Anda di halaman 1dari 39

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

Fasilitas Yankes - No. Register -


Nama Perawat yang mengkaji A.Nurul Ikhsani Tenriatta Tanggal Pengkajian 20 november 2018
1. DATA KELUARGA
Nama Kepala KeluargaTn. S Bahasa sehari – hari Indonesia
Alamat Rumah & Telp Jalan Kesadaran 4 Urip Jarak yankes Puskesmas
Sumoharjo terdekat
Agama & Suku Islam & bugis Alat Transportasi Motor & mobil
2. DATA ANGGOTA KELUARGA
Status Gizi TTV Status
Hub dgn J Pendidikan Pekerjaan Alat Bantu/
No Nama Umur Suku Terakhir (TB, (TD,N,S,P Imunisasi
Kel K Saat Ini Protesa
BB,BMI) ) Dasar
Suami/ke TB : 172 cm TD :
1 Tn. S pala 57 L Bugis S2 TNI AD BB : 64 kg 160/100 Lengkap Kacamata
keluarga mmhg
2
Ny. T
Istri
46 P Bugis S1 PNS TB : 160 cm TD :
Lengkap Tidak ada
BB : 72 Kg 120/80
TB : 160 cm TD :
3 Nn. R
Anak
18 P Bugis SMA Mahasiwa
Lengkap Tidak ada
BB : 55 Kg 110/70
TD :
Nn. D 16 P Bugis SMA Siswi TB : 158 cm
Anak Lengkap Tidak ada
4 BB : 65 Kg 110/80
An. Y 10 L Bugis SD Siswa TB : 130 cm -
5 Anak Lengkap Tidak ada
BB : 42 Kg

6
An. A
Anak
4 L Bugis PG Tidak ada TB : 115 cm - Lengkap Tidak ada
BB : 32 Kg

LANJUTAN
Status
Penampilan Riwayat Analisis Masalah
No Nama Kesehatan Saat
Umum Penyakit/Alergi Kesehatan Individu
Ini
Asam urat,
1. Tn. S maag dan Hipertensi dan alergi Asam urat, hipertensi
Baik
udang kering dan maag
hipertensi
2. Tidak ada
Ny. T Sehat
Baik Tidak ada

Nn. R Tidak ada


Baik Sehat Tidak ada
3.

4 Nn. D Sehat Tidak ada


Baik Tidak ada
5 An. Y Sehat Tidak ada
Baik Tidak ada
6 An. A Sehat Tidak ada
Baik Alergi suhu dingin
3. DATA PENGKAJIAN INDIVIDU YANG SAKIT (terlampir)
4. DATA PENUNJANG KELUARGA
Rumah dan Sanitasi Lingkungan PHBS
 Kondisi Rumah :  Jika ada Bunifas, Persalinan ditolong oleh tenaga
Ruang depan : Cukup bersih dan kurang kesehatan :
tertata rapi Ya/Tidak
Ruang tamu : Cukup bersih dan Cukup  Jika ada Bayi, Memberi ASI Ekslusif :
tertata rapi Ya/Tidak
Ruang tidur : Kurang bersih dan kurang  Jika ada Balita, Menimbang Balita Tiap Bulan :
tertata rapi Ya/Tidak
Ruang dapur : Kurang bersih dan kurang  Menggunakan air bersih untuk makan & minum :
tertata rapi Ya/Tidak
Kamar mandi : kurang bersih  Menggunakan Air Minum Untuk Kebersihan Diri
 Ventilasi : ada :Ya/Tidak
Ruang tamu : 4 jendela  Mencuci Tangan dengan Air Bersih & Sabun :
Ruang tidur : 1 jendela x 4 kamar Ya/Tidak
 Pencahayaan Rumah : baik  Melakukan Pembuangan sampah Pada
 Saluran Buang Limbah : ada Tempatnya :
Baik/Cukup/Kurang Ya/Tidak
 Sumber Air Bersih :  Menjaga Lingkungan Rumah Tampak Bersih :
Sehat/Tidak Sehat (Menggunakan air PDAM) Ya/Tidak lingkungan rumahnampak kurang rapi
 Jamban Memenuhi Syarat : ya/tidak dan kurang bersih
 Tempat Sampah : Ada/Tidak ada  Mengkomsumsi Lauk dan Pauk Tiap Hari :
 Rasio Luas Bangunan Rumah dengan Jumlah Anggota Ya/Tidak
2
Keluarga : 12x12 m dengan jumlah 6 anggota keluarga  Menggunakan Jamban Sehat :
Namun Nn. D jarang di Rumah karena menetap di Ya/Tidak
Pesantren.  Memberantas Jentik di Rumah Sekali Seminggu :
Ya/Tidak
 Makan Buah & Sayur Setiap Hari : Ya/Tidak
 Melakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari :
Ya/Tidak
 Tidak Merokok di Dalam Rumah : Ya/Tidak ada
yang merokok di rumah
Gudang
w
Kamar Ruang makan Dapur
c
tidur

Kamar
tidur Ruang keluarga

Kamar
Ruang tamu
tidur

Teras

5. KEMAMPUAN KELUARGA MELAKUKAN TUGAS PEMELIHARAAN KESEHATAN ANGGOTA KELUARGA


1) Adakah perhatian keluarga kepada anggotanya yang menderita sakit : Ada Tidak,
2) Apakah keluarga mengetahui masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya : Ya / Tidak
3) Apakah keluarga mengetahui penyebab masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya : Ya /
Tidak
4) Apakah keluarga mengetahui tanda dan gejala masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya :
Ya / Tidak
5) Apakah keluarga yang mengetahui akibat masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya bila tidak
diobati/dirawat: Ya / Tidak
6) Pada siapa keluarga biasa menggali informasi tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya :
Keluarga/ Tetangga/ Kader/ Tenaga Kesehatan
7) Keyakinan keluarga tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: Tidak perlu ditangani
karena akan sembuh sendiri biasanya / Perlu berobat ke fasilitas Yankes / Tidak terpikir
8) Apakah keluarga melakukan upaya peningkatan kesehatan yang dialami anggota keluarganya secara aktif: Ya /
Tidak, Jelaskan : Keluarga mengetahui upaya peningkatan kesehatan yang mengalami sakit
9) Apakah keluarga mengetahui kebutuhan pengobatan masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: Ya
/ Tidak, Jelaskan : Keluarga mengatakan ketika sakitnya masih dapat ditangani di rumah tidak perlu ke
pusat kesehatan
10) Apakah keluarga dapat melakukan cara merawat anggota keluarga dengan masalah kesehatan yang dialaminya:
Ya/ Tidak Jelaskan :keluarga mengatakan melakukan pertolongan pertama di rumah sebelum di bawa
ke pusat kesehatan
11) Apakah keluarga dapat melakukan pencegahan masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: Ya/
Tidak, Jelaskan : karena ada keluarga yang tertular
12) Apakah keluarga mampu memelihara atau memodifikasi lingkungan yang mendukung kesehatan anggota
keluarga yang mengalami masalah kesehatan: Ya/ Tidak, Jelaskan : Keluarga melakukan pengobatan secara
herbal atau alami
13) Apakah keluarga mampu menggali dan memamfaatkan sumber daya dimasyarakat untuk mengatasi masalah
kesehatan anggota keluarganya: Ya/ Tidak.
KRITERIA KEMANDIRIAN KELUARGA
1. Menerima petugas puskesmas
2. Menyatakan masalah kesehatan secara benar
3. Menerima yankes sesuai rencana
4. Melaksanakan perawatan sederhana sesuai anjuran
5. Melaksanakan tindakan pencegahan secara aktif
6. Melaksanakan tindakan promotif secara aktif
7. Memamfaatkan fasilitas kesehatan sesuai anjuran
KESIMPULAN
1. Kemandirian I : Jika memenuhi kriteria 1 - 2
2. Kemandirian II : Jika memenuhi kriteria 1 - 5
3. Kemandirian III : Jika memenuhi kriteria 1 - 6
4. Kemandirian IV : Jika memenuhi kriteria 1 - 7

