Anda di halaman 1dari 89

SULISTIANDRIATMOKO

Kabag Humas BNN

Jakarta, 30 Juli 2017 7/30/2017


RIWAYAT PENUGASAN

Nama : Drs. Sulistiandriatmoko, M.Si


Pangkat/NRP : Kombes Pol. / 63110743

1. Kabag Humas BNN


2. Kepala BNN Provinsi NTT
3. Kasubdit Narkotika Sintetis, Deputi Bid. Pemberantasan BNN
4. Kasubbagops Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba, Bareskrim Polri
5. Wakil Direktur Sabhara Polda Jatim
6. Kapolres Nganjuk, Polwil Kediri, Polda Jatim
7. Kapolres Mojokerto Kota, Polwil Bojonegoro, Polda Jatim
8. Kapolres Luwu Utara, Polwil Parepare, Polda Sulsel
9. Kasat I Pidana Umum Ditreskrim Polda Sulsel 7/30/2017

10. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri


7/30/2017
ANGKA PREVALENSI (POTENSI DEMAND) DI INDONESIA

Keterangan:
Data Tahun 7/30/2017
2015,
Prevalensi: 5,1 juta jiwa.
Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik
sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan
atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai
menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Pasal 1 Angka 1 UU NO.35 Tahun 2009

Zat atau obat baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika,


berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf
pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan
perilaku
 UU NO. 5 TAHUN 1997 TENTANG PSIKOTROPIKA

Adalah bahan yang penggunaannya dapat menimbulkan 7/30/2017

ketergantungan psikis
HABITUAL ADIKTIF TOLERAN

Membuat pemakai-
Membuat pemakai-
nya selalu Teringat,
nya terpaksa Membuat tubuh
Terkenang dan
memakai terus dan pemakainya semakin
terbayang untuk
tidak dapat menyatu &
selalu mencari
menghentikannya. menyesuaikan
dan rindu.
Penghentian diri dengan narkoba
Sifat ini yang mem-
menyebabkan dengan menuntut
buat mantan
efek putus zat yaitu dosis pemakaian
pemakai narkoba
perasaan sakit luar yang semakin tinggi
bisa kambuh lagi
biasa (sakaw)
(relapse)
7/30/2017
1. DEPRESSANT
Depresan merupakan obat penenang (sedatives) yang bekerja pada sistem syaraf.
Depresan memberikan rasa relax yg bersifat artifisial, mengurangi
ketegangan/kegelisahan serta tekanan mental. Namun depresan cenderung
mengakibatkan ketergantungan psikologis, dalam artian pengguna akan merasa
gelisah bila tidak menggunakan depresan lagi.
Contoh: Ganja, Valium, Barbiturat, Alkohol , Inhalant (Volatile Substances),
Methadon, Buprenophine, Pethidine

2. STIMULANS
Stimulants merupakan zat yg mengaktifkan, memperkuat, dan meningkatkan
aktifitas dari sistem syaraf pusat. Stimulants dapat mendorong symtomps yg
bersifat memabukkan seperti meningkatnya denyut jantung, membesarnya pupil
mata, meningkatnya tekanan darah serta mual-mual dan muntah. Obat atau
Narkotika jenis ini dapat menyebabkan tindak kekerasan dan perilaku agresif
serta menghasut dan tidak dapat berpikir secara jernih. Stimulants bahkan dapat
menyebabkan sakit jiwa (delusional psychosis)
Contoh: Amphetamine (ecstasy), Methamphetamine (Shabu), Coccaine. 7/30/2017
3. HALLUCINOGENS
Hallucinogens secara kimiawi sangat beragam dan dapat mengakibatkan
perubahan mental yg hebat seperti euphoria, kegelisahan, distorsi sensorik,
halusinasi, berkhayal, ketakutan yg berlebihan (paranoia) dan depresi.
Contoh: : LSD (Lysergic Acid Diethylamide), Psilocybin (Magic Mushrooms), PCP
(Phencyclidine anaesthetic only used on animal), Ketamine (Anaesthetic used on
humans and animal), Ecstasy and Cannabis (Ganja) dalam dosis tinggi..

