Anda di halaman 1dari 10

TUGAS SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

RENCANA BISNIS

Penyusun :
Evi Nur Khasanah 5140111219
Immanuel Galang B 5150111300
Iqbal Fadholi 5150111304
Englan Sarwadi 5150111318

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA


RENCANA BISNIS

I. RINGKASAN EKSEKUTIF

Perusahaan Susu Kedelai “SARI ALAMI” direncanaka bertempat di Perumahan Banteng


3, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Struktur organisasinya terdiri dari pimpinan kemudian di
bawahnya diikuti bagian-bagian yang dibantu pekerja. Bagian-bagian itu antara lain ; bagian
produksi, bagian pengadaan bahan baku, bagian keuangan, dan bagian pemasaran.

Usaha ini dipilih karena prospek pengolahan kedelai menjadi susu kedelai sekarang ini
cukup menjanjikan, kandungan gizi yang terkandung didalamnya memiliki kandungan gizi
yang dibutuhkan manusia serta mudah dalam pembuatanya. Hanya dengan teknologi dan
peralatan yang sederhana, serta tidak diperlukannya keterampilan khusus, siapapun dapat
melakukan pengolahan kedelai menjadi susu kedelai.

Susu kedelai yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dibungkus plastik ukuran ½
kg. Pada plastik akan disablon dengan label: Susu Kedelai “SARI ALAMI”. Sasaran pasar
poduk susu kedelai ini utamanya adalah mahasiswa kampus universitas Universitas Islam
Indonesia dan masyarakat sekitar. Tempat penjualannya di kampus, bisa dititip di etalase
Fakultas Pertanian atau di Kopma, di toko atau warung-warung di sekitar perumahan Banteng
3, atau bahkan di supermarket- supermarket terdekat. Adapun harga jual dari produk susu
kedelai ini adalah Rp. 3.000 @ ukuran plastik ½ kg.

Promosi akan dilakukan dengan menempel pamflet-pamflet di pinggir jalan dan tempat-
tempat strategis lainnya. Selain itu juga akan memanfaatkan buletin yang terbit di kampus
dan media internet sebagai sarana e-business.

Peluang pasar untuk produk yang berbahan dasar kedelai ini sangatlah besar melihat
budaya masyarakat yang konsumtif dan peluang pasar yang menjanjikan. Selain itu daya beli
komsumen terhadap produk ini cukup bervariasi dari konsumen elite hingga konsumen
menegah bawah. Produk ini dapat dikonsumsi oleh semua golongan karena harganya yang
relatif terjangkau serta memiliki nilai kepuasan yang tinggi.

II. ALASAN PEMILIHAN BISNIS

Usaha pembuatan susu kedelai ini dipilih karena susu kedelai dikenal sebagai minuman
fungsional, sebagai minuman yang bergizi tinggi, minuman yang merupakan hasil ekstraksi
dari kedelai ini terutama sekali karena kandungan proteinnya, disamping mengandung lemak,
karbohidrat, kalsium, phosphor, zat besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12),
dan air. Susunan asam amino hampir sama dengan susu sapi. Untuk itu produk ini
tampaknya perlu diperhitungkan dalam menyusun pola menu sehari-hari bagi insan yang
memperhatikan kesehatan.

Oleh karena itu prospek usaha pengolahan kedelai menjadi susu kedelai sekarang ini
cukup menjanjikan, kandungan gizi yang terkandung didalamnya memiliki kandungan gizi
yang dibutuhkan manusia. Kadar protein kedelai mencapai 35,6 % (berat kering), dan pada
varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 % – 43 %. Kebutuhan protein yang
bersumber dari protein hewani sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan 157,14 gram.

Selain itu tingginya harga susu sapi menjadi peluang/prospek usaha dengan menjadikan
susu kedelai menjadi barang substitusi (pengganti) susu sapi, karena harga susu kedelai lebih
murah daripada susu produk hewani sementara kandungan gizinya hamper sama. Faktor lain
yang menjadikan usaha susu kedelai prospektif adalah mudah dalam pembuatanya. Dengan
teknologi dan peralatan yang sederhana, serta tidak diperlukannya keterampilan khusus,
siapapun dapat melakukan pengolahan kedelai menjadi susu kedelai.

