Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Tujuan pembangunan kesehatan nasional adalah tercapainya

kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk Indonesia, sehingga

dapat mencapai derajat kesehatan yang paling optimal. Untuk itu

peningkatan mutu dan penataan pelayanan kesehatan sangat diperlukan.

Titik beratnya diletakkan pada pelayanan kesehatan dasar sebagai upaya

terpadu (Integrasi) yang dilaksanakan melalui Puskesmas, bidan swasta

dan balai pengobatan dimana diharapkan terjadi penurunan angka

kematian bayi, balita dan ibu serta perbaikan status gizi anak dan keluarga.

Puskesmas merupakan pusat pengembangan, pembinaan dan

pelayanan kesehatan masyarakat yang sekaligus merupakan pos terdepan

dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Untuk mencapai hal tersebut,

maka puskesmas harus melaksanakan tugas teknis dan administratif

dengan baik.

Dengan dimulainya Badan Layanan Umum daerah (BLUD) dan

otonomi daerah, sebagai Puskesmas yang telah menerapkan sistem

tersebut kami mencoba memberikan gambaran tentang hasil kegiatan kami

selama setahun di tahun 2015, sesuai kebijakan dasar Puskesmas

berdasarkan Kepmenkes : 128/2004 Puskesmas mempunyai fungsi yaitu :

1. Upaya kesehatan wajib ( upaya dengan daya ungkit tinggi untuk

meningkatkan derajat kesehatan masyarakat ), meliputi :

a. Upaya Promosi Kesehatan

b. Upaya Kesehatan Lingkungan

1
c. Upaya KIA dan KB

d. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat

e. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular

f. Upaya Pengobatan

2. Upaya Kesehatan Pengembangan (upaya kesehatan dengan

berdasarkan permasalahan dimasyarakat dan disesuaikan dengan

kemampuan Puskesmas) , meliputi :

a. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut

b. Upaya Kesehatan Sekolah

c. Upaya Kesehatan Lansia

d. Upaya Kesehatan Perawatan Kesehatan Masyarakat

e. Upaya Kesehatan Jiwa

f. Upaya Kesehatan Mata

g. Upaya Kesehatan Olah Raga

h. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional, dan lain sebagainya

disesuaikan dengan karakteristik tiap-tiap daerah.

Sehingga dengan dibuatnya laporan kegiatan tahunan ini, dapat

menjawab bagaimana pelaksanaan program telah dilakukan juga untuk

mengetahui masalah dan hambatan yang ditemui selama ini, selanjutnya

agar dapat dievaluasi serta dipertimbangkan solusinya.

B. DASAR HUKUM

1. UUD 1945 Pasal 20 tentang: Kesehatan.

2. UU No.23/1992 tentang: Kesehatan.

3. Kepmenkes No. 128/2004 tentang : Kebijakan dasar Puskesmas

4. Kep.Mendagri No. 92/1993 tentang: Penetapan dan penatausahaan

serta pertanggungjawaban keuangan unit swadana daerah.

2
5. Instr. Mendagri No. 29/1997 tentang: Penyediaan dana pembinaan

manajemen unit swadana daerah.

6. Per. DKI Jakarta No. 8/1997 tentang: Organisasi dan tata kerja Dinas

Kesehatan DKI Jakarta.

7. Kep. Gubernur Prov. DKI Jakarta No. 39/2000 dan No. 15/2001

tentang Pelaksanaan uji coba unit swadana daerah pada 43

puskesmas kecamatan di provinsi DKI Jakarta.

8. Kep. Gubernur Prov. DKI Jakarta No. 43/2001 tentang : Petunjuk

pelaksanaan dan pengelolaan administrasi keuangan puskesmas

sebagai unit swadana daerah.

C. TUJUAN

- Umum : Memberikan gambaran tentang keadaan kesehatan

masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan

Gunung serta pelaksanaan seluruh kegiatan puskesmas

termasuk masalah dan hambatan yang ditemui selama

setahun.

