Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL JUDUL

STUDI PERANCANGAN PROTOTYPE SENSOR


PENDETEKSI DETAK JANTUNG BERBASIS
ARDUINO DAN SMARTPHONE ANDROID YANG
TERINTEGRASI DENGAN PAKAIAN OLAHRAGA

Oleh :
Diana Novi Soraya
NPM. 14030041

POLITEKNIK STTT BANDUNG


2017

1
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kemajuan perkembangan teknologi pada mesin-mesin tekstil serta material-


material tekstil memberi terobosan besar dalam industri fashion.

Dalam bukunya yang berjudul: Fashionable Technology, Sabine Saymour


memperkenalkan istilah “Fashionable Wearables’”, dengan menggabungkan
pengertian fashion dan wearables technolgy, yang artinya segala bentuk fashion
yang terintegrasi dengan teknologi komputer di dalamnya. Fashionable
wearables bergerak diantara dua kutub, ekspresi estetis dan aspek fungsionalitas
yang saling berseberangan. Dalam tingkatan penetrasi teknologi pada tubuh
manusia Saymour membaginya menjadi 3 bagian, yaitu handheld (dipegang),
wearable (dikenakan), dan implanted (ditanamkan).

Pada tingkatan handheld, perangkat handphone merupakan contoh paling jelas.


Kebutuhan kita akan komunikasi menciptakan teknologi mobile yang masih terus
berkembang. Penggunaan handphone tidak lagi sekedar fungsi tapi ia telah
menjadi sebuah objek fashion. Bagaimana sebuah gadget mempengaruhi cara
kita berpenampilan dengan menggunakan, memegang, membawa dan
menyimpannya merupakan hal yang bisa dicermati dan dieksplorasi dengan kaca
mata fashion.

Pada tingkatan wearable, pakaian olahraga merupakan contoh yang paling


banyak bisa kita temui dalam mengintegrasikan teknologi. Speedo LZR racer suit
menggunakan bahan tekstil dengan permukaan menyerupai kulit hiu untuk
mengurangi daya gesek di air, menaikan performance kecepatan sang pemakai
ketika berenang. Inovasi dari Speedo ini sampai menuai kontroversi pada
olimpiade Beijing 2008.

Nike+ teknologi merupakan contoh penting bagaimana fashion, musik, olahraga


dan teknologi terintegrasi dengan baik menciptakan trend gaya hidup baru. Nike+
membawa pengalaman mendengarkan musik sambil berlari ke level yang lebih

1
luas. Dengan Nike+ seseorang dapat mengetahui berapa kalori, seberapa jauh ia
berlari dan mengupload data tersebut ke internet.

Tingkatan implanted adalah jendela prediksi masa depan fashion dan teknologi. Ia
belumlah lazim saat ini tapi mungkin menjadi salah satu alternatif bagaimana kita
menyikapi fashion dan teknologi di kehidupan masa depan.

Di sisi lain kesehatan merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan
manusia. Sehat secara fisik berarti seluruh organ tubuh berada dalam kondisi
optimal, serta berfungsi dengan normal. Sehat secara fisik dapat diukur dari
parameterparameter dasar nilai-nilai normal dari tanda-tanda vital tubuh, seperti
detak jantung.

Jantung merupakan organ manusia yang berfungsi untuk memompa darah,


jantung akan berkontraksi dimana satu siklus kontraksi biasanya disebut satu
detak jantung. Banyaknya detak jantung seseorang dalam satu menit atau lebih
dikenal dengan Beat Per Minute (BPM), BPM merupakan salah satu indikator
kesehatan seseorang Karena itu pemeriksaan detak jantung pada seseorang
sangat penting untuk melakukan cek apakah jantung berfungsi dengan baik atau
tidak.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka akan dilakukan sebuah penelitian yang
berjudul “STUDI PERANCANGAN PROTOTYPE SENSOR PENDETEKSI
DETAK JANTUNG BERBASIS ARDUINO DAN SMARTPHONE ANDROID
YANG TERINTEGRASI DENGAN PAKAIAN OLAHRAGA”

1.2. Identifikasi Masalah

Seperti yang sudah dijelaskan pada latar belakang, identifikasi masalah yang akan
dibahas pada penelitian ini adalah:

1. Bagaimana mendesain sebuah pakaian olahraga yang dapat diintegrasikan


dengan komponen atau perangkat elektronik sebagai pendeteksi detak
jantung/denyut nadi manusia?
2. Bagaimana merancang perangkat arduino nano dan sensor pendeteksi
jantung agar dapat terhubung dengan smartphone menggunakan sistem
komunikasi bluetooth?

