Anda di halaman 1dari 41

REVIEW AUDIT PENDOKUMENTASIAN RM

SECARA ANALISIS KUANTITATIF & KUALITATIF PERTEMUAN XIV LILY WIDJAYA, SKM.,MM , PRODI S1 MIK, FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN

Mahasiswa mampu menguraikan :

Pengertian Analisis KuantitatifKEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN Mahasiswa mampu menguraikan : Tujuan Analisis Kuantitatif . Menjelaskan Komponen-komponen

Tujuan Analisis Kuantitatif .mampu menguraikan : Pengertian Analisis Kuantitatif Menjelaskan Komponen-komponen analisis Kuantitatif

Menjelaskan Komponen-komponen analisis KuantitatifAnalisis Kuantitatif Tujuan Analisis Kuantitatif . Pengertian Analisis Kualitatif Menjelaskan tiap komponen

Pengertian Analisis KualitatifAnalisis Kuantitatif . Menjelaskan Komponen-komponen analisis Kuantitatif Menjelaskan tiap komponen Analisis kualitatif

Menjelaskan tiap komponen Analisis kualitatifTujuan Analisis Kuantitatif . Menjelaskan Komponen-komponen analisis Kuantitatif Pengertian Analisis Kualitatif

C. JENIS ANALISIS

PENDOKUMENTASIAN RM

A.KuantitatifC. JENIS ANALISIS PENDOKUMENTASIAN RM A.Kualitatif. A.Statistik A.Kuantitatif: adalah telaah /review bagian tertentu dari

A.Kualitatif.C. JENIS ANALISIS PENDOKUMENTASIAN RM A.Kuantitatif A.Statistik A.Kuantitatif: adalah telaah /review bagian tertentu dari

A.StatistikANALISIS PENDOKUMENTASIAN RM A.Kuantitatif A.Kualitatif. A.Kuantitatif: adalah telaah /review bagian tertentu dari

A.Kuantitatif: adalah telaah /review bagian tertentu dari isi RM dengan maksud menemukan kekurangan khusus yang berkaitan adalah telaah /review bagian tertentu dari isi RM dengan maksud menemukan kekurangan khusus yang berkaitan dengan pencatatan RM.

WAKTU MENGANALISIS

Retrospective Analysis: Sesudah pasien : Sesudah pasien

pulang. Hal ini telah lazim dilakukan karena dapat dianalisis secara keseluruhan walaupun

hal ini memperlambat proses melengkapi

yang kurang.

Concurrent Analysis dirawat dirawat

: Saat pasien masih

D. ANALISIS KUANTITATIF RM

Tenaga RM yang “tahu” tentang:

-Jenis formulir yang digunakanANALISIS KUANTITATIF RM Tenaga RM yang “ tahu” tentang: -Jenis formulir yang harus ada -Orang yang

-Jenis formulir yang harus adaRM yang “ tahu” tentang: -Jenis formulir yang digunakan -Orang yang berhak mengisi RM -Orang yang

-Orang yang berhak mengisi RMformulir yang digunakan -Jenis formulir yang harus ada -Orang yang harus melegalisasi penulisan . “TAHU” :

-Orang yang harus melegalisasi penulisan .-Jenis formulir yang harus ada -Orang yang berhak mengisi RM “TAHU” : dapat mengidentifikasi ( mengenal,

“TAHU” : dapat mengidentifikasi ( mengenal, menemukan) bagian yang tidak lengkap ataupun belum tepat pengisiannya

: dapat mengidentifikasi ( mengenal, menemukan) bagian yang tidak lengkap ataupun belum tepat pengisiannya Lilywi 5

TUJUAN A. KUANTITATIF

1. Menentukan sekiranya ada kekurangan agar dapat dikoreksi dengan segera pada saat pasien dirawat, dan item kekurangan belum terlupakan, untuk menjamin efektifitas kegunaan isi RM di kemudian hari. Yang dimaksud dengan koreksi ialah perbaikan sesuai keadaan yang sebenarnya terjadi.

