Anda di halaman 1dari 47

PEDOMAN PENGORGANISASIAN

INSTALASI GAWAT DARURAT ( IGD)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA


RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT SOELASTRI
2018
KEPUTUSAN
DIREKTUR RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT SOELASTRI
NOMOR : RSGM//.../.....

TENTANG

PEMBERLAKUAN
PEDOMAN PENGORGANISASIAN IGD DI RUMAH SAKIT GIGI DAN
MULUT SOELASTRI

DIREKTUR RSGM SOELASTRI


MENIMBANG : Bahwa dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan
fungsi di IGD, diperlukan satu pedoman
pengorganisasian IGD sebagai dasar dalam pelaksanaan
kegiatan yang ditetapkan dengan Keputusan Direktur.

MENGINGAT : 1. Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan


2. Undang-undang Repubik Indonesia No. 12 Tahun
2008 Tentang Perubahan kedua atas Undang-undang
Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah;
3. Peraturan menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor : 159b/Menkes/Per/II/1998 tentang Rumah
Sakit.
4. Keputusan Menteri Kesehatan RI No.
772/Menkes/SK/VI/2002 tentang Pedoman Peraturan
Internal Rumah Sakit.

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
PERTAMA : Memberlakukan Pedoman Pengorganisasian IGD di RSGM
Soelastri sebagaimana tersebut dalam lampiran Keputusan ini.
KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
DITETAPKAN DI : SURAKARTA
PADA TANGGAL : 2018

DIREKTUR UTAMA RSGM SOELASTRI

Drg. Ida Witiasati, MKes

Tembusan :
1. Wakil Direktur RSGM Soelastri
2. Kepala Bidang Pelayanan Medik & Keperawatan RSGM Soelastri
3. Ketua Komite Medik RSGM Soelastri
4. Ketua Komite Keperawatan RSGM Soelastri

DAFTAR ISI
Halaman
SK Pemberlakuan Pedoman Pengorganisasian IGD ................................. ....... i
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ ii
BAB II ORGANISASI .................................................................................. 1
A. Riwayat RSGM SOELASTRI ...................................................... 2
B. Rencana Strategis / RENSTRA ................................................... 3
C. Kinerja Yang Telah Dicapai ........................................................ 4
1. Program Pelayanan Peningkatan Kesehatan ............................ 4
2. Program peningkatan Menejemen Pelayanan .......................... 4
3. Program Pemantapan sebagai rumah sakit rujukan ................. 6
4. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana ............................ 7
5. Pragram Rutin .......................................................................... 7
6. Program Menejemen dan Kebijakan Pembangunan Kesehatan 9
BAB III VISI, MISI DAN TUJUAN RSGM SOELASTRI ........................... 11
BAB IV STRUKTUR ORGANISASI RSGM SOELASTRI ......................... 12
BAB V VISI MISI FALSAFAH DAN TUJUAN IGD ................................. 14
BAB VI STRUKTUR ORGANISASI IGD .................................................... 15
BAB VII URAIAN JABATAN ...................................................................... 16
BAB VIII TATA HUBUNGAN KERJA ......................................................... 29
BAB IX POLA DAN KUALIFIKASI DI IGD .............................................. 33
BAB X PROGRAM ORIENTASI ............................................................... 36
A. Sasaran ......................................................................................... 36
B. Tujuan dan Manfaat ..................................................................... 36
C. Pelaksanaan dan Alokasi Waktu .................................................. 37
BAB XI PENILAIAN KERJA
A. Tujuan .......................................................................................... 38
B. Macam Penilaian .......................................................................... 38
BAB XII PERTEMUAN RAPAT .................................................................... 43
BAB XIII PELAPORAN .................................................................................. 45

BAB I
PENDAHULUAN

Perkembangan pelayanan kesehatan selalu bergerak dinamis mengikuti


perkembangan teknologi. Ukuran kemajuan suatu negara sebagai salah satu para
meternya adalah derajat kesehatan rakyatnya dengan kata lain adalah pelayanan
kesehatan rakyatnya dengan kata lain adalah pelayanan kesehatannya.
Pelayanan Gawat Darurat sebagai bagian integral pelayanan kesehatan
intra rumah sakit juga selalu berusaha mengikuti perkembangan kemajuan
tersebut. Perkembangan pelayanan Gawat Darurat di RSGM Soelastri diawali
tahun 2018. ketika itu RSGM Soelastri baru mulai menjalankan layanan 24 jam
setelah tahun 2018, dengan persyaratan dari dinas Kesehatan Propinsi yang
mengharuskan suatu rumah sakit memiliki Unit Gawat Darurat (IGD), sehingga
untuk pelayanan IGD disatukan dengan lokasi poli rawat jalan.
Melalui buku ini kami harapkan pembaca bisa melihat sekilas gambaran
tentang RSGM Soelastri dan lebih spesifik lagi tentang tata organisasi di Instalasi
Gawat Darurat.

BAB II
GAMBARAN UMUM RSGMP UNSOED

Luas lahan yang dimiliki RSGMP Unsoed : Luas tanah : ....... M2, Luas
bangunan : ......M2, Meliputi :
Pelayanan Gawat Darurat :.....M2
Pelayanan IRNA :.....M2
Pelayanan Gigi : .......M2
Pelayanan Klinik Integrasi : ......M2
Pelayanan Radiologi :......M2
Pelayanan Farmasi :.......M2
Pelayanan Gizi :.......M2
Pelayanan Laboraturium :.......M2

