Anda di halaman 1dari 15

TUGAS

Pembuatan Alarm Pintu Rumah


Dari Barang Bekas

Dosen Pengampu : Mahmud Basuki, S.T., M.T

Disusun Oleh :

1. Dyvia Rosa A (1802240001.P )


2. M Al Hafizh (1702240002)
3. Marcella Agustiningrum (1702240003)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

TAHUN 2018

DAFTAR ISI

i
Halaman
Halaman Judul...........................................................................................i
Daftar Isi.....................................................................................................ii
Daftar Gambar...........................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang .............................................................................. 4
1.2. Rumusan Masalah .........................................................................5
1.3. Tujuan.............................................................................................5

BAB II Landasan Teori


2.1. Pengertian Alarm............................................................................6
2.2. Jenis-Jenis Alarm............................................................................6
2.3. Alarm Rumah Sederhana................................................................9

BAB III Kesimpulan


3.1. Kesimpulan....................................................................................14

DAFTAR PUSTAKA.................................................................................15

DAFTAR GAMBAR

ii
Halaman
Gambar 1. Alat dan bahan pembuatan Alarm................................................9
Gambar 2. Merakit dan menempelkan dinamo..............................................11
Gambar 3. Penyempurnaan Alarm.................................................................12

iii
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada era sekarang ini di berbagai negara sering terjadi tindakan kriminal juga
termasuk di Indonesia .Tindak kejahatan yang di antaranya seperti pencurian,
perampokan, tawuran dan lain sebagainya menjadi sangat marak, bahkan sampai
mengakibatkan pembunuhan. Hal ini dipicu oleh kurang terpenuhinya kebutuhan
sehari-hari, kurang puasnya pendapatan yang diperoleh.
Kejahatan sering disebut sebagai tindak kriminal atau perbuatan yang
melanggar hukum. Pengangguran dan kemiskinan dapat menyebabkan tindak
kejahatan. Jika tidak dilandasi keimanan dan akal sehat, pengangguran mengambil
jalan pintas untuk mengatasi kemiskinannya.
Salah satu tindak kriminal yang sering terjadi sekarang ini adalah
Perampokan. Dewasa ini sering kita dengar maraknya pencurian, pencurian
tersebut banyak terjadi di hampir semua pelosok negeri, dari yang merampok
daerah – daerah perkotaan padat penduduk sampai pada yang mecuri di daerah
yang sepi, dan daerah rawan penjagaan oleh aparat yang berwajib.
Pencurian sendiri mempunyai arti suatu tindak kriminal di mana sang pelaku
pencurian mengambil kepemilikan seseorang/sesuatu secara diam diam bahkan
dengan cara kekerasan. Karena sering melibatkan kekasaran,maka hal tersebut
biasa disebut perampokan yang dapat menyebabkan jatuhnya korban. Perampokan
juga termasuk dalam penyimpangan social ( sosial deviation ) yang ada di
Indonesia.
Di samping itu, strategi pencegahan kejahatan seperti perampokan ini harus
didasarkan pada komitmen pemerintah untuk menghapus kondisi sosial melalui
pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat melalui pertumbuhan
ekonomi yang dapat menjamin suatu kehidupan masyarakat yang bebas dari
kelaparan, kemiskinan, kebodohan, penyakit, serta adanya jaminan bagi
masyarakat untuk hidup dalam lingkungan yang sehat dan bebas dari rasa takut.

1.2 Rumusan Masalah

4
Berdasarkan latar belakang diatas, maka masalah dalam penelitian ini dapat
diidentifikasi sebagai berikut:
1. Komponen penyusun alarm anti maling sederhana?
2. Cara membuat alarm anti maling sederhana?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui komponen alarm anti maling sederhana
2. Mengetahui cara membuat alarm anti maling sederhana

BAB II

5
Landasan Teori

2.1 Pengertian Alarm

Alarm secara umum dapat didefinisikan sebagai bunyi peringatan atau


pemberitahuan. Dalam istilah jaringan, alarm dapat juga didefinisikan sebagai
pesan berisi pemberitahuan ketika terjadi penurunan atau kegagalan dalam
penyampaian sinyal komunikasi data ataupun ada peralatan yang mengalami
kerusakan (penurunan kinerja). Pesan ini digunakan untuk
memperingatkan operator atau administrator mengenai adanya masalah (bahaya)
pada jaringan. Alarm memberikan tanda bahaya berupa sinyal, bunyi,
ataupun sinar

