Anda di halaman 1dari 6

RINGKASAN (ARKA RIZKY)

Deskripsi singkat kecelakaan,


Mobil yang membawa sumber radioaktif Cs-137 dengan aktivitas 135 Ci mengalami kecelakaan
pada pagi hari pukul 06.00 WIB di daerah Sentul, Bogor, Jawa Barat

penyebab dan konsekuensinya,


Jembatan yang runtuh mengakibatkan mobil terjatuh ke sungai dan sumber radioaktif tersebut
terbawa arus sungai sehingga hilang belum ditemukan. Konsekuensi dari hilangnya sumber adalah
adanya paparan radiasi di sekitar sungai dimana warga sekitar sungai dapat terkena paparan radiasi
tersebut dikarenakan aktivitas sumber yang cukup tinggi.

tindakan tanggap,
setelah kecelakaan terjadi segera dilakukan evakuasi terhadap warga di pinggiran sungai dan
mensosialisasikan agar tidak mendekati sungai karena adanya paparan radiasi. Maksimal satu jam
setelah kecelakan membuat laporan lisan ke bapeten terkait kecelakaan yang terjadi dan tindak
darurat yang akan dilakukan.

pembelajaran;

kesimpulan utama

dan rekomendasi (jika ada)


DESKRIPSI KECELAKAAN (ARKA RIZKY)

- Kejadian yang memicu/memulai


- Lokasi kecelakaan
Gunakan gambaran sebanyak yang diperlukan: negara, republik, wilayah, distrik administrasi,
kota, fasilitas, laboratorium, dan lain lain.
- Waktu dan tanggal kecelkaan
- Kontak tempat kecelakaan
Nama, nomor telepon, fax, e-mail
- Lingkungan kecelakaan
Fasilitas iradiasi, produksi isotop, radiografi industri, penelitian, diagnosa/terapi medis,
pengangkutan, tempat publik, militer, non militer, Penelitian Nuklir, lainnya (sebutkan)
- Alat radiasi atau sumber radiasi
Critical assemblies, reaktor, atau chemical assemblies; indikasikan aktivitas yang diketahui
atau diestimasi, transuranic spesifik, tritium, produk fisi, radionuklida contoh . Co-60, Cs –
137, Ir – 192; sumber disegel, alat X-ray, akselerator, generator radrt dan lain lain
- Tipe radiasi
Gamma, beta, neutron gamma, X ray, alfa

TANGGAP PADA KECELAKAAN (RIZKA JAY RAMBE)


A. Tindakan Awal pada Saat Penemuan
1. Pelaporan kepada tim pusat penelitian nuklir terdekat dengan adanya sumber hilang.
2. Tim pelapor memberikan identifikasi sumber hilang tersebut meliputi:
a. Jenis zat radioaktif yang hilang
b. Jumlah zat radioaktif yang hilang
c. Aktivitas zat radioaktif yang hilang
d. Tipe Bungkusan Zat Radioaktif
e. Lokasi sekitar sumber yang hilang
f. Kronologi kejadian kecelakaan
g. Jumlah korban kecelakaan
h. Kondisi korban kecelakaan
3. Tim pusat penelitian nuklir terdekat kemudian membentuk tim kedaruratan pencari sumber
hilang.
4. Tim kedaruratan pencari sumber hilang melakukan briefing untuk menentukan tindakan
yang akan dilakukan selanjutnya.
5. Setelah melakukan briefeng, salah satu dari tim pencari melakukan pemberitahuan kepada
masyarakat sekitar mengenai adanya kejadian sumber hilang dengan tujuan agar tidak ada
masyarakat sekitar yang mendekat pada tempat kronologi kejadian.
6. Tim kedaruratan melakukan survey tempat sekitar kemudian melakukann lokalisir tempat
kejadian.
7. Tim radiologi melakukan pengecekan kontaminasi terhadap anggota tim kedaruratan
menggunakan alat ukur portabel.

B. Tindakan Proteksi untuk Pekerja Kedaruratan


1. Pekerja kedaruratan menggunakan dosimeter personal yang telah terkalibrasi
2. Pekerja kedaruratan menggunakan apron dan sarung tangan yang terbuat dari timbal, serta
menggunakan gloves. Jika memerlukan, menggunakan sepatu boots.
3. Disiapkan peralatan pendeteksi adanya paparan radiasi serta kontaminasi lingkungan
seperti surveymeter, telesurveymeter, dan monitor kontaminasi.

C. Tindakan Proteksi untuk Publik


Mengevakuasi penduduk yang berada di sekitar sungai menuju triage, memasang tanda
radiasi serta tali kuning sehingga tidak ada orang lain yang melewati lokasi, kecuali petugas
yang bekerja di daerah sekitar.