2. Untuk mengidentifikasi bagian yang tidak lengkap yang dengan mudah dapat dikoreksi dengan adanya dibuat suatu prosedur

bagian yang tidak lengkap yang dengan mudah dapat dikoreksi dengan adanya dibuat suatu prosedur Lilywi 6

HASIL A. KUANTITATIF

HASIL A. KUANTITATIF 1. Identifikasi kekurangan-kekurangan pencatatan yang harus dilengkapi o/ pemberi pelayanan kesehatan

1. Identifikasi kekurangan-kekurangan pencatatan yang harus dilengkapi o/ pemberi pelayanan kesehatan dengan segera.

2.

Kelengkapan

Rekam

Medis

sesuai

dengan

Peraturan yang ditetapkan jangka waktunya,

perizinan, akreditasi, keperluan sertifikat lainnya.

3.

Mengetahui

hal-hal

yang

berpotensi

untuk

membayar ganti rugi

KOMPONEN ANALISIS KUANTITATIF

Komponen

dasar

meliputi

suatu

review

Rekam

 

Medis:

1.

Memeriksa

identifikasi

pasien

pada

setiap

lembaran Rekam Medis

 

2.

Adanya semua laporan/ Catatan yang penting.

3.

Adanya autentikasi penulis

 

4.

Terciptanya yang baik.

pelaksanaan

rekaman/

pencatatan

!! Saat Asembling dan analisis

Lilywi

8

KOMPONEN 1.

Identifikasi Pasien

Minimal setiap lembar berkas mempunyai Nama dan No.Rekam Medis pasien. Bila ada lembaran yang tanpa identitas harus di review untuk menentukan milik siapa lembaran

tersebut. Dalam hal ini secara Concurrent Analysis

lebih baik ok lebih cepat mengetahui identitasnya daripada Retrospective Analysis.

secara Concurrent Analysis lebih baik ok lebih cepat mengetahui identitasnya daripada Retrospective Analysis. Lilywi 9

KOMPONEN 1.

Identifikasi Pasien

1. Kelengkapan identifikasi pasien:

KOMPONEN 1. Identifikasi Pasien 1. Kelengkapan identifikasi pasien: Nama Tgl.lahir/ umur Sex Alamat lengkap Lilywi 10

Nama Tgl.lahir/ umur Sex

KOMPONEN 1. Identifikasi Pasien 1. Kelengkapan identifikasi pasien: Nama Tgl.lahir/ umur Sex Alamat lengkap Lilywi 10
KOMPONEN 1. Identifikasi Pasien 1. Kelengkapan identifikasi pasien: Nama Tgl.lahir/ umur Sex Alamat lengkap Lilywi 10

Alamat lengkapKOMPONEN 1. Identifikasi Pasien 1. Kelengkapan identifikasi pasien: Nama Tgl.lahir/ umur Sex Lilywi 10

KOMPONEN 2.

Adanya semua laporan/ Catatan yang penting ( Review of Necessary Report)

Contoh: Lembar Riwayat pasien, Pemeriksaan Fisik, Catatan Perkembangan, Observasi klinik, Ringkasan Penyakit. Lembaran tertentu kadang kala ada tergantung kasus pasien. Contoh: Laporan operasi, anestesi, Hasil PA.

Penting

ada

tanggal

dan

jam

pencatatan

,

sebab

ada

kaitannya dengan peraturan pengisian.

KOMPONEN 2.

Adanya semua laporan/ Catatan yang penting ( Review of Necessary Report)

2. Kelengkapan Formulir Adanya semua lembaran penting : sesuai aturan yang ada Informed consent

Report) 2. Kelengkapan Formulir Adanya semua lembaran penting : sesuai aturan yang ada Informed consent Lilywi
Report) 2. Kelengkapan Formulir Adanya semua lembaran penting : sesuai aturan yang ada Informed consent Lilywi

KOMPONEN 3.

Review Autentikasi

Tanda tangan, Cap/ stempel , dan inisial yang dapat diidentifikasi dalam Rekam Medis, atau kode seseorang untuk komputerisasi. Harus ada titel/ gelar profesional (Dokter, Perawat )

Bila ditulis oleh dokter jaga atau mahasiswa: !! maka ada

tanda

supervisor “telah direview dan dilaksanakan atas

instruksi dari ……………

diperiksa oleh

countersign oleh

tangan

sipenulis

di

tambah

atau

telah

………

Nama, tt/ paraf dan gelar

diperiksa oleh countersign oleh tangan sipenulis di tambah atau telah ……… Nama, tt/ paraf dan gelar

KOMPONEN 3 & 4.

