Anda di halaman 1dari 12

PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN MATRAMAN

KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR

KEPUTUSAN KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN MATRAMAN


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR

NOMOR 34 /KM TAHUN 2018

TENTANG

SASARAN KESELAMATAN PASIEN PADA JARINGAN PUSAT KESEHATAN


MASYARAKAT KELURAHAN KAYU MANIS

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN MATRAMAN


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka memperhatikan keselamatan pasien


maka perlu meningkatkan mutu layanan klinis pada
jaringan Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan
Matraman;

b. bahwa sehubungan dengan pernyataan butir a di atas,


maka dipandang perlu dilakukan pengukuran terhadap
sasaran keselamatan pasien pada jaringan Pusat Kesehatan
Masyarakat Kelurahan Kayu Manis;

c. bahwa sehubungan dengan pernyataan pada butir a dan b


tersebut diatas, perlu menetapkan Keputusan Kepala Pusat
Kesehatan Masyarakat Kecamatan Matraman tentang
Sasaran Keselamatan Pasien pada Pusat Kesehatan
Masyarakat Kelurahan Kayu Manis;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik


Kedokteran
2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
269 Tahun 2008 Tentang Rekam Medis;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75
Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11
Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT


KECAMATAN MATRAMAN TENTANG SASARAN KESELAMATAN
PASIEN.

KESATU : Menentukan sasaran keselamatan pasien sebagaimana


terlampir dalam surat keputusan ini.

KEDUA : Melaksanakan sasaran keselamatan pasien dan mengukur


indikator terkait keselamatan pasien sebagaimana terlampir
dalam surat keputusan ini.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 4 Juni 2018

KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT


KECAMATAN MATRAMAN
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR,

HERNI LESTYANINGSIH
NIP 197503162006042018
Lampiran 1 : Keputusan Kepala Pusat Kesehatan
Masyarakat Kecamatan Matraman
Kota Administrasi Jakarta Timur
Nomor 34 TAHUN 2018
Tanggal 4 Juni 2018

SASARAN KESELAMATAN PASIEN DAN INDIKATORNYA

Sasaran Keselamatan Indikator


No Target Lokasi
Pasien
1 Ketepatan Identifikasi Kepatuhan 100 % Loket, Semua Poli,
Pasien melakukan Farmasi, R.
identifikasi Tindakan dan
pasien Laboratorium
menggunakan
dua identitas
pada saat
pendaftaran dan
akan
melaksanakan
tindakan,
pemberian obat,
maupun
pengambilan
darah dan
spesimen lain
2 Peningkatan Komunikasi Kepatuhan 100 % Loket, Semua Poli,
Yang Efektif petugas terhadap Farmasi, R.
prosedur dalam Tindakan dan
memberikan Laboratorium
informasi yang di
butuhkan oleh
pasien
3 Ketepatan Pemberian Kepatuhan 100 % Farmasi
Obat kepad Pasien petugas terhadap
prosedur dalam
memberikan obat
kepada pasien
4 Kepastian Tepat Lokasi, Kepatuhan 100 % BPG
Tepat Prosedur, Tepat petugas
Pasien melakukan
pencabutan gigi

5 Pengurangan Terjadinya 1. Kepatuhan 100 % Semua Poli, R.


Risiko Infeksi di melakukan Tindakan dan
Puskesmas hand hygiene Laboratorium
dengan benar
2. Kepatuhan
menggunakan
APD sesuai
dengan
ketentuan
6 Mengurangi Risiko Pasien 1. Kepatuhan 100 % Poli MTBS, LANSIA
Jatuh melakukan
assesment
pada pasien
risiko jatuh
2. Pemakaian
kalung risiko
jatuh

Lampiran 2: Keputusan Kepala Pusat Kesehatan


Masyarakat Kecamatan Matraman
Kota Administrasi Jakarta Timur
Nomor 34 TAHUN 2018
Tanggal 4 Juni 2018

PROFIL INDIKATOR KESELAMATAN PASIEN


1. Ketepatan Identifikasi Pasien

Judul Kepatuhan melakukan identifikasi pasien


menggunakan dua identitas pada saat pendaftaran
dan akan melaksanakan tindakan, pemberian obat,
maupun pengambilan darah dan spesimen lain
Dimensi mutu Keamanan dan Keselamatan, Efektifitas
Tujuan Agar tidak terjadi kesalahan identitas pasien
Definisi Identifikasi pasien yang tepat memerlukan sedikitnya
operasional dua cara, seperti nama pasien dengan dua nama
pasien, tanggal lahir, dan sebagainya. Identifikasi
digunakan pada saat pendaftaran dan sebelum
melaksanakan tindakan, pemberian obat, maupun
pengambilan darah dan spesimen lain
Jenis indikator Proses
Frekuensi Setiap hari
pengumpulan data
Periode analisis Setiap 1 bulan
Numerator Menghitung jumlah pasien yang teridentifikasi tepat
yang disurvei pada suatu unit pelayanan
Denominator Jumlah seluruh pasien yang dilayani pada unit
pelayanan tersebut.
Rumus Jumlah pasien yang teridentifikasi tepat x 100%
perhitungan Jumlah seluruh pasien yang dilayani

