Anda di halaman 1dari 2

PETUNJUK PENGGUNAAN Untuk Produk OMNI GUARD,

GUARDIAN, NIGHT EYES versi1508


1. Mengaktifkan Alarm (Arm)
Tekan tombol (gembok)1x, central lock pintu akan terkunci, lampu LED akan berkedip normal, sementara itu
relay anti-starter* akan aktif sehingga mesin tidak bisa di starter selama alarm aktif.
• Aktif Tanpa Suara (Silent Arm)
Tekan tombol (sirine coret) kemudian tekan tombol (gembok) dalam 2 detik untuk memasuki keadaan
aktif tanpa suara.

2. Menonaktifkan Alarm (Disarm)


Tekan tombol (gembok buka) 1x, sirine akan berbunyi 2x, lampu sein akan berkedip 2x, central lock pintu
akan terbuka, lampu LED padam, lampu plafon menyala selama 25 detik* (akan padam ketika kunci kontak
diputar ke ON/mesin dihidupkan).
• Menonaktifkan Tanpa Suara (Silent Disarm)
Tekan tombol (sirine coret) kemudian tekan tombol (gembok buka) dalam 2 detik untuk memasuki
keadaan menonaktifkan tanpa suara.

3. Aktif Kembali & Kunci (Auto Re-arm & Lock)


Setelah menekan tombol (gembok buka) saat kondisi alarm aktif, jika pintu tidak pernah dibuka, setelah 30
detik, sistem akan mengunci central lock pintu secara otomatis dan memasuki keadaan aktif sekali lagi.

4. Menonaktifkan Alarm Pada Saat Darurat (Emergency Disarm)


Jika remote kontrol rusak atau hilang pada saat keadaan alarm aktif, ikuti langkah berikut :
a. Buka pintu menggunakan kunci mobil lalu tutup kembali pintunya (menyebabkan alarm akan berbunyi).
Masukan kunci kontak kemudian putar kunci kontak ke posisi “ON”
b. Tekan switch valet selama 5 detik. Sirine akan berbunyi 4x dan lampu sein akan berkedip 4x yang
menandakan sistem telah non-aktif (Disarm).

5. Panik (Remote Panic)


Keadaan yang ditimbulkan dengan sengaja apabila pengendara/pemilik kendaraan merasa terancam
keselamatan mobil/dirinya dengan mencari perhatian sekitarnnya.
a. Ketika alarm non-aktif (Disarming) maupun aktif (Arming), tekan tombol (sirine coret) selama 3 detik,
sirine akan berbunyi, lampu sein dan lampu plafon* akan berkedip 30 detik. Sistem central lock akan
mengunci pintu.
b. Tekan tombol apa saja untuk menghentikan fungsi panik.

6. Pencari Mobil (Car Finder)


Fitur ini berguna untuk mencari posisi mobil berada dalam areal parkir atau untuk tujuan mencari mobil
dalam kerumitan mobil yang lain secara visual.
a. Ketika sistem aktif (Arming), tekan tombol (gembok), sirine akan berbunyi chirp 10x dan lampu sein
serta lampu plafon akan berkedip 10x.
b. Tekan tombol apa saja untuk menghentikan pencari mobil.

7. Peringatan Pemicu Alarm (Trigger Alarm Alerts)


a. Saat alarm dalam keadaan aktif (arming), jika pintu atau kap mobil dibuka*, sirine akan berbunyi dan
lampu sein akan berkedip selama 30 detik. Setelah itu sistim alarm akan kembali keadaan aktif (Arming).
b. Saat alarm dalam keadaan aktif (arming), jika mobil menerima getaran ringan, lampu sein dan lampu
plafon* akan berkedip 5 detik, sementara itu sirine akan berbunyi chirp 5 detik. Jika mobil menerima
getaran keras, sirine akan berbunyi selama 30 detik, lampu sein dan lampu plafon* akan berkedip pada
saat yang bersamaan, setelah itu sistem akan kembali ke kondisi aktif (arming).
c. Setelah sistim dalam kondisi aktif kembali, jika sistim dinon-aktifkan (Disarmed) maka sirine akan
berbunyi chirp 3x sementara itu lampu sein akan berkedip 4x untuk menginformasikan bahwa selama
sistim aktif telah terjadi gangguan pada sistim alarm mobil tersebut.

8. Autolock Rem & Remote Kunci/Buka


Ketika mengemudi atau kunci kontak ON, tekan tombol(gembok) atau (gembok buka) untuk mengunci/
membuka central lock pintu. Pastikan pintu tertutup dengan benar sebelum mengemudi. Ketika kunci kontak
diputar ke ON/mesin hidup, injak rem kaki akan menyebabkan central lock mengunci pintu secara otomatis.
Di waktu lain rem kaki diinjak, central lock tidak akan terkunci sekali lagi (kecuali jika anda membuka
kemudian menutup pintu). Putar kunci kontak ke posisi OFF/mematikan mesin, central lock akan terbuka
secara otomatis.