LAMPIRAN
2. DATA PENGKAJIAN INDIVIDU YANG SAKIT
Nama individu yang sakit :tn. s Diagnosa Medik :-
Sumber dana kesehatan : bpjs Rujukan Dokter / Rumah Sakit : polkes kodam
Keadaan Umum Sirkulasi / Cairan Perkemihan Pernafasan
Kesadaran : compsmentis Edema Bunyi Jantung…. Pola BAK 3x/hr, Vol 1500 Sianosis
GCS : 15 Asites Akral dingin ml/hr Sekret / Slym
TD : 160/100 mmhg Tanda Perdarahan: Purpura/ Hematuria Poliuria Irama Reguler
P : 22x/m Hematoma/Petekie/Melena Oliguria Disuria Wheezing
S : 37 0C Hematemesis/Epistaksis Inkontinensia Retensi Ronki………………….
N : 81x/m Tanda Anemia: Pucat/ Nyeri saat BAK Otot bantu nafas……….
Takikardia Kongjungtiva Pucat/Lidah Kemampuan BAK: Mandiri/ Alat bantu nafas……….
Bradikardia Pucat/Akral Pucat Bantu sebagian/Tergantung Dispnea
Tubuh teraba hangat Tanda Dehidrasi: Mata Alat Bantu: Tidak/Ya Sesak
Menggigil Cekung/Turgor kulit Gunakan Obat: Tidak/Ya Stridor
Berkurang/Bibir Kering Kemampuan BAB: Mandiri/ Krepirasi
Pusing Kesemutan Bantu sebagian/Tergantung Batuk
Berkeringat Rasa Haus Alat Batu: Tidak/Ya Nyeri dada saat batuk
Pengisian Kapiler >3 detik P:
Q:
R:
S:
T:
Percernaan Muskuloskletal Neurosensori Kulit
Mual Muntah Tonus otot Fungsi Penglihatan: Jaringan parut
Kembung Kontraktur Buram Memar
Nafsu makan: Fraktur Tak bias melihat Laserasi
Berkurang/Tidak Nyeri otot/tulang pada lutut Alat bantu kacamata Ulserasi
Sulit menelan dengan skala 3, dirasakan seperti Visus………………….. Pus…………….
Disphagia kram dan kadang seperti tertusuk- Bulae/lepuh
Bau nafas tusuk, dan nyerinya hilang timbul Fungsi Pendengaran Perdarahan bawa
Kerusakan Drop foot, lokasi………… Kurang jelas Krustae
gigi/gusi/lidah/ Tremor, jenis………… Tuli Luka bakar kulit……
Geraham/rahang/palatum Malaise/fatique Alat bantu Derajat……………..
Distensi abdomen Atropi Tinnitus Perubahan warna….
Bising usus…… Kekuatan otot…………… Decubitus:Grade……
Konstipasi Postur tidak normal……… Fungsi Perasa Lokasi………………
Diare……x/hr RPS Atas: bebas/terbatas/ Mampu
Hemoroid, grade…… Kelemahan/kelumpuhan(Ka/Ki) Terganggu Tidur dan Istirahat
Teraba masa abdomen RPS Bawah: bebas/terbatas/ Susah tidur jika nyeri lutut
Stomatitis Warna Kelemahan/kelumpuhan(Ka/Ki) Fungsi Perabaan datang
Riwayat obat pencahar Berdiri: Mandiri/Bantu Kesemutan pada………… Waktu tidur……………
Maag Sebagian/Tergantung Kebas pada……………….. Bantuan obat tidak ada
Konsistensi…… Berjalan: Mandiri/Bantu Disorientasi Parese
Diet khusus : Ya/Tidak Sebagian/Tergantung Halusinasi Disartria
Kebiasaan makan-minum: Alat bantu: Tidak/Ya Amnesia Paralisis
Mandiri/Bantu sebagian/ Nyeri: Tidak/Ya Reflex patologis
Tergantung Kejang: sifat………lama……..
Alergi Frekwensi……………………..
makanan/minuman:
Tidak/Ya Fungsi Penciuman
Alat bantu: Ya/Tidak Mampu
terganggu
Mental Komunikasi dan budaya Kebersihan Diri Perawatan Diri Sehari-hari
Cemas Denial Interaksi dengan keluarga: Gigi-mulut kotor Mandi: Mandiri/Bantu
Marah Baik/terhambat : baik Mata kotor Kulit kotor Sebagian/Tergantung
Takut Putus Asa Berkomunikasi: Perineal/genital kotor Berpakaian: Mandiri /
Depresi Rendah diri Lancar/Terhambat Hidung kotor Kuku kotor Bantu/Sebagian/Tergantung
Menarik diri Agresif Kegiatan social sehari-hari: Telinga kotor Menyisir rambut: Mandiri /
Perilaku kekerasan Rambut kepala kotor Bantu/Sebagian/Tergantung
Respon pasca
trauma………
Tidak mau melihat bagian
tubuh yang rusak
Keterangan Tambahan Terkait Individu :
Asam urat : 9.4 mg/dL

DATA PENUNJANG MEDIS INDIVIDU YANG SAKIT : tidak ada

GENOGRAM

72

GI

72 72 76
72

GII

48 50
GIII
42
KLASIFIKASI DATA

Data Subyektif :

Data Subyektif : Data objektif :

