Anda di halaman 1dari 13

WADI’AH DAN APLIKASINYA

DALAM PERBANKAN SYARIAH

A. Afif Amrullah, M.EI


PENGERTIAN
Menurut Bahasa
Berasal dan akar kata Wada`a yang berarti
meninggalkan atau titip. Sesuatu yang dititipkan bisa
berupa barang, uang, pesan atau amanah.

Menurut Istilah
Adalah titipan murni dari satu pihak kepihak lain, baik
individu maupun badan hukum yang harus dijaga dan
dikembalikan kapan saja sipenitip mengkehendaki.
(Syafii Antonio )
DASAR HUKUM
 Surat An-Nisa` : 58 :
َ‫أت ِإ َلى َأ ْه ِلهأ‬ َ‫هللا َي ْأ ُم ُر ُك ْم َأ ْن ُت َؤ ُّدوأ ْ َأْل َمأن‬
َ َّ
‫ن‬ ‫ِإ‬
ِ
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan
amanat kepada yang berhak menerimanya, …..”
 Surat Al Baqarah : 283 :
ُ‫َف ِإ ْن َأ ِم َن َب ْع ُض ُك ْم َب ْع ًضأ َف ْل ُي َؤ ِد َّأل ِذي أ ْؤ ُتم َن َأ َم َأن َته‬
ِ
“…akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai
sebagian yang lain, Maka hendaklah yang dipercayai
itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan
hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya;…”
DASAR HUKUM
Hadits riwayat Abu Daud dan Tirmidzi
َ‫ َوْل َت ُُخ ْن َم ْن َخ َأنك‬، ‫َأ ِد َأْل َم َأن َة إ َلى َمن ْأئ َت َم َن َك‬
ِ ِ
Dari Abu Hurairah, diriwayatkan bahwa
Rasulullah SAW bersabda: “Tunaikanlah
amanah (titipan) kepada yang berhak
menerimanya dan janganlah membalas
khianat kepada orang yang menghianatimu.”
(H.R. Abu Daud dan Tirmizi)
JENIS-JENIS
1- Yad Amanah
Adalah akad penitipan barang dengan
ketentuan pihak penerima titipan tidak
diperkenankan menggunakan barang/uang
yang dititipkan dan tidak bertanggung jawab
atas kerusakan atau kehilangan barang titipan
yang bukan diakibatkan perbuatan atau
kelalaian penerima.
Contoh: Parkir, Safe Deposit Box, dll
JENIS-JENIS
2- Yad Dhamanah
Akad penitipan barang dengan ketentuan
pihak penerima titipan diperkenankan
memanfaatkan barang titipan dan harus
bertanggung jawab terhadap kehilangan atau
kerusakan barang. Semua manfaat dan
keuntungan yang diperoleh dalam
penggunaan barang tersebut menjadi hak
penerima titipan.
Contoh: Tabungan, dll
APLIKASI PERBANKAN SYARIAH

Penempatan Dana Sumber Dana

BANK SYARIAH
Kas GIRO

Giro pada BI
TABUNGAN
Aktiva Produktif:
Simpanan di Bank
Surat-Surat Berharga DEPOSITO
Penyertaan
PINJAMAN
Modal
Aktiva Tetap
APLIKASI PERBANKAN SYARIAH

1- Tabungan Wadi’ah
Yaitu tabungan yang bersifat titipan uang dan
penarikannya dapat dilakukan kapan saja.
Ketentuan
– Menggunakan transaksi Wadi’ah yad dhamanah (Bank
diperkenankan memanfaatkan uang yang dititipkan)
– Keuntungan dan kerugian menjadi hak milik dan ditanggung
bank (bank menjamin keamanan dana)
– Pemilik dana (nasabah) tidak memperoleh imbalan atau
kerugian
– Bank dapat memberikan bonus kepada nasabah
– Bank dapat membebankan biaya-biaya yang terkait langsung
dengan pengelolaan rekening (administrasi, ATM, dll)
APLIKASI PERBANKAN SYARIAH

2- Giro Wadi’ah
Yaitu tabungan yang bersifat titipan uang dengan fasilitas
layanan GIRO dan penarikannya dapat dilakukan kapan saja.
Ketentuan
– Menggunakan transaksi Wadi’ah yad dhamanah (Bank diperkenankan
memanfaatkan uang yang dititipkan)
– Keuntungan dan kerugian menjadi hak milik dan ditanggung bank
– Bank dapat memberikan bonus kepada nasabah
– Bank dapat membebankan biaya-biaya yang terkait langsung dengan
pengelolaan rekening (pemindahbukuan, administrasi, ATM, dll)
– Pemegang rekening disediakan cek untuk mengoperasi kan rekeningnya
– Untuk membuka rekening diperlukan surat referensi nasabah lain atau
pejabat bank, dan menyetor sejumlah dana minimum sebagai setoran awal
– Calon pemegang rekening tidak terdaftar dalam daftar hitam BI
– Penarikan dapat dilakukan setiap waktu dengan cara menyerahkan cek
atau instruksi tertulis lainnya
APLIKASI PERBANKAN SYARIAH
APLIKASI PERBANKAN SYARIAH
3- Safe Deposit Box
Yaitu jasa penyimpanan harta atau surat-surat
berharga yang dirancang secara khusus dari bahan
baja dan ditempatkan dalam ruang yang kokoh,
tahan bongkar dan tahan api untuk memberikan rasa
aman bagi penggunanya.
Ketentuan
– Menggunakan transaksi Wadi’ah yad Amanah (Bank tidak
diperkenankan memanfaatkan barang yang dititipkan)
– Bank menjamin keamanan barang titipan
– Nasabah diperkenankan mengambilnya kapan saja
– Bank membebankan biaya jasa penitipan kepada nasabah
– Akad wadi’ah diganti ijarah berdasarkan fatwa DSN-MUI
APLIKASI PERBANKAN SYARIAH

4- Sertifikat Wadi’ah Bank Indonesia (SWBI)


Instrumen yang dikeluarkan Bank Indonesia apabila bank
mengalami kelebihan likuiditas. Karena dasarnya wadiah
(titipan), sertifikat ini tidak menghasilkan apa-apa kecuali
Bank Indonesia memberikan semacam hadiah atau bonus
kepada bank yang menitipkan dananya.
Ketentuan
– Menggunakan transaksi Wadi’ah yad Dhamanah (Bank Indonesia
diperkenankan memanfaatkan uang yang dititipkan)
– Bank Indonesia menjamin keamanan barang titipan
– Bank Syariah diperkenankan mengambilnya dengan syarat tertentu
– Bank Indonesia memberikan bonus kepada Bank Syariah
– Produk ini diganti dengan SBI Syariah dengan akad Ju’alah