- Khusus : - Mengevaluasi pencapaian kegiatan puskesmas

selama setahun.

- Mengevaluasi kemampuan manajemen puskesmas

selama setahun.

- Mengevaluasi masalah/hambatan yang ditemui

selama penyelenggaraan kegiatan puskesmas.

- Menentukan rencana kegiatan tahun berikutnya.

Adapun Visi, Misi Puskesmas dan Nilai (value) Kecamatan Kebayoran Baru ,

yaitu :

 VISI: PUSKESMAS TERBAIK DI DKI JAKARTA

3
 MISI :

1. Mengembangkan SDM secara kualitas, kuantitas dan berdaya

saing.

2. Menyediakan sarana dan prasarana yang lengkapndan sesuai

standar

3. Mengembangkan system pelayanan yang berorientasi kepada

kebutuhan pelanggan

4. Meningkatkan budaya kerja yang Produiktif, Inovatif.,

menyenangkan serta berorientasi pada pelayanan masyarakat

5. Meningkatkan kerjasama lintas sektoral dibidang kesehatan

 NILAI (Value) :

1. Integritas

2. Kerjasama

3. Profesional

4. Inovasi

5. Akuntabel

D. RUANG LINGKUP

Kegiatan yang dilaporkan adalah semua kegiatan puskesmas dan

aparat penunjangnya, termasuk kegiatan peran serta masyarakat yang

dibina. Tidak termasuk kegiatan unit pelayanan swasta yang ada di wilayah

kerja Kelurahan gunung.

BAB II

KEADAAN UMUM WILAYAH KERJA

4
A. DATA GEOGRAFI

A.1 Batas Wilayah

Kelurahan Gunung merupakan bagian dari pemerintah Wilayah

Kecamatan Kebayoran Baru Kotamadya Jakarta Selatan dengan luas

Wilayah 132,30 Ha. Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor

1815 tahun 1986 batas-batas kelurahan Gunung adalah sebagai berikut :

Sebelah Utara : Pintu Sembilan ( Kelurahan Gelora )

Sebelah Selatan : Jl. Kyai Maja ( kelurahan Kramat Pela )

Sebelah Barat : Jl. Kali Grogol (Kelurahan Kebayoran Lama Utara)

Sebelah Timur : Jl. Sisingamangaraja ( Kelurahan Selong )


A.2 Luas Wilayah
Kelurahan Gunung memiliki luas wilayah 132,30 Ha. Saat ini terdiri

dari 7 RW dengan 67 RT

B. DATA DEMOGRAFI

Adapun sampai saat ini jumlah penduduk berdasarkan catatan yang

ada pada seksi kependudukan dan catatan sipil Kelurahan Gunung bulan

Desember 2015 jumlah penduduk 11.346 jiwa dan 3.369 KK dengan

rincian sebagai berikut :

 WNI :
 Jumlah Penduduk Laki-laki : 5.709 Jiwa
 Jumlah Penduduk Perempuan : 5.637 Jiwa
 Jumlah Kepala Keluarga : 3.369 KK
 Jumlah KK Laki-laki : 2.730 KK
 Jumlah KK Perempuan : 639 KK

Sementara kondisi geografis Kelurahan Gunung adalah :


 Ketinggian tanah dari permukaan laut : 50 M
 Banyaknya curah hujan : 1000 M3
 Suhu udara rata-rata : 29°C
 Topografi : Daratan

5
Adapun letak Kelurahan dari Pemerintah ( orbitasi ) adalah :
 Ibukota Kecamatan : 1 KM
 Ibukotamadya : 5 KM
 Ibukota Provinsi : 12 KM
 Ibukota Negara : 13 KM

Data penduduk per RW :

Jenis Kelamin
NO RW
LK PR JML
1 01 1.627 1.534 3.161
2 02 5573 593 1.166
3 03 444 432 876
4 04 487 496 983
5 05 743 756 1.499
6 06 927 921 1.848

7 08 908 905 1.813

JUMLAH 5.709 5.637 11.346

C. KEADAAN SOSIAL EKONOMI

Keadaan penduduk Kelurahan Gunung sangat terlihat heterogen

karena Kelurahan Gunung dihuni oleh masyarakat dari tingkat ekonomi

lemah sampai dengan masyarakat ekonomi tinggi sehingga dalam upaya

menarik partisipasi, sistem yang dimiliki memiliki kekhususan sendiri

dengan melihat kondisi lingkungan masing-masing.

