Anda di halaman 1dari 23

Pengantar Transformasi-Z

Kuliah 9: Pengantar Transformasi Z

Rusdha Muharar

Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik


Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh
Pengantar Transformasi-Z

Kenapa Digunakan Transformasi Z?

Untuk analisis Sistem Waktu Diskrit

Sistem/
x[n] y[n]
Proses

dimana x[n] dan y[n] adalah sinyal waktu diskrit.


Hubungan antara sinyal input x[n] dan sinyal output y[n] dapat dinyatakan
melalui
I Operator konvolusi
I Persamaan beda
a0 y[n]+a1 y[n−1]+· · ·+aN y[n−N] = b0 x[n]+b1 x[n−1]+· · ·+bM x[n−M]

Dapat dianalisis dengan Transformasi-Z


Merupakan perangkat matematis utama dalam Pengolahan Sinyal Digital
Pengantar Transformasi-Z

Preliminari: Deret Ukur

Sebuah deret (sequence) an yang mempunyai N-suku dapat ditulis sebagai


berikut
an = {a1 , a2 , a3 , · · · , aN }
dengan a1 adalah suku awal.
Deret an dikatakan sebagai deret ukur atau deret geometri bila:
a2 a3 a4 ak
= = = ··· = = r.
a1 a2 a3 ak−1
dimana r: rasio.
Dengan kata lain, deret ukur mempunyai rasio yang sama untuk dua suku
yang bersebelahan (tetangga).
Deret ukur an dapat ditulis


an = a1 , a1 r , a1 r2 , · · · , a1 rN−1
|{z} |{z} | {z }
a2 a3 aN
= a1 rn−1
Pengantar Transformasi-Z

Preliminari: Deret Ukur

Apakah deret berikut


1, 2, 3, 4, 5, 6
merupakan deret ukur? Berapa suku awal dan rasionya?
Apakah deret berikut
1 1 1 1
1, , , , , · · ·
2 4 8 16
merupakan deret ukur? Berapa suku awal dan rasionya? Berapakah nilai suku
ke-8?
Apakah deret berikut
1 1 1 1
1, , , , ,···
2a 4a2 8a3 a4
merupakan deret ukur? Berapa suku awal dan rasionya? Tentukan persamaan
deretnya!
Pengantar Transformasi-Z

Penjumlahan suku deret ukur

Diketahui deret ukur dengan banyak suku N berhingga

a1 , a2 , a3 , · · · , aN

maka penjumlahan suku-suku tersebut dengan r 6= 1 adalah

SN = a1 + a2 + a3 + · · · + aN
X
N
= ak
k=1

1 − rN
= a1
1−r
Berapakah nilai SN bila r = 1?
Pengantar Transformasi-Z

Latihan

Tentukan penjumlahan suku-suku dari deret ukur berikut:


1
32 + 16 + 8 + · · · +
8
Tentukan penjumlahan suku-suku dari deret berikut:

1 + 2 + 3 + 4 + 8 + 9 + 16 + 27 + 32 + 64 + 81 + 128 + 243 + 256


Pengantar Transformasi-Z

Penjumlahan suku deret ukur

Diketahui deret ukur dengan banyak suku tak hingga, N → ∞

a1 , a2 , a3 , a4 · · ·

maka penjumlahan suku-suku tersebut dengan r 6= 1 adalah

S∞ = a1 + a2 + a3 + · · ·
X

= ak
k=1

 a1 , |r| < 1
= 1−r
∞, |r| > 1.

Nilai S∞ hanya terdefinisi (nilainya berhingga) bila |r| < 1


Syarat ini sangat penting dalam menentukan region of convergence (ROC) dari
transformasi-Z
Pengantar Transformasi-Z

Latihan

Tentukan penjumlahan suku-suku dari deret ukur berikut:


1 1
32 + 16 + 8 + · · · + + + ···
8 16
Tentukan penjumlahan suku-suku dari deret ukur berikut
X

S∞ = (0.9)n z−n
n=1
Pengantar Transformasi-Z

Sinyal waktu diskrit

Diberikan sinyal waktu diskrit x[n]


Amplitudo x : bernilai kontinyu atau diskrit atau digital
Indeks waktu n: berupa bilangan bulat.
Contoh sinyal waktu diskrit dengan durasi berhingga

2 x1 [n]

n
−7 −6 −5 −4 −3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7
−1

Sinyal x1 [n] dapat direpresentasikan sebagai berikut:

x1 [n] = {1, 0, −1, 2, 1, −0.5, 0, 1},


dimana ↑ menunjukkan nilai amplitudo sinyal saat n = 0.


Pengantar Transformasi-Z

Sinyal waktu diskrit

Contoh sinyal waktu diskrit dengan durasi tak-hingga

x2 [n] = 2e−0.5n
2

n
−3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Representasi matematis untuk x2 [n] :



2e−0.5n n > 0,
x2 [n] =
0, n < 0.

atau
x2 [n] = 2e−0.5n u[n]
Pengantar Transformasi-Z

Sinyal Waktu Diskrit elementer

Unit Step
u[n]
1

··· n
−5 −4 −3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7

Unit Impuls
δ[n]
1

n
−7 −6 −5 −4 −3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7
Pengantar Transformasi-Z

Sinyal Pulsa
Persamaan matematis dari sinyal pulsa, p[n], adalah:

p[n] = u[n − a] − u[n − b − 1].

p[n]
1

n
a 1 2 3 4 ··· b

Contoh:
x[n]
1

n
−1 1 2 3 4 5 6 7 8

Persamaan matematis untuk x[n]:

x[n] = u[n − 1] − u[n − 6]


Pengantar Transformasi-Z

Sinyal Pulsa

Sinyal pulsa dapat digunakan untuk memotong (clipping) sinyal terhadap


sumbu n.

