Anda di halaman 1dari 8

TUGAS KIMIA ORGANIK

DOSEN PENGAMPU :
NURAINI HARMASTUTI

NAMA : TEA KRISTINA


NIM : 24185474A

FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS SETIA BUDI SURAKARTA
2018
1. Sintesis alkohol atau reaksi pada alkohol yang berkaitan atau yang digunakan dalam
farmasi.

Reaksi dehidrasi etanol berlangsung sebagai berikut :

130
2C2H5OH H5C2-O-C2H5 + H2O
H2SO4 pekat
Aplikasi alkohol dalam farmasi
Aldehida

Aldehida adalah setiap dari kelas senyawa organik, di mana atom karbon berbagi
ikatan ganda dengan atom oksigen, ikatan tunggal dengan atom hidrogen, dan
ikatan tunggal dengan atom lain atau kelompok atom (disebut R dalam rumus
kimia umum dan diagram struktur). Ikatan rangkap antara karbon dan oksigen
adalah karakteristik dari semua aldehid dan dikenal sebagai gugus karbonil.

Banyak aldehida memiliki bau yang menyenangkan, dan pada prinsipnya, mereka
yang berasal dari alkohol oleh dehidrogenasi (pengangkatan hidrogen), proses
yang menjadi asal nama aldehida. Aldehida menjalani berbagai macam reaksi
kimia, termasuk polimerisasi. Kombinasi mereka dengan jenis lain dari molekul
menghasilkan apa yang disebut polimer kondensasi aldehida, yang telah digunakan
dalam plastik seperti Bakelite dan bahan laminasi meja Formica. Aldehida juga
berguna sebagai pelarut dan bahan-bahan parfum dan sebagai perantara dalam
produksi pewarna dan obat-obatan.

Aldehid tertentu yang terlibat dalam proses fisiologis. Contohnya adalah retina
(vitamin A aldehida), penting dalam penglihatan manusia, dan piridoksal fosfat,
salah satu bentuk vitamin B6. Glukosa dan disebut gula pereduksi lainnya adalah
aldehida, seperti beberapa hormon alami dan sintetis.

Beberapa senyawa yang memiliki gugus karbonil antara lain aldehid, keton, asam
karboksilat, dan ester. Aldehid adalah salah satu kelompok senyawa karbonil yang
memiliki gugus karbonil yang berikatan dengan atom hidrogen pada ujung rantai
induknya.
Aldehid merupakan salah satu kelompok senyawa karbon yang memiliki gugus
karbonil. Gugus tersebut terletak di ujung rantai karbon induk yang diakhiri
dengan atom hidrogen.

Beberapa senyawa aldehid yang umum di antaranya adalah

Berdasarkan contoh tersebut, atom karbon pada gugus karbonil dihubungkan


dengan satu atom hidrogen dan satu gugus alkil (R) atau aril (Ar), dengan rumus
umum R–COH.

Tatanama Aldehid
Aldehid sudah dikenal sejak lama sehingga penataan nama menggunakan nama trivial sering
dipakai. Menurut sistem IUPAC, nama aldehid diturunkan dari nama alkana dengan mengganti
akhiran –a menjadi –al. Oleh karena itu, aldehid disebut juga alkanal. Tata nama pada aldehid
sama dengan tata nama pada alkohol, rantai terpanjang harus mengandung gugus aldehid.
Contoh:
Contoh Penataan Nama Aldehid

Tuliskan nama senyawa aldehid berikut menurut IUPAC dan trivial.

Residu alkil yang mengikat gugus aldehid adalah suatu isopentil. Jadi, penamaan menurut trivial
dan IUPAC adalah

Trivial : isopentilaldehid

IUPAC: 4–metilpentanal

Sifat Dan Kegunaan Aldehid


Aldehid disintesis melalui oksidasi alkohol primer. Persamaan reaksi secara umum adalah
sebagai berikut.
Oksidator yang digunakan adalah oksidator kuat seperti KMnO4, NaIO4, atau K2Cr2O7.

Oksidasi alkohol primer dengan dikromat menghasilkan aldehid.

3C2H5OH(aq) + Cr2O72–(aq) + 8H+→ 8CH3CHO(aq) + 2Cr3+(aq) + 7H2O(l)

Selain dengan cara oksidasi alkohol primer, sintesis aldehid dapat juga dilakukan dengan reaksi
riedel-craft menggunakan aril halogen dan katalis AlCl3 atau AlBrO3. Disamping itu, dapat juga
dilakukan dengan pereaksi Grignard (R–Mg–X).

Gugus karbonil pada aldehid menunjukkan gugus yang bersifat polar. Hal ini disebabkan oleh
atom oksigen dan karbon mempunyai perbedaan keelektronegatifan cukup besar. Kepolaran
gugus karbonil ditunjukkan oleh sifat fisika aldehid, seperti titik didih lebih tinggi (50–80°C)
dibandingkan senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif sama.
Sifat Fisika Senyawa Golongan Aldehid

Nama Titik Didih (°C) Kelarutan dalam Air (g 100mL)

Formaldehid –21 Larut sempurna

Asetaldehid 20 Larut sempurna

Propionaldehid 49 16

Butiraldehid 76 7

Benzaldehid 178 Kurang larut

Isobutiraldehid 64 Tidak larut

Aldehid dengan berat molekul rendah memiliki bau yang tajam. Misalnya, HCHO (metanal atau
formaldehid) dan CH3CHO (etanal atau asetaldehid). Dengan meningkatnya massa molekul
aldehid, baunya menjadi lebih harum. Beberapa aldehid dari hidrokarbon aromatis memiliki bau
khas yang menyegarkan. Formaldehid diperoleh melalui oksidasi metanol. Gas yang terbentuk
jika dilarutkan ke dalam air sampai 37% dinamakan formalin, dijual sebagai pengawet spesies
biologi. Kegunaan utama formaldehid untuk industri plastik dan resin.

Oksidasi metanol membentuk formaldehida.

CH3OH + CuO → HCOH + H2O


Bisa mengalami reaksi pembentukan formaldehid dari metanol menggunakan oksidator
KMnO4.
Jawab :