Anda di halaman 1dari 7

1. Laki-laki umur 24 tahun datang 4.

Seorang wanita 40 tahun datang ke R


dengan keluhan batuk lama, selama 2 dengan keluhan batuk berdahak
bulan, saat pagi hari dahak yang selama 2 minggu. Keluhan juga
keluar kental. Pemeriksaan disertai dengan nafsu makan
penunjang apa yang diperlukan berkurang dan penurunan berat
a. kultur bta badan. 6 bulan yang lalu pasien juga
b. bta sputum pernah mengalami keluhan yang
c. immunochromatography tbc sama dan selama 3 bulan meminum
d. foto thorax obat yang membuat kencingnya
e. pcr tbc menjadi berwarna merah. Pasien
2. Pasien pria 60 tahun dibawa tidak rutin meminum obat dan tidak
keluarganya ke UGD RS dengan pernah kontrol ke puskesmas. Saat
keluhan sesak nafas 1 minggu. ini pasien merasa keluhan lebih
Pasien bertambah sesak jika tidur parah dibandingkan dengan keluhan
berbaring. Pasien harus posisi 6 bulan yang lalu. Pemeriksaan
semifowler baru sesaknya berkurang. menunjukkan hasil adanya bakteri
Dari pemeriksaan fisik dijumpai tahan asam.
dispnoe, peninggian tekanan vena Apa diagnosis dari pasien ini?
jugularis, asites dan pitting oedem. a. TB Paru kondisi akut
Pengobatan yang tepat untuk sesak b. TB Paru kondisi kronik
nafasnya adalah…PPOK c. TB Paru kondisi kambuh
a. Diuretik. d. TB Paru kondisi putus obat
b. Beta blocker. e. TB Paru kondisi gagal terapi
c. Beta 2 agonis. 5. Seorang laki-laki berusia 32 tahun
d. ACE inhibitor. datang ke puskesmas untuk kontrol
e. Calcium channel blocker. pengobatan TB bulan kedua.
3. Seorang Laki – Laki Usia 43 Tahun Keluhan: penglihatan kedua mata
mengeluh sesak nafas sejak 6 hari tidak jelas. Obat yang menyebabkan
yll. Tidak berkurang dengan keluhan tersebut...
istirahat. Pasien batuk tidak berdahak A. Rifampisin
sejak 3 minggu yll, Berat badan B. INH
menurun dan keringat malam. Vital C. Pirazinamid
sign dalam batas normal, RR D. Streptomisin
26x/menit. Inspeksi dada paru kanan E. Ethambutol
tertinggal, Palpasi paru kanan 6. Seorang laki2 berusia 25 tahun
tertinggal, stem fremitus menurun datang dengan keluhan batuk
pada paru kanan, perkusi redup. Ro berdahak kuning sejak sebulan yang
Thorax : Sudut custoprenicus dextra lalu. Nafsu makan dan berat badan
tumpul. menurun. Rontgen thorak terdapat
Apakah diagnosis pada pasien tsb? gambaran perselubungan di apeks
a. Pneumonia paru kanan paru. Pemeriksaan sputum BTA
b. Pneumonia dengan efusi pleura +/+/+. Pengobatan yang paling
c. Pnemunia dengan pneumothoraks tepat...
d. Tb dengan atelektasis A. 2RHZ/4RH
e. TB dengan efusi pleura B. 2RHZ/4R3H3
C. 2RHZE/4R3H3
D. 2RHZE+prednison/4RH D. TB paru kasus putus obat
E. 2RHZE+streptomisin/4R3H3 E. TB paru kasus gagal terapi
7. Pasien 45 tahun datang dengan 10. Seorang perempuan 17 tahun, datang
keluhan nyeri perut kanan atas sejak ke IGD dengan keluhan sesak nafas
2 minggu yang lalu disertai dengan sejak 1 hari yll. Terdapat riwayat
kekuningan pada kulit. Pasien keluhan serupa yang dirasakan sejak
merupakan pasien TB paru yang kecil, terutama saat musim dingin
sudah menjalani pengobatan selama dan terkena debu. Sudah diberi oba
2 bulan dan terjadi konversi dahak. oleh dokter keluarga namun keluhan
Pemeriksaan fesik: TTV dbn, hepar tidak membaik. Hasil labnya
teraba 3 jari BACD. Obat apakah asidosis, PCO2=70, PO2= 60, base
yang dapat menyebabkan hal exces -10... Apakah diagnosisnya?
tersebut? A. Asma Bronkhiale
A. Rifampisin B. PPOK
B. Isoniazid neuropati perifer C. Empiema
C. Pirazinamid paling D. Pneumonia lobaris
hepatotoksik E. Atelekasis
D. Etambutol  buta warna 11.Anak lemas, bb turun. Ayah
E. Streptomisin ototoksik,KI menjalani pengobatan TB. Anak
bumil diperiksa apa?
