Anda di halaman 1dari 6

IPD ENDOKRIN

1. Seorang wanita, 28 tahun datang ke RS dengan keluhan terdapat benjolan di leher kiri sejak 1 tahun
yang lalu. Penurunan BB 5 kg, se ring merasa berdebar - debar, gemetar, mudah lelah, sering
berkeringat. TTV TD 130/90 mmHg, N 115x/menit, RR 24x/menit, suhu 36,7 o C. Pada perabaan tiroid,
terdapat massa berukuran 8x9cm, perabaan kenyal dan tidak nyeri. Terapi yang diberikan untuk pasien
ada lah...
a PTU 50 - 100 mg/hari, multivitamin, diazepam 5 mg, propanolol 100mg 2x1
b PTU 100 mg, 4x1, multivitamin, diazepam 5 mg, propanolol 10 mg 2x1
c Metimazol 20 - 30mg, multivitamin, diazepam 5 mg, propanolol 100 mg 2x1
d Metimazol 20 - 30 mg, multivitamin, diazepam 5 mg
e Metimazol 20 - 30 mg, multivitamin, propanolol 10 mg 2x1

2. Tn A usia 45 th datang ingin memeriksakan dirinya karena merasa sering kehausan dan mudah lapar
serta frekuensi buang air kecil meningkat pada malam hari, setelah di lakukan tes glukosa darah puasa,
GDP pertama 124, GDP kedua 124, kemudian dilakukan TTGO 206. Diagnosis Tn A adalah?
a. GDPT
b. TGT
c. DM
d. HONK
e. KAD

3. Laki - laki 18 tahun datang dengan keluhan sesak nafas dan demam.Riwayat penyakit dahulu pasien
selalu diberikan suntikan obat saat sebelum makan oleh orangtuannya , namun seminggu terakhir
sudah tidak diberikan obat lagi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen, tekanan darah
90/60 mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, suhu 37,8C, frekuensi pernafasan 28x/menit. Pada
pemeriksaan darah lengkap didapatkan leukositosis dan GDS 480 g/dl. Apakah kemungkinan diagnosis
pasien tersebut?
a. KAD pada DM tipe 1
b. HHS pada DM tipe 2
c. MODY
d. KAD pada DM tipe 2
e. DM tipe 2

4. Seorang perempuan usia 35 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar sejak 2 minggu yang lalu.
Keluhan disertai dengan penurunan berat badan walaupun pasien mengaku sudah banyak makan. Dari
hasil pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 100
kali/menit, frekuensi napas 24 kali/menit, suhu, 36,9 C. Pada leher didapatkan bejolan, nyeri pada
penekanan, ikut bergerak naik turun saat menelan. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan TSH
turun dengan peningkatan T3 dan T4. Apakah pemeriksaan yang diperlukan untuk menentukan
terjadinya komplikasi pada pasien ini ?
a Darah lengkap dan urin lengkap
b Rontgen thorax dan echokardiografi
c Pemeriksaan elektrolit
d Pemeriksaan HbA1c
e Ureum dan kreatinin

5. Laki - laki 30 tahun datang dengan keluhan sering kencing dan haus sejak 3 bulan terakhir. Pemeriksaan
fisik dalam batas normal. Pada pemeriksaan osmolaritas urin 2 4 jam >300mmsol/L. Tes osmolaritas
urin puasa tidak ada peningkatan. Setelah diberikan desmopressin 0.03 μ g osmolaritas urin menjadi
450mmsol/L. Apakah diagnosis pasien tersebut?
a. SIADH
b. Nephrogenic diabetic Insipidus
c. Central diabetic insipidus
d. Polidipsi psikogenik

Percayalah, usaha tidak pernah menghianati hasil


e. DM tipe 1

6. Pasien laki - laki, 56 tahun, konsultasi kesehatan ke poliklinik penyakit dalam, pasien memiliki riwayat
DM dengan pengobatan teratur. Lab Kolesterol total 280, LDL 170, HDL 30, TG 300. Apakah yang
dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit Kardiovaskular?
a. Menurunkan HDL
b. Menurunkan kolesterol total
c. Menurunkan TG
d. Meningkatkan HDL
e. Meningkatkan LDL

7. Laki - laki 27 tahun datang ke IGD dengan keluhan berdebar - debar. Keluhan muncul tiba - tiba. Pasien
mengaku telapak tangannya sering berkeringat, BB turun padahal makan tetap banyak, tidak tahan
cuaca panas. Kesadaran CM, TD 120/80, N 106, RR 22, T 37,2 C. Mata pasien tampak menonjol, di leher
ditemukan benjolan simetris yang bergerak saat menelan, tidak nyeri dan hangat. TSH menurun, T3 T4
meningkat, anti TPO (+). Apa diagnosi s kasus ini?
a. Tirotoksikosis
b. Hashimoto tiroiditis
c. Grave’s disease
d. Thyroid storm
e. SNNT

