Anda di halaman 1dari 5

OSCEEE… try outnya aja bikin mabok… hedeh… kita akan memasuki 12 ruangan ditambah 2 pos istirahat.

Satu ruangan waktunya 15 menit, kita dapat waktu 1 menit untuk pindah ruangan kita dan 1 menit
untuk baca soal. Jadi 13 menit, bersihnya 10 menit kita di ruangan itu. 3 menit terakhir ada bel
peringatan. Inilah soal2nya kemarin…

1. Jiwa
Seorang wanita berusia 42 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan cemas, pusing,
berdebar, keringat dingin. Hal tsb dirasakan sejak 1 bulan terakhir.
a. Lakukan penilaian status mental pada pasien
b. Lakukan anamnesis psikiatri pada pasien
c. Buatlah diagnosis banding dan diagnosis pasien
d. Buatlah terapi farmakologi yang sesuai berdasarkan diagnosis pasien dan berikan resep
kepada penguji.

Penilaian Status Mental: pasiennya sadar, bicara koheren, afek sesuai, ekspresi cemas.
Anamnesis : pasien ada masalah ekonomi, dan anaknya yang pertama masuk rumah sakit jiwa
karena NAPZA dan suka mengamuk. Pemeriksaan fisik semua DBN.

Diagnosis Banding : Depresi, Gangguan Cemas

Terapi : Amytriptilin, Alprazolam.

Pengujinya setelah OSCE ngasih tau diagnosisnya, kata beliau sebenarnya diagnosis pasien ini
gangguan cemas menyeluruh.

2. Anesthesi
Seorang pria berusia 60 tahun terjatuh tiba-tiba dari kursinya dan tidak sadarkan diri saat
sedang menonton televisi. Sebelumnya pasien menyatakan bahwa dirinya merasa nyeri dada
kiri. Anda merupakan tetangga pria tsb dan diminta keluarganya untuk melakukan pertolongan
pertama.
a. Sebutkan diagnosis banding anda kepada pengujikatanya sie trauma kepala, cardiac arrest
dan stroke hemorrhagic.
b. Lakukan penilaian awal pada pasiencek respon pasien tidak sadar, minta keluarganya
panggil ambulance, cek airway tidak ada suara tambahan, cek nadi tidak ada nadi.
c. Lakukan diagnosis pada pasiencardiac Arrest
d. Lakukan pertolongan pertama pada pasienBLS.

Settingannya ada Manekin untuk BLS, terus ada orang yg bertindak sbg keluarganya. Intinya
lakukan penilaian respon, panggil bantuan ambulance, Initial Assessment, RJP, sampe posisi
recovery. Yang dipakai AHA 2010 (ACB) ini menurut penguji setelah OSCE selesai.
3. Paru
Pria 20 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan.
a. Lakukan anamnesis lengkap pada pasien.
b. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien
c. Usulkan pemeriksaan penujang
d. Lakukan terapi farmakologi pada pasien dan berikan resep kepada penguji.

Anamnesis: batuk berdahak kuning sejak 1 bulan, batuk darah (+) 1x, BB turun sejak 1 bulan
terakhir, demam dirasakan sumer-sumer. Ayah pasien menderita keluhan yang sama dan telah
berobat 6 bulan. Pasien memiliki riwayat merokok.

Pemeriksaan Fisik : TTV normal, T 370, Kepala-Leher tdk ada pembesaran Kelenjar, thoraks ins:
simetris, Pal: dbn, per dbn, aus: rhonki di apex paru.

Pemeriksaan penunjang: waktu itu yang saya usulkan adalah: Sputum 3x : hasilnya (++),
Radiologi Thorax PA: infiltrate di daerah apex paru, Darah: Hb normal, leukosit 15.000, LED dan
HCT meningkat.