A. Riwayat RSGMP UNSOED


.......................................................
B. Rencana Strategis/RENSTRA
Upaya pembangunan kesehatan di RSGMP telah dilakukan secara
bertahap dan berkesinambungan melalui arah kebijakan pembangunan
kesehatan dijabarkan dalam pola operasional serta terkendali yaitu :
1. Program Upaya Kesehatan Perorangan
a. Peningkatan Pelayanan Kesehatan
b. Peningkatan menejemen Pelayanan
c. Pemantapan sebagai Rumah Sakit rujukan
d. Peningkatan Sarana dan Prasarana
e. Program Rutin Rumah Sakit
2. Program menejemen dan kebijaka pembengunan kesehatan
a. Penataan Sistem
b. Penataan keuangan dan Akuntansi
c. Diklat SDM

C. Kinerja Yang Telah Dicapai


1. Program Peningkatan pelayanan Kesehatan
 Adapun pelayan yang diberikan meliputi Tindakan Rawat Darurat,
Rawat Jalan, Rawat Inap, pelayanan menunjang medis obat-obatan/
bahan habis pakai, bantuan transpot antar jemput pasien.
 Pelaksanaan stok opname peralatan medis, obat dan alat habis pakai
yang dilaksanakan pada setiap unit pelayanan untuk mengontrol
penggunaan peralatan tersebut agar lebih efisien.
 Penambahan kotak saran, setiap bulan dan dievaluasi dan dibahas
dalam rapat pertemuan bulanan sekali untuk menampung masukan,
saran kritik dari masyarakat dalam upaya mencari solusi dalam
peningkatan pelayanan.
 Peningkatan pelayanan di instalasi farmasi dengan pemakaian obat
rasional di semua jenis pelayan.
 Upaya peningkatan gizi untuk mendukung menejemen gizi dirumah
sakit.
 Penataan dan pengembangan di instalasi Sterilisasi dan Ruang
Tindakan.
 Penataan pengembangan di rawat gigi khusus VVIP dan VIP dengan
sistem baru yaitu pelayanan seperti hotel lengkap dengan sarana
penunjangnya.
2. Program Peningkatan Menejemen Pelayanan
 Penyempurnaan Standart Operasional Prosedur
 Penyempurnaan alur pelayanan rumah sakit
 Penataan sistem keuangan
 Penataan sumber daya manusia
 Evaluasi akreditasi 5 pelayanan

3. Program Pemantapan Sebagai Rumah Sakit Rujukan :..........................

4. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana :


 Pembangunan instalasi genset .

5. Program Rutin
a. Pemeliharaan dan Pengadaan alat
 Pemeliharaan Fisik gedung untuk meningkatkan penampilan fisik
dan meningkatkan fungsi sarana dan prasarana rumah sakit
 Pemenuhan bahan dan alat operasional rumah sakit.
 Pemantauan dan pemeliharaan peralatan medis, non medis serta
taman dan lingkungan.
b. Peningkatan program RSGMP
 .......
 ........
 .........
c. Pelayanan rutin setiap instalasi.
 Instalasi Rawat Jalan
 Peningkatan profesionalisme petugas dirawat jalan dan
meningkatkan budaya” Senyum” dalam melayani pasien.
 Biling sistem dan rekam medik dengan kompeterisasi.
 Adanya “Uty Manager” bantuan umum, rawat darurat serta
pelayanan informasi.
 Inastalasi Rawat Inap
Peningkatan BOR ( BOR ideal 60-85%), dengan terus
mensosialisasikan dan meningkatkan pelayanan rumah sakit pada
masyarakat .
 Pelayanan Penunjang medis
Pelayanan farmasi, pelayanan gizi, pelayanan laundry, dan
laboratorium klinik.

5. Penataan sistem
a. Penataan Administrasi / keuangan dan akutansi
 Penataan sistem keuangan yang accountable.
 Adanya sistem akuntansi & biling sistem yang computerized
 Penataan Administrasi.
b. Relokasi tenaga medis, para medis dan Administrasi.
BAB III
VISI, MISI DAN TUJUAN RSGMP UNSOED.

A. Visi RSGMP
B. Misi RSGMP
C. Tujuan RSGMP
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI RSGMP UNSOED
BAB V
VISI, MISI, FALSAFAH DAN TUJUAN IGD

A. Visi : Menjadikan IGD RSGMP yang berkualitas.


B. Misi :
1. Memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat dan akurat.
2. Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau oleh
masyarakat.
3. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.
C. Falsafah
Kecepatan dan ketepatan pertolongan pada pasien gawat darurat tanpa
membedakan latar belakang sosial, ekonomi, agama dan suku bangsa.
D. Tujuan
1. Memberikan pelayanan IGD yang profesional dengan menjunjung
tinggi etika untuk mencegah kematian dan kecacatan pada pasien
gawat darurat sehingga dapat hidup dan berfungsi sebagaimana
mestinya.
2. Memberikan pelayanan spesialistik yang profesional dan modern.
3. Memberikan pelayanan IGD dengan sepenuh hati.
BAB VI
STRUKTUR ORGANISASI IGD
Instalasi Gawat Darurat merupakan salah satu unit pelayanan yang dalam
struktur organisasi merupakan bagian dari IGD dikepalai oleh seorang kepala unit.
Kepala Instalasi dalam menjalankan tugas dibantu oleh Kepala Ruang
Keperawatan dan didukung oleh tiga orang seksi. Sedangkan TIM IGD dipimpin
oleh seorang perawat sebagai kepala TIM. Dalam menjalankan tugasnya TIM
IGD bertanggung jawab kepada Koordinator Keperawatan IGD. Keberadaan
Organisasi IGD dituangkan dalam SK Direktur No. RSGMP/SK/...../.......