Review Autentikasi

3. Autentikasi Penulis:

nama , tt, gelar

4. Cara pengisian:

coretan, baris yang kosong

KOMPONEN 4.

Review Pencatatan.

1. Catatan yang tidak lengkap dan yang tidak dapat dibaca

2. Memeriksa baris perbaris dan bila ada barisan yang kosong digaris agar tidak diisi bekanagan.

3. Singkatan tidak dibolehkan

4. Bila ada salah pencatatan maka bagain yang salah digaris dan catatan tersebut masih terbaca, kemudian diberi keterangan disampingnya bahwa catatan tersebut salah / salah menulis Rekam Medis pasien lain.

E. ANALISIS KUALITATIF RM

A.Kualitatif: Suatu review pengisian RM yang berkaitan tentang ke konsistensian dan isinya merupakan bukti bahwa RM tsb akurat dan lengkap.

Perlu pengetahuan tentang:

· Proses penyakit

· Perat & Stand . yg ditetapkan oleh staf medis & inst . ybs

· Perizinan

· Akreditasi

· Standarisasi dr badan yang mereview pencatatan RM .

Untuk itu perlu Praktisi Informasi Kesehatan yang telah terpercaya .

TUJUAN ANALISIS KUALITATIF RM

A.Kualitatif >>>mendalam dari A.Kuantitatif dalam:

Mendukung Kualitas Informasi

Merupakan aktifitas dari Risk Management

Membantu kode penyakit dan tindakan yang lebih

spesifik !!! penelitian medis. studi administratif, dan untuk

penagihan. Pencatatan yg kurang: peringatan dalam pencatatan pada masa yang akan datang.

meningkatkan

Tidak boleh disarankan

untuk dibuat ulang atau diubah,

harus dilakukan secara diplomasi.

HASIL A. KUALITATIF

· Identifikasi catatan yang tidak konsisten dan yang tidak ada mungkin juga akan mencerminkan pelayanan klinis yang berpotensi untuk membayar ganti rugi.

· Kelengkapan informed consent sesuai dengan Peraturan yang ditetapkan.

· Sutu kejadian yang menyebabkan pasien cedera

mungkin akan mengekspose fasilitas pelayanan dan pemberi pelayanan le pihak yang berwenang dan menyebabkan fasilitas dan pemberi pelayanan membayar ganti rugi yang dialami pasien

KOMPONEN ANALISIS KUALITATIF RM

a. Review kelengkapan dan kekonsistensian diagnosa

b. Review kekonsistensian pencatatan

c. Review pencatatan hal-hal yang dilakukan saat

perawatan dan pengobatan

d. Review adanya informed consent yg seharusnya ada

e. Review cara/ praktek pencatatan

f. Review hal-hal yang berpotensi menyebabkan tuntutan ganti rugi

a. Review kelengkapan

dan kekonsistensian diagnosa

Diagnosa saat masuk (admitting diagnosis) -> alasan masuk

rawat

· Diagnosa tambahan (additional diagnosis)

· Differensial diagnosis

· Preoperative diagnosis

· Postoperative diagnosis

· Phatological diagnosis dari hasil PA

· Clinical diagnosis (penyebab sakitetiologi/kel fungsi)

· Diagnosa akhir ( diagnosa klinis) dan prosedur

· Diagnosa utama (principal diagnosis)

· Diagnosa kedua ( Secondary diagnosis)

DEFINISI

Komplikasi sebagai kondisi yang timbul selama perawatan yang mengubah keadaan penyakit pasien . Beberapa komplikasi termasuk sebagai kondisi yang timbul selama perawatan yang mengubah keadaan penyakit pasien . Beberapa komplikasi termasuk luka decubitus . perdarahan postoperasi, reaksi obat, infeksi yang didapat selama peawatan (nosokomial), neurological deficits, surgical emphysema, dan luka ( perforasi atau puncture selama operasi, jatuh, dsb).

Comorbidity merupakan suatu keadaan yang timbul saat pasien dirawat yang merupakan suatu keadaan yang timbul saat pasien dirawat yang

berpotensi mempengaruhi keadaan pasien dan pengobatan yang diberikan .