III. DESKRIPSI USAHA


A. Data perusahaan
 Nama : Perusahaan Susu Kedelai “SARI ALAMI”
 Tempat : Perumahan Banteng 3, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman
 Basis operasi : Sleman Yogyakarta
 Bentuk usaha : Perdagangan dengan pengembangan Usaha Mandiri Kecil &
Menengah (UMKM)
B. Data Pengusaha
 Nama : Iqbal Fadholi
 Tempat,Tanggal Lahir: Sleman, 12 Maret 1997
 Pendidikan :Sedang menempuh S1 Pogram Study Akuntansi Fakultas
Ekonomi & Bisnis Universitas Teknologi Yogyakarta
IV. STRUKTUR ORGANISASI & JOB DESCRIPTIONS

Pimpinan

Iqbal Fadholi

Bagian Produksi Bagian Pengadaan Bagian Keuangan Bagian Pemasaran


Bahan Baku
Immanuel Galang Evi Englan
Vanesia

Karyawan Karyawan Karyawan Karyawan

Job Descriptions

1. Pimpinan (Manager)
 Pemilik sekaligus pimpinan
 Bertanggung jawab teradap jalannya usaha
 Koordinasi, pengawas, dan mengarahkan seluruh kegiatan
 Pengambil keputusan
 Sebagai quality control
2. Bagian Produksi
 Kepala bagian produksi mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai
jobdis
 Bertanggung jawab terhadap persiapan dan proses produksi
 Bertanggung jawab terhadap makanan yang dipesan konsumen
 Menjaga kebersihan produk dalam proses produksi
 Cekatan dalam menjaga mutu produk, baik cita rasa, aroma, ataupun tekstur
 Mengemas hasil produksi
3. Bagian Pengadaan Bahan Baku
 Kepala bagian pengadaan bahan baku mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk
bekerja sesuai jobdis
 Mencari informasi keberadaan bahan baku
 Melakukan pembelian bahan baku
 Menjaga mutu bahan sebelum diolah (ketika masih dalam penyimpanan)
4. Bagian Keuangan
 Kepala bagian keuangan mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai
jobdis
 Melaksanakan kegiatan keuangan dan administrasi
 Mencatat/pembukuan keuangan perusahaan
 Mengadakan dana untuk proses pembelian bahan dan proses
 Membuat laporan keuangan harian, mingguan, bulanan, triwulan, tahunan
 Bertanggung jawab terhadap sistem keuangan
5. Bagian Pemasaran
 Kepala bagian pemasaran mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai
jobdis
 Mempromosikan dan memasarkan produk
 Mendistribuskan produk ke tempat pemasaran, misalnya; toko, warung, atau bahkan
super market terdekat
 Melayani dengan ramah, menanggapi komplain konsumen dengan ramah dan
senyum

V. KELEBIHAN & KELEMAHAN STRUKTUR ORGANISASI

Organisasi Garis / Lini adalah suatu bentuk organisasi dimana pelimpahan wewenang
langsung secara vertical dan sepenuhnya dari kepemimpinan terhadap bawahannya

Bentuk lini juga disebut bentuk lurus atau bentuk jalur. Bentuk ini merupakan bentuk
yang dianggap paling tua dan digunakan secara luas pada masa perkembangan industri
pertama. Organisasi Lini ini diciptakan oleh Henry Fayol.

1) Hubungan antara pimpinan & bawahan masih bersifat langsung melalui satu garis
wewenang
2) Selain top manajer , manajer dibawahnya hanya sebagai pelaksana
3) Jumlah karyawan sedikit
4) Sarana dan alatnya terbatas
5) Bentuk lini pada perusahaan perseorangan, pemilik perusahaan adalah sebagai top
manajer
6) Organisasi kecil
Kelebihan dari struktur organisasi ini adalah :

1) Atasan dan bawahan dihubungkan dengan satu garis komando.


2) Rasa solidaritas dan spontanitas seluruh anggota organisasi besar
3) Proses decesion making berjalan cepat
4) Disiplin dan loyalitas tinggi
5) Rasa saling pengertian antar anggota tinggi

Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :

1) Ada tendensi gaya kepernimpinan otokratis


2) Pengembangan kreatifitas karyawan terhambat
3) Tujuan top manajer sering tidak bisa dibedakan dengan tujuan organisasi
4) Karyawan tergantung pada satu orang dalam organisasi

VI. ANALISIS PEMASARAN

1. Product (produk)

Produk yang direncanakan untuk diproduksi adalah susu kedelai. Susu kedelai
yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dikemas dalam plastik ukuran ½ kg.
Pada plastik akan disablon dengan label: Susu Kedelai “SARI ALAMI”. Produk
yang dihasilkan memiliki manfaat dan kualitas yang tinggi. Sudah diketahui bahwa
produk yang terbuat dari ekstrak kedelai ini memiliki kandungan gizi yang
bermanfaat untuk proses metabolisme tubuh.

