Anda di halaman 1dari 3

eMHa BADAN USAHA MILIK DESA

BADAN USAHA MILIK DESA eMHa (MELIRANG HEBAT)


eMHa (Melirang Hebat)
DESA MELIRANG
Sekretariat : Jl. Raya Bungah – Dukun no. 05 DesaMelirangBungah Gresik

SURAT PERJANJIAN PINJAMAN


Nomor :013/KP/BUMDes/-eMHa/III/2016
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Eka Wahyunidatul Hijjah, S.Pd.
Jabatan : Ketua
Alamat : Melirang Wetan RT 01 RW 01 Melirang
Dalam hal ini bertindak atas nama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), selanjutnya disebut
sebagai pihak PERTAMA
Nama : Umami
Pekerjaan : Petani
Alamat : Pereng Wetan RT19 RW08 Melirang, Bungah, Gresik
Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi, yang telah memberi kuasa secara tertulis
sebagaimana Surat Permohonan Pinjaman, selanjutnya disebut sebagai pihak KEDUA.
Pada hari ini, Selasa tanggal 26 Mei 2016 Kedua belah pihak sepakat membuat perjanjian
pinjaman dengan ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1
1. PIHAK PERTAMA setuju memberikan pinjaman kepada PIHAK KEDUA sebesar
Rp. 1.000.000 (Satu Juta Rupiah)
2. Pihak kedua mengaku telah menerima uang dalam jumlah sebagaimana ayat 1 di atas.

Pasal 2
Kedua belah pihak menerima syarat-syarat perjanjian pinjaman sebagai berikut:
1. Dana Pinjaman sebagaimana dimaksud pasal 1 dipergunakan untuk kegiatan (Usaha
Ekonomi Produktif, berupa Perdagangan./ Usaha sektor rill, berupa Pertanian)*.
2. Atas Pinjaman tersebut dikenakan jasa operasional/administrasi secara flat sebesar 1,5%
/ bulan dari nilai pinjaman.
3. Pinjaman akan dibayar kembali dalam jangka waktu : 10 Bulan, dengan cara angsuran
(pilih salah satu) : harian/ mingguan/ bulanan, dengan rincian:
Angsuran Pokok : Rp. 100.000,-
Jasa Operasional : Rp. 15.000 +

Jumlah Angsuran : Rp. 115.000,-


Simpanan Wajib : Rp. 10.000,-
Rp. 125.000
Pasal 3
1. Pihak kedua sepakat untuk membuka simpanan (tabungan) beku / simpanan
(tabungan) wajib kepada pihak BUMDes.
2. Simpanan (tabungan) beku/ simpanan (tabungan) wajib pinjam tersebut diatas
berfungsi sebagai jaminan atas pinjaman yang telah diterima.
3. Simpanan (tabungan) wajib pinjam / simpanan (tabungan) beku hanya boleh
diambil ketika pinjaman sudah lunas.
4. Jika terjadi keterlambatan atau kemacetan angsuran maka saldo simpanan
(tabungan) beku akan langsung dipindahbukukan oleh BUMDes dan
diperlakukan sebagai angsuran.

Pasal 4
Apabila terjadi keterlambatan angsuran atau tunggakan sampai dengan 2 kali waktu angsuran
berikutnya atau dalam jangka waktu 2 bulan berikutnya maka pihak kedua akan dikenakan
denda sebesar 5 persen dari pokok angsuran.

Pasal 5
Apabila terjadi pengingkaran atas Surat Perjanjian Pinjaman ini berkenaan dengan hak dan
kewajiban, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara musyawarah untuk mencapai kata
sepakat. Apabila tidak dapat dicapai kata sepakat, maka kedua belah pihak setuju menyelesaikan
secara hukum sebagaimana aturan perundangan yang berlaku.

Pasal 6
1. Kedua belah pihak menyatakan secara sadar dan sukarela telah menandatangani Surat
Perjanjian Pinjaman ini, dan tidak satu pihak pun menyatakan keberatan.
2. Surat Perjanjian Pinjaman ini sekaligus berfungsi sebgai tanda bukti penerimaan
pinjaman pemodalan usaha.

Melirang, 26 Mei 2016


Pihak Pertama Pihak Kedua

Materai

Rp. 6.000,-

EKA WAHYUNI DATUL H,S.Pd UMAMI


Saksi Saksi

AHMAD SIROJUDDIN,S.Sos INDAH NUR HAKHIMAH,A.Md


…………………… ………………..