Principal Procedure didefinisikan sebagai suatu tindakan yang menyebabkan pengobatan, bukan sebagai tujuan pemeriksaan diagnostik atau yang didefinisikan sebagai suatu tindakan yang menyebabkan pengobatan, bukan sebagai tujuan pemeriksaan diagnostik atau yang diperlukan untuk menangani komplikasi.

b.Review Kekonsistensian Pencatatan

Konsistensi merupakan suatu penyesuaian/ kecocokan antara 1 bagian dengan bagian lain dan dengan seluruh bagian.b.Review Kekonsistensian Pencatatan Diagnosa : dari awal s/d akhir harus konsisten Pencatatan harus mencerminkan

Diagnosa : dari awal s/d akhir harus konsisten harus konsisten

Pencatatan harus mencerminkan perkembangan informasi mengenai kondisi pasien.bagian. Diagnosa : dari awal s/d akhir harus konsisten Fasilitas Pelayanan Rawat Jalan. hanya symptom dan

Fasilitas Pelayanan Rawat Jalan.mencerminkan perkembangan informasi mengenai kondisi pasien. hanya symptom dan hasil pemeriksaan diagnostik Fasilitas

hanya symptom dan hasil pemeriksaan diagnostikinformasi mengenai kondisi pasien. Fasilitas Pelayanan Rawat Jalan. Fasilitas Pelayanan Rawat Inap Lilywi 22

Fasilitas Pelayanan Rawat Inapmengenai kondisi pasien. Fasilitas Pelayanan Rawat Jalan. hanya symptom dan hasil pemeriksaan diagnostik Lilywi 22

Lanjutan

b.Review Kekonsistensian Pencatatan

Hasil Operasi, hasil pemeriksaan PA, hasil pemeriksaan diagnostik lainnya dan Surat Pernyataan Tindakan harus konsisten. Perbedaan yang ada akan melihatkan Rekam Medis yang buruk.Lanjutan b.Review Kekonsistensian Pencatatan 3 hal yang harus konsisten: Cat.perkembangan , instruksi dokter, catatan

3 hal yang harus konsisten: Cat.perkembangan ,harus konsisten. Perbedaan yang ada akan melihatkan Rekam Medis yang buruk. instruksi dokter, catatan obat. Lilywi

instruksi dokter, catatan obat.

Rekam Medis yang buruk. 3 hal yang harus konsisten: Cat.perkembangan , instruksi dokter, catatan obat. Lilywi

c. Review Pencatatan hal-hal yang

dilakukan saat perawatan & pengobatan

Rekam Medis menjelaskan keadaan pasien selama dirawat, dan harus menyimpan seluruh hasil pemeriksaan dan mencatat tindakan yang telah dilakukan kepada pasien harus menyimpan seluruh hasil pemeriksaan dan mencatat tindakan yang telah dilakukan kepada pasien

Contoh: Hasil test Normal, pasien dalam keadaan baik, pasien telah diberi penjelasan dan petunjuk. Semua hal didan mencatat tindakan yang telah dilakukan kepada pasien atas harus ada catatan yang melihatkan kondisi tesebut

atas harus ada catatan yang melihatkan kondisi tesebut

dalam Rekam Medis. Alasan-alasan yang merupakan petunjuk dari setiap keputusan baik untuk melakukan suatu tindakan ataupun tidak melakukan tindakan.

d. Review Pencatatan Informed Consent

Surat Pernyataan dari pasien untuk suatu pengobatan harus digambarkan secara hati-hati harus digambarkan secara hati-hati

Dokter harus didorong tidak hanya sekedar memenuhi peraturan seperti menjelaskan efek samping obat yang mungkin timbul. Jika perlu ditambahkan dalam surat pernyataan.Informed Consent Surat Pernyataan dari pasien untuk suatu pengobatan harus digambarkan secara hati-hati Lilywi 25

seperti menjelaskan efek samping obat yang mungkin timbul. Jika perlu ditambahkan dalam surat pernyataan. Lilywi 25

e. Review Praktek Pencatatan

Waktu pencatatan harus ada harus ada

Mudah dibaca: tulisan harus bagus, tinta yang dipakai harus tahan lama, penulisan dilakukan dengan hati-hati dan lengkap. harus bagus, tinta yang dipakai harus tahan lama, penulisan dilakukan dengan hati-hati dan lengkap.

