Anda di halaman 1dari 5

Gerbang Logika Nand, Nor, dan Xor

BERI BERNANDO (1127030014)


FISIKA SAINS
UNIVERSIATAS ISLAM NEGERI
SUNAN GUNGUNG DJATI BANUNG
TAHUN 2014
e-mail : berybernando17@gmail.com

keluaran 0 bila semua masukan pada keadaan


Abstrak: 1. Gerbang NAND akan menghasilkan sinyal
Pada praktikum ini yaitu membahas tentang keluaran rendah jika semua sinyal masukan
gerbang logika nand (not-and), Nor (not-or), dan bernilai tinggi.
Xor (exclusive-or) yang bertujuan untuk
2. Gerbang logika Nor
memahami dan mengerti gerbang-gerbang
logika dasar Nand, Nor, dan Xor, dan mengerti
Gerbang logika Nor merupakan
dan memahami ekspresi-ekspresi bolean.
kependekan dari Not-Or yang merupakan
Gerbang logika adalah piranti dua keadaan, ingkaran dari gerbang Or. Gerbang ini akan
keluaran dengan nol volt yang menyatakan menghasilkan keluaran 0 apabila salah satu dari
logika 0 (atau rendah) dan keluaran dengan masukan pada keadaan 1. Gerbang NOR akan
tegangan tetap yang menyatakan logika 1 (atau menghasilkan sinyal keluaran tinggi jika semua
tinggi). sinyal masukanya bernilai rendah.
Gerbang logika ini biasa diaplikasikan pada
mikrokontroler Atmega yang digunakan sebagai 3. Gerbang logika Xor
otak dari logika untuk menjalankan robot.
Gerbang logika Xor merupakan
Kata Kunci: Nand, Nor, dan Xor. kependekan dari exlusive Or, akan memberikan
keluaran 1 jika masukannya mempunyai
1.PENDAHULUAN keadaan yang berbeda. Keluaran dari gerbang
1.1 Landasan Teori ini merupakan penjumlahan biner dari
Gerbang logika merupakan piranti dua masukannya.
keadaan, keluaran dengan nol volt yang Gerbang logika Xor akan menghasilkan
menyatakan logika 0 (atau rendah) dan sinyal keluaran rendah jika semua sinyal
keluaran dengan tegangan tetap yang masukan bernilai rendah atau semua masukan
menyatakan logika 1 (atau tinggi). bernilai tinggi atau dengan kata lain bahwa X-
Gerbang logika dapat mempunyai OR akan menghasilkan sinyal keluaran rendah
beberapa masukan yang masing-masing jika sinyal masukan bernilai sama semua.
mempunyai salah satu dari dua keadaan logika
yaitu 0 dan 1. Gerbang logika dapat digunakan 4. Gerbang logika Xnor
untuk melakukan fungsi-fungsi khusus,
misalnya And, Or, Nand, Nor, Not, Xor, dan Gerbang XOR merupakan
Xnor. kepanjangan dari Exclusive Nor yang mana
Macam dari Gerbang Logika adalah : keluarannya akan berlogika 1 apabila semua
1. Gerbang logika Nand inputannya sama, namun apabila inputannya
berbeda maka akan memberikan output
Gerbang Nand Merupakan kependekan berlogika 0.
dari Not-And yang merupakan ingkaran dari
gerbang And. Gerbang ini akan menghasilkan
1.2 Tujuan
Praktikum ini bertujuan untuk mengerti dan
memahami gerbang-gerbang logika dasar Nand,
Nor, dan Xor, kemudian mengerti dan
memahami ekspresi-ekspresi bolean.

1.3 Tinjauan Pustaka

Gerbang Logika merupakan suatu entitas


dalam elektronika dan matematika boolean yang
mengubah satu atau beberapa masukan logik
menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang Gambar 1 gerbang logika Nand A=1 ; B=1
logika atau sering juga disebut gerbang logika
boolean merupakan sebuah sistem pemrosesan
dasar yang dapat memproses input-input yang
berupa bilangan biner menjadi sebuah output
yang berkondisi yang akhirnya digunakan untuk
proses selanjutnya.
Macam gerbang logika yang akan dilakukan
percobaannya adalah gerbang logika Nand, Nor,
dan Xor.

2. METODE PERCOBAAN Gambar 2 gerbang logika Nand A=0 ; B=0


2. 1 Waktu dan Tempat
Praktikum ini dilaksanakan pada hari
Selasa, tanggal 11 Februari 2014, pukul 15.30-
17.30 WIB. Bertempat di Laboratorium Fisika
UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

2. 2 Alat dan Bahan


Pada praktikum ini menggunakan alat dan
bahan, yaitu: Kit elektronika dasar untuk
gerbang logika Nand, Nor, dan Xor.
Gambar 3 gerbang logika Nand A=1 ; B=0
2.3 Prosedur Percobaan
Menyiapkan dan memeriksa kembali alat
dan bahan yang akan digunakan, kemudian
menyiapkan data pengamatan, dan mengisi tabel
data pengamatan.