2
1.3. Batasan Masalah

Mengingat ruang lingkup pembahasan mengenai penelitian ini sangat luas, maka
dibutuhkan batasan-batasan masalah dalam penelitian ini agar lebih fokus dan
tidak meluas dari pembahasan yang dimaksud, adapun batasan-batasan
masalahnya adalah sebagai berikut:

1. Penelitian tidak membahas mengenai struktur kain yang digunakan dalam


penelitian.
2. Desain pakaian hanya dibuat satu jenis desain.
3. Penentuan desain dan pola pakaian yang digunakan dalam penelitian.
4. Penentuan spesifikasi dan jenis komponen elektonika yang digunakan dalam
penelitian.
5. Standar mutu material yang digunakan dianggap sudah memenuhi standar
mutu yang diperuntukkan untuk pakaian olahraga.

1.4. Maksud dan Tujuan

Maksud dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

Mengetahui konsep perancangan perangkat keras berupa Pulse sensor,


mikrokontroler Arduino Nano, dan modul Bluetooth HC-05 kemudian
mengintegrasikannya dengan produk tekstil berupa pakaian olahraga untuk dapat
mendeteksi atau memantau detak jantung/denyut nadi menggunakan Smartphone
berbasis Android sebagai output data berupa grafik denyut nadi secara real time.

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

Membuat prototype sensor pendeteksi detak jantung/denyut nadi berbasis arduino


dan Smartphone Android yang terintegrasi dengan produk tekstil berupa pakaian
olahraga agar dapat memonitor detak jantung menggunakan Smartphone
berbasis Android yang terhubung dengan serial komunikasi Bluetooth sebagai
output data berupa besaran jumllah detak jantung yang terdeteksi oleh Pulse
sensor..

1.5. Kerangka Pemikiran

Dalam bidang kesehatan, denyut nadi/detak jantung merupakan indikator yang


berguna sebagai bahan evaluasi efektif dan cepat serta berfungsi untuk

3
mengetahui kesehatan pada tubuh seseorang (Rozie, dkk 2016).Seseorang yang
mempunyai denyut nadi normal menandakan bahwa kesehatan tubuhnya dalam
keadaan baik (Mediskus.com, 2015). Denyut nadi manusia dewasa rata-rata
berkisar antara 60-100 denyut per menit. Denyut yang lebih rendah saat istirahat
menunjukan bahwa fungsi jantung lebih efisien dan kebugaran kardiovaskuler
(Laskowski dan Riyanto, 2016).

Denyut nadi seseorang diketahui dengan cara meraba bagian pergelangan tangan
dengan menggunakan tiga jari (telunjuk, tengah dan manis) yang dirapatkan
sampai merasakan denyut lalu dihitung selama satu menit (Prijosaksono &
Kurniali, 2005). Selama ini, sebagian besar masyarakat menggunakan cara
tersebut untuk dapat mengetahui denyut nadi. Seiring dengan berkembangnya
teknologi, maka dikembangkan sebuah alat ukur denyut nadi denyut nadi yang
praktis dan efisien yaitu dengan menggunakan pulse sensor berbasis
mikrokontroler Arduino Nano dan Android dengan serial komunikasi Bluetooth.

Pada perancangan prototype ini alat elektronik berupa sensor yang dipilih adalah
pulse sensor, karena pulse sensor memiliki beberapa keunggulan, yaitu
ukuranmya yang kecil sehingga mudah dalam penggunaannya dan dapat
digunakan untuk mendeteksi denyut nadi pada jari tangan ataupun pergelangan
tangan.

Mikrokontroler yang digunakan adalah Arduino Nano yang memiliki kelebihan yaitu
dikemas dalam bentuk kit yang kecil, murah, ketersediaan koneksi USB serta
dapat melakukan komunikasi dengan Android. Untuk dapat berkomunikasi dengan
Android digunakan sebuah media transfer data yaitu sebuah Bluetooth HC-05
yang merupakan suatu media komunikasi dengan fitur transfer data yang mudah
dalam pengoperasian, harga relatif murah serta konsumsi daya rendah.

Prototype ini dirancang khusus agar mudah digunakan saat sedang berolahraga
atau kapanpun pemakai ingin menggunakannya. Prototype ini dapat memberikan
informasi tentang kondisi kesehatan seseorang secara praktis dan efisien, dapat
mengetahui normal atau tidak nya denyut nadi seseorang, serta dapat dilakukan
pencegahan gangguan kesehatan pada tubuh dengan mendeteksi denyut nadi
secara dini

4
1.6. Metodelogi Penelitian

Gambar 1.1. Diagram Alur Penelitian

5
Keterangan Gambar 1.1 adalah sebagai berikut:

1. Identifikasi masalah, yaitu melakukan pengamatan dan menentukan sebuah


permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian.
2. Menentukan tujuan penelitian, yaitu menentukan target atau sasaran dari
sebuah penelitian.
3. Studi literatur, yaitu menghimpun data yang berhubungan dengan topik yang
diangkat dalam suatu penelitian.
4. Persiapan penelitian, yaitu mempersiapkan hal-hal baik berupa persiapan alat
hingga prinsip percobaan yang akan dilakukan pada proses penelitian.
5. Proses perakitan komponen elektronik, yaitu merancang atau merakit suatu
rangkaian elektronik agar dapat berfungsi sesuai kegunaannya.
6. Pengujian Komponen Elektronik, yaitu menguji rangkaian komponen
elektronik yang sudah dirangkai.
7. Perancangan program pendeteksi suhu, yaitu merancang program untuk
kesatuan komponen elektronik yang sudah dirakit.
8. Pengujian program, yaitu menguji validitas program yang di-input.
9. Pengujian alat atau komponen yang sudah diprogram, yaitu menguji berfungsi
atau tidaknya alat setelah diprogram.
10. Pemasangan komponen elektronik pada pakaian, yaitu menempelkan atau
memasang alat yang sudah dirancang dan diprogram pada pakaian.
11. Pengolahan data dan analisa, yaitu melakukan pengolahan data dan
menganalisa hasil eksperimen.
12. Menarik kesimpulan, yaitu mengambil sebuah kesimpulan yang didapat dari
hasil penelitian.
13. Penyusunan laporan, yaitu menyusun laporan hasil penelitian dalam bentuk
skripsi yang dapat dipertanggungjawabkan.

6
Daftar Pustaka

1. King, M.W. Overview of opportunities with in medical textiles. Canadian Textile


Journal. 2001 July/Aug; 118(4):34-36.
Google Scholar
2. Harrocks,A R and S C Anand.2000:Handbook Of Technical Textile::The Textile
Institute:Cambridge England:Woodhead Publishing Ltd and CRC Press LLC
Google Scholar
3. H. Higgins, "Wireless Communication" in Body Sensor Networks,
Springer, pp. 117-144, 2006.
Google Scholar
4. Houde, Stephanie & Hill, Charles. 2004. What Do Prototypes Prototype?. USA
:Apple Computer, Inc.
5. Kadir, Abdul. 2012. Panduan Praktis Mempelajari Aplikasi Mikrokontroler
dan Pemogramannya menggunakan Arduino. Yogyakarta.
6. Puspita, Puri Arya : “Rancang Bangun Alat Pendeteksi Denyut Nadi
Berbasis Mikrokontroler AT Mega”, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2017.

7
LEMBAR PENGESAHAN

PROPOSAL PENGAJUAN JUDUL SKRIPSI

STUDI PERANCANGAN PROTOTYPE SENSOR PENDETEKSI DETAK


JANTUNG BERBASIS ARDUINO DAN SMARTPHONE ANDROID
YANG TERINTEGRASI DENGAN PAKAIAN OLAHRAGA

Bandung, 26 Februari 2018

Diana Novi Soraya


NPM. 14030041

Mengetahui,

Dosen Pembimbing

NIP. 196504271966031010

Menyetujui,

Ketua Jurusan Teknik Tekstil

Totong, AT., M.T.


NIP. 197301042002121003