Anda di halaman 1dari 2

BERBAGI DENGAN SAHABAT

Seperti biasa, jam istirahat selalu dilalaui Lia dan Ana bersama sebagai sahabat.
Tapi ada yang berbeda hari ini.

Lya : “ Na, kam tahu gak kenapa ikan hidup di air?”

Ana :” Dengan suara acuh dan wajah cemeberut)”Ngak tahu”

Lya : “Loh kok gitu sih? Kamu kenapa muram banget hari ini?”

Ana : “Aku ada masalah, Ly!”

Lya : “Masalah? Masalah apa sih, Na? Coba kamu kasih tahu aku mungkin bisa

Bantu kamu”

Ana : “Udah gak papa, Lagian pun ini masalahnya rumit nanti jadi ngerepotin

kamu

Lya :”Semua masalah itu ppasti rumit, udah gak papa cerita aja, lagian pun apa

gunanya aku sebagai sahabat kalau gak bisa di ajak berbagi saat susah!”

Ana : (tertunduk lemas dan pelan )”sudah beberapa hari ini orang tuaku tidak

akur setiap hari bertengkar terus, aku jadi sterss”

Lya :”Kalau boleh tahu.Apa penyyebab pertengkaran mereka?”

Ana :”Tidak jelas. Intinya mereka sudah tidak sehati lagi dan ingin menjauh satu

sama lain.”

Lya :”Sabar ya, Na. Terus berdo’a dan berusaha mengakurkan mereka”

Ana :”Maunya sih begitu, tapi apa mungkin?kalau mereka sudah mengeluarkan

amarahnya dari benak mereka apa boleh buat”

Lya :” Siapa aja yang mempunyai masalah pasti akan bersikap seperti itu”

Ana : “ Ia tapi aku gak sanggup terus menjalani hari seperti ini”

Lya :”Setiap orang pasti akan merasakan masa-masa sulit. Mereka dituntut

Untuk mencari solusi dan bukan ikut terbenam dalam kondisi yang seperti
ini”
Ana :”Kamu benar,tapi ini tidak mudah. Setiap harinya hanya ada kegaduhan”

Lya :” Tidak ada masalah tanpa solusi,begitu pun masalah kamu. Meski ini

Menyangkut oranng tua,ppasti ada jalan keluarnya, percaya sama aku.


Berdo’a Sama yang di atas agar semua bisa kembali seperti semula”

Ana :”Makasih ya ly. Kamu memang sahabat yang paling ngertiin aku. Aku

janji,akan terus berrusaha untuk menyelesaikan masalah tanpa putus asa”

Lya :”Janji(sambil mengacungkan kelingkingnya)“

Ana :” Janji“

Lya :”Nah gitu dong. Coba tebak lagi kenapa ikan hidup di air? “

Ana :”Udah suratan takdir kali “

Mulai saat itu, Lya berjanji akan selalu optimis menyelesaikan setiap
permasalahan yang dilaluinya. Tak lupa ia juga akan selalu berbagi cerita pada
Ana saat senang maupun sedih. Karena,sahabat adalah cara tuhan menunjukkan
bahwa dia tidak ingin kita sendiri.