Anda di halaman 1dari 2

Nama : Rani Siti Nuraeni

Nim : 12140147
Kelas : 5I-Ak
No absen : 16

Soal
1. Menuliskan contoh perusahaan indonesia dengan menerapkan strategi
global berhasil menembus pasar luar negeri.
2. Menuliskan contoh perusahaan indonesia yang berhasil melakukan joint
venture dengan perusahaan luar menerapkan strategi global.
3. Menuliskan contoh perusahaan indonesia yang berhasil melakukan
akuisisi dengan perusahaan luar menerapkan strategi global.
4. Menuliskan contoh perusahaan waralaba di indonesia.

Jawaban
1. PT Sido Muncul
PT Sido Muncul dikategorikan dalam perusahaan internasional karena
Sido Muncul sudah mengekspor produknya ke berbagai negara. PT Sido
Muncul menggunakan strategi global dalam persaingan Internasionalnya.
Strategi global merupakan strategi yang menawarkan produk-produk
standar ke berbagai pasar di berbagai negara yang berbeda. Strategi ini
mendekati pasar dunia dengan produk-produk yang terstandarisasi.
Strategi global menekankan pada skala ekonomi di mana produk dan jasa
yang di hasilkan terstandarisasi dan tersentralisasi pada operasi di
beberapa lokasi. Dalam persaingan bisnisnya Perseroan tidak hanya fokus
pada pasar domestik. Meskipun pasar lokal tetap menjadi perhatian utama,
mereka terus memperbesar penetrasi pasar ekspor melalui promosi iklan di
negara setempat dan menjalin kerja sama dengan perusahaan distributor
lokal. Sinergi dari pengelolaan yang baik atas apa yang menjadi kekuatan
perusahaan, serta pemilihan untuk menjalankan strategi yang dipilih akan
menghasilkan keunggulan bersaing berkelanjutan bagi perusahaan dalam
menghadapi para pesaingnya (Ernie & Kurniawan, 2005). Kini produk
Sido Muncul semakin mudah diperoleh di toko-toko Asia di seluruh dunia.
Hingga saat ini produk Sido Muncul telah masuk di Malaysia, Singapura,
Brunei, Australia, Korea Selatan, Nigeria, Aljazair, Hongkong, Amerika
Serikat, Saudi Arabia dan Mongolia dengan volume permintaan yang terus
meningkat. Di tahun 2014, Perseroan menjajaki pasar Asia lainnya yaitu
Jepang, Thailand, Vietnam dan Kamboja.

2. PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia


PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di tahun 2005 mencapai
kesepakatan dengan perusahaan asal Swiss, Nestle S.A, untuk mendirikan
24 perusahaan joint venture yang bergerak di bidang manufaktur,
penjualan, pemasaran, dan distribusi produk kuliner di Indonesia maupun
untuk ekspor. Kedua perusahaan sama-sama memiliki 50% saham di
perusahaan yang diberi nama PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia. Baik
Indofood maupun Nestle percaya, mereka dapat bersaing secara lebih
efektif di Indonesia melalui penggabungan kekuatan dalam bentuk
perusahaan dan tim yang berdedikasi untuk itu. Menurut Anthoni Salim,
Dirut & CEO ISM, pendirian usaha patungan ini akan menciptakan
peluang untuk memanfaatkan dan mengembangkan kekuatan yang dimiliki
kedua perusahaan yang menjalin usaha patungan tersebut. Dalam
kerjasama ini, ISM akan memberikan lisensi penggunaan merek-mereknya
untuk produk kuliner, seperti Indofood, Piring Lombok, dan lainnya
kepada perusahaan baru ini. Sementara itu, Nestle memberikan lisensi
penggunaan merek Maggi-nya. Perusahaan patungan ini memulai
operasinya pada 1 April 2005. Perusahaan joint venture ini berfokus di
bisnis kuliner (bumbu penyedap makanan). Termasuk juga pengembangan
inovasi untuk bumbu bumbu produk mie instan Indofood.

3. PT Indofood mencatatkan saham Grup Agribisnis di Bursa Efek Singapura


dan menempatkan saham baru serta mengakuisisi 64,4% kepemilikan
saham Lonsum, sebuah perusahaan perkebunan yang berbasis di
Singapura. Akuisisi ini tentu penting terutama untuk resource bahan baku
pembuatan mie jika dihubungkan dengan produksi mie instan. Di tahun
2013 PT Indofood juga melakukan pergerakan yang signifikandengan
mengakuisisi semua saham PT Pepsi-Cola Indobeverages. Transaksi ini
menelan biaya sekitar 30 juta dollar AS. Menurut Anthoni Salim, Dirut &
CEO ISM mengatakan pengakuisisian ini akan mengukuhkan posisi
mereka untuk menjadi salah satu pemain utama di industri minuman non-
alkohol di Indonesia dan mempercepat pertumbuhan perusahaan.

4. Es Teller 77
Siapa yang tak kenal dengan produk es teller 77, ratusan gerainya sudah
tersebar di seluruh nusantara. Tidak puas dengan mempertahankan pasar
dalam negeri, kini produk es teller 77 merupakan salah satubisnis
franchise makanan yang berhasil merambah pasar internasional.
Produknya sudah menjangkau pasar luar negeri seperti Malaysia,
Singapura, Australia.
Es Teller 77 memberikan kesempatan kepada setiap orang yang ingin
berwiraswasta melalui sistem kerjasama yang menarik dan fair. Sistem
waralaba Es teller 77 sudah berjalanan lebih dari 20 tahun, sehingga
hampir semua gerai dibuka dengan sistem waralaba. Didukung dengan
manajemen yang kuat sehingga di tahun 2009 mendapatkan penghargaan
dari Majalah Info Franchise Indonesia dan Asosiasi Franchise Indonesia
sebagai Top Franchise ASEAN 2009 dan The Best in Franchise Support,
Indonesia Franchisor of the Year 2009.