Menggunakan Singkatan yang umum: harus harus

dapat dibaca , jelas, terus terang

Tidak menulis komentar/ hal -hal yang tidak ada kaitan dengan pengobatan pasien. hal-hal yang tidak ada kaitan dengan pengobatan pasien.

f. Review hal-hal yang berpotensi

menyebabkan tuntutan ganti rugi

hal-hal yang berpotensi menyebabkan tuntutan ganti rugi Rekam Medis harus mempunyai semua catatan mengenai kejadian

Rekam Medis harus mempunyai semua catatan mengenai kejadian yang dapat menyebabkan/ berpotensi tuntutan kepada institusi pelayanan kesehatan/ pemberi pelayanan sendiri, baik oleh pasien maupun oleh pihak ketiga

kepada institusi pelayanan kesehatan/ pemberi pelayanan sendiri, baik oleh pasien maupun oleh pihak ketiga Lilywi 27

HASIL ANALISIS KUALITATIF RM

HASIL ANALISIS KUALITATIF RM Dari analisis ini diharapkan: · Identifikasi catatan yang tidak konsisten dan yang

Dari analisis ini diharapkan:

· Identifikasi catatan yang tidak konsisten dan yang tidak ada mungkin juga akan mencerminkan pelayanan klinis yang berpotensi untuk membayar ganti rugi.

· Kelengkapan informed consent sesuai dengan Peraturan

yang ditetapkan.

· Suatu kejadian yang menyebabkan pasien cedera mungkin akan mengekspose fasilitas pelayanan dan pemberi pelayanan le pihak yang berwenang dan menyebabkan fasilitas dan pemberi pelayanan membayar ganti rugi yang dialami pasien.

WAKTU MENGANALISIS

Retrospective Analysis: Sesudah pasien

pulang. Hal ini telah lazim dilakukan karena dapat dianalisis secara keseluruhan walaupun

hal ini memperlambat proses melengkapi

yang kurang.

walaupun hal ini memperlambat proses melengkapi yang kurang. Concurrent Analysis dirawat : Saat pasien masih Lilywi

Concurrent Analysis dirawat

: Saat pasien masih

JADWAL ANALISIS

JADWAL ANALISIS Pada R.Jalan setiap hari/ berkala per minggu/ bulan Pada institusi pelayanan R.Inap Acute Care

Pada R.Jalan setiap hari/ berkala per minggu/ bulanJADWAL ANALISIS Pada institusi pelayanan R.Inap Acute Care dilakukan per minggu Review akhir pada saat pasien

PadaANALISIS Pada R.Jalan setiap hari/ berkala per minggu/ bulan institusi pelayanan R.Inap Acute Care dilakukan per

institusi

pelayanan

R.Inap

Acute

Care

dilakukan per minggu

Review akhir pada saat pasien pulanginstitusi pelayanan R.Inap Acute Care dilakukan per minggu Long term care / Rawat Inap Jangka Panjang

Long term care / Rawat Inap Jangka Panjang dilakukan :dilakukan per minggu Review akhir pada saat pasien pulang Berkala setiap bulan dengan cara Concurrent

Berkala

setiap

bulan

dengan

cara

Concurrent

Analysis

dan

saat

transfer

sementara/

saat

kembali/ saat pulang

F.PENGONTROLAN REKAM MEDIS YANG TIDAK LENGKAP

F.PENGONTROLAN REKAM MEDIS YANG TIDAK LENGKAP Hasil dari A.K &K : Identifikasi Kekurangan yang spesifik Pola/Gambaran

Hasil dari A.K &K :F.PENGONTROLAN REKAM MEDIS YANG TIDAK LENGKAP Identifikasi Kekurangan yang spesifik Pola/Gambaran dari Pencatatan yang

Identifikasi Kekurangan yang spesifikREKAM MEDIS YANG TIDAK LENGKAP Hasil dari A.K &K : Pola/Gambaran dari Pencatatan yang jelek Kejadian

Pola/Gambaran dari Pencatatan yang jelekHasil dari A.K &K : Identifikasi Kekurangan yang spesifik Kejadian yang dapat mengakibatkan ganti rugi Lilywi

Kejadian yang dapat mengakibatkan ganti rugiLENGKAP Hasil dari A.K &K : Identifikasi Kekurangan yang spesifik Pola/Gambaran dari Pencatatan yang jelek Lilywi

Kekurangan yang spesifik Pola/Gambaran dari Pencatatan yang jelek Kejadian yang dapat mengakibatkan ganti rugi Lilywi 31

Incomplete MR

Incomplete MR Inc.MR Rate= Inc.MR x 100% Jl.P.pulang selama periode melengkapi Rekam Medis tsb. Contoh: Jumlah

Inc.MR Rate=

Inc.MR x 100%

Jl.P.pulang selama periode melengkapi Rekam Medis tsb.