Individu Individu
1. Tn. S mengatakan lututnya sering nyeri, 1. Klien nampak sering memegang lututnya
dirasakan seperti kram dan kadang 2. Klien nampak pucat, Kongjungtiva
seperti tertusuk-tusuk, dan nyerinya nampak anemis
hilang timbul 3. Skala nyeri 3 (0-10) NRS
2. Tn. S mengatakan sering terbangun 4. Klien nampak sering meringis dan
ketika nyeri lututnya datang gelisah
3. klien mengatakan ingin 5. Posisi klien nampak sering berubah
meningkatkan berat badannya 6. klien nampak makan teratur dan
karena turun 16 kg adekuat
4. Klien mengatakan sulit 7. klien nampak menyimpan dan sering
berkonsentrasi memanaskan makanannya
5. Klien mengatakan merasa khawatir 8. Klien nampak gelisah ketika
dengan kondisinya sekarang menceritakan keadaan penyakitnya
6. Klien mengatakan kepalanya sering dan kondisi rumahnya
pusing 9. Klien nampak tegang
7. Klien mengatakan terkadang tidak 10. Wajah pasien nampak pucat dan
nafsu makan tidak bergairah
Keluarga 11. TTV Tn.S= TD: 160/100 mmHg
1. Tn.S mengatakan memiliki penyakit N: 81x/menit
maagh, hipertensi, dan mempunyai S: 36°C
asam urat 12. Gula darah sewaktu Tn.S = 80 mg/dl
2. Tn.S mengatakan mengetahui 13. Asam Urat : 9,4mg/dl
bahwa ia memiliki penyakit Keluarga
keturunan yaitu hipertensi 1. Klien nampak kurang menunjukkan
3. Tn.S mengatakan ketika nyeri pada adaptif terhadap perubahan
perutnya tidak langsung dibawa ke lingkungan
pelayanan kesehatan 2. Klien nampak kurang menunjukkan
4. Tn.S mengatakan ketika tekanan pemahaman tentang perilaku sehat
darah naik tidak langsung di bawa ke 3. Klien nampak tidak terlalu
pelayanan kesehatan. memerlukan penangan kesehatan
5. Tn.S mengatakan jika ada anggota ketika tidak terlalu parah
keluarga yang sakit tidak langsung 4. Kondisi setiap ruangan di rumah klien
dibawa ke pelayanan kesehatan nampak tidak teratur dan kurang
6. Tn.S mengatakan berobat jika bersih
merasa sakitnya sudah parah 5. Anggota keluarga bekerja daripukul
7. Tn.S dan keluarga mengatakan tidak 07.00-16.00 wita
ada pantangan untuk makanan yang 6. Nampak pakaian dan mainan anak di
dimakan letakkan bukan pada tempatnya
8. Ny. T mengatakan mengalami 7. Nampak banyak semut dan kecoa di
kesulitan dalam mempertahankan bawah rumah klien
penataan yang nyaman di rumah 8. Klien nampak menunjukan penolakan
mereka terhadap perubahan status
9. Ny. T mengatakan terkadang harus kesehatannya
meminta bantuan keponakannya 9. Klien nampak tidak mampu
untuk membersihkan rumah lantaran mengontrol makanan yang
ny. T sibuk dikomsumsi
10. Tn. S mengatakan sering makan 10. Tn. S nampak merokok
makanan yang padas dan asam
11. Tn. S mengatakan tidak ada
pantangan makanan
12. Tn. S mengatakan jarang
memeriksakan kondisi kesehatannya
kecuali penyakitnya sudah parah
ANALISA DATA

No. DATA MASALAH


1 Individu Nyeri Akut
Data subjektif :
1. Tn. S mengatakan lututnya sering nyeri, dirasakan
seperti kram dan kadang seperti tertusuk-tusuk, dan
nyerinya hilang timbul
2. Tn. S mengatakan sering terbangun ketika nyeri
lututnya datang

Data objektif :

1. Klien nampak sering memegang lututnya


2. Nampak lingkaran hitam dibawah mata
3. Klien nampak pucat, Kongjungtiva nampak anemis
4. Skala nyeri 3 (0-10) NRS
5. Klien nampak sering meringis dan gelisah
6. Posisi klien nampak sering berubah

2 Data subjektif :
1. Klien mengatakan sulit berkonsentrasi
2. Klien mengatakan merasa khawatir dengan
kondisinya sekarang
3. Klien mengatakan kepalanya sering pusing
4. Klien mengatakan terkadang tidak nafsu makan
Data objektif :
Ansietas
1. Klien nampak gelisah ketika menceritakan keadaan
penyakitnya dan kondisi rumahnya
2. Klien nampak tegang
3. Nampak lingkaran hitam dibawah mata
4. Klien nampak pucat, Kongjungtiva nampak anemis
5. Wajah pasien nampak pucat dan tidak bergairah
3 Data subjektif :
1. klien mengatakan ingin meningkatkan berat
badannya karena turun 16 kg
Data Objektif :
1. klien nampak makan teratur dan adekuat Kesiapan meningkatkan nutrisi

2. klien nampak menyimpan dan sering memanaskan


makanannya

4 Keluarga
Data Subyektif :
1. Saat dikaji Tn.S mengatakan memiliki penyakit
maagh, hipertensi, dan mempunyai asam urat
2. Tn.S mengatakan mengetahui bahwa ia memiliki
penyakit keturunan yaitu hipertensi
3. Tn.S mengatakan ketika nyeri pada perutnya
(maagh) tidak langsung dibawa ke pelayanan
kesehatan
4. Tn.S mengatakan ketika tekanan darah naik tidak
langsung di bawa ke pelayanan kesehatan.
5. Tn.S mengatakan jika ada anggota keluarga yang
sakit tidak langsung dibawa ke pelayanan Pemeliharaan kesehatan tidak
kesehatan efektif
6. Tn.S mengatakan berobat jika merasa sakitnya
sudah parah
7. Tn.S dan keluarga mengatakan tidak ada
pantangan untuk makanan yang dimakan
Data Obyektif

1. Klien nampak banyak mengeluh tentang


penyakitnya
2. TTV Tn.S
a. TD: 160/100 mmHg
b. N: 81x/menit
c. S: 37°C
3. Asam Urat : 9,4mg/dl

5 Data subjektif:
1. Ny. T mengatakan mengalami kesulitan dalam
mempertahankan penataan yang nyaman di rumah
mereka
2. Ny. T mengatakan terkadang harus meminta
bantuan keponakannya untuk membersihkan rumah
lantaran ny. T sibuk
Data objektif Hambatan pemeliharaan rumah
1. Kondisi setiap ruangan di rumah klien nampak tidak
teratur dan kurang bersih
2. Anggota keluarga bekerja daripukul 07.00-16.00
wita
3. Nampak pakaian dan mainan anak di letakkan
bukan pada tempatnya
4. Nampak banyak semut dan kecoa di bawah rumah
klien
6 Data subjektif
1. Tn. S mengatakan sering makan makanan yang padas
dan asam
2. Tn. S mengatakan tidak ada pantangan makanan
3. Tn. S mengatakan jarang memeriksakan kondisi
kesehatannya kecuali penyakitnya sudah parah
Perilaku kesehatan cenderung
Data objektif
beresiko
1. Klien nampak menunjukan penolakan terhadap
perubahan status kesehatannya
2. Klien nampak tidak mampu mengontrol makanan
yang dikomsumsi
5. tn. S nampak merokok
PRIORITAS MASALAH INDIVIDU
Penapisan Masalah I
Masalah 1 : Nyeri Akut
Kriteria Bobot Perhitugan Skor Pembenaran

Sifat Masalah 1 3x1 1 Masalah nyeri akut Tn.S adalah


3
a. Aktual (3) keadaan yang memerlukan tindakan
b. Resiko (2) segera karena dapat berpotensi untuk
c. Potensial (1)
menimbulkan diagnosa baru ketika

tidak ditangani segera.

Kemungkinan masalah dapat 2 2x 2 2 Masalah Tn.S dapat di ubah dengan


2
diubah cara menganjurkan kepada untuk
a. Mudah (2) menjaga pola makan
b. Sebagian (1)

c. Tidak dapat diubah (0)

Potensi Masalah untuk 1 3x 1 1 Masalah Tn.S dapat di cegah untuk


3
Dicegah tidak memperburuk keadaan dapat
a. Tinggi (3) dilakukan Tn.S dan keluarga untuk
b. Sedang (2)
memperbaiki perilaku hidup sehat
c. Rendah (1)

Menonjolnya masalah 1 1x 1 1/2 Tn.S dan keluarga merasakan ada


2
a. Masalah Berat harus masalah yang terjadi tetapi keluarga
segera ditangani (2) belum dapat merawat anggota keluarga
b. Ada masalah tetapi tidak
yang sedang mengalami masalah
perlu ditangani (1)

c. Masalah Tidak dirasakan

(0)

SKOR 1
4
2
Penapisan Masalah II
Masalah 2 : ansietas
Kriteria Bobot Perhitugan Skor Pembenaran

Sifat Masalah 1 3x1 1 Masalah Ansietas Tn.S dan keluarga


3
a. Aktual (3) adalah keadaan yang memerlukan
b. Resiko (2) tindakan segera/penyuluhan karena
c. Potensial (1)
bersifat nyata dan harus penangan

segera.