4. OPIATES
Gol Opiates banyak digunakan sebagai obat penghilang rasa/sakit. Dibuat
dari opium yang berasal dari tanaman poppy. Menimbulkan efek berupa
perasaan yang senang/bahagia disertai rasa relax dan tenang yang
menyenangkan. Cara kerjanya mampu merubah dan mempengaruhi kerja
sistem syaraf pusat. Orang yang kecanduan opiates dapat menjadi sangat
overactive. Bersifat sangat potensial menimbulkan ketergantungan/adiksi.
Contoh: heroin, morfin, codein, oxycontin. 7/30/2017
MENGAPA DAN APA DAMPAK
MENGGUNAKAN NARKOBA ???

Say NO TO DRUGS BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR


7/30/2017
1. INGIN MENCOBA TANPA BERPIKIR
AKIBATNYA
2. JUST FOR FUN
3. MENGIKUTI TREND PERGAULAN
4. AGAR DITERIMA DLM POK NYA
5. PELARIAN DARI SUATU MASALAH
ATAU KEBOSANAN
6. PENGERTIAN YG SALAH BAHWA
MENCOBA SEKALI-SEKALI TIDAK
MASALAH
7. TIDAK BERANI/TIDAK DAPAT
BERKATA “TIDAK” THDP AJAKAN
8. KRISIS IMAN DAN MORAL.

7/30/2017
1. TERSEDIANYA FASILITAS DAN KESEMPATAN SEPERTI
DI DISKOTIK, TEMPAT HIBURAN, REKREASI, PESTA.
2. SBG SOLIDARITAS KELOMPOK SEBAYA.
3. ADANYA AJAKAN, RAYUAN, ATAU IMING-IMING.
4. LINGKUNGAN YG MEMBIARKAN MARAKNYA
PENGGUNAAN, PENJUALAN BEBAS OBAT-OBATAN
NARKOBA.
5. GAKKUM TIDAK MEMBUAT JERA.
6. PEREDARAN NARKOBA SANGAT RAPI.
7. SUPPLY YANG SANGAT BESAR.
8. MASIH RENDAHNYA PARTISIPASI BERBAGAI
INSTANSI PEMERINTAH, SWASTA, DAN
7/30/2017
MASYARAKAT.
1. SIFAT ADIKTIF DARI NARKOBA
2. RASA KECANDUAN YANG SULIT
DIATASI SENDIRI
3. KECENDERUNGAN MEMAKAI LAGI
WALAUPUN SDH SEMBUH/ LAMA
TDK MENGKONSUMSI (RELAPSE)
4. KEMUDAHAN MENDAPATKAN
NARKOBA KARENA PEREDARAN
YG SANGAT LUAS DAN
JUMLAHNYA SANGAT BANYAK.
5. SUPPLY NARKOBA YG MASUK KE
INDONESIA SANGAT BESAR.

7/30/2017
TANDA-TANDA PECANDU NARKOBA

A. FISIK
1. BERAT BADAN MENURUN DRASTIS
2. MATA CEKUNG DAN MERAH
3. MUKA PUCAT DAN BIBIR KEHITAMAN
4. BUANG AIR BESAR DAN KECIL KURANG LANCAR
5. SEMBELIT/SAKIT PERUT TANPA ALASAN YG JELAS
6. TANGAN BERBINTIK MERAH SEPERTI BEKAS GIGITAN
NYAMUK, TERDAPAT PERUBAHAN WARNA KULIT
DITEMPAT BEKAS SUNTIKAN.
B. EMOSI.
1. SANGAT SENSITIF DAN CEPAT BOSAN
2. JIKA DITEGUR/DIMARAHI MALAH MEMBANGKANG
3. EMOSINYA NAIK TURUN.
7/30/2017
C. PERILAKU YANG PERLU DIPERHATIKAN:

1. MALAS DAN MENUNJUKKAN SIKAP TDK PEDULI.


2. WAKTUNYA DIHABISKAN UTK MENYENDIRI DI KAMAR,
TOILET, GUDANG, RUANGAN GELAP DLL.
3. NAFSU MAKAN TDK MENENTU.
4. TAKUT AIR, JARANG MANDI.
5. SERING BATUK PILEK BERKEPANJANGAN (PADA SAAT
SAKAU)
6. SERING MENGUAP.
7. MENGELUARKAN AIR MATA/KERINGAT YG BERLEBIHAN
8. SERING MENGALAMI MIMPI BURUK.
9. KEPALA SERING NYERI, PERSENDIAN NGILU.
10. SERING BERTEMU DG ORANG-ORANG YG TDK DIKENAL
KELUARGA.
11. SELALU KEHABISAN UANG, BARANG-BARANG PRIBADI
HILANG/DIJUAL
12. SUKA BERBOHONG DAN GAMPANG INGKAR JANJI.
13. SERING MENCURI BAIK DILINGKUNGAN KELUARGA,
7/30/2017
SEKOLAH ATAU TEMPAT KERJA.
CIRI-CIRI UMUM PECANDU NARKOBA
• Pecandu daun ganja :
Cenderung lusuh, mata merah, kelopak mata mengattup terus, doyan
makan karena perut merasa lapar terus dan suka tertawa jika terlibat
pembicaraan lucu.