8. Wanita usia 30 tahun datang dengan keluhan jantung berdebar, penurunan berat badan. Riwayat
keluarga dengan keluhan yang sama dan ibu serta kakak pasien sudah menjalani operasi. Dari hasil
pemeriksaan fisik TD normal, HR meningkat irreguler, pada leher tampak benjolan soliter batas tegas.
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan?
a TSHs, FT4, USG tiroid, biopsi tiroid
b TSHs, FT4, Tiroidglobulin, skintigrafi
c TSHs, FT4, usg tiroid, skintigrafi
d TSHs, FT4, Tiroidglobulin, biopsi tiroid
e TSHs, FT4, Turoidglobulin, USG tiroid

9. Pasien usia 60 tahun datang dengan penurunan kesadaran sejak 2 jam SMRS dengan riwayat DM sudah
10 tahun. Pada pemeriksaan fisik TD 90/60 mmHg, nadi 110x/menit, pemeriksaan GDS : 550 g/dl,
urinalisa glukosa (+++) keton ( - ) pH 7,2. Apakah diagnosis yang mungkin pada pasien ?
a Hiperglikemia reaktif pada diabetes mellitus tipe II
b Hiperosmolar hiperglikemia pada diabetes mellitus tipe II
c Ketosis diabetic pada diabetes mellitus tipe II
d Ketoasidosis diabetic pada diabetes mellitus tipe II
e Ketoasidosis diabetic non ketosis pada diabetes mellitus tipe II

10. Pasien laki laki usia 60 tahun datang dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 1 jam SMRS. Pasien
memiliki riwayat diabetes melitus dengan insulin selama 5 tahun. Pada pemeriksaan lab didapatkan
GDS 48g/dl. Tatalaksana yang dapat diberikan adalah..
a Pemberian glukosa per oral
b Dextrose 40% 50cc IV bolus
c Dextrose 25% 50cc IV bolus
d Dextrose 40% 25 cc IV bolus
e Dextrose 50% 40cc IV bolus

11. Seorang wanita 60 tahun datang dengan penurunan kesadaran 2 jam SMRS. 1 hari sebelumnya pasien
mengeluh demam dan nyeri saat BAK. Sebelum penurunan kesadaran, pasien mengeluh mual dan
lemas. Riwayat HT dan DM terkontrol. Dari pemeriksaan fisik vital sign TD 150/100 mmHg, HR
132x/menit, RR 24x/menit, suhu 37.8, mata cekung dan akral dingin. Dari Hasil lab GDS 680, urinalisa
glukosa ++, eritrosit 3/lpb, leukosit 12/lpb. Yang merupakan faktor pencetus adalah

Percayalah, usaha tidak pernah menghianati hasil


a Hipertensi
b DM II
c Systitis
d Hiperosmolar
e Dehidrasi

12. Seorng laki laki usia 55 tahun datang ke RS dengan keluhan luka dikaki tidak kunjung sembuh, pasien
menderita DM sejak 5 tahun yang lalu, pasien mengkonsumsi glibenclamid 5mg. Tanda vital DBN, hasil
lab GDP 128, GDS: 280,HbA1c: 10,5, apakah tata aksana yg tepat?
a Rawat luka pasien, beri antibiotik
b Rawat luka pasien , beri antibiotk, ganti glibenclamid, menjadi metformin
c Rawat luka pasien, beri antibiitik, lanjutkan gkibenclamid ditambah metformin
d Rawat luka pasien,beri antibiotik, stop glibenclamid beri suntik insulin
e Rawat luka pasien, beri antibiotik, stop glibenclamid, ganti menjadi acarbose

13. Wanita usia 20 tahun datang dengan keluhan tumbuh rambut diwajah, mens tidak teratur, gangguan
mood dan ganghuan tidur. Pemeriksaan fisik didapatkan obesitas sentral, moon face, hipertensi,
hiperglikemi. Pada tes supresi dexametason didapatkan kadar kortisol meningkat. Diagnosisnya adalah
a cushing’s syndrome