2. Place (lokasi/distribusi)

Usaha ini berlokasi di Perumahan Banteng 3 Sariharjo Ngaglik Slemano. Adapun


sasaran pasar poduk susu kedelai ini adalah mahasiswa di kampus UIi dan
Masyarakat sekitar. Tempat penjualannya di kampus, bisa dititip di etalase
Fakultas Pertanian atau di Kopma, di toko atau warung-warung di sekitar
perumahan Banteng 3, atau bahkan di supermarket- supermarket terdekat.

3. Price (harga)

Penentuan harga jual dilakukan dengan cara menghitung biaya produksi ditambah
biaya lain-lain dan tren yang berlaku. Jika produk yang menjadi idola (tren)
harganya pun bisa dinaikan dari standar harga normal (misal pada saat cuaca panas
atau ketika bulan puasa besar kemungkinan produk ini akan dibanjiri konsumen).

Adapun rencana harga jual dari produk susu kedelai ini adalah Rp. 3.000 @ ukuran
plastik ½ kg.

4. Promotion (promosi)
Promosi akan dilakukan untuk mengenalkan produk ini kepada konsumen.
Promosi akan dilakukan dengan menempel pamflet-pamflet di pinggir jalan dan
tempat-tempat strategis lainnya. Selain itu juga akan memanfaatkan buletin yang
terbit di kampus dan media internet sebagai sarana e-business. Untuk promosi
melalui internet akan dipromosikan lewat facebook dan situs-situs e-
business lainnya seperti: berniaga.com dll. serta melalui blog pemilik usaha yaitu ;

VII. ANALISIS OPERASIONAL

1. Desain Produk

Susu kedelai yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dikemas. Pengemasan
di sisni dilakukan karena memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia
usaha, karena pengemasan tidak sekedar memberi wadah dari dari produk yang
dihasilkan tapi lebih pada pengembanan muatan misi dalam rangka persaingan
pasar dan juga peningkatan penjualan. Di mana onsumen akan cenderung tertarik
dengan produk yang dikemas dengan rapi dan menarik.

Fungsi kemasan tidak sebatas digunakan sebagai pelindung produk melainkan juga
sangat mendukung terjaganya kualitas produk serta adanya peningkatan kelas
(penampilan) imej yang baik. Jenis bahan kemasan yang digunakan adalah plastik
ukuran ½ kg.

Selain itu, pada kemesan juga akan diberi label. Pemberian label di sini tidak hanya
sekedar tulisan, tapi di dalamnya terkandung pesan-pesan tertentu yang
disampaikan pada konsumen. Dengan harapan produknya dapat dikenal oleh
konsumen luas, sehingga mudah dicari ketika dibutuhkan. Selain itu label juga
berfungsi sebagai jaminan atas kualitas produk, sarana untuk merk dagang, logo
perusahaan, nama dan alamat perusahaan, dan berat atau volume produk. Informasi
yang ingin disampaikan kepada konsumen tersebut terangkum dalam tulisan yang
dicetak pada kemasan produk. Maka pada kemasan plastik akan disablon dengan
label: Susu Kedelai “SARI ALAMI” dan juga logo perusahaan, nama dan alamat
perusahaan, dan berat atau volume produk.

2. Proses Produksi

1. Bahan:
1. Kedelai
2. Vanili
3. Gula pasir
4. Garam
5. Maizena
6. Air mineral (galonan)
2. Cara membuat:
 Kedelai dicuci dan dibersihkan dari kotoran-kotoran seperti pasir, tangkai, dan
kulit kedelai, kemudian direndam kurang lebih 2 jam.
 Rebus kedelai yang telah bersih selama kira-kira 15 menit, lalu rendam dalam
air bersih selama kira-kira 12 jam.
o Cuci sampai kulit arinya terkelupas.
o Lalu giling kedelai tersebut menggunakan mesin giling.
 Campur kedelai yang sudah halus dengan air panas. Aduk-aduk campuran
sampai rata.
 Saring campuran dengan kain saring, sehingga diperoleh larutan/sari untuk susu
kedelai.

