulai Aku tidak suka perang. Aku
berbicara rumor yang akhirnya benci pertumpahan darah. Tetapi
berubah jadi gossip. Ketika gossip aku juga tahu bahwa pedang
dimulai, tidak ada keselamatan…
176 Tears of The Heart

tentu harus diayunkan. Namun Mereka yang tidak


mengayunkannya harus lebih mengenal masa lalunya tidak
kepada tujuan mempertahankan akan mampu menemukan masa
hidup daripada membunuh. depannya. Osman! Pelajari
Secara khusus, seorang individu sejarahmu dengan baik agar
yang menggunakan pedang engkau melangkah ke depan
terhadap orang lain adalah dengan aman. Jangan melupakan
kriminalitas. Penguasa tidak lebih asal usulmu agar engkau ingat
tinggi dari negara; tidak boleh tujuanmu…
ada perang untuk kepentingan ***
penguasa.
Kita tidak mempunyai hak
Dengan nilai-nilai ini,
untuk beristirahat karena waktu
Syaikh Edebali membangun dan
bukan sebuah kemewahan. Waktu
membentuk karakter Osman.
kita terbatas…
Dia diharuskan berbuat demi-
Rasa kesepian hanya kian karena Osman Bey sangat
untuk para pengecut…Jika memerlukan dan sedang dalam
seorang petani tahu waktu untuk keresahan. Haruskah dia meny-
menyebarkan benih, dia tidak atukan berbagai suku Turki yang
perlu menanyai orang lain bahkan bergabung dengannya dengan
jika dia hanya sendiri… Cukup mempertahankan keseimbangan
baginya untuk mengetahui bahwa di antara mereka? Haruskah dia
tanah sudah siap… berjaga-jaga terhadap orang-
Cinta harus menjadi esensi orang Germiyan atau orang-
sebab cinta adalah keheningan. orang Mongol atau apakah
Teriakan membuat cinta jadi tugasnya lebih baik dijalankan
mustahil. Menampakkan diri dengan memerangi Byzantium?
menjdikan cinta mustahil. Dalam semua isu penting ini dan
masih banyak lagi lainya, Syaikh
Edebali memberi pencerahan
Derma Penindas 177

di jalan Osman, membantu dan tan, prinsip-prinsip ini terus diap-


mengarahkannya dalam mencari likasikan dengan guru-guru yang
solusi. terus menawarkan tuntunan,
Dalam sejarah, kepentin- termasuk teguran dan peringa-
gan terbesar di negara Ottoman tan. Contohnya, Azis Mahmud
ditanamkan dalam membesar- Hudayi menulis beberapa surat
kan para pangeran. Pendidikan kepada Murad III untuk memberi
serta pelatihan mereka yang peringatan dan petunjuk. Surat-
lebih luas dimulai dari usia yang surat ini kadang-kadang bahkan
sangat muda di bawah perlind- menyangkut karakter dengan
ungan otoritas tertinggi pada menggunakan bahasa pedas.
masa mereka. Secara khusus, Contoh di bawah ini meng-
kepentingan tertinggi dilekatkan gambarkan bagaimana para
pada pengembangan spiritual sultan diarahkan dengan perin-
serta moral mereka. Salah satu gatan. Contohnya, ketika sultan
alasan yang paling penting untuk akan menuruni tangga istana
semua ini adalah karena sudah seorang pengurus rumah tangga
dimaklumi bahwa ketahanan kerajaan akan berteriak: ‘Pan-
sebuah negara bergantung pada jang umur sultanku! Semoga dia
implementasi aturan yang adil. diberkati dengan keberuntun-
Konsekuensinya, sangat dipaha- gan!”
mi bahwa karena aturan negara Contoh lain, ketika sultan
Ottoman akan diamanahkan akan memasuki mesjid, dia akan
kepada mereka di masa menda- melalui kerumunan orang yang
tang, integritas moral mereka sudah membentuk dua baris
akan merupakan salah satu jalan pada masing-masing sisi jalanan
terbaik untuk menjamin stabili- yang akan dilaluinya. Kerumunan
tas serta vitalitas masa depan orang tersebut pasti akan meng-
umat. Bahkan setelah seorang hormatinya dengan aplaus pan-
pangeran menjadi seorang sul- jang. Dengan tujuan melindungi
178 Tears of The Heart

sultan agar tidak menjadi som- dampingi Yavuz Selim, Merkez


bong karena egonya, pasukan effendi dan Sunbul Efendi men-
pengawal biasa mengingatkanya dampingi Kanuni, Azis Mahmud
dengan suara rendah: “Hindari Hudai mendampingi Murad III,
kesombongan, O sultanku! Allah Ahmed I dan Murad IV.
lebih besar dari engkau!” ****
Sejarah kekaisaran Otto-
man bersinar terang selama ku-
Ahli sejarah kerajaan masa
run waktu ulama-ulama seperti
itu mencatat peristiwa di seputar
antara lain Syaikh Edebali terus
Yavuz Selim seperti di bawah ini:
berperan dalam membentuk
Ketika Yavuz memasuki
karakter para sultan beriringan
Mesir sebagai seorang penakluk,
dengan pembentukan aturan
orang-orang berkumpul di jalan
bangsa. Melalui nasihat konk-
untuk melihat Sultan. Namun Ya-
rit serta inspirasi umum yang
vuz tidak berjalan di depan, dia
mereka berikan, para ulama ini
justru berjalan dengan rendah
menjadi figur-figur yang sangat
hati jauh di belakang bersama
berpengaruh bagi masyarakat
prajuritnya. Penampilan dan pa-
Ottoman.
kaiannya tidak berbeda dengan
Guru-guru dari gene-
penampilan orang-orang yang
rasi yang datng kemudian, yang
mengelilinginya. Pada kesem-
memainkan peran Syaikh Edebali
patan lain, kali ini dalam per-
seperti yang dilakukan terhadap
jalanan pulang dari Mesir, ketika
Osman, antara lain seperti: Emir
melewati Damaskus dia mampir
Sultan mendampingi Yildrim,
untuk melaksanakan shalat
Haji Bayram Veli mendampingi
jum’at. Imam menyebutkan
Murad II, Akshemseddin men-
nama Khalifah baru:
dampingi Fatih Sultan mehmet,
Mehdi Pasha mendampingi
Bayazid II, Ibn Kemal pasha men-
Derma Penindas 179

- Penguasa dua tanah suci Sepanjang hidupnya, kita


(Hakim al-Haramain al-Syari- melihat Yavuz Selim bertindak
fain).” sebagai singa di padang pasir Si-
Mendengar sebutan terse- nai, sebagai orang beriman yang
but Sultan menjawab dengan rendah hati dan penuh rasa syu-
menjatuhkan air mata: kur ketika memasuki Kairo, dan
sebgai sufi pencari jiwa dengan
- Tidak! Tidak! Justru
kehidupan batin yang dalam
sebaliknya, aku pelayan dua
ketika mendekati Istambul.
tanah suci (Khadim al-Haramain
al-Syarifain). Dia membacakan sajak di
bawah ini kepada Hasan Can:
Selanjutnya, ketika mereka
mendekati Istambul di pagi hari, Menjadi sultan di dunia
Sultan menyadari jika masuk hanya sebuah perjungan enteng
kota di siang hari penduduk Yang lebih utama dari itu
akan bangkit untuk mem- adalah menjadi pelayan wali
berikan penghormatan serta Allah.
mengadakan perayaan besar- ****
besaran. Dia lalu memerintahkan
kepada asistennya Hasan Can:
Hasan Can menceritakan
Mari kita menunggu hingga
tentang akhir hidup Yavuz Selim
gelap agar orang sudah kembali
sebabagi berikut:
ke rumah mereka dan tidur. Ke-
Dia menderita penyakit
tika jalanan telah sepi, aku akan
antrax di punggungnya yang
memasuki Istambul agar peng-
menyebar cepat dan melubangi
hormatan terhadap makhluk
tubuhnya. Melalui lubang itu
fana tidak mengecohku…”
kita dapat melihat jantungnya.
Dia kesakitan luar biasa. Aku
*** mendekat kepadanya dan ber-
kata:
180 Tears of The Heart

- O sultanku! Aku pikir saat Kemenangan- kemenan-


penyatuan dengan Allah telah gan besar yang tercatat dalam
tiba. masa pemerintahannya selama
Dia berpaling kepadaku, sembilan tahun, dan pujian
menatap wajahku dengan kek- serta penghargaan-penghargaan
aguman, dan berkata: duniawi yang berdatangan tidak
membuatnya terlena atau terka-
-Hasan! Hasan! Engkau pikir
lahkan. Dia hidup dengan satu-
aku seeding bersama siap selama
satunya tujuan yaitu menjadi
ini? bacakan untukku Surah Yasin
hamba bagi Tuhannya.
dari al-Qur’an…
O Tuhan! Tuntun dan
Dia menghembuskan nafas
pertahankanlah untuk menjadi
terakhirnya ketika Surah Yasin
hambamu. Karena inilah kera-
sedang dibacakan untuknya.
jaan yang sesungguhnya.
Amin.
Derma Penindas 181
11.
Menuju
Kebebasan
Kerinduan para pencinta terhadap satu sama lain
adalah perilaku yang diberkati
Khususnya jika yang merindukan adalah Laila,
Dan yang dirindukan adalah Majnun.
Rumi
Menuju Kebebasan 183

