Anda di halaman 1dari 1

Jumat, 21 Desember 2018

KatKit (Katekese Sedikit) No. 184

Seri Liturgi
MENGENAL KALENDER LITURGI
Bagian II

Syalom aleikhem.

S udah kita tahu, Tahun Liturgi A-B-C adalah untuk mingguan dan
Tahun I-II untuk liturgi harian. Cara paling mudah mengetahui tahun
tertentu itu tahun apa adalah melihat “Penanggalan Liturgi”.
Semua tercantum jelas di sana.

Penanggalan Liturgi memberi tahu kita hari tertentu adalah hari apa
dalam rangka liturgi Gereja Katolik Roma, bacaan dicuplik dari kitab apa,
mazmur mana yang dipakai, dsb. Aneka petunjuk ada di dalam
Penanggalan Liturgi, juga termasuk petunjuk mengenai warna liturgi ada
di sana, serta perayaan santo-santa dan hari-hari khusus.

Tahun I untuk siklus harian selalu jatuh pada tahun ganjil. Contoh, tahun
2019 adalah Tahun Liturgi I. Tahun 2018 ini genap, maka pastilah Tahun
Liturgi II. Tahun 2020? Genap, jadi Tahun II pulalah.

Bagaimana dengan siklus mingguan? Tahun C jadi patokan. Tahun C selalu


jatuh pada tahun yang angkanya habis (bulat, tak menyisakan pecahan)
jika dibagi tiga. Contoh, 2019 dibagi 3 hasilnya 673; habis tak berpecahan.
Jadi, tahun 2019 itu Tahun Liturgi C. Kalau Tahun C diketahui, mudah
bukan untuk tahu nama tahun lainnya. Sebelum Tahun C pastilah Tahun
B, dan setelahnya pasti Tahun A. Demikianlah cara mengetahui Tahun
Liturgi tanpa melihat Penanggalan Liturgi. Kalau mau mudah, lihat saja
Penanggalan; dan bereslah.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie


Katekis Daring