Diagnosis Banding: 1. Tuberculosis Paru, 2. PPOK (karena ada riwayat merokok)

Diagnosis : TB Paru BTA positif kasus baru

Terapi: 2HRZE/4HR

4. Syaraf
Seorang pria berusia 27 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri kepala hebat.
a. Lakukan anamnesis pada pria tsb
b. Lakukan pemeriksaan fisik dan neurologis pada pria tsb.
c. Tentukan Pemeriksaan penunjang dan tanyakan hasilnya kepada penguji
d. Tentukan diagnosis banding dan diagnosis pasien dan beri tahukan kepada penguji.
e. Tentukan terapi farmakologi dan berikan kepada penguji

Settingannya IGD, pasien berbaring, kepala sangat nyeri sehingga tidak dapat duduk. Anamnesis:
nyeri dirasakan berdenyut, lokasi di seluruh kepala, leher dan tengkuk. Sebelumnya pasien
demam. Pasien ada riwayat keluar cairan dari kedua telinga.

Pemeriksaan Fisik: T 39o C, kepala-leher dbn, thorax dbn, abdomen dbn, ekstremitas dbn,
pemeriksaan sensoris dbn, pemeriksaan motorik dbn, kaku kuduk (+), refleks fisiologis dbn,
refleks patologis (-).

Pemeriksaan penunjang:

Laboratorium darah : Leukositosis

Lumbal Pungsi : Leukosit 20.000 per lapangan pandang, keruh, glukosa meningkat, dll saya lupa
yang jelas mengarah ke Meningitis Bakteri.
Diagnosis banding : Meningitis

Diagnosis: meningitis bakteri

Katanya sih stase ini Cuma 2 orang yg lulus kemaren…

5. Anak
Seorang ibu membawa anaknya berusia 5 tahun ke puskesmas karena berat badannya tidak bisa
naik. Berat badan dan tinggi badan tanyakan kepada penguji.
a. Lakukan anamnesis pada orang tua pasien.
b. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien
c. Tentukan diagnosis banding
d. Lakukan terapi farmakologi dan edukasi pada pasien

Settingannya ada ibu2 yang dianamnesis dan ada manekin sebagai pasien. Kesulitannya adalah
kita tidak menanyakan kurva Z score untuk menentukan anak tsb gizi buruk atau tidak karena
anak tsb yang dari anamnesis pernah muntah cacing, dari pf anemis dan perut sedikit distended
dan ada udem, ternyata diagnosisnya Gizi Buruk + ADB e.c. ascariasis.

6. Obgyn
Seorang wanita P4A0 datang ke praktek anda dengan keluhan keputihan. Pasien telah menikah
2 kali, kakak pasien meninggal karena kanker leher rahim.
a. Lakukan anamnesis terhadap pasien
b. Lakukan pemeriksaan ginekologi
c. lakukan pemeriksaan dengan speculum vagina
d. lakukan pengambilan sediaan swab cairan vagina dan papsmear
e. berikan edukasi kepada pasien

settingannya ada ibu2 yang dianamnesis, kemudian ada manekin yg lengkap dengan handscoen,
speculum vagina, spatel ayra, brush, alkohol 98% di dalam botol semprot, klorin. Yang penting
tau step2 nya semua hasil pemeriksaan yang memberitahukan penguji. Jadi kita lakukan lengkap
dari anamnesis, terus inspeksi, desinfeksi, palpasi, VT, ganti handscoen pasang speculum, ambil
sediaan swab vagina dan papsmear, semprot, buka lagi speculum vaginanya, masukkan di
larutan klorin, buka handscoen, berikan sediaan kpd pasien untuk diantar ke laboratorium.
Jangan lupa minta izin dulu walaupun pasien manekin.

7. Kulit Kelamin
Seorang pria berusia 30 tahun datang ke praktek saudara dengan keluhan keluar cairan seperti
nanah dari alat kelaminnya. Pria tsb 3 hari yang lalu berhubungan dengan PSK.
a. Lakukan pemeriksaan fisik
b. Lakukan pemeriksaan laboratorium sederhana
c. Lakukan pengambilan sediaan untuk pemeriksaan di laboratorium
d. Tentukan diagnosis pada pasien
e. Tuliskan terapi farmakologi dan berikan resepnya kepada penguji

Ini ada gambarnya, yang jelas diagnosisnya Gonorrhea karena ada diplococcus gram negatifnya.
Jangan lupa periksa di bagian Kukel WAJIB pakai LUP.

