Anda di halaman 1dari 9

BAB IV

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian
Penelitian yang dilaksanakan adalah dengan memberikan intervensi
berupa relaksasi benson pada klien yang mengalami kecemasan saat akan
dipasang kateter uretra. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dilakukan
dengan menggunakan desain penelitian ”Pra Experiment” dengan rancangan
penelitian ”One group pretest- posttest design” yaitu suatu penelitian yang
sudah dilakukan observasi pertama (pretest) yang memungkinkan menguji
perubahan- perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen atau intervensi
(Setiadi, 2013).

B. Variabel Penelitian
Variabel adalah suatu karakteristik yang diamati yang mempunyai
variasi nilai dan merupakan operasionalisasi dari suatu konsep agar dapat
diteliti secara empiris atau ditentukan tingkatannya. Variabel dibedakan
menjadi dua, yaitu variabel bebas (variabel independen) dan variabel terikat
(variabel dependen) (Setiadi, 2013).
Variabel independen dalam penelitian ini adalah tehnik distraksi
sedangkan variabel dependen adalah intensitas nyeri klien post oprasi di RS
muhammadiyah palembang.

36
C. Populasi dan Sampel Penelitian
1. Populasi
Menurut Setiadi (2013), populasi merupakan wilayah generalisasi
yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan
kemudian ditarik kesimpulannya. Adapun populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh klien yang sudah menjalani operasi di Rumah Sakit
Muhammadiyah Palembang.
2. Sampel
Sampel adalah sebagian besar dari keseluruhan objek yang diteliti
dan dianggap mewakili seluruh populasi (Setiadi, 2013). Teknik Sampling
dalam penelitian ini adalah ”Non Probability Sampling” dengan cara
Accidental Sampling yaitu teknik penetapan sampel berdasarkan
kebetulan, maksudnya siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan
peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila orang yang kebetulan
ditemui itu cocok sebagai sumber data (Setiadi, 2013).
a. Rumus pengambilan sampel menurut Setiadi (2013) :
N
n
1  N (d 2 )
Keterangan :
n = Besar sampel
N = Besar populasi
d = Tingkat kepercayaan / ketepatan yang diinginkan (0,1)
b. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah :
N = 189 : 4
= 48
N
n
1  N (d 2 )
48
n
1  48(0,12 )
48
n
1,48
n = 32,43 ≈ 32 responden.

c. Kriteria Inklusi
1) Klien yang mengalami nyeri post oprasi
2) Kesadaran compos mentis dan dapat berkomunikasi dengan baik
3) Bersedia menjadi responden
4) Klien beragama islam
5) Memiliki pendengaran yang baik

D. Lokasi dan Waktu Penelitian


1. Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan diRumah Sakit Muhammadiyah Palembang.
2. Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan pada tanggal......

E. Tehnik Pengumpulan Data


1. Sumber data
a. Data Primer
Data yang diperoleh langsung dari responden melalui pengisisan
checklist yang telah disiapkan dimana responden dberikan kebebasan
dalam mengisi dengan jawaban menurut responden. Data primer ini
peneliti dapatkan melalui metode kuesioner yang diberikan langsung
kepada responden untuk mendapatkan data mengenai kecemasan saat
akan dipasang kateter.
b. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh dari data Rumah Sakit
Muhammadiyah Palembang yang mendukung untuk penelitian seperti
data rekam medik. data jumlah klien yang dirawat di RS
muhammadiyah palembang , data mengenai nomor registrasi pasien
serta data lengkap identitas pasien.
2. Prosedur Pengumpulan Data
a. Prosedur Administrasi
Peneliti menyampaikan surat permohonan izin penelitian kepada
Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang . Kemudian surat
dibawa ke diklat, setelah mendapat surat balasan dari diklat peneliti lalu
meminta izin kepada Kepala Instalasi Rawat Inap dan Kepala ruangan,
setelah itu baru mendapatkan izin untuk mengambil data di ruangan
medikal record dan meneliti pasien di Ruang Rawat Inap Bedah.
b. Prosedur Penelitian
1) Dengan izin dari kepala ruangan setiap ruangan yang diteliti yaitu
Ruang Rawat Inap Bedah peneliti menemui responden yang ada dan
menjelaskan tujuan penelitian .
2) Populasi adalah klien yang sudah dilakukannya operasi dengan
pengambilan sampel disesuaikan dengan criteria inklusi yang telah
ditentukan dan dapatkan 34 responden dan tidak ada responden yang
drop out.
3) Mempersilahkan responden untuk menandatangani lembar
persetujuan sebagai pernyataan setuju menjadi responden (Informed
Consent).
4) Peneliti menyerahkan kuesioner dan responden dipersilahkan untuk
memahami dengan membaca petunjuk penelitian.
5) Responden diberi waktu untuk mengisi kuesioner tingkat kecemasan
dan diperkenankan kepada responden untuk mengklarifikasi
pertanyaan yang kurang jelas.
6) 10 menit setelah selasai mengisi kuesioner, selanjutnya peneliti
memberikan dan mengajarkan terapi relaksasi benson dengan
langkah-langkah sebagai berikut:
a) Berbaring dengan posisi yang nyaman.
b) Anjurkan klien untuk menutup mata.
c) Ulangi selama 15 menit.
d) Ciptakan lingkungan yang sunyi dan bebas dari gangguan.
7) 10 menit setelah dilakukan tindakan teknik genggam jari maupun
relaksasi benson kemudian dilakukan pengisian kuesioner tingkat
kecemasan lagi.
8) Mengucapkan terima kasih kepada responden atas partisipasinya.