S eorang saudagar mempun-


yai burung nuri cantik yang
sangat disayangi dan dikagumi
mengirimkan salam kepadamu,
ia meminta petunjuk, bantuan,
dan pertolonganmu. Apakah adil
yang disimpannya dalam sebuah baginya untuk berada dalam ku-
sangkar. Suatu hari, saudagar rungan sementara engkau bebas
memutuskan berangkat ke India bersenang-senang di antara bun-
untuk perjalanan bisnis. Karena ga-bungaan cantik dalam hutan
dia orang baik, dia bertanya hijau? Ia terpenjara sementara
kepada pelayan-pelayannya engkau di taman mawar. Inikah
apakah mereka menginginkan loyalitas atau persahabatan?
sesuatu dari India. Setiap orang Pantaskah ia menjalani sendiri
meminta sesuatu. Sementara itu penderitaan di negeri yang jauh
dia bertanya kepada nuri kesay- dan akhirnya mati sendirian di
angannya: sini? O tuan dari semua nuri!
- Adakah yang engkau Tolong jangan melupakan satu
inginkan untuk kubawakan dari nuri yang malang ini sementara
India? Nuri menjawab: engkau bersenang-senang di
padang rumput hijau setiap pagi.
- Sampaikan saja salamku
Kerinduan sahabat terhadap
kepada mereka dan ceritakan
sahabat lainnya adalah tindakan
keadaanku!
yang diberkati; nilainya bernilai
Dengan melakukan ini, nuri
rahmat berlipat ganda. Hal ini
dalam sangkar ingin mengung-
khususnya benar, jika yang me-
kapkan pesan kepada burung-
rindukan adalah Laila, dan yang
burung nuri yang ada di India:
dirindukan adalah Majnun. O
“Burung nuri yang menga- semua nuri yang hidup dan ter-
gumimu ini telah terperangkap bang sebagai sebuah komunitas!
dalan sebuah jebakan. Ia sekara- Sementara kalian terbang bebas,
ng terpenjara dalan sebuah sang- hatiku berdarah dalam sangkar!
kar seumur hidupnya. Dengan Jika kalian hendak memberikan
184 Tears of The Heart

kebahagiaan padaku, minum ini adalah keluarga jauh burung


beberapa teguk lagi untukku nuriku. Mengapa aku melakukan
dari air sumber kehidupan abadi ini? mengapa aku menyam-
dan percikkan beberaps tetes ke paikan pesan ini dan mencelakai
bumi untuk mengenang saudar- burung tak berdosa ini dengan
mu yang tak berdaya!” kata-kataku?”
Saudagar menerima per- Ketika saudagar itu kembali
mintaan nuri. Waktu tiba di India, ke rumah, dia menyampaikan
dia melihat beberapa nuri beter- kepada nurinya dengan penuh
bangan di ranting-ranting pohon. keheranan tentang apa yang ter-
Dia berteriak kepada mereka jadi di India. Dia menambahkan:
dan menyampaikan salam dari - O nuriku! Aku masih
nurinya. menyesali apa telah kukatakan
Makna yang terkandung dan aku bahkan menggigit tan-
dalam sapaan ini, adalah bahwa gan dan jariku karena sedih. Tapi
tangisan dan air mata nuri dalam apa gunanya semua itu setelah
sangkar menyentuh hati burung- kulakukan kesalahan ini…
burung nuri di India demikian Burung nuri yang menyi-
dalamnya sehingga salah satu mak dengan seksama berita dari
dari mereka gemetar, jatuh ke tuannya, sama seperti yang ter-
tanah, mendadak kehilangan jadi pada nuri di India, gemetar,
nyawa dan mati. dan jatuh tak bergerak di dasar
Saudagar terpana dengan kurungannya. Menyaksikan ini
apa yang disaksikannya. Dia saudagar membuka topi dan
menyesal telah menyampaikan melemparkannya ke lantai. Dia
salam dari nurinya kepada menjadi sangat tegang dan mulai
mereka. Dia berkata kepada diri menjerit:
sendiri, “Aku telah menyebabkan - O nuri cantik! O burung
kematian satu makhluk hidup; yang diberkati dengan suara in-
aku telah berdosa. Mungkin, nuri
Menuju Kebebasan 185

dah! Apa yang terjadi? Mengapa akan terus membakar panen? O


engkau jadi begini? O sahabatku! lidahku! Hatiku telah tercabik-ca-
Jika Raja Sulaiman mempunyai bik olehmu. Meskipun ia mema-
burung sepertimu, dia tidak akan tuhimu dalam segala hal, ia juga
membuang sedetikpun untuk menderita karenamu. O lidah!
brung-burung lain! Terkadang engkau merupakan
Saudagar menangis ka- sumber kekayaan tiada akhir
rena menyadari bahwa nurinya bagaikan lidah sseorang wali,
adalah sumber kebahagiaannya. namun adakalanya engkau sum-
Dia biasa berbicara dan berbagi ber rasa sakit serta penderitaan
rahasia-rahasia terdalam den- kronis bagaikan lidah beracun!
gannya. Sambil meratap dia O lidah yang tak berbelas kasih!
berkata kepada dirinya: Engkau mampu menbuat ular
keluar dari lubangnya dan me-
- Allah yang memberi, dan
maksa seorang manusia men-
Allah yang mengambil.
inggalkan agamanya! Akankah
Hatinya terbakar karena
engkau tunjukkan belas kasih
terpisah dari dari nurinya. Dia
untukku ataukah sudah engkau
mati-matian mencari jalan keluar
putuskan untuk mengarahkan
bagaikan orang yang tenggelam
anak panahmu kepadaku dan
ke dasar laut, tapi tidak mau me-
membunuhku juga?
lepaskan pegangan pada rumput
Akhirnya, setelah meratap
laut. Dia menyalahkan lidahnya:
lama, saudagar mengeluarkan
- O lidahku! Engkau telah
nuri yang mati dari sangkarnya
menybabkan dua kematian!
dan mulai mencari-cari tempat
Engkau betul-betul mencelakai-
untuk menguburkannya.
ku. Apa yang patut dikatakan
Pada saat itu, nuri yang
padamu? O lidahku! Engkau
berpura-pura mati tiba-tiba
adalah sumber kehancuran seka-
menunjukkan tanda kehidupan
ligus buah. Hingga kapan engkau
186 Tears of The Heart

dan terbang jauh lalu hinggap di O burung yang bernyanyi dan


ranting pohon. memberi kebahagiaan bagi yang
Saudagar terkejut dan muda dan tua! Wahai yang mem-
kebingungan dengan apa yang bawa ekstasi bagi ulama maupun
dilihatnya. Dia bertanya ke- orang-orang tak berilmu. Wahai
heranan: yeng menghibur setiap orang
dengan nyanyian kebahagiaan!
- O nuriku! Demi Allah,
Berhenti sejenak, dan renungkan
jelaskan keadaanmu yang
situasimu. Hentikan nyanyian
sebenarnya padaku. Apa yang
itu! Matilah seperti aku, dan
sudah kamu pelajari dari nuri
engkau akan terbebaskan dari
di India yang mendorongmu
kurungan.” Aku segera mengiku-
untuk mengecewakan hatiku?
ti nasihatnya, mematikan diri
Apa rahasia dibalik tindakanmu?
dank karena itu mendapatkan
Jelaskan padaku agar aku juga
keselamatan.”
mengambil manfaat dari peny-
ingkapan ini. Tolong jangan ting- Burung nuri melanjutkan:
galkan aku dalam kebingungan - O tuanku! Aku sduah ter-
ini. bebaskan dari kurungan dan se-
Nuri menjawab: karang akan pulang ke kampung
halamanku. Jika engkau memilih
- Berita burung nuri yang
jalan seperti yang kupilih, eng-
disampaikan kepadaku men-
kau juga akan terbebaskan ddari
untunku dengan mengirimkan
kurungan ragamu, mendapat-
pesan melalui tindakannya. Ia
kan kebebasan, dan kembali ke
menasihatiku dan nasihatnya
kampung halaman, yaitu surga
bagaikan mata air kehidupan
tempat ayahmu Adam berasal.
di hatiku yang terbakar rata-
Engkau akan lepas bebas dari
pan. Pesannya untukku ber-
tubuh yang terbuat dari debu
bunyi: “Suara merdumu adalah
dan akan naik ke langit.
penyebab keterpenjaraanmu.
Menuju Kebebasan 187

Saudagar secara spiritual Petunjuk yang ditawarkan


tergerak oleh kata-katanya yang oleh nuri-nuri di India kepada
penuh motivasi. Dia berkata yang terkurung harus dibaha-
kepada dirinya, “Tuntunan ini sakan sebagai “Mati sebelum
cukup bagiku! Mulai detik ini aku datangnya kematian.” Ini perin-
juga akan mengikuti jalan nuriku tah dari nabi Muhammad Saw.
karena aku sudah menyadari yang harus diikuti karena benar;
bahwa di jalannya ada sumber mempertahankan keselamatan
mata air kehidupan yang meny- hanya dimungkinkan dengan
ingkap kehidupan abadi dan cara ini. Rumi qs. memberikan
mengantarkan manusia kepada pernyataan:
pencerahan serta penyingka- “Matilah agar engkau bisa
pan kebenaran mutlak hakikat terbangun di pagi kebenaran!”
dirinya.
***
Nuri di India seolah-olah
berkata kepada nuri dalam
Nuri dalam sangkar yang sangkar:
sudah diangkat dalam kisah di - Matilah! Dengan kata lain,
atas menyimbolkan jiwa yang bebaskan dirimu dari keterikatan
terkurung oleh badan dan ego. pada hasrat-hasrat duniawi sebe-
Burung-burung nuri di India lum saat kematian fisikmu tiba.
menyimbolkan sahabat-sahabat Ketahui bagaimana caranya mati
Allah yang telah meninggal- melalui pengaplikasian kehendak
kan dunia sementara ini serta kita, melalui pembatasan hasrat
kesenangan-kesenangan yang keinginan. Sebagai sebuah jiwa,
ada di dalamnya dan telah ter- berjuanglah untuk kehidupan
bebaskan dari perbudakan dunia yang sebenarnya sambil terbang
materi. menuju horizon-horison baru.
188 Tears of The Heart

Bukankah kehidupan dun- Lindungi gandummu dan


iawi hanya sebuah penjara fisik sembunyikan dirimu di temp[at-
bagi mereka yang tidak sadar tempat yang jauh! Sembunyikan
aka nasal-usulnya, tidak sadar mawrmu agar engkau menyerupai
akan hakekat sebenarnya, dan lumut yang tumbuh pada dasar
tidak sadar akan harta karun dinding.
yeng tersembunyi di dalam dirin- Yaitu, hindari ketenaran
ya? Kehidupan yang sebenarnya dan hindari memamerkan atau
dimulai hanya bila hasrat-hasrat mempertunjukkan dirimu. Per-
temprer telah ditundukkan dan tahankan kesederhanaan dan
terkontrol ketat. Ini mengimpli- rindukan ketiadaan. Dengan cara
kasikan kematian ego dan peny- ini engkau akan dilindungi dari
ingkapan arti keberadaan yang kutukan dan dari gangguan-
sebenarnya. gangguan dalam kebebasanmu.
Olehnya itu, Rumi menya- Orang yang memamerkan
takan: kecantikannya di area pasar
Kisah tentang burung nuri mengundang masalah. Sikap ini
kehidupan sama dengan kisah mengundang kutukan. Baik ka-
burung nuri saudagar. wan maupun lawan akan mencari
Wahai orang yang lalai! kehancurannya, meskipun dengan
Matilah seperti burung nuri ini cara yang berbeda. Yang pertama
dan selamatlah! Jika engkau (kawan) akan memberikan pujian
bersikap bagaikan bulir gandum, berlebihan; yang kedua (lawan)
burung-burung akan menemu- akan berupaya dengan rasa
kanmu dan memakanmu. Jika dengki. Satu-satunya jalan untuk
engkau menjadi seperti mawar, mengatasi bahaya ini adalah
anak-anak akan memetikmu se- melalui pembebasan dari rantai
perti kuntum yang indah. keberadaan.
Menuju Kebebasan 189