Kemungkinan masalah dapat 2 2x 2 2 Masalah ansietas Tn.S dapat di ubah


2
diubah dengan cara memberikan penyuluhan
d. Mudah (2) dan pemhaman tentang keadaan dan
e. Sebagian (1)
kondisinya.
f. Tidak dapat diubah (0)

Potensi Masalah untuk 1 3x 1 1 Masalah Tn.S dapat di cegah dengan


3
Dicegah mudah dengan mengajarkan hidup
d. Tinggi (3) sehat.
e. Sedang (2)

f. Rendah (1)

Menonjolnya masalah 1 0x 1 0 Tn.S dan keluarga tidak merasakan


2
d. Masalah Berat harus gejalah ansietas karena tidak
segera ditangani (2) mengetahuinya tetapi banyak hal yang
e. Ada masalah tetapi tidak
perawat temukan sehingga ditegakkan
perlu ditangani (1)
diagnosa
f. Masalah Tidak dirasakan

(0)

SKOR 4
Penapisan Masalah III
Masalah 3 : Kesiapan meningkatkan nutrisi
Kriteria Bobot Perhitugan Skor Pembenaran

Sifat Masalah 1 1x1 1/3 Masalah Ansietas Tn.S dan keluarga


3
a. Aktual (3) adalah keadaan yang memerlukan
b. Resiko (2) tindakan segera/penyuluhan karena
c. Potensial (1)
bersifat nyata dan harus penangan

segera.

Kemungkinan masalah dapat 2 2x 2 2 Masalah ansietas Tn.S dapat di ubah


2
diubah dengan cara memberikan penyuluhan
g. Mudah (2) dan pemhaman tentang keadaan dan
h. Sebagian (1)
kondisinya.
i. Tidak dapat diubah (0)

Potensi Masalah untuk 1 3x 1 1 Masalah Tn.S dapat di cegah dengan


3
Dicegah mudah dengan mengajarkan hidup
g. Tinggi (3) sehat.
h. Sedang (2)

i. Rendah (1)

Menonjolnya masalah 1 1x 1 1/2 Tn.S dan keluarga merasakan gejalah


2
g. Masalah Berat harus karena terjadi penurunan berat badan
segera ditangani (2) secara ndrastisyaitu 16 kg
h. Ada masalah tetapi tidak

perlu ditangani (1)

i. Masalah Tidak dirasakan

(0)

SKOR 5
3
6
PRIORITAS MASALAH KELUARGA
Penapisan Masalah I
Masalah 1 : pemeliharaan kesehatan tidak efektif
Kriteria Bobot Perhitugan Skor Pembenaran

Sifat Masalah 1 2x1 2/3 Masalah hipertensi, asam urat dan


3
a. Aktual (3) maagh Tn.S adalah keadaan yang
b. Resiko (2) sudah terjadi dan perlu dilakukan
c. Potensial (1)
tindakan segera

Kemungkinan masalah dapat 2 2x 2 2 Masalah hipertensi, asam urat dan


2
diubah maagh Tn.S dapat di ubah dengan cara
a. Mudah (2) menganjurkan kepada Tn.S untuk
b. Sebagian (1)
menjaga pola makan
c. Tidak dapat diubah (0)

Potensi Masalah untuk 1 3x 1 1 Masalah hipertensi, asam urat dan


3
Dicegah maagh pada Tn.S dapat di cegah untuk
a. Tinggi (3) tidak memperburuk keadaan dapat
b. Sedang (2)
dilakukan Tn.S dan keluarga untuk
c. Rendah (1)
memperbaiki perilaku hidup sehat

Menonjolnya masalah 1 2x 1 1 Tn.S dan keluarga merasakan ada


2
a. Masalah Berat harus masalah yang terjadi tetapi keluarga
segera ditangani (2) belum dapat merawat anggota keluarga
b. Ada masalah tetapi tidak
yang sedang mengalami masalah
perlu ditangani (1)

c. Masalah Tidak dirasakan

(0)

SKOR 2
43
Penapisan Masalah II
Masalah 2 : Hambatan pemeliharaan rumah
Kriteria Bobot Perhitugan Skor Pembenaran

Sifat Masalah 1 3x 1 1 Masalah kebersihan rumah Tn.S


3
a. Aktual (3) adalah keadaan yang sudah terjadi dan
b. Resiko (2) perlu dilakukan tindakan segera
c. Potensial (1)

Kemungkinan masalah dapat 2 2x 2 2 Masalah kebersihan rumah hanya


2
diubah sebagian yang dapat di ubah mengingat
a. Mudah (2) Tn.S dan istri adalah pekerja yang
b. Sebagian (1)
beker dari pukul 07.00-16.00
c. Tidak dapat diubah (0)

Potensi Masalah untuk 1 1x 1 1/3 Masalah kebersihan rumah Tn.S


3
Dicegah merupakan keadaan yang potensi untuk
a. Tinggi (3) dicegah rendah karena banyak hal yang
b. Sedang (2)
sulit untuk diubah.
c. Rendah (1)

Menonjolnya masalah 1 2x 1 1 Masalah kebersihan rumah Tn.S


2
a. Masalah Berat harus merupakan keadaan yang harus segera
segera ditangani (2) ditangani karena jika tidak ditangani
b. Ada masalah tetapi tidak
maka akan memunculkan masalah
perlu ditangani (1)
baru.
c. Masalah Tidak dirasakan

(0)

SKOR 1
43


Penapisan Masalah III
Masalah 3 : perilaku kesehatan cenderung beresiko
Kriteria Bobot Perhitugan Skor Pembenaran

Sifat Masalah 1 2x 1 2/3 Masalah kesehatan Tn.S cenderung


3
a. Aktual (3) beresiko untuk memunculkan banyak
b. Resiko (2) penyakit untuk Tn.S dan keluarga.
c. Potensial (1)

Kemungkinan masalah dapat 2 2x 2 2 Masalah kesehatan dapat diubah


2
diubah apabilah klien dan keluarga mau
d. Mudah (2) mengiku saran dari petugas kesehatan
e. Sebagian (1)

f. Tidak dapat diubah (0)

Potensi Masalah untuk 1 3x 1 1 Masalah kesehatanTn.S sangat mudah


3
Dicegah dicegah dengan melakakukan aktivitas
d. Tinggi (3) fisik secara rutin dan mengkomsumsi
e. Sedang (2)
makanan yang sehat.
f. Rendah (1)

Menonjolnya masalah 1 1x 1 1/2 Masalah kesehatan Tn.S tidak


2
d. Masalah Berat harus memerlukan penangan yang serius
segera ditangani (2) hanya dilakukan penyuluhan kesehatan.
e. Ada masalah tetapi tidak

perlu ditangani (1)

f. Masalah Tidak dirasakan

(0)

SKOR 4
DIAGNOSA KEPERAWATAN

DIAGNOSA INDIVIDU DIAGNOSA KELUARGA


Nyeri akut Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
Ansietas Hambatan pemeliharaan rumah
Kesiapan meningkatkan nutrisi Perilaku kesehatan cenderung beresiko