8. Anak perempuan 8 th datang dengan
keluhan sesak sejak 1 jam yg lalu, A.tes mantoux
alergi debu dan benang wol. B.tes mantoux dan pemeriksaan
Diagnosis? darah
A. bronkiolitis C. X-foto torax
B. TB
12. pasien riwayat TB lama datang dengan
C. asma bronkiale
keluhan sesak yang makin memberat. Pf:
9. Seorang perempuan 40 tahun datang
perkusi hipersonor, suara napas menurun
ke tempat praktek dengan keluhan
thoraks emfisemaous, apa yang akan
batuk berdahak sejak 2 minggu yang
ditemukan di rontgen: pneumotorax
lalu. Pasien juga mengeluhkan nafsu
makan berkurang&penurunan berat a. hiperlusen dengan tidak ada corakan
badan. Enam bulan yang lalu pasien bronkovaskuler
di diagnosis TB paru dan hanya
pengobatan 3 bulan dengan obat b. radioopaq
yang membuat urin berwarna merah.
Setelah itu pasien tidak melanjutkan 13. pasien habis pengobatan TB 2 bulan
pengobatan dan tidak pernah kontrol tenyata BTA nya masih (+), selanjutnya:
lagi. Sekarang pasien merasakan a. oat kategori 1 fase lanjutan
keluhan bertambah berat. Dari
pemeriksaan dahak didapatkan b. oat kategori 2
bakteri tahan asam. Apa diagnosis
yang tepat? c. pengobatan sisipan
A. TB paru kasus akut
14. pasien batuk lama curiga tb wis
B. TB paru kasus kronik
pokoknya, BTA +1/+2/+3. Pemeriksaan
C. TB paru kasus kambuh
untuk menegakkan dx:
a. foto thorax merasa saat ini sedang hamil. Tes plano (+).
Apa yang harus dilakukan:
b. kultur sputum a. Menyarankan untuk menghentikan
OAT hingga bayi lahir
c. pengecatan ziehl nielsen
b. Melanjutkan OAT dengan dosis
15. pengobatan tb kasus baru: ditingkatkan
c. Melanjutkan OAT dengan dosis yang
a. 2RHZE + 4RH sama
d. Melanjutkan OAT dengan dosis
b. 2RHZE + 4R3H3 diturunkan
16. Seorang laki-laki, usia 50 tahun, datang e. Melakukan foto thorax terlebih dahulu
ke tempat praktik dokter umum dengan untuk memutuskan kelanjutan OAT
keluhan pusing sejak 1 bulan yang lalu, 19. Seorang wanita, usia 54 tahun, datang
diikuti badan lemah dan lesu. Pasien saat ini ke praktek dokter umum dengan keluhan
sedang mengkonsumsi obat anti tuberculosis sesak napas yang memberat sejak
selama 3 bulan. Hasil pemeriksaan seminggu ini. Pasien memiliki riwayat
laboratorium menunjukkan bahwa pasien merokok 30 pak/tahun. Dari foto thorax
mengalami defisiensi asam folat. OAT yang didapatkan hiperinflasi dada. Pada
dapat menyebabkan keluhan di atas adalah: pemeriksaan spirometri didapatkan
FEV1/FVC <70% yang tidak berubah
a. Isoniazid dengan pemberian bronkodilator. Apa
b. Rifampisin yang dapat dilakukan untuk
c. Ethambutol memperpanjang harapan hidup
d. Streptomisin pasien?PPOK eksaserbaasi akut
e. Pirazinamid a. Home nebulizer
17. Seorang laki-laki, usia 30 tahun, datang b. Long acting anticholinergic inhaler
ke tempat praktek dokter umum dengan c. Pengobatan jangka panjang dengan
keluhan batuk disertai demam ringan dan steroid
berkeringat terutama malam hari. Keluhan d. Antibiotic profilaksis
ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. e. Berhenti merokok
Pemeriksaan fisik dalam batas normal. 20. Seorang laki-laki, usia 60 tahun, datang
Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb ke UGD dengan keluhan sesak. Sesak
11.9 g/dl; Hct 36%; leukosit 10.500/ml; disertai batuk sejak 2 hari yang lalu. Batuk
hitung jenis 0/1/0/37/57/9; trombosit berdahak berwarna hijau. Pasien memiliki
400.000; LED 90mm/jam. Pada foto thorax riwayat merokok 30 pak/tahun selama 40
didapatkan infiltrate pada apex paru. tahun. Dari pemeriksaan fisik didapatkan
Pemeriksaan penunjang apa yang tepat perkusi hipersonor, ronki basah halus di
untuk pasien tersebut: kedua paru, TD 130/80 mmHg, nadi
a. Biakan mikroorganisme sputum 80x/menit, respirasi 30x/menit. Pada foto
b. Pewarnaan gram sputum thorax didapatkan paru emfisematus.