b cushing’s disease

c ectopic ACTH tumor 

d ACTH independent cushing’s syndrome
e addison disease 


14. Wanita usia 20 tahun datang dengan keluhan tumbuh rambut diwajah, mens tidak teratur, gangguan
mood dan ganghuan tidur. Pemeriksaan fisik didapatkan obesitas sentral, moon face, hipertensi,
hiperglikemi. Pada tes supresi dexametason didapatkan kadar kortisol meningkat. Pada pengukuran
plasma ACTH didapatkan ACTH 4 pg/ml pada 2x pengukuran (menurun) Diagnosisnya adalah
a cushing’s disease
b tumor hipofisis
c addison disease 

d ACTH independent cushing’s syndrome
e ectopic ACTH tumor 


15. Seorang anak datang dibawa oleh ibunya karena keluhan tumbuh dan berkembang anaknya tidak
seperti anak lainnya. Keluhan tersebut terjadi akibat?
a Defisiensi Growth hormon
b Defisiensi tiroksin
c Defisiensi kortisol
d Defisiensi hormon paratiroid
e Defisiensi vitamin D

16. Seoran perempuan usia 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan badan lemah sejak 1 minggu yang
lalu. Pasien juga merasakan berat badannya berangsur-angsur berkurang. Pakaian pasien juga terasa
lebih longgar dari sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik ditemukan hiperpigmentasi di sekitar mulut atau
bibir. Apakah kemungkinan mekanisme patogenesis penyebabnya ?
a Menurunnya kadar ACTH

b Meningkatnya kadar kortisol
c Meningkatnya kadar tiroksin
d Menurunnya kadar insulin

e Meningkatnya kalsitonin 


17. Perempuan 45 tahun keluhan sulit menelan dan terasa mengganjal bagian leher. Pemeriksaan
ditemukan pembesaran tiroid. T4 normal. Pada pemeriksaan FNA didapatkan folikel limfoid dominan
dalam folikel tiroid. Diagnosis yang mungkin adalah 


Percayalah, usaha tidak pernah menghianati hasil


a Hipertiroid

b Karsinoma

c Tiroiditis hashimoto
d Goiter toksik noduler
e Grave disease 


18. Seorang anak datang dengan lemas, GDS 350, ketonuri negatif. Apa pemeriksaan selanjutnya?
a C peptide 

b Insulin darah
c GDP

d TTGO

e HbA1c 


19. Seorang perempuan 25 tahun datang kerumah sakit dengan keluhan berdebar – debar. DIsertai adanya
benjolan di leher, gemetar, penurunan berat badan tapi nafsu makan meningkat, tidak suka udara
panas, menstruasi tidak lancar. Pemeriksaan fisik TTV normal. Eksoftalmus +. Benjolan dileher difus,
konsistensi kenyal, ikut gerakan menelan, tidak ada tanda inflamasi, nyeri -. Bunyi jantung S1 dan S2
irreguler. Pemeriksaan penunjang apakah yang dilakukan ?
a T3 serum
b T4 serum 

c TSH 

d TRH 

e Uptake radiocative iodine 


20. Pasien laki laki telah menderita diabetes melitus sejak 5 tahun yang lalu. Dari hasil pemeriksaan
didapatkan GDP 170, TTGO 200, saat ini pasien minum metformin dan acarbose. Pasien juga mengeluh
penurunan berat badan yang cukup banyak. Dokter berencana memberi insulin pada pasien. insulin
apa yang sebaiknya di berikan?
a Insulin kerja cepat
b Insulin kerja cepat pagi hari
c Insulin kerja lambat malam hari
d Insulin kerja lambat pagi hari
e Insulin kerja lambat sore hari

21. Wanita 25 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan tidak menstruasi sejak 1 tahun yang lalu.
Pasien juga mengeluhkan penglihatan terganggu, peningkatan pertumbuhan rambut di wajah dan
tubuh. Keluar cairan seperti susu dari puting. Diagnosis pada pasien adalah...
a Prolaktinoma 

b Adenomahipofisis 

c Addison disease 

d Cushing syndrome 

e PCOS 


22. Seorang wanita usia 35 tahun, datang dengan keluhan pembesaran dileher sejak 2 bulan lalu. Pasien
tinggal di daerah pegunung, keluhan tersebut juga dialami oleh tetangga sekitar. Pada hasil lab
didapatkan : T3 dan T4 normal, TSH meningkat. Diagnosis paling mungkin adalah…
a Hipertiroid
b Tirotoksikosis
c Ca tiroid
d Penyakit Grave
e Goiter

23. Tn. J, 55 tahun datang kontrol ke dokter dengan penyakit Diabetes Melitus-nya. Pasien memiliki
riwayat pasang stent pada jantungnya. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan kadar kolesterol