RENCANA PERAWATAN

NO. DIAGNOSA TUJUAN INTERVENSI


KEPERAWATAN
Individu
1 Nyeri akut Setelah dilakukan 1. Identifikasi gejala yang tidak
Data subjektif : intervensi keperawatan 2 menyenangkan (mis, mual, nyeri,
x 3 jam nyeri dapat
1. Tn. S mengatakan gatal, sesak)
berkurang dengan
lututnya sering nyeri, Kriteria : 2. Identifikasi lokasi, karakteristik,
dirasakan seperti durasi, frekuensi, kualitas,
1. Mampu mengontrol
kram dan kadang nyeri (tahu penyebab intensitas nyeri
nyeri, mampu
seperti tertusuk- 3. Identifikasi skala nyeri
menggunakan tehnik
tusuk, dan nyerinya nonfarmakologi untuk 4. Identifikasi factor yang
hilang timbul mengurangi nyeri, memperberat dan meringankan
mencari bantuan)
2. Tn. S mengatakan 2. Melaporkan bahwa
nyeri
sering terbangun nyeri berkurang 5. Identifikasi pengetahuan dan
dengan menggunakan
ketika nyeri lututnya keyakinan tentang nyeri
manajemen nyeri
datang 3. Mampu mengenali 6. Identifikasi pengaruh nyeri pada
nyeri (skala, intensitas, kualitas hidup
Data Obyektif frekuensi dan tanda
nyeri) 7. Identifikasi masalah emosional dan
1. Klien nampak banyak 4. Menyatakan rasa spiritual
nyaman setelah nyeri
mengeluh tentang 8. Berikan teknik non farmakologis
berkurang
penyakitnya 5. Tanda vital dalam untuk mengurangi nyeri
2. TTV Tn.S rentang normal 9. Berikan posisi yang nyaman
6. Tidak mengalami
a. TD: 160/100 10. Berikan kompres dingin atau
gangguan tidur
mmHg hangat
b. N: 81x/menit 11. Berikan pemijatan
c. S: 37°C 12. Jelaskan mengenai kondisi dan
3. Asam Urat : 9,4mg/dl pilihan terapi/pengobatan
13. Ajarkan latihan pernapasan
14. Ajarkan teknik distraksi dan
imajinasi terbimbing
15. Kolaborasi pemberian analgesic,
antipruritus, antihistamin, jika perlu

2. Ansietas Setelah dilakukan 1. Identifikasi saat tingkat ansietas


Data subjektif : intervensi keperawatan 2 berubah (mis. kondisi, waktu,
x 3 jam nyeri dapat
1. Klien mengatakan sulit stressor)
berkurang dengan
berkonsentrasi Kriteria : 2. Monitor tanda-tanda ansietas
2. Klien mengatakan (verbal dan non verbal)
1. klien mampu
merasa khawatir mengidentifikasi dan 3. Temani pasien untuk mengurangi
dengan kondisinya mengungkapkan kecemasan
gejala cemas
sekarang 4. Dengarkan dengan penuh
2. mengidentifikasi,
3. Klien mengatakan mengungkapkan dan perhatian
kepalanya sering menunjukkan tehnik 5. Informasikan secara factual
untuk mengontol
pusing mengenai diagnosis, pengobatan
cemas
4. Klien mengatakan dan prognosis
terkadang tidak nafsu 6. Anjurkan keluarga untuk tetap
makan bersama pasien, jika perlu
Data objektif : 7. Anjurkan mengungkapkan
perasaan dan persepsi
1. Klien nampak gelisah
8. Kolaborasi pemberian obat
ketika menceritakan
antiansietas, jika perlu
keadaan penyakitnya
dan kondisi rumahnya
2. Klien nampak tegang
3. Nampak lingkaran
hitam dibawah mata
4. Klien nampak pucat,
Kongjungtiva nampak
anemis
5. Wajah pasien
nampak pucat dan
tidak bergairah
3 Kesiapan meningkatkan 1. Periksa status gizi, status alergi,
nutrisi program diet, kebutuhan dan
Data subjektif : kemampuan pemenuhan
1. klien mengatakan ingin kebutuhan gizi
meningkatkan berat 2. Identifikasi kemampuan waktu
badannya karena turun yang tepat untuk menerima
16 kg informasi
Data Objektif : 3. Persiapkan materi dan media
1. klien nampak makan seperti jenis-jenis nutrisi, tabel
teratur dan adekuat makanan penukar, cara
2. klien nampak mengelola dan cara menakar
menyimpan dan sering makanan
memanaskan 4. Ajarkan cara melaksanakan diet
makanannya sesuai program
5. Ajarkan pasien/keluarga
memonitor asupan kalori dan
makanan
6. Jelaskan pada pasien dan
keluarga alergi makanan,
makanan yang harus dihindari,
kebutuhan jumlah kalori, jenis
makanan yang dibutuhkan pasien

4 Keluarga
Pemeliharaan kesehatan Setelah dilakukan
1. Tentukan pengetahuan kesehatan
tidak efektif intervensi 2x3 jam pasien
dan gaya hidup perilaku saat ini
Data Subyektif : dan keluarga dapat
pada individu, keluarga, atau
memeliahara kesehatan
1. Saat dikaji Tn.S kelompok sasaran.
dengan kriteria hasil :
mengatakan memiliki 2. Rumuskan tujuan dalam program
1. Keluarga mampu
penyakit maagh, pendidikan kesehatan.
menyebutkan
hipertensi, dan pengertian, penyebab, 3. Tekankan manfaat kesehatan
mempunyai asam tanda dan gejala. positif yang langsung atau
2. Keluarga mampu
urat manfaat jangka pendek yang bisa
mendiskusikan
2. Tn.S mengatakan keputusan yang akan di diterima oleh perilaku gaya hidup
mengetahui bahwa ia ambil, mengetahui apa positif daripada menekankan pada
memiliki penyakit akibat dari keputusan manfaat jangka panjang atau efek
keturunan yaitu yang di ambil negative dari ketidakpatuhan
3. Keluarga mampu
hipertensi melakukan perawatan 4. Ajarkan strategi yang dapat
3. Tn.S mengatakan dan pencegahan yang digunakan untuk menolak perilaku
ketika nyeri pada telah di berikan oleh yang tidak sehat atau berisiko
perawat yang
perutnya (maagh) daripada memberikan saran untuk
berkunjung
tidak langsung 4. Keluarga mampu menghindari atau mengubah
dibawa ke pelayanan memodifikasi perilaku
lingkungan rumah fisik
kesehatan 5. Berikan ceramah untuk
dan fisiologis
4. Tn.S mengatakan 5. Keluarga berkemauan memberikan informasi dengan
ketika tekanan darah untuk mengunjungi tepat
naik tidak langsung di fasilitas kesehatan yang 6. Lakukan demontrasi/demontrasi
sudah tersedia.
bawa ke pelayanan ulang partisipasi pembelajaran
kesehatan. ketika mengajarkan keterampilan
5. Tn.S mengatakan jika psikomotor
ada anggota keluarga 7. Libatkan individu, keluarga, dan
yang sakit tidak kelompok dalam perencanaan dan
langsung dibawa ke rencana implemetasi gaya hidup
pelayanan kesehatan atau modifikasi perilaku kesehatan
6. Tn.S mengatakan 8. Tekankan pentingnya pola makan
berobat jika merasa yang sehat, tidur berolahraga dan
sakitnya sudah parah lain-lain bagi individu, keluarga
7. Tn.S dan keluarga
mengatakan tidak
ada pantangan untuk
makanan yang
dimakan
Data Obyektif

1. Klien nampak banyak


mengeluh tentang
penyakitnya
2. TTV Tn.S
a. TD: 160/100
mmHg
b. N: 81x/menit
c. S: 37°C
3. Asam Urat :
9,4mg/dl