Keadaan penduduk Kelurahan Gunung dilihat keberadaannya dapat

diuraikan sebagai berikut :

C.1 Menurut Agama :

6
Di Kelurahan Gunung mayoritas penduduknya beragama islam.

Berikut ini data jumlah penduduk menurut pemeluk Agama sampai dengan

Desember 2015 :

Pemeluk Agama
No. RW Jumlah
Islam Kristen Katholik Hindu Buddha
1 01 1.860 186 72 12 15 2.145
2 02 938 144 65 3 5 1.155
3 03 578 156 118 - 21 873
4 04 692 131 99 1 7 930
5 05 1200 155 124 4 18 1.501
6 06 1.647 150 97 5 6 1.905
7 08 1.588 146 37 2 4 1.777
Jumlah 8.500 1.068 610 27 76 11.346

C.2 Menurut Mata Pencaharian :

Data Mata Lingkungan RW


No. Jumlah
01 02 03 04 05 06 08
Pencaharian
1 PNS 299 420 322 364 443 470 462 2780
2 Swasta 487 324 276 321 382 428 414 2632
3 TNI 3 5 2 3 4 4 4 25
4 Pedagang 98 18 19 8 64 82 52 341
5 Buruh 56 9 3 6 32 48 34 188
6 Wiraswasta 80 29 26 19 41 59 41 295
7 Pensiunan 15 34 38 40 52 74 65 318
Pelajar/
8 176 74 48 50 122 144 126 740
Mahasiswa
Ibu Rumah
9 281 68 34 32 119 223 204 961
Tangga
10 Lain-lain 54 18 6 9 46 53 50 231
Jumlah 1549 999 774 852 1300 1586 1452 8511

C.3 Menurut Pendidikan :


(Penduduk Usia 18 Tahun ke atas).

NO PENDIDIKAN JUMLAH
1 Penduduk Tingkat TK 36
3 Penduduk Tingkat SD 197
4 Penduduk Tingkat MI -

7
5 Penduduk Tingkat SLTP 389
6 Penduduk Tingkat MTs 31
7 Penduduk Tingkat SLTA 1240
8 Penduduk Tingkat Aliyah 24
9 Penduduk Tingkat Universitas 1454

C.4 Menurut Keadaan perekonomian :

Keadaan perekonomian masyarakat dilihat dari keadaan dapat

dikatakan secara umum adalah masyarakat berpenghasilan rendah,

sedangkan lokasi kegiatan perekonomian berada antara lain di :

1. Pd. Pasar Jaya ( Ps Mayestik )

Pasar Mayestik berlokasi di Jl. Tebah Rw.03

2. Lokasi Pedagang Kaki Lima :

 Jl. Bumi : Pedagang Kios Minuman

 Jl. Kyai Maja : Pedagang Makanan.

C.5 Menurut Tingkat Kesejahteraan :

Terletak di lingkungan elit Kebayoran Baru, bukan berarti

seluruh masyarakatnya termasuk golongan mampu, secara umum

terdapat 3 golongan :

 Golongan atas, keluarga

 pejabat negara / menteri, pengusaha besar.

 Golongan menengah.

 Golongan miskin, tinggal

 di daerah kumuh, pemulung.