Agar dapat terselamatkan gat kisah-kisah tersebut kaya


dari rantai kehidupan dunia dengan pelajaran-pelajaran dan
ini, manusia harus mati, atatu juga hikmah.
tampak seperti mati; yaitu Di sisi lain, kisah-kisah ini
dengan menyerahkan diri menunjukkan kemungkinan
secara sukarela pada kehendak datangnya dukungan spiritual
Allah. Oleh karena itu, Junaid kepada mereka yang sedang
al-Bagdadi mendefenisikan membutuhkan atau layak men-
jalan sufi sebagai berikut: “Allah dapatkannya. Yang harus dilaku-
membunuhmu dalam dirimu dan kan oleh seorang hamba Allah
menghidupkanmu dalam diri- adalah menyucikan hati dan ego-
Nya. Inilah tasawwuf.” nya. Ini menghapus kejahatan
Ketika seorang manusia dari hatinya karena melepaskan
dibersihkan dari dasar kedun- hati dari segala sesuatu selain
iaannya dan terserap ke dalam Allah. Dengan ini, orang beriman
cahaya ilahiah, kesulitan-kesuli- dapat berpaling pada-Nya dan
tannya teratasi tapi tidak seba- memenuhi hatinya dengan
liknya. Contohnya, banjir yang mengingat-Nya.
membunuh musuh-musuh Allah, Namun perlu diingat juga
bersahabat dengan Musa as dan bahwa mengingat Allah bukan
Nuh as. dan dalam hal yang sama hanya dengan mengulang-ulang
api disiapkan untuk membakar nama-Nya, tapi juga dengan
Ibrahim justru menjadi taman pengetahuan yang benar ten-
mawar baginya. Peristiwa-per- tang Allah yang menyebabkan
istiwa ini bukan suatu kebetulan manifestasi-Nya memenuhi selu-
melainkan mu’jizat Allah dan itu ruh keberadaan seseorang.
menunjukkan dukungan serta
Ingatan terus menerus
kemurahan hati Allah terhadap
terhadap Allah mengangkat
hamba-hambanya yang berhati
menusia ke derajat tertentu
suci. Ini hanya awal, mengin-
sehingga menyadari bahwa
190 Tears of The Heart

kebenaran dari mengingat Allah Dalan al-Qur’an disebutkan:


adalah satu-satunya fungsi hati “Orang-orang yang beriman,
dan tujuan penciptaannya yang dan yang hati mereka menjadi
mutlak. Hati menjadi cermin tentram dengan mengingat
mengingat Allah. Kebenaran Allah. Ingatlah, hanya dengan
mengingat ini melampaui aksara, mengingat Allah hati jadi
kata, dan suara. Ini karena esensi tentram .” (ar-Ra’d 28). Ayat
atau inti hati adalah ilahiah. Hati lain menekankan hal yang sama:
merupakan sebuah entitas spiri- “Sesungguhnya orang-orang
tual yang tidak dapat direduksi yang beriman adalah mereka
ke dalam kualitass-kualitas yang apabila disebutkan nama
material. Kedua hal ini, hati dan Allah gemetar hatinya, dan
aktifitas mengingat, kemudian apabila dibacakan ayat-ayat-
terbstraksi dari unit serta ba- Nya kepada mereka, ber-
sis material dan menjadi satu. tambah (kuat) imannya dan
Pada titik ini aktifitas mengingat hanya kepada Tuhan mereka
meliputi hati seperti bungkusan bertawakkal.” (al-Anfal, 2). Ayat
dan melindunginya dari segala berikut menjelaskan tentang
sesuatu selain Allah. Segalanya kondisi sahabat-sahabat Allah di
menghilang kecuali Allah, satu- Hari Kemudian: “Ingatlah wali-
satunya hal yang diingat. Inilah wali Allah ini, tidak ada rasa
kondisi gigi taring. Ini adalah takut pada mereka dan mereka
sebuah kondisi di mana semua tidak bersedih hati.” (Yunus 62).
yang bersifat sementara dising- Burung dalam sangkar
kirkan jauh-jauh dari Allah dan mendapatkan kebebasan karena
yang mengingat-Nya, yang ter- memahami pesan dalam symbol-
sisa hanya Keabadian. Ini adalah simbol dan mengaplikasikannya.
pencapaian hati dan penyatuan
Pada kenyataannya, jiwa
pencinta dan Yang Dicintai.
terpenjara dalam sangkar badan.
Beribu-ribu burung, bukan hanya
Menuju Kebebasan 191

satu, masuk dan keluar dari fisik yang mengurung mereka,


sangkar ini. burung-burung yang terkecoh dengan bisikan-bisiskan
masuk adalah gairah, hasrat- ini. Mereka menyematkan
hasrat duniawi, dan kepedulian- kepentingan yang tinggi pada
kepedulian yang salah. Semua ini diri mereka. Individu-individu
adalah hasrat yang menyanjung malang ini tidak sadar bahwa
dan memuji demi kepentingan- semua itu tipu daya setan yang
nya masing-masing. Masing- rumit dan berbahaya. Ucapan-
masing dari kelompok ini men- ucapan sanjungan yang mem-
gungkapkan berbagai rayuan ompa ego kita bagaikan music
kepada kita. yang sangat dinikamti. Akan
Sebagian berkata: tetapi, semua itu makanan Iblis
dan akhirnya berubah jadi api.
- Aku teman sejatimu!
Meskipun kelihatannya sep-
Yang lain berkata:
erti sumber kebahagiaan, pada
- Bukan, akulah satu- akhirnya semua itu menjadi api
satunya teman dan sahabatmu! yang menghancurkan. Mereka
Sementara yang lain mengklaim yang tidak mampu menyingkap
dengan sanjungan: hakikat api yang merusak di
- Kedua dunia diciptakan dunia ini akan memahami hak-
untukmu. Kami tidak lain adalah ikat yang sebenarnya di tengah
pelayan di pintumu! kobaran api neraka. Pada saat
- Sebagian dengan munafik kematian semua sudah sangat
menanggapi ucapanmu: -Engkau terlambat dan tangisan terakhir
benar! mereka terhadap pemahaman
Contoh-contoh seperti ini yang sebenarnya akan menjadi
tak terhitung jumlahnya. Na- indikasi datangnya akhir hidup
mun sayangnya, umat manusia mereka.
dengan jiwanya yang mentah, Khalifah berkata, “Dua hal
yang jatuh cinta dengan wujud merusak manusia: mengikuti
192 Tears of The Heart

hasrat-hasrat ego dan menikmati akibat membantu sesama


pujian serta menyanjung diri sen- makhluk karena itu mendatang-
diri.” kan berkah Allah. Tetapi orang
*** menjauhkan diri dari kerndahan
hati akan jauh pula dari kualitas-
kulaitas mengagumkan ini.
Allah akan memberikan
Pemahaman tumbuh dalam
kebahagiaan abadi di dunia yang
diri seseorang sebagai akibat
akan datang hanya bagi mereka
dari kerendahan hati dan ini
yang tidak bersikap sombong,
membantunya sehingga mudah
tidak menyebabkan kerusakan,
membedakan lawan dan kawan.
dan mereka yang merawat cinta
Akibat kerendahan hati, suatu
Allah dalam hati mereka. Mereka
hari orang akan tumbuh untuk
yang kehilangan kontak den-
memahami bahwa melalui sifat
gan sifat kerendahan hati yang
itu dia bisa secara spiritual me-
diberkati dan justru memelihara
lepaskan otoritas berbasis ego,
sifat-sifat buruk tidak akan terse-
kepemimpinan serta status; dan
lamatkan dari nasib seperti yang
pada saat itu para penyanjung
menimpa Fir’aun. Oleh karena
(penjilat) seketika akan menjadi
itu, kita perlu membangun ker-
musuhnya. Mereka tidak akan
endahan hati demi menghindari
menyukainya dan secara spontan
akhir yang menghinakan seperti
lari meninggalkannya seperti
itu.
orang yang lari dari seekor singa.
Berkah kerendahan hati
Konsekuensinya, seorang
ada banyak macamnya. Seorang
hamba Allah harus berjuang
yang rendah hati adalah pemu-
mendekati sahabat-sahabat
rah. Seorang yang pemurah
Allah yang tidak lain adalah
adalah penyayang dan berbelas
cermin hati yang akan meman-
kasih. Seorang yang berbelas
tulkan gambaran hakikat dir-
kasih penuh dengan kebahagiaan
inya yang sebenarnya. Melalui
Menuju Kebebasan 193

tuntunan mereka, orang harus Abu Hurayra ra. berkata


berjuang untuk melihat jauh ke bahwa: “Aku menerima dua
dalam dirinya dan melihat tipu macam ilmu dari Rasulullah Saw.
daya egonya. Dia harus menga- Aku menyebarkan satu macam
mati perilaku sahabat-sahabat dan menyimpan yang satunya
Allah melalui mata hati sambil lagi. Jika yang satunya kusebar-
terus berjuang mendapatkan kan juga, maknanya terlalu berat
hikmah dari mereka dan pada untuk diemban dan aku akan
saat yang sama menjauhkan kehilangan akal sehat.”
diri dari bisikan-bisikan egonya Nabi Muhammad Saw.
dan menghindar dari kesalahan- Dalam kehadirannya merupa-
kesalahan. kan manifestasi dari integrasi
Dia harus tahu bahwa seluruh atribut kenabian. Sifat
perkataan dan perbuatan para baik masing-masing dari sera-
sahabat Allah penuh dengan hik- tus dua puluh empat ribu nabi
mah. Ucapan serta perilaku me- yang datang di dunia ini sejak
reka menyingkap rahasia-rahasia zaman Adam semuanya ter-
melalui symbol dan tanda-tanda pancar dalam kepribadiannya.
karena mereka tidak suka mem- Para nabi dan sahabat-sahabat
permalukan orang-orang yang Allah unik dalam atribut-atribut
tidak siap belajar, sementara kesempurnaan yang bersinar
pada saat yang sama mereka melaui karakter mereka. Nabi
tidak mau meninggalkan pen- Muhammad Saw. unik di antara
gajaran bagi orang-orang yang makhluk-makhluk unik ini dalam
berada pada tingkatan yang hal bahwa karakternya merupa-
sudah siap. Hanya mereka yang kan ekpresi integral final, sebuah
berhati murni yang dapat mema- pernyataan dan pemajangan
hami makna kata-kata demikian. final dari seluruh sifat positif
Mereka yang belum siap hanya yang pernah diturunkan dalam
mendengar kata-kata. kehidupan para nabi dan sahabat
194 Tears of The Heart

Allah yang mendahuluinya. sentasikan sebuah kekuatan


Dengan demikian, karakternya luar biasa dalam mempengaruhi
mendapatkan stempel penyem- orang, Muhyiddin Ibn Arabi
purnaan kenabian. merepresentasikan tingkatan
Dalam sejarah, kepribadian ilmu spiritual yang luar biasa
masing-masing nabi merupakan serta penyingkapan tabir mata
ekspresi sebuah kualitas khusus hati, sementara Rumi merep-
yang bersinar secara spesifik resentasikan sebuah tingkatan
melalui keberadaannya. Untuk yang sangat tinggi dari cinta
lebih memahami hal ini, bebera- membara dan ekstasi serta ung-
pa contoh dapat dilihat di bawah kapan penyatuan.
ini: ***
Nabi Ibrahim as. disebut
Khalilullah atau teman dekat Rumi menjelaskan keadaan
Allah yang mempunyai ruang spiritualnya sebagai berikut:
di dalam hatinya yang hanya
Aku sudah mengungkapkan
diperuntukkan bagi cinta Allah
rahasia-rahasia ini dengan cara
dan bukan yang lain. Nabi Musa
ringkas dan terselubung. Aku
as dinamai Kalimullah atau yang
tidak menjelaskannya secara ter-
bercakap-cakap dengan Allah.
buka. Ini karena jika itu kulaku-
Nabi Isa disebut Ruhullah karena
kan, baik lidah yang menjelaskan
kesucian jiwanya dan kesempur-
secara detil maupun akal yang
naan moralnya.
mendengar akan terbakar hangus.
Samahalnya, sahabat-sa-
habat Allah juga dikenal dengan
Dalam bait lain dia men-
kualitas-kualitas khusus. Dengan
gungkapkan:
demikian, mereka merupaka re-
fleksi atribut-atribut ketuhanan Sajakku bukan sajak seder-

yang masing-masing berbeda. hana; ia adalah lautan makna.

