Anda di halaman 1dari 2

Mahasiswa UNY raih Juara 1 dalam Indonesian Student Summit 2018

Kontingen UNY berhasil menjadi Juara I dalam Indonesian Student Summit 2018 yang diadakan
oleh Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dan berlangsung selama empat hari, 3 – 6 Oktober
2018 di Malang.

Dalam Indonesian Student Summit yang mengusung tema besar “Pemanfaatan Sumber Daya
Alam Indonesia Melalui Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Menghadapi Era
Industri 4.0", Tim mahasiswa dari UNY berhasil meraih Juara 1. Tim Mahasiswa UNY ini berhasil
menyisihkan 15 finalis dari Universitas Mataram, 2 Tim UGM, UI, Unair, Unpad, Universitas
Mulawarman, Politeknik Statistika STIS, dan 6 tim dari UB.

Mahasiswa UNY yang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Indonesian Student Summit diketuai
oleh M. Garin Alkautsar Rozid dari Pendidikan Teknik Mekatronika, dengan beranggotakan Fahra
Putri Ardita dari Pendidikan Biologi dan Arnum Sari Khoirunnisa dari Pendidikan Fisika. Tim ini
membawakan sebuah karya berjudul “Smart Energy for Smart Villages”.

“Tim kami mencoba memberi solusi terhadap permasalahan yang ada pada daerah 3T (Terdepan,
Terluar dan Tertinggal) yang hingga saat ini masih ada 2519 desa yang belum merasakan hadirnya
energi listrik atau desa gelap gulita. Dari permasalahan tersebut kami mengolah sumber daya alam
yang dapat di akses secara gratis dan senantiasa ada berupa panas matahari, kecepatan angin dan
intensitas arus sungai untuk di olah menjadi sumber energi listrik dengan konsep Industri 4.0
berbahan dasar kontrol otomatis dan monitoring secara real time dari komponen Siemens Logo,
(Human Machine Interface) HMI Panel dan Siemens WinCC agar desa tersebut terang benerang
sehingga dapat menjadi produktif masyarakatnya" ujar mahasiswa yang sering disapa Garin, di
Kampus UNY.

Serangkaian kegiatan Indonesia Student Summit di tutup dengan beberapa kegiatan berupa
International Seminar yang menghadirkan Dr. Akira Kikuchi, Ph.D dari Osaka University, Japan
dan kegiatan Social Challenge atau Pengabdian Masyarakat di desa dalam bentuk kegiatan moral
paint, penanaman pohon dan pengecatan tembok di desa-desa.

Hadirnya karya dengan konsep Industri 4.0 ini semoga dapat menjadi solusi yang membantu
pemerintah dalam menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan
Indonesia adalah milik kita bersama.