8
D. FASILITAS / SARANA KESEHATAN

1. Sarana Kesehatan

No. FASILITAS

KESEHATAN 001 002 003 004 005 006 008 JML


1. PUSKESMAS - - 1 - - - - 1
2. POSYANDU 2 - - - 1 3 1 7
3. DOKTER - 2 4 4 2 3 3 18

PRAKTEK
4. APOTEK - - 7 - - 1 - 8
5. DUKUN BAYI - - - - - - - 0
6. PANTI PIJAT - - 3 - - - - 3
7. BIDAN PRAKTEK 1 1 1 1 - - - 4
8. KLINIK - - 1 - - - 1 2

KESEHATAN
9. RUMAH - - 1 1 - - 1 3

BERSALIN
10. KELOMPOK BKA - - - - - - - 0
11. POS KESEHATAN - - 1 - - - - 1

KB
12. SINSE / TABIB - - - - - - - 0
JUMLAH 3 4 21 6 3 7 6 50

2. Tempat Kebugaran

1. Sanggar Senam : -

2. Salon : 5

E. FASILITAS PENDIDIKAN

No. TINGKAT NEGERI SWASTA JUMLAH KET


1. PAUD - 4 4
2. TK - - 0
3. SD 2 2 4
4. MI - - 0
5. SLTP 3 1 4
6. MTS - - 0
7. SLTA 1 1 2
8. ALIYAH - - -
9. UNIVERITAS - 1 1
Jumlah 6 11 17

9
F. FASILITAS WISATA / REKREASI

Hotel : 1

Taman : 2

Biliard : -

Karaoke : -

G. FASILITAS TEMPAT / SARANA UMUM DAN JENIS USAHA

No. SARANA EKONOMI JUMLAH KETERANGAN


1. Bank milik pemerintah 4
2. Bank milik swasta 5
3. Lembaga keuangan milik pemerintah 1 Pegadaian
4. Lembaga keuangan milik swasta -
5. Lembaga perkreditan -
6. Koperasi serba usaha -
7. Waserda 7
8. Koperasi pinjaman 1
9. Koperasi pasar 1
10. Koperasi karyawan 1
11. Money changer 2
12. Leasing 1
13. Asuransi -
14. SPBU 2 Sdh dibongkar
15. Pusat perdagangan/perkantoran 2
16. Pertokoan 4 Grosir, dll
17. Showroom 1
18. Pasar 1 Ps. Mayestik
19. Toko/kios 35
20. Warung 1216
21. Restaurant 28
22. Cafe 1
23. Lokasi kaki lima 5 JS
24. Industri pasar 3
25. Industri menengah -
26. Industri rumah tangga 1
27. Boutique 5
28. Panti pijat 3
29 Salon 10

H. FASILITAS RUMAH IBADAH

No. RW MASJID MUSHOLA GEREJA KLENTENG PURA KUIL WIHARA


1. 001 1 1 - - - - -

10
2. 002 1 4 - - - - -
3. 003 - - 1 - - - -
4. 004 - - 1 - - - -
5. 005 1 1 - - - - -
6. 006 - 8 - - - - -
7. 008 2 2 - - - - -
JML 5 16 2 0 0 0 0

I. FASILITAS OLAHRAGA

No LOKASI SEPAK TENIS BULU


BOLA LAP TANGKIS BASKET RENANG VOLLEY
1. RW 001 - - 1 - - -
2. RW 002 - - 3 3 - -
3. RW 003 - - 1 1 - -
4. RW 004 - 1 - - - -
5. RW 005 - - 1 1 1
6. RW 006 - - 1 - - -
7. RW 008 - 1 2 1 1 1
JUMLAH - 2 9 6 2 1

J. PETA DAERAH RAWAN BENCANA

Jumlah
No. Rw Keterangan
KK Jiwa

Daerah rawan banjir (genangan


1 001 936 2.142
sementara)

SARANA PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN

DAN BENCANA ALAM

No. Jenis Sarana Jumlah Keterangan


1. Posko pengendalian banjir 4
2. Pos pemadam kebakaran -
3. Alat pemadam kebakaran 42
4. Perahu karet -
5. Hydant 11
6. Lain-lain -

11
12