Abdulqadir al-Gilani merpre- Candaku bukan canda sederhana,


Menuju Kebebasan 195

melainkan pelajaran. Ceritaku telah menyebutkan penyatuan


bukan sekedar kumpulan kata- spiritualnya dengan Kecantikan
kata biasa; kisah-kisah itu Mutlak. Dia berkata:
adalah pembelajaran. Semua itu “Biarkan mereka yang
membantu pendengar menangkap mencintaiku dari lubuk hati
rahasia-rahasia mereka menghibur dan berbagi
kebahagiaanku…”

The Mathanawi adalah


sebuah buku yang disusun untuk Dengan cara yang sama dia
pendidikan serta pencerahan mengungkapkan:
spiritual. Ciri lain Matsnawi Bila aku mati dan dimasu-
adalah bahwa mengingat tingkat kkan ke dalam kafan, jangan
pemahaman serta potensi spirit- meneriakkan “perpisahan!” “per-
ual pembaca barbed-beda, buku pisahan!” Ketika mereka memas-
itu menggunakan gaya literatur ukkanku ke liang lahad, jangan
cerita lucu dan cerita-cerita sed- menangiskan “selamat jalan!”
erhana. Dengan kata lain, dalam “selamat jalan!” Bagiku, kema-
kisah-kisah yang pada permu- tian bukan hal yang dikeluhkan,
kaannya tampak sangat seder- melainkan sebuah peistiwa meny-
hana, dia menjelaskan rahasia enangkan.
yang dalam menyangkut aturan
ilahiah dengan gaya terselubung.
Rumi qs. pernah ditanya:
Sajak-sajak Rumi, yang
- Apa sebenarnya dunia
menjelaskan keberangkatannya
ini?”
meninggalkan dunia ini, secara
jelas menggambarkan kualitas Dia menjawab:
ini. dia menyebut kematian- - Penjara jiwa.
nya sebagai “Syab-i Arus,” yaitu Pujangga Yunus Emre,
malam pengantin. Dalam pemili- yang diberkati dengan hati yang
han ungkapan keseharian ini, dia
196 Tears of The Heart

sangat sensitif, menjelaskan penahananku? Mengapa aku ha-


perasaannya tentang perpisahan rus terpenjara? Aku tidak pernah
di dunia ini dalam bentuk per- mencuri milik orang?
cakapan dengan seekor burung
bulbul:
Di dunia ini, setiap lang-
Apakah engkau orang asing kah membawa kita lebih dekat
di sini, kepada tujuan. Demikian pula
Mengapa engkau menangis, halnya, setiap tarikan nafas
o bulbul? membawa kita lebih dekat
Apakah engkau kelelahan, kepada waktu keberangkatan
apakah engkau tersesat? kita meninggalkan dunia ini. Dari
Mengapa engkau menangis, perspektif lain, rumah asal jiwa
o bulbul? adalah dunia jiwa. Setiap nafas
membawa jiwa lebih dekat ke-
Sudahkah engkau lalui
pada asalnya. Sebagaimana kita
puncak-puncak gunung yang
melihat penguapan air kolam
berselimut salju?
menghilang, demikian juga ke-
Sudahkah engkau lewati
hidupan menguap dalam rantai
sungai-sungai yang dalam?
nafas yang ditarik dan dihem-
Mengapa engkau menangis, buskan diam-diam.
o burung bulbul?
Senua wujud fisik akan
hancur dalam tanah, tak ber-
Dalam sajak lain Rumi beda manusia maupun bina-
berkata: tang, sebab asal mula semua
Aku berada dalam penjara itu adalah debu. Mereka semua
dunia ini karena ditugaskan akan menghilang dan sama-
menuntun jiwa-jiwa yang ters- sama akan jadi debu. Semua
esat. Jika tidak, apa makna makhluk material akan kembali
lebradaanku dan apa tujuan pada asalnya. Demikian juga
halnya makhluk spiritual. Sebagi-
Menuju Kebebasan 197

an akan pergi ke surga karena berkata: “Hidupku berasal dari


mempertahankan kahikatnya, kematianku.”
sementara sebagian lagi akan Rumi mengingatkan kita
pergi ke neraka karena jiwanya terhadap jebakan-jebakan ego:
pantas mendapatkan itu.
Jangan makan debu! Jangan
Rumi qs. menjelaskan tiga membeli debu! Jangan mencari
tahap kehidupan dengan ungka- debu! Sebab wajah orang yan
pan: makan debu akan pucat.
“aku mentah, aku dimasak, Untuk tujuan menyem-
dan aku tebakar.” purnakan bakat-bakat hatimu,
makanlah hati! Dengan kata
Pembakaran wujud fisik lain, beri makan hatimu dengan
secara simbolik melambangkan pengetahuan ilahiah yang ditu-
pemberian nutrisi jiwa dengan runkan sehingga engkau tetap
makanan spiritual dan sekaligus muda dan wajahmu tetap seperti
keterlepasan dari keduniawian. bunga karena manifestasi-mani-
festasi yang diisikannya.
Demikian juga ketika laron
tergiring ke sumber cahaya, ia
kehilangan keinginan pribadinya ***
dan akhirnya memasuki sumber
cahaya itu lalu terbakar. Rumi
Raja Babilonia Nimrud me-
menggambarkan hal ini dengan
merintahkan untuk melempar-
kalimat: “tanpa membakar tu-
kan Nabi Ibrahim ke dalam api.
buhmu, mustahil untuk menca-
Namun Allah memebri perintah
pai kesenangan cinta ilahiah.”
kepada api:
Hallaj al-Mansur juga mer-
“Wahai api! Jadilah kamu
indukan kematian karena kejutan
dingin, dan penyelamat bagi
spiritual yang dijalaninya. Dia
Ibrahim!” (al-Anbiya 69).
198 Tears of The Heart

Api tidak membakarnya. sahabat-sahabat Allah juga


Justru sekelilingnya menjadi menjadi kendaraan bagi perbua-
taman mawar. Jika Nimrud dan tan-perbuatan ilahiah. Sesekali,
para pengikutnya masuk ke kekuasaan Allah termanifestasi
dalam api itu, mereka semua melalui mereka. Mereka men-
pasti akan terbakar karena tidak jadi cermin dari Pelaku Absolut
memiliki kualitas-kualitas seperti atau kehendak Ilahi. Perbuatan-
yang dimiliki Ibrahim. Justru perbuatan mereka mendapatkan
sebaliknya, mereka memiliki stempel Allah.
kualitas Nimrud. Mereka yang di dalam
**** hatinya mempunyai kualitas
Nimrod perlu menjalani pelati-
han oleh seorang guru yang
Ketika dua pasukan tentara
mempunyai otoritas jika ingin
bertemu dalam perang Badar,
menyelamatkan diri dari perang-
nabi Muhammad Saw. melem-
kap syaitan. Keadaannya sama
parkan segenggam debu kepada
dengan burung yang terperang-
pihak lawan. Debu itu mengenai
kap dalam sangkar yang menye-
mata mereka; mereka harus
lamatkan hidupnya dengan
menggosok mata. Itulah awal ke-
mengikuti secara ketat petunjuk-
menangan mereka. Ini dijelaskan
petunjuk yang diterima secara
dalam ayat:
simbolik dari burung-burung
“… dan bukan engkau
yang ada di India. Dia akhirnya
yang melempar ketika engkau
mendapatkan kebebasaan mut-
melempar, tetapi Allah yang
laknya. Rumi qs.berkata:
melempar … (al-Anfal 17)
Berbahagialah orang yang
Pada saat itu, Nabi Muham-
mendapatkan kematian, sebelum
mad Saw. menjadi sebuah alat
kematiah wujud fisiknya mati:
bagi tindakan yang disebabkan
jiwanya mencium aroma taman
oleh Allah. Dalam hal serupa,
kebenaran.
Menuju Kebebasan 199

Dalam sebuah hadis qudsi Dia melanjutkan kata-


Allah berfirman: katanya dalam doa:
Aku menyebabkan kematian Wahai Raja dari seluruh
orang yang Kucintai. Sebab sia- keberadaan, namun tanpa sing-
papun yang kusebabkan kema- gasana dan mahkota! Selain Eng-
tiannya, Aku membayar tebusan- kau,, siapa yang dapat membe-
nya. Sebab barangsiapa yang baskan kami, yang tak berdaya,
kubayarkan tebusannya, Aku dari cengraman borgol ego?
sendiri yang menjadi tebusannya. Selamatkan kami dari tan-
gan ego jahat karena pisaunya
Rumi berkata: telah masuk ke dalam tulang
kami.
“Tebusanku adalah meli-
hat Tuhan Yang Mahatinggi di Ya Allah, pegang tangan
surga.” kami dan beli kami! Angkat titai
kelalaian dari hati kami! Tapi
jangan sobek tirai ketiadaan dan
lindungilah kami dari kemalan-
gan.
Amin!
12.
Hikmah
dibalik
Keberadaan
Ego
Seandainya kujelaskan dunia internalmu sedikit saja,
Engkau akan ketakutan;
Engkau bisa terbunuh oleh rasa takut;
Engkau mungkin akan terinjak seperti seekor tikus
di hadapan seekor kucing.
Hikmah Dibalik Keberadaan Ego 201