2.2 Jenis-Jenis Alarm


a. Alarm rumah

Jenis alarm ini biasanya ditempel di area rumah untuk menjamin dan
melindungi properti yang ada di dalam rumah dari bahaya pencurian. Sistem
alarm rumah dapat memonitor keamanan rumah dan memberikan laporan
kepada pemilik jika terjadi tindakan yang mengancam keamanan rumah
sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir.

b. Alarm mobil

Alarm mobil di Indonesia baru dikenal pada pertengahan 1980-an. Jenis


alarm terus berevolusi sejak tahun 90-an di Amerika mulai dari hanya
bermodalkan sebuah tombol yang dihubungkan dengan jaringan listrik
mobil, alarm dengan pengendali jarak jauh berupa remote, serta fasilitas alat
pengamanan yang aktif otomatis dalam 30 detik setelah pintu mobil ditutup.
Fungsi alarm mobil adalah untuk melindungi harta benda yang ada di dalam
mobil dan mencegah pencurian mobil.

c. Alarm kebakaran
Sistem pengindera api (bahasa inggris – fire alarm system) merupakan
sebuah sistem terintegrasi yang didesain untuk mendeteksi adanya gejala
kebakaran. Alarm tersebut memberikan peringatan dalam sistem evakuasi
dan dilanjutkan dengan sistem instalasi pemadam kebakaran secara otomatis

6
maupun manual (bahasa inggris – fire fighting system). Peralatan utama
dalam pengendali sistem ini adalah Main Control Fire Alarm (MCFA)
atau Fire Alarm Control Panel (FACP) yang menerima sinyal masuk (input)
dari semua detektor serta komponen pendeteksi dan kemudian memberikan
sinyal keluar (output) melalui komponen keluaran yang sudah ditetapkan.
d. Alarm banjir
Kegunaannya adalah untuk memperingatkan apabila akan terjadi banjir. Cara
kerjanya menggunakan sensor air hujan dan akan memberi sinyal apabila
debit air hujan yang turun sudah melebihi batas.
e. Alarm gempa
Alarm ini berfungsi untuk memberikan peringatan adanya getaran (gempa)
bumi. Cara kerjanya yaitu dengan mendeteksi kedatangan gelombang
seismik P-Wave sebelum kedatangan S-Wave dan Surface Wave (Q-Wave
dan R-Wave) di mana gelombang tersebut bersifat berbahaya dan merusak.
Sistem alarm dengan speaker otomatis yang bersuara sangat nyaring mampu
membangunkan orang yang sedang tidur sehingga dapat segera
menyelamatkan diri.
f. Alarm bayi
Sistem pemancar yang terdapat pada alarm bayi digunakan untuk
mendengarkan suara yang ditimbulkan oleh bayi dari jarak jauh. Pemancar
ini dikendalikan dari jarak jauh dan mampu memantau kondisi dan
keberadaan bayi sehingga orang tua dapat mengetahui kondisi bayinya
ketika menangis ataupun tertidur.
g. Alarm computer
Program alarm jam umumnya sudah terdapat pada komputer pribadi.
Komputer dapat berfungsi sebagai alarm secara digital untuk memberi
peringatan akan sesuatu dengan berbagai macam bentuk dan bunyi yang
dapat disesuaikan.

h. Alarm online
Program alarm dalam jaringan atau online yang bisa diunduh melalui
jaringan internet. Dapat dipasang pada komputer pribadi yang terhubung
pada jaringan internet.
i. Alarm telepon genggam

7
Telepon genggam modern memiliki fitur alarm yang dapat dimatikan secara
manual. Bunyi alarm dapat disesuaikan dengan keinginan pemilik telepon
genggam. Kegunaan alarm pada telepon genggam adalah untuk
mengingatkan pemilik akan suatu jadwal ataupun memperingatkan pada
jam-jam tertentu seperti alarm jam untuk membangunkan tidur.
l. Alarm jam