Kepala IGD
dr. Nasyid Abdullah

Koordinator dr IGD Kepala Ruang IGD PJ Administrasi IGD


dr. Cachyo Priambodo Agus Aji Prasetia, S.Kep. Ns Muhammad Zaky Y, S.Kep. Ns

Rekam Medis
Anggota : Anggota : (Adm) IGD
1. dr. Mei Dian I 1. M. Irfan Abdul Gani, S.kep. Ns
2. dr. Angga P 2. Fery Susilo, Amd. Kep
3. Bayu Rahayu, Amd. Kep
4. Kismono, Amd. Kep
5. Mifaul Ruqoyyah, Amd.Kep
6. Feri Setyaningsih, Amd. Kep
7. Faqih kartika M, Amd. Kep
8. Dinar Niti Restia, Amd. Kep

Petugas Ambulans :
1. Prismanto Apit S
2. Sarwono
BAB VII
URAIAN JABATAN

Uraian Jabatan 1
NAMA JABATAN : KEPALA INSTALASI
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN : Dokter Spesialis , Dokter Umum
PENGALAMAN KERJA : 2 Tahun / 3 Tahun
HASIL KERJA :
 Kinerja Unit
 Mutu Pelayanan
 Laporan Tahunan
 Usulan SOP

Uraian Tugas :
1. Melakukan Supervisi berupa bimbingan, arahan, pengawasan dan evaluasi
pada staf di bawah.
2. Membuat usulan/revisi
3. Menyusun rencana Pengembangan instalasi
4. Memimpin rapat koordinasi di instalasi
5. Memimpin kegiatan audit internal instalasi
6. Menyusun buku laporan tahuanan
7. Membuat laporan yang bersifat insidentil
8. Membuat usulan penilaian kinerja staf
9. Memimpin koordinasi di IGD dalam keadaan KLB
10. Mengusulkan/merencanakan pengembangan SDM
11. Menghadiri rapat mewakili Instalasi
12. Menjalankan tugas yang diberikan pimpinan di atasnya.
Tanggung Jawab :
1. Kelancaran kegiatan Pelayanan
 Alur
 Kecepatan respon time
2. Menjamin mutu pelayanan
 Ketepatan terapi
 Ketepatan diagnosa
 Ketertiban menjalankan prosedur
 Menanggapi komplain
3. Komunikasi
 Tersampaikannya kebijakan menejemen kepada staf
 Menjawab komplain baik intern maupun extern
 Akomodir terhadap masukan
4. Menjamin Kesiapan dan ketersediaan sarana dan prasarana
5. Menjaga suasana kerja yang harmonis
6. Mengupayakan kesejahteraan staf

Wewenang
1. Menilai, menegur, memberi sanksi dan motivasi bawahan di bagian rekam
medis.
2. Meminta arahan dari atasan
3. Menjalankan tugas untuk mewakili atasan langsung
4. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
5. Memaraf surat, nota dinas dan laporan
6. Menandatangani surat nota dinas
Uraian Jabatan 2
NAMA JABATAN : KEPALA RUANG KEPERAWATAN
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN :
PENDIDIKAN : S1 KEPERAWATAN
PENGALAMAN KERJA : 3 Tahun
PELATIHAN : PPGD/Manajemen Keperawatan/CI
HASIL KERJA :
 Kinerja pelayanan keperawatan
 Usulan penilaian Kinerja Staf keperawatan
 Usulan pengembangan staf keperawatan

Uraian Tugas :
1. Melakukan supervisi kepada penanggung jawab seksi dan TM
2. Supervisi terhadap pelaksanaan Protap bidang keperawatan dan
administrasi
3. Menyiapkan bahan dalam bentuk pembuatan laporan tahunan
4. Membuat usulan penilaian kinerja staf
5. Mengusulkan/merencanakan pengembangan SDM khususnya staf
keperawatan.
6. Menghadiri rapat koordinasi bidang perawatan
7. Mengajukan surat perintah kerja perbaikan sarana dan prasarana
8. Mengajukan permintaan barang kebutuhan rutin/cito.
9. Menjalankan tugas yang diberikan pimpinan di atasanya

Tanggung Jawab :
1. Kelancaran kegiatan pelayanan keperawatan di IGD
2. Menjaga mutu Pelayanan
 Penampilan TIM
 Etika TIM
 Keterampilan Tindakan
3. Menjamin kedisiplinan pelaksanaan Protap
Wewenang :
1. Mengarahkan, membimbing, mengevaluasi, menegur, dan memotivasi staf
yang berada di bawahnya.
2. Menyusun formasi TIM
3. Membagi tugas yang bersifat insidentil
4. Meminta arahan dari atasan
5. Meminta masukan dari bawahan dan unit kerja lain yang terkait
6. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
7. Menandatangani formulir :
 BON barang.obat
 SPK
Uraian Jabatan 3
NAMA JABATAN : SEKSI ADMINISTRASI DAN SDM
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN :
PENDIDIKAN : S1/D3 Manajemen
PENGALAMAN KERJA : 3 Tahun
PELATIHAN : -
HASIL KERJA :
 Kepelayanan keperawatan
 Daftar Dinas
 Kesiapan Formulir
 Laporan kehadiran staf
 Usulan permintaan ATK rutin

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan Asuhan Keperawatan
2. Melaksanakan tugas limpah
3. mengecek dan menyampaikan formulir-formulir untuk keperluan
dipelayan IGD setiap hari.
4. Membuat Bon keperluan alat tulis kantor
5. Membuat Bon kebutuhan rumah tangga
6. Menyimpan berkas-berkas kepegawaian
7. Menyusun jadwal Dinas
8. Membuat dan melaporkan daftar hadir pegawai
9. Ikut memberikan usulan rencana pengembangan SDM

Tanggung Jawab :
1. Menjamin ketersediaan formulir-formulir dan ATK untuk pelayanan di
IGD.
2. Menjamin ketersediaan tenaga tiap sip jaga

