Anda di halaman 1dari 2

Rekomendasi Dewan Pengawas

RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau


Terhadap Laporan Program Kerja
Komite Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien

A. Pemantauan Indikator Mutu Rumah Sakit Area Klinis Dan Manajemen.


1. Indikator kelengkapan status pengkajian awal pasien rawat inap oleh dokter
- Memantau kelengkapan status pengkajian awal pasien rawat inap oleh dokter
- Melakukan evaluasi secara berkala bersama dokter spesialis.

2. Indikator Ketidaklengkapan Penulisan Resep.


- Membuat pertemuan evaluasi penulisan resep dengan para dokter spesialis
yang masih rendah angka pencapaiannya

3. Indikator pemenuhan kebutuhan darah bagi setiap pelayanan transfusi


(khusus WB , PRC & TC)
- Memperhatikan ketersediaan darah untuk tranfusi darah pasien di RSUD
Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau
- Meningkatkan frekuensi kegiatan donor darah.
- Melakukan kerja sama dengan instasi vertikal maupun orizontal / OPD.
- Membuat bank data donor darah yang terdiri dari data golongan darah
seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kepulaun
Riau

4. Indikator kelengkapan pengisian rekam medik 24 jam sejak setelah selesai


pelayanan rawat inap
- Membuat pertemuan evaluasi pengisian rekam medik 24 jam sejak setelah
selesai pelayanan rawat inap di ruangan yang masih rendah angka
pencapaiannya.
- Membuat pertemuan evaluasi pengisian rekam medik 24 jam sejak setelah
selesai pelayanan rawat inap dengan dokter yang masih rendah angka
pencapaiannya.

5. Indikator Insiden Tertusuk Jarum


- Mengadakan kegiatan seminar tentang Bahaya Tertusuk Jarum Suntik

6. Indikator Survei Kepuasan Staf


- Memantau pelaksanaan survei kepuasan staf

7. Indikator Peralatan Radiologi Yang Dikalibrasi


- Memastikan tersedianya anggaran untuk kalibrasi alat yang cukup agar
pelayaan tidak terganggu
B. Kegiatan Pemantauan Indikator Mutu Sasaran Keselamatan Pasien
1. Memastikan seluruh petugas kesehatan memahami sasaran keselamatan pasien
terutama petugas yang baru masuk.
2. Melakukan monitoring kepatuhan petugas dalam melaksanakan sasaran
keselamatan pasien.

C. Kegiatan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) dan tindak lanjutnya.


- Memastikan kegiatan pelaporan insiden keselamatan pasien berjalan dengan
baik
- Bila terjadi insiden, rekomendasi yang diberikan kepada petugas tidak dalam
bentuk hukuman.
- Sosialisasikan setiap insiden yang terjadi kepada seluruh petugas beserta
rekomendasi yang harus dilakukan agar kejadian tidak terjadi lagi.

D. Kegiatan Penyusunan dan implementasi program manajemen risiko


- Mengupayakan agar seluruh dokter dapat mengunakan aplikasi resep
elektronik.
- Memastikan ketersedian komputer disetiap ruang poliklinik.

Tanjungpinang, November 2018

Ketua Dewan Pengawas


RSUD Raja Ahmad Tabib
Provinsi Kepulauan Riau

Drs. RAJA ARIZA, MM