Anda di halaman 1dari 16

STATUS UJIAN

SKABIES DENGAN INFEKSI SEKUNDER

RINA ROSTIANA
I1011131039

DOSEN PEMBIMBING KEPANITERAAN KLINIK:

dr. Teguh Aly’ansyah, Sp.DV, M.Ked

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT KULIT DAN


KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
RUMAH SAKIT DR. ABDUL AZIZ SINGKAWANG
SINGKAWANG
2017
Lembar Pengesahan

Telah disetujui Status Ujian dengan judul :


Skabies dengan Infeksi Sekunder

Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan


Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin

Pontianak, Juli 2017


Pembimbing Referat Disusun oleh:

dr. Teguh Aly’ansyah, Sp.DV, M.Ked Rina Rostiana


LAPORAN KASUS
SKABIES DENGAN INFEKSI SEKUNDER

RINA ROSTIANA
I1011131039

DOSEN PEMBIMBING KEPANITERAAN KLINIK:

dr. Teguh Aly’ansyah, Sp.DV, M.Ked

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT KULIT DAN


KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
RUMAH SAKIT DR. ABDUL AZIZ SINGKAWANG
SINGKAWANG
2017
Lembar Pengesahan

Telah disetujui Status Ujian dengan judul :


Skabies dengan Infeksi Sekunder

Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan


Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin

Pontianak, Juli 2017


Pembimbing Referat Disusun oleh:

dr. Teguh Aly’ansyah, Sp.DV, M.Ked Rina Rostiana


STATUS KEPANITERAAN KLINIK
SMF PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
RSUD ABDUL AZIZ SINGKAWANG

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : An. JF
Umur : 1 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Alamat : Kab. Putting Beliung, Tebas
Agama : Buddha
Pekerjaan : Belum Bekerja

II. ANAMNESIS
Pasien datang ke Poli Kulit pada hari Rabu 26 Juli 2017, pada pukul
10.00WIB. Anamnesis dilakukan secara aloanamnesis yaitu dengan Ibu
pasien.
a. Keluhan Utama
Terdapat gelembung-gelembung kecil berwarna merah yang terasa
gatal pada daerah tangan, kaki, dada dan perut sejak 2 bulan yang lalu.

b. Riwayat Penyakit Sekarang


Berdasarkan anamnesis yang didapatkan dari Ibu pasien, terdapat
gelembung-gelembung kecil pada tubuh pasien sejak 2 bulan yang lalu.
Gelembung awalnya hanya terdapat pada bagian perut, yang kemudian
menyebar ke daerah dada, lengan bawah hingga sela-sela jari dan daerah kaki.
Ibu pasien mengatakan bahwa pasien merasakan gatal pada daerah yang
terdapat gelembung, yang ditandai dengan reaksi menggaruk dari pasien.
Keluhan gatal dirasakan terus-menerus terutama pada malam hari, sehingga
pasien manjadi rewel dan sulit tidur. Akibat garukan tersebut, gelembung
menjadi pecah dan mengeluarkan cairan yang terkadang seperti nanah,
kemudian mengering sehingga menimbulkan koreng dan membentuk bintik-
bintik berwarna kehitaman. Diketahui 1 hari sebelum timbulnya keluhan,
pasien bermain dengan tetangganya yang memiliki keluhan serupa. Tidak ada
riwayat demam, batuk, pilek, asma, maupun alergi. Pasien belum pernah
berobat sebelumnya.

c. Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat penyakit yang sama disangkal

d. Riwayat Penyakit Keluarga


Tidak ada keluarga yang mengalami keluhan yang serupa dengan pasien.

e. Riwayat Sosial
Pasien memiliki tetangga yang seluruh anggota keluarganya memiliki
keluhan serupa dengan pasien. Diketahui 1 hari sebelum timbulnya keluhan
pada pasien, pasien bermain dengan tetangganya tersebut.