c. Pewarnaan BTA sputum Diagnosis pada pasien adalah:
d. Biakan BTA sputum a. PPOK eksaserbasi akut
e. Serologi anti TB b. Bronkitis kronis
18. Seorang wanita, usia 27 tahun, sedang c. Pneumonia
dalam pengobatan TB. Pasien ragu-ragu d. Asma bronkial
hendak meneruskan pengobatannya karena e. Pneumothorax
21. Seorang anak laki-laki berumur 3 tahun pemeriksaan laboratorium didapatkan
dibawa ke UGD dengan keluhan sesak leukosit 20.000/ml. Apa diagnosis pasien
nafas, disertai batuk menggonggong, suara tersebut?
serak dan demam sejak 4 hari yang lalu. a. Pneumonia komunitas,sblum masuk
Pemeriksaan fisik didapatkan takikardi, sdh ada gejala
takipnea dan t.ax 39,20C. Terdapat sianosis, b. Pneumonia nosocomial
retraksi intercostal, dan wheezing. Terapi c. Pneumonia atipik
yang tepat pada pasien ini: pertusis d. Pneumonia aspirasi
a. Antitusif e. –
b. Antibiotic intravena 25.Seorang ibu membawa anak
c. Kortikosteroid inhalasi dan antitusif perempuannya berusia 3 tahun ke
d. Kortikosteroid rasemik dan epinefrin puskesmas dengan keluhan batuk
e. Kortikosteroid inhalasi dan epinefrin berdahak sejak 1 minggu yang lalu. Ibu
intramuscular khawatir karena ayah pasien merupakan
22. Seorang laki-laki, dibawa ke UGD RS seorang penderita TB dengan sputum
karena mengalami KLL. Pasien mengeluh BTA +. Dari pemeriksaan fisik dan foto
dadanya nyeri. Dari pemeriksaan fisik thorax tidak didapatkan keluhan. Skor
tampak gerak dada kiri tertinggal, pada TB anak 3. Bagaimana penatalaksanaan
perkusi hipersonor dan pada auskultasi suara untuk anak tersebut:
nafas vesikuler menghilang. Dari foto thorax a. Diberikan INH profilaksis 6 bulan
didapatkan pleural line (+) dan lung marking b. Diberikan OAT fase inisial
(-). Apa diagnosis dari pasien tersebut: c. Diberikan INH jika uji tuberculin
a. Pneumothorax (+)
b. Pneumonia akut d. Diberikan OAT 2 macam
c. Atelectasis e. Diberikan obat TB sama seperti
d. Pleuritis ayahnya
e. Efusi pleura 26.Seorang laki-laki, usia 37 tahun, datang
23.Seorang wanita, usia 25 tahun, ke UGD dengan keluhan nyeri dada sebelah
melahirkan 2 minggu lalu. Wanita tersebut kiri dan sesak napas berat sejak 2 minggu
saat ini sedang menderita TB dan dalam yang lalu. Sesak dirasakan semakin
pengobatan TB. Pasien bingung untuk memberat. Sebelumnya pasien mengalami
meneruskan pengobatannya atau tidak. batuk berdahak. Pemeriksaan fisik
Apakah saran dokter terhadap pasien: didapatkan TD 120/80 mmHg, nadi
a. Menunda OAT sampai bayi berusia 2 120x/menit, suhu 37.90C. Pada pemeriksaan
bulan thorax didapatkan gerak dada kiri tertinggal
b. Melanjutkan OAT dengan dosis saat pernapasan, bentuk dada kiri
diturunkan mencembung, ICS melebar, pada perkusi
c. Melanjutkan OAT dengan dosis tetap didapatkan redup mulai ICS IV ke bawah,
d. Melanjutkan OAT dengan dosis pada auskultasi didapatkan suara napas
ditambah menurun, tidak ada ronki. Diagnosis yang
e. Tidak melanjutkan OAT sampai mungkin adalah:
diperoleh konfirmasi foto thorax a. Efusi pleura
24.Seorang laki-laki, usia 40 tahun, dirawat b. Pneumothorax
di ICU dan memakai alat bantu pernapasan c. Pericarditis
(ventilator mekanik) selama 3 hari ini. Pada d. Pneumonia lobaris
