Anda di halaman 1dari 7

1.

Pencegahan
Walaupun infeksi H. Pylori tidak selalu dapat dicegah, berikut
beberapa saran untuk dapat mengurangi resiko terkena gastritis.
a. Makan Secara Benar
Hindari makanan yang dapat mengiritasi terutama makan yang
pedas, asam, gorengan, ataupun berlemak. Makanlah dengan
jumlah yang cukup pada waktunya dan lakukan dengan santai.
b. Hindari Alkohol
Penggunaan alkohol dapat mengiritasi dan mengikis lapisan
mukosa lambung dan dapat mengakibatkan peradangan dan
perdarahan.
c. Jangan Merokok
Merokok dapat meningkatkan asam lambung sehingga menund
a penyembuhan lambung dan merupakan penyebab utama terja
dinya kanker lambung.
d. Lakukan Olahraga Secara Teratur
Olahraga dapat meningkatkan kecepatan pernafasan dan
jantung, juga daoat menstimulasi aktifitas otot usus sehingga
membantu mengeluarkan limbah makanan dari usus secara
lebih cepat.
e. Kendalikan Stress
Stress meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke,
menurunkan sistem kekebalan tubuh dan dapat memicu
terjadinya permasalahan kulit. Stress juga dapat meningkatkan
produksi asam lambung dan memperlambat kecepatan
pencernaan.
f. Ganti Obat Penghilang Nyeri
Jika memungkinkan hindari penggunaan obat Anti Inflamasi
Non Steroid (AINS). Obat-obat golongan ini akan
menyebabkan terjadinya peradangan dan akan membuat
peradangan yang sudah ada mejadi lebih parah.
g. Ikuti Rekomendasi Dokter
Konsumsi makan yang sehat, hindari minuman yang
mengandung alkohol, merokok, hindari penggunaan obat-
obatan keras dalam jangka waktu panjang dan lakuka olahraga
secar teratur.

a. Pengkajian Resiko Andropause

Dalam penegakkan diagnosa andropuse,bagi bagian geriatria


univerrsitass St.Louis membuat 10 perrtanyaan berdasarkan keluhan
yang sering dirasakan oleh penderita.pertanyaan tersebut yaitu :

NO PERTANYAAN Ya Tidak
1 Apakah libido atau dorongan seksual menurun akhir – 
akhir ini?
2 Apakah anda merasa lemas atau kurang tenaga? 
3 Apakah daya tahan dan kekuatan fisik anda menurun? 
4 Apakah tinggi badan anda berkurang? 
5 Apakah anda merasa kenikmatan hidup menurun? 
6 Apakah anda sering merasa kesal atau cepat marah? 
7 Apakah ereksi anda kurang kurang kuat? 
8 Apakah anda merasakan penurunan kemampuan dalam 
berolahraga?
9 Apakah anda sering mengantuk dan tertidur sesudah 
makan malam?
10 Apakah anda merasakan adanyanya perubahan atau 
penurunan prstasi kerja?

Jika jawaban nomor 1 dan 7 adalah “Ya” atau ada 3 jawaban


“Ya” selain no tersebut,maka kemungkinan besar kadar testosteron
menurun atau pria tersebut mengalami andropause.

Interpretasi hasil klien adalah Ya/tidak* berisiko andopause

*Pilih salah satu

b. Pencegahan Jatuh Dengan Pengkajian Sskala Jatuh Morse Fall Scale

NO PENGKAJIAN SKALA NILAI KET


1 Riwayat jatuh : apakah lansia pernah jatuh Tidak 0 0
dalam 3 bulan terakhir? Ya 25
2 Diagnosa sekunder : apakah lansia memiliki Tidak 0 15
lebih dari satu penyakit? Ya 15
3 Alat baju jalan : 0 0
- Bad rest/dibantu perawat

- Kruk/tongkat/walker 15 15
- Berpegangan pada benda benda 30 30
disekitar (kursi,lemari,meja )

4 Terapi intravena : apakah saat ini lansia Tidak 0 0


terpasang infus?
Ya 20
5 Gaya berjalan/cara berpindah : 0 0
-Normal/bad rest/immobIle(tidak dapat
bergerak sendiri)

- Lemah (tidak dapat bertenaga) 10 10


- Gangguan / tidak normal (pincang/diseret) 20

6 Status normal 0 0
- Lansia menyadari kondisi dirinya

- Lansia mengalami keterbatasan daya ingat 15

Total Nilai 70

Keterangan :
Nilai 0 – 24 : Tidak berisiko jatuh
25 – 50 : Risiko Rendah
>51 : Resiko Tinggi Untuk Jatuh

Interpretasi hasil klien adalah resiko ……………… untuk jatuh

c. Lembar Pengkajian Keamanan Rumah


(HOME-Safety Assessment)
No Situasi dan Kondisi rumah Ya Tidak Ket
(1) (0)
1 Apakah penerangan rumah cukup (tidak gelap) ? 
Apakah sinar matahari dapat masuk kedalam
2
rumah ? 
Apakah penataan barang-barang di dalam rumah
3
rapih (tidak berantakan) ? 
Apakah di dalam rumah ada tangga atau lantai
yang tidak rata ? 
Apakah lantai kamar mandi licin ? 
Apakah tempat buang air besar memakai kloset
duduk ? 
Apakah tempat tidur lansia terlalu tinggi ? 
Apakah WC dekat dengan kamar lansia ? 
Apakah tempat duduk terlalu tinggi bagi lansia 
Hasil :
Skore lebih dari 5 : berisiko jatuh

Interpretasi hasil klien adalah berisiko ……………………..

2. Diagnosa Keperawatan
Setelah data terkumpul, langkah berikutnya adalah menganalisa data se
hingga diperoleh diagnosa keperawatan. Terjadi masalah kesehatan (pada
seseorang, kelompok, keluarga) yang dapat ditangani perawat untuk
menentukan tindakan perawat untuk menanggulangi atau mengurangi
masalah tersebut. Diagnosa yang sering pada pasien dengan gastritis
sebagai berikut:
1) Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera biologi (perlukaan mukosa
gaster)
2) Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan
dengan masukan makanan tidak adekuat dan rangsangan muntah
3) Resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan muntah,
haematemesis dan melena