K ehormatan yang merajai


hati kita dalam kemenangan
berasal dari keberhasilan yang
sia dengan ego atau nafs yang
berfungsi sebagai penghalang
pada jalan lurus menuju tempat
kita rasakan karena telah ber- kembali. Proses perjuangan
tahan menghadapi cobaan dan melawan nafsu atau ego ber-
guncangan yang dirasakan ses- fungsi untuk meningkatkan nilai
eorang dalam perjuangan meraih tujuan yang dicapai sebagimana
kesuksesan. halnya dalam kasus-kasus lain
Nabi Adam as. tanpa sen- ketika manusia sukses mengatasi
gaja melakukan kesalahan yang rintangan dalam perjalanan un-
berakibat keluarnya dia dari tuk meraih kemenangan. Di luar
surga dan ditempatkan di bumi. semua ini, Allah juga menganu-
Alasan penting dari kejadian grahi manuisa bantuan-bantuan
ini adalah untuk menawarkan yang diperlukan untuk mencapai
kepada keturunan Adam as. tujuan. Dalam hal ini, di antara
selama masa hidupnya di bumi, bantuan yang sangat penting
kesempatan untuk mengemba- adalah para nabi yang diutus-
likan kehormatan mereka yang Nya serta rantai para wali serta
hilang setelah memiliki “bentuk ulama yang mengikuti mereka
yang sebaik-baiknya” (al-Tin yang akan terus menawarkan
95/4). Keutamaan ini hanya tuntunan bagi manusia hingga
diberikan kepada umat manu- akhir masa.
sia yang lulus dalam ujian-ujian *****
yang diberikan kepada mereka
selama kehidupan di dunia guna
Rumi qs. secara simbolik
mendapatkan hak untuk kembali
menjelaskan hikmah di balik
ke rumah asal di surga. Allah,
keberadaan ego dalam kisah di
dengan maksud meningkatkan
bawah ini:
kehormatan ini, lebih jauh telah
melengkapi seluruh umat manu-
202 Tears of The Heart

Seorang amir (penguasa) Leleki itu menangis, “O


sedang berkendara kuda tepat amir, kumohon padamu, meng-
pada saat seekor ular merayap apa engkau menyiksaku? Apa
masuk ke dalam mulut seorang yang telah kulakukan sehingga
lelaki yang tengah tertidur. layak mendapatkan perlakuan
Amir melihat kejadian ini ini?
dan dengan cepat berusaha Jika engkau mempunyai
mengusir ular tersebut, namun permusuhan maut yang berakar
sudah terlambat. dalam denganku, tebas aku de-
Karena Sang Pencipta telah ngan pedangmu dan tumpahkan
menganugrahinya dengan bekal darahku sekaligus.
akal yang banyak, dia memukul Pertanda buruk menimpa
orang tidur itu bebrapa kali saat aku terlihat olehmu : oh,
cambukan keras menggunakan bahagialah orang yang tidak
tongkat. pernah diberkati dengan melihat
Hantaman tongkat keras wajahmu!
menjadikan lelaki itu segera lari Karena bersih dari kes-
meninggalkan amir dan berlind- alahan dan dosa, tanpa pernah
ung di bawah pohon. melakukan sesuatu baik besar
Di bawah pohon ada ba- maupun kecil, - dalam semua
nyak apel busuk yang berjatuhan keihlasan bahkan orang musy-
dari pohonya dan amir berkata, rikpun tidak mengizinkan penin-
“Makan ini, hai orang yang di- dasan seperti ini.
cengkram rasa sakit!” Darah mengalir dari mu-
Dia memberikan begitu ba- lutku menyertai kata-kataku.
nyak apel kepada lelaki itu untuk Kumohon pada-Mu ya
dimakan sehingga sebagiannya Allah, beri dia balasan yang
tumpah dari mulutnya. betul-betul pantas diapatkan-
nya!”
Hikmah Dibalik Keberadaan Ego 203

Tiap detik dia terus menge- “Sungguh,” katanya, “eng-


luarkan kutukan baru, sementara kau adalah Jibril dari belas kasih
amir terus memukulinya dan Ilahi, atau engkau adalah Allah,
berkata, “Lari di dataran ini.” karena engkaulah raja mahakaya.
Hamtaman tongkat dan ke- Oh, diberkatilah saat-saat
jaran amir sekencang angin! Oleh pertama engkau melihatku; aku
Karena itu dia terus berlari sambil sudah mati dan engkau mem-
sesekali jatuh terjerembab. beriku kehidupan baru.
Setelah dipaksa makan Engkau mencariku seperti
sampai kenyang dan kelelahan; seorang ibu mencari anak-ana-
kaki dan wajahnya penuh dengan knya; aku berlari darimu seperti
ratusan luka. seekor keledai.
Hingga malam turun amir Keledai lari dari tuannya
terus memaksanya berlari maju karena kebodohan, sementara
mundur, hingga dia akhirnya pemiliknya mengejarnya sebagai
muntah-muntah karena marah. Konsekuensi dari sifat baik.
Semua benda, yang baik Dia mencarinya, bukan
maupun yang tidak baik, keluar karena perhitungan untung rugi,
dari badannya; ular terlempar tapi agar srigala atau binatang
ke hadapannya bersama semua buas lainnya tidak mencelakai
yang sudah dimakannya. atau memangsanya.
Ketika melihat ular di luar Oh, berbahagialah yang
dirinya, dia jatuh berlutut di hada- melihat wajahmu atau tiba-tiba
pan amir yang penyayang. cahaya bersinar di atasmu.
Begitu melihat ular be- Wahai, engkau yang dipuja
sar, hitam dan menakutkan itu, oleh jiwa murni, berapa banyak
kesedihan yang yang sejak tadi kata bodoh dan sia-sia yang telah
dirasakannya segera hilang. kuucapkan padamu!
204 Tears of The Heart

Wahai raja, kaisar dan mengenai hal ini, sarafmu akan


penguasa, tadi bukan aku yang berubah jadi air.
berbicara, kebodohankulah yang Sekiranya kujelaskan pada-
berbicara: jangan hukum aku mu sifat ular itu, dalam ketakutan
karena kesalahan ini! engkau akan terkulai lemas.
Aku hanya sedikit mengenal- Jika kukatakan padamu
mu, o guru, bagaimana aku bisa tentang ular itu, engkau tidak
mengucapkan perkataan bodoh akan bisa makan dan tidak akan
seperti itu? mampu untuk berusaha muntah.
Seharusnya aku memujimu, Aku mendengar cacianmu
o tuan yang bersifat mulia, sean- dan terus melanjutkan upay-
dainya engkau memberiku satu aku; aku terus berdoa di bawah
tanda saja terkai keadaan yang nafasku, ‘O Tuhan, mudahkanlah!’
sebenanya.
Aku tidak bisa berbicara
Namun engaku, dalam diam, karena itu, dan aku juga tidak bisa
terus hawatir dan tanpa bicara meninggalkanmu.
terus memukuli kepalaku.
Karena sedih aku terus
Kepalaku jadi pusing; akal berdoa dalam hati, ‘O Tuhan,
sehat terlepas dari kepalaku tuntunlah umatku; sesungguhnya
– khususnya karena kepala ini mereka tidak tahu.”
hanya mempunyai otak yang
Lelaki yang sudah terangkat
kecil.
dari kemalangan berlutut dan ber-
Ampuni aku, o tuan berwa- kata: “O (engkau yang menjadi)
jah pengasih dan bersifat pen- kebahagiaanku, O keberuntungan
yayang: lupakan semua yang ku- dan harta tersembunyiku,
teriakkan dalam keadaan marah.
Engkau akan mendapatkan
Amir berkata, “Jika aku pahala besar dari Allah, o yang
menyebutkan sebuah petunjuk mulia; orang lemah ini tidak pu-
Hikmah Dibalik Keberadaan Ego 205

nya kuasa untuk berterima kasih dan tidak akan ada tenaga yang
padamu. tersisa dalam tubuhnya untuk
Allah akan berteima kasih melaksanakan puasa dan ritual
padamu, o pemimpin; aku tidak ibadah!
punya lidah atau dagu ataupun Dia tidak akan bisa berbuat
suara untuk itu.” apa-apa seperti seperti seekor
Dalam situasi seperti inilah tikus di hadapan seekor kucing;
kita mendapatkan kebencian ter- dia akan putus asa seperti seekor
hadap orang bijak: racun mereka domba di hadapan seekor seri-
membawa kegembiraan bagi jiwa, gala.

Sementara pertemanan Dia tidak akan pernah punya


dengan orang bodoh membawa daya untuk merencanakan atau-
kemalangan dan kerusakan spi- pun untuk bergerak: karena ala-
ritual: dengarkan kisah ini sebagai san inilah sehingga aku cenderung
sebuah kiasan. tidak mengatakan apa-apa.”

*** Rasulullah Saw. menerap-


kan metode ini. Untuk tujuan
melindungi kepentingan orang-
Rasulullah Saw. bersabda:
orang di sekelilingnya, para wali
Jika aku harus menjelaskan juga memilih diam. Lebih jauh
yang sebenarnya mengenai lagi, mereka tidak pernah meny-
musuh yang ada dalam jiwamu, ingkap apa yang ada di dalam
kantong empedu orang pemberani hati orang-orang yang mengelil-
sekalipun akan pecah: dia tidak inginya. Mereka justru menutupi
akan bisa bergerak dan tidak akan kekurangan orang-orang di seki-
peduli untuk mengerjakan apa- tar mereka itu. Mereka mendidik
pun. dengan mencontohkan perbuat-
Tidak aka nada harapan an serta sikap dan bukan dengan
yang tersisa di dalam hatinya,
206 Tears of The Heart

kata-kata. Mereka yang berada ini karena dosa? Mengapa kalian


dalam tuntunan Ilahi memiliki tidak menyiapkan tali pengikat
kemampuan untuk mempen- kegembiraan untuknya dan
garuhi manusia bahkan hati yang menyelamatkannya dari kema-
sekeras baja sekalipun selama langan?
hati yang mengeras itu mem- Salah seorang bertanya:
pertahankan kemampuan dan
- Tidakkah engkau merasa-
kesediaan untuk dipengaruhi, se-
kan kebencian terhadap orang
bagaimana Nabi Dawud mampu
ini sementara Allah mengancam
melunakkan besi.
untuk menghukumnya dengan
Abu Darda ra., pernah ber- api neraka?
tugas sebagai hakim Damaskus.
Sahabat Rasulullah yang
Suatu hari dia menyaksikan
mulia, yang dibesarkan di bawah
beberapa orang sedang mencaci
alis Rasulullah Saw. ini menja-
maki dan mengutuk seseorang
wab:
yang sudah melakukan dosa. Dia
-Ya, aku merasakan keben-
bertanya kepada mereka:
cian pada perbuatan buruk yang
- Apa yang akan engkau
dilakukannya, tetapi aku tidak
lakukan jika melihat orang jatuh
merasa benci terhadapnya.
ke dalam sumur?
Rumi mengungkapkan rasa
Mereka berkata:
cinta dan belas kasih terhadap
- Kami akan menggunakan seluruh makhluk demi Sang Pen-
tali untuk menolongnya keluar cipta dalam bait-bait di bawah:
dari sumur.
“Tuhanku! Jika hanya
Abu Darda berkata kepada orang-orang saleh yang dapat
mereka: mengharapkan belas kasihMu,
- Lalu mengapa kalian tidak kepada siapa lagi para pendosa
menunjukkan belas kasih pada akan meminta perlindungan?
orang yang jatuh ke dalam sumur
Hikmah Dibalik Keberadaan Ego 207