Wewenang :
1. Menyusun jadwal dinas sesuai kebutuhan
2. Meminta berkas kepegawaian untuk keperluan insidentil kepada staf
3. Mengajukan usulan pemberian cuti
4. Menunjuk staf untuk mengganti staf yang berhalangan
5. Meminta masukan dari bawahan dan unit kerja lain yang terkait
6. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
Uraian Jabatan 4
NAMA JABATAN : SEKSI OBAT-OBATAN DAN ALKES
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN :
PENDIDIKAN : S1/D3 Apoteker
PENGALAMAN KERJA : 3 Tahun
PELATIHAN : -
HASIL KERJA :
 Kepelayanan keperawatan
 Kesiapan Obat dan BHP di Unit
 Usulan permintaan keperluan obat dan BHP

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan Asuhan Keperawatan
2. Melaksanakan tugas limpah
3. Mengecek ketersediaan obat-obatan dan barang habis pakai (BHP) di IGD
4. Menyusun daftar Bon dan BHP untuk keperluan IGD ke Instalasi Farmasi
5. Menghadiri undangan rapat yang bersifat koordinasi dibidang pengelolaan
obat dan BHP.
6. Melakukan kontrol dan laporan penggunaan rutin obat di Unit.
7. Memberikan usulan untuk menyusun rencana kebutuhan obat tahunan.

Tanggung Jawab :
1. Menjamin ketersediaan obat dan alat kesehatan habis pakai

Wewenang :
1. Mengatur Volume Stok Obat
2. Mengajukan usulan kebutuhan obat
3. Meminta masukan dari bawahan dan unit kerja lain yang berkait
4. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
Uraian Jabatan 5
NAMA JABATAN : SEKSI SARANA DAN PRASARANA
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN :
PENDIDIKAN : SMA Sederajat
PENGALAMAN KERJA : 3 Tahun
PELATIHAN : -
HASIL KERJA :
 Kepelayanan keperawatan
 Kesiapan Alat
 Surat permohonan perbaikan alat
 Usulan kalibrasi alat
 Daftar Inventaris Unit

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan Asuhan Keperawatan
2. Melaksanakan tugas limpah
3. Mengecek fungsi alat-alat setiap hari
4. Menulis pengajuan untuk perbaikan Sarana dan Prasarana di Unit.
5. Memberikan masukan usulan rencana kebutuhan barang
6. Membuat laporan inventarisasi barang tiap tahun

Tanggung Jawab :
1. Menjaga kesiapan alat-alat medis dan rumah tangga untuk dapat
digunakan setiap saat.

Wewenang :
1. Mengatur penempatan alat-alat kesehatan
2. Mengajukan usulan kebutuhan sarana
3. Meminta masukan dari TIM untuk pengajuan barang
Uraian Jabatan 6
NAMA JABATAN : KETUA TIM JAGA
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN :
PENDIDIKAN : DIII Keperawatan
PENGALAMAN KERJA : 3 Tahun
PELATIHAN : -
HASIL KERJA :
 Kinerja TIM
 Pelayanan Keperawatan

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan Asuhan Keperawatan
2. Melaksanakan tugas limpah
3. Mengatur dan membagi tugas anggota TIM
4. Melaporkan kerusakan sarana dan prasana pada unit terkait ataupun
kepada penanggung jawab seksi.
5. Melaporkan kepada koordinator keperawatan apabila ada kejadian
luarbiasa
6. Menghadiri rapat koordinasi
7. Membuat laporan jaga dan melakukan serah terima jaga

Tanggung Jawab :
1. Menjaga kekompakan TIM
2. Menjaga kedisiplinan pelaksanaan kegiatan anggota TIM agar selalu
sesuai protap
3. Menjamin kelancaran alur pelayanan
4. Menjaga kedisiplinan anggota TIM
5. Menjalin Komunikasi yang efektif antar anggota TIM maupun dengan
TIM lain
6. Jembatan komunikasi antara konsumen dan rumah sakit

Wewenang :
1. Memberi tugas kepada anggota TIM
2. Menegur, memberikan saran nasehat kepada anggota TIM
3. Meminta saran ataupun memberikan masukan kepada Koordinator
Keperawatan
4. Memberikan usulan kepada dokter jaga dalam hal teknis pelayanan
Uraian Jabatan 7
NAMA JABATAN : ANGGOTA TIM JAGA
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN
PENDIDIKAN : DIII KEPERAWATAN
PENGALAMAN KERJA : 0 Tahun
PELATIHAN : BLS/PPGD
HASIL KERJA :
 Pelayanan Keperawatan

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan Tindakan Keperawatan
2. Melaksanakan tugas limpah
3. Mengatur dan membagi tugas anggota TIM
4. Melakukan pendokumentasian rekam medis
5. Melakukan pengkajian pada pasien
6. Melakukan entry data
7. Mengirim pasien ke IRNA/unit lain
8. Melakukan serah terima jaga

Tanggung Jawab :
1. Menjaga pelaksanaan tindakan sesuai protap
2. Menggunakan, menjaga dan merawat inventaris ruangan
3. Selalu menjaga penampilan, profesional dalam menjalankan tugas serta
menjunjung tinggi etika

Wewenang :
1. Meminta bimbingan kepada Ka.TIM
2. Memberikan usulan kepada Ka.TIM
Uraian Jabatan 8
NAMA JABATAN : STAF NON MEDIS
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN
PENDIDIKAN : SMA/D III
PENGALAMAN KERJA : 0 Tahun
PELATIHAN :
- Kebersihan kamar mandi
- Kesiapan alat makan
- Kesiapan makan staf