• Pecandu putauw :
Sering menyendiri di tempat gelap sambil dengar musik,
malas mandi karena kondisi badan selalu kedinginan, badan kurus, layu
serta selalu apatis terhadap lawan jenis.

• Pecandu inex atau ekstasi :


Suka keluar rumah, selalu riang jika mendengar musik house, wajah terlihat
lelah, bibir suka pecah-pecah dan badan suka keringatan, sering minder
setelah pengaruh inex hilang.

• Pecandu Shabu :
gampang gelisah dan serba salah melakukan apa saja,
jarang mau menatap mata jika diajak bicara, mata sering jelalatan,
karakternya dominan curiga, apalagi pada orang yang baru dikenal,
badan berkeringat meski berada di dalam ruangan ber-AC, suka marah 7/30/2017

dan sensitive.
DAMPAK BAGI KESEHATAN FISIK/MENTAL

A. KESEHATAN FISIK
- KERUSAKAN PERMANENEN SUSUNAN SYARAF PUSAT
(OTAK)
- KERUSAKAN ORGAN HATI, GINJAL, PARU-PARU, JANTUNG
- KERUSAKAN TUBUH/FISIK
- TERTULAR HIV/AIDS

B. KESEHATAN MENTAL/PSIKOLOGIS
- DEPRESI RINGAN – BERAT
- PARANOID
- HILANG INGATAN
- GILA
7/30/2017
7/30/2017
PECANDU GANJA (CANNABIS/MARIJUANA)

7/30/2017
EFEK PENGGUNAAN AMPHETAMINE
(ECSTACY)
Short-Term Effects:
Increased energy. Euphoria. Enhanced confidence and well-
being. Improved focus, motivation and alertness. Weight loss.

Side Effects:
Misuse of amphetamines can cause harmful side effects such
as:
Sleep disturbances. Restlessness. Tinnitus (ringing in the
ears). Dehydration. Rapid decrease of salt in the blood, which
can harm bodily functions. Memoryproblems. Confusions.
Depression. Anxiety. Irritability. Aggression. Hallucinations.
Paranoia. Rambling speech. Increase in body temperature or
7/30/2017

heart rate. High blood pressure. Psychotic episodes.


Palpitations and arrhythmias. Chest pain. Heart attack.
EFEK PENGGUNAAN AMPHETAMINE
(ECSTACY)

7/30/2017
EFEK PENGGUNAAN AMPHETAMINE

7/30/2017
EFEK PENGGUNAAN METHAMPHETAMINE
(SHABU)

7/30/2017
7/30/2017
KABUL BASUKI ALIAS TESSY

7/30/2017
KABUL BASUKI ALIAS TESSY

7/30/2017
PERUBAHAN FISIK AKIBAT KONSUMSI NARKOBA

7/30/2017
LINDSAY LOHAN
(PENGGUNA METAMPHETAMINE)

7/30/2017
PERUBAHAN FISIK AKIBAT KONSUMSI METAMPHETAMINE

7/30/2017
7/30/2017
EFEK PENGGUNAAN HEROIN

7/30/2017
MACAULAY CULKIN
(PENGGUNA HEROIN)

7/30/2017
PENGGUNA HEROIN

7/30/2017
CARA PEMAKAIAN HEROIN

7/30/2017
EFEK MENGGUNAKAN NARKOTIKA KROKODIL (RUSIA)

7/30/2017
BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA

A. TERHADAP DIRI PEMAKAI


PERUBAHAN KEPRIBADIAN (NEGATIP)
MASA BODOH TERHADAP DIRI SENDIRI
MENURUNNYA PRODUKTIVITAS DIRI
MELANGGAR HUKUM DAN NORMA YG BERLAKU
MENYIKSA DIRI

