Anda di halaman 1dari 3

.

Sistem Jaminan Sosial Nasional adalah suatu tata cara penyelenggaraan program
jaminan sosial oleh beberapa badan penyelenggara
jaminan sosial. Jaminan kesehatan diselenggarakan
dengan tujuan menjamin agar peserta memperoleh
manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan
dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.
Salah satu misi Badan Penyelenggara Jaminan
Sosial (BPJS) Kesehatan adalah memperluas
kepesertaan JKN-KIS mencakup seluruh Indonesia
paling lambat 1 Januari 2019 melalui peningkatan
kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan
dan mendorong partisipasi masyarakat serta
meningkatkan kepatuhan kepesertaan. Upaya
mendorong partisipasi masyarakat dalam rangka
mencapai universal health coverage artinya seluruh
Warga Negara Indonesia wajib terdaftar sebagai
peserta JKN-KIS, maka penting bagi semua sektor
untuk turut mendukung dan melakukan berbagi
upaya agar seluruh Warga Negara Indonesia terdaftar
sebagai peserta JKN dengan bukti kepemilikan kartu
JKN.
Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan,
pengertian Jaminan Kesehatan yakni jaminan berupa
perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh
manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan
dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang
diberikan kepada setiap orang yang telah membayar
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan
Sosial Nasional dijelaskan bahwa Jaminan sosial adalah salah satu bentuk perlindungan sosial
untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak

Program Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (Program


JKN/KIS) adalah program perlindungan kesehatan bagi seluruh rakyat
Indonesia. Target yang ingin dicapai adalah cakupan semesta atau
Universal Health Coverage (UHC) pada 1 Januari 2019 melalui peningkatan
kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan dan mendorong partisipasi masyarakat serta
meningkatkan kepatuhan kepesertaan

Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, tahun 2019 ditargetkan
paling sedikit 95% penduduk Indonesia telah tercakup Program JKN/KIS. Saat
ini, ada 3 provinsi (Aceh, DKI Jakarta, dan Gorontalo) yang telah mencapai
UHC. Secara keseluruhan, sebanyak 3 tiga provinsi, 67 kabupaten, dan
24 kota telah mencapai cakupan 95% penduduk. Hal ini luar biasa, karena target
waktu yang sebenarnya adalah tahun 2019. Selain itu, 3 provinsi (Jambi, Jawa
Barat, dan Jawa Tengah), 59 kabupaten, dan 15 kota lainnya telah berkomitmen
untuk mencapai UHC tahun 2018.

Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan peserta


program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjumlah 196,66 juta jiwa. Jumlah tersebut setara
dengan 74% dari jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan mencapai 265 juta jiwa pada
2018. Jumlah peserta BPJS Kesehatan terbesar merupakan Penerima Bantuan Iuran Jaminan
Kesehatan (PBI) yang dibiayai oleh anggaran APBN, yakni mencapai 92,27 juta jiwa atau sekitar
46,92% dari total. Kemudian peserta dari Pekerja Penerima Upah (PPU) swasta 27,92 juta jiwa
(14,2%) dan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) 27,65 juta jiwa (14,06%). Sementara jumlah
fasilitas kesehatan BPJS Kesehatan hingga Mei tahun ini telah mencapai 27.140. Angka tersebut
antara lain terdiri dari Puskesmas 6.666 unit, Puskesmas+TT 3.206 unit, klinik rawat inap 497
unit, dan rumah sakit 2.159 unit.
Kepemilikan Jaminan Kesehatan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative
Percent

Tidak Memiliki 25 25,0 25,0 25,0

Valid Memiliki 75 75,0 75,0 100,0

Total 100 100,0 100,0

80%

60%
Persentase
40% Kepemilikan
JKN
20%

0%
Ya Tidak