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan tugas dari pimpinan
2. Membersihkan ruangan dan kamar mandi
3. Mengelola dan menginventarisasi alat
4. Mencuci instrumen dan mensterikanya
5. Mengirim dan mengambil barang ke ISS
6. Merawat, mengepak dan mensterilkan handschoen
7. Membuat dressing
8. Membersihkan dan merawat brancart
9. Membantu transportasi pasien
10. Mengantarkan permintaan bon barang
11. Mengambil permintaan barang
12. Mengantar surat permintaan perbaikan alat
13. Mengantar surat ke bagian lain
Tanggung Jawab :
1. Menjamin ketersediaan alat tenun
2. Menjamin ketersediaan handschoen
3. Menjamin ketersediaan instrumen
Wewenang :
1. Mengatur stok dressing
2. Mengatur penyiapan handschoen
3. Mengusulkan kebutuhan alat tenun dan rumah tangga
Uraian Jabatan 9
NAMA JABATAN : STAF DOORMAN
UNIT KERJA : IGD
KOMPETENSI JABATAN
PENDIDIKAN : SMA
PENGALAMAN KERJA : 0 Tahun
PELATIHAN :
HASIL KERJA :
- Kesiapan alat transportasi pasien
- Terlayani kebutuhan

Uraian Tugas :
1. Menyiapkan kursi roda dan brangkart di depan (hall)
2. Menerima pasien yang baru datang
3. Mengarahkan keluarga pasien yang baru masuk untuk mendaftar diloket
administrasi
4. Mengantar pasien ke ruang penerimaan
 Ruang Tindakan, Ruang Bersalin
5. Memberikan informasi tentang alur dan kamar
6. Mengirim pasien kebagian lain

Tanggung Jawab :
1. Bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kelengkapan alat transport
2. Menjamin kesiapan alat transportasi
Wewenang :
1. Bertanya kepada TIM apabila memerlukan konsultasi
2. Mengajukan usulan pemeliharaan atau perbaikan alat
BAB VIII
TATA HUBUNGAN KERJA

LABORAT IRJA IRNA UPU GIGI KAMAR UNIT


OPERASI RADIOLOGI

FARMASI RUMAH
IGD TANGGA

 Dengan Laboraturium
 Permintaan Pemeriksaan

 Dengan IRJA
 Mengirimkan pasien yang memerlukan follow up rawat jalan
 Konsul ke spesialis

 Dengan IRNA
 Mengirim Pasien
 Menerima konsulan pasien yang memerlukan penanganan gawat
darurat

 Unit Pelayanan Umum Gigi


 Mengirim pasien
 Menerima konsulan pasien yang memerlukan konsulan pelayanan gigi

 Dengan Kamar Operasi (IBS)


 Mengirim pasien yang memerlukan pembedahan/tindakan ke kamar
operasi
 Dengan Farmasi
 Mengajukan Bon permintaan kebutuhan obat rutin
 Mengajukan Bon obat isidentil
 Menerima kunjungan pengawasan penyediaan

 Dengan Rumah Tangga


 Mengajukan Bon Alat Tulis Kantor
 Mengajukan Bon kebutuhan Alat Rumah Tangga rutin/insidentil
 Mengajukan usulan perbaikan sarana/prasarana
 Kontrol inventarisasi barang
BAB IX
POLA DAN KUALIFIKASI TENAGA DI IGD

Pola Ketenagaan dan Kualifikasi SDM Instalasi Gawat Darurat mengacu


pada buku Pedoman Pelayanan Gawat Darurat Departemen Kesehatan RI tahun
1995, secara rinci disajikan pada tabel dibawah ini :

NAMA JUMLAH YANG


PENDIDIKAN SERTIFIKASI KET
JABATAN K.BUTUH ADA
Dokter
ACLS/ATLS/
Ka.Instalasi Spesialis / 1 1
GELS/PPGD
dokter umum
ATLS/ACLS/
Dokter Jaga Dokter umum 4 3
GLS/PPGD
BTCLS/Manaj
Koord.Kep. S1/DIII kep 1 1
Kep.
Seksi Admin
DIII kep PPGD 1 -
dan SDM
Seksi Obat
DIII kep PPGD 1 1
dan Alkes
Seksi Sarana
DIII kep PPGD 1 1
Prasarana
Ketua TIM DIII kep PPGD 2 2
Anggota TIM DIII kep PPGD 8 5
Non Medis SD/SMP/SMA - 1
Tenaga
SMA/DIII - 1
Administrasi

Doorman SMA - 2
Contoh perhitungan Kebutuhan tenaga di IGD
a. Kebutuhan tenaga perawat berdasarkan perhitungan Dirjen Yanmed Depkes
RI
 Kunjungan tahun 2011 =
 Jumlah jam perawatan = 4 Jam
 Rata-rata pasien perhari = Pasien
 Jam efektif/hari = 7 Jam

Rumus
= Juml pasien rata-rata perhari x jumlah jam perawatan + (Loss day X kebutuhan
tenaga)
Jam efektif

65x 4 (78 x37 )


= +
7 286
= 37 + 10
= 47

b. Berdasarkan tugas pokok dan waktu pelayanan

RERATA WAKTU YANG


N TUGAS
URAIAN TUGAS VOLUME DIBUTUHKAN
O POKOK
KERJA SATUAN JUMLAH
1 Dokter Memeriksa pasien
Menulis resep
Menulis rekam medis
Melakukan konsultasi
Memberikan info Concent
Menulis pengantar kontrol

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (6x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif

2 Perawat Mengkaji pasien


Mengukur tanda vital
Timbang terima
Mengirim ke IRNA
Inform content
Hisap lendir
Jahit luka
Memasang DC
NGT
Ventilator
Memasang oksigen
Memasang infus
Rawat luka
Reposisi
Scuren
RERATA WAKTU YANG
N TUGAS
URAIAN TUGAS VOLUME DIBUTUHKAN
O POKOK
KERJA SATUAN JUMLAH
Resusitasi
Mencuci alat
Membuat bill
Membuat rujukan
Peyuluhan Pasien pulang
Total bahan kerja
Jumlah jam kerja (6x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif

3 Non medis Mencuci instrumen


Mengepak handschoen
Membersihkan kamar mandi
Memberihkan alat
Mencuci tenun
Membuat dressing
Membuat spalk
Membuat tupres
Mengambil Bon Obat
Membuat Bon makan
Mengambil jatan makan
Mencuci alat dapur
Mengirim surat