Alarm ini disebut juga alarm clock (bahasa inggris) yaitu sebuah jam yang
didesain untuk mengeluarkan suara nyaring pada jam-jam tertentu. Gunanya
untuk membangunkan orang dari tidurnya di pagi hari. Alarm jam dapat
juga digunakan untuk membangunkan orang dari tidur siang dan juga
sebagai tanda pengingat sebuah jadwal. Untuk menghentikan bunyi alarm,
orang harus menekan tombol di badan jam dan alarm akan mati beberapa
waktu setelahnya.

m. Sirine

Alat untuk mengeluarkan bunyi peringatan tanda bahaya. Jenis-


jenis sirine adalah peringatan dini tsunami, sirine kebakaran dan lainnya.
Sirine hanya boleh digunakan oleh petugas penegak hukum tertentu, dinas
pemadam kebakaran, penanggulangan bencana, kendaran ambulans,
unit palang merah dan mobil jenazah.

n. Klakson

Klakson merupakan perlengkapan yang melekat pada kendaraan bemotor


untuk berkomunikasi antara pengemudi kendaraan yang satu dengan
lainnya. Klakson digunakan untuk memberi peringatan ketika pengemudi
ingin mendahului kendaraan lain, meminta ruang jalan dan sebagainya.

2.3 Alarm Rumah Sederhana


Rumah adalah hunian dimana kita tinggal, bercengkerama bersama keluarga,
dan juga tempat melepas lelah setelah seharian bekerja. Rumah juga adalah tempat
diana sebagian besar aktivitas kita berlangsung. Memiliki hunian yang indah dan
nyaman adalah dambaan semua orang,

8
Alarm rumah anti maling kini menjadi mulai banyak digunakan sebagai salah
satu alternatif dalam Cara Mencegah Rumah Kemalingan paling ampuh yang dicari
oleh banyak orang. Harga alarm anti maling memang memang bisa menjadi sangat
mahal.
Tetapi alarm anti maling bias dibuat dengan barang-barang bekas menjadi alarm
anti maling sederhana.
A. Cara Membuat Alarm Anti Mling Sederhana

1. Menyiapkan Alat dan Bahan


Sebelum Anda melakukan pekerjaan membuat alarm anti maling untuk
rumah haruslah mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.

Gambar 1. Alat dan bahan pembuatan Alarm


Alat dan bahan yang digunakan, seperti :
 Penjepit pakaian.
 Tali
 Baterai
 Mangkuk besi ukuran medium.
 Penutup kutub baterai.

 Dinamo ukuran kecil.

 Baut kecil

 Mur.

 Sakelar listrik.

 Lem tembak.

9
 Tang.

 Solderan

 Plastik

 Kabel timah

2. Melubangi Papan dan Mangkuk


Langkah kedua dalam membuat alarm anti maling sederhana
untuk desain rumah minimalis berbagai type Anda adalah melubangi
papan persegi panjang tempat peralatan membuat alarm akan diletakkan
nantinya.
Ada dua langkah yang akan Anda kerjakan disini. Yang pertama, seperti
yang sudah disebutkan di atas, adalah melubangi papan persegi panjang
tempat peralatan alarm akan diletakkan nanti.
Langkah kedua adalah melubangi mangkuk besi ukuran medium,
tentunya dikerjakan setelah pekerjaan melubangi papan sudah selesai.
 Ambil papan persegi panjang.
 Ambil pelubang (cutter boleh).
 Arahkan pelubang pada bagian belakang papan.
 Mulai lubangi papan.
 Lubangi dalam gerakan memutar.
 Letakkan baut dan mur (mur berjumlah 2 buah).
 Kuatkan mur dengan bantuan tang.
Selanjutnya adalah melubangi mangkuk besi. Melubangi mangkuk besi
bertujuan agar ujung baut bisa masuk dengan mudah pada bagian
mangkuk besi yang sudah diberi lubang.

3. Merakit dan Menempel Dinamo


Langkah ketiga dalam membuat alarm anti maling sederhana untuk
rumah Anda adalah merakit dinamo motor untuk diletakkan di atas papan
persegi panjang.