Wahai Allah Yang Agung! bagiku masih ada lagi manfaat


Jika engkau hanya menerima doa yang lain.” (Taha 18).
hamba-hambamu yang istimewa, Allah memerintah-
kepada siapa para criminal harus nya: “Lemparkanlah ia, wahai
memanjatkan doa?... (sesung- Musa!” (Taha 19)
guhnya, Engkaulah Yang Paling Sebagian ulama tafsir yang
Penyayang diantara yang pen- telah menulis tafsir al-Qur’an
yayang!)” menginterpretasikan ayat-ayat
di atas secara simbolik. Mereka
Orang tidur dalam kisah menjelaskan bahwa tuntunan ini
yang diceritakan Rumi menyim- berkaitan dengan dunia inter-
bolkan orang lalai. Ular hitam nal Musa as. Ketika Nabi Musa
yang masuk ke dalam mulutnya as. menyebutkan keterikatan
adalah ego atau nafsu. Amir temporalnya dengan tong-
adalah Pemandu sempurna. Yang katnya, Allah memerintahkan
membangunkannya dengan untuk melepaskan semua itu.
pukulan tongkat adalah pengas- Ego beserta seluruh ketergan-
ingan dan peperangan melawan tungan yang terkait dengannya,
nafsu. tampak secara lahiriah dalam
Ketika Allah berbicara bentuk seekor ular. Dengan cara
kepada Musa as. di lembah suci ini, Sang Pencipta mewahyukan
Tuwa, Dia bertanya tentang kepada Musa as hakikat nafsu.
benda yang dipegangnya. Musa Musa ketakutan, gemetar, dan
menjawab: lari menjauh. Lalu Dia memrin-
tahkan:
Dia berkata, “Ini adalah
tongkatku, aku bertumpu - O Musa! Ular ini perep-
padanya, dan aku merontokkan resentasikan keterikatan pada
(daun-daun) dengannya untuk hal-hal selain Allah. Jika hakikat
(makanan) kambingku, dan kondisi ini dibukakan kepada me-
208 Tears of The Heart

reka yang mengalaminya, semua segala sesuatu yang lain dan


akan lari. tidak pernah bersandar pada
Makna simbolik lain yang apapun selain kemurahan hati
diperhitungkan dari cerita ini dan berkah Allah. Dia secara
berkaitan dengan perintah total membersihkan hatinya dari
Tuhan, “Lemparkan benda yang semua hasrat dasar.
engkau pegang!” Ketika Yusuf as. berhadapan
“Engkau sekarang diberkati dengan tipuan Zulaiha, sebuah
dengan atribut tawhid, keimanan kecondongan tanpa sengaja
pada keesaan Allah. Bagaimana bangkit dalam dirinya. Pada saat
engkau bisa tetap layak ber- itu, Allah membukakan baginya
sandar pada sebuah benda dan bukti yang tak terbantahkan.
berharap mendapatkan keuntun- Atap rumah terbuka dan dia
gan dari benda itu? Bagaimaka melihat ayahnya Yaqub sedang
engkau bisa mengaku melakukan menggigit jarinya, seorang lagi
perbuatan-pperbuatan dengan muncul di sampingnya dan ber-
benda itu dan tetap meng- kata:
klaim mengambil keuntungan - Yusuf, lihat di sebelah
dari benda itu? Langkah murni kananmu!
pertama di jalan tawhid adalah Ketika Yusuf menengok ke
meninggalkan semua peralatan. kanan dia melihat seekor ular
Jadi tinggalkan semua harapan besar.
dan pengakuan…”
Seperti inilah hakikat ke-
Pernyataan di bawah ini benaran yang dibukakan kepada
disebutkan dalam Tawilat-i Na- Yusuf. Perbuatan ego tampak
jmiyya: baginya dalam bentuk nyata dan
Dia yang mendengar buruk. Penampilan temporer lu-
suara Ilahi dan melihat cahaya luh dan realitas yang lebih dalam
Ilahi akan melepaskan diri dari dibalik semua itu tersingkap.
Hikmah Dibalik Keberadaan Ego 209

Pada saat itu, manifestasi-mani- membuat bai’ah atau berikrar


festasi ilahiah dan rahasia segala setia kepadanya. Dengan cara
hal tampak jelas baginya. yang sama, setiap pencari Allah
Ketika pertolongan Allah (ahlullah), bahkan seorang
tiba dengan bukti nyata, Yusuf darwis yang miskin sekalipun,
as terselamatkan dari bahaya memegang bai’ah yang rantainya
yang akan menimpa baik dirinya sampai kepada Rasulullah Saw.
maupun permepuan itu. Ini dimungkinkan melalui rantai
riwayat yang bersambung ke
Rasulullah Saw. bersabda:
belakang dalam rentang waktu
“Surga dikelilingi dengan hal-hal
melalui tangan gurunya, guru
yang tidak disukai oleh nafsu
dari gurunya, dan tangan seluruh
sementara neraka dikelilingi den-
guru sebelumnya hingga men-
gan hal-hal yang dinikmati oleh
capai tangan Rasulullah Saw.
nafsu.” Mengatasi rintangan ego
Kekuatan Allah terus berada di
dimungkinkan dengan mem-
atas semua tangan ini sepan-
buat bai’ah (perjanjian khusus
jang masa. Kehadiran kekuatan
antara seorang guru spiritual dan
Allah dengan tangan Rasulullah
seorang murid) dengan sahabat
Saw. inilah yang membedakan
Allah yang merupakan pewaris
tangan hamba-hamba Allah yang
nabi dan terhubung dengannya
sempurna dan melalui kehadiran
melalui rantai transmisi yang tak
inilah mereka mampu berfungsi
putus. Orang kemudian menye-
dalam kapasitas yang luar biasa.
rahkan dirinya di bawah pelati-
Aktor Absolut (al-Fa’il al-Mutlaq)
han gurunya. Dalam al-Qur’an
adalah Allah dan Dia memberi
disebutkan: “…Tangan Allah di
izin kepada sahabat-sahabat-Nya
atas tangan-tangan mereka…
untuk melaksanakan perbuatan-
(al-Fath 10). Selama bai’ah,
perbuatan spiritual yang dis-
yang disebut sebagai “tangan
ebabkan oleh Dia sendiri.
mereka” adalah tangan para
sahabat Rasulullah Saw. yang
210 Tears of The Heart

Ada dua bentuk cinta: nyata Biarkan penjaga kebun


dan metafora. Cinta yang nyata menyerahkan taman mawar ke-
hanya ada dalam cinta terhadap pada banjir,
Allah, sementara cinta metafora Karena, setunggal mawar
pada kenyataannya adalah ke- (seperti dia) tidak akan mekar
terikatan terhadap suatu kondisi bahkan jika dia menyirami seribu
temporer yang diciptakan. taman mawar.
Pencinta sejati terlepas dari
segala keterikatan karena dia
Rumi membahasakan cinta
secara eksklusif dan sepenuhnya
ini sebagai: “Allah Yang Mahaa-
terikat pada Allah saja. Dia tidak
gung membrikan kekuatan yang
mengenal dan tidak memikirkan
sangat khusus pada cinta ilahiah
cinta terhadap sesuatu selain-
sehingga bahkan bila seseorang
Nya. Contohnya, Majnun akhirn-
diberkati dengan setetes saja
ya mencapai sebuah derajat
dari cinta itu, dia akan terbe-
spiritual dimana dia bahkan tidak
baskan dari segala kehawatiran
dapat mengenali Laila.
terhadap kedua dunia (ke-
Rumi mengemukakan
hidupan).”
hal ini dalam penggalan: “Ka-
***
rena cinta terhadap fisik, Allah
menjadikan Majnun tidak dapat
membedakan antara kawan dan Ini berarti bahwa seseorang
lawan.” yang lenyap terserap dalam
Penyair Fuzuli, seorang cinta ilahiah tidak lagi peduli
pencinta Rasulullah Saw., dalam dengan kekurangan, kecembu-
karyanya yang masyhur Su Ka- ruan, serta kekeliruan orang lain.
sidesi (Ode for Water - Elegi untuk Dengan cara ini kesempurnaan-
Air) membandingkan Rasulullah nya tumbuh dan pada akhirnya
Saw. dengan sekuntum mawar: dia mencapai tujuan akhir yang
Hikmah Dibalik Keberadaan Ego 211

dicarinya. Ini adalah cinta murni. Sabun menjawab:


Inilah cinta Allah. - Aku terbuat dari lumpur
Seorang pemandu memikat mawar. Kelopak mawar biasa
seorang murid melalui tindakan menyimpan beban tetesan air
spiritual sakral dan membangun di pagi hari. Tetesan-tetesan
kembali ikatan temporer dengan kelopak dari mawar ini biasa
perlahan-lahan mentransfor- jatuh padaku bagaikan air mata.
masikannya menjadi sebuah Dengan tetesan-tetesan itu, aku
cinta murni ilahiah. Keterkaitan- dibentuk seperti adonan. Sebe-
keterkaitan sesungguhnya yang narnya, aku hanya tanah biasa
timbul secara bertahap di antara yang aroma harumnya berasal
murid dan guru perlahan-lahan dari mawar.
menggantikan ketergantungan- Allah telah menciptakan
ketergantungan palsu dan pada alam semesta bagi umat manu-
kenyataannya menjadi langkah sia. Semua yang ada di laut, di
awal di jalan menuju peleburan langit, dan di daratan disiapkan-
dalam cinta ilahiah. Nya di bawah pengaturan manu-
Syaikh Sadi menggambar- sia. Namun sebagai gantinya dia
kan perilaku ilahiah dalam cerita memberikan beban tanggung
berikut: jawab lebih dari yang sanggup
Suatu hari, salah seorang dipikul oleh sebuah gunung.
teman di tempat permandian Jika seorang manusia
umum memberiku sabun yang memandang dunia ini melalui
terbuat dari lumpur khusus. Aku pandangan materialistic yang
bertanya kepada sabun itu: serakah, tidak diragukan lagi
- Apakah engkau minyak dia akan tergiring untuk meng-
wangi dari musk atau bunga? inginkan kehidupan di dunia
Aku sungguh terkesan dengan dalam gaya hidup yang kosong
aromamu yang mempesona. dari wawasan keabadian. Ada
satu kejadian dalam hidup ber-
212 Tears of The Heart