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (7x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif

4 Administrasi
Mencatat rekam medis
Entry data tindakan
Mendengarkan SVER
Menyiapkan blanko-blanko

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (7x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif

5 Doorman Menyiapkan peralatan


Menerima pasien baru
Membersihkan informasi

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (7x60
mnt)
RERATA WAKTU YANG
N TUGAS
URAIAN TUGAS VOLUME DIBUTUHKAN
O POKOK
KERJA SATUAN JUMLAH
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif
Contoh perhitungan Kebutuhan tenaga di IGD
(Penerapan di RSGMP Unsoed sesuai contoh)
BAB X
PROGRAM ORIENTASI

Dalam melaksanakan tugasnya karyawan IGD harus mampu bekerja


secara cepat, tepat dan tanggap dalam memberikan pelayanan terhadap kasus-
kasus kegawat daruratan di IGD. Untuk itu sebelum melaksanakan tugas di IGD
karyawan yang ditugaskan harus mengetahui sarana dan prasarana yang ada dan
memahami tata laksana dan teori dasar pelayanan gawat darurat.

A. Sasaran
1. Tenaga baru rumah sakit yang melakukan orientasi di IGD
2. Tenaga baru yang ditempatkan di IGD baik yang sudah maupun belum
mempunyai sertifikat PPGD/BTCLS/ATCLS
3. Tenaga baru yang dipindah tugaskan dari unit lain

B. Tujuan dan Manfaat


Tujuan Umum
Setelah orientasi dilakukan tenaga baru dapat melakukan kegiatan sesuai tugas
dan fungsinya.

Tujuan Khusus
Setelah dilakukan orientasi pada petugas baru di IGD diharapkan dapat:
1. Mengetahui alur pelayanan di IGD
2. Mengetahui struktur organisasi di IGD
3. Mengetahui manajemen kepegawaian di iGD
4. Mengetahui pengelolaan obat dan alat
5. Mengetahui tata laksana dan kerja TIM di IGD
C. Pelaksanaan dan Alokasi waktu
Orientasi dilaksanakan untuk petugas yang tidak ditempatkan di IGD
menyesuaikan dari RS atau instansi terkait berapa lama bertugas di IGD,
sedangkan untuk tenaga baru yang ditempatkan di IGD secara efektif selama 1
bulan. Mengetahui shift pagi, dengan jadual sebagai berikut :
Waktu Materi Metode Penanggung jawab
Hari 1  Pengenalan Struktur Ceramah dan Ka.IRD/Ka.Kep
organisasi dan uraian praktek
tugas lapangan
 Pengenalan ruangan
dan Alur
 Pengisian kartu Ceramah dan Koord. Kep
rekam medis, praktek
formulir dll lapangan
 Pengenalan
administrasi
keuangan
Hari 2 Pengenalan obat-obatan Tinjauan Seksi obat dan
dan alkes lapangan alkes
Pengenalan kebijakan, Ceramah dan Koord. kep
protap dll praktek
lapangan
Pengenalan mekanisme Ceramah Seksi obat/alkes
pengadaan barang/obat dan seksi sarana
dll prasarana
Hari 3 Operasional Ceramah dan Seksi sarana dan
sarana/prasarana praktek prasarana
lapangan
Minggu II Pemantapan skill Praktek Koord.Kep/Ka.TIM
lapangan
Minggu III Pemantapan skill Praktek Koord.Kep/Ka.TIM
lapangan
Minggu IV Evaluasi - Ka. Kep
BAB XI
PENILAIAN KINERJA

Upaya RSGMP Unsoed untuk senantiasa memperbaiki pelayanan tentu


tidak bisa lepas dari unsur sumber daya manusia. Dalam hal pencapaian
optimalisasi kinerja karyawan RSSGMP Unsoed mempunyai beberapa instrumen
penilaian. Masing-masing instrumen tersebut mempunyai format berbeda namun
pada dasarnya adalah berfungsi sebagai alat pengukur pencapaian kinerja
karyawan.

A. Tujuan
1. Memberi motivasi karyawan untuk senantiasa mencapai prestasi kerja
yang optimal sesuai harapan pemerintah dan masyarakat.
2. Memberikan acuan dasar pemberian reward untuk memacu produktivitas
dan prestasi kerja karyawan.
3. Menilai karyawan sebagai dasar untuk melakukan promosi, mutasi,
pelatihan dan pendidikan yang dibutuhkan.
B. Macam Penilaian
1. Daftar Pelaksanaan Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil ( DP-3 ) dibuat dalam
kurun waktu 1 tahun sekali. Usulan penilaian diajukan oleh Kepala
Instansi atau yang sederajat kepala masing-masing kepala bidang dan
selanjutnya diketahui direksi. Jadual usulan nilai diajukan setiap akhir
tahun yaitu minggu ke-2 bulan November. Fungsi utama DP3 adalah
digunakan sebagai perlengkapan administrasi kepegawaian.
2. Indeks
Mengatur penilaian kinerja karyawan berupa reward tentang Tatanan Jasa
Pelayanan ( Indeks tidak langsung ). Penilaian dalam bentuk indeks ini
dilakukan setiap bulan. Dalam tatanan tersebut setiap karyawan dinilai
melalui besaran angka dari 1 hingga 10. Unsur penilaian tersebut melalui:
Kepedulian, produktivitas, presensi, beban kerja tambahan dan kinerja.
Kinerja dinilai berdasarkan uraian tugas sesuai jabatannya. Selanjutnya
besarnya indeks akan menentukan besarnya reward berupa jasa pelayanan
indeks tidak langsung.
3. Buku Prestasi Kerja Staf
Agar setiap karyawan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan, usaha
dan sikap mental positifnya, sehingga dapat memperoleh keberhasilan
dalam setiap karyanya, maka disusun Buku Prestasi Kerja Staf. Penilaian
yang dilakukan dalam buku ini dilakukan setiap 6 bulan sekali dan
dilakukan oleh kepala instansi. Sesuai namanya buku ini lebih berfungsi
sebagai dasar untuk melakukan promosi, mutasi, pelatihan dan pendidikan
yang dibutuhkan karyawan.
Form Buku Kinerja Staf
Nama : …………………….. Jabatan : ……………………
Unit : …………………….. Periode : ……………………