F. Instrument Penelitian
Variabel tingkat kecemasan dalam penelitian ini menggunakan
kuesioner kepada klien yang dirawat di Ruang Rawat Inap Bedah Rumah
Sakit Muhammadiyah Palembang. Menurut Setiadi (2013) Kuesioner adalah
suatu cara pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengedarkan suatu
pertanyaan yang berupa formulir.
Variabel intensitas nyeri menggunakan Ruler Pain Scale . Dalam Ruler
Pain Scale ada 10 angka nilai nyeri. Diantaranya nilai 1-3 bernilai rendah, 4-6
bernilai sedang, dan 7-10 bernilai nyeri yang sangat tinggi.

G. Pengolahan dan Analisis data


1. Pengolahan Data
Menurut Setiadi (2013), proses pengolahan data melalui tahap-
tahap sebagai berikut :
a. Editing, yaitu memeriksa daftar pertanyaan yang telah diserahkan oleh
para pengumpul data. Peneliti sudah memeriksa kuesioner yang telah
diisi oleh responden yang mencakup kelengkapan pengisian yang telah
dilakukan oleh responden.
b. Coding, yaitu mengklasifikasikan jawaban-jawaban dari para
responden kedalam kategori. Biasanya klasifikasi dilakukan dengan
cara memberi tanda/kode berbentuk angka pada masing-masing
jawaban. Peneliti sudah mengklasifikasikan jawaban-jawaban dari
kuesioner responden ke dalam kategori yang sudah ditentukan, dan
memberi tanda/kode berbentuk angka pada masing-masing jawaban
pada lembar kuesioner seperti Jenis kelamin (1= Laki-laki, 2=
Perempuan), Pendidikan (1= SD, 2= SMP, 3= SMA, 4= PT), Status
Kerja (1= Bekerja, 2= Tidak Bekerja), dan kecemasan dinyatakan
kedalam skor (20-80).
c. Sorting, yaitu mensortir dengan memilih atau mengelompokkan data
menurut jenis yang dikehendaki (klasifikasi data). Peneliti sudah
mengklasifikasikan data sesuai dengan jenis permasalahan yang sudah
dirumuskan.
d. Entry Data : jawaban-jawaban yang sudah diberikan kode kategori
kemudian dimasukan dalam tabel dengan cara menghitung frekuensi
data. Memasukkan data. Pada penelitian ini, jawaban-jawaban dari
reponden telah dimasukan dalam tabel dengan cara menghitung
frekuensi data melalui pengolahan komputer. Dan dilakukan dengan
menggunakan Uji Dependent T-test.
e. Cleaning, yaitu pembersihan data, lihat variabel apakah data sudah
benar atau belum. Pada penelitian ini, peneliti talah memeriksaan
kembali apakah terdapat data yang missing kemudian dilakukan
pembersihan data. Dan tidak terdapat data yang missing.
f. Mengeluarkan informasi : disesuaikan dengan tujuan penelitian yang
dilakukan. Pada penelitian ini data telah disajikan sesuai dengan
tujuan permasalahan yang sudah dirumuskan.