D. Tindakan Penanggulangan
1. Tim kedaruratan sejumlah 3 orang melakukan pencarian sumber radioaktif dengan cara
menyusuri lokasi kejadian dengan metode zigzag menggunakan surveymeter dan
telesurveymeter.
2. Setelah beberapa menit, tim berhasil menemukan lokasi persis sumber yang hilang tersebut
yang ditandai dengan adanya kenaikam laju paparan yang signifikan pada surveymeter.
3. Kemudian tim pencari segera bergegas untuk memasang tali kuning serta tanda bahaya
adanya radiasi di sekitar tempat tersebut yang kemudian disebut dengan daerah
pengendalian.
4. Dikarenakan posisi sumber yang hilang tertutupi oleh benda lain, maka tim pencari
bergantian mencari sumber yang hilang tersebut. Masing-masing memiliki waktu 30 detik
untuk pencarian. Setelah waktu habis, maka diganti oleh personil yang lain.
5. Setelah beberapa kali proses pencarian, akhirnya sumber dapat ditemukan.
6. Setelah itu, sumber digeser ke tempat yang lebih terbuka dan ditutupi dengan shielding Pb.
7. Kemudian sumber dimasukkan ke dalam container.
8. Setelah selesai, diperiksa paparan di luar container serta diperiksa ada tidaknya
kontaminasi di tepat tersebut.
9. Petugas kedaruratan kemudian diukur laju dosis paparan radiasi yang mengenainya.

KONSEKUENSI MANUSIA (RIZKA JAY RAMBE) Commented [ra1]:

A. Sifat Paparan Cs-137


1. Paparan Eksternal
Cesium-137 meluruh di lingkungan dengan memancarkan partikel beta. Seperti disebutkan
di atas, cesium-137 meluruh menjadi produk peluruhan yang memiliki waktu hidup pendek
yakni Barium-137m. Isotop terakhir memancarkan gamma radiasi energi metastabil, yang
selanjutnya meluruh menjadi stabil dalam bentuk barium. Cesium-137 signifikan karena
prevalensinya, umur paruh yang relatif lama (30 tahun), dan efek potensinya pada
kesehatan manusia. Cesium-137 memancarkan partikel beta seperti itu meluruh ke isotop
barium, Ba-137m waktu paruh = 2,6 menit).
2. Kontaminasi Eksternal dapat menyebabkan luka bakar pada kulit
Kontaminasi Internal dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan dan organ dalam.

B. Jumlah Orang yang Terlibat


1. Jumlah Orang yang Terluka :3
2. Jumlah Orang Terpapar :0
3. Jumlah Orang Terkontaminasi :0
C. Bantuan Medis dan Tindak Lanjut Medis
Melakukan tindakan pertolongan terhadap luka patah tulang (2 orang) serta luka ringan (1
orang). Tidak ada yang terpapar atau terkontaminasi zat radioaktif tersebut sehingga tidak
dilakukan tindakan lanjut medis akan hal tersebut.

KONSEKUENSI LINGKUNGAN (JO ALDI GHEA)


- Tipe kontaminasi
Kontaminasi yang terjadi adalah kontaminasi air, tanah, dan bebatuan. Setelah ditemukan sumber
radioaktif dilakukan kontaminasi area sepanjang aliran sungai tempat terjadi kecelakaan hingga
ditemukannya sumber dimana data pengukuran kontaminasi area sebagai berikut :
(buat table)

- Ringkasan survei radiologi dan pemantauan lingkungan


- Kriteria untuk tindakan


(pengukuran area kontaminasi secara berkala hingga mencapai tingkat klierens, upaya
menurunkan paparan radiasi,dsb)

- Pembuangan Limbah
(keknya gaada limbah?)

PENGKAJIAN DOSIS JO ALDI GHEA)


Estimasi dosis untuk pekerja kedaruratan dan orang orang yang terlibat

Laju Dosis Daerah Pengendalian : 2 mSv/jam


Cacahan Daerah Pengendalian : 173 ppm
Laju dosis Sumber pada jarak 1m : 262 µSv/jam
Laju dosis Sumber setelah diamankan (1m) : 200 nSv/jam
Waktu kerja perorang : 15 detik
Dosis yang diterima pekerja radiasi dengan menggunakan pendose:
Dosis Perorangan Sebelum (mR) Sesudah (mR)
Rizka Ayu Puspita 90 90
Muhammad Ridha Rivaldi 38 38
Ghea Dwi Astari 140 140
Joanne Salres Ramadhani 40 40
Muhammad Fauzi Sati Rambe 90 90
Fakhriansyah Wijaya 38 38
Muhammad Rizky Ardiansyah 42 42
Henry Arka Ramadhan 140 140

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI (SEMUA BUAT KESIMPULAN DARI BAGIAN


MSG2)
Pembelajaran, aktivitas tindak lanjut, rekomendasi untuk pencegahan kecelakaan, peningkatan
tanggap darurat.