III. PEMERIKSAAN UMUM :


a. Tanda-tanda vital
Kesadaran : Kompos Mentis, GCS 15
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Nadi : 90 kali/menit
Suhu : 36oC
Nafas : 20 x/menit

b. Status Generalis :
Kepala : Normochepal
Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil bulat,
siokor, diameter 2mm/2mm, reflex cahaya langsung (+/+)
reflex cahaya tidak langsung (+/+).
Telinga : Otorea (-), tanda trauma (-), tanda inflamasi (-)
Pendengaran baik.
Hidung : Rhinorea (-), deviasi septum nasal (-)
Leher : Deviasi trakea (-), pembesaran KGB (-)
Jantung : S1, S2, regular, gallop (-), murmur (-)
Paru : Suara nafas vesikuler (+/+), rhonki (-/-), wheezing (-/-).
Abdomen : Soepel, bising usus (+), nyeri tekan (-).
Ekstremitas : Akral hangat, CRT < 2 detik
Kulit : Warna kuning kecoklatan, turgor baik.
c. Status Dermatovenerologis:
Pada regio generalisata terdapat papula dan vesikel eritematosa,
multiple, berbatas tegas, berbentuk bulat, berukuran milier hingga lentikular
yang tersebar diskret. Disertai dengan erosi dan krusta multiple berwarna
kehitaman.

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG


Menemukan Sarcoptes scabiei dewasa, larva ataupun telur dengan cara :
1. Pemeriksaan mikroskopik dengan sediaan basah menggunakan NaCl
Tidak dilakukan
2. Pemeriksaan dengan loop Tidak dilakukan
3. Pemeriksaan biopsi irisan Tidak dilakukan
4. Pemeriksaan biopsi eksisional dengan pewarnaan HE Tidak dilakukan

V. DIAGNOSIS BANDING
- Skabies
- Prurigo
- Pedikulosis korporis
- Dermatitis

VI. DIAGNOSIS KERJA


Skabies dengan Infeksi Sekunder

VII. PENATALAKSANAAN
a. Medikamentosa
- Permetrin 5% krim
- Desonide krim
- Cetirizin drop 10mg/ml

Resep:
R/ Permetrin 5% cream tube No.I
S u.e 2 x seminggu (pada malam hari)
R/ Desonide cream tube No.I
S 2 dd 1 u.e (pada luka)
R/ Cetirizin drop 10 mg/ml No.I
S 1 dd 1 (1 cc)

b. Non Medikamentosa
- Edukasi mengenai meningkatkan kebersihan pasien dan lingkungan
- Mencuci alat-alat tidur, handuk dan pakaian pasien dengan merendam
terlebih dahulu dengan air panas
- Rutin menjemur handuk, alat-alat tidur dan pakaian pasien
- Menghindari memakai alat-alat tidur, pakaian ataupun handuk secara
bersama-sama.

VIII. PROGNOSIS
Quo ad vitam : bonam
Quo ad functionam : bonam
Quo ad sanationam : bonam
Foto Klinis:
STATUS KEPANITERAAN KLINIK
SMF PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
RSUD ABDUL AZIZ SINGKAWANG

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : An. JF
Umur : 1 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Alamat : Kab. Putting Beliung, Tebas
Agama : Buddha
Pekerjaan : Belum Bekerja

II. ANAMNESIS
Pasien datang ke Poli Kulit pada hari Rabu 26 Juli 2017, pada pukul
10.00WIB. Anamnesis dilakukan secara aloanamnesis yaitu dengan Ibu
pasien.
a. Keluhan Utama
Terdapat gelembung-gelembung kecil berwarna merah yang terasa
gatal pada daerah tangan, kaki, dada dan perut sejak 2 bulan yang lalu.