B. TERHADAP KELUARGA
TINDAK KEKERASAN DLM RUMAH TANGGA
PENCURIAN DLM RUMAH
CEMARKAN NAMA BAIK KELUARGA
BUTUH BIAYA BESAR UTK PENGOBATAN/REHABILITASI DAN PEMULIHAN
MENGGANGGU KEHARMONISAN HUBUNGAN KELUARGA 7/30/2017
BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA

C. TERHADAP MASYARAKAT
TINDAK KRIMINAL, KEKERASAN, PENCURIAN, SEXUAL
GANGGU KETERTIBAN UMUM
BAHAYAKAN KESELAMATAN UMUM
PENGARUH NEGATIF LINGKUNGAN MASYARAKAT

D. TERHADAP BANGSA DAN NEGARA


RENDAHNYA PRODUKTIVITAS GENERASI MUDA
RENDAHNYA JIWA PATRIOTISME DAN BELA NEGARA
LEMAHNYA KETAHANAN NASIONAL
DIBUTUHKAN ANGGARAN YANG BESAR UNTUK MEMULIHKAN KONDISI

7/30/2017
JENIS-JENIS
NARKOBA

Say KNOW DRUGS BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

7/30/2017
GANJA : DIKETAHUI SEBAGAI MARJUANA, CIMENG, GELEK, HASIS

 Klasifikasi: Depressant, Hallusinogens


 Dihisap, dimakan, diminum

 Efek yang Ditimbulkan


 Jangka Pendek
1. Rasa senang dan bahagia, Santai, Percaya Diri
2. Nafsu makan meningkat
3. Halusinasi
4. Cemas/Panik, Acuh tak Acuh, Motivasi rendah
5. Murung, tegang, mudah marah, cemas
6. Sering menguap/ mengantuk
7. Pengendalian diri&konsentrasi kurang
 Jangka Panjang
1. Ketergantungan, psikosis
2. Penurunan sistem kekebalan,
3. Gangguan pernafasan
4. Masalah Sosial ekonomi dan hukum
5. Depresi & Paranoid
6. Gangguan persepsi&berfikir
7/30/2017
7. Gangguan keseimbangan tubuh
7/30/2017
7/30/2017
7/30/2017
7/30/2017
7/30/2017
ECSTASY: DIKETAHUI SEBAGAI INEX, ENAK, CUI IIN, FLASH, DOLAR, FLIPER,
HAMMER

 Klasifikasi : Stimulant
 Dihisap, dimakan, diminum
 Efek yang Ditimbulkan
 Jangka Pendek
1. Euphoria, senang, percaya diri
2. Lebih mudah bersosialisasi
3. Hilang nafsu makan
4. Berkeringat
5. Mual, cemas
6. Rahang mengatup dan gigi geraham mengunyah
7. Denyut jantung meningkat
 Jangka Panjang
1. Kerusakan ginjal, hati & otak
2. Kehilangan ingatan dalam jangka waktu yang lama
3. Menggigil, berkeringat & muntah
4. Tidak mampu untuk berpikir, melihat, &
menyelaraskan fungsi tubuh

Kematian dapat terjadi karena gangguan pembuluh darah jantung, dehidrasi dan
7/30/2017

pecahnya pembuluh darah di otak


7/30/2017
SHABU : DIKETAHUI SEBAGAI ICE, UBAS, METHAPHATEMINE

 Klasifikasi: Stimulant
 Efek yang Ditimbulkan
 Jangka Pendek
1. Kewaspadaan meningkat
2. Bergairah
3. Rasa senang/bahagia
4. Pupil mata melebar
5. Denyut nadi dan tekanan darah
meningkat
6. Susah tidur/insomnia
7. Hilang nafsu makan
 Jangka Panjang
1. Ketergantungan, terjadinya toleransi
pada tubuh
2. Kekurangan gizi, lemah, depresi
3. Psikosis: ada halusinasi, paranoid,
perilaku kasar
7/30/2017
dapat menyebabkan kematian karena pecahnya pembuluh darah di otak
7/30/2017
7/30/2017
HEROIN