Contoh: Jumlah pasien pulang =75 orang , sesudah batas waktu untuk melengkapi ternyata masih ada 25 berkas pasien pulang tersebut yang masih belum dilengkapi oleh pemberi pelayanan kesehatan, maka Inc.MR= 25/75 x100%= 33%

Delinquent MR

Delinquent MR D.MR Rate = D. MR x 100% Rata-rata Jl.P.pulang selama periode melengkapi Rekam Medis

D.MR Rate =

D. MR x 100%

Rata-rata Jl.P.pulang selama periode melengkapi Rekam Medis tsb .

Contoh: ada 50 Rekam Medis yang masih tidak lengkap sesudah batas waktu pengisian, rata-rata- pasien pulang selama jangka waktu pengisian =75 maka D.MR Rate= 50/75 x100%= 67%.

Bila D.MR > 50 % ini merupakan masalah yang seriusjangka waktu pengisian =75 maka D.MR Rate= 50/75 x100%= 67%. Bila Inc.MR sangat tinggi maka D.MR

Bila Inc.MR sangat tinggi maka D.MR akan > tinggi.waktu pengisian =75 maka D.MR Rate= 50/75 x100%= 67%. Bila D.MR > 50 % ini merupakan

Incomplete / Delinquent MR

Incomplete / Delinquent MR Faktor yang mempengaruhi tingkat kelengkapan Rekam Medis:   · Age
Faktor yang mempengaruhi tingkat kelengkapan

Faktor

yang

mempengaruhi

tingkat

kelengkapan

Rekam Medis:

 
· Age /Jangka waktu : Bila D.MR 40% dengan

·

Age /Jangka waktu : Bila D.MR 40% dengan

melewati batas waktu 2/3 minggu lebih baik daripada

D.MR 20% yang melewati batas waktu beberapa bulan.

· Tipe D.MR: D.MR disebabkan tidak adanya

·

Tipe D.MR: D.MR disebabkan tidak adanya

Riwayat Peny., Pem.Fisik, Hasil Operasi, dan tanda tangan pengesahan lebih jelek dari pada D.MR yang tidak mempunyai Ringkasan Penyakit dan tandatangan pada Cat. Perkembangan .

PERBAIKAN RM

PERBAIKAN RM Perbaikan dapat dilakukan dengan: - Meminta penjelasan pada yang mengisi/ mencatat RM - Mengulang

Perbaikan dapat dilakukan dengan:

- Meminta penjelasan pada yang mengisi/ mencatat RM

- Mengulang desain formulir

- Memberi training kepada pemberi pelay. tsb.

-Menghapus honor dokter yang selalu salah dalam mencatat perkembangan penyakit pasien

pemberi pelay. tsb. -Menghapus honor dokter yang selalu salah dalam mencatat perkembangan penyakit pasien Lilywi 35

Pencatatan Kekurangan dari

Rekam Medis

Pemberi pel.Kesh. perlu mengetahui bahwa mereka mempunyai Rekam Medis yang perlu dilengkapi dan apa saja kekurangannya.

Dalam analisis identifikasi kekurangan MR dapat dilakukan :

Membuat catatan kecil dan diletakkan langsung dalam MR

tsb. Memberi tanda dengan selotip / stempel di map MR. Memberi Stiker pada lembaran yang belum lengkap. Diharapkan pada waktu yang akan datang telah dilengkapi.

MR. Memberi Stiker pada lembaran yang belum lengkap. Diharapkan pada waktu yang akan datang telah dilengkapi.
MR. Memberi Stiker pada lembaran yang belum lengkap. Diharapkan pada waktu yang akan datang telah dilengkapi.
MR. Memberi Stiker pada lembaran yang belum lengkap. Diharapkan pada waktu yang akan datang telah dilengkapi.