Sumber data Daftar tilik


Stándar/target 100%
Penanggungjawab Penanggung Jawab Unit
pengumpul data
Langkah yang 1. Petugas melakukan identifikasi pasien sesuai
perlu dilakukan dengan prosedur dengan merekap daftar tilik
2. Petugas merekap jumlah pasien yang dilaporkan
setiap 1 bulan sekali
3. Petugas menganalisis hasil pengukuran
4. Petugas membuat tindak lanjut perbaikan bila
diperlukan
5. Petugas melaporkan hasil pengukuran ke Tim
PMKP

Sumber daya yang 1. Petugas di masing-masing unit


dibutuhkan 2. ATK

2. Peningkatan Komunikasi yang Efektif

Judul Kepatuhan petugas terhadap prosedur dalam


memberikan informasi yang di butuhkan oleh pasien

Dimensi mutu Keamanan dan Keselamatan, Efektifitas

Tujuan Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pasien

Definisi Komunikasi dilakukan dengan memberikan informasi


operasional yang dibutuhkan oleh pasien
Jenis indikator Proses

Frekuensi Setiap hari


pengumpulan
data
Periode analisis Setiap 1 bulan

Numerator 1. Penyampaian informasi pasien di pendaftaran


2. Penyampaian informasi obat pada pasien di unit
farmasi
3. Penyampaian informasi pasien di ruang tindakan
4. Penyampaian edukasi pada pasien di semua poli

Denominator Jumlah seluruh daftar tilik pemberian informasi dan


edukasi pada pasien

Rumus Angka kepatuhan pemberian informasi dan edukasi


perhitungan X 100%
Jumlah seluruh angka kepatuhan pemberian
informasi dan edukasi

Sumber data 1. Daftar tilik penyampaian informasi pasien di


pendaftaran
2. Daftar tilik penyampaian informasi obat pada unit
farmasi
3. Daftar tilik penyampaian informasi pasien di
ruang tindakan
4. Daftar tilik penyampaian edukasi pasien di
semua poli

Stándar/target 100%

Penanggung Penanggung jawab unit


jawab pengumpul
data
Langkah yang 1. Petugas melakukan penyampaian informasi dan
perlu dilakukan edukasi yang dibutuhkan oleh pasien sesuai
dengan prosedur dengan menggunakan daftar
tilik
2. Petugas merekap jumlah pasien yang dilaporkan
setiap 1 bulan sekali
3. Petugas menganalisis hasil pengukuran
4. Petugas membuat tindak lanjut perbaikan bila
diperlukan
5. Petugas melaporkan hasil pengukuran ke Tim
PMKP

Sumber daya 1. Petugas di masing-masing unit


yang dibutuhkan 2. ATK
3. Ketepatan Pemberian Obat Kepada Pasien

Judul Kepatuhan petugas terhadap prosedur dalam


memberikan obat kepada pasien
Dimensi mutu Keamanan dan Keselamatan, Efektifitas
Tujuan Agar tidak terjadi kesalahan pada saat memberikan
obat kepada pasien
Definisi Kepatuhan petugas terhadap prosedur dalam
operasional memberikan obat kepada pasien

Jenis indikator Proses


Frekuensi Setiap hari
pengumpulan
data
Periode analisis Setiap 1 bulan
Numerator Jumlah pemberian obat pada pasien dengan tepat
Denominator Jumlah seluruh pemberian obat kepada pasien

Rumus 1. Jumlah pemberian obat kepada pasien dengan


perhitungan benar
X 100%
Jumlah seluruh pemberian obat kepada pasien
Sumber data 1. Lembar resep pasien
Stándar/target 100%
Penanggungjawab Penanggung Jawab Unit
pengumpul data
Langkah yang 1. Petugas memberikan obat kepada pasien dengan
perlu dilakukan kepatuhan 5 benar
2. Petugas menganalisis hasil pengukuran
3. Petugas membuat tindak lanjut perbaikan bila
diperlukan
4. Petugas melaporkan hasil pengukuran ke Tim
PMKP

Sumber daya 1. Petugas di masing-masing unit


yang dibutuhkan 2. ATK

4. Kepastian Tepat Lokasi, Tepat Prosedur, Tepat Pasien

Judul Kepatuhan petugas melakukan pencabutan gigi


Dimensi mutu Keamanan dan Keselamatan, Efektifitas
Tujuan Agar tidak salah jenis tindakan, orang, dan salah sisi
Definisi Identifikasi pasien yang akan mendapatkan tindakan
operasional medis di BPG dilakukan dengan memastikan lokasi,
prosedur, dan pasien yang benar.