7/30/2017
7/30/2017
MORPHINE

7/30/2017
7/30/2017
KOKAIN : DIKETAHUI SEBAGAI CRACK, DAUN KOKA, PASTA KOKA

 Klasifikasi: stimulan
 Cara: dihirup, disuntik, dihisap
 Efek yang Ditimbulkan
 Jangka Pendek
1. Senang, euphoria, bersemangat,
peningkatan percaya diri
2. Banyak bicara
3. Nafsu makan menurun
4. Tahan akan keletihan
5. Peningkatan denyut jantung
 Efek jangka panjang
1. Cemas, halusinasi
2. Psikosis, paranoid
3. Serangan jantung, stroke, gagal
ginjal 7/30/2017
7/30/2017
File Photo

7/30/2017
LSD, PSIKOTROPIKA GOL.I
 Klasifikasi : Depresan, Halusinogen
 Bentuk LSD: berbentuk lembar persegi uk.10 x 10
cm dg isi 100 potongan kecil yg dpt disobek utk
digunakan. Tiap sobekannya sekitar 1 x 1
sentimeter, cukup diletakkan di bawah lidah.
Diisap/ditelan
 LSD populer berbentuk kertas itu biasa disebut
'Smile'. Harganya cukup mahal, 1x1 sentimeter
harganya bisa sampai Rp 300 ribu
 Efek yang Ditimbulkan
 Jangka Pendek
euforia, sangat tenang dan mendorong
perasaan nyaman. Sering kali ada
perubahan pada persepsi, penglihatan,
suara penciuman, perasaan dan
tempat.
 Jangka Panjang
Kecanduan, hilangnya kendali emosi,
disorientasi, depresi, kepeningan,
perasaan panik yang akut dan perasaan
tak terkalahkan, yang dapat
mengakibatkan pengguna
7/30/2017
menempatkan diri dalam bahaya fisik
BAHAN ADIKTIF
 Arti
 Zat Adiktif: Bahan yang penggunaannya dapat
menimbulkan ketergantungan psikis (psl 1 UU
no.23/1992 ttg Kesehatan)
 Bahan Adiktif (arti yg lebih luas) termasuk bahan baku
pembuat narkoba yakni prekursor .
 Contoh
 Alkohol Miras (Brandy, Vodca, Wine, Wisky, Cognac,
dll)
 Pelarut (Solvent) Lem Aibon, Thiner (bau Khas &
menguap)
 Bhn Adiktif Ringan : Nikotin (rokok), Kafein (kopi, teh,
coklat, dll)
 Efek yang Ditimbulkan:
 Menimbulkan Alkoholisme (stimulasi, halusinasi,
paranoid, dll)
 Kehilangan kendali, kesadaran, pelupa, depresi (utk
solvent) 7/30/2017
INHALANTS
 Klasifikasi: Depresan
 Cara: dihirup/dihisap
 Efek yang Ditimbulkan
 Jangka Pendek
1. Senang, euphoria, bersemangat
2. Pusing, Gemetar
3. Mudah marah
4. Sulit Tidur
 Jangka panjang
1. Kerusakan permanen pada otak, hati & ginjal
2. Cenderung mengalami pendarahan pada hidung
(mimisan)
3. Kehilangan ingatan, sulit belajar & melihat sesuatu
secara jelas
4. Kehilangan kendali tubuh
5. Kram, nyeri & batuk parah

Hirupan mendadak dapat menyebabkan serangan jantung, pecahnya7/30/2017


pembuluh darah di otak hingga kematian
ALKOHOL
 Klasifikasi: Depresan
 Cara: diminum
 Efek yang Ditimbulkan
 Jangka Pendek
1. Senang, santai, hilang rasa malu
2. Hilang keseimbangan, pusing muntah, mabuk
3. Bicara tidak jelas
4. Menurunnya frekwensi nafas
 Jangka panjang
1. Ketergantungan
2. Ganguan sistem pencernaan : maag, pola makan
terganggu
3. Gangguan hati : sirosis hati, kanker, perlemakan
hati
4. Kerusakan Otak: halusinasi, ingatan menurun
5. Gangguan syaraf tepi : tremor
6. Gangguan organ tubuh lain : pankreas, jantung ,
7/30/2017
paru, seksual
ROKOK
 Klasifikasi: Stimulan
 Cara: dihisap, dihirup
 Efek yang Ditimbulkan
 Jangka Pendek
1. Rangsangan pada otak sehingga
pengguna merasa tenang
2. Menurunkan nafsu makan, saraf rasa
di lidah, saraf penciuman
3. Kelumpuhan cilia disaluran nafas
4. Peningkatan sasam lambung
5. Pengurangan produksi urine di ginjal
 Jangka panjang
1. Gangguan saluran nafas dari atas
kebawah: hidung, sinus, paru : asma ,
bronchitis, pnemonia, kanker paru
2. Kanker di organ tubuh lainnya
3. Penyakit yang berhubungan dengan
pembuluh darah: stroke, jantung 7/30/2017
koroner
WINDOW DRUGS (JENDELA NARKOBA)