8. Bedah
Seorang pria 20 tahun datang ke puskesmas setelah lengan kanannya tergores pecahan kaca
hinggga robek.
a. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasienlook, feel, move
b. Tentukan diagnosis pada pasienvulnus laseratum
c. Lakukan tindakan non farmakologi pada pasiendebridemant, hecting, pasang verban
d. Berikan edukasi kepada pasien

9. Mata
Seorang pria berusia 47 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penurunan penglihatan
secara tiba-tiba.
a. Lakukan anamnesis terhadap pasienpasien ada riwayat DM tidak terkontrol dan pakai
kacamata addisi
b. Lakukan pemeriksaan visuspakai snellen, 6/60-6/60
c. Lakukan pemeriksaan bilik anterior dan posterior kalau kita periksa funduskopinya benar
ada gambarnya ini dikasih sama pengujinya, gambar retinopati diabetik
d. Tentukan diagnosis pasien retinopati diabetic dan presbiopi
e. Tentukan terapi non farmakologi pasien rujuk ke dr SpPD untuk DM, rujuk ke dr SpM
untuk retinopatinya

10. THT
Seorang pria berusia 24 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri tenggorokan sejak 2
hari. Tanda-tanda vital dalam batas normal.
a. Lakukan anamnesis pada pasien nyeri tenggorokkan sejak 2 hari.
b. Lakukan pemeriksaan telinga, hidung dan tenggorok pada pasien  harus urut dari mulai
pasang lampu kepala, cara duduk, periksa telinga hingga otoskopi, hidung dengan speculum
hidung, tenggorok dengan tongue spatel.
c. Tentukan diagnosis pasien tonsilitis (dari gambar yang dikasih penguji, ada yang bilang
kripta melebar, ada yang bilang kripta ga melebar, jd masih bingung antara tonsillitis akut
atau kronis, tapi dari usia sih kronis)
d. Tentukan terapi farmakologi dan edukasi kepada pasien, berikan resep kepada penguji.
11. Kulit Kelamin
Seorang pria 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan bintil-bintil kemerahan di seluruh
tubuh yang muncul sejak 2 hari yang lalu.
a. Lakukan anamnesis pada pasienbintil2 dirasakan sejak 2 hari, tidak gatal maupun nyeri,
awalnya timbul di tangan kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Anak pasien menderita
keluhan serupa 2 hari yang lalu.
b. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasienkalau pakai Lup kita dikasih gambar kulit yang
terdiri dari vesikel2, ada yang sdh jadi krusta dan nekrosis alias sudah pecah.
c. Tentukan pemeriksaan penunjang dan mintalah hasilnya kepada pengujimintakan zank
test, nanti penguji akan memberikan kita gambar yang isinya sel datia.
d. Tentukan diagnosis pasien varicella
e. Tentukan terapi farmakologi dan berikan resep kepada penguji.

12. Penyakit Dalam


Seorang wanita 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemah badan.
a. Lakukan anamnesis pada pasien  dari anamnesis didapatkan pekerjaan wanita tsb di
perkebunan sawi, tidak memakai alas kaki, merasa badan lemah sejak 2 minggu terakhir dan
sariawan.
b. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien  dari pf yang didapat Cuma konjunctiva anemis
sama stomatitis.
c. Tentukan usulan pemeriksaan penunjang dan minta hasilnya kepada penguji kalo sdh
begitu saya minta feses lengkap, dan ternyata benar ada telur ascarisnya.
d. Tentukan diagnosis pasien ini  saya diagnosis ADB dan stomatitis e.c. ascariasis
e. Berikan terapi farmakologi pada pasien ini dan berikan resepnya kepada penguji.

Sekian dulu dari UNMUL… ini ulasan soal2 yang pernah keluar sebelumnya dari senior2, ya walaupun ga
tepat sama, tapi siapa tau aja keluar lagi…

1. Paru asma, PPOK, TB


2. SyarafEpilepsi, Stroke
3. Anakkejang demam, imunisasi, diare
4. Penyakit dalamkemaren ga ada yang bahas
5. Anestesipasang infuse, pasang ETT
6. Kulit Kelamin Tinea, Scabies
7. Mata periksa visus
8. THT  OE difusa
9. Obgyn  Retensio plasenta, papsmear
10. Bedah  pasang kateter, sadari
11. Jiwa  bipolar