Cara Melengkapi Pencatatan yang tidak lengkap dari Rekam Medis

Fasilitas Pel.Kesh. mempunyai beberapa cara agar berkas MR tsb dapat dilengkapi.Melengkapi Pencatatan yang tidak lengkap dari Rekam Medis Pemberi pel.kesh.secara rutin datang ke dept. MR MR

Pemberi pel.kesh.secara rutin datang ke dept. MRmempunyai beberapa cara agar berkas MR tsb dapat dilengkapi. MR dikirim ke tempat yang telah ditetapkan.

MR dikirim ke tempat yang telah ditetapkan.dilengkapi. Pemberi pel.kesh.secara rutin datang ke dept. MR MR diletakkan di Nurse station. MR dikirim ke

MR diletakkan di Nurse station.rutin datang ke dept. MR MR dikirim ke tempat yang telah ditetapkan. MR dikirim ke ruang

MR dikirim ke ruang pemberi pel.kesh.rutin datang ke dept. MR MR dikirim ke tempat yang telah ditetapkan. MR diletakkan di Nurse

dikirim ke tempat yang telah ditetapkan. MR diletakkan di Nurse station. MR dikirim ke ruang pemberi

Penyimpanan Rekam Medis

yang tidak lengkap

MR disimpan di Unit MR dengan cara:Penyimpanan Rekam Medis yang tidak lengkap Penyimpanan disatukan dalam file MR permanen Dipisah , dan diberi

Penyimpanan disatukan dalam file MR permanenMedis yang tidak lengkap MR disimpan di Unit MR dengan cara: Dipisah , dan diberi nama

Dipisah , dan diberi nama pemberi pel.kesh.MR dengan cara: Penyimpanan disatukan dalam file MR permanen Dipisah, dan diberi No.MR. 1. 2. 3.

Dipisah, dan diberi No.MR.file MR permanen Dipisah , dan diberi nama pemberi pel.kesh. 1. 2. 3. a) Penggunan komputer

1.

2.

3.

a) Penggunan komputer dapat memudahkan banyak pekerjaan ini:

b) Membuat daftar MR yang tidak lengkap per pemberi pel.kesh.

c) Membuat daftar lembaran yang tidak lengkap pada setiap MR yang tidak lengkap

d) Membuat statistik Inc.MR dan D.MR per dokter atau per tipe kekurangan , atau berdasarkan lamanya D.MR.

e) Membantu mengetahui lokasi MR yang tidak lengkap.

Final Chart Check

Berguna untuk merecheck berkas MR yang telah dilengkapi., atau berdasarkan lamanya D.MR. e) Membantu mengetahui lokasi MR yang tidak lengkap. Final Chart Check

G. PENANGANAN PENCATATAN YANG

TAK DAPAT DILENGKAPI

Yang perlu diperhatikan

Praktek pendokumenasianPENCATATAN YANG TAK DAPAT DILENGKAPI Yang perlu diperhatikan Kejadian yang berpotensi untuk pembayanaran ganti rugi Jika

Kejadian yang berpotensi untuk pembayanaran ganti rugiDILENGKAPI Yang perlu diperhatikan Praktek pendokumenasian Jika pada A. kualitatif ternyata ada pendokumentasian yang

Jika pada A. kualitatif ternyata ada pendokumentasian yang

jelek yang tak dapat dilengkapi atau dikoreksi sesuai yang

dilaksanakan, praktisi Rekam Medis harus menyampaikan ke bagian Hukum Staf Medis, Manajer administrasi RS, dan kode etik profesi RM. Setiap situasi mempunyai solusi yang berbeda. Biasanya pendokumentasian yang jelek menandakan perlunya perhatian penuh oleh atasan dalam hal ini Komite Staf Medis, termasuk Komite Rekam Medis, QA, dsb.

KESIMPULAN

KERJA KERAS DAN KERJASAMA YANG BAIK

KESIMPULAN KERJA KERAS DAN KERJASAMA YANG BAIK MUTU RM YANG BAIK Lilywi 40
KESIMPULAN KERJA KERAS DAN KERJASAMA YANG BAIK MUTU RM YANG BAIK Lilywi 40
KESIMPULAN KERJA KERAS DAN KERJASAMA YANG BAIK MUTU RM YANG BAIK Lilywi 40

MUTU RM YANG BAIK

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH Lilywi 41