Anda di halaman 1dari 1

Kasus tersebut terjadi kemungkinan disebabkan karena kesalahan-kesalahan di beberapa

bidang yang dapat ditinjau dari segi Quality assurance, Quality control, dan Produksi.

QA QC Produksi
Dari segi Quality Bagian Quality control Selain pada Quality
assurance terdapat beberapa dimungkinkan terjadi assurance dan Quality
kemungkinan, seperti human kesalahan pada beberapa control, terdapat
eror. Human eror dapat aspek, termasuk human eror, kemungkinan terjadi
disebabkan karena kurangnya metode validasi yang sudah kesalahan pada bagian
pelatihan, kurangnya tidak sesuai dengan produk produksi yang meliputi
komunikasi dan koordinasi serta adanya kesalahan dalam kemungkinan mesin yang
antar karyawan seperti bagian monitoring pada setiap proses membutuhkan revalidasi, atau
produksi dan Quality control, yang terlibat dalam produksi kesalahan dalam komunikasi
agian produksi dan Quality produk termasuk pada saat antara bagian produksi
assurance. Dapat juga proses penempelan label dan dengan QA dan QC tentang
disebabkan karena skill pengemasan produk. Yang produk yang akan dibuat dan
individu yang kurang mana hal ini hingga diberikan label sehingga
mumpuni seperti kurangnya mengakibatkan rilisnya pelabelan terjadi kesalahan.
ketelitian. Selain human eror sebuah produk yang salah
kemungkinan lainnya seperti dalam penempelan label yang
salah penafsiran yang di sekaligus mengakibatkan
lakukan oleh bagian Quality kesalahan isi dalam suatu
assurance yang akan produk yang dapat berakibat
diberikan kepada BPOM. fatal. Sehingga diperlukan
Oleh sebab itu pelatihan dan revalidasi metode yang
peningkatan skill pegawai digunakan serta peningkatan
sangat di perlukan untuk skill pegawai dalam
meningkatkan kemampuan khususnya pada bidang
seperti ketelitian, kecermatan, ketelitian untuk
dan berkoordinasi dengan meminimalisir kesalahan
pegawai lainnya. Karena pada dalam monitoring.
QA ini merupakan tahap
menjaminan keamanan dalam
suatu produk sehingga
kesalahan dalam hal
penempelan sebenarnya tidak
boleh hingga terjadi.