Percayalah, usaha tidak pernah menghianati hasil


total 242 mg/dl, kadar HDL 35 mg/dl, kadar LDL 260 mg/dl, kadar trigliserida 215 mg/dl. Berapakah
target yang harus dicapai ?
a Kadar LDL <100 mg/dL
b Kadar LDL <190 mg/dL
c Kadar LDL <70 mg/dL
d Kadar TG <190 mg/dL
e Kadar TG <150 mg/dL

24. Pasien seorang wanita datang dengan keluhan benjolan pada leher sejak 1 tahun yang lalu. Pada
pemeriksaan didapatkan indeks wayne dengan hasil 21. Tentukan pemeriksaan yang bermakna

a Hormon paratiroid
b TSH

c T3 total

d Glukosa total
e Kalsium darah

25. Perempuan 35 tahun datang dengan keluhan benjolan kecil pada leher. Ada riwayat nyeri tulang dan
perut. Riwayat batu saluran kencing. Sudah di terapi oleh urolog. Pada pemeriksaan lab didapatkan
peningkatan kadar kalsium darah. Apakah diagnosis Pasien?
a Hipoparatiroid
b Hiperparatiroud
c Hipertiroid

d Kista folikuler
e Hipotiroid

26. Pasien laki-laki 48 tahun datang dengan keluhan lemas dan lesu yang dialami sejak 4 bulan yang lalu.
Pasien juga mengalami penurunan bedat badan 5,5 kg dalam 3 bulan terakhir. Keluhan juga disertai
dengan kerontokan rambut ketiak dan pubis, perubahan warna kulit menjadi lebih gelap pada mukosa
mulut dan palmar tangan. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak pucat, terdapat pembesaran kelenjar
tiroid, hiperpigmentasi pada mukosa mulut dan palmar tangan. Pada pemeriksaan lab didapatkan Na
129 mEq, K 29 mEq, GDS 4,5 mol/L, kortisol 2 mg/dL, TSH 3.3 dan Hb 12,4 gr%. Diagnosis yang mungkin
pada pasien adalah...
a Penyakit Addison 

b Penyakit Cushing 

c Hipotiroid 

d Hipertiroid 

e Krisis adrenal 


27. Wanita 40 tahun datang keluhan nyeri punggung. Pasien memiliki riwayat asma persisten. Dari
pemeriksaan rontgen ditemukan demielinisasi difus dan fraktur kompresi L3-4 . pada pemeriksaan lab
ditemukan Ureum 40, kreatinin 1,9, albumin globulin normal, PTH 102, calcium 11,2. Apakah diagnosis
yang paling mungkin?
a Osteoporosis ec medikamentosa
b Hiperparatiroid primer
c Hiperparatiroid sekunder
d Osteomalacia
e Multipel myeloma

28. Perempuan 30 thn penurunan kesadaran, sebelumnya diare sejak 3 hr yll. Pasien jg mengeluh sakit
kepala, dada berdebar-debar dan tidak tahan panas. Keluhan ini sudah dirasakan sejak 6 bulan yll. TD
140/90, N140, RR 24, ditemukan struma diffusa di leher anterior. Turgor kulit menurun. Diagnosis
paling mungkin?
a. Koma miksadema
b. Koma hipoglikemia
c. Krisis adrenal

Percayalah, usaha tidak pernah menghianati hasil


d. Krisis tiroid
e. Syok sepsis

29. Pasien laki - laki usia 13 tahun, datang diantar kedua orang tua karena tubuh anak pendek tidak seperti
teman sebaya. Kedua orang tua memiliki tinggi badan normal. Diagnosis yang tepat pada pasien ini
adalah?
a Hipertiroid
b Defisiensi Growth Hormon
c Kekurangan glukokortikoid
d Pituitary gigantism
e Sindrom beckwith - wiedemen

30. Laki laki 54 tahun, datang ke IGD dengan keluhan nyeri perut, lemas, dan mual. pasien riwayat keluar
dari ICU 1 minggu yg lalu dirawat karena infeksi berat pada saluran napas. Pada pemeriksaan
didapatkan TD 80/60 mmhg nadi : 108x/menit T: 36.8 RR: 20x/menit pada telapak tangan ditemukan
bercak hiperpigmentosis. Pada pemeriksaan lab didapatkan peningkatan kadar kalium, hiponatremi,
penurunan kadar kortisol. Terapi yg tepat diberikan
a. hidrokortison oral 50 mg pagi, 100 mg malam
b. hidrokortison 100 mg IV pagi, 50 mg malam
c. metilprednisolon IV 62.5 single dose
d. hidrokortison IV 100mg, dilanjutkan 100mg per 6 jam hingga 24 jam
e. metilprednisolon IV 125 mg single dose

Percayalah, usaha tidak pernah menghianati hasil