b. Riwayat Penyakit Sekarang


Berdasarkan anamnesis yang didapatkan dari Ibu pasien, terdapat
gelembung-gelembung kecil pada tubuh pasien sejak 2 bulan yang lalu.
Gelembung awalnya hanya terdapat pada bagian perut, yang kemudian
menyebar ke daerah dada, lengan bawah hingga sela-sela jari dan daerah kaki.
Ibu pasien mengatakan bahwa pasien merasakan gatal pada daerah yang
terdapat gelembung, yang ditandai dengan reaksi menggaruk dari pasien.
Keluhan gatal dirasakan terus-menerus terutama pada malam hari, sehingga
pasien manjadi rewel dan sulit tidur. Akibat garukan tersebut, gelembung
menjadi pecah dan mengeluarkan cairan yang terkadang seperti nanah,
kemudian mengering sehingga menimbulkan koreng dan membentuk bintik-
bintik berwarna kehitaman. Diketahui 1 hari sebelum timbulnya keluhan,
pasien bermain dengan tetangganya yang memiliki keluhan serupa. Tidak ada
riwayat demam, batuk, pilek, asma, maupun alergi. Pasien belum pernah
berobat sebelumnya.

c. Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat penyakit yang sama disangkal

d. Riwayat Penyakit Keluarga


Tidak ada keluarga yang mengalami keluhan yang serupa dengan pasien.

e. Riwayat Sosial
Pasien memiliki tetangga yang seluruh anggota keluarganya memiliki
keluhan serupa dengan pasien. Diketahui 1 hari sebelum timbulnya keluhan
pada pasien, pasien bermain dengan tetangganya tersebut.

III. PEMERIKSAAN UMUM :


a. Tanda-tanda vital
Kesadaran : Kompos Mentis, GCS 15
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Nadi : 90 kali/menit
Suhu : 36oC
Nafas : 20 x/menit

b. Status Generalis :
Kepala : Normochepal
Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil bulat,
siokor, diameter 2mm/2mm, reflex cahaya langsung (+/+)
reflex cahaya tidak langsung (+/+).
Telinga : Otorea (-), tanda trauma (-), tanda inflamasi (-)
Pendengaran baik.
Hidung : Rhinorea (-), deviasi septum nasal (-)
Leher : Deviasi trakea (-), pembesaran KGB (-)
Jantung : S1, S2, regular, gallop (-), murmur (-)
Paru : Suara nafas vesikuler (+/+), rhonki (-/-), wheezing (-/-).
Abdomen : Soepel, bising usus (+), nyeri tekan (-).
Ekstremitas : Akral hangat, CRT < 2 detik
Kulit : Warna kuning kecoklatan, turgor baik.
c. Status Dermatovenerologis:
Pada regio generalisata terdapat papula dan vesikel eritematosa,
multiple, berbatas tegas, berbentuk bulat, berukuran milier hingga lentikular
yang tersebar diskret. Disertai dengan erosi dan krusta multiple berwarna
kehitaman.

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG


Menemukan Sarcoptes scabiei dewasa, larva ataupun telur dengan cara :
1) Pemeriksaan mikroskopik dengan sediaan basah menggunakan NaCl
Tidak dilakukan
2) Pemeriksaan dengan loop Tidak dilakukan
3) Pemeriksaan biopsi irisan Tidak dilakukan
4) Pemeriksaan biopsi eksisional dengan pewarnaan HE Tidak dilakukan

V. DIAGNOSIS BANDING
- Skabies
- Prurigo
- Pedikulosis korporis
- Dermatitis

VI. DIAGNOSIS KERJA


Skabies dengan Infeksi Sekunder

VII. PENATALAKSANAAN
d. Medikamentosa
- Permetrin 5% krim
- Desonide krim
- Cetirizin drop 10mg/ml

Resep:
R/ Permetrin 5% cream tube No.I
S u.e 2 x seminggu (pada malam hari)
R/ Desonide cream tube No.I
S 2 dd 1 u.e (pada luka)
R/ Cetirizin drop 10 mg/ml No.I
S 1 dd 1 (1 cc)

e. Non Medikamentosa
- Edukasi mengenai meningkatkan kebersihan pasien dan lingkungan
- Mencuci alat-alat tidur, handuk dan pakaian pasien dengan merendam
terlebih dahulu dengan air panas
- Rutin menjemur handuk, alat-alat tidur dan pakaian pasien
- Menghindari memakai alat-alat tidur, pakaian ataupun handuk secara
bersama-sama.

VIII. PROGNOSIS
Quo ad vitam : bonam
Quo ad functionam : bonam
Quo ad sanationam : bonam
Foto Klinis: