Anda di halaman 1dari 11

SPESIFIKASI TEKNIS

BUS SEDANG BRT

I PERLENGKAPAN
No. URAIAN MATERIAL UKURAN
1 Sabuk Keselamatan Automatic lock retractor Sesuai PP 55 Tahun 2012 tentang
Dipasang di tempat duduk 3(tiga) titik untuk pengemudi Kendaraan
pengemudi di tempat duduk dan 2(dua) titik untuk tempat
penumpang paling belakang penumpang paling belakang
yang tidak terhalang yang tidak terhalang
2 Ban Cadangan Memiliki ukuran yang sama Sesuai PP 55 Tahun 2012 tentang
ban yang terpasang pada Kendaraan
kendaraan tersebut
3 Segitiga Pengaman Paling sedikit 2(dua) berwarna Sesuai PP 55 Tahun 2012 tentang
merah dan bersifat Kendaraan
memantulkan cahaya
4 Dongkrak Mampu mengangkat muatan Sesuai PP 55 Tahun 2012 tentang
sumbu terberat Kendaraan
5 Pembuka Ban Mampu membuka roda Sesuai PP 55 Tahun 2012 tentang
kendaraan Kendaraan
6 Peralatan pertolongan Paling sedikit terdiri atas: obat Sesuai PP 55 Tahun 2012 tentang
pertama pada kecelakaan antiseptic, kain kasa, kapas Kendaraan
dan plester
II UKURAN
1 Dimensi Luar (Panjang Total, Dimensi luar tidak boleh melanggar
Lebar Total, Tinggi Total, ketentuan yang diatur dalam PP 55
ROH, FOH, Jarak Sumbu, tahun 2012 Tentang Kendaraan
Sudut Pergi) Bermotor
2 Dimensi Dalam (Panjang Dimensi luar tidak boleh melanggar
Total Dalam, Lebar Total ketentuan yang diatur dalam PP 55
Dalam, Tinggi Total Dalam, tahun 2012 Tentang Kendaraan
Ukuran Kursi, Jarak Antar Bermotor
Kursi)
3 Jumlah Berat yang Sesuai SK Direktur Jenderal
diperbolehkan (JBB) Perhubungan Darat tentang
Pengesahan Rancang Bangun dan
Rekayasa Kendaraan Bermotor
4 Jumlah berat yang diizinkan Sesuai SK Direktur Jenderal
Perhubungan Darat tentang
Pengesahan Rancang Bangun dan
Rekayasa Kendaraan Bermotor
III Karoseri
A RANGKA
1 Cross member  Baja square tube Min. 40mm x 80mm x t2,3mm
 Anti Karat atau epoxy Min. 40mm x 60mm x t2mm
berasal dari pabrik
pemasok (standard
Pabrikan)
2 Sub cross member  Baja square tube Min. 40mm x 40mm x t2mm
 Anti karat atau epoxy
berasal dari pabrik
pemasok (standard
pabrikan)
3 Bracket cross member  Berbahan plat baja Plat baja tebal min. 6mm
diikat dengan Baut min. M12 dengan Strength
menggunakan baut class 8.8
khusus chassis + epoxy
4 Tiang utama  Baja square tube Min. 40mm x 60mm x t2mm
 Anti Karat atau epoxy Min. 40mm x 40mm x t2mm
berasal dari pabrik
pemasok (standard
Pabrikan)
5 Rangka atap  Baja square tube Min. 40mm x 40mm x t2mm
 Anti Karat atau epoxy Min. 40mm x 20mm x t2mm
berasal dari pabrik
pemasok (standard
Pabrikan)
6 Frame cowl depan &  Baja square tube Min. 40mm x 40mm x t2mm
belakang  Anti Karat atau epoxy Min. 40mm x 40mm x t2mm
berasal dari pabrik
pemasok (standard
Pabrikan)
7 Side member  Baja square tube Min. 40mm x 40mm x t2mm
 Anti Karat atau epoxy
berasal dari pabrik
pemasok (standard
Pabrikan)
8 Peninggi lantai  Baja square tube Min. 40mm x 60mm x t2mm
 Anti Karat atau epoxy
berasal dari pabrik
pemasok (standard
Pabrikan)
9 Penyangga rangka lantai Bahan plat baja dibentuk profil T min. 2,3mm
omega atau “U”
Dilakukan proses anti karat
yaitu Degreasing &
Primering/Epoxy
B DINDING, ATAP DAN LANTAI
1 Dinding Plat Galvanil, dengan bagian Plat Galvanil, tebal min. 1,0mm
dalam dilapisi Polyurethane ABS Tebal Min. 2mm
atau Styrofoam, ditutupi Polyurethane atau Styrofoam
dengan bahan plafon dari ABS dengan ketebalan rata-rata 2cm
2 Atap Plat Galvanil dengan bagian Plat Galvanil, tebal min. 1mm
dalam dilapisi polyurethane ABS tebal min. 2mm
ditutup dengan plafon dari ABS Polyurethane dengan ketebalan
atau alumunium rata-rata 1cm
3 Lantai :  Berbahan baja hitam  Tebal plat min. 2,1mm
Model Datar dilapisi karpet tahan Tebal Karpet min. 2,25mm
Ketinggian min. 80cm dari api termasuk karet lapisan
permukaan jalan dibawahnya
Warna karpet
dikonsultasikan kemudian

 Khusus untuk penutup


ruang mesin dilapisi
penyekat panas dari
bahan polyurethane
dan dilapisi
allumunium foil
4 Tangga (hanya digunakan Kontruksi plat baja dan dilapisi  Dilapisi dengan karpet
untuk naik/turun dengan karpet tahan api tebal min. 2,25mm
pengemudi, dibuat pada termasuk karet lapisan di
pintu dan sisi kiri) bawahnya
 Warna karpet
dikonsultasikan kemudian
 Ukuran jarak antara anak
tangga yang satu dengan
lainnya maks. 250mm dan
jarak antara permukaan
tanah dengan anak tangga
terbawah maks. 300mm
5 Ventilasi Udara : Modular Plastic injection / plat Tata letak sesuai dengan SK
Exhaust yang dapat galvanil, pada bagian tepi Direktur jenderal Perhubungan
berfungsi sebagai ventilasi dilapisi karet seal Darat tentang Pengesahan Rancang
emergency exit dengan Bangun dan rekayasa Kendaraan
jumlah 1 (satu) buah Bermotor
ditempatkan bagian depan
atap
6 a. Pegangan tangan Pipa Stainless steel
penumpang di
plafon (Hand Rail) Diameter minimal 30mm
yang dipasang Ketebalan pipa min. 1mm
2(dua) jalur pada
plafon Pipa Stainless steel
b. Hand Rail yang
dipasang vertical Diameter minimal 30mm ketebalan
antara Hand Rail pipa min. 1mm
pada Plafon dengan
lantai bus
7 Tangan – Tangan : Plastik dengan sabuk tidak
Pegangan tangan plastic mudah putus (kuat)
Jumlah minimal 20 buah
yang terpasang permanen
pada Hand Rail
8 Pegangan tangan naik Pipa Stainless Steel
tangga dipasang di tepi Diameter minimal 30mm
tangga depan dengan baut Ketebalan pipa min. 1mm
tanam
9 Tiang pegangan di dalam Pipa stainless steel Diameter min. 30mm ketebalan
bus pipa besi minimal 1mm, jumlah
dan letak sesuai gambar terlampir
C KACA – KACA
1 Kaca depan Laminated Glass bening 2(dua)
Tebal min. 10mm
Frame kaca dibingkai lapis tanpa sambungan
dengan karet atau bonding SNI 15-1326-2005
sealant
2 Kaca Belakang Tempered Glass bening atau
Frame kaca di bingkai gelap maks. 40% (bukan
Tebal min. 5mm
dengan karet atau bonding dilapisi kaca film)
sealant
3 Kaca Jendela Tempered Glass berwarna
Frame kaca dibingkai bening atau gelap maks. 40%
Tebal min. 5mm
dengan bonding sealant (bukan dilapisi kaca film) SNI-
0048-2005
4 Kaca Jendela Pengemudi Tempered Glass bening
Tebal min. 5mm
Frame kaca dibingkai SNI 15-0048-2005
Sliding bagian bawah tanpa pipa
dengan karet atau bonding
trails
sealant
5 Pembatas ruang pengemudi Bahan Acrilyc dengan sudut  Tebal arcilyc min. 5mm
tidak tajam dan dilengkapi  Diameter pipa stainless
frame pipa stainless steel steel 30mm
 Ketebalan pipa 1mm
6 Pengaman penumpang Bahan acrilyc dengan sudut  Tebal acrilyc min. 5mm
Dipasang pada tempat tidak tajam dan dilengkapi  Diameter pipa stainless
duduk penumpang sebelah frame pipa stainless steel steel 30mm
kiri depan  Ketebalan pipa 1mm
D PINTU DAN RAK BAGASI
1 Kontruksi pintu: Pintu dengan bahan rangka Sesuai SK Direktur Jenderal
Tidak disediakan pintu baja square tube dan plat baja Perhubungan Darat tentang
khusus pengemudi dilapisi anti karat epoxy Pengesahan Rancang Bangun dan
pabrikan atau allumunium Rekayasa Kendaraan Bermotor
Pintu hanya tersedia pada
- 1 (satu) buah pada Lebar pintu 1,2mm Model double
sisi kiri di bagian sliding pneumatic/electric
didepan dengan
model swing; Pada bagian pintu bagian luar
- 1 (satu) buah depan kiri dan kanan, dilengkapi
dibagian tengah kiri dengan “Logo Perhubungan” dan
dengan model tulisan “Bantuan Teknis
double sliding Kementrian Perhubungan Tahun
pneumatic/electric Anggaran 2016” sebagai mana
gambar terlampir
2 Pintu Bagasi luar buka Bahan Plat Galvanil Sesuai surat Keputusan Rancang
keatas (sisi kiri bagian Bangun dan Rekayasa karoseri
tengah) dilengkapi dengan
alat pengunci
3 Rak bagasi luar untuk tools Bahan plat Galvanil Ukuran sesuai SK Direktur Jenderal
Perhubungan Darat tentang
Pengesahan Rancang Bangun Dan
Rekayasa Kendaraan Bermotor
4 Ruang Mesin Khusus untuk penutup ruang Sesuai SK Direktur Jenderal
mesin, peredam suara dan Perhubungan Darat tentang
panas dari bahan Polyurethane Pengesahan Rancang Bangun dan
yang dilapisi alumunium foil Rekayasa Kendaraan Bermotor
E JOK / TEMPAT DUDUK ;
1 Tempat duduk pengemudi Reclinning sliding 1 (satu) buah Sesuai SK Direktur Jenderal
bahan busa cetak dan diberi Perhubungan Darat tentang
logo perhubungan (bordir) Pengesahan Rancang Bangun dan
pada sandaran Rekayasa Kendaraan Bermotor
2 Tempat duduk penumpang Modular Plastik Inject atau Sesuai SK Direktur Jenderal
sesuai gambar terlampir Fiberglass tanpa Recleaning Perhubungan Darat tentang
seat dengan variasi bahan busa Pengesahan Rancang Bangun dan
dilapisi kain bludru dan diberi Rekayasa Kendaraan Bermotor
logo
Perhubungan (Bordir) pada
sandaran
3 Susunan tempat duduk Sesuai SK Direktur Jenderal
dengan tempat untuk Perhubungan Darat Tentang
berdiri optimal Pengesahan Rancang Bangun dan
Rekayasa Kendaraan Bermotor
4 Jumlah tempat duduk 20 tempat duduk (tidak termasuk
tempat duduk pengemudi) terdiri
dari 18 tempat duduk permanen
dan 2 tempat duduk lipat yang
dapat dilipat dengan sempurna
serta ruang khusus untuk
penyandang kursi roda yang
dilengkapi dengan karpet/sticker
bergambar
Ukuran sesuai SK Dirjen Hubdat
tentang Rancang Bangun dan
rekayasa Karoseri
F CAT / PAINTING ;
1 Pengecatan dengan proses Cat Polyurathane dengan
spray booth di oven dilapisi clear coat
2 Desain strip dan warna Warna dasar biru perhubungan
dengan desain tambahan dapat
diusulkan dan/atau ditentukan
kemudian
3 Logo dan Tulisan Reflective Sheeting Sebagaimana gambar terlampir
G ANTI KARAT ; Body safe / Safe guard Standar Karoseri
H LAMPU – LAMPU ;
1 Sistem Penerangan Tersedia Sesuai dengan PP 55 tahun 2012
kendaraan Bermotor
2 Lampu Interior (dalam) LED dengan ditutup mika Dipasang sepanjang plafond dan
berjumlah 2(dua) lajur pada sisi
kanan dan kiri
3 Lampu bagasi Standard Karoseri Sesuai Kebutuhan
Otomatis menyala saat
pintu bagasi dibuka
4 Lampu Tangga Standard Karoseri
I FASILITAS TANGGAP DARURAT KECELAKAAN
1 Alat pemecah kaca Palu khusus yang dipasang  4 (empat) buah, dipasang
dilengkapi dengan dengan bracket pada posisi rangka /
keterangan petunjuk dinding dalam sebelah kiri
penggunaan dalam bentuk dan kanan
sticker  Mengacu pada Keputusan
Direktur Jenderal
Perhubungan Darat No.
SK.1763/AJ.501/DRJD/2003
Tentang petunjuk teknis
tanggap darurat
kecelakaan kendaraan
bermotor angkutan
penumpang
2 Tabung Alat Pemadam Api  Setara ansul 3kg
Ringan (APAR)  Sejumlah 2(dua) buah
 Mengacu pada Keputusan
Direktur Jenderal
Perhubungan Darat No.
1763/AJ.501/DRJD/2003
tentang petunjuk Teknis
Tanggap darurat
Kecelakaan Kendaraan
Bermotor Angkutan
Penumpang

3 Akses Keluar Darurat, Plat Galvanil Mengacu pada Keputusan Direktur


berupa pintu pada sisi kanan jenderal Perhubungan darat No.
berdasarkan ketentuan yang 1763/AJ.501/DRJD/2003 tentang
berlaku Petunjuk teknis tanggap darurat
kecelakaan kendaraan bermotor
angkutan penumpang
4 Buku Panduan Penumpang -
Berupa Buku Panduan Mengacu pada Keputusan Direktur
Penumpang tentang jenderal Perhubungan darat No.
cara Penggunaan 1763/AJ.501/DRJD/2003 tentang
fasilitas tanggap Petunjuk teknis tanggap darurat
darurat pada saat kecelakaan kendaraan bermotor
terjadi kecelakaan angkutan penumpang dan kitab
- Buku Panduan do’a suci agama /kepercayaan masing –
pada saat perjalanan masing agama
5 Emergency Push Button Tombol darurat yang Standard Karoseri
Digunakan untuk membuka diletakkan diatas pintu sliding
pintu secara manual pada dan ditutup dengan mika
kondisi darurat
J SISTEM PENDINGIN RUANGAN (AC)
1 Kontruksi AC dipasang Ducting system free blow
dibagian atap
2 AC (Air Conditioner) Dapat mengatur temperature
Model kisi – kisi dengan udara dalam bus antara 19%C –
instalasi pipa genuine part, 27%C dan sekurang – kurangnya
dengan kontruksi roof top mampu memiliki kapasitas
pendinginan mencapai
13.500kcal/jam
Garasi Durability AC minimal 3(tiga)
tahun
K ACCESSORIES
1 Panel display halte Digital LED, dipasang dibagian Minimal 10 karakter dengan
dilengkapi dengan rekaman depan menghadap ke dalam ukuran tinggi huruf minimal 9cm
suara petunjuk tempat – dan berwarna merah
tempat penghentian
2 Audio System Single DIN dengan kombinasi
Dilengkapi speaker single disc
sebanyak 4(empat) buah
3 Jam Digital Ukuran tinggi frame minimal Standard Karoseri
8cm dan ukuran tinggi angka
minimal 3,5cm
4 Panel display trayek dengan Minimal 15 karakter dengan Panel display trayek dengan lampu
lampu Digital LED dipasang ukuran tinggi huruf minimal 15 Digital LED dipasang dibagian
dibagian depan atas dan cm dan berwarna depan atas dan menghadap keluar
menghadap keluar orange/kuning
5 Slot identitas pengemudi Ukuran sesuai karoseri Slot identitas pengemudi dipasang
dipasang diatas dashboard diatas Dashboard
L BENTUK DAN DESAIN KONTRUKSI ;
1 Cowl depan dan belakang Dibuat dari bahan Fiberglass
serta komponen –
komponen body lainnya
dibentuk dengan system
press (tidak dengan ketok
palu)
2 Plat samping dan atas
dibuat dari plat gulung (coil)
dan dipasang dengan
system tarik
3 Dashboard Dibuat dari bahan Fiberglass
Didesain satu kesatuan
4 Rangka body dan cross Menggunakan las metal Inert Pengelasan harus sempurna
member Gas (MIG) Welding dengan las
– las penuh, disertai
penghalusan
5 Penyambungan plat Menggunakan las metal Inert Pengelasan harus sempurna
samping dengan atap Gas (MIG) Welding dengan las
– las penuh, disertai
penghalusan
6 Bibir plat untuk kaca Menggunakan las metal Inert Pengelasan harus sempurna
Gas (MIG) Welding dengan las
– las penuh, disertai
penghalusan
M TATA CARA PENGERJAAN KOMPONEN KAROSERI
1. Untuk menjamin ketepatan ukuran dan dimensi karoseri maka seluruh pekerjaan perakitan dan
perangkaian komponen dalam pengerjaan karoseri dilakukan dengan menggunakan peralatan
sekurang-kurangnya
a. Alat bantu presisi / JIG
b. Docking system
c. Press brake
d. Cutting machine
e. Spot welding
f. Streching (penarik plat)
g. Drailling machine
2. Untuk menjamin kerapian pengecatan diperlukan alat bantu sekurang-kurangnya spray booth dan
oven
3. Untuk menjamin body bus tidak bocor diperlukan alat bantu sekurang-kurangnya water leaking test
4. Untuk kebersihan selama pekerjaan diperlukan alat bantu sekurang-kurangnya air compressor
5. Komponen pipa dan plat dibuat terlebih dahulu dengan menggunakan alat bantu presisi
sebagaimana angka 1 (satu)
6. Untuk komponen yang terurai, perangkaian dilakukan di atas alat bantu presisi sebagaimana angka
1 (satu)
7. Seluruh komponen pipa dan plat setelah dirakit harus dilapisi dengan bahan anti karat
8. Seluruh komponen yang telah dibuat dilapis epoxy sehingga setiap komponen bebas dari
kemungkinan karat
9. Pengerjaan kelistrikan dan pemasangan kabel harus seragam dengan sistem yang sama untuk
semua kendaraan dan sesuai dengan diagram kelistrikan kendaraan.
Jenis kabel yang memenuhi standar SNI untuk automotif
10. Pekerjaan karoseri dilaksanakan oleh perusahaan karoseri yang telah memiliki sertifikat ISO di
bidang pabrikan karoseri
11. Adanya jaminan garansi terhadap pekerjaan karoseri selama 1 (satu) tahun
N. LAIN-LAIN
1. Dalam rangka pengoperasian bus sedang BRT harus dilengkapi dengan tanda petunjuk
pengoperasian bus, yang diletakkan di tempat yang mudah dibaca oleh pengemudi
2. Pada tempat yang disiapkan secara khusus untuk disabilitas, manula, ibu hamil dan ibu dengan anak
balita, harus dilengkapi dengan sticker petunjuk sebagaimana gambar teknis terlampir
3. Penetapan warna karpet, desain strip dan warna bus akan dilakukan pada Rapat Program Mutu
sebelum pekerjaan dimulai
4. Landasan mobil bus dilengkapi dengan pengait tali derek (towing eye/towing hook) pada bagian
depan dan belakang
5. Penambahan hal-hal yang bersifat minor/variasi berdasarkan spesifikasi teknis ini dan belum dimuat
dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat tentang Pengesahan Rancang Bangun
dan Rekayasa Kendaraan Bermotor yang ditawarkan, dengan ketentuan tidak merubah dimensi
rancang bangun karoseri, harus sudah disesuaikan paling lambat pada rapat program mutu sebelum
pekerjaan dimulai
6. Instalasi kabel-kabel untuk pelistrikan, alat pendingin ruangan, info halte dan penggerak pintu
pneumatic harus ditempatkan dengan rapi, terorganisasi, mudah dikenali dan terlindungi
7. Dalam pekerjaan pengadaan bus sedang BRT harus tetap mengacu pada peraturan perundang-
undangan tentang kelaikan kendaraan motor yang berlaku