DATA, HASIL DAN PEMBAHASAN


1. Data Hasil Pengamatan

a. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Nand

No ANand BNand YNand


1 1 1 0 Gambar 4 gerbang logika Nand A=0 ; B=1
2 0 0 1
3 1 0 1
4 0 1 1
b. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Nor

No ANor BNor YNor


1 1 1 0
2 0 0 1
3 1 0 0
4 0 1 0

Gambar 8 gerbang logika Nor A=0 ; B=1

c. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Xor

No AXor BXor YXor


1 1 1 0
2 0 0 0
3 1 0 1
Gambar 5 gerbang logika Nor A=1 ; B=1 4 0 1 1

Gambar 6 gerbang logika Nor A=0 ; B=0


Gambar 9 gerbang logika Xor A=1 ; B=1

Gambar 7 gerbang logika Nor A=1 ; B=0

Gambar 10 gerbang logika Xor A=0; B=0


dilihat dari tabel hasil pengamatan, nilai gerbang
logika And hasilnya adalah kebalikan dari hasil
dari gerbag logika Nand yang ada pada tabel
tersebut. Gerbang NAND mempunyai dua atau
lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu
sinyal keluaran. Gerbang NAND mempunyai
sifat bila sinyal keluaran ingin rendah (0) maka
semua sinyal masukan harus dalam keadaan
tinggi (1).
Pada percobaan kedua, yaitu pada
gerbang logika Nor. Gerbang logika Nor
merupakan kependekan dari Not-Or yang
merupakan ingkaran dari gerbang logika Or.
Gambar 11 gerbang logika Xor A=1 ; B=0 Untuk membuktikannya, dapat dilihat dari tabel
hasil pengamatan gerbang logika Nor, nilai
gerbang logika Or hasilnya adalah kebalikan
dari hasil dari gerbag logika Nor yang ada pada
tabel tersebut. Gerbang NOR mempunyai dua
atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya
satu sinyal keluaran. Gerbang NOR mempunyai
sifat bila sinyal keluaran ingin tinggi (1) maka
semua sinyal masukan harus dalam keadaan
rendah (0). Jadi gerbang NOR hanya mengenal
sinyal masukan yang semua bitnya bernilai nol.
Pada percobaan ketiga, yaitu gerbang
logika Xor. Gerbang logika Xor disebut juga
gerbang EXCLUSIVE OR dikarenakan hanya
mengenali sinyal yang memiliki bit 1 (tinggi)
Gambar 12 gerbang logika Xor A=0 ; B=1
dalam jumlah ganjil untuk menghasilkan sinyal
keluaran bernilai tinggi (1). Dapat dilihat dari
tabel pengamatannya, dibuktikan bahwa gerbang
d. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Xnor logika akan bernilai 1 (nyala) ketika salah satu
dari inputan harus ada yang bernilai 1 atau 0,
No AXnor BXnor YXnor apabila kedua inputan sama, maka hasilnya
1 1 1 1 outputannya akan bernilai 0 (mati).
2 0 0 1 Berdasarkan hasil yang diperoleh dari
3 1 0 0 semua percobaan yang dilakukan, maka dapat
4 0 1 0 diketahui bahwa nilai masukan dan keluaran
dari gerbang logika Nand, Nor, dan Xor
percobaan sama dengan hasil yang ada di teori
2. Pembahasan dan simulasi.
Pada praktikum ini yang bertujuan Perbedaan gerbang logika British dan
untuk mengerti dan memahami gerbang-gerbang International adalah Gerbang logika British
logika dasar Nand, Nor, dan Xor. Gerbang hanya digunakan di negara Inggris saja,
logika merupakan suatu piranti elektronik sedangkan gerbang logika International
berlogika biner dengan beberapa saluran digunakan oleh seluruh negara di dunia.
masukan dan satu keluaran.
Pada percobaan pertama yaitu pada
gerbang logika Nand. Gerbang logika Nand
merupakan kependekan dari gerbang logika Not-
And yang merupakan ingkaran dari gerbang
logika And. Untuk membuktikannya, dapat
4. PENUTUP
4.1 Kesimpulan

Gerbang logika merupakan suatu piranti


elektronik berlogika biner dengan beberapa
saluran masukan dan satu keluaran.
Gerbang NAND mempunyai dua atau
lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu
sinyal keluaran, Gerbang NOR mempunyai dua
atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya
satu sinyal keluaran, dan Gerbang logika Xor
hanya mengenali sinyal yang memiliki bit 1
(tinggi) dalam jumlah ganjil untuk
menghasilkan sinyal keluaran bernilai tinggi (1).
Aljabar Boolean merupakan dasar dalam
penyusunan gerbang logika. Prinsip dasar
gerbang logika dapat ditemukan dalam
kehidupan sehari-hari yaitu pada susunan
Mikrokontroler Atmega yang merupakan otak
dari rangkaian robot pada elektronika dasar.

4.2 Saran
Dalam praktikum ini disarankan agar para
praktikan memahami terlebih dahulu tentang
Aljabar Boolean yang merupakan dasar dari
terbentuknya gerbang logika. Prinsip dasar
Gerbang logika, dan kegunaan dari gerbang
logika dalam kegiatan sehari-hari.

DAFTAR PUSTAKA

 Malvino. “Prinsip-prinsip elektronika 1”.


Erlangga, Jakarta, 1994
 http://www.sharemyeyes.com/2013/04/menge
nal-gerbang-logika-logic-gate.html, diakses
tanggal 20 februari 2014 jam 22.00
 Modul praktikum Elektronika Dasar 2 Fisika
Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan
Gunug Djati Bandung 2012.
 http://kuliah.andifajar.com/aljabar-boolean-
dan-gerbang-logika/.html, diakses tanggal 20
februari 2014 jam 22.40