Rokok

Alkohol

7/30/2017
MODUS OPERNDI

7/30/2017
DISELIPKAN DI DALAM LIPATAN KARTON/DOOS

7/30/2017
DIMASUKKAN KE DALAM MESIN PEMOTONG RUMPUT

7/30/2017
DIMASUKKAN KE DALAM MESIN DAN ALAT PIJIT REFLEKSI

7/30/2017
DISAMARKAN SEBAGAI MAKANAN / COKLAT

7/30/2017
DISAMARKAN DALAM BUKU TEBAL YANG DILUBANGI

7/30/2017
DISAMARKAN DALAM KAKI PALSU

7/30/2017
DISAMARKAN DI DALAM KNALPOT

7/30/2017
DILEKATKAN DI DINDING KOPER BAGIAN DALAM

7/30/2017
DISEMBUNYIKAN DI DALAM PAPAN SELANCAR

7/30/2017
DISEMBUNYIKAN DI DALAM SOL SEPATU

7/30/2017
DISEMBUNYIKAN DI JOK MOBIL

7/30/2017
7/30/2017

600 GRAM HEROIN DITEMPEL PADA TUBUH


7/30/2017

21 RIBU BTR XTC DALAM BODY WRAPPING


66 BTR KAPSUL @ 18 GRAM HEROIN 7/30/2017

YANG DITELAN KEDALAM LAMBUNG / SWALLOW


KASUS

7/30/2017
KASUS WONG CHI PING, BB 862 KG SHABU, JAN 2015

7/30/2017
7/30/2017
7/30/2017
Kompas.com/Sigiranus Marutho BereBandar Narkoba asal Nigeria IM (37) baju
orange (tengah) dan empat kurir perempuan AN (44), Z (27), ES (25), OK (30)
7/30/2017
(semuanya baju orange), saat berada di Polda Nusa Tenggara Timur untuk
menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba sebesar 9 kilogram, Rabu
(7/1/2015).
WNI YG DIJADIKAN KURIR SINDIKAT NARKOTIKA

ELIS SUGINAH N. EVA RIMA ELISA CHRISTINA

WITRIYANTI LANI PERTIWI ARINI SRI LESTARI

7/30/2017
NANDIYANA RILA ISWANTI UNIK S. WATI SITI MASITOH
1. TINGKATKATKAN KEIMANAN, KETAQWAAN DAN
MORALITAS PRIBADI
2. MILIKI SIKAP, MENTAL DAN RASA PERCAYA DIRI YG
TANGGUH SEJAK DINI
3. PILIH TEMAN BERGAUL YANG BISA MENAMBAH NILAI
POSITIF
4. BERANI KATAKAN TIDAK (TOLAK)
5. TINGKATKAN KESADARAN UTK LEBIH PRODUKTIF DAN
BERPRESTASI
6. ISI WAKTU LUANG DG KEGIATAN YG POSITIF DAN
7/30/2017

PRODUKTIF
KERUGIAN
SERANGAN KORUPSI
SERANGAN KORUPSI MATERIIL
ANALOGI IMATERIIL

SERANGAN SERANGAN ANCAMAN


TERORISME
TERHADAP
EKSISTENSI
KEJAHATAN BANGSA/
SERANGAN
TERORISME NEGARA
SERANGAN
EXTRA NARKOBA
ORDINARY LOST
GENERATION

SERANGAN
NARKOBA
7/30/2017
SERANGAN SERANGAN SERANGAN
NARKOBA NARKOBA NARKOBA
GERAKAN MENGEDUKASI DIRI
SENDIRI UNTUK MEMAHAMI
DENGAN BENAR TENTANG BAHAYA
PENYALAHGUNAAN NARKOBA

7/30/2017
7/30/2017
7/30/2017
7/30/2017
SELAMATKAN GENERASI MUDA KITA
DARI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA

7/30/2017