5 Hambatan pemeliharaan Setelah dilakukan 1. Tentukan kebutuhan


rumah intervensi 2x3 jam pemeliharaan rumah yang dimiliki
Data subjektif: pasien dan keluarga pasien
1. Ny. T mengatakan dapat memeliahara 2. Berikan pesan tertulis untuk
mengalami kesulitan rumah dengan kriteria pemeliharaan rumah
dalam hasil : 3. berikan informasi tentang
mempertahankan 1. Keluarga mampu bagaimana membuat lingkungan
penataan yang menyebutkan rumah aman dan bersih
nyaman di rumah hambatan dalam 4. Kaji dan dokumentasikan
mereka mempertahankan kebutuhan tindak lanjut setelah
2. Ny. T mengatakan kebersuhan rumah pemulangan melalui perawat
terkadang harus 2. Keluarga mampu kesehatan masyarakat
meminta bantuan mendiskusikan 5. Berikan informasi tentang respite
keponakannya untuk keputusan yang akan care share, sesuai dengan
membersihkan rumah di ambil, mengetahui kebutuhan; tawarkan layanan
lantaran ny. T sibuk apa akibat dari pemeliharaan rumah, sesuai
Data objektif keputusan yang di dengan keperluan
1. Kondisi setiap ambil 6. Terima dan dukung tanpa
ruangan di rumah 3. Keluarga mampu menghakimi realita situasi rumah
klien nampak tidak melakukan perawatan 7. Bantu pasien/keluarga/anggota
teratur dan kurang dan pencegahan yang keluarga mengidentifikasi
bersih telah di berikan oleh hambatan/bahaya dalam rumah
2. Anggota keluarga perawat yang yang mempengaruhi
bekerja daripukul berkunjung pemeliharaan rumah
07.00-16.00 wita 4. Keluarga mampu 8. Bantu pasien/anggota keluarga
3. Nampak pakaian dan memodifikasi mengidentifikasi dalam unit
mainan anak di lingkungan rumah keluarga, juga system
letakkan bukan pada fisik dan fisiologis pendukungnya yang akan
tempatnya 5. Keluarga berkemauan membantu pemeliharaan rumah
4. Nampak banyak untuk mengunjungi 9. Pelopori diskusi dengan pasien
semut dan kecoa di fasilitas kesehatan atau keluarga tentang status
bawah rumah klien yang sudah tersedia. kesehatan seluruh anggita
keluarga, karena penyakit dapat
mempengaruhi pengelolaan
pemeliharaan rumah
10. Libatkan pasien dalam
menentukan perlunya
pemeliharaan rumah
11. Usulkan perlunya perubahan
structural untuk membuat rumah
di tata
12. Usulkan layanan untuk
mengontrol hewn peliharaan
sesuai dengan kebutuhan rumah
13. Usulkan layanan untuk perbaikan
rumah, sesuai dengan kebutuhan
14. Diskusikan biaya yang dibutuhkan
untuk pemeliharaan dan
penyediaan sumber-sumber

6 Perilaku kesehatan Setelah dilakukan 1. Tentukan motivasi pasien


cenderung beresiko intervensi 2x3 jam terhadap perubahan perilaku
Data subjektif pasien dan keluarga 2. Bantu pasien untuk dapat
1. Tn. S mengatakan dapat memeliahara mengidentifikasi kekuatan dirinya
sering makan kesehatan dengan dan menguatkannya
makanan yang padas kriteria hasil : 3. Dukung untuk mengganti
dan asam 1. Keluarga mampu kebiasaan yang tidak diinginkan
2. Tn. S mengatakan mengenal dan dengan kebiasaan yang
melakukan
tidak ada pantangan diinginkan
pencegahan penyakit
makanan 2. Keluarga mampu 4. Berikan umpan balik terkait
3. Tn. S mengatakan mendiskusikan dengan perasaan saat pasien
keputusan yang akan
jarang memeriksakan tampak bebas dari gejala-gejala
di ambil, mengetahui
kondisi kesehatannya apa akibat dari dan terlihat rileks
kecuali penyakitnya keputusan yang di 5. Pilah-pilah perilaku menjadi
ambil
sudah parah bagian-bagian kecil untuk dirubah
3. Keluarga mampu
Data objektif merawat anggota menjadi unit perilaku yang terukur
1. Klien nampak keluarga yang sakit (misalnya: berhenti merokok,
4. Keluarga mampu
menunjukan jumlah rokok yang dihisap)
memodifikasi
penolakan terhadap lingkungan rumah
perubahan status fisik dan fisiologis
5. Keluarga berkemauan
kesehatannya
untuk mengunjungi
2. Klien nampak tidak fasilitas kesehatan
mampu mengontrol yang sudah tersedia.
makanan yang
dikomsumsi
3. Tn. S nampak
merokok
CATATAN PERKEMBANGAN HARI-1

NDX HARI IMPLEMENTASI EVALUASI


/TANGGAL/JAM

1. Rabu, INDIVIDU
21 November 1. Mengidentifikasi gejala yang S : klien mengatakan nyeri pada
2018 tidak menyenangkan (mis, mual, lutut, dirasakan seperti kram dan
nyeri, gatal, sesak) kadang seperti tertusuk-tusuk
H : Klien mengatakan nyeri dan nyerinya hilang timbul .
pada lututnya O:
2. Mengidentifikasi lokasi, 1. Klien nampak sering
karakteristik, durasi, frekuensi, memegang lututnya
kualitas, intensitas nyeri 2. Skala nyeri 3
H : Tn. S mengatakan lututnya 3. Klien nampak meringis dan
sering nyeri, dirasakan seperti gelisah ketika nyeri lututnya
kram dan kadang seperti datang.
tertusuk-tusuk, dan nyerinya A: masalah belum teratasi
hilang timbul P: lanjutkan intervensi
3. Mengidentifikasi skala nyeri
H : skala nyeri 3 (0-10) NRS
4. Mengidentifikasi factor yang
memperberat dan meringankan
nyeri
H : Klien Mengatakan nyeri
diperberat ketika beraktivitas
berat dan diperingan ketika
istirahat dan minum obat.
5. Berikan posisi yang nyaman
H : Pasien nyaman dengan
posisi berbaring
6. Penatalaksanaan pemberian
obat analgetik
H : meloksikam 15 mg/oral
2. Rabu, 1. mengidentifikasi saat tingkat
21 November ansietas berubah (mis. kondisi, S:
2018 waktu, stressor) Klien mengatakan cemas ketika
H : Klien mengatakan cemas nyeri lututnya datang
ketika nyeri lututnya datang O:
2. Memonitor tanda-tanda ansietas klien nampak rileks, nampak
(verbal dan non verbal) lingkaran hitam dibawah mata,
H : klien mengatakan khawatir kongjingtiva nampak anemis.
dengan kondisinya dan
penyakitnya, klien nampak A: masalah belum teratasi
gelisah, nampak lingkaran hitam
dibawah mata, kongjingtiva P: lanjutkan intervensi
nampak anemis.
3. mendengarkan dengan penuh
perhatian
H : Klien mengungkapkan
kekhawatirannya mengenai
penyakitnya apakah bisa sembuh
atau tidak.
4. menginformasikan secara factual
mengenai diagnosis, pengobatan
dan prognosis
H : Klien memahami dan
mengerti mengenai penjelasan
yang diberikan.

