Anda di halaman 1dari 7

LISTRIK AUTOMOTIF & AC

DASAR LISTRIK

Tahanan Listrik

Program Studi : Dikeluarkan oleh : Tanggal :

LISTRIK OTOMOTIF & AC Ulr / Jun 01.01.’00 Halaman :

Nama : 1-6
4 0 6 2 9 8 9 3
3 . d o c
Percobaan 1
Hubungan tahanan dengan panjang penghantar (pada temperatur normal 20ºC

  
Panjang : Berubah
Luas penampang : Tetap
Bahan : Tetap

Tabel hasil pengukuran

Panjang (L) L1 L2 L3

Tahanan (R) kecil sedang besar

Kesimpulan : Tahanan (R) Berubah-ubah berbanding lurus dengan


Perubahan panjang penghantar
Percobaan 2

Hubungan tahanan dengan luas penampang (A)

  
Panjang : Tetap
Luas penampang : Berubah – ubah
Bahan : Tetap

Tabel hasil pengukuran

Luas penampang (A) A1 A2 A3

Besar tahanan (R) besar sedang kecil

Kesimpulan : Tahanan (R) Berubah – ubah berbanding terbalik dengan


perubahan luas penampang ( Tahanan
berbanding terbalik dengan luas penampang )

Program Studi : Dikeluarkan oleh : Tanggal :

LISTRIK OTOMOTIF & AC Ulr / Jun 01.01.’00 Halaman :

Nama : 2-6
4 0 6 2 9 8 9 3
3 . d o c
Percobaan 3

Hubungan tahanan dengan bahan (material)

Panjang : Tetap
Luas penampang : Tetap
Bahan : Berubah-ubah

Tembaga Kuningan Aluminium

Hasil tabel pengukuran

Bahan Tembaga Kuningan Aluminium

Besar tahanan (R) Kecil Sedang Besar

Kesimpulan : Tahanan (R) Berubah – ubah sesuai dengan sifat nilai hantar
suatu bahan

Tahanan yang tergantung pada bahan ini disebut tahanan jenis (  )

Kesimpulan hasil percobaan 1, 2, 3

TAHANAN ( R )

Semakin besar Semakin kecil


Jika penghantar semakin panjang dan Jika penghantar semakin pendek dan
luas penampang semakin kecil luas penampang semakin besar
(semakin buruk sebagai penghantar (Semakin baik sebagai penghantar
listrik) listrik)

Program Studi : Dikeluarkan oleh : Tanggal :

LISTRIK OTOMOTIF & AC Ulr / Jun 01.01.’00 Halaman :

Nama : 3-6
4 0 6 2 9 8 9 3
3 . d o c
Dari kesimpulan di atas diperoleh rumus

. L
R
A

R = Tahanan dalam ohm


 . mm 2
 = Tahanan jenis
m
L = Panjang penghantar dalam m
A = Luas penampang dalam mm 2

Keterangan :
Tahanan jenis suatu penghantar ditentukan pada panjang 1 m, penampang 1 mm 2 dan
pada temperatur 200 C.

Program Studi : Dikeluarkan oleh : Tanggal :

LISTRIK OTOMOTIF & AC Ulr / Jun 01.01.’00 Halaman :

Nama : 4-6
4 0 6 2 9 8 9 3
3 . d o c
Tabel tahanan jenis

Bahan penghantar
Tahanan jenis pada 200 C

 . mm 2
(   )
m

Perak 0,0164
Tembaga 0,0178
Campuran aluminium 0,03
Wolfram 0,0550
Nikel 0,0780
Besi, baja 0,12 – 0,16
Konstantan 0,10

Program Studi : Dikeluarkan oleh : Tanggal :

LISTRIK OTOMOTIF & AC Ulr / Jun 01.01.’00 Halaman :

Nama : 5-6
4 0 6 2 9 8 9 3
3 . d o c
Contoh soal

1. Hitunglah besarnya tahanan kabel perpanjangan dibuat dari bahan tembaga.

  mm 2
Panjang 50 m dan luas penampang 1,5 mm 2. Tahanan jenis = 0,0178
m

Jawab :
Dik : L = 50 m : A : 1.5 mm2
 = 0,0178
 L 0,0178  50
R= = = 0,6 
A 1,5

2. Hitunglah panjang kawat pada sebuah koil dengan R = 2,75 , luas penampang
kawat tembaga = 0.2 mm2
  mm 2
  0,018
m

Jawab :
Dik : R = 2,75  , A = 0,2
 = 0,018
L RA
R  L
A 

2,75  0,2 0,55


L   30 M
0,018 0,018

3,14 2 4A
A D D
4 3,14

Program Studi : Dikeluarkan oleh : Tanggal :

LISTRIK OTOMOTIF & AC Ulr / Jun 01.01.’00 Halaman :

Nama : 6-6
4 0 6 2 9 8 9 3
3 . d o c
Halaman: