Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN

PENYULUHAN BUMIL RISTI


PUSKESMAS KEDUNDUNG KOTA MOJOKERTO
TAHUN ANGGARAN 2014

PENDAHULUAN
Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang dapat mempengaruhi optimalisasi
ibu maupun janin pada kehamilan yang dihadapi. Ibu hamil dengan kehamilan risiko
tinggi adalah ibu hamil yang mempunyai risiko atau bahaya yang lebih besar pada
kehamilan atau persalinannya dibandingkan dengan ibu hamil dengan kehamilan
(persalinan) normal. Dengan demikian, untuk menghadapi kehamilan atau janin risiko
tinggi harus diambil sikap proaktif, berencana dengan upaya promotif dan preventif,
sampai pada waktunya harus diambil sikap tepat dan cepat, untuk dapat
menyelamatkan ibu dan bayinya atau hanya dipilih ibunya saja.
Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan dengan ibu atau perinatal berada atau
akan berada dalam keadaan membahayakan (kematian atau komplikasi serius) selama
gestasi atau dalam rentang waktu nifas atau neonatal.

LATAR BELAKANG
Kondisi kesehatan ibu dan anak di Indonesia saat ini masih sangat penting untuk
ditingkatkan serta mendapat perhatian khusus. Menurut data terakhir Survey Demografi
Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 diperkirakan sekitar 1 orang ibu meninggal
setiap jam akibat kehamilan, bersalin dan nifas. Hal ini secara keseluruhan disebabkan
latar belakang dan penyebab kematian ibu yang kompleks.
Penyebab kematian ibu terbesar secara berurutan disebabkan terjadinya
perdarahan, eklamsia, infeksi, persalinan lama dan keguguran.
Diperlukan penyuluhan bumil risti guna meningkatkan pengetahuan bumil risti dalam
menghadapi kehamilannya sehingga kematian dan kesakitan ibu dapat di cegah

TUJUAN
Tujuan Umum :
Meningkatkan kesehatan ibu di Wilayah keja Puskesmas Kedundung
Tujuan Khusus :
Meningkatkan pengetahuan masyarakat akan 10 T, ASI eksklusif, gizi ibu hamil
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
Proses kegiatan sebagai berikut :
1. Input :
a. Peserta
b. Materi
c. Perangkat presentasi
2. Proses :
Presentasi dan diskusi
3. Output :
a. Tersampaikannya materi
b. Menurunnya angka kesakitan ibu di wilayah kerja Puskesmas kedundung

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. pengumpulan data melalui kohort ibu
2. penyampaian materi tentang pentingnya pemeriksaan ANC dan perawatan
kehamilan pada ibu hamil
3. Diskusi tentang materi yang telah disampaikan

VI. SASARAN
Sasaran kegiatan adalah ibu hamil resti di wilayah kerja Puskesmas Kedundung

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Kegiatan akan dilaksanakan pada :
Tanggal :
Tempat : ruang pertemuan kelurahan kedundung
Waktu : 09.00 – selesai

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi dilakukan oleh bidan pelaksana terhadap ketepatan pelaksanaan kegiatan
apakah sesuai jadwal pada saat persiapan dan pelaksanaan kegiatan.
Laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan harus disusun pada tiap akhir kegiatan oleh
tim pelaksana kegiatan kepada kepala puskesmas.
IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
pelaksana program KIA-KB membuat laporan tiap kegiatan paling lambat 1 minggu
setelah pelaksanaan kegiatan kepada Kepala Puskesmas
Pelaksana program KIA-KB melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dan
melaporkan keseluruhan kegiatan, evaluasi dan analisanya paling lambat satu bulan
setelah kegiatan dilakukan