3 Rabu, 1. memeriksa status gizi, status


21 November alergi, program diet, kebutuhan S : Klien mengatakan berat
2018 dan kemampuan pemenuhan badannya turun 16 kg sejak
kebutuhan gizi pendidikan di lembang bandung.
H : Klien mengatakan berat O : klien nampak sering makan,
badannya turun 16 kg sejak klien nampak bertanya mengenai
pendidikan di lembang bandung. makanan yang baik untuk
2. Mengidentifikasi kemampuan dikomsumsi.
waktu yang tepat untuk A : masalah teratasi
menerima informasi P : pertahankan intervensi
H : klien dengan mudah dan
mengerti informasi yang di
sampaikan
3. Persiapkan materi dan media
seperti jenis-jenis nutrisi, tabel
makanan penukar, cara
mengelola dan cara menakar
makanan
4. Ajarkan cara melaksanakan diet
sesuai program
5. Ajarkan pasien/keluarga
memonitor asupan kalori dan
makanan
6. Jelaskan pada pasien dan
keluarga alergi makanan,
makanan yang harus dihindari,
kebutuhan jumlah kalori, jenis
makanan yang dibutuhkan
pasien

4 Keluarga 1. mentukan pengetahuan S:


Rabu, kesehatan dan gaya hidup Tn.S dan keluarga mengatakan
21 November perilaku saat ini pada individu, sudah mulai sedikit mengerti
2018 keluarga, atau kelompok mengenai hipertensi, asam urat,
sasaran. maagh
H : Gaya hidup pasien O:
cenderung beresiko terhadap Tn.S dan Ny. T tampak cukup
kesehatan baik itu untuk individu kooperatif dalam berdiskusi dan
maupun keluarga mengenal masalah hipertensi,
2. Mengenal masalah hipertensi, asam urat, maagh
asam urat, maagh A:
H : Mendiskusikan pada keluarga Masalah Ketidakefektifan
mengenai pengetahuan pemeliharaan kesehatan teratasi
mengenai penyakit hipertensi, sebagian
asam urat, maagh
P:
3. Mampu memutuskan tindakan Lanjutkan intervensi
yang tepat untuk merawat
anggota keluarga dengan
masalah hipertensi, asam urat,
maagh:
H : Menanyakan pada keluarga
akibat dari hipertensi, asam urat,
maagh dan tanyakan keputusan
yang di ambil untuk mengatasi
penyakit tersebut

4. Merawat keluarga yang


mengalami gangguan
H : Mendiskusikan pada keluarga
mengenai cara pencegahan,
pengobatan tradisional dan pola
makan yang baik dengan
penyakit hipertensi, asam urat,
maagh

5. Mampu memodifikasi
lingkungan:
H : Mendiskusikan dan
membantu Tn.S dan keluarga
tentang cara mengatasi dan
strategi paling efektif dalam
menangani penyakit hipertensi,
asam urat, maagh

6. Memanfaatkan fasilitas
pelayanan kesehatan di
sekitarnya:
H : Menginformasikan mengenai
pengobatan dan pendidikan
kesehatan yang dapat di peroleh
keluarga di puskesmas /RS

5 Rabu, 1. Menentukan motivasi pasien S :


21 November terhadap perubahan perilaku Tn.S dan keluarga mengatakan
2018 H : Pasien mengatakan akan akan berusaha untuk mengatur
berusaha untuk mengatur pola pola hidup sehat bersama keluarga
hidup sehat bersama keluarga O:
2. mendukung untuk mengganti Tn.S dan Ny. T tampak cukup
kebiasaan yang tidak diinginkan kooperatif dalam mendiskusikan
dengan kebiasaan yang dan menkdengarkan penjelasan
diinginkan mengenai resiko-resiko yang
H : Mendiskusikan kebiasaan- muncul akibat perilaku tidak sehat.
kebiasaan yang akan diubah A :
dan dipertahankan. Masalah perilaku kesehatan
3. mempilah-pilah perilaku menjadi cenderung beresiko teratasi
bagian-bagian kecil untuk sebagian
dirubah menjadi unit perilaku
yang terstruktur P:
H : pasien mengatakan akan Lanjutkan intervensi
berusaha mengurangi kegiatan
luar rumah dan berfokus untuk
kesehatan serta akan
mengurangi rokok yang dihsap
4. Memberikan umpan balik terkait
dengan perasaan saat pasien
tampak bebas dari gejala-gejala
dan terlihat rileks
H : pasien mengatakan merasa
nyaman dan rileks dengan
diskusi-diskusi yang dilakukan
dalam membahas kesehatan

Rabu, 1. mentukan kebutuhan S :


21 November pemeliharaan rumah yang Tn.S dan keluarga mengatakan
2018 dimiliki pasien sudah mulai sedikit mengerti
H : Tn.S dan keluarga mengenai pemeliharaan rumah dan
mengatakan pemeliharaan akan menata kembali rumahnya
rumah sudah dilakukan O :
semaksimal mungkin. 1. Tn.S dan Ny. T nampak
2. Memberikan informasi tentang kooperatif dalam mendengarkan
bagaimana membuat penjelasan
lingkungan rumah aman dan 2. Klien nampak ingin merubah
bersih perilaku pemeliharaan
H : Mendiskusikan bagaimana rumahnya.
cara membuat lingkungan A :
rumah yang aman dan bersih. Masalah hambatan pemeliharaan
3. Menerima dan dukung tanpa rumah teratasi sebagian
menghakimi realita situasi
rumah P:
H : memberikan dukungan dan Lanjutkan intervensi
pearwatan rumah sesuai
dengan situasi yang ada
4. membantu
pasien/keluarga/anggota
keluarga mengidentifikasi
hambatan/bahaya dalam rumah
yang mempengaruhi
pemeliharaan rumah
H : Tn.S mengatakan banyak
hambatan dalam mempengaruhi
perawatan rumah.
CATATAN PERKEMBANGAN HARI KE-2

NDX HARI IMPLEMENTASI EVALUASI


/TANGGAL/JAM

1. Selasa, INDIVIDU
20 November 7. Mengidentifikasi gejala yang S : klien mengatakan nyeri pada
2018 tidak menyenangkan (mis, mual, lutut, dirasakan seperti kram dan
nyeri, gatal, sesak) kadang seperti tertusuk-tusuk
H : Klien mengatakan nyeri dan nyerinya hilang timbul .
pada lututnya O:
8. Mengidentifikasi lokasi, 4. Klien nampak sering
karakteristik, durasi, frekuensi, memegang lututnya
kualitas, intensitas nyeri 5. Skala nyeri 3
H : Tn. S mengatakan lututnya 6. Klien nampak meringis dan
sering nyeri, dirasakan seperti gelisah ketika nyeri lututnya
kram dan kadang seperti datang.
tertusuk-tusuk, dan nyerinya A: masalah belum teratasi
hilang timbul P: lanjutkan intervensi
9. Mengidentifikasi skala nyeri
H : skala nyeri 3 (0-10) NRS
10. Mengidentifikasi factor yang
memperberat dan meringankan
nyeri
H : Klien Mengatakan nyeri
diperberat ketika beraktivitas
berat dan diperingan ketika
istirahat dan minum obat.
11. Berikan posisi yang nyaman
H : Pasien nyaman dengan
posisi berbaring
12. Penatalaksanaan pemberian
obat analgetik
H : meloksikam 15 mg/oral