10
Dinamo motor ini nantinya akan berfungsi untuk menyalakan alarm
secara otomatis. Dalam langkah ini, Anda membutuhkan lem tembak.
Lem tembak diperlukan dalam langkah ini karena akan ada pekerjaan
dimana Anda harus merekatkan alat dan bahan alarm rumah.

Setelah pekerjaan merakit dinamo selesai, selanjutnya yang Anda


kerjakan adalah menempelkan dinamo pada papan persegi panjang.

Gambar 2. Merakit dan menempelkan dinamo

4. Menempelkan Baterai
Langkah keempat dalam membuat alarm anti maling sederhana untuk
rumah Anda adalah menempelkan baterai.
Sebelum menempelkan baterai, Anda terlebih dahulu harus
menyambungkan kabel dinamo pada kabel penutup kutub yang akan
disambungkan pada baterai.
Nantinya setelah baterai ditempelkan, kabel pada penutup kutub baterai
akan disambungkan dengan kabel yang terhubung dengan dinamo, yang
nantinya akan mengaktifkan alarm.

Setelah semua kabel pada dinamo dan baterai sudah terhubung dengan
baik, berikutnya adalah menempel baterai.
5. Menempel Mur

Langkah kelima dalam membuat alarm anti maling sederhana untuk


rumah Anda adalah menempelkan mur.

11
Pada langkah ini, Anda kembali akan membutuhkan lem tembak. Anda
juga membutuhkan sebuah penjepit pakaian yang biasanya digunakan
pada saat menjemur pakaian.
Mur ini nantinya akan dilapisi dengan lem yang berasal dari lem tembak.
Mur kemudian akan ditempelkan pada celah yang terdapat pada penjepit
pakaian untuk membuat sambungan alarm menjadi lebih bagus.
Setelahnya, taruh lem tembak pada sisi lain penjepit pakaian sebelum
ditempelkan di atas papan persegi panjang.

6. Menyambung Stik dan Penyempurnaan


Langkah keenam dalam membuat alarm anti maling sederhana untuk
rumah Anda adalah menyambung stik es krim.
Stik es krim ini akan disambungkan pada tutup botol air mineral yang
sudah Anda sediakan, untuk selanjutnya disambungkan bersama alat
dan bahan lainnya.
Stik es krim yang disambungkan ini nantinya memiliki fungsi penting,
karena stik es krim inilah yang akan mengaktifkan alarm apabila ada
yang berusaha menerobos masuk ke dalam rumah Anda.
Setelah benang pada stik es krim dan tutup botol sudah terpasang dan
terikat dengan baik, selanjutnya adalah penyempurnaan.

Gambar 3. Penyempurnaan Alarm


7. Pengetesan Alarm
Langkah ketujuh dan terakhir dalam membuat alarm anti maling
sederhana untuk rumah Anda adalah dengan melakukan pengetesan.

12
Langkah ketujuh dan terakhir ini adalah langkah terpenting dalam
pembuatan alarm untuk desain rumah minimalis berbagai type milik
Anda.
Hal ini dilakukan tentu saja dengan tujuan untuk memastikan bahwa
alarm yang Anda buat sudah berfungsi dengan baik dan efektif. Dan
juga untuk mengecek apakah alarm mengalami kesalahan pada saat
dibuat atau tidak.

13
BAB III
Kesimpulan

3.1 Kesimpulan

Prinsip kerja dari alarm ini menggunakan sebuah komponen listrik yang jika
bertemu akan mengalirkan arus listrik dan membuat baut berputar dan
menimbulkan bunyi. Jadi, jika si pencuri membuka pintu, maka stik es krim dari
penjepit pakaian akan tertarik dan komponen listrik pada pencepit akan
mempengaruhi komponen yang lain sehingga rangkaian akan menghasilkan bunyi
yang dapat menandakan terdapat pencuri sehingga pencuri dapat dideteksi dan
segera dilakukan tindakan selanjutnya

14
DAFTAR PUSTAKA

http://cendygoldrichtig.blogspot.com/2015/02/alarm-multiguna-dari-bahan-
sederhana_63.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Alarm

http://nofricandra.blogspot.com/2012/02/alarm-anti-maling.html

https://youtu.be/Gzh8sXwq0-M

15