9. Membuka Bagasi (bersifat tambahan)


Ketika kunci kontak OFF dan sistem dalam keadaan non-aktif (Disarming), tekan tombol (petir) atau (bell)
selama 3 detik untuk membuka bagasi. (Dapat diaplikasikan untuk mobil tertentu yang memiliki bagasi atau
sistim elektrik bagasi)

10 Modus Valet (Valet Mode)


Fitur ini berguna jika mobil ingin masuk bengkel atau jika saat itu sistim alarm tidak diperlukan sehingga
mematikan alarm secara total yang mengakibatkan tidak adanya proteksi alarm.
a. Alarm harus dinon-aktifkan (Disarmed) terlebih dahulu, lalu tekan tombol (sirine coret) 1x kemudian
tekan tombol (petir) atau (bel) selama 2 detik.
b. Sirine akan berbunyi chirp 5x dan lampu LED akan terus menyala (tidak berkedip) yang menandakan
sistem telah memasuki modus valet
c. Dalam keadaan valet hanya sistim central lock yang masih bekerja. Ketika menekan tombol (gembok),
pintu akan terkunci dan lampu sein akan berkedip 2x. Ketika menekan tombol ( buka gembok), pintu
akan terbuka dan lampu sein akan berkedip 2x.
d. Keluar dari keadaan valet: Kunci kontak harus OFF atau tidak menstart mobil, tekan tombol (sirine
coret) lalu tekan tombol (petir) atau (bel) selama 2 detik, sirine akan berbunyi chirp 2x dan lampu LED
akan mati. Setelah itu penggunaan alarm seperti biasa kembali.

11 Fungsi Pengingat Cerdas (Smart Memory Function)


Fitur keamanan ini akan mengingat kondisi terakhir dari sistim alarm sebelum sumber listrik (Aki/Sekring)
terputus/diputus. Ketika sumber listrik (Aki/Sekring) tersambung kembali, sistem akan kembali kekondisi
sebelumnya.

11 Fungsi Waktu Tunda Ketika Membuka/ Menutup Pintu ( lihat pilihan fungsi Jumper –JP3)
B. Ketika “JP3” mati, jika pintu tidak tertutup dengan benar saat keadaan aktif, tekan tombol (gembok),
sirine akan berbunyi chirp 4x lalu 15 detik kemudian sirine akan berbunyi chirp selama 5 detik untuk
mengingatkan. Lalu sistem akan memasuki keadaan aktif namun pintu tidak terdeteksi sampai pintu
tertutup dengan benar.
C. Ketika “JP3” hidup, jika pintu tidak tertutup dengan benar saat keadaan aktif, tekan tombol (gembok),
sirine akan berbunyi 4x untuk mengingatkan lalu sistem akan memasuki keadaan aktif namun pintu tidak
terdeteksi sampai pintu tertutup dengan benar.

11 Menonaktifkan Sensor Getar Melalui Remote (Remote ON/OFF Sensor & doors)
A. Dalam keadaan non-aktif, tekan tombol (sirine coret) kemudian (gembok) dalam 2 detik, lampu sein
akan berkedip 3x untuk menandakan sistem telah memasuki keadaan aktif namun fungsi pemicu getaran
tidak aktif
B. Dalam keadaan non-aktif, tekan tombol (sirine coret) kemudian (gembok buka) dalam 2 detik, sistem
akan emmasuki keadaan aktif namun melewatkan pemicu pintu dan pemicu getaran.

13. Aktif Secara Otomatis (Merujuk pada fungsi “JP1”)


Hentikan kendaraan anda, matikan mesin, turun dari mobil dan tutup pintu dengan benar, lampu sein akan
berkedip 1x dan lampu LED akan berkedip cepat, sistem akan memasuki keadaan aktif secara otomatis
setelah 30 detik dan sistem akan mengunci setelah 15 detik.

SELEKSI FUNGSI

Ada 7 pilihan fungsi Jumper (JP1 sampai JP4). Lihat tabel di bawah ini.
Penting : semua pilihan jumper sudah ditentukan sebelum instalasi. Meskipun memungkinkan perubahan
ketika kabel sudah terhubung.

JUMPER MODO FUNGSI MODO FUNGSI

JP1 : Auto/ Remote JP1 Auto Arming JP1 Remote Arming


Aktif ON OFF
JP2 : Electrical/ Air JP2 0.5 detik JP2 3.5 detik
Pump Door Lock ON OFF

JP3 : Ada/ Tanpa JP3 Tanpa Delay JP3 Door Delay


Door Delay ON OFF

JP4 : Single/ Double JP4 Single JP4 Double


Unlock Pulse ON OFF