Anda di halaman 1dari 2

Federasi Perawat Anestesi Internasional (IFNA)

Standar Dan Kode Etik

Pembukaan

Tujuan dari adanya Standar dan Kode Etik Federasi Perawat Anestesi
Internasional/International Federation of Nurse Anesthetist (IFNA) adalah untuk
mengakui penerimaan profesi terhadap tanggung jawab dan kepercayaan yang
diberikan oleh masyarakat dan untuk mengakui kewajiban internasional yang
melekat dalam kepercayaan tersebut. Sebagai standar aktual pada pendidikan
untuk mempersiapkan perawat anestesi, standar praktik dan pemantauan kode etik
ditulis untuk mengakomodasi perbedaan utama dalam lingkup praktik perawat
anestesi di seluruh dunia. Standar ini telah didefinisikan sesuai dengan misi IFNA
yaitu untuk menetapkan persyaratan yang minimal untuk perawatan anestesi yang
aman.

Misi IFNA

Federasi Internasional Perawat Anestesi (IFNA) adalah sebuah organisasi


internasional yang mewakili perawat anestesi yang melayani masyarakat dan
anggotanya. Misi federasi ini menyampaikan bahwa anggotanya berkomitmen
terhadap kemajuan pendidikan dan praktik dan dengan demikian mendukung dan
meningkatkan ilmu anestesi di seluruh dunia. IFNA berusaha untu membangun
dan mempertahankan kerjasama yang efektif dengan institusi yang tertarik
memiliki perawat anestesi yang professional.

Visi IFNA

Federasi internasional Perawat Anestesi adalah suara otoritatif untuk perawat ahli
anestesi dan perawat anestesi, mendukung dan meningkatkan perawatan anestesi
berkualitas di seluruh dunia. Sebagai seseorang yang profesional, perawat
anestesi dikenali karena kontribusi signifikan mereka terhadap perawatan
kesehatan global seperti hanlnya perawat, praktisi, guru, administrator, periset,
dan konsultan. IFNA berpartisipasi dalam perumusan dan implementasi kebijakan
kesehatan dan pengakuan perawat anestesi sebagai alat perawatan kesehatan yang
penting dan hemat biaya.

Objek IFNA

Objek IFNA diantaranya :

1. Mendukung/mendorong/memajukan kerjasama antara perawat anestesi


internasional.
2. mengembangkan dan memajukan standar pendidikan di bidang perawat
anestesi.
3. Mengakui program pendidikan anestesi yang memenuhi syarat melalui
proses persetujuan program anestesi
4. mengembangkan dan memajukan standar praktik di bidang perawat
anestesi.
5. memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di anestesi.
6. membantu asosiasi perawat anestesi untuk memperbaiki standar perawat
anestesi dan kompetensi perawat anestesi.
7. Mendukung/mendorong pengakuan terhadap perawat anestesi
8. Mendorong penelitian yang berkaitan dengan profesi perawat anestesi dan
promosi keselamatan pasien.
9. Membangun dan memelihara kerja sama yang efektif antara perawat
anestesi, ahli anestesi dan anggota profesi medis lainnya, profesi
keperawatan, rumah sakit dan agen yang mewakili minat masyarakat
terhadap perawat anestesi (*).
Dan (*) menunjukkan definisi, dapat ditemukan dalam glosarium.