2. Selasa, 5. mengidentifikasi saat tingkat


20 November ansietas berubah (mis. kondisi, S:
2018 waktu, stressor) Klien mengatakan cemas ketika
H : Klien mengatakan cemas nyeri lututnya datang
ketika nyeri lututnya datang O:
6. Memonitor tanda-tanda ansietas klien nampak rileks, nampak
(verbal dan non verbal) lingkaran hitam dibawah mata,
H : klien mengatakan khawatir kongjingtiva nampak anemis.
dengan kondisinya dan
penyakitnya, klien nampak A: masalah belum teratasi
gelisah, nampak lingkaran hitam
dibawah mata, kongjingtiva P: lanjutkan intervensi
nampak anemis.
7. mendengarkan dengan penuh
perhatian
H : Klien mengungkapkan
kekhawatirannya mengenai
penyakitnya apakah bisa sembuh
atau tidak.
8. menginformasikan secara factual
mengenai diagnosis, pengobatan
dan prognosis
H : Klien memahami dan
mengerti mengenai penjelasan
yang diberikan.
3 Selasa 7. memeriksa status gizi, status
20 november alergi, program diet, kebutuhan S : Klien mengatakan berat
2018 dan kemampuan pemenuhan badannya turun 16 kg sejak
kebutuhan gizi pendidikan di lembang bandung.
H : Klien mengatakan berat O : klien nampak sering makan,
badannya turun 16 kg sejak klien nampak bertanya mengenai
pendidikan di lembang bandung. makanan yang baik untuk
8. Mengidentifikasi kemampuan dikomsumsi.
waktu yang tepat untuk A : masalah teratasi
menerima informasi P : pertahankan intervensi
H : klien dengan mudah dan
mengerti informasi yang di
sampaikan
9. Persiapkan materi dan media
seperti jenis-jenis nutrisi, tabel
makanan penukar, cara
mengelola dan cara menakar
makanan
10. Ajarkan cara melaksanakan diet
sesuai program
11. Ajarkan pasien/keluarga
memonitor asupan kalori dan
makanan
12. Jelaskan pada pasien dan
keluarga alergi makanan,
makanan yang harus dihindari,
kebutuhan jumlah kalori, jenis
makanan yang dibutuhkan
pasien

4 Keluarga 7. Mengenal masalah hipertensi, S :


Selasa, asam urat, maagh Tn.S dan keluarga mengatakan
20 November H : Mendiskusikan pada keluarga sudah mulai sedikit mengerti
2018 mengenai pengetahuan mengenai hipertensi, asam urat,
mengenai penyakit hipertensi, maagh
asam urat, maagh O:
Tn.S dan Ny. T tampak cukup
8. Mampu memutuskan tindakan kooperatif dalam berdiskusi dan
yang tepat untuk merawat mengenal masalah hipertensi,
anggota keluarga dengan asam urat, maagh
masalah hipertensi, asam urat, A :
maagh: Masalah Ketidakefektifan
H : Menanyakan pada keluarga pemeliharaan kesehatan teratasi
akibat dari hipertensi, asam urat, sebagian
maagh dan tanyakan keputusan
yang di ambil untuk mengatasi P:
penyakit tersebut Lanjutkan intervensi

9. Merawat keluarga yang


mengalami gangguan
H : Mendiskusikan pada keluarga
mengenai cara pencegahan,
pengobatan tradisional dan pola
makan yang baik dengan
penyakit hipertensi, asam urat,
maagh

10. Mampu memodifikasi


lingkungan:
H : Mendiskusikan dan
membantu Tn.S dan keluarga
tentang cara mengatasi dan
strategi paling efektif dalam
menangani penyakit hipertensi,
asam urat, maagh

11. Memanfaatkan fasilitas


pelayanan kesehatan di
sekitarnya:
H : Menginformasikan mengenai
pengobatan dan pendidikan
kesehatan yang dapat di peroleh
keluarga di puskesmas /RS

5 Selasa, 5. Menentukan motivasi pasien S :


20 November terhadap perubahan perilaku Tn.S dan keluarga mengatakan
2018 H : Pasien mengatakan akan akan berusaha untuk mengatur
berusaha untuk mengatur pola pola hidup sehat bersama keluarga
hidup sehat bersama keluarga O:
6. mendukung untuk mengganti Tn.S dan Ny. T tampak cukup
kebiasaan yang tidak diinginkan kooperatif dalam mendiskusikan
dengan kebiasaan yang dan menkdengarkan penjelasan
diinginkan mengenai resiko-resiko yang
H : Mendiskusikan kebiasaan- muncul akibat perilaku tidak sehat.
kebiasaan yang akan diubah A :
dan dipertahankan. Masalah perilaku kesehatan
7. mempilah-pilah perilaku menjadi cenderung beresiko teratasi
bagian-bagian kecil untuk sebagian
dirubah menjadi unit perilaku
yang terstruktur P:
H : pasien mengatakan akan Lanjutkan intervensi
berusaha mengurangi kegiatan
luar rumah dan berfokus untuk
kesehatan serta akan
mengurangi rokok yang dihsap
8. Memberikan umpan balik terkait
dengan perasaan saat pasien
tampak bebas dari gejala-gejala
dan terlihat rileks
H : pasien mengatakan merasa
nyaman dan rileks dengan
diskusi-diskusi yang dilakukan
dalam membahas kesehatan
Selasa, 5. mentukan kebutuhan S :
20 November pemeliharaan rumah yang Tn.S dan keluarga mengatakan
2018 dimiliki pasien sudah mulai sedikit mengerti
H : Tn.S dan keluarga mengenai pemeliharaan rumah dan
mengatakan pemeliharaan akan menata kembali rumahnya
rumah sudah dilakukan O :
semaksimal mungkin. 3. Tn.S dan Ny. T nampak
6. Memberikan informasi tentang kooperatif dalam mendengarkan
bagaimana membuat penjelasan
lingkungan rumah aman dan 4. Klien nampak ingin merubah
bersih perilaku pemeliharaan
H : Mendiskusikan bagaimana rumahnya.
cara membuat lingkungan A :
rumah yang aman dan bersih. Masalah hambatan pemeliharaan
7. Menerima dan dukung tanpa rumah teratasi sebagian
menghakimi realita situasi
rumah P:
H : memberikan dukungan dan Lanjutkan intervensi
pearwatan rumah sesuai
dengan situasi yang ada
8. membantu
pasien/keluarga/anggota
keluarga mengidentifikasi
hambatan/bahaya dalam rumah
yang mempengaruhi
pemeliharaan rumah
H : Tn.S mengatakan banyak
hambatan dalam mempengaruhi
perawatan rumah.
SURAT PERNYATAAN KELUARGA BINAAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini

Nama KK : Tn. S

Jumlah anggota keluarga : 6 orang

Alamat : Jalan Kesadaran 4 Urip Sumoharjo

Menyatakan bahwa :

Saya setuju menjadi keluarga binaan dan perawat yang menjadi perawat saya akan

memberikan perawatan selama 2 hari dengan 1 kali kunjungan tiap harinya dan saya

bersedia diberikan asuhan keperawatan sesuai dengan kondisi masalah kesehatan

yang saya alami

Demikian surat pernyataan ini saya buat tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun

Makassar, 20…

Keluarga Binaan

( )
(CONTOH SAMPUL/JUDUL ASKEP)

YAYASAN WAHANA BHAKTI KARYA HUSADA


AKADEMI KEPERAWATAN PELAMONIA

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN “S” MENGALAMI MASALAH


PEMELIHARAAN KESEHATAN TIDAK EFEKTIF DI JALAN
KESADARAN IV URIP SUMOHARJO MAKASSAR
TANGGAL 20-21 NOVEMBER 2018

NAMA MAHASISWA : A. NURUL IKHSANI TENRIATTA

NIM : 216.057

TINGKAT/KELAS : AKPER 3B

AKADEMI KEPERAWATAN PELAMONIA KESDAM VII/WRB


JL. GARUDA NO. 3 AD MAKASSAR

TAHUN 2018