Jenis indikator Proses


Frekuensi Setiap hari
pengumpulan data
Periode analisis Setiap 1 bulan
Numerator Menghitung jumlah pencabutan gigi dan jumlah
kejadian kesalahan identifikasi
Denominator Jumlah seluruh pencabutan gigi

Rumus Jumlah pencabutan gigi di BPG – kejadian


perhitungan kesalahan identifikasi
X 100%
Jumlah seluruh pencabutan gigi
Sumber data Daftar tilik
Stándar/target 100%
Penanggungjawab Penanggung Jawab Unit
pengumpul data
Langkah yang 1. Petugas tindakan sesuai dengan prosedur dengan
perlu dilakukan menggunakan daftar tilik
2. Petugas merekap jumlah pencabutan gigi dan
kejadian kesalahan identifikasi setiap 1 bulan
sekali
3. Petugas menganalisis hasil pengukuran
4. Petugas membuat tindak lanjut perbaikan bila
diperlukan
5. Petugas melaporkan hasil pengukuran ke Tim
PMKP

Sumber daya yang 1. Daftar tilik


dibutuhkan 2. ATK

5. Pengurangan Terjadinya Risiko Infeksi di Puskesmas

Judul 1. Kepatuhan melakukan hand hygiene dengan benar


2. Kepatuhan menggunakan APD sesuai dengan
ketentuan
Dimensi mutu Keamanan dan Keselamatan, Efektifitas
Tujuan Agar tidak terjadi infeksi nosokomial akibat
pelayanan kesehatan
Definisi Kepatuhan melaksanakan upaya pencegahan dan
operasional pengendalian infeksi dengan cuci tangan (hand
hygiene) yang benar dan tepat. serta penggunaan APD
(alat pelindung diri) sesuai dengan ketentuan.
Jenis indikator Proses
Frekuensi Setiap hari
pengumpulan data
Periode analisis Setiap 1 bulan
Numerator 1. Menghitung jumlah petugas yang melakukan cuci
tangan dengan benar sesuai dengan prosedur
2. Menghitung jumlah petugas yang menggunakan
APD dengan benar sesuai dengan prosedur
Denominator Jumlah seluruh petugas yang disurvei

Rumus 1. Jumlah petugas yang melakukan cuci tangan


perhitungan dengan benar
X 100%
Jumlah seluruh petugas yang disurvei

2. Jumlah petugas yang menggunakan APD


X 100%
Jumlah seluruh petugas yang disurvei

Sumber data Penanggung jawab unit kesehatan perorangan


melakukan penilaian kepada petugas dilakukan
secara acak setiap bulannya
Stándar/target 100%
Penanggung jawab Penanggung jawab unit kesehatan perorangan
pengumpul data
Langkah yang 1. Petugas melakukan melakukan hand hygiene
perlu dilakukan dengan benar dan menggunakan APD sesuai
dengan ketentuan
2. Penanggung jawab unit kesehatan perorangan
melakukan penilaian kepada petugas dilakukan
secara acak setiap bulannya
3. Penanggung jawab unit kesehatan perorangan
menganalisis hasil pengukuran
4. Penanggung jawab unit kesehatan perorangan
membuat tindak lanjut perbaikan bila diperlukan
5. Penanggung jawab unit kesehatan perorangan
melaporkan hasil pengukuran ke Tim PMKP

Sumber daya yang 1. Penanggung jawab unit kesehatan perorangan


dibutuhkan 2. Petugas di masing-masing unit
3. Lembar penilaian cuci tangan dan penggunaan
APD
4. ATK
6. Mengurangi Risiko Cedera Pasien Akibat Terjatuh

Judul 1. Kepatuhan melakukan assesment pada pasien


risiko jatuh
2. Pemakaian kalung risiko jatuh
Dimensi mutu Keamanan dan Keselamatan, Efektifitas
Tujuan Untuk meminimalkan risiko jatuh pada pasien
Definisi Melakukan pengkajian terhadap kemungkinan risiko
operasional jatuh dan memberikan kalung risiko jatuh pasien
berisiko jatuh: pasien lansia, anak usia 1-5 tahun,
pasien dengan alat bantu gerak, dan pasien dengan
disabilitas

Jenis indikator Proses


Frekuensi Setiap hari
pengumpulan data
Periode analisis Setiap 1 bulan
Numerator Jumlah kejadian pasien jatuh
Denominator Jumlah pasien risiko jatuh yang di assessment
Rumus Jumlah kejadian pasien jatuh
perhitungan X 100%
Jumlah pasien risiko jatuh yang di assessment
Sumber data Registrasi pasien risiko jatuh
Stándar/target 100%
Penanggungjawab Penanggung Jawab Unit
pengumpul data
Langkah yang 1. Petugas keamanan memberikan kalung kuning
perlu dilakukan pada pasien risiko jatuh
2. Petugas di setiap unit melakukan assessment pada
pasien risiko jatuh
3. Petugas merekap jumlah pasien jatuh dan jumlah
seluruh pasien yang di assesment setiap 1 bulan
sekali
4. Petugas menganalisis hasil pengukuran
5. Petugas membuat tindak lanjut perbaikan bila
diperlukan
6. Petugas melaporkan hasil pengukuran ke Tim
PMKP

Sumber daya yang 1. Petugas di masing-masing unit


dibutuhkan 2. ATK

KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT


KECAMATAN MATRAMAN
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR,

HERNI LESTYANINGSIH
NIP 197503162006042018