KUALIFIKASI
BOBOT JUMLAH
No UNSUR PENILAIAN NILAI*
NILAI NILAI
2 4 6 8
1. Akurasi dan Kedisplinan 3
2. Kecekatan/keandalan/keterampilan 3
3. Kreativitas 2
4. Keramahan / Komunikasi 2
5. Tanggung jawab 3
6. Kepribadian/penampilan pribadi 2
7. Pengetahuan kerja 2
8. Kesopanan 2
9. Kerjasama dengan orang lain 3
10. Penerimaan kritik 1
11. Kehadiran 3
12. Prestasi kerja 3
13. Kestabilan emosi 3
14. Wawasan 3
15. Perencanaan 3
TOTAL NILAI **

Nama Penilai : Rekomendasi :

Tanda Tangan :

Mengetahui : Rekomendasi :
Ka. Kepegawaian
Tanda Tangan :

Nama :

Keterangan Kualifikasi Nilai :

1. AKULASI DAN KEPERLUAN


2 4 6 8
Ceroboh : Sering Biasa akurat, Membutuhkan Tidak membutuhkan
melakukan hanya melakukan supervisi minimal supervisi; selalu
kesalahan kesalahan rata-rata ; hampir selalu akurat ; bersedia
akurat bekerja di luar jam
dinas
2. AKULASI DAN KEPERLUAN
2 4 6 8
Sulit mengerti Membutuhkan Menangkap Biasanya cepat
instruksi dan instruksi dengan memahami dan
melakukan kemampuan rata- cekatan / terampil
kesalahan rata-rata rata
3. KREAKTIVITAS
2 4 6 8
Jarang mempunyai Mempunyai Kadang-kadang Senantiasa mencari
ide …….baru; imajinasi rata-rata; muncul dengan cara yang lebih baik
tidak imajinatif mempunyai ide sebuah ide baru ; dalam melakukan
baru yang banyak imajinarif diatas sesuatu ; sangat
rata-rata. imajinasi
4. KERAMAHAN KOMUNIKASI
2 4 6 8
Sangat menyendiri Dapat didekati, Hangat, ramah dan Sangat sosial dan
dan tidak ramah dikenal ramah sosial ramah
oleh orang lain
5. TANGGUNG JAWAB
2 4 6 8
Tidak tanggung Sering tidak Senantiasa Atas kesadaran
jawab dalam bertanggung bertanggung sendiri dan
bekerja jawab jawab bertanggung jawab
atas pekerjaan.
6. KEPRIBADIAN / PENAMPILAN PRIBADI
2 4 6 8
Kepribadian Kepribadian tidak Kepribadian Kepribadian yang
dipertanyakan memuaskan; menonjol untuk paling dicari untuk
untuk pekerjaan kadang-kadang pekerjaan ini ; pekerjaan ini ; sangat
ini; penampilan tidak rapi dan hati-hati dalam rapi dalam
tidak rapi ceroboh dalam berpenampilan berpenampilan
penampilan pribadi
pribadi
7. PENGETAHUAN KERJA
2 4 6 8
Tidak memiliki Tidak menguasai Memahami semua Telah menguasai
pengetahuan semua tahap tahap pekerjaan semua tahap
pekerjaan pekerjaan
8. KESOPANAN
2 4 6 8
Kasar, tidak Kadang-kadang Selalu santun dan Ramah dan
santun tidak sopan atau bersedia menyenangkan
kasar membantu
9. KERJASAMA DENGAN ORANG LAIN
2 4 6 8
Individual; sulit Kadang-kadang Bekerjasama Dapat bekerja sama
bekerjasama bekerja sendiri hanya dengan dengan orang lain
dengan orang lain teman sejawat
10. PENERIMAAN KRITIK
2 4 6 8
Mudah Kadang-kadang Bisa menerima Mempunyai toleransi
tersinggung ; meledak dibawah sebagian tekanan rata-rata lebih dari
mudah jengkel tekanan menyukai kritik orang lain terhadap
lebih dari rata-rata kritik ; biasanya
orang tenang
11. KEHADIRAN
2 4 6 8
Sering absen tanpa Sering absen Selalu teratur dan Sangat tepat waktu
alasan yang kuat dengan alasan dan tepat waktu dan hadir secara
sering terlambat teratur, bersedia
masuk kerja lembur apabila
dibutuhkan
12. PRESTASI KERJA
2 4 6 8
Tidak memuaskan Dibawah standat Sesuai dengan Diatas standat
namun membuat standat
kemajuan
13. KESTABILAN EMOSI
2 4 6 8
Mudah, marah Mudah marah, Marah, gugup Bisa mengendalikan
atau emosi, sedih gugup, sedih bila sedih bila ada emosi (mara, gugup,
tanpa penyebab ada masalah atau masalah atau ada sedih) dengan
tekanan kecil / tekanan sedang masalah yang berat
ringan sampai berat
14. WAWASAN
2 4 6 8
Tidak memiliki Memiliki Memiliki Mampu
wawasan wawasan rumah wawasan rumah mengembangkan
sakit yang terbatas sakit yang cukup wawasan rumah
sakit secara
maksimal
15. PERENCANAAN
2 4 6 8
Tidak mempunyai Jarang mempunyai Mempunyai Mempunyai
perencanan perencanaan perencanaan yang perencanaan dan
tidak konsisten konsisten
dilaksanakan