 Tambakan gula pasir, vanili, coklat, dan garam ke dalam larutan susu, lalu aduk
sampai rata dan panaskan hingga mendidih.

 Setelah dingin susu kedelai yang sudah mengalami beberapa proses atau
langkah-langkah di atas maka dikemasdan kini siap untuk di pasarkan.

ANALISIS PELUANG PASAR & PESAING

VI. 1. Analisis Peluang Pasar

VII. Peluang pasar untuk produk yang berbahan dasar kedelai ini sangatlah besar
melihat budaya masyarakat yang konsumtif dan peluang pasar yang
menjanjikan. Selain itu daya beli komsumen terhadap produk ini cukup
bervariasi dari konsumen elite hingga konsumen menegah bawah. Produk
ini dapat dikonsumsi oleh semua golongan karena harganya yang relatif
terjangkau serta memiliki nilai kepuasan yang tinggi.

VIII. Metode pemasaran Susu Kedelai “SARI ALAMI” ini adalah dengan
menyebarkan brosur-brosur pada masyarakat pada permulaan usaha serta
metode getok tular, dengan membuat para konsumen merasa puas terhadap
sajian produk dan pelayanan prima yang disuguhkan perusahaan akan
mampu membuat mereka menyebarkannya pada orang sekampungnya (dari
mulut kemulut).

IX. Sasaran pasar poduk susu kedelai ini utamanya adalah mahasiswa kampus
universitas Trunojoyo dan Masyarakat sekitar Kamal-Bangkalan. Tempat
penjualannya di kampus, bisa dititip di etalase Fakultas Pertanian atau di
Kopma, di toko atau warung-warung di sekitar perumahan Telang-Kamal-
Bangkalan, atau bahkan di supermarket- supermarket terdekat.

X. Untuk menembus tingkat pasar yang optimal, maka diperlukan sekali untuk
memikirkan strategi yang akan ditempuh untuk membangun usaha agar
mendapatkan respon yang bagus dari konsumen di pasar bersaing. dengan
menganaliasa lingkungan internal dan eksternal yang ada di pasar domestik
akan mempermudah bagi perusahaan dalam menyusun strategi yang baik
dan efisien.

XI. 2. Tingkat Persaingan

XII. Melihat situasi di tempat yang akan dimasuki produk, sepertinya produk
susu kedelai ini akan laku di pasaran. Hal ini dikarenakan harganya yang
terjangkau dan sangat pas untuk ukuran dompet mahasiswa.

XIII. ANALISIS SWOT


1. Strengths (Kekuatan)
 Proses pembuatannya mudah dan sederhana
 Kualitas rasa dan tekstur produk yang khas (beda dengan yang lain).
 Harga jual murah meriah
 Memanfaatkan e-Business untuk mempromosikan produk melalui internet.
 Tempat produksi ada di wilayah perumahan yang rata-rata kost mahasiswa
 Kemasan menarik dan berlabel
 Kualitas produk terjamin
2. Weaknesses (Kelemahan)
 Harga bahan baku (kedelai) yang relatif tidak menentu (stabil) bahkan
beberapa waktu yang lalu sempat menglami kelangkaan.
 Manejemen perusahaan masih sederhana
 Terdapat endapan pada susu kedelai.
 Jika tidak tepat prosesnya terdapat tahu di lapisan atas susu
 Kuarang cukup modal mengingat kita sebagai mahasiswa
 Proses produksi bentrok dengan jadwal kuliah
 Ketidak tahuan masyarakat terhadap kandungan gizi yang diliki susu kedelai
3. Opportunities (Peluang )
 Pertumbuhan pasar dimungkinkan meningkat
 Peluang pasar untuk mendapatkan konsumen yang menjanjikan
 Belum ada pesaing khususnya untuk pemasaran di kampus
 Keterbukaan untuk menggunakan teknologi baru ke depannya untuk membuat
kemajuan besar dibidang produksi khususnya.
 Cuaca Madura khususnya Bangkalan yang panas membuat orang ingin
mengkonsumsi minuman yang segar
4. Threats (Ancaman)
 Selera konsumen yang selalu berubah – ubah mempunyai pengaruh yang besar
terhadap pembelian produk
 Susu kedelai tidak bisa disimpan lama dan akan merugikan jika tidak laku
dalam sehari
 Munculnya pesaing baru
 Banyaknya variasi minuman ringan

Beri Nilai