fungsi mengembalikan keseim- adalah sebuah akhir yang sangat


bangan pada pandangan kita. menyedihkan bagi mereka yang
Kejadian ini adalah “kematian.” hanya peduli dengan wujud fisik
Ini adalah kepedulian spiritual dan melupakan jiwa mereka.
yang sangat dalam bagi siapapun Rasulullah Saw. meng-
yang menjalani hidup dengan gambarkan kehidupan duniawi
serius karena transisi ini mem- sebagai berikut:
buka makna kehidupan sejelas-
Mengapa aku harus terbe-
jelasnya dan dengan demikian
bani dengan dunia ini? kondisiku
penuh dengan pelajaran penting.
sama dengan seorang pengem-
Rangkuman dari pelajaran-pela-
bara yang singgah sebentar di
jaran ini beserta intergrasinya
bawah sebuah pohon untuk bert-
menjadi ukuran bagi kesuksesan
eduh dan kemudian melanjutkan
akhir dalam kehidupan. Sete-
perjalanan.
lah mengetahui kebenaran ini,
sebagai tambahan kita juga perlu
mengingat bahwa kematian O Tuhan! Semoga Engkau
menganugerahi kami dengan
cinta dan berkah-Mu yang mem-
bawa kebahagiaan tiada akhir.
Amin!
Hikmah Dibalik Keberadaan Ego 213
13.
Kesamaan
dan
Ketertarikan
Jika engkau air mawar,
tempatmu diantara wajah-wajah cerah.
Jika engkau kotoran,
dimana-mana engkau jadi sumber penderitaan.
Lihat jendela toko-toko parfum!
Mereka meningkatkan keanggunan satu jenis
dengan mencampurkannya pada jenis yang serupa.
Ketika keserupaan menyatu, keindahan penyatuan ini
terungkapkan nyata dalam senyum.
Untuk memisahkan yang jujur dan murni dari yang kotor,
Allah menurunkan rasul-rasul dan kitab-kitab.
Jika pikiranmu seperti mawar,
maka tempatmu di taman mawar.
—Rumi
Kesamaan dan Ketertarikan 215

D i antara atribut alam se-


mesta paling dominan yang
disebabkan oleh peran kosmos
sebaliknya. Jiwa makhluk hidup
cenderung untuk tertarik pada
wujud yang serupa. Meskipun
dalam mengharmonisasikan terdapat perbedaan yang jelas di
pertentangan adalah kesamaan antara gaya ketertarikan dalam
dan keseimbangan. Jika harmoni ruang wujud hidup dan tak
ini terganggu dalam skala kecil, hidup, namun masing-masing
situasinya akan mendatangkan menggambarkan kecenderungan
anarki. Jika gangguan terjadi terhadap penyatuan. Kecon-
pada tingkat alam semesta, situ- dongan terhadap penyatuan ini
asinya disebut Hari Pengadilan berasal dari kesatuan yang ada
atau Hari Kiamat. pada sumber keberadaan itu
Alam semesta dapat dibagi sendiri, dan sekaligus merupa-
menjadi alam makhluk hidup kan manifestasi arus kekuasaan
(animasi) dan tak hidup (in- ilahiah terhadap kesatuan.
animasi). Semua entitas ciptaan Kecenderungan yang terlihat
tidak hanya mengeluarkan pada jiwa makhluk hidup untuk
kualitas yang juga dimiliki oleh tertarik pada wujud yang memi-
wujud-wujud lain, tetapi sebagai liki atribut serupa pada akhirnya
tambahan, ada pula perbedaan disebabkan oleh kecenderungan
di antara wujud-wujud tersebut. ego.
Alasan akhir untuk keadaan ini Sebenarnya, salah satu
berakar pada kehendak Allah. kecenderungan yang paling kuat
Dalam kasus wujud-wujud tak dalam semua makhluk berjiwa
hidup, yang berlawanan saling adalah egoisme, dan kondisi
tarik menarik. Satu contoh dari ini mencapai puncaknya pada
keadaan ini adalah medan elktrik umat manusia. Karena alasan ini,
positif dan negatif. Di sisi lain, hasrat dasar terakhir yang perlu
dalam kasus wujud-wujud hidup dibersihkan dari hati seseorang,
hukum yang berlaku adalah setelah penyucian semua hasrat
216 Tears of The Heart

dasar lainnya, adalah hasrat un- berjiwa sehingga bahkan dapat


tuk kepemimpinan, kontrol, atau terlihat juga dalam kehidupan
kekuasaan politik. hewan. Sebuah cerita umum
Ketika egoisme mencapai yang mencontohkan hal ini
puncaknya pada umat manusia terjadi dalam dialog antara
dan pada tingkat kesadaran sekumpulan orang dan seekor
itu orang mencermati mani- bulbul. Orang-orang itu berkata
festasi lebih lanjut dari cinta dan kepada bulbu:
kebencian, terlihat bahwa cinta - Bernyanyilah! Tetapi ia
tumbuh mencapai derajat kesa- tidak bernyanyi. Mereka mengu-
maan dan kebencian meningkat langi:
mencapai derajat perbedaan. Ini - Bernyanyi! Ia tidak bern-
cukup menunjukkan bahwa se- yanyi.
benarnya orang hanya mencintai
Akhirnya, mereka mengan-
dirinya sendiri dan kebenaran ini
camnya:
kemudian lahir dari kecenderun-
- Kami akan mengurungmu
gan besar untuk terpesona oleh
dalam sangkar emas dan kami
orang-orang yang sama dengan
akan memasukkan seekor gagak
kita. Sebagai contoh, Yaqub as
ke dalam kurunganmu!!!
menyaksikan karakter dirinya di
dalam diri Yusuf as dan sebagai Bulbul kemudian mulai
Konsekuensi, jiwanya secara bernyanyi karena takut ditem-
alamiah tertarik kepada Yusuf. patkan sesangkar dengan seekor
Dengan demikian kesamaan gagak.
merupakan salah satu landasan Di dalam cerita ini orang
fundamental bagi cinta metafora awam melihat ilustrasi yang
sebagai lawan dari cinta ilahiah. komprehensif dan sistematis
Fenomena ini merupakan dari apa yang sudah dijelaskan
karakter yang sangat mendasar sebelumnya.
di antara makhluk-makhluk
Kesamaan dan Ketertarikan 217

Rumi qs. bahkan menya- sejak awal, mengajak kijang


jikan ilustrasi yang lebih baik di mendekati jerami sekali lagi. ga-
dalam Mathanawi: zelle menolak:
“Seorang pemburu menem- - Tidak, aku tidak berselera!
patkan seekor gazelle (semacam Keledai menjawab:
rusa) tangkapannya sekandang - Aku tahu engkau pura-pura
dengan kawanan sapi serta kel- tidak mau. Menjawab ucapan ini,
edai. Gazelle terus berlari menge- gazelle berkata:
lilingi kandang dengan rasa
- Aku biasa berkeliaran di
takut dan terguncang. Malam itu
padang rumput hijau di antara
pemburu datang memberi makan
sungai-sungai yang jernih di
hewan-hewan dengan jerami.
taman yang teramat indah dan
Kawanan keladai dan sapi menik-
aku biasa memuaskan mataku
mati jerami dan mulai melahap-
dengan cara Sang Pencipta
nya, tapi keadaan gazelle sangat
menghiasi alam semesta. Jika aku
berbeda. Ia terdiam ketakutan
ditakdirkan jatuh ke dalam situ-
dan menggosok matanya karena
asi menyakitkan ini, bagaimana
teriritasi dengan debu yang be-
engkau bisa mengharapkan kebi-
rasal dari jerami. Makhluk anggun
asaanku berubah seketika? Aku
itu, yang mengandung parfum
bahkan terbiasa memakan catnip,
dalam tubuhnya, terus mender-
tulip dan basil dengan ragu dan
ita seperti ini di dalam kandang.
sebelumnya juga harus mencium
Melihat kejadfian ini, salah satu
tanaman itu dengan seksama.
keledai berkata kepada yang
Aku biasa mengamati harmoni
lainya dengan tujuan mengejek.
dalam aliran kekuasaan ilahiah
- Jangan gaduh! Ini adalah pada alam dengan penuh kekagu-
hewan yang mempunyai kualitas man dan ketika dalam ketidak-
raja dan kehormatan! sadaran karena keterpanaan dan
Kedelai lainya, yang dengan kekaguman itulah para pemburu
seksama mempelajari situasinya berhasil menangkap kami dengan
218 Tears of The Heart

air mata bercucuran dari mata dalam kebiasaan makan, mi-


kami dan dengan hati hancur. num, bernafas, rasa keindahan
- Katakan sesukamu… dan kebaikan. Misalnya, ketika
Memang mudah untuk berbohong pemburu memainkan seruling
ketika jauh dari rumah. di padang hijau dekat sungai,
gazelle akan larut dengan melodi
Kijang menjawab:
musik yang menghanyutkan.
- Minyak wangi yang keluar
Jika mata dan hati mereka telah
dari perutku menjadi bukti kebe-
terpaut dengan kelembutan
naran kata-kataku. Adapun untuk
musik, pemburu kejam menang-
situasi kalian, semua terlihat
kap mereka ke dalam jebakan
jelas. Kata-kataku ini tentu saja
dan membunuh mereka untuk
akan tampak seperti kebohongan
mengambil minyak wangi, kulit
bagi kalian. Aku sungguh kesepian
halus, serta daging mereka yang
dan tak berdaya diantara kal-
lembut dan kenyal.
ian…”
Sebaliknya, keledai dan sapi
dikenal karena keburukan suara
Rumi, qs.,menjelaskan serta sifatnya dan seiring dengan
fakta-fakta abstrak yang su- itu hidup mereka berakar pada
lit ditangkap pikiran manusia egoisme.
melalui cerita-cerita sederhana
Rumi, setelah menconto-
yang konkrit. Sebagai contoh,
hkan bagaimana sakitnya berada
dalam kisah di atas dia menggu-
di lingkungan yang sama dengan
nakan contoh binatang-binatang
makhluk-makhluk yang berlawa-
dengan atribut berlawanan
nan kualitas, lebih lanjut meng-
untuk menggambarkan kesulitan
gambarkan rasa sakit akibat
mengharmonikan sifat-sifat yang
kontradiksi ini dalam sajak:
berlawanan.
“Jika seseorang ditempatkan
Gazelle adalah salah satu
bersama dengan lawannya,
jenis hewan yang sangat elegan
Kesamaan dan Ketertarikan 219