Kriteria Naik Kinerja Staf

Kriteria Nilai D (217-271) Kinerja tidak memadai. Berprestasi dibawah


harapan secara konsisten dan tidak mencapai
sebagian besar sasaran.
C (228-282) Kinerja tidak mencapai sasaran dalam
beberapa bidang
B (238-292) Kinerja mencapai semua sasaran, dan dalam
beberapa bidang melampaui target.
A (250-304) Benar-benar Kinerja yang luar biasa, kinerja
melebihi semua sasaran. Menunjukkan
kinerja yang solid dan baik.
BAB XII
PERTEMUAN/RAPAT

Pertemuan/Rapat di IGD ada dua macam yaitu :


1. Rapat rutin
2. Rapat insidentil

Rapat rutin :
Waktu : Setiap awal bulan
Jam : 12.00 – 14.00 Wib
Tempat : Ruang Pertemuan
Pimpinan : Ka. Instalasi
Peserta : Seluruh Staf
Materi : Penyampaian kebijakan
Evaluasi kinerja Unit
Penyampaian hal baru ataupun penyegaran dibidang
kegawatdaruratan
Menerima, membahas ataupun merekomendasikan aspirasi

Rapat Insidentil
Waktu : Sewaktu-waktu
Jam : Jam kerja
Tempat : Ruang Pertemuan
Pimpinan : Ka.IGD/Ka.Kep.IGD
Peserta : Terbatas sesuai undangan
Materi : Pembahasan masalah urgen
Penyampaian kebijakan urgen
Form notulen UGD
NOTULEN RAPAT UGD

Tanggal : ……………………………………………………………….
Perihal : ……………………………………………………………….
……………………………………………………………….
……………………………………………………………….
Pimpinan Rapat :

Pembicara : ………………………………………………………………
………………………………………………………………
………………………………………………………………

Pembehasan : ………………………………………………………………

Kesimpulan/Rekomendasi : ……………………………………………………….

Penulis

………………
BAB XIII
PELAPORAN

A. Laporan Harian, meliputi :


 Jumlah kunjungan pasien
 Inventaris obat dan alat
 Penerimaan SVER

B. Laporan Bulanan, meliputi :


 Jumlah Kunjungan
 Angka kematian
 Penerimaan SVER
 Data Sepuluh Besar Penyakit
 Kasus Traumatik
 Data Rujukan (penerimaan dan pengiriman)
 Indikator Mutu

C. Laporan Tahunan
Berisi data tentang
 Data SDM
 Data Inventaris alat
 Data hasil kegiatan
 Evaluasi Pelayanan

D. Laporan Insidentil
 Laporan pelayanan Hari Besar
 Laporan pelayanan KLB
 Dll
BAB XIV
PENUTUP

Dengan telah tersusunnya buku Pedoman Organisasi IGD RSGMP


Unsoed ini, harapan kami semoga dapat dijadikan sebagai pegangan bagi seluruh
staf di IGD.
Untuk pemerhati diluar organisasi diharapkan buku ini bisa membantu
mengenal sisi pengorganisasian di IGD RSGMP Unsoed secara singkat.
Cetakan pertama ini kami harapkan sebagai pijakan awal dan tentunya
harus senantiasa diperbaiki. Saran dan masukan dari pemerhati buku ini sangat
kami nantikan.
Contoh-contoh form Pelaporan

LAPORAN JAGA IGD

TANGGAL : …………..
SHIFT/DINAS : …………..
DOKTER JAGA : …………..
KUNJUNGAN PASIEN
OBGIN : ………….. MRS : …………..
PL : …………..
OBSTETRI : ………….. MRS :
………….. PL : …………..
JUMLAH

OBAT-OBATAN
LEMARI 1 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 2 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 3 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 4 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 5 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 6 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………

ALAT-ALAT
NAMA NAMA
NO JML L K KET NO JML L K KET
ALAMAT ALAT
Bengkok Lampu 4
3
1 23 tindakan
Standat infus Pijakan 5
5
2 24 kaki
Standat infus Collar 5
4
3 brancat 25 brace
4 Bancart 10 26 Wash lap 1
5 Kursi roda 4 27 Tabung O2 3
Termometer Lampu 1
1
6 axila 28 EMG
Termometer Lurup 1
1
7 rectul 29 Jenazah
8 Ambu bag 1 30 Selimut 2
9 Mayo tube 2
10 Tensimeter 2
11 EKG 1
12 Stetoscope 2
13 Suction 2
14 WSD 1
15 DC Shock 1
16 Ventilator 1
17 Nebulizer 1
18 Senter 1
19 Head lamp 1
20 Otoscope 1
Mini THT
1
21 set
22 Optivision 1
ISI KETERANGAN
NAMA ALAT
JML L K STERIL ON
HECTING SET 1
HECTING SET 2
HECTING SET 3
HECTING SET 4
HECTING SET 5
HECTING SET 6
HECTING SET 7
VENA SECTIVE 13
Lain-lain :

Yang Menerima Yang Menyerahkan


Dinas pagi/sore/malam Dinas pagi/sore/malam

(………………………..) (………………………..)

2. Laporan Harian

Kasus : …………………….. (OBGIN/OBSTETRI)


Bulan : ……………………..
RUJUK K.
NA
TG BAR LAM MR AN M AP TER INSI
P-
L U A S PK R D S B M K H LAMB DEN
ZA
M S T
…..
…..

JM ……
L
3. Laporan Bulanan
Kunjungan Bulan : ………………………………

RUJUKA
JENIS JUMLAH RAWA
MR PULAN MENIN N
PENYAK KUNJUNG T KET
S G APS GGAL PK
IT AN JALAN RS
M

JUMLAH