2 x[n] = 2e−0.5n

n
1 2 3 4 5 6 7 8 9

2 xc [n]

n
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Persamaan untuk xc [n]

xc [n] = 2e−0.5n {u[n − 1] − u[n − 5]}


Pengantar Transformasi-Z

Definisi

Definisi 1 – Transformasi-Z

Transformasi-Z dari sebuah sinyal waktu diskrit x[n] adalah:


X

X[z] = x[n]z−n
n=−∞

= · · · + x[−2]z2 + x[−1]z + x[0] + x[1]z−1 + x[2]z−2 + · · ·

dengan z ∈ C adalah bilangan kompleks dan X[z] juga bernilai kompleks.

Notasi:
X[z] = Z{x[n]}
Z
atau x[n] −→ X[z].
Pengantar Transformasi-Z

Contoh 1:

Diberikan sinyal waktu diskrit

2 x1 [n]
1
n
−7 −6 −5 −4 −3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7
−1

dimana:
x1 [n] = {1, 0, −1, 2, 1, −0.5, 0, 1},

Transformasi Z dari x1 [n]

X
3
X1 [z] = x1 [n]z−n
n=−4

= 1 · z4 + 0 · z3 − 1 · z2 + 2z + 1 · z0 − 0.5 · z−1 + 0 · z−2 + 1 · z−3


= z4 − z2 + 2z + 1 − 0.5z−1 + z−3 , z 6= 0.
Pengantar Transformasi-Z

Contoh 2:

Diberikan sinyal waktu diskrit

2 x2 [n] = 2e−0.5n u[n]

1
n
−3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Transformasi Z dari x2 [n]


X
∞ X

X2 [z] = x2 [n]z−n = 2e−0.5n z−n
n=0 n=0
X∞
−1 n
e−0.5 z

=2 .
n=0

Untuk menentukan X2 [z], kita perlu menentukan penjumlahan-tak hingga dari


deret ukur tak hingga {e−0.5n z−n }∞
n=0 .
Pengantar Transformasi-Z

Contoh 2:

Transformasi Z dari x2 [n]


X
∞ X

X2 [z] = x2 [n]z−n = 2e−0.5n z−n
n=0 n=0
X∞
n
=2 e−0.5 z−1 .
n=0

Untuk menentukan X2 [z], kita perlu menentukan penjumlahan-tak hingga dari


deret ukur tak hingga {e−0.5n z−n }∞
n=0 .

Deret tersebut mempunyai suku awal 1 dan rasio e−0.5 z−1 .


Dengan demikian,
2
X2 [z] =
1 − e−0.5 z−1
dengan syarat
z < 1 =⇒ |z| > e−0.5 =⇒ ROC
−0.5 −1
e

Syarat diatas menyatakan bahwa X2 [z] terdefinisi bila |z| > e−0.5 dan tidak
terdefinisi bila hal sebaliknya yang terjadi (|z| 6 e−0.5 ).
Pengantar Transformasi-Z

Contoh: Transformasi-Z dari Unit Impuls

Tentukan transformasi-Z dari sinyal unit impulse x[n] = δ[n]

δ[n]
1

n
−7 −6 −5 −4 −3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7

Dari definisi:
X

X[z] = x[n]z−n
n=−∞

X
0
= x[n]z−n
n=0

= x[0]z−0 = 1 · 1
=1
Pengantar Transformasi-Z

Contoh: Transformasi-Z dari Unit Step


Tentukan transformasi-Z dari sinyal unit impulse x[n] = δ[n]

u[n]
1

··· n
−5 −4 −3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7

Dari definisi:
X

X[z] = x[n]z−n
n=−∞
X
∞ X

= u[n]z−n = z−n
n=0 n=0
X∞
= (z−1 )n =⇒ deret ukur dengan suku awal 1 dan r = z−1
n=0
1
= , ROC: |z| > 1
1 − z−1
Pengantar Transformasi-Z

Latihan

Tentukan transformasi-Z dari sinyal x[n] = u[n − 2] berikut:

x[n]
1

··· n
−5 −4 −3 −2 −1 1 2 3 4 5 6 7 8

Jawaban:
z−2
X[z] = , ROC: |z| > 1
1 − z−1
Pengantar Transformasi-Z

Latihan

Tentukan transformasi-Z dari sinyal pulsa berikut:

x[n] = u[n − 1] − u[n − 6]


1

n
−1 1 2 3 4 5 6 7 8

Ada dua alternatif Jawaban


1 X[z] = z−1 + z−2 + z−3 + z−4 + z−5
z−1 z−6 z−1 − z−6
2 X[z] = − =
1 − z−1 1 − z−1 1 − z−1

Apakah kedua jawaban di atas sama?


Pengantar Transformasi-Z

Latihan: Transformasi-Z sinyal eksponensial

Tentukan transformasi-Z dari sinyal eksponensial:

x[n] = an u[n]
Pengantar Transformasi-Z

Ringkasan

Review Deret Ukur


Sinyal Waktu Diskrit
Transformasi-Z