2. Analisis Data
Setelah melalui tahapan tersebut, data kemudian diuji dengan
menggunakan hubungan antar variabel dengan analisis statistik secara
univariat dan bivariat.

a. Analisis Univariat
Dijelaskannya atau dideskripsikannya karakteristik setiap
variabel penelitian. Data dianalisis dan menghasilkan distribusi
frekuensi dan rata-rata yaitu tingkat kecemasan klien yang akan
dipasang kateter uretra di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang
tahun 2017.

b. Analisis Bivariat
Analisis bivariat adalah metode statistik yang digunakan oleh
peneliti untuk mengetahui pengaruh dari intervensi terhadap variabel
penelitian yaitu untuk mengetahui apakah relaksasi benson (Variabel
independen) efektif terhadap tingkat kecemasan (Variabel dependen).
Analisa metode statistik yang digunakan oleh peneliti untuk
mengetahui pengaruh dari intervensi terhadap variabel penelitian yaitu
untuk mengetahui apakah ada pengaruh tehnik relaksasi benson
terhadap tingkat kecemasan klien yang akan dipasang kateter uretra
dengan menggunakan uji dependent T-test. Dengan ketentuan bila nilai
p value ≤ α (0.05), ada pengaruh relaksasi benson terhadap penurunan
kecemasan klien yang akan dipasang kateter uretra dan Bila nilai p
value > α (0,05), tidak ada pengaruh relaksasi benson terhadap
penurunan kecemasan klien yang akan dipasang kateter uretra.

H. Etika Penelitian
1. Informed Consent (Lembar Persetujuan)
Adalah persetujuan yang diperoleh bebas tanpa tekanan atau
adanya bujukan, setelah subjek penelitian memperoleh penjelasan yang
sewajarnya tentang penelitian tersebut, serta peneliti memberikan
informasi mengenai terjaminnya kerahasiaan biodata dan hasil
pemeriksaan medis tentang subjek penelitian (Notoadmodjo, 2010).
Peneliti telah memberikan informasi yang lengkap sebelum
melakukan penelitian dan responden diminta menanda tangani lembar
informed consent sebagai bukti bersedia menjadi responden penelitian.
2. Privacy (Kerahasiaan)
Peneliti perlu memperhatikan bahwa penelitian yang dilakukan
tetap menjaga kerahasiaan responden selama penelitian. Responden
mempunyai hak utnuk mengharapkan bahwa data yang dikumpulkan
selama masa penelitian akan dijaga kerahasiaannya (Hidayat, 2007).
Selama pengumpulan data, peneliti telah memastikan bahwa
penelitian yang dilakukan tidak menginvasi melebihi batas yang
diperlukan dan menjaga kerahasiaan responden selama penelitian.
3. Anonimity (Tanpa Nama)
Penelitian memberikan jaminan dalam menggunakan subjek
penelitian dengan cara tidak memberikan atau mencantumkan nama
responden pada lembar alat ukur dan hanya menuliskan kode pada lembar
pengumpulan data atau hasil penelitian yang akan disajikan (Hidayat,
2007).
Selama pengumpulan data, peneliti telah memberikan jaminan
bahwa tidak mencantumkan nama responden kedalam kuesioner namun
dengan cara menuliskan inisial nama saja pada lembar kuisioner.
4. Confidentiality
Masalah ini merupakan masalah etika dengan memberikan jaminan
kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi maupun masalah-masalah
lainnya. Semua informasi yang telah dikumpulkan dijamin kerahasiaannya
oleh peneliti (Hidayat, 2007).
Peneliti telah meyakinkan klien bahwa peneliti menjamin
kerahasiaan baik informasi maupun masalah-masalah yang berhubungan
dengan klien dengan tidak menyebarluaskannya melebihi data yang
diperlukan.
5. Protection from discomfort
Responden harus diyakinkan bahwa partisipasinya dalam
penelitian atau informasi yang telah diberikan tidak akan dipergunakan
dalam hal-hal yang dapat merugikan responden dalam bentuk apapun
(Nursalam, 2008).
Peneliti telah meyakinkan responden bahwa data yang telah
diberikan tidak dipergunakan dalam hal-hal yang dapat merugikan, serta
menciptakan lingkungan yang nyaman bagi responden pada saat
melakukan penelitian.
6. Beneficience
Penelitian yang akan dilakukan memang mampu memberikan
manfaat kebaikan bagi kehidupan manusia (Swarjana, 2015). Peneliti telah
memberikan manfaat berupa pengetahuan bahwa kecemasan salah satunya
bisa diatasi dengan relaksasi benson.
7. Justice
Penelitian harus mampu menerapkan prinsip keadilan, terutama
terhadap subjek maupun partisipan dalam penelitian yang akan dilakukan
(Swarjana, 2015). Peneliti sudah memberikan keadilan kepada setiap klien
dengan cara memberikan informasi, tindakan dan komunikasi yang sama.