hari keempat, pasien demam, dan hasil e. Pleuritis
27.Seorang wanita,usia 30 tahun, datang ke c. Obat OAT
puskesmas dengan keluhan batuk berdahak d. Tuberkulin tes
disertai sesak napas sejak 3 minggu yang e. Obat batuk biasa
lalu. Keluhan juga disertai sering demam, 30. Seorang pasien laki-laki 65 tahun
sering berkeringat dingin saat malam hari, diantar keluarganya ke UGD
nafsu makan menurun, dan berat badan RSUMM karena sesak. Terdapat
makin turun. Pada pemeriksaan fisik riwayat batuk lama dan batuk
ditemukan ronki kasar pada apex paru disertai darah. Pemeriksaan fisik
kanan. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan takipneu. Gerak dada kiri
didapatkan Hb 9 g/dl, leukosit 8.500/ml, tertinggal. Pada asukultasi paru kiri
trombosit 200.000/ml, LED 50 mm/jam. menurun. Pada perkusi hipersonor di
Dari pengecatan ditemukan BTA +1/+2/+3. hemithorax sinistra. Pada foto
Pengobatan yang tepat untuk pasien ini rontgen thorax gambaran hiperlusen
adalah: avaskuler pada thorax sinistra.
a. 2RHZE/4RHZ Kemungkinan diagnosis?
b. 2RHZES/1RHZE/5RHE a. Empysema pulmonal
c. 2RHZE/6RHE b. Pneumothorax
d. 6RHZ c. Hematothorax
e. 6RHE d. TB
28.Bayi, dibawa ibunya ke UGD karena e. Hematokele
sesak nafas. Sebelumnya pasien dikeluhkan 31. Lelaki 25 tahun datang dengan
mengalami demam, batuk, dan pilek. Pada keluhan batuk produktif 1 minggu
pemeriksaan didapatkan bayi tampak sesak, berdahak kuning. Penurunan berat
nafas cuping hidung (+), retraksi intercostal badan (+), BTA +/-/+. Foto thorax
(+), dan pada auskultasi paru ditemukan didapatkan infiltrat di kedua apex.
wheezing. Diagnosisnya adalah: Terapi? 2RHZE/4R3H3
a. Asma bronchial a. 2RHZ/4RHE
b. Bronkopneumonia b. 2RHZ/4R3H3E3
c. Bronchiolitis c. 2RHZE/4R3H3E3
d. Bronchitis d. 2RHZE+steroid/4RHE
e. – e. 2RHZE+Streptomisin/4H3R3E3
32. Seorang ibu datang memeriksakan
29. Anak laki-laki 3 tahun datang ke anaknya. Ibu mengonsumsi
poliklinik UMC diantar ibunya pengobatan TB 6 bulan . anak
dengan keluhan batuk terutama diperiksa BB bagus, status gizi baik.
malam hari dan dini hari. Tidak ada Mantoux test (+) indurasi 10 mm.
keluhan lain. Batuk sudah 1 bulan Foto thorax tampak infiltrat di kedua
pada malam hari dan saat makan apex paru. Terapi?
coklat. Ibu khawatir karena a. 2RHZ/4RH
neneknya yang mengasuh batuk b. Observasi jika ada gejala TB beri
darah 1 minggu ini dan sebelumnya OAT
didiagnosis TB. BB anak 18,5 kg, c. INH 3 bulan
RR: 30 x/mnt, Rh dan Wh pada d. INH 6 bulan
kedua paru -/-. Apa yang anda e. 2RHZ/4H3R3
berikan? 33. Pasien usia 32 tahun datang ke
a. Profilaksis primer Puskesmas Sutami dengan keluhan
b. Profilaksis sekunder
mual, muntah. Dari anamnesis 36. Seorang laki-laki berusia 59 tahun
didapatkan bahwa pasien menjalani datang dengan keluhan batuk dan
pengobatan TB sudah berjalan 2 sesak 1 minggu yang lalu. Pasien
minggu. Pada pemeriksaan fisik mendapat kemoterapi atas indikasi ca
TTV normal, sclera ikterik, tidak ada kolorektal 2 bulan yang lalu. Pada
pembesaran hepar. Pemeriksaan pemeriksaan foto thorax didapatkan
laboratorium didapatkan bilirubin infiltrat interstitial difus bilateral.