itu adalah siksaan mematikan memahami. Jauh di bawah alam


baginya. sadar manusia, ada kerinduan
Karena alasan ini, orang mendalam akan alam tempatnya
yang dekat dengan Allah berada berasal. Di dunia ini ruh tidak be-
dalam kondisi menderita di dalam bas. Ia terpenjara dalam tubuh.
jasadnya. Proses pendewasaan yang dilalui
Karena, burung jiwanya
jiwa, sepanjang usia hidupnya di
terikat dengan ego yang bukan
dunia ini, diberi kekuatan mela-
jenisnya.
lui kerinduannya akan tempat
asalnya, yaitu dunia spiritual.
Jiwa menyerupai bulbul di
Rasa perpisahan yang tak dapat
antara burung-burung. Ego, yang
dipahami serta penderitaan yang
merepresentasikan alam, adalah
diakibatkannya terus berlang-
ibarat gagak. Bulbul terluka
sung hingga jiwa kembali bersatu
karena kedekatan dengan gagak
dengan Allah. Selama kurun
dan burung hantu.
waktu tinggal jiwa di dunia ini,
Bulbul jiwa meratap pahit ego senantiasa menghadangnya
di antara nafsu egois gagak dan sebagai rintangan yang meng-
niat jahat burung hantu.” halangi penyatuan spiritual dan
**** pertumbuhan yang sesungguh-
nya. Mempunyai anak, kekayaan,
Al-Qur’an menyebutkan status serta posisi, dan memiliki
“Maka apabila Aku telah kontrol atas semua itu ber-
menyempurnakan (kejadian) dasarkan hasrat ego merupakan
nya, dan aku telah meniupkan mainan tipuan dunia ini yang
roh (ciptaaan)-Ku ke dalamnya digunakan ego sepanjang masa
...” (al-Hijr, 29). Ruh memasuki untuk tujuan pengalihan. Se-
kurungan jazad karena kehendak orang manusia berakhir dengan
Tuhan dan proses terjadinya di pembangunan dunia imajinatif
luar kemapuan manusia untuk bagaikan bayangan berdasarkan
220 Tears of The Heart

hasrat-hasrat egoistik. Hasrat Cerita yang sama dimain-


yang tak terhitung jumlahnya ini, kan dengan cara berbeda dalam
yang terdiri dari dorongan dan kehidupan duniawi individu-
kehawatiran-kehawatiran yang individu yang secara spiritual
tampak di dunia palsu ini, men- sangat istimewa. Ketika dilihat
guras waktu dan tenaga serta melalui jendela hati, penderitaan
menggiring kita untuk menyia- mereka, yang lebih pahit dari
nyiakan hidup dengan mengejar kematian, bersumber dari ujian
akhir yang temporer dan kosong. dan cobaan-cobaan yang dil-
Secara keseluruhan situ- jalani oleh pribadi-pribadi yang
asi yang dihadapi jiwa ketika berkarakter istimewa itu selama
terpenjara di dalam badan sama terjebak di dunia yang dipenuhi
seperti keadaan gazelle di dalam orang yang nyata-nyata tidak
kandang berisikan kawanan sapi peduli. Dalam sejarah dunia,
dan keledai. Akibatnya, se- penderitaan seperti itu sudah
bagaimana halnya gazelle yang menjadi bagian utama dalam
dipenuhi perasaan bagaikan di kehidupan para nabi dan orang-
tengah-tengah makhluk asing, orang yang mengikuti mereka.
jiwa juga didera rasa asing yang Kehidupan individu-individu sep-
merajai selama masa tinggalnya erti itu sering sekali kesepian dan
di dalam badan dan di dunia fisik aneh, berlalu di tengah orang-
yang lebih luas. orang tanpa perlakuan baik. Ib-
rahim as. dilemparkan ke dalam
Secara ke dalam, ketulusan
kobaran api karena mengangkat
murni jiwa terusik oleh keser-
bendera keimanan terhadap
akahan ego dan sepanjang hidup
Allah Yang Esa. Yusuf as dikucil-
setiap umat manusia dipenuhi
kan ke dalam kesendirian bahkan
dengan pertarungan tiada henti
di tengah saudara-saudaranya
antara kedua kekuatan yang
sekalipun. Dia dipermalukan ke-
berlawanan ini.
tika jauh dari kampung halaman
Kesamaan dan Ketertarikan 221

dan harus menghabiskan waktu orang berhati suci itu ke dalam


dalam penjara sebagai orang perlindungan-Nya. Tujuh Peng-
asing. Bani Israil meninggalkan huni Gua, yang hidup di tengah
Musa as sendirian menghadapi umat yang jahat, ditidur lelapkan
masyarakat yang kejam dan dan dilindungi dari segala bahaya
menindas dengan berkata: “O di dalam gua. Karena, lebih baik
Musa! Engkau dan Tuhanmu ha- tertidur daripada berbaur den-
rus pergi berperang dan merebut gan orang-orang lalai dan karena
kemenangan! Setelah itu baru alasan inilah Tujuh Prnghuni Gua
kami akan mengikuti ajaranmu! baru dibangunkan setelah umat
Sama juga, Bani israil yang yang baik muncul.
memberontak memotong dua Rumi, qs., membandingkan
Nabi Zakariya as. dengan gergaji. orang-orang arif dengan burung
Putranya, Nabi Yahya as., juga bulbul dan menjelaskan bahwa
dibunuh tanpa belas kasih. Isa as. mustahil bagi mereka menemu-
diadili bersama pencuri-pencuri. kan kesamaan dengan orang-
Nabi Muhammad Saw. dilempari orang berjiwa kejahatan:
batu oleh orang-orang Taif yang
”Rumah burung bulbul ada
malang. Ada begitu banyak lagi
di tanaman hijau, di padang
contoh serupa.
rumput, dan di taman-taman ma-
Tanpa kecuali, individu- war. Tetapi rumah asal kumbang
individu ini bertahan menjalani kotoran ada di tengah sampah
ujiannya masing-masing dengan dan kotoran.
tingkat kesabaran luar biasa
yang dianugrahkann kepada
Ada ketertarikan esensial
mereka oleh Sang Pencipta dan
antara bentuk-bentuk kehidupan
dengan demikian terus menerus
di dunia ini dan lingkungan tem-
terangkat ke tingkatan-tingkatan
pat hidup yang mereka sukai.
spiritual yang lebih tinggi. Ses-
Burung bulbul merasa nyaman di
ekali, Allah mengambil orang-
222 Tears of The Heart

tengah tumbuhan indah, di pa- tingkatan makhluk terendah,


dang rumput dan di dekat mata setelah diciptakan sebagai
air yang mengalir dengan musik, makhluk dengan derajat tert-
sementara kumbang kotoran, inggi, agar kembali meraih posisi
dan mereka yang serupa dengan asli mereka melalui penataan
itu menikmati kotoran atau imor- kembali yang disandarkan pada
alitas, korupsi, dan kemunafikan. kekuatan cinta ilahiah yang men-
Sekuntum mawar menjelaskan galir melalui mereka.
hal ini, dengan lidah spiritual, Di dunia yang penuh
kepada kumbang; dengan cobaan, penderitaan,
“O kumbang kotoran! Eng- rasa sakit serta kesedihan ini,
kau lari dari taman mawar, tetapi berteman dengan orang-orang
kebencianmu ini hanya berfungsi berhati baik yang diberkati den-
menyempurnakan taman ma- gan pengetahuan dan sifat-sifat
war!” sempurna adalah satu-satunya
jalan untuk membuka pintu-
pintu kesuksesan spiritual. Jiwa,
Pertentangan-pertentangan
yang menjadi bagian dunia
ini adalah Konsekuensi dari
eternal, hanya dengan cara ini
keseimbangan yang ditetapkan
dapat menyadari potensinya dan
Tuhan di antara kebaikan dan
kemudian terselamatkan dari
keburukan. Sahabat-sahabat
siksaan ego yang tiada akhir.
Allah mempertalikan keseimban-
Karena alasan ini, melindungi
gan dari ketertarikan yang kita
hati dari pengaruh orang-orang
lihat di antara berbagai wujud
lalai yang berakibat kerusakan
dengan pancaran kesamaan
spiritual menjadi sebuah keha-
yang bersumber pada cinta abadi
rusan.
yang meliputi seluruh makhluk.
Individu-individu superior ini Rumi qs. menjelaskan prin-
berfungsi untuk membantu sip tersebut seperti di bawah ini:
orang-orang yang jatuh ke dalam
Kesamaan dan Ketertarikan 223

“Burung terbang dengan ka- perempuan yang baik (pula)…


wanan sejenisnya. Berbaur den- (an-Nur, 26).
gan orang yang berbeda karakter Ulama besar, Imam al-
ibarat memasuki liang kubur. Ghazali, ketika menjelaskan
Yang serupa saling memi- prinsip ini, menyebutkan bahwa
kat. Karena itu, bagaimana bisa bukan hanya penyakit beserta
gazelle yang elegan hidup dengan mikrobanya yang bisa menular,
keledai atau sapi? tetapi juga keadaan spiritual,
moralitas, dan sifat karakter.
Oleh karena itu, karakter baik
Segala penyatuan terjadi
terlihat pada diri mereka yang
dalam bingkai kesamaan ide dan
berhubungan dengan orang-
kesamaan pemahaman dalam
orang baik, sementara karakter
ruang kehidupan yang biasa
buruk ditemukan pada me-
ditempati bersama. Mereka yang
reka yang berhubungan dengan
memilih hidup di dunia yang
orang-orang jahat.
bertentangan akan mengalami
penderitaan yang lebih pahit Hadis berikut juga men-
daripada kematian jika harus sal- dukung ajaran ini:
ing bersosialisasi secara rutin. “Perbedaan antara teman
Demikian pula, dalam yang baik dan tidak baik sama
al-Qur’an disebutkan: “Perem- dengan perbedaan penjual min-
puan-perempuan yang keji yak wangi dan tukang besi yang
untuk laki-laki yang keji, dan mengatur embusan perapian.
laki-laki yang keji untuk per- Dari awal engkau akan membeli
empuan-perempuan yang keji minyak wangi atau pemiliknya
(pula), sedangkan perempuan- akan menawarkannya secara
perempuan yang baik untuk cuma-cuma padamu, sementara
laki-laki yang baik dan laki-laki tukang besi akan membakar
yang baik untuk perempuan- pakaianmu atau rumahmu atau
224 Tears of The Heart

engkau akan mendapatkan aro-


ma yang mengganggu darinya.”
Sebagai tambahan, orang
biasa menggunakan peribahasa
ini untuk menunjukkan kebe-
naran yang sama: “Orang yang
tidur dengan orang buta terban-
gun juling” sebab pada prin-
sipnya apapun energy sebuah
karakter akan menular.
O Tuhan! Izinkan kami di
dunia ini untuk bersama dengan
hamba-hamba-Mu yang merupa-
kan kekayaan hikmah dan
rahasia ilahiah. Bangkitkan kami,
hamba-hamba-Mu yang lemah,
dengan mereka.
Amin!