Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN HEACTING

No. Dokumen: Revisi: Halaman


RUMAH SAKIT UMUM ...../...../SPO/20 0 1/1
YARSI PONTIANAK
Tanggal Terbit: Ditetapkan oleh
20 Direktur RSU Yarsi Pontianak
Standar Prosedur
Operational (SPO)
dr. H. Pendi T. Perdjaman, M.Kes
NIK.140074174
Pengertian Heacting adalah penjahitan luka terbuka
Tujuan Sebagai acuan penatalaksanaan penjahitan sampai luka tertutup oleh
jahitan unutk menghindari infeksi lanjutanan
Kebijakan Perawat yang sudah terlatih dalam melakukan heacting. Semua pasien
dengan vulknus laceratum dan luka kurang dari 6 jam
Prosedur PERSIAPAN PERALATAN :
1. Hanscoen
2. Duk bolong steril
3. Kasa steril
4. Lidokain steril
5. Supratul
6. Spuit 3 cc
7. Betadine solution
8. Alcohol 70 %
9. Benang silk untuk kulit
10.Benang catgut untuk pembuluh darah
11. Bak instrumen steril berisi :
a. Pinset chirugis
b. Pinset anatomi
c. Mosquito (klem arteri kecil)
d. Naldvoulder
e. Jarum kulit
f. Gunting
12.Cairan Na Cl
13.Cairan H2O2 hodrogen peroksida

PENATALAKSANAAN :
1. Perawat menyiapkan alat kedekat pasien dan menjelasakan
kepasien atau keluarga pasien (informed concern)
2. Perawat memakaia handscoen
3. Dep luka dengan kasa steril, kemudian bersihkan dengan cairan
NaCl. Apabila kotor siram dengan H2O2
4. Olesi daerah luka dengan betadine
5. Olesi dengan kapas alcohol, lalu suntikan lidokain injeksi 2 cc
disekitar pingiran luka tunggu 5 menit
PENATALAKSANAAN HEACTING

No. Dokumen: Revisi: Halaman


RUMAH SAKIT UMUM ...../...../SPO/20 0 1/1
YARSI PONTIANAK
Prosedur 6. Dep lagi luka dengan kasa steril kemudian bila ada pembuluh darah
yang terpotong diklem diikiat dengan benang catgut
7. Pegang bibir luka dengan pinset chirugis, kalau ada kotoran ambil
dengan pinset anatomi
8. Pasang jarum kulit dan benang kulit dinalvolder, lalu jahit bibir luka
dengan rapi, setelah luka ditutup olesi dengan betadine. Kemudian
beri supratul,lalu tutup dengan kasa steril dan verband.
9. Bersihkan daerah bekas luka
10. Duk bolong dibuka
11. Konseling pada pasien (anjuran untuk menjaga sterilitas didaerah
luka)

1. IGD
Unit Terkait 2. Ranap Bedah
3. Poli Bedah