direk 5,7 mg/dl, bilirubin total 7,4 Tes sputum (-) dan pasien tidak
mg/dl. SGOT 48780, SGPT 680. respon terhadap antibiotika. Pada
Penanganan? biopsi paru didapatkan tanda
a. Stop OAT pneumonisitis interstitial akut dan
b. Ganti OAT kronik disertai sel yang besar
c. Beri obat hepatoprotektor mengandung inklusi nuklear
d. Beri asam amino rantai pendek berwarna biru gelap. Apa
e. Beri obat anti emetic kemungkinan penyebabnya
34. Seorang pria, 18 tahun, datang ke UGD a. CMV
dengan keluhan sesak, sebelumnya b. EBV
pasien KLL dengan kecepatan sedang, c. Herpes simplex virus
menabrak mobil dan dada terbentur. d. Mycoplasma
Pada pemeriksaan fisik TD 90/60 e. Pneumoccitis javeroci
mmHg, JVP meningkat, trakea 37. Pasien laki-laki usia 27 tahun datang
terdorong ke kanan, pemeriksaan paru dengan keluhan batuk sejak 2 bulan yang
perkusi paru kiri hipersonor dan suara lalu disertai demam. Apda pemeriksaan
nafas melemah. Diagnosis? radiologis didapatkan konsolidasi pada
a. Tension pneumothorax sinistra keseluruhan lobus paru kiri. Apkah
b. FAM diagnsosi pasien tersebut
c. Hematothorax sinistra a. Penumonia lobaris
d. Pneumothorax sinistra b. Bronkopneumonia
e. Tamponade jantung c. TB
35. Laki-laki usia 24 tahun dibawa ke d. Bronkiektasis
UGD RS UMM dengan keluhan sesak. e. Bronkiolitis
Keluhan disertai nyeri dada 4 jam yang 38. Laki-laki 24tahun dibawa ke IGD RS
lalu. Pasien mengalami trauma dada. dengan keluhan sesak. Keluhan disertai
Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien nyeri dada. 4 jam yang lalu pasien
CM, T 130.90 mmHg N 90x/menit RR mengalami trauma dada. Pemeriksaan
16x/menit, JVP meningkat. Pemeriksaan fisik CM, TD 130/90, N 90 x/mnt, RR
thorax didapatkan asimetrism hemithorax 16 x/mnt, JVP naik. Pemeriksaan thorax
dextra mencembung, hipersonor, suara = asimetris, hemithorax dex
nafas menghilang. Akan dilakukan tindak mencembung, hipersonor, suara nafas
torakosintesis. Di mana letak menghilang. Diagnosis?
torakosintesis?SIC2 MIDCLAVICULA a) Open Pneumothorax
a. ICS III MCL b) Tension pneumothorax
b. ICS IV MCL c) Fail chest
c. ICS III MAL d) Tamporade jantung
d. ICS IV MAL e) Cantusio pulmo
e. ICS V MAL
39. Laki-laki 18 tahun ke PKM dgn keluhan
batuk sejak kemarin. Batuk berdahak
kental dan sulit dikeluarkan, keluhan
disertai sesak, keluhan sering berulang,
pada pemeriksaan fisik GCS 456, TD
120/80, nasi 100, RR 29, suhu 38,2C,
pemeriksaan thorax : bentuk dada
simetris, perkusi sonor, suara nafas
vesikuler di apex, wheezing pada seluruh
lapang paru, bising jantung (-),
pemeriksaan abdomen dbN.
Diagnosisnya ?
a. emfisema paru
b. bronchitis kronis
c. asma bronkial
d. pneumonia
e. bronchiectasis
40. Pasien sesak(+), batuk (+), Rh (+) di
paru kanan. Pemeriksaan rontgen:
perselubungan homogen (+), air
bronchogram. Diagnosis?
a. Bronkitis